Anda di halaman 1dari 10

SATUAN ACARA PENYULUHAN

( Kesehatan Pribadi dan Lingkungan)

Dosen Pembimbing : H. Thoha, SKM, M.Si

NAMA : Mery Safitri


NIM : P27904117032

KEMENTRIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA


POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANTEN
JURUSAN KEPERAWATAN TANGERANG
PROGRAM STUDI DIV KEPRAWATAN
TAHUN 2017/2018
Format SAP

Pokok Bahasan : Kebersihan diri dan lingkungan


Sub Pokok Bahasan : Kesehatan Pribadi dan Lingkungan
Tempat :
Sasaran : Masyarakat
Waktu :
Hari/Tanggal :
Penyuluh : Mery Safitri

A. Tujuan Instruksional Umum :


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan masyarakat khususnya
dilingkungan sekitar dapat memahami dan mengerti tentang Kesehatan
Pribadi dan Lingkungan

B. Tujuan Instruksional Khusus :


Setelah mengikuti kegiatan penyuluhan diharapkan kelompok masyarakat
dapat menjelaskan kembali:
a. Pengertian kesehatan pribadi
b. Upaya untuk menjaga dan memelihara kesehatan pribadi
c. Upaya untuk memonitor kesehatan pribadi
d. Kesehatan dilingkungan pribadi
e. Persyaratan makanan sehat

C. Materi :
1. Pengertian kesehatan pribadi
2. Upaya untuk menjaga dan memelihara kesehatan pribadi
3. Upaya untuk memonitor kesehatan pribadi
4. Kesehatan dilingkungan pribadi
5. Persyaratan makanan sehat

2
D. Metode
1. Ceramah
2. Tanya Jawab
E. Media
1. Materi SAP
2. LCD/Infocus
3. Laptop
4. Power Point
5. Leaflet

F. Kegiatan :

Kegiatan
Waktu
No Tahap
( menit )
Penyuluh Peserta
1. Perkenalan 5 menit 1. Perkenalan diri 1) Menjawab
dan 2. Membuka pertemuan dengan salam
Pembukaan mengucapkan salam 2) Mendengarkan
3. Menjelaskan tujuan umum dan penjelasan
tujuan khusus pertemuan kali ini
4. Menyampaikan waktu atau
kontrak waktu yang akan
digunakan dan
mendiskusikannya pada peserta
pada pertemuan kali ini
5. Memberi sedikit gambaran
mengenai informasi yang akan
di sampaikan pada hari ini
2. Inti 30 menit 1) Isi materi penyuluhan: 1) Menyimak dan
1. Menjelaskan pengertian mencatat
kesehatan pribadi

3
2. Menjelaskan upaya untuk 2) Bertanya
menjaga dan memelihara 3) Sama-sama
kesehatan pribadi menyimpulkan
3. Menjelaskan upaya untuk
memonitor kesehatan pribadi
4. Menjelaskan kesehatan
dilingkungan pribadi
5. Menyebutkan persyaratan
makanan sehat
2) Memberikan kesempatan untuk
bertanya
3) Mendiskusikan bersama
jawaban yang diberikan
3. Penutup 5 menit 1) Kesimpulan 1) Menyimak
2) Evaluasi 2) Sama-sama
3) Menutup pertemuan dan memberi evaluasi
salam 3) Menjawab
salam

G. SumberBacaan
Wiarto Giri (2013) Budaya Hidup Sehat, Yogyakarta : Gosyen Publishing

4
H. Evaluasi
Jenis : Formatif
Cara : Lisan
Waktu : Setelah dilakukan penyuluhan
Soal :
1. Jelaskan Pengertian kesehatan pribadi?
2. Jelaskan upaya untuk menjaga dan memelihara kesehatan pribadi?
3. Jelaskan upaya untuk memonitor kesehatan pribadi?
4. Jelaskan pengertian kesehatan dilingkungan pribadi?
5. Sebutkan persyaratan makanan sehat?

5
LAMPIRAN MATERI

I. PENGERTIAN KESEHATAN PRIBADI


Kesehatan pribadi adalah segala usaha dan tindakan seseorang untuk
menjaga, memelihara, dan meningkatkan derajat kesehatannya sendiri dalam
batas-batas kemampuannya, agar mendapatkan kesenangan hidup dan
mempunyai tenaga kerja yang sebaik-baiknya.
Pribadi yang sehat bisa dikatakan sehat apabila luar dan dalam tubuh
seorang individu tersebut sudah bersih dari segala penyakit yang dapat
mempengaruhi kesehatan pribadi seseorang tersebut.

II. UPAYA UNTUK MENJAGA DAN MEMELIHARA KESEHATAN


PRIBADI:
1. Memelihara kebersihan diri
Memelihara kebersihan badan dengan cara:
a. Mandi dua kali dalam sehari
Mandi dua kali sehari dapat membuang kotoran yang menempel
dibadan kita. Seperti: debu, keringat, dan lainnya. Ketika mandi,
jangan lupa menggunakan sabun yang baik. Gunakan sabun yang
secukupnya. Memelihara kebersihan badan adalah sangat penting.
Kegiatan ini dilakukan karena di dalam tubuh kita sendiri bisa
menjadi sarang penyakit apabila tidak di adakan pembersihan.
2. Menggosokkan gigi ketika hendak tidur dan pada pagi hari setelah bangun
tidur
Misalnya, setelah kita makan pasti sisa-sisa makanan akan
tersangkut di sela-sela gigi. Apabila sisa-sisa makanan tersebut
tidak di bersihkan, maka kuman-kuman akan memakannya pada
saat kita sedang tidur. Dan jika terlalu lama tidak dibersihkan,
sisa-sisa makanan itu makin menumpuk dan kuman pun juga akan
menumpuk. Maka timbul sakit gigi.

6
3. Menjaga kebersihan rambut, kuku, hidung, dan telinga
Kita juga harus memelihara kebersihan rambut, kuku, hidung, dan telinga.
Dengan beraktifitas sehari-hari yang kita lakukan, tidak terasa kulit kepala
kita mengeluarkan keringat sama seperti kulit yang terbuka. Keringat
tersebut akan menahan debu yang menempel di rambut dan kulit kepala.
Apabila terlalu lama tidak dibersihkan maka kulit kepala kita akan terasa
gatal. Demikian juga dengan kuku, hidung, dan telinga. Kuku dapat
memanjang dengan sendirinya. Setiap hari tentu kita melakukan kegiatan,
baik itu ditempat yang bersih maupun ditempat yang kotor. Ketika kita
memegang sesuatu, mengambil sebongkah tanah misalnya, ada beberapa
tanah yang masuk di sela-sela kuku. Secara tidak sadar didalam tanah
tersebut hidup puluhan anak cacing. Begitu juga dengan hidung dan
telinga. Kita tahu bahwa telinga dan hidung itu mengeluarkan kotoran
walaupun tidak banyak. Hidung bukan mengeluarkan kotoran, tetapi
menyaring kotoran. Kotoran itu sebenarnya berasal dari debu-debu yang
beterbangan dan ikut bersama udara yang kita hirup. Telinga harus
dibersihakan dari benda-benda yang menganggu. Setiap akan
membersihkan telinga, menggunakan cotton bud yang lembut. Jangan
terlalu dalam ketika membersihkannya. Karena dapat merusak gendang
telinga
4. Menjaga kebersihan pakaian, kebersihan sepatu termasuk kaos kaki
Kita semua pasti memiliki pakaian. Pakaian kita pakai harus bersih
kebersihan pakaian itu penting, karena pakaian juga dapat menjadi sarang
kuman apabila tidak dibersihkan.
5. Kebersihan kamar tidur
Kamar tidur yang tidak karuan atau acak-acakan dapat menganggu
pandangan mata. Disamping itu jika jarang dibersihkan dapat menjadi
sarang penyakit. Misalnya nyamuk atau tikus. Nyamuk dapat mengigit dan
menyebabkan kulit terasa gatal dan bisul.

7
III. UPAYA UNTUK MEMONITOR KESEHATAN PRIBADI
1. Amati pola konsumsi, olahraga, relaksasi, dan serat setiap pagi
Caranya? Pastikan setiap hari kita mengkonsumsi sayur dan buah, ini
adalah cara monitoring konsumsi. Lalu untuk monitoring untuk
olahraga yang harus kita pastikan adalah, setiap hari membuat tubuh
aktif bergerak. Bahkan jalan kaki atau naik turun tangga pun dihitung
sebagai kesempatan tubh untuk bergerak aktif.
2. Amati kecukupan tidur kita
Ada cara mudah untuk mengetahui apakah kita sudah menikmati
kualitas tidur terbaik. Pertama, kita bisa bangun pagi tanpa butuh
bantuan alarm. Kedua, saat sore hari stamina kita masih prima tanpa
serangan kantuk berlebihan. Ketiga, usai makan malam kita tak merasa
mengantuk
3. Bagaimana dengan warna urine kita?
Percayalah, urine bisa menjadi petunjuk ada masalah dalam tubuh. Jika
tubuh kita sehat dengan cairan yang cukup, maka warna urine seharusnya
bening. Tetapi, jika sudah warna kuning pekat dan berbau menyengat itu
artinya tubuh kekurangn cairan. Dan jika warna nya kuning cerah, maka
kita kekurangan vitamin B
4. Hitung detak jantung setiap kali usai berolahraga
Journal of the American Medical Association mengumumkan,
perempuan yang detak jantungnya lemah setelh berolahraga, berisiko
mengalami serangan jantung 10 tahun mendatang. Cara menghitungnya,
sebelum berolahraga hitung detak jantung kita selama 15 menit. Lalu
selesai berolahraga, jumlah detak jantung sebelumnya dikali 4, maka
itulah detak jantung ideal.
5. Tetap ukur tinggi tubuh, meskipun kita sudah berusia 50+
Ini penting dilakukan untuk para wanita untuk mengetahui apakah ada
perubahan postur dan mendeteksi masalah tulang.karena biasanya,
gangguan tulang terlihat dari postur tubuh yang berubah drastis.

8
6. Setiap 6 bulan sekali, periksa tekanan darah kita
Saat ini mulai banyak apotek yang memberikan fasilitas pemeriksaan
tekanan darah. Manfaatkan ini untuk sekedar memastikan bahwa tekanan
darah kita baik baik saja. Definisi baik adalah apabila tekanan sistolik
tidak lebih dari 120, dan tekanan diastolik tidak lebih dari 80
7. Jangan lupa lakukan pemeriksaan payudara sendiri setiap kali selesai
menstruasi
Sadari adalah langkah sederhana untuk mendeteksi bahaya kanker
payudara sejak dini. Setidaknya ada 15% kasus kanker payudara
ditemukan pada stadium awal berkat sadari

IV. KESEHATAN DILINGKUNGAN PRIBADI


Menurut WHO definisi kesehatan lingkungan adalah kesehatan lingkungan
berhubungan dengan seluruh faktor fisik, kimia, dan biologis
eksternal terhadap orang dan semua faktor yang berkaitan yang berdampak
terhadap perilaku. Ini meliputi penetapan dan pengendalian faktor-faktor
lingkungan tersebut yang dapat berpotensi merugikan kesehatan. Hal ini
ditargetkan pada pencegahan penyakit dan menciptakan lingkungan yang
sehat. Lingkungan pribadi ini terdiri dari tempat tinggal dan kebersihan
makanan
V. PERSYARATAN MAKANAN SEHAT
Persyaratan makanan sehat itu dibagi menjadi syarat kualitas dan syarat
kuantitas
a. Syarat kualitas
- Makanan terlihat segar
- Memiliki bau, warna, dan rasa yang wajar
- Tidak terdapat tanda-tanda pembusukkan
- Tidak beracun
- Kemasan yang tidak bocor dan rusak
- Bukan makanan palsu
- Memiliki nilai gizi yang cukup

9
- Tidak mengandung bibit penyakit
b. Syarat kuantitas:
Mencakup kepuasan konsumennya.
- Jumlah volume
- Jumlah unsur penting dalam makanan
- Jumlah energi

Mengetahui:
Pembimbing Penanggung Jawab Penyuluhan

H. Thoha, SKM, M.Si Mery Safitri

10