Anda di halaman 1dari 4

Latar Belakang

Sertifikasi Keahlian (SKA) Bendungan Besar yang dikeluarkan oleh KNI-BB kepada anggotanya merupakan
dokumen pengakuan bahwa anggota tersebut telah memiliki kompetensi dan kemampuan untuk
melakukan aktifitas di bidang Bendungan Besar sesuai klasifikasi dan kualifikasinya.

Pemegang Sertifikasi Keahlian Bendungan Besar harus bertanggung jawab (Responsibility) dan betanggung
gugat (Accountibility) dalam melaksanakan tugasnya dan mempunyai komitmen untuk menjunjung tinggi
dan memegang teguh "Kode Etik dan Pedoman Tatalaku Profesi" KNI-BB, sehingga dalam melaksanakan
tugasnya akan dihasilkan peningkatan kualitas dan kuantitas pekerjaan untuk memenuhi harapan
pengguna jasa.

STANDARD PENILAIAN
Keahlian atau kompetensi seseorang diukur melalui 3 (tiga) unsur yaitu:

1. Unsur pendidikan formal yaitu tingkat sarjana teknik dari Universitas Negeri atau Universitas Swasta
yang disamakan / terakreditasi dan pendidikan informal yang terkait dengan keahliannya
2. Unsur pengalaman profesi / aktivitas yang dilakukan dalam salah satu atau beberapa klasifikasi
keahlian dari 7 klasifikasi keahlian Bendungan Besar minimal selama 4 (empat) tahun dan unsur
pengalaman profesi lainnya terkait dengan Bendungan Besar
3. Unsur penunjang yang merupakan aktivitas sebagai penunjang pengetahuan pada keahliannya
antara lain seminar, pertemuan ilmiah, organisasi
KLASIFIKASI KEAHLIAN BENDUNGAN BESAR
Ada 7 klasifikasi keahlian Bendungan Besar yaitu:

1. Ahli Bendungan Urugan


2. Ahli Bendungan Beton
3. Ahli Bangunan Pelengkap Bendungan
4. Ahli Hidrologi dan Hidrolika Bendungan
5. Ahli Geoteknik Bendungan
6. Ahli Hidro Elektro - Mekanikal Bendungan
7. Ahli Lingkungan Bendungan

KUALIFIKASI KEAHLIAN BENDUNGAN BESAR


Ada 4 kualifikasi keahlian Bendungan Besar yaitu:

1. Ahli Pemula Bendungan Besar


o Telah memenuhi Nilai Kredit yang dipersyaratkan untuk Ahli Pemula yang dinilai berdasarkan
unsur pendidikan, pengalaman profesi dan penunjang
o Sertifikat yang dikeluarkan oleh LPJKN dan berlaku 1 tahun. Dalam melakukan aktifitas
profesionalnya di bawah pembinaan, pengawasan dan bimbingan Ahli Madya / Ahli Utama.
2. Ahli Bendungan Beton
o Telah memenuhi nilai kredit yang dipersyaratkan untuk Ahli Muda, Ahli Madya dan Ahli Utama.
o Sertifikat yang dikeluarkan oleh LPJKN dan berlaku 3 tahun.
SYSTEM PENILAIAN SERTIFIKASI
1. Penilaian Kuantitatif
o Unsur pendidikan formal dan informal
o Unsur pengalaman profesi / aktifitas dalam salah satu atau beberapa klasifikasi keahlian dari 7
(tujuh) klasifikasi keahlian Bendungan Besar dan unsur pengalaman perofesi lainnya terkait
bendungan besar.
o Unsur penunjang yaitu aktifitas dalam kegiatan seminar, pertemuan ilmiah, workshop,
organisasi
Untuk mentransformasikan semua pengalaman dan aktifitas digunakan sistem angka kredit seperti
terlihat pada tabel.
Ketentuan Khusus

o Point untuk unsur Pendidikan dan Pengalaman Profesi sekurang-kurangnya sebanyak 70% dari
total pint, berarti bahwa Unsur Penunjang sebanyak-banyaknya 30% dari total point.
o Sebanyak-banyaknya 30% pengalaman terkait terhadap pengalaman riil di bidang bendungan
besar.

o Untuk penulis buku / makalah penulis utama dinilai 60% dan penulis pembantu 40%.
o Untuk memperoleh Sertifikat Ahli Pemula dan Ahli Muda, seorang pemohon harus mempunyai
point sesuai klasifikasi yang dipilih sekurang - kurangnya sebanyak 40% dari total point.
Pengalaman profesi yang dihitung merupakan penjumlahan dari klasifikasi yang diajukan.
o Untuk memperoleh sertifikat Ahli Madya dan Ahli Utama, seorang pemohon harus mempunyai
point sesuai klasifikasi yang dipilih sekurang-kurangnya sebanyak 60% dari total point.
Pengalaman profesi dihitung untuk tiap-tiap klasifikasi yang diajukan (tidak dijumlah).
2. Penilaian Kualitatif
1. Untuk Ahli Pemula
---

2. Untuk Ahli Muda


Wawancara dengan MPS atas makalah yang disusun

3. Ahli Madya & Ahli Utama


 Wawancara dengan MPS terhadap kemampuan / kompetensi yang bersangkutan di
bidang Bendungan Besar sesuai klasifikasi & kualifikasi keahlian yang dipilih.
 Penilaian / pembahasan terhadap makalah yang disusun
3. Hasil Penilaian / Penentuan Kualifikasi
o Ahli Pemula Bendungan Besar
Jumlah angka kredit > 100 s.d. 199 dengan jumlah angka kredit pengalaman profesi sebesar ?
40 (40% dari jumlah angka kredit minimal yang dipersyaratkan).

o Ahli Muda Bendungan Besar


Jumlah angka kredit ? 200 s.d. 399 dengan jumlah angka kredit pengalaman profesi sebesar ?
80 (40% dari jumlah angka kredit minimal yang dipersyaratkan)

o Ahli Madya Bendungan Besar


Jumlah angka kredit ? 400 s.d. 699 dengan jumlah angka kredit pengalaman profesi sesuai
klasifikasi memenuhi nilai ? 240 (60% dari jumlah angka kredit minimal yang dipersyaratkan)

o Ahli Utama Bendungan Besar


Jumlah angka kredit ? 700 dengan jumlah angka kredit pengalaman profesi sesuai klasifikasi
memenuhi nilai ? 420 (60% dari jumlah angka kredit minimal yang dipersyaratkan)

BIAYA SERTIFIKASI
Ahli Pemula Rp. 450.000

Ahli Muda Rp. 1.150.000

Ahli Madya Rp. 1.550.000

Ahli Utama Rp. 1.950.000

Biaya Formulir Permohonan Sertifikasi Rp. 100.000

Pembayaran biaya sertifikasi dilakukan secara bertahap

PROSES SERTIFIKASI
1. Untuk mendapatkan SKA Bendungan Besar, yang berminat harus mengajukan permohonan kepada
Ketua Umum Komite Eksekutif KNI-BB dengan mengisi Formulir Permohonan Sertifikasi (FPS).
2. Setelah FPS diisi dengan dilengkapi dokumen pendukungnya, diserahkan kepada Sekretariat
Sertifikasi.
o Untuk Ahli Pemula melunasi biaya sertifikasi sebesar Rp. 450.000,-
o Untuk Ahli Muda, Madya dan Utama melunasi biaya sertifikasi tahap I sebesar Rp. 600.000,-.
3. Sekretariat Sertifikasi melakukan penilaian awal atas berkas permohonan. Hasil penilaian awal yang
memenuhi persyaratan kualifikasi yang ditetapkan, disampaikan kepada Majelis Penilai Sertifikasi
(MPS) untuk dilakukan penilaian akhir.
o Untuk Ahli Pemula seletah memenuhi persyaratan akan diproses lebih lanjut penerbitan SKA-
nya. Setelah SKA selesai yang bersangkutan akan diberitahu untuk mengambil SKA-nya.
o Untuk Ahli Muda, Ahli Madya dan Ahli Utama berupa wawancara / klarifikasi atas data yang
disampaikan serta makalah yang dibuatnya. Pada saat diundang untuk wawancara, pemohon
harus melunasi biaya Sertifikasi tahap II sebesar Rp. 400.000 Setelah dinyatakan memenuhi
persyaratan, akan diproses lebih lanjut penerbitan SKA nya. Pada saat pengambilan SKA,
Penerima SKA harus melunasi biaya Sertifikasi tahap III (terakhir) yaitu Ahli Muda Rp. 150.000,-
untuk Ahli Madya Rp. 550.000,- dan untuk Ahli Utama Rp. 950.000,-
4. Apabila penerima SKA tidak puas dengan hasil kualifikasi dan klasifikasi serta kompetensi keahlian
yang ditetapkan, maka penerima SKA dapat mengajukan banding kepada Majelis Banding Sertifikasi
(MBS) melalui Sekretariat Sertifikasi.