Anda di halaman 1dari 4

PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG BARAT

DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG BARAT


PUSKESMAS DTP JAYAGIRI
JL. Jayagiri No. 35 Kecamatan Lembang Telp. 022-2787513
Email : puskesmasjayagirilembang@gmail.com

KERANGKA ACUAN UPAYA KESEHATAN KERJA (UKK)

I. PENDAHULUAN
Dalam undang-undang No 23 Tahun 1992 pasal 23 tentang kesehatan kerja disebutkan
bahwa upaya kesehatan kerja wajib diselenggarakan pada setiap tempat kerja. khususnya
tempat kerja yang mempunyai risiko bahaya kesehatan bagi pekerja agar pekerja dapat bekerja
secara sehat tanpa membahayakan diri sendiri dan masyarakat sekelilingnya, untuk
memperoleh produktivitas kerja yang optimal, sejalan dengan program perlindungan tenaga
kerja.
Penatalaksanaan Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Penyakit Akibat Hubungan kerja
(PAHK), Haruslah dilaksanakan dan dikembangkan berdasarkan suatu bentuk atau pola
pelayanan dasar, Peran serta masyarakat dan rujukan upaya kesehatan Dengan kata lain penata-
laksanaan penyakit akibat kerja, harus dilakukan dan dikembangkan secara berjenjang dan
memiliki sistem rujukan dari bentuk pelayanan yang paling sederhana sampai kepada bentuk
pelayanan yang sesuai dengan kemajuan IPTEK, tanpa mengabaikan bentuk-bentuk partisipasi
masyarakat dan kerja sama lintas sektor pada setiap jenjang pelayanan
Pelaksanaan Upaya Kesehatan Kerja (UKK) yang tepat sasaran sesuai dengan tata nilai
puskesmas DTP Jayagiri yang telah ditetapkan yaitu MELATI.
Dalam melaksanakan Upaya Kesehatan Kerja kepada pekerja Formal dan Informal
dapat dilakukan secara empati dengan memperhatikan tempat kesesuaian pelayanan. Dalam
menyampaikan materi tentang Pembentukan Upaya Kesehatan Kerja (UKK) dilakukan secara
luwes dengan bahasa yang mudah dimengerti. Hasil pemeriksaan sasaran dijaga
kerahasiaaannya (amanah). Bila menemukan kasus yang memerlukan perawatan lebih lanjut,
pasien dengan tanggap segera dirujuk. Bila menemukan masalah dipecahkan secara inovatif.

II. LATAR BELAKANG


Puskesmas DTP Jayagiri terdiri dari 4 wilayah kerja yaitu Desa Jayagiri, Desa
Gudangkahuripan, Desa Sukajaya dan Desa Cikahuripan. Pos Ukk di bentuk harus berasal dasi
keinginan masyarakat perkerja sendiri, dari pekerja yang sama dan memiliki anggota 1 Pos
UKK sebanyak 10 orang sampai 50 orang.
III. TUJUAN
A. TUJUAN UMUM
Mengupgrade pengetahuan pekerja tentang kesehatan kerja dan kemampuan
pekerja dalam menolong diri sendiri. Selain itu, adanya keawaspadaan dan kesiapsiagaan
pekerja terhadap risiko atau bahaya Penyakit Akibat Kerja (PAK) dan Penyakit Akibat
Hubungan kerja (PAHK).
B. TUJUAN KHUSUS
1. Melakukan pembentukan Pos Upaya Kesehatan Kerja (UKK)
2. Melakukan pembinaan kepada kelompok kerja yang telah terbentuk
3. Tersedianya Standar Pelayanan Kesehatan Kerja
4. Memelihara dan meningkatkan kemitraan lintas program, lintas sector, tokoh
masyarakat, oraganisasi dan usaha lain dalam pembinaan pelayanan kesehatan kerja
dasar.

IV. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


No Kegiatan Pokok Rincian Kegiatan
1. Pembentukan 1. Koordinasi lintas program dan lintas sector
Upaya Kesehatan 2. Adanya kelompok kerja yang membutuhkan pelayanan kesehatan
Kerja (UKK) kerja dan memiliki anggota 1 Pos UKK sebanyak 10 orang sampai
50 orang.
3. Adanya tempat yang memadai untuk dijadikan Pos UKK yang
dilengkapi dengan papan nama Pos UKK, untuk melakukan
kegiatan.
4. Melaksanakan kegiatan pembentukan Pos UKK
5. Melaporkan hasil kegiatan
2. Pembinaan Upaya 1. Menyiapkan jadwal kegiatan yang telah di sepakati
Kesehatan Kerja 2. Memberitahukan jadwal pelaksanaan pada kader Pos UKK sebelum
(UKK) melaksanakan kegiatan
3. Melaksanakan kegiatan
4. Melaporkan hasil kegiatan

V. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


Kegiatan Pelaksana program
No Lintas Program Lintas Sektor Ket
Pokok UKS
1. Pembentukan 1. Koordinasi lintas 1. Promkes 1. Kepala Desa
Upaya program dan lintas  Memberikan 2. Tokoh
Kesehatan sector penyuluhan Masyarakat
Kerja (UKK) 2. Adanya kelompok terkait APD, 3. Perusahaaan
kerja yang bahaya dan Sektor
membutuhkan Penyakit Swasta
pelayanan Akibat Kerja 1. Kader Pos
kesehatan kerja (PAK) dan UKK
dan memiliki Penyakit
anggota 1 Pos Akibat
UKK sebanyak 10 Hubungan
orang sampai 50 kerja
orang. (PAHK).
3. Adanya tempat 2. Kesling
yang memadai  Penyuluhan
untuk dijadikan kesehatan
Pos UKK yang
dilengkapi dengan lingkungan
papan nama Pos dan PHBS
UKK, untuk  Penganwasan
melakukan lingkungan
kegiatan. Kerja
4. Melaksanakan
kegiatan
pembentukan Pos
UKK
5. Melaporkan hasil
kegiatan
2. Pembinaan 1. Menyiapkan 1. Promkes 1. Kader Pos
Upaya jadwal kegiatan  Memberikan UKK
Kesehatan yang telah di penyuluhan
Kerja (UKK) sepakati terkait APD,
2. Memberitahukan bahaya
jadwal Penyakit
pelaksanaan pada Akibat Kerja
kader Pos UKK (PAK) dan
sebelum Penyakit
melaksanakan Akibat
kegiatan Hubungan
3. Melaksanakan kerja
kegiatan (PAHK).
4. Melaporkan hasil 2. Kesling
kegiatan  Penyuluhan
kesehatan
lingkungan
dan PHBS
 Penganwasan
lingkungan
Kerja

VI. SASARAN
Semua kelompok kerja yang telah di bentuk Pos UKK

VII. Jadwal pelaksanaan kegiatan


2019
No Kegiatan
Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des
Pembentukan
1. Upaya Kesehatan
Kerja (UKK)
Pembinaan Upaya
2. Kesehatan Kerja
(UKK)

VIII. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN DAN PELAPORANNYA


Evaluasi pelaksanaan kegiatan dilakukan selama 1 Tahun sesuai jadwal kegiatan dengan
pelaporan yang dicapai pada bulan tersebut.

IX. Pencatatan dan pelaporan serta evaluasi kegiatan


A. Data hasil pemeriksaan dicatat pada formulir laporan bulanan, kemudian dikirim kesesuai
jadwal kegiatan.
B. Untuk menilai hasil kegiatan Upaya Kesehatan Kerja (UKK) dilakukan evaluasi setiap 1
Tahun dengan indikator:
1. Jumlah pekerja aktif
2. Jumlah Pos UKK yang terbentuk

Mengetahui, Jayagiri,.......................................2019
Kepala Puskesmas DTP Jayagiri Koordinator Program UKS

dr. Yaniar Ratnadewi Rosidin S.Kep., Ners


NIP. 196901182005012003