Anda di halaman 1dari 2

 Depresiasi (depreciation) bisa disebut juga dengan penyusutan yang dapat diartikan

dalam pengalokasian biaya aktiva berwujud ke beban dengan sistematis selama


periode tertentu dengan harapan mendapatkan manfaat dari aktiva tersebut.
 Dasar penyusutan aktiva merupakan fungsi dari dua faktor (biaya awal dan nilai sisa).
Nilai sisa(salvage value) itu estimasi jumlah yang diterima pada saat aktiva tersebut
dijual ataupun ditarik dari penggunaannya, dimana aktiva harus disusutkan selama
masa manfaatnya.
 Estimasi waktu pelayanan atau jasa sering kali tidak sama hal ini terjadi karena ada
dua faktor yang mempengaruhi aktiva tersebut ditarik, yaitu :................
 Metode aktivitas atau bisa disebut pendekatan beban variabel atau pendekatan unit
produksi mengasumsikan bahwa penyusutan merupakan fungsi dari penggunaan atau
produktivitas dan bukan dari berlalunya waktu. Dalam penentuan umur mesin derek
terbilang relatif mudah untuk diukur dikarenakan menggunakan jam. Jika Pak Made
menggunakan mesin derek pada tahun pertama sebanyak 4.000 jam, maka beban
penyusutannya adalah...........
 Metode garis lurus mempertimbankan fungsi dari waktu, bukan fungsi dari beban.
Metode ini sering dipakai karena kemudahannya. Apabila keusangan bertahap
merupakan alasan utama terbatasnya umur pelayanan, maka penyusutannya akan
konstan dari periode ke periode, maka sebagai berikut beban
penyusutannya............masalah yang berkaitan adalah analisi pengembalian
(laba/aktiva). Berikut adalah jurnal dengan tingkat pengembalian meningkat dengan
arus pendapatan yang konstan karena nilai buku aktiva menurun.
 Metode beban menurun biasanya sering disebut dengan metode penyusutan
dipercepat hal ini tejadi karena metode ini memperbolehkan pembebanan yang lebih
tinggi pada tahun awal dibanding metode garis lurus.
 Dalam metode jumlah angka tahun itu menggunakan pecahan menurun dari biaya ang
disusutkan (biaya awal – nilai sisa). Setiap pecahan adalah hasil dari penjumlahan
angka tahun dari awal hingga estimasi yang etrakhir dan digunakan sebagai penyebut
(1+2+3+4+5=15)dan yang sebagai pembilang adalah menurun dari tahun ke tahun
(5,4,3,2,1)
 Metode saldo menurun berbeda dengan metode-metode yang lainnya karena nilai sisa
tidak dikurangkan dalam menentukan beban penyusutannya. Perusahaan
menggunakan berbagai kelipatan dalam praktek, seperti dua kali (200%) tarif garis
lurus(metode saldo menurun berganda). Dengan menggunakan pendekatan saldo
menurun berganda dalam contoh mesin dereknya Pak Made akan memiliki beban
penyusutan seperti berikut :.............
 Metode kelompok sering digunakan pada saat apabila aktiva bersangkutan cukup
homogen dan memiliki masa manfaat yang sama. Pendakatan gabungan digunakan
pada saat aktiva bersifat heterogen dan memiliki umur manfaat yang berbeda. Metode
kelompok ini pada dasarnya sama-sama menemukan rata-rata dan menyusutkan atas
dasar rata-ratanya. Perusahaan menentukan tarif penyusutan gabungan dengan
membagi per tahun dengan total biaya aktiva.
 Metode penyusutan campuran digunakan secara luas pada industri baja yang
merupakan kombinasi dari pendekatan garis lurus/aktivitas dan sering disebut metode
produksi variabel.