Anda di halaman 1dari 3

Muhammad Farid Adilazuarda (13518040)

Fakhrurrida Clarendida Widodo (13518091)

TUGAS KELAS
ADT ARRAY EKSPLISIT-STATIK DAN EKSPLISIT-DINAMIK

Ada dua jenis array berdasarkan penggunaanya, yaitu array statis dan array
dinamik. Pada array statik, banyaknya array ditentukan pertama kali saat runtime.
Sedangkan Pada array dinamik, banyaknya array tidak ditentukan pada awal
deklarasi, melainkan setelah deklarasi dan sebelum menentukan nilai yang akan
digunakan. Jika variabel array dinamik di set, pada kode program berikutnya jumlah
array bisa berkurang atau bertambah, jumlah array dinamis berubah-ubah sesuai
kebutuhan pengguna.

Pada konstruktor, deklarasi array secara dinamik berdampak pada


terbentuknya parameter tambahan pada fungsi void MakeEmpty, hal ini dikarenakan
pada saat akan melakukan pembuatan array dinamik, kita tidak tahu berapa jumlah
elemen pada array yang akan kita gunakan, hal ini berbeda dengan pembuatan array
statis karena kita telah mengetahui sejak awal berapa elemen maksimal pada array
yang akan kita buat. Selain itu, pada fungsi MakeEmpty juga dinyatakan bahwa nilai
efisien pada T (T.Neff) adalah 0.
Pada selektor, deklarasi array secara dinamik berdampak pada pembuatan
fungsi baru yaitu fungsi void Dealokasi yang berfungsi untuk membebaskan memori
yang telah selesai dialokasikan pada fungsi sebelumnya (fungsi MakeEmpty).

Berbeda dengan apabila kita mendekarasikan array secara statik, kita tidak
perlu mendealokasikan memori karena sebelumnya telah dinyatakan jumlah elemen
pada array yang akan kita gunakan.
Berdasarkan ADT Array Eksplisit – Statik (Bahasa C) (semua fungsi/prosedur
yang dibahas pada materi ADT Array Eksplisit – Statik dan latihan no. 1 & 4),
identifikasi perubahan yang harus dilakukan untuk membuat ADT Array
Eksplisit – Dinamik (Bahasa C)