Anda di halaman 1dari 1

Cara Membaca Jangka Sorong

Cara membaca jangka sorong dengan baik, yaitu sebagai berikut:


1. Tentukan angka yang ditunjukkan skala utama yang tepat terbaca sebelum angka nol skala
nonius pada jangka sorong.
2. Tentukan angka dari skala nonius yang berimpit/segaris dengan skala utama, kemudian kalikan
dengan angka ketelitian alatnya.
3. Jumlahkan angka yang diperoleh dari skala utama dan skala nonius.

Langkah pertama, tentukan terlebih dahulu skala utama. Pada gambar terlihat skala nonius terletak
diantara skala 2,2 cm dan 2,3 cm pada skala tetap. Jadi, skala tetap bernilai 2,2 cm.
Langkah kedua, menentukan skala nonius. Skala nonius yang berimpit dengan skala tetap adalah
angka 4. Jadi Skala nonius 4 x 0,01 cm = 0,04 cm.
Langkah ketiga, menjumlahkan skala tetap dan skala nonius. Hasil pengukuran = 2,2 cm + 0,04 cm =
2,24 cm.
Jadi, hasil pengukuran diameter silinder sebesar 2,24 cm.

Cara Membaca Skala Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup terdiri dari 2 skala, yaitu skala utama (terletak pada poros geser) dan skala nonius
atau skala putar (terletak pada pemutar). Masing-masing skala ini memiliki fungsi berbeda.

Skala utama memiliki angka-angka yang mewakili satuan milimeter (mm), dan dibagian tengah antar
angka-angka tersebut terdapat titik tengah. Pada contoh gambar di atas misalnya, skala utama
menunjukan angka 5,5 mm. Skala nonius memiliki angka-angka yang mewakili skala mikrometer
(0,01 mm). Skalanya sendiri ada 50 buah garis dalam satu putaran penuh. Adapun jika skala nonius
diputar penuh, poros geser umumnya akan bergeser sebanyak 0,5 mm. Sehingga setiap garis pada
skala nonius mewakili ketebalan 0,5 mm dibagi 59 garis = 0,01 mm.
Pada contoh gambar di atas, skala nonius menunjukan garis ke 26, yang berarti mewakili 0,26 mm.
sehingga ketebalan benda yang diukur dengan menjumlah nilai yang ditunjukan skala utama dan skala
nonius, yaitu = 5,5 mm + 0,26 mm = 5,76 mm.