Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH REKSADANA

KELOMPOK 9

1. FRANSISKA SELUANG 16112001102548


2. SISI SAFITRI 16112001102653
3. TITI MAYA SARI 16112001102665

PENDIDIKAN EKONOMI

FAKULTAS PENDIDIKAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL

INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

2019
KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat ALLAH SWT yang telah

memberikan Taufik dan hidayah-NYA kepada penyusun, sehingga penyusun

dapat menyelesaikan penyusunan makalah ini. Shalawat serta salam semoga

tercurah limpahan kepada Nabi Muhammad SAW, keluarganya, para

sahabatnya, dan mudah-mudahan sampai kepada kita selalu umatnya. Aamiin

Makalah ini menyajikan tentang pengertian Manajemen Risiko Pasar seiring

dengan berakhirnya penyusunan makalah ini, Penyusun menyadari masih

banyaknya kekurangan dalam penyusanan makalah ini, oleh karena itu

penyusun berharap adanya kritik dan saran yang membangun. Penyusun

berharap kiranya makalah ini dapat bermanfaat bagi penyusun maupun

pembaca dan mudah-mudahan makalah ini dijadikan ibadah disisi ALLAH

SWT. Aamiin.
BAB I

PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Reksadana merupakan salah satu alternatif investasi bagi masyarakat
pemodal, khususnya pemodal kecil dan pemodal yang tidak memiliki banyak
waktu dan keahlian untuk menghitung risiko atas investasi mereka.
Reksadana dirancang sebagai sarana untuk menghimpun dana dari
masyarakat yang memiliki modal, mempunyai keinginan untuk melakukan
investas, namun hanya memiliki waktu dan pengetahuan yang terbatas.
Selain itu reksadana juga diharapkan dapat meningkatkan peran pemodal
lokal untuk berinvestasi di pasar modal indonesia.
Umumnya reksadana diartikan sebagai wadah yang dipergunakan untuk
menghimpun dana dari masyarakat pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan
dalam portofolio efek oleh manajer investasi.
Investasi reksadana mendatangkan berbagai peluang keuntungan. Investor
reksadana dapat melakukan diversifikasi investasi tanpa harus memiliki modal
yang besar. Sebagai contoh, investor dengan dana terbatas dapat memiliki
portofolio obligasi, yang tidak mungkin bisa dimiliki jika investor tersebut
tidak memiliki dana yang besar. Sejumlah produk reksadana bisa dibeli dengan
modal hanya Rp 100.000 bahkan ada produk yang minimum pembelian Rp
50.000 saja. Melalui reksadana, akan terkumpul dana dalam jumlah besar
sehingga manajer investasi dapat melakukan diversifikasi pada produk
investasi dipasar modal maupun dipasar uang.
Seperti berinvestasi pada saham, dalam hal menentukan saham-saham apa
yang baik untuk dikoleksi bukanlah suatu pekerjaan yang mudah. Hal tersebut
memerlukan pengetahuan dan keahlian khusus yang tidak semua investor
memilikinya.
Dengan berinvestasi di reksadana, investor puntidak perlu repot-repot
untuk memantau kinerja investasinya. Karena hal tersebut telah ditangani oleh
manajer investasi profesional yang sudah berpengalaman dalam hal
pengelolaan dana.
Seperti halnya wadah investasi lainnya, disamping mendatangkan berbagai
peluang keuntungan, reksadana juga mengandung berbagai peluang risiko.
Contohnya risiko berkurangnya nilai unit penyertaan. Risiko yang dipengaruhi
oleh turunnya harga dari efek saham, obligasi, atau surat berharga lainnya yang
masuk portofolio reksadana ini dapat diminimalisir oleh manajer investasi
(selaku pengelola) dengan prinsip diversifikasi yang di terapkan.
B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa yang dimaksud dengan reksadana ?
2. Apa saja jenis-jenis reksadana ?
3. Bagaimana karakteristik reksadana ?
4. Apa saja manfaat dari reksadana ?
5. Apakah kelebihan dan kekurangan dari reksadana ?
C. TUJUAN
1. Untuk mengetahui pengertian reksadana.
2. Untuk mengetahui jenis-jenis dari reksadana.
3. Untuk mengetahui karakteristik reksadana.
4. Untuk mengetahui manfaat dari reksadana.
5. Untuk mengetahui kelebihan dan kekrangan.
BAB II

PEMBAHASAN

A. PENGERTIAN REKSADANA
Reksadana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari
masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek
oleh Manajer Investasi (Undang-Undang Pasar Modal No. 8 tahun 1995 pasal
1, ayat 27).
Dengan kata lain, Reksadana adalah diibaratkan sebagai sebuah wadah
yang dimiliki oleh Manajer Investasi (MI) dimana wadah tersebut berisi
berbagai macam saham.
Saham yang ada di dalam keranjang tersebut antara satu reksadana dengan
reksadana lainnya, tergantung resep dari masing-masing Manajer Investasi.
B. JENIS-JENIS REKSADANA
Secara umum, reksadana dibedakan menjadi dua jenis yaitu Reksadana
Terbuka dan Reksadana Tertutup.
1. Reksadana Terbuka
Reksadana terbuka merupakan jenis investasi yang dapat dijual
kembali tanpa melalui mekanisme penjualan di bursa efek kepada
Perusahaan Manajemen Investasi. Kebanyakan reksadana saat ini
adalah jenis yang terbuka dengan harga jual yang biasaya sama dengan
nilai bersih aktiva.
2. Reksadana Tertutup
Reksadana tertutup tidak dapat dijual kembali ke perusahaan
manajemen investasi. Unit penyertaannya hanya dapat dijual di bursa
efek dengan harga jual dibawah nilai aktiva.
Jumlah dana atau aset pada reksa dana bukanlah jumlah yang besar
karena adanya keterbatasan investor untuk melakukan investasi karena
periode yang panjang.
Terdapat 4 unsur penting dalam reksadana yang wajib diketahui oleh
calon investor, yaitu:
 Reksadana adalah kumpulan dana dari kumpulan investor
 Diinvestasikan melalui instrument investasi Reksadana dikelola
dan dijalankan oleh manajer investasi yang profesional
 Reksadana adalah alat investasi dana untuk jangka menengah dan
panjang
Jenis-jenis reksadana berdasarkan portofolio
1. Reksadana Saham
Jenis reksadana dimana investasi minimal 80% dari dana yang
dikelolanya kedalam bentuk saham (efek bersifat ekuitas). Keuntungan
dihasilkan dari potensi efek saham yang memberikan hasil lebih tinggi
yang berupa capital gain karena adanya pertumbuhan deviden dan
harga saham. Jenis reksadana ini di klaim dapat memberikan
keuntungan paling besar namun juga dibarengi resiko yang tinggi juga.
2. Reksadana Campuran
Jenis reksadana yang potens kerugiannya dibawah reksadana saham.
Pada reksadana campuran dilakukan investasi dalam dua efek bursa
sekaligus, efek hutang dan efek ekuitas, dimana perbandingan keduanya
tidak termasuk reksadana pendapatan tetap dan reksadana saham.
3. Reksadana Pendapatan Tetap
Reksadana yang melakukan investasi minimal 80% dari dana yang
dikelola kedalam bursa efek yang bersifat hutang. Keuntungan yang
bisa didapatkan lebih tinggi dari reksadana pasar uang dengan potensi
kerugian yang lebih tinggi juga. Namun, tetap tidak lebih tinggi
keuntungannya dari reksadana campuran dan saham.
4. Reksadana Pasar Uang
Jenis reksadana yang paling memberikan resiko keuntungan rendah
namun juga dengan kemungkinan return yang terbatas. Sekurangnya
80% dari reksadana pasar uang dikelola pada efek pasar uang yakni
efek hutang dengan jangka kurang dari satu tahun (SBI dan deposito).
5. Reksadana Index
Jenis reksadana yang keuntungan dan kerugiannya sejalan dengan index
tersebut. Pada reksadana ini sebagian besar dari dana dikelola secara
pasif, yang berarti tidak dilakukan jual beli di bursa, kecuali ada
redemption atau subscription baru.
C. KARAKTERISTIK REKSADANA
Reksadana memiliki karakteristik tertentu yang membedakannya dengan
jenis investasi lainnya. Adapun ciri-ciri Reksadana adalah sebagai berikut:

 Merupakan perusahaan sekuritas atau manajemen aset.


 Reksadana dijual oleh agen penjual reksa dana, baik itu Bank maupun
melalui perusahaan sekuritas.
 Dalam Reksadana tidak terdapat uang pertanggungan dan tidak ada biaya
asuransi.
 Besarnya biaya pembelian adalah 0% – 2% dari nilai Reksadana.
 Tidak terdapat biaya administrasi.
 Biaya penjualan Reksadana adalah sebesar 0% – 2% dari nilai Reksadana
dalam tahun pertama.
 Alokasi dana setorn tahun pertama adalah 98% – 100%.
 Menggunakan satu harga.
 Umumnya penjualan memperlihatkan prospectus dan pengisian profil
risiko.
 Sebagian besar investor Reksadana adalah institusi dan ritel.
 Sebagian besar investor telah memahmi produk Reksadana yang dibeli.

D. MANFAAT REKSADANA
Manfaat reksadana secara umum ada enam yaitu sebagai berikut.
1. Manajemen yang Profesional
Dana yang diinvestasikan dikelola oleh Manajer Investasi yang profesional
dan ahli dalam hal pengelolaan dana yang umumnya bersifat terbatas
waktu. Peran manajer disini sangat penting untuk pengelolaan portofolio
dalam Reksadana.
2. Diversifikasi Investasi
Adanya diversifikasi investasi dapat meminimalisir timbulnya resiko
dengan diwujudkan dalam protofolio. Meskipun begitu tidak dapat
menghilangkan resiko investasi dengan Reksadana.
3. Pengelolaan Dana yang Transparan
Adanya transparasi dari reksadana dapat digunakan untuk memantau
keuntungan melalui perkembangan biaya dan portofolio secara kontinyu.
Pengelola dana biasanya akan menerbitkan nilai aktiva bersih setiap
pertengahan tahun dan tahunan secara teratur, sehingga para investor dapat
memantau perkembangannya.
4. Likuiditas Tinggi
Likuiditas yang tinggi dapat meningkatkan keberhasilan investasi.
Pemodal akan mencairkan unit penyertaannya sesuai ketetapan yang sudah
dibuat reksadana untuk memudahkan investor mengelola kasnya.
5. Biaya Rendah
Efisiensi biaya transaksi karena dalam Reksadana merupakan sekumpulan
pemodal yang dikelola secara profesional yang sejalan dengan kemampuan
untuk investasi.
6. Risiko Rendah
Investasi Reksadana tidak bisa dihilangkan sama sekali dari risiko
kerugian. Namun, reksadana masih banyak diminati oleh para investor
menengah hingga ke atas.

Selain manfaat reksadana juga memiliki kelebihan dan kekurangan,


berikut tabel kelebihan dan kekurangan reksadana.

No. Kelebihan Reksadana Kekurangan Reksadana


1 Tidak membutuhkan dana besar Keuntungannya tidak dapat dijamin
2 Mudah dibeli dan ditebus Termasuk investasi jangka panjang
3 Diawasi oleh Otoritas Jasa Biayanya masih termasuk tinggi
Keuangan
4 Terdapat banyak pilihan Adanya risiko mengikuti pasar
modal
BAB III
PENUTUP
KESIMPULAN
Reksadana adalah wadah yang digunakan untuk menghimpun dana dari
masyarakat Pemodal untuk selanjutnya diinvestasikan dalam portofolio Efek oleh
Manajer Investasi.
Secara umum reksadana mempunyai dua jenis yaitu reksadana terbuka dan
reksadana tertutup. Jenis reksadana secara portofolionya ada 5 jenis yaitu
reksadana saham, reksadana campuran, reksadana pendapatan tetap, reksadana
pasar uang dan reksadana index.
DAFTAR PUSTAKA
1. https://www.bareksa.com/id/text/2018/07/17/pengertian-reksadana-
jenis-keuntungan-dan-risikonya/19792/news
2. https://www.maxmanroe.com/vid/finansial/pengertian-reksadana.html
3.