Anda di halaman 1dari 13

BAB IV

RENCANA PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP DAN

RENCANA PEMANTAUAN LINGKUNGAN HIDUP

Untuk meminimalkan dampak negatif dan memaksimalkan dampak positif dari


Operasionalisasi “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan maka perlu
dilakukan pengelolaan dan pemantauan lingkungan. Berdasarkan hasil telaah diperkirakan
dampak yang akan terjadi terhadap lingkungan hidup maka terdapat beberapa komponen
lingkungan yang harus dikelola. Selanjutnya dari hasil pengelolaan yang telah dilaksanakan
oleh pihak pemrakarsa dalam hal ini “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten
Magetan dilakukan pemantauan secara periodik dan berkelanjutan, baik pemantauan secara
mandiri, atau bekerja sama dengan konsultan serta oleh Dinas Instansi terkait yang
berkewenangan.

Ringkasan upaya pengelolaan dan pemantauan lingkungan sebagai dampak kegiatan


pembangunan “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan dapat dilihat pada
Gambar Peta Pengelolaan Lingkungan Hidup (terlampir).

Uraian secara rinci masing-masing dampak pada upaya pengelolaan setiap tahapan
kegiatan adalah sebagai berikut :

4.1. PROGRAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN HIDUP

4.1.1. Tahap Pra Konstruksi

Sesuai perkiraan dampak yang akan terjadi akibat Pembangunan “PUSKESMAS


SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan yang berlokasi di .......................................

1. Tahap Sosialisasi Proyek


a. Jenis dampak
Jenis dampak yang timbul adalah sikap dan persepsi negatif berupa rasa kawatir
apabila kenyamanan hidup masyarakat terganggu akibat Pembangunan
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan
b. Sumber dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah Sosialisasi Pembangunan “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
c. Cara pengelolaan
Pengelolaan dapat dilakukan dengan : Sosialisasi kegiatan proyek dengan sejelas-
jelasnya kegiatan yang akan dilakukan, antisipasi pengelolaan dampak dan
manfaat positif kegiatan pembangunan “PUSKESMAS SUMBERAGUNG”
Kabupaten Magetan bagi masyarakat.
d. Lokasi pengelolaan
Pengelolaan dilakukan khususnya di lokasi pemukiman penduduk sekitar
pembangunan “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.

2. Pembebasan Lahan
a. Jenis dampak
Persepsi negatif akibat kekawatiran lahannya terkena gusur dan tidak mendapat
ganti rugi yang seimbang, akibat Pembangunan “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
b. Sumber dampak.
Yang menjadi sumber dampak adalah pembebasan lahan untuk lokasi
Pembangunan “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
c. Cara pengelolaan
Pengelolaan dapat dilakukan dengan : penyampaian informasi tentang rencana
proyek pembangunan “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten
Magetan. yang akan dilakukan, dengan sejelas-jelasnya kepada masyarakat
sekitar, dan dalam pembebasan tidak menggunakan spekulan tanah.
d. Lokasi pengelolaan
Pengelolaan dilakukan khususnya di lokasi pemukiman penduduk sekitar
pembangunan “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.

4.1.2. Tahap Konstruksi.

Sesuai Prakiraan dampak yang akan terjadi akibat pembangunan “PUSKESMAS


SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan komponen lingkungan yang akan dilakukan
pengelolaan adalah sebagai berikut:
1. Mobilitas Alat Dan Bahan.
Kegiatan pengadaan serta mobilisasi alat dan bahan yang dilakukan dengan
menggunakan alat berat diantaranya dump truck untuk kegiatan konstruksi sipil akan
menimbulkan dampak pada komponen lingkungan kuafltas udara dan kebisingan.
a. Kualitas Udara
1) Jenis Dampak.
Jenis dampak yang ditimbulkan berupa peningkatan kadar gas pencemar dan
debu di udara. Adapun besaran dampak yang diprakirakan terjadi akan melebihi
baku mutu yang dipersyaratkan khususnya untuk kadar debu.
2) Sumber Dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah mobilisasi alat dan bahan yang akan
digunakan untuk kegiatan konstruksi sipil, hal tersebut timbul karena adanya
asap kendaraan pengangkut material serta debu dari bongkar muat material.
3) Cara Pengolahan
Pengelolaan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
 Mengisolir lokasi kegiatan bongkar muat alat dan bahan dengan membuat
pembatas (penutup).
 Melakukan penyiraman secara berkala terutama pada saat cuaca panas di
sekitar lokasi bongkar muat barang yang berpotensi menghasilkan debu
seperti sekitar lokasi penyimpanan semen dan batu bata.
4) Lokasi Pengelolaan
Pengelolaan dilaksanakan di lokasi Operasionalisasi “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan terutama sekitar lokasi kegiatan
bongkar muat.

b. Peningkatan lntensitas Kebisingan.


1) Jenis Dampak.
Jenis dampak yang ditimbulkan adalah berupa peningkatan intensitas
kebisingan. Adapun besaran dampak yang diprakirakan terjadi akan melebihi
baku mutu yang dipersyaratkan.
2) Sumber Dampak.
Yang menjadi sumber dampak adalah mobilisasi alat dan bahan yang akan
digunakan untuk kegiatan sipil, hal tersebut timbul karena adanya asap
kendaraan pengangkut material serta debu dari bongkar muat material.
3) Cara Pengelolaan.
Pengelolaan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
 Melakukan kegiatan hanya pada siang hari saja
 Kendaraan pengangkut dilengkapi dengan knalpot yang memenuhi standar
untuk meredam kebisingan.
4) Lokasi Pengelolaan.
Pengelolaan dilaksanakan di lokasi rencana jalan masuk yaitu
....................................................... dan dekat lokasi kegiatan bongkar muat
yaitu di Lokasi “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.

2. Perekrutan Tenaga Kerja.


Komponen lingkungan yang diprakirakan terkena dampak dari kegiatan
mobilisasia tenaga kerja untuk kegiatan pekerjaan bangunan (sipil) adalah interaksi
sosial dan kamtibmas serta persepsi masyarakat.
a. Interaksi Sosial dan Kamtibmas.
Tenaga kerja pendatang dengan latar belakang pendidikan dan budaya yang
berbeda langsung atau tidak langsung akan berinteraksi dengan masyarakat sekitar
lokasi “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan. Interaksi
tersebut dapat memicu kecemburuan dari masyarakat yang tidak terserap sebagai
tenaga kerja pada “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
sehingga dapat menimbulkan kerawanan sosial dan gangguan kamtibmas.
1) Jenis Dampak.
Jenis dampak yang timbul berupa dampak negatif karena adanya interaksi dari
tenaga kerja pendatang dengan penduduk setempat yang berbeda kebudayaan
dan kebiasaan, serta adanya kecemburuan sosial dari pencari kerja yang tidak
diterima bekerja di proyek sehingga memicu munculnya sengketa atau
cemburu sosial di sekitar lokasi proyek.
2) Sumber Dampak.
Yang menjadi sumber dampak adalah kegiatan perekrutan tenaga kerja yang
kurang melibatkan masyarakat setempat.
3) Cara Pengelolaan.
Pengelolaan dapat dilakukan dengan:
 Memberikan prioritas bagi masyarakat sekitar lokasi “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan yang memenuhi persyaratan
untuk menjadi pekerja konstruksi, sebanyak ± 60 % ).
 Memberikan informasi kepada pekerja pendatang tentang adat kebiasaan
dan pola perilaku dari masyarakat setempat.
 Memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai lamanya
pekerjaan, jumlah tenaga kerja yang diperlukan dan persyaratan yang
harus dipenuhi tenaga kerja yang akan direkrut.
4) Lokasi Pengelolaan.
Pengelolaan dilakukan pada masyarakat di lokasi Operasionalisasi
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan dan sekitarnya.

b. Persepsi Masyarakat.
1) Jenis Dampak.
Jenis dampak yang timbul adanya kecemburuan masyarakat yang tidak
diterima bekerja pada Operasionalisasi “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan atau tidak diberi
kesempatan/peluang untuk mengembangkan usaha.
2) Sumber Dampak.
Yang menjadi sumber dampak adalah kegiatan rekruitrnent tenaga kerja
Operasionalisasi “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten
Magetan yang tidak atau kurang melibatkan partisipasi masyarakat
setempat.
3) Cara Pengelolaan.
Pengelolaan dapat dilakukan dengan:
 Memberikan prioritas bagi masyarakat setempat yang memenuhi
persyaratan untuk menjadi pegawai/pekerja proyek.
 Memberikan informasi/penjelasan mengenai lamanya waktu bekerja,
jumlah tenaga kerja yang diperukan dan persyaratan yang harus dipenuhi
oleh tenaga kerja yang akan direkrut. Informasi dapat dilakukan dengan
bekerja sama dengan Pemerintah setempat (Kantor Kecamatan).
4) Lokasi Pangelolaan.
Pengelolaan dilakukan pada masyarakat di sekitar lokasi Operasionalisasi
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.

3. Pematangan Lahan

Kegiatan pematangan lahan berupa perataan lahan serta gali urug (cut and fl) lahan
di lokasl proyek pembangunan “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten
Magetan. diperkirakan berdampak terhadap komponen lingkungan berupa penurunan
kualitas udara, kenaikan intensitas kebisingan, serta estetika lingkungan.

a. Kualitas Udara.
1) Janis Dampak.
Jenis dampak yang ditimbulkan berupa peningkatan kadar debu di udara karena
kegiatan penggalian dan pengurukan tanah pembangunan kantori “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
2) Sumber Dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah kegiatan pematangan lahan yaitu dengan
melakukan kegiatan penggalian serta pengurukan tanah untuk dasar kantor
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
3) Cara Pengelolaan
Pengelolaan dapat dilakukan dengan Cara sebagai berikut:
 Melakukan penyiraman secara berkala di lokasi pematangan lahan
pembangunan (khususnya pada siang hari yang bercuaca panas).
 Memasang sekat pembatas antara areal kegiatan dengan pemukiman penduduk.
4) Lokasi Pengelolaan.
Pengelolaan dilaksanakan di lokasi pematangan lahan pembangunan
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
b. Peningkatan Intensitas Kebisingan.
1) Janis Dampak
Jenis dampak yang ditimbulkan adalah berupa peningkatan intensitas kebisingan.
Adapun besaran dampak kebisingan yang diprakirakan terjadi akan melebihi baku
mutu hingga 15 % yang dipersyaratkan.
2) Sumber Dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah kegiatan pematangan lahan, kebisingan
timbul karena suara yang dihasilkan dari mesin untuk meratakan dan menimbun
tanah (bolduzer).
3) Cara Pengelolaan
Pengelolaan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
 Melaksanakan kegiatan hanya pada waktu siang hari (antara pukul 07.30. s.d.
17.30).
 Kendaraan berat (bolduzer) dilengkapi dengan knalpot yang memenuhi standar
untuk meredam kebisingan.
4) Lokasi Pengelolaan
Pengelolaan dilaksanakan di lokasi “PUSKESMAS SUMBERAGUNG”
Kabupaten Magetan.

4. Kegiatan Pekerjaan Konstruksi


a. Estetika Lingkungan
1) Jenis Dampak
Kegiatan pematangan lahan khususnya pada musim penghujan berpotensi
menimbulkan lumpur. Lumpur tersebut akan terbawa oleh kendaraan yang
masuk dan keluar areal proyek sehingga mengganggu keindahah dan
kebersihan di sekitar lokasi Operasionalisasi “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan
Sumber dampak adalah kegiatan pematangan lahan dimana tanah timbunan
akan terbawa kendaraan yang keluar masuk areal Operasionalisasi
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
2) Cara Pengelolaan.
Membatasi kendaraan yang memasukii areal proyek, khususnya pada saat
setelah turun hujan.
3) Lokasi Pengelolaan.
Pengelolaan dilakukan di lokasi pematangan lahan pada kegiatan
Operasionalisasi “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten
Magetan.

4.1.3. TAHAP OPERASIONAL

Kegiatan pada tahap operasional yang diperkirakan menimbulkan dampak terhadap


lingkungan sekitarnya adalah mobilisasi karyawan dan pengunjung puskesmas / pasien yang
diprakirakan terkena dampak dari operasional “PUSKESMAS SUMBERAGUNG”
Kabupaten Magetan adalah kualitas udara, kebisingan, kualitas air, sanitasi (kesehatan),
lingkungan dan estetika lingkungan, sikap dan persepsi masyarakat serta gangguan kamtibmas
dan kecelakaan.

1. Mobilisasi / Rekruitmen Tenaga Kerja dan Pengunjung


Mobilisasi/Rekruitmen Tenaga Kerja dan Pengunjung “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan dapat manimbulkan dampak negatif pada
sikap dan persepsi masyarakat, jika didalam pengelolaan kurang melibatkan
masyarakat setempat pada akhirnya dapat menimbulkan dampak cemburu sosial dan
gangguan kamtibmas.

a. Persepsi Masyarakat
1) Jenis Dampak
Jenis dampak yang timbul adalah sikap dan persepsi, negatif berupa
kekecewaan sebagian masyarakat yang berharap dapat bekerja ternyata tidak
diterima sebagai tenaga kerja (karyawan) di “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan serta masyarakat yang kecewa
karena tidak diberi kesempatan untuk membuka usaha di “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan dan sekitarnya.
2) Sumber Dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah kegiatan rekruitmiment karyawan dari
penyediaan mobilisasi pengunjung di Operasionalisasi“PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan
3) Cara Pengelolaan
Pengelolaan dapat dilakukan dengan:
 Memberikan prioritas bagi masyarakat sekitar yang memenuhi persyaratan
untuk menjadi tenaga kerja atau karyawan di “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan
 Memberikan penjelasan mengenai jumlah tenaga kerja atau karyawan yang
diperlukan dan persyaratan yang harus dipenuhi oleh tenaga kerja atau
karyawan yang akan direkrut.
 Rekruitment dilasanakan secara terbuka bagi mereka yang berminat untuk
mendaftarkan diri, syarat sebagai tenaga kerja atau karyawan harus lolos
seleksi
4) Lokasi Pengelolaan
Pengelgolaan dilakukan khususnya diwilayah sekitar “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan

b. lnteraksi Sosial dan Kamtibmas.


Dengan banyaknya tenaga kerja kuranglebih 40 orang yang direkrut secara
bertahap, pekerja pendatang langsung atau tidak langsung akan berinteraksi dengan
masyarakat sekitar karena akan bertempat tinggal di sekigar lokasi “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan. disamping itu ada kecemburuan dari
masyarakat yang tidak terserap sebagai karyawan atau tenaga kerja
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan sehingga dapat
menimbulkan kerawanan sosial dan gangguan kamtibmas.
Adanya para pengunjung, juga akan mengakibatkan terganggunya keamanan dan
ketertiban di sekitar lokasi “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten
Magetan
1) Jenis Dampak
Jenis dampak yang timbul adalah berupa dampak negatif dari tenaga kerja
pendatang dengan penduduk lokal yang menimbulkan kecemburuan sosial dari
pencari kerja yang tidak diterima bekerja sehingga gangguan kamtibmas.
2) Sumber Dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah kegiatan mobilisasi dan rekruitment
tenaga kerja atau karyawan yang kurang melibatkan masyarakat setempat dan
banyaknya pengunjung.
3) Cara Pengelolaan
Pengelolaan dapat dilakukan dengan:
 Memberikan prioritas bagi masyarakat lokal, yang memenuhi persyaratan
untuk menjadi tenaga kerja atau karyawan di “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan
 Memberkan inforniasi yang dilakukan oleh pengelola kepada tenaga kerja
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan terutama
tenaga kerja pendatang tentang adat kebiasaan dan pola perilaku dari
masyarakat setempat.
 Menyediakan keamanan di dalam dan lingkungan “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan demi kenyamanan dan
ketertiban pengunjung.
4) Lokasi Pengelolaan
Pengelolaan dilakukan khususnya dilokasi “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan dan sekitarnya.

2. Kegiatan Operasional
Kegiatan “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan
diprakirakan berdampak pada munculnya kejadian penyakit akibat suhu dan
kelembaban udara, dan terjadinya kecelakaan, baik kecelakaan lalulintas maupun
kecelakaan pengunjung dan estetika lingkungan serta sanitasi kesehatan lingkungan.
a. Pencemaran udara
1) Jenis Dampak
Jenis dampak yang ditimbulkan berupa peningkatan kadar debu di udara karena
transortasi kendaraan pengunjung keluar masuk “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan
2) Sumber Dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah transportasi kendaraan bermotor yang masuk
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
3) Cara Pengelolaan
Pengelolaan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
 Mengatur kecepatan laju kendaraan yang masuk ke dalam dan ke luar area
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
 Melakukan penghijauan area puskesmas, tempat parkir maupun area sekitar
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
 Memasang rambu lalu lintas
4) Lokasi Pengelolaan
Pengelolaan dilaksanakan di lokasi “PUSKESMAS SUMBERAGUNG”
Kabupaten Magetan dan sekitarnya.

b. Peningkatan Intensitas Kebisingan


1) Jenis Dampak
Jenis dampak yang ditimbulkan adalah berupa peningkatan intensitas kebisingan.
Adapun besaran dampak kebisingan yang diprakirakan terjadi akan melebihi baku
mutu yang dipersyaratkan hingga 15 % dari rona lingkungan hidup awal.
2) Sumber Dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah kemdaraan bermotor, baik kendaraan
pengunjung, karyawan yang “PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten
Magetan maupun kendaraan yang lewat di jalan ...............................
3) Cara Pengelolaan.
Pengelolaan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
 Mengatur laju kendaraan yang keluar-masuk ke kawasan “PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.
 Melakukan penanaman/penghijauan sepanjang jalan dan kawasan
“PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan dan tempat
parkir.
 Memasang rambu-rambu lalu lintas
4) Lokasi Pengelolaan
Pengelolaan dilaksanakan di kawasan PUSKESMAS SUMBERAGUNG”
Kabupaten Magetan dan tempat parkir, serta lingkungan sekitarnya, di jalan
depan puskesmas

c. Kecelakaan Lalu Lintas


1) Jenis Dampak
Jenis dampak yang ditimbulkan adalah kecelakaan lalu lintas. Adapu besaran
dampak Cedera ringan, cedera berat dan kematian.
2) Sumber dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah kepadatan lalu lintas akibat PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan
3) Cara Pengelolaan
Pengelolaan dapat dilakukan dengan cara sebagai berikut:
 Memasang rambu lalu lintas untuk memperlambat laju kendaraan.
 Pengaturan kendaraan masuk-keluar oleh petugas pengamanan PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan
4) Lokasi Pengelolaan
Pengelolaan dilaksanakan di area Pintu Keluar Masuk Puskesmas dan Jln.
.............................. depan PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten
Magetan.

5. Kejadian Penyakit Akibat Kerja

Kegiatan pelayanan Operasionalisasi PUSKESMAS SUMBERAGUNG”


Kabupaten Magetan terutama dari layanan yang dilakukan oleh karyawan yang
bekerja di ruang AC, akan menurunkan kualitas udara dalam ruangan, terutama suhu
dan kelembaban udara, sehingga terjadi penurunan kualitas udara juga dikarenakan
banyaknya pengunjung yang datang untuk berobat, kualitas udara akan melampaui
ambang batas yang diperbolehkan yang dapat mengganggu kesehatan.

a. Jenis dampak
Dampak yang terjadi adalah timbulnya penyakit nosokomial dan alergi udara bagi
karyawan dan pengunjung PUSKESMAS SUMBERAGUNG” Kabupaten
Magetan.
b. Sumber dampak
Yang menjadi sumber dampak adalah Kualitas udara ruang kerja yang memakai AC,
yang tidak memenuhi syarat baku mutu yang ditetapkan.
c. Cara pengelolaan
Pengelolaan dilakukan dengan penetapan suhu ruang kerja atau sistem sirkulasi
exhauster
d. Lokasi pengelolaan
Pengelolaan dilakukan di ruang kerja yang menggunakan AC di PUSKESMAS
SUMBERAGUNG” Kabupaten Magetan.