Anda di halaman 1dari 3

JBI Critical Appraisal Checklist for Analytical Cross Sectional Studies

Review : Annisa Triwahyuni Date : 16 September 2019

Author : Siti Helmyati1, Endri Yuliati1, Year : 2017 Record Number : J.Gizi Pangan,
Setyo Utami Wisnusati2, Maret 2017 12 (1) : 55-60
Risnhukathulistiwi Magribi2,
Mohammad Juffrie3
Yes No Unclear Not
applicable
1. Were the criteria for inclusion in the sample

Clearly defined ? 

2. Were the study subjects and the setting 
described in detail ? 

3. Was the exposure measured in a valid and reliable way? 

4. Were objective, standard criteria used for measurement  
of the condition ? 

5. Were confounding factors identified ? 

6. Were strategies to deal with counfounding factors stated? 


7. Were the outcomes measured in a valid and reliable way?  
8. Was appropriate statistical analysis used ? 


Overall appraisal: Include  Exclude Seek further info


1. Ya, Kriteria inklusi sudah terjabarkan dengan jelas seperti subjek penelitian adalah anak
SD yang berusia 9-12 tahun, mengalami stunting dengan Z-Score indeks TB/U <-2SD.
Dalam jurnal juga sudah tertera kriteria eksklusi sehingga pemilihan sampel pada penelitian
ini sudah tepat
2. Desain penelitian dan tempat penelitian telah dijelaskan / telah dicantumkan dalam jurnal
secara detail seperti penelitian ini menggunakan desain penelitian Cross Sectional dengan
tempat penelitian yang berada di 3 sekolah dasar yang terletak di Kab. Lombok Barat NTB
pada bulan Februari s/d April 2015
3. Dalam penelitian ini variabel independent yaitu jumlah mikrobiota pada saluran cerna
sampel dianalisis menggunakan metode Pour Plate
4. Standar kriteria yang digunakan pada variabel independen bukan merupakan standar baku,
namun berasal dari penelitian terdahulu. Standar yang didapatkan dari penelitian terdahulu
hanya ada standar normal mikrobiota Lactobacillus, E.coli, dan Bifidobacteria. Sedangkan
undtuk standar normal mikrobiota Enterobacter tidak ditemukan.
5 dan 6. Tidak terdapat faktor perancu dalam penelitian ini
7. Outcomes yang diukur telah valid dan reliable, outcomes stunting dari data TB diolah
menjadi Z-Score indeks TB/U menggunakan aplikasi WHO Anthro Plus. Data mikrobiota
didapatkan dengan analisa Pour Plate dan disajikan dalam mean ± SD dengan satuan log
CFU/g
8. Pemilihan uji statistik pada penelitian ini sudah benar yaitu dengan menggunakan uji
independent T test. Karena data jumlah mikrobiota merupakan data nominal dan data TB
disajikan dalam bentuk kategori (stunting dan normal).
TUGAS (TELAAH KRITIS) DENGAN JUDUL JURNAL

KEADAAN MIKROBIOTA SALURAN CERNA PADA ANAK SEKOLAH DASAR


YANG MENGALAMI STUNTING DI LOMBOK BARAT

oleh :

ANNISA TRIWAHYUNI

P 17331119406

POLITEKNIK KESEHATAN KEMENKES BANDUNG

JURUSAN GIZI PROGRAM STUDI DIPLOMA IV

2019