Anda di halaman 1dari 7

SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP )

Bahaya Pemanis dan Pewarna Buatan


Pada Makanan Anak

Di Susun Oleh :
Nama : Nauval Lutfi Ibrahim
NPM :113114062

PROGRAM STUDI S-1 KESEHATAN MASYARAKAT


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
JENDRAL ACHMAD YANI
CIMAHI
2018
SATUAN ACARA PENYULUHAN ( SAP )

Pokok Bahasan : Bahaya Pemanis dan Pewarna Buatan Pada Makanan Anak
Sub Pokok Bahasan : Pentingnya Pengetahuan Tentang Bahaya Pemanis dan Pewarna
Buatan
Sasaran : Murid SD
Waktu : 2 x 30 Menit
Tanggal : Sabtu, 10 Mei 2014
Tempat : SD Negeri 1 Baros Cimahi

A. TUJUAN

1. Tujuan Instruksional Umum ( TIU )


Setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan selama 60 menit, diharapkan murid
mampu memahami pentingnya jajanan yang sehat.
2. Tujuan Instruksional Khusus ( TIK )
Setelah dilaksanakan kegiatan penyuluhan selama 60 menit, diharapkan murid
dapat :
a. Mengetahui bahaya pemanis dan pewarna buatan pada makanan anak.
b. Menjelaskan pengertian pemanis dan pewarna buatan.
c. Memberikan contoh pemanis dan pewarna buatan.
d. Menyebutkan kekurangan dan kelebihan pemanis dan pewarna buatan.

B. MATERI PENYULUHAN

1. Pengertian pemanis dan pewarna makanan.


2. Pengertian pemanis dan pewarna alami.
3. Kekurangan dan kelebihan pemanis dan pewarna alami.
4. Pengertian pemanis dan pewarna buatan.
5. Kekurangan dan kelebihan pemanis dan pewarna buatan.
6. Tips mengatasi bahaya pada makanan jajanan.

C. STRATEGI PENYULUHAN

Kegiatan Penyuluh Sasaran Waktu


1. Pembukaan
a. Salam Mengucapkan salam Menjawab
b. Perkenalan Memperkenalkan diri salam
5 Menit
c. Apersepsi Adek – adek, apakah sudah Memperhatikan
pernah mendengar pemanis Menjawab
dan pewarna buatan?
2. Pelaksanaan  Pengertian pemanis dan
a. Menjelaskan pewarna makanan Menyimak dan
45
pokok bahsan  Jenis – jenis pemanis dan memperhatikan
Menit
pewarna makanan materi yang
sedang
 Pengertian pemanis dan disampaikan
pewarna alami
 Kekurangan dan
kelebihan pemanis dan
pewarna alami
 Pengertian pemanis dan
pewarna buatan
 Kekurangan dan
kelebihan pewarna buatan
 Tips mengatasi bahaya
makanan jajanan
b. Pemberian Memancing peserta untuk Merespon
umpan balik aktif
c. Tanya jawab Menjawab pertanyaan Mengajukan
pertanyaan
3. Penutup
a. Kesimpulan Menyimpulkan materi serta Merespon
mengajak murid untuk
mengaplikasikan dalam
keseharian. 10
b. Evaluasi Memberikan pertanyaan Menjawab Menit
yang ringan sekedar untuk pertanyaan
mengingatkan kembali.
c. Salam Penutup Mengucapkan salam penutup Menjawab
salam

D. METODE
1. Ceramah
2. Demonstrasi

E. MEDIA DAN SUMBER


1. MEDIA
a. Laptop
b. Infokus
c. Leaflet
d. Sampel pemanis alami dan buatan
e. Sampel pewarna alami dan buatan

2. SUMBER
Info sehat dan kompas.

F. EVALUASI
A. Mengajukan pertanyaan lisan
a. Tes Awal
1. Jelaskan pengertian pemanis dan pewarna buatan !
2. Jelaskan pengertian pemanis dan pewarna alami !
3. Sebutkan kekurangan dan kelebihan pemanis dan pewarna buatan !
4. Sebutkan kekurangan dan kelebihan pemanis dan pewarna buatan !

b. Tes Akhir
Mengajukan pertanyaan yang sama dengan tes awal dan mengingatkan
kembali tentang bahayanya pemanis dan pewarna buatan pada makanan
anak.

B. Observasi
a. Respon peserta saat di berikan pertanyaan,apakah diam atau menjawab,
benar atau salah.
b. Peserta antusias atau tidak.
c. Peserta mengajukan pertanyaan atau tidak.

BAHAYA PEMANIS DAN PEWARNA BUATAN


PADA MAKANAN ANAK

PEMANIS MAKANAN
1. Pengertian Pemanis Secara Umum
Pemanis adalah bahan makanan yang digunakan untuk menimbulkan rasa manis
baik diperoleh dari bahan alami maupun buatan.
2. Jenis-Jenis Pemanis
1. Pemanis Alami
a) Pengertian
Pemanis alami adalah bahan makanan yang digunakan untuk menimbulkan
rasa manis pada makanan dan minuman yang berasal dari bahan alami.
Pemanis alami tidak berbahaya tetapi bila dikonsumsi secara berlebihan
dapat menimbulkan kencing manis (Diabetes Mellitus) terutama pada
orang dewasa.
b) Contoh pemanis alami
Contoh pemanis alami yang serimg dijumpai yaitu gula pasir, gula batu,
gula halus, gula jawa, madu.
c) Kelebihan dan kekurangan pemanis alami
Kelebihan :
 Mengandung zat gizi.
 Tidak mempunyai efek samping.

Kekurangan :
 Harga lebih mahal.

2. Pemanis Buatan
a). Pengertian
Pemanis buatan adalah zat tambahan dalam makanan yang dapat
menimbulkan rasa manis atau dapat membantu mempertajam penerimaan
rasa manis yang tidak (atau hanya sedikit) mempunyai nilai gizi (non-
nutritive sweeteners), sedangkan kalori yang dihasilkan jauh lebih rendah
daripada gula.
b). Contoh pemanis buatan
Ada 13 jenis pemanis buatan yang diizinkan yaitu aspartam, acesulfam-k,
alitam, meotam, siklamat, sakarin, sucralosa, isomalt, xilitol, maltitol,
manitol, sorbitol, kaktitol.
 Siklamat, sudah lama diteliti tidak dianjurkan untuk anak, kerap
dicampur dengan pemanis lain. Citarasanya, menyenangkan, karena
bisa menutupi rasa pahit dan mempertajam rasa dari campuran. Di
Amerika sudah lama dilarang karena secara signifikan meningkatkan
kejadian tumor buli – buli setelah penggunaan siklamat dan sakarin
sebanyak 2500mg /kg/hari.
 Sakarin; (sweet and low) sudah dikenal 100 tahun lalu, namun masih
diselidiki apakah mengandung zat karsinogenik. Kadar manisnya
mencapai 700 kali gula alami.
 Aspartame; Nutrasweet,Equal) mengandung berbagai toksin yang
meyebabkan gejala sakit kepala, alergi, dan gejala penyakit autoimun
(autoimmune disease) serta menyebabkan penumpukan formaldehide
ang merusak syaraf otak
 Sucralose; Klorinasi gula(sucrose), sudah bayak ditemukan efek
samping seperti timbul rasa cemas, serangan panik, sakit kepala,
gelisah, alergi dan diare.
 Xylitol; biasanya akan terasa dingin jika mencair dalam mulut, sering
dipakai pada permen , tablet hisap
 Sorbitol; sudah dipakai selama 50 tahun terakhir. Sebagai pemanis,
rasanya lembut, memberi efek dingin pada mulut.

c). Kelebihan dan kekurangan pemanis buatan


Kelebihan :
 Harga murah.
 Bermanfaat untuk penderita Diabetes Mellitus.

Kekurangan :
 Kandungan zat gizi sedikit.
 Mempunyai efek negatif bagi tubuh bila dikonsumsi berlebihan.

PEWARNA MAKANAN

1). Pengertian Pewarna Secara Umum


Pewarna makanan adalah bahan tambahan pangan yang dapat memperbaiki atau
memberi warna pada makanan. Penambahan bahan pewarna makanan
mempunyai beberapa tujuan diantaranya adalah memberikan kesan menarik
kepada konsumen, menyeragamkan dan menstabilkan warna serta menutupi
perubahan warna akibat proses pengolahan dan penyimpanan.
2). Jenis-Jenis Pewarna
1. Pemanis Alami
a). Pengertian
Pewarna alami merupakan zat warna yang ditambahkan pada makanan
yang diperoleh dari bahan alami baik nabati, hewani maupun mineral.

b). Contoh pewarna alami


Contoh pewarna alami yang dapat digunakan yaitu daun suji/ daun
pandan (warna hijau), daun jambu/ daun jati (warna merah), kunyit
(warna kuning) dan beras merah.

c). Kelebihan dan kekurangan pewarna alami


Kelebihan :
 Aman dikonsumsi.

Kekurangan :
 Warna yang tidak homogen dan tidak secerah dengan makanan yang
menggunakan pewarna buatan.
 Ketersediaannya yang terbatas.

2. Pewarna Buatan

a). Pengertian Pewarna Buatan


Pewarna buatan merupakan zat warna yang ditambahkan pada
makanan yang dihasilkan dengan cara sintesa kimia, jadi bukan dengan
cara ekstraksi atau isolasi. Pewarna buatan mempunyai komposisi yang
identik dengan pewarna alami.

b). Contoh pewarna buatan


Contoh pewarna buatan yaitu alura red, rhodamin B, amaranth, citrus
merah, karbon hitam, kurkumin, sunset yellow, auramine, ponceau SX,
indigotine, erythrosine, chocinel, tast green FCF.

c). Kelebihan dan kekurangan pewarna buatan


Kelebihan :
 Warnanya homogen sehingga dihasilkan warna yang lebih terang
dari pada makanan yang menggunakan pewarna alami.

Kekurangan :
 Jika saat terkontaminasi logam berat akan membahayakan
kesehatan.
 Jika dikonsumsi dapat menimbulkan keracunan, muntah-muntah,
pusing, alergi pernapasan, gangguan pencernaan, sakit pinggang,
asma, hiperaktif pada anak, radang selaput lendir, merusak sistem
saraf, tumor tiroid dan kanker limfa.
TIPS MENGANTISIPASI BAHAYA PADA MAKANAN JAJANAN
Jajanan yang sehat adalah makanan atau minuman yang tidak mengandung
Bahan Tambahan Pangan (BTP) secara berlebihan dan menggunakan pemanis dan
pewarna alami.
Beberapa tips mengantisipasi bahaya BTP yang berlebihan maupun yang
dilarang penggunaannya pada makanan jajanan, antara lain:
 Hindari pangan yang dijual di tempat terbuka, kotor dan tercemar, tanpa penutup
dan tanpa kemasan.
 Beli pangan yang dijual ditempat bersih dan terlindung dari : matahari, debu, hujan,
angin dan asap kendaraan bermotor. Pilih tempat yang bebas dari serangga dan
sampah.
 Hindari pangan yang dibungkus dengan kertas bekas atau koran. Belilah pangan
yang dikemas dengan kertas, plastik atau kemasan lain yang bersih dan aman.
 Hindari pangan yang mengandung bahan pangan sintetis berlebihan atau bahan
tambahan pangan terlarang dan berbahaya. Biasanya pangan seperti itu dijual
dengan harga yang sangat murah.
 Warna makanan atau minuman yang terlalu menyolok, besar kemungkinan
mengandung pewarna sintetis, jadi sebaiknya jangan di beli.
 Untuk rasa, jika terdapat rasa yang menyimpang, ada kemungkinan pangan
mengandung bahan berbahaya atau bahan tambahan pangan yang berlebihan.
Sebaiknya hindari minuman yang terasa pahit, yang kemungkinan mengandunng
sakharin yang berlebihan, atau pangan yang terasa.