Anda di halaman 1dari 5

No Soal Jenis KPS

1. Amatilah gambar dibawah ini! Observasi

Dimanakah letak ginjal?


a. Dipinggul
b. Dipinggang
c. Didada
d. Diperut
2. Berikut iniadalah baha-bahan hasil proses penyaringan darah Mengklasifikasikan
dalam ginjal!
1. Asam amino 4. Ion natrium
2. Urea 5. Air
3. Glukosa 6. Ion-ion Organik
Dari pernyataan di atas bahan apasaja yang dihasilkan dari
proses filtrasi?
a. 1,2,4, dan 6
b. 2,3,5, dan 6
c. 1,5,6 dan 4
d. 3,4,2, dan 1
3. Data hasil pengamatan uji urin Interpretasi (Menafsirkan)
Urin+larutan Urin+larutan Ada Keterangan
biuret benedict tidaknya
endapan
Ungu pekat Kuning Tidak ada Urin
jernih endapan mengandung
protein
Kuning Orange Ada Urin
jernih endapan mengandung
warna glukosa
merah bata
Dari data di atas dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
a. Biuret digunakan untuk uji kandungan glukosa dan
benedict untuk uji kandungan protein
b. Pada endapan warna merah bata menunjukkan bahwa
urinnya mengdanung protein
c. Adanya perubahan warna ungu menunjukkan adanya
reaksi positif terhadap glukosa
d. Perubahan warna orange dan adanya endapan warna merah
bata menunjukkan reaksi positif terhadap larutan benedict

4. Data pengamatan penderita penyakit ginjal pada salah satu RS Prediksi (Meramalkan)
Swasta
Jenis penyakit Periode Tahun Jumlah
pada ginjal
Diabetes dan 2014 95 orang
batu ginjal
Diabetes 2015 120 orang
mellitus
Diabetes 2016 170 orang
mellitus dan
albuminuria
Berdasarkan tabel di atas apa yang akan terjadi pada kebanyakan
orang?
a. Semakin sedikitnya jumlah penderita penyakit pada setiap
tahun
b. Semakin bertambahnya penderita penyakit ginjal pada
setiap tahun dan bertambahnya angka kematian
c. Semakin berkurang penderita penyakit ginjal pada tiap
tahun apabila ada penanganana khusus
d. Semakin bertambah tingkat kematianpada tiap tahun
5. Perhatikan hasil percobaan uji pH urin dibawah ini! Melakukan Komunikasi
Urin pH Urin
1 7
2 8,4
3 6,8
4 5,8
Berdasarkan tabel tersebut manakah pernyataan dibawah ini yang
benar
a. pH urin pada nomer 1 dan 2 menunjukkan bahwa pH
tersebut normal
b. pH urin pada nomer 3 dan 4 menunjukkan bahwa pH
tersebut basa
c. pH urin pada nomer 3 menunjukkan bahwa urin tersebut
basa
d. pH urin pada nomer 2 menunjukkan bahwa urin tersebut
basa
6. Perhatikan pernyataan dibawah ini! Mengajukan Pertanyaan
Gina melakukan percobaan penyaringan darah sederhana untuk
mengetahbui proses pembentukan urin dalam ginjal, dari
percobaan tersebut didapatkan hasil bahwa, terdapat perbedaan
dari air hasil penyaringan akan lebih jernih sesudah disaring
dibandingkan sebelum disaring.
Pertanyaan yang tepat untuk pernyataan diatas adalah?
a. Bagaimana perbedaan dari air hasil larutan penyaringan
awal dan akhir?
b. Apa yang menyebabkan terjadinya perbedaan dari hasil
penyaringan?
c. Bagaimana tahapan pembentukan urin?
d. Zat apakah yang tidak melalui proses penyaringan?
7. Seorang ibu mengalami penyakit gagal ginjal, sehingga ibu Mengajukan Hipotesis
tersebut harus melakukan cuci darah 2 kali dalam sebulan. Apabila
ibu tersebut tidak melakukan cuci darah dengan rutin apa yang
akan terjadi. Buatlah hipotesis (dengan sementara) berdasarkan
pernyataan di atas!
a. Penderita gagal ginjal akan sembuh apabila tidak
melakukan cuci darah dengan rutin
b. Penderita gagal ginjal akan bertahan hidup, akan tetapi
akan bertambah gangguan penyakit lain apabila tidak
melakukan cuci darah dengan rutin
c. Penderita gagal ginjal tidak akan bertahan hidup jika tidak
melakukan cuci darah dengan rutin karena metabolism
terganggu
d. Penderita gagal ginjal akan cepat sembuh apabila dapat
menjaga kondisi tubuh meskipun tidak melakukan cuci
darah
8. Seorang ibu bernama anggi serimg mengalami rasa ngantuk, cepat Merencanakan percobaan
haus dan lapar serta sering buang air kecil. Diduga ibu anggi
menderita penyakit diabetes. Apa yang akan kamu lakukan untuk
membuktikan bahwa positif atau negatifnya penyakit yang diderita
oleh ibu anggi adalah diabetes?
a. Mengambil sampel urin bu anggi, kemudian menambahkan
10 tetes larutan benedict kedalam 2 ml urin, panaskan di
atas pembakar sprirtus dan mengamati perubahan yang
terjadi. Apabila urin berwarna merah bata maka positif
mengandung glukosa
b. Mengambil sampel urin bu anggi, kemudian menambahkan
10 tetes larutan biuret kedalam 2 ml urin, panaskan di atas
pembakar spritus dan mengamati perubahan yang terjadi.
Apabila urin berubah warna merah bata maka positif
mengandung glukosa
c. Mengambil sampel urin bu anggi, kemudian menambah 10
tetes larutan benedict kedalam 2 ml urin, kocok dan
mengamati perubahan yang terjadi. Apabila urin berubah
warna merah bata maka positif mengandung glukosa
d. Mengambil sampel bu anggi, kemudian menambahkan 10
tetes laruran biuret kedalam 2 ml urin, kocok dan
mengamati perubahan yang terjadi. Apabila urin berubah
warna merah maka positif mengandung glukosa
9. Perhatikan wacan dibawah ini! Menggunakan Alat dan Bahan
Dr. Jelton akan melakukan uji urin terhadap kedua pasiennya
untuk mengetahui kandungan glukosa dan protein. Urin dari
pasien 1 setelah ditetsi larutan terjadinya perubahan warna orange
dengan endapan merah bata sehingga ditehui kadar glukosanya
2%. Sedangkan pada pasien 2 setelah urinnya ditetesi larutan
terjadi perubahan warna ungu yang berarti positif terhadap
kandungan protein
Dari hasil percobaan Dr. Jelton larutan apa yang digunakan untuk
mengetahui kandungan glukosa dari urin pasiennya?
a. Biuret
b. NaCl
c. Benedict
d. Lugol
10. Pada ginjal bagian apa yang terdapat sekitar 1 juta nefron yang Menerapkan Konsep
berfungsi sebagai alat penyaring
a. Korteks
b. Medulla
c. Arteri
d. Pelvis
11. Bacalah pernyataan dibawah ini! Melakukan Percobaan/Penelitian
Andi dan banu akan melakukan percobaan untuk menguji urinnya
untuk mengetahui ada atau tidaknya protein didalam urinnya.
Untuk melakukan percobaan itu apa yang harus dilakukan oleh
andi dan banu?
a. Menyiapkan 2 ml sampel urin dan larutan biuret, kemudian
memasukkan 2 ml urin kedalam tabung reaksi dan
tambahkan 10 tetes larutan biuret, kocok perlahan lalu
amati bila terjadi perubahan warna merah dan terdapat
endapan maka positif mengandung protein
b. Menyiapkan 2 ml sampel urin dari larutan biuret, kemudian
memasukkan 2 ml urin kedalam tabung reaksi dan
tambhakan 10 tetes lartan biuret, kocok perlahan panaskan
di atas pembakar spirtus, lalu amati bila terjadi perubahan
warna ungu maka positif mengandung protein
c. Menyiapkan 2 ml sampel urin dan larutan benedict,
kemudian masukkan 2 ml urin kedalam tabung reaksi dan
tambahkan 10 tetes larutan benedict, kocok perlahan lalu
amati bila terjadi perubahan warna ungu maka positif
mengandung protein
d. Menyiapkan 2 ml urin dan larutan biuret, kemudian
masukkan 2 ml urin kedalam tabung reaksi dan tambahkan
10 tetes larutan biuret, kocok perlahan lalu amati bila
terjadi perubahan warna ungu maka positif mengandung
protein