Anda di halaman 1dari 47

KONSEP DASAR SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL

A. Konsep mata pelajaran simulasi dan komunikasi digital

Pada dasarnya, Sekolah Menengah Kejuruan bertujuan membekali siswanya dengan


keterampilan kejuruan untuk mengatasi masalah. Dengan demikian, sejak awal siswa SMK harus
mendudukkan dirinya sebagai bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah. Dalam hampir
seluruh bagian hidupnya, manusia tidak pernah mampu melepaskan diri dari kegiatan
berinteraksi dengan manusia lainnya. Hal itu terjadi karena manusia adalah makhluk sosial yang
harus tetap berhubungan dengan manusia lain, dan setiap manusia memiliki keterbatasan.
Setiap manusia tidak dapat diukur sama pengetahuan dan keterampilannya. Dalam tata
kehidupan manusia, masing-masing selalu berusaha mengisi kerja sama dengan orang lain
menggunakan pengetahuan dan keterampilannya. Manusia yang berguna adalah mereka yang
mampu memanfaatkan pengetahuan dan keterampilan yang dimilikinya untuk menyelesaikan
masalahnya sendiri atau untuk membantu menyelesaikan masalah orang lain.
Keterbatasan pada diri manusia, merupakan akar masalah. Manusia selalu memiliki
masalah dalam setiap bagian hidupnya, karena keterbatasan. Kelebihan seseorang yang dapat
menyelesaikan kekurangan orang lain. Dalam perkembangannya, kelebihan seseorang inilah
yang sering menjadi kekhasan pengetahuan dan keterampilan seseorang. Tujuan akhir dari
upaya mencari pengetahuan dan melatih keterampilan serta menyelesaikan masalah, adalah
mencapai kehidupan yang lebih baik bagi dirinya dan orang lain.
Menemukan masalah adalah kegiatan awal sebelum menyelesaikannya. Kemampuan ini
merupakan kerja nalar berdasarkan kondisi dan fakta yang terlihat dan yang mungkin tidak
terlihat. Seseorang berpikir untuk mendapatkan solusi yang menjadi arah utama untuk
menyelesaikan masalah

Saat A-ha!

1
Manusia selalu ingin tahu untuk mendapatkan solusi. Keingintahuan inilah yang pada
dasarnya mendorong seseorang berpikir. Kegiatan berpikir tidak akan berhenti sebelum
menemukan solusi. Ketika pengetahuan dan keterampilannya tidak mampu menemukan solusi,
dia bertanya kepada orang lain, atau meneliti masalah tersebut, sampai didapatkannya solusi
yang tepat. Dalam proses berpikir menemukan solusi, terdapat saat penting, ketika
menemukan sesuatu dalam pikiran kita. Seolah-olah otak kita diterangi cahaya, mungkin hanya
sepersekian detik. Tiba-tiba muncul sebuah ide cemerlang, menemukan solusi. Saat itulah yang
oleh para ahli dikatakan sebagai saat A-ha. “A-ha, aku tahu”, demikian seolah-olah otak kita
berkata. Atau, karena demikian cemerlangnya hasil pikir kita, bahkan mulut kita ikut
mengucapkannya, tanpa sengaja.
Saat A-ha, bukan tujuan kita berpikir. Tahu itu penting. Tetapi hanya sekadar tahu, tidak
cukup. Hal yang kita temukan harus dibandingkan dengan hal lain yang kita temukan pada „saat
A-ha‟ yang lain. Beberapa solusi, diperbandingkan. Seseorang masih harus berpikir. Solusi
terbaiklah, yang terpilih untuk menjadi solusi atas masalah yang dihadapi.
Ketika seseorang berpikir, dia tidak kehilangan apapun dari dalam dirinya. Bahkan
seseorang harus meneroka - melakukan eksplorasi, -melakukan penjelajahan-, berdasarkan
pengetahuan yang telah dia miliki, untuk mencari solusi. Proses berpikir dan meneliti serta
menemukan solusi merupakan proses menemukan pengetahuan. Keingintahuan seseorang
sudah muncul sejak kecil. Rasa ingin tahu ini semakin besar. Bahkan, karena terbatasnya
kesempatan bertanya, ada hal-hal yang masih belum diketahuinya terbawa sampai dewasa.
Bagaimana cara seorang anak memuaskan rasa ingin tahunya dengan selalu bertanya, sering
kita lihat dalam kehidupan. Berjuta pertanyaan dalam diri seseorang mulai terjawab ketika dia
belajar di sekolah, membaca buku, bertanya pada orang lain dan kesempatan lainnya. Kegiatan-
kegiatan tersebut merupakan awal dari upaya memuaskan keingintahuan yang lebih luas.

B. Mengatasi masalah

Tidak satupun manusia yang tidak memiliki masalah dalam hidupnya. Bahkan masalah
ada di setiap saat. Masalah tidak boleh dihindari, masalah harus dicarikan solusinya. Menunda
pencarian solusi atas suatu masalah, akan menghadirkan masalah lain, yang kadang-kadang
menjadi semakin besar dan pelik. Masalah muncul dalam berbagai bidang kehidupan. Masalah
dikenali sebagai kondisi yang muncul ketika terdapat kesenjangan antara harapan dan
kenyataan. Kenyataan adalah kondisi yang ada, sedangkan harapan adalah kondisi yang,
seharusnya dan sebaiknya, sesuai dengan kebutuhan kita. Ketika kita menghadapi kondisi
tersebut, kita harus menghadapinya dan mencari solusi sebagai jalan keluar yang dapat
mengatasi masalah. Mengatasi masalah dapat dilakukan jika kita mampu mengenali masalah.
Mengenali masalah masih merupakan masalah tersendiri, bagi banyak orang. Banyak orang
yang belum terasah kemampuannya mengenali masalah.
Manusia selalu berpikir memecahkan masalah. Ketika berpikir, dalam kedudukannya
sebagai makhluk rasional, manusia mampu menggunakan pengetahuan yang ada untuk
menemukan ide. Ide muncul sesaat ketika proses berpikir dilakukan. Pada ide yang hanya
muncul sesaat ini harus dilakukan penalaran. Jadi manusia harus menalar ide. Banyak atau
2
sedikitnya pengetahuan atau pengalaman yang dimiliki, sangat mempengaruhi banyak
sedikitnya ide yang muncul saat berpikir. Pengetahuan dan pengalaman yang dimiliki juga
mempengaruhi proses penalaran terhadap ide seseorang.
Banyak masalah yang solusinya hanya memerlukan satu langkah tanpa
mempertimbangkan banyak hal lain. Namun lebih banyak lagi masalah yang solusinya harus
mempertimbangkan banyak hal. Bila masalah hanya memerlukan satu langkah sebagai solusi
tanpa mempertimbangkan banyak hal, segera lakukan. Bila masalah memerlukan solusi yang
harus mempertimbangkan banyak hal, sebaiknya seseorang selalu meneroka (melakukan
eksplorasi) mencari beberapa jenis ide yang mungkin dapat dilakukan. Dari beberapa ide yang
ditemukan, pertimbangkanlah satu demi satu, berdasarkan manfaat dan akibat buruk yang
ditimbulkannya. Proses mempertimbangkan setiap ide yang akan dijadikan solusi yang terbaik
dan paling tepat memerlukan pengetahuan dan pengalaman, baik pengalaman sendiri atau
pengalaman orang lain. Proses mempertimbangkan ide menjadi solusi terpilih, bila diasah dan
dilakukan berulang-ulang, akan membentuk sikap yang bijaksana yaitu mempertimbangkan
manfaat dan akibat buruk sebelum mengambil keputusan. Jadi solusi yang baik adalah ide
kreatif yang:
1. mengatasi masalah secara permanen;
2. dapat dilakukan sesuai dengan kemampuan kita;
3. bermanfaat bagi (semakin) banyak orang;
4. tidak bertentangan dengan hukum, kesantunan, norma yang berlaku;
5. mampu menginspirasi orang lain.
Mungkin saja masih ada solusi yang tidak sesuai dengan butir nomor 2 sampai dengan
nomor 5 di atas. Seseorang dapat meneroka ide lain, setidaknya mempertimbangkan setiap
solusi yang akibat buruknya menimpa sedikit pihak yang dirugikan, serta seseorang harus
bertanggungjawab atas akibat buruk yang ditimbulkan. Setiap ide yang sudah dinalar menjadi
solusi, akan menjadi gagasan seseorang untuk dilakukan, bahkan dapat dikomunikasikan kepada
orang lain.

C. Mengomunikasikan gagasan

Gagasan yang ditemukan oleh seseorang, dapat dikomunikasikan kepada orang lain
dengan berbagai tujuan. Kemampuan mengomunikasikan gagasan kepada orang lain harus
dilatih.
Gagasan apapun dapat dikomunikasikan dalam Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital.
Mata pelajaran yang diajarkan pada Kelas X harus diberlakukan sebagai ajang belajar
mengidentifikasi masalah dan menalar gagasan yang akan dijadikan solusi serta
mengomunikasikannya. Apapun gagasannya.
Memperkenalkan resep makanan yang sudah dibuat, misalnya, dapat menjadi ide kreatif
yang dikomunikasikan melalui berbagai media. Demikian juga memperkenalkan:
1. Resep makanan baru sebagai modifikasi resep sebelumnya, atau
2. Cara memasak agar lebih enak dan menarik, atau
3. Penataan/penyajian makanan, atau
3
4. Cara yang benar menggunakan alat memasak, atau
5. Memperkenalkan resep makanan sebagai ciptaan baru semuanya dapat menjadi
ide kreatif.
Demikian banyak dan luasnya bidang kehidupan yang dapat dijadikan ide kreatif. Ide
kreatif ditemukan bukan saja ketika seseorang menghadapi masalah, tetapi juga untuk
mengantisipasi jika masalah itu muncul dalam kehidupan seseorang. Apalagi kalau seseorang
mau melakukan eksplorasi (penerokaan) tentang perubahan produk lama menjadi produk baru
(modifikasi) melalui:
1. Perubahan: warna, bentuk, bahan; atau
2. Penambahan fungsi produk dengan menambahkan bagian tertentu yang
diperlukan;
3. Membuat produk (yang benar-benar) baru;

semuanya dapat menjadi ide kreatif.


Ide kreatif yang terkait dengan benda kerja (kompor, mixer, blender, mesin bor, dan sejenisnya)
dapat ditingkatkan fungsinya dengan melakukan penambahan:
1. kecepatan kerja, atau
2. ketepatan kerja, atau
3. kenyamanan kerja.

Proses kreatif dapat dilakukan melalui 4 tahap: Mengamati – Menirukan – Modifikasi –


Membuat baru (Niteni, Nirokke, Nambahi, Nemokke, Ki Hajar Dewantara).
Hal yang harus dibiasakan sejak awal dalam mata pelajaran ini adalah mengemukakan
gagasan yang benar dengan cara yang baik. Ide kreatifnya ada, tetapi akan menjadi sia-sia jika
gagasannya salah. Ide kreatifnya ada, benar, tetapi cara mengomunikasikannya tidak baik,
hasilnya justru akan memberikan nilai kurang pada diri seseorang.

D. Kemampuan berkomunikasi dan perangkatnya

Pada dasarnya, kemampuan berkomunikasi merupakan kebutuhan setiap orang.


Kemampuan mengomunikasikan menjadi bagian dari kompetensi teknis bekerja.
Hakikat berkomunikasi adalah menyampaikan gagasan atau konsep kepada pihak lain.
Komunikasi yang baik adalah bila informasi yang disampaikan, diterima sama isi dan maknanya
oleh pihak lain. Terdapat berbagai cara berkomunikasi untuk mencapai komunikasi yang baik.
Terdapat sekelompok orang yang mudah menyampaikan atau menerima informasi
melalui percakapan verbal. Terdapat pula sekelompok orang yang lebih mudah menyampaikan
atau menerima informasi verbal secara terulis sebagai pengganti percakapan. Informasi tertulis
juga merupakan cara terbaik ketika percakapan verbal tidak dapat dilakukan secara langsung.
Terdapat sekelompok orang yang mudah menerima informasi melalui gambar atau bagan
diserta penjelasan secukupnya, sebagai pengganti percakapan verbal atau informasi tertulis.

4
Terdapat sekelompok orang yang lebih mudah menerima informasi melalui video atau video
animasi disertai penjelasan secukupnya sebagai pengganti cara berkomunikasi lainnya.
Kemampuan mengomunikasikan menjadi semakin mudah dan memiliki jangkauan luas
seiring dengan perkembangan teknologi informasi. Perangkat digital yang merambah pada
hampir seluruh bidang kehidupan mendukung proses berkomunikasi menjadi „tanpa
hambatan‟. Pada sisi lain, kemudahan melakukan komunikasi tersebut harus dilakukan dengan
tetap menjaga etika komunikasi digital, dengan apa yang disebut kewargaan digital (digital
citizenship).
Melalui perangkat (komunikasi) digital, memungkinkan:
1. seseorang mencari alternatif solusi atas permasalahan yang dihadapinya;
2. eseorang mencari mitra kolaborasi untuk memodifikasi atau membuat produk
baru/layanan kerja baru;
3. seseorang mengomunikasikan hasil kerja berupa produk/layanan kerja kepada orang
lain, atau bahkan melakukan transaksi dan negosiasi.
Setidaknya, melalui perangkat digital memungkinkan seseorang mengomunikasikan
kompetensi teknis yang dimiliki berikut gagasannya kepada orang lain. Melalui perangkat
(komunikasi) digital memungkinkan seseorang menyampaikan informasi audio – visual yang
diinginkan.
Pada dasarnya media komunikasi yang akan digunakan harus disesuaikan dengan jenis
gagasan yang akan dikomunikasikan dan tujuan komunikasi. Tidak ada pilihan lain, kompetensi
mengomunikasikan gagasan atau konsep tersebut harus dilakukan melalui presentasi digital
sebagai media yang memungkinkan komunikasi menjadi semakin mudah dan luas, bahkan
mendunia. Mempelajari perangkat digital harus dipandang sebagai upaya penguasaan
keterampilan memanfaatkan alat komunikasi.
Kemampuan mengomunikasikan gagasan pada hakikatnya adalah kebutuhan semua
orang. Dengan demikian, kemampuan mengomunikasikan gagasan adalah bagian dari
kecakapan hidup (life skill).

Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital bagi siswa SMK merupakan alat untuk
mengomunikasikan gagasan atau konsep melalui presentasi digital. Dalam fungsinya sebagai
alat, mata pelajaran ini memberikan keterampilan penguasaan alat agar siswa mengetahui
menggunakannya ketika diperlukan.
Sebagai alat, mata pelajaran ini memberikan banyak keterampilan penggunaan alat yang
mungkin diperlukan. Bagi siswa kreatif, hanya menggunakan beberapa alat saja akan
menghasilkan banyak karya beragam. Namun bagi siswa yang lain, perlu beberapa alat lainnya
untuk dapat mengomunikasikan gagasannya.
Sasaran akhir adalah mengomunikasikan gagasan dengan BENAR, BAIK, dan INDAH.
Mengomunikasikan gagasan berbentuk karya (produk/layanan) dan berbagi pada orang lain
adalah hakikat dari Mata Pelajaran Simulasi dan Komunikasi Digital: IDE – PRODUK – BERBAGI.

E. Rangkuman

5
1. Ketika kita mampu menemukan masalah, pada saat itu secara tidak sengaja kita
mengakui kenyataan yang ada pada kita, artinya kita menyadari adanya kekurangan.
Menyadari kekurangan diri sendiri adalah perbuatan yang paling jujur. Seseorang dapat
menipu orang lain, tetapi tidak dapat menipu dirinya sendiri.
2. Untuk mempertimbangkan berbagai ide yang akan dipilih sebagai solusi
mengatasi/memecahkan masalah, seseorang memerlukan informasi atau pengetahuan.
3. Perilaku menentukan ide terpilih sesudah proses mempertimbangan satu demi satu
ide/solusiyang ditemukan, merupakan perilaku arif (mempertimbangkan baik buruk,
untung/rugi), akan membentuk sikap bijaksana.
4. Ketika seseorang sudah dapat mengatasi/memecahkan masalah, seseorang akan
menjadi orang yang cerdas sekaligus pandai. Cerdas, karena orang tersebut menemukan
ide kreatif yang digunakan untuk mengatasi/memecahkan masalah. Pandai, karena
orang tersebut mampu memanfaatkan informasi atau pengetahuan yang dimilikinya
untuk mencari solusi. Seseorang menjadi bodoh manakala memiliki informasi atau
pengetahuan atau peluang, tetapi tidak mampu memanfaatkannya untuk menemukan
solusi.

Siswa SMK, Jangan mendudukkan diri sebagai bagian dari masalah, dudukkanlah sebagai
bagian dari solusi, yang merupakan perwujudan rasa tanggung jawab yang pada akhirnya
membentuk karakter dan sikap bertanggung jawab.

6
MATERI KOPETENSI DASAR 1
A. KOMPETENSI INTI (KI)
1. KI 3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan
prosedural dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

2. KI 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolahsecara mandiri, dan mampu melaksanakan
tugas spesifik dibawah pengawasan langsung.
3, Kompetensi Dasar 1 (satu )
3.1 Menerapkan Logika dan Algoritma Komputer
4.1 Menggunakan fungsi-fungsi perintah (Command)

4. Indikator Pencapaian Kompetensi


3.1.1 Menjelaskan konsep logika dan algoritma komputer
3.1.2 Mengurutkan prosedur fungsi- fungsi algoritma sederhana dalam kehidupan sehari- hari
4.1.1 Menggunakan perintah berdasarkan fungsi
4.1.2 Membuat permainan dengan perangkat lunak animasi

B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menjelaskan konsep logika
2. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat mengurukan prosedur fungsi-fungsi
algoritma sederhana dalam kehidupan sehari-hari
3. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menggunakan perintah berdasarkan fungsi
4. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat membuat permainan dengan perangkat
lunak animasi
C. MATERI PEMBELAJARAN
 Konsep logika dan algoritma
 Notasi flowchart
 Pembuatan permainan sederhana dengan perangkat lunak animasi

Materi Pembelajaran

A. LOGIKA
Diperkenalkan pertama kali oleh Aristoteles (384-322 SM)
Logika merupakan :
1. Penalaran atau bentuk pemikiran.
2. Ilmu yang memberikan prinsip-prinsip yang harus diikuti agar dapat berfikir valid
menurut aturan yang berlaku.

Logika berasal dari kata λόγος (logos), yang bermakna hasil nalar yang diutarakan dalam kata
dan dinyatakan dalam bahasa. Logika merupakan salah satu cabang ilmu filsafat. Cabang filsafat
yang lain adalah epistemologi, etika, dan estetika. Dalam pembahasan ini, logika tidak
dijelaskan secara rinci, hanya digunakan untuk mempelajari bernalar sebagai kecakapan hidup,
berpikir secara lurus, tepat, runtut, dan teratur, yang merupakan penerapan logika dalam
kehidupan keseharian.
Logika merupakan materi yang dipelajari sampai kapanpun bahkan ketika manusia menciptakan
kecerdasan buatan (artificial intelligence). Seseorang dapat mengungkapkan kebenaran

7
berdasarkan penalaran logis. Dengan disertai bukti-bukti yang ada seseorang dapat menilai
kebenaran pernyataan untuk akhirnya sampai pada pengambilan keputusan.
Logika disebut juga sebagai alat untuk menjaga dari kesesatan bernalar. Seseorang
membutuhkan kemahiran bernalar logis, agar dapat menghasilkan kesimpulan yang benar.
Beberapa manfaat yang akan didapatkan setelah mempelajari logika antara lain sebagai
berikut.
a. Menjaga supaya kita selalu berpikir benar menggunakan asas-asas sistematis.
b. Membuat daya pikir menjadi lebih tajam, dan menjadikannya lebih berkembang.
c. Membuat setiap orang berpikir cermat, objektif, dan efektif dalam berkomunikasi.
d. Meningkatkan cinta kebenaran dan menghindari kesesatan bernalar.
Bagaimana dengan perbandingan otak kanan yang dominan lebih berwarna dan
manusiawi, jika hanya lebih mengutamakan logika tanpa rasa, layakkah siswa diajarkan seperti
robot dengan program dan perintah tanpa rasa? Dalam memberikan penjelasan akankah lebih
baik moderat dan digambarkan dengan baik. Cara kerja otak lebih nyata jika divisualisasikan
Salah satu fungsi logika adalah sebagai alat untuk menarik kesimpulan. Kita dapat
menggunakan alat ini setelah melakukan penalaran berdasarkan pernyataan-pernyataan benar
(premis) yang ada. Penalaran untuk penarikan kesimpulan dibedakan menjadi dua jenis yaitu
pola nalar deduktif dan induktif.
a. Deduktif
Penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan benar yang umum ke khusus.
Contoh:
Umum Semua siswa SMK harus disiplin dan bertanggung jawab.
Khusus Sandi adalah siswa SMK.
Kesimpulan: Sandi harus disiplin dan bertanggung jawab.

b. Induktif
Penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan benar yang khusus ke umum.
Contoh:
Khusus Devi rajin belajar, dia mendapat hasil yang memuaskan.
Khusus Yuda rajin belajar, dia mendapat hasil yang memuaskan.
Khusus Tika rajin belajar, dia mendapat hasil yang memuaskan.
Kesimpulan: Siswa yang rajin belajar akan mendapatkan hasil yang memuaskan.

B.ALGORITMA
Diperkenalkan Oleh Ahli Matematika : Abu Ja’far Muhammad Ibnu Musa Al Khawarizmi.
Seorang ilmuan Persia yang menulis kitab Al Jabr w’al Muqabala(Rules of Restoration and
Reduction) sekitar tahun 825 M.
Algoritma merupakan :

8
1. Langkah – langkah yang dilakukan agar solusi masalah dapat diperoleh.
2. Suatu prosedur yang merupakan urutan langkah-langkah yg berintegrasi.
3. Suatu metode khusus yang digunakan untuk menyelesaikan suatu masalah yang nyata.
(Webster Dictionary)

TAHAP PENYELESAIAN MASALAH

KRITERIA PEMILIHAN ALGORITMA


1. Terdapat Output
2. Efektifitas dan Efesiensi
3. Jumlah Langkahnya Berhingga
4. Berakhir
5. Terstruktur
Suatu Algoritma yang baik merupakan :
“Suatu algoritma harus menghasilkan output yang tepat guna (efektif) dalam waktu yang relatif
singkat & penggunaan memori yg relatif sedikit (efesien) dengan langkah yang berhingga &
prosedurnya berakhir baik dalam keadaan diperoleh suatu solusi ataupun tdk ada solusinya.”
Contoh :
Sebuah prosedur ketika akan mengirim kan surat kepada teman:
1. Tulis surat pada secarik kertas surat
2. Ambil sampul surat atau amplop
3. Masukkan surat ke dalam amplop
4. Tutup amplop surat dengan perekat
5. Tulis alamat surat yg dituju, jika tidak ingat, lebih dahulu ambil buku alamat & cari
alamat yang dituju, lalu tulis alamat tersebeut pada amplop surat.
6. Tempelkan perangko pada amplop surat
7. Bawa surat ke kantor pos untuk diserahkan pada pegawai pos.

TAHAPAN ANALISA ALGORITMA


1. Bagaimana merencanakan suatu algoritma.
2. Bagaimana menyatakan suatu algoritma
3. Bagaimana validitas suatu algoritma.
4. Bagaimana Menganalisa suatu Algoritma.
5. Bagaimana Menguji Program dari suatu Algoritma.

Cara Menyatakan Suatu Algoritma


a. Dengan bahasa semu (pseudocode).
Contoh :
Untuk menghitung Luas Segi tiga :
9
1. Masukan Nilai Alas
2. Masukan Nilai Tinggi
3. Hitung Luas =( Alas * Tinggi ) / 2
4. Cetak Luas

b. Dengan diagram alur atau flowchart,contoh :

c. Dengan Statement program / penggalanProgram

Contoh (menggunakan C++):

cin >> Alas ; //untuk input data

cin >> Tinggi;

Luas = (Alas * Tinggi)/2; // proses

cout << Luas; //untuk output data

Tahapan Proses Uji Algoritma


a. Fase Debugging yaitu fase dari proses program eksekusi yang akan melakukan koreksi
terhadap kesalahan.
b. Fase Profilling yaitu fase yang akan bekerja jika program tersebut sudah benar (telah
melewati fase debugging).

Analisis Suatu Algoritma


(Untuk melihat faktor efesiensi & efektifitas dari algoritma tersebut), Dapat dilakukan terhadap
suatu algoritma dengan melihat pada :

a. Waktu Tempuh (Running Time) dr suatu Algortima.


Hal-hal yang dapat mempengaruhi waktu tempuh adalah :
1. Banyaknya langkah.
2. Besar dan jenis input data.
3. Jenis Operasi.
4. Komputer dan kompilator

b. Jumlah Memori Yang Digunakan.


Sifat – Sifat Algoritma
10
 Banyaknya Langkah Instruksi Harus Berhingga,
 Langkah atau Instruksi harus Jelas,
 Proses harus Jelas dan mempunyai batasan,
 Input dan Output harus mempunyai Batasan,
 Efektifitas,
 Adanya Batasan Ruang Lingkup

1. Tahapan Proses Uji Algoritma


a. Fase Debugging yaitu fase dari proses program eksekusi yang akan melakukan koreksi
terhadap kesalahan.
b. Fase Profilling yaitu fase yang akan bekerja jika program tersebut sudah benar (telah
melewati fase debugging).

Analisis Suatu Algoritma


(Untuk melihat faktor efesiensi & efektifitas dari algoritma tersebut), Dapat dilakukan
terhadap suatu algoritma dengan melihat pada :
a. Waktu Tempuh (Running Time) dr suatu Algortima.
Hal-hal yg dpt m empengaruhi drpd waktu tempuh adalah :
1. Banyaknya langkah.
2. Besar dan jenis input data.
3. Jenis Operasi.
4. Komputer dan kompilator
b. Jumlah Memori Yang Digunakan.
Sifat – Sifat Algoritma
1. Banyaknya Langkah Instruksi Harus Berhingga,
2. Langkah atau Instruksi harus Jelas,
3. Proses harus Jelas dan mempunyai batasan,
4. Input dan Output harus mempunyai Batasan,
5. Efektifitas,
6. Adanya Batasan Ruang Lingkup
PENGENALAN FLOWCHART
Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan
antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian
setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses digambarkan
dengan garis penghubung. Jadi,pengertian Flowchart(Bagan Alir ) adalah bagan (chart) yang
menunjukkan alir (flow / urutan) di dalam program atau prosedur sistem secara logika. Bagan
alir (flowchart) digunakan terutama untuk alat bantu komunikasi dan untuk dokumentasi.
Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart
urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan
lebih mudah. Setelah flowchart selesai disusun, selanjutnya pemrogram (programmer)
menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa pemrograman.

Jenis Jenis Flowchart / Bagan Alir


Ada beberapa jenis – Jenis flowchart diantaranya:
1. Bagan alir sistem (systems flowchart).
2. Bagan alir dokumen (document flowchart).
3. Bagan alir skematik (schematic flowchart).
4. Bagan alir program (program flowchart).
5. Bagan alir proses (process flowchart).

11
a. System Flowchart
System flowchart dapat didefinisikan sebagai bagan yang menunjukkan arus pekerjaan
secara keseluruhan dari sistem. Bagan ini menjelaskan urut-urutan dari prosedur-prosedur yang
ada di dalam sistem. Bagan alir sistem menunjukkan apa yang dikerjakan di sistem.

b. Document Flowchart
Bagan alir dokumen (document flowchart) atau disebut juga bagan alir formulir
(form flowchart) atau paperwork flowchart merupakan bagan alir yang menunjukkan arus
dari laporan dan formulir termasuk tembusan-tembusannya.

c. Schematic Flowchart
Bagan alir skematik (schematic flowchart) merupakan bagan alir yang mirip dengan
bagan alir sistem, yaitu untuk menggambarkan prosedur di dalam sistem. Perbedaannya adalah,
bagan alir skematik selain menggunakan simbol-simbol bagan alir sistem, juga menggunakan
gambar-gambar komputer dan peralatan lainnya yang digunakan. Maksud penggunaan gambar-
gambar ini adalah untuk memudahkan komunikasi kepada orang yang kurang paham dengan
simbol-simbol bagan alir. Penggunaan gambar-gambar ini memudahkan untuk dipahami,
tetapi sulit dan lama menggambarnya.

d. Program Flowchart
Bagan alir program (program flowchart) merupakan bagan yang menjelaskan secara
rinci langkah-langkah dari proses program. Bagan alir program dibuat dari derivikasi bagan alir
sistem. Bagan alir program dapat terdiri dari dua macam, yaitu bagan alir logika program
(program logic flowchart) dan bagan alir program komputer terinci (detailed computer
program flowchart). Bagan alir logika program digunakan untuk menggambarkan tiap-tiap
langkah di dalam program komputer secara logika. Bagan alat- logika program ini dipersiapkan
oleh analis sistem. Gambar berikut menunjukkan bagan alir logika program. Bagan alir program
komputer terinci (detailed computer program flow-chart) digunakan untuk menggambarkan
instruksi-instruksi program komputer secara terinci. Bagan alir ini dipersiapkan oleh
pemrogram.

e. Process Flowchart

12
Bagan alir proses (process flowchart) merupakan bagan alir yang banyak digunakan di
teknik industri. Bagan alir ini juga berguna bagi analis sistem untuk menggambarkan proses
dalam suatu prosedur.
Simbol – Simbol Flowchart / Bagan Alir

Contoh Flowchart / Bagan Alir

13
Soal Latihan
1. Plihan Ganda

1. Suatu perintah dalam system operasi windows dalam bentuk kode program yang digunakan
untuk menjalankan computer disebut… .
a. Command prompt
b. Algoritma
c. program
d. Logika
e. CPU
2. Suatu perintah yang dapat digunakan untuk menampilkan nama direktori atau mengubah
lokasi direktori adalah… .
a. Chkdsk
b. Attrib
c. Copy
d. Time
e. Cd
3. Untuk dapat menjalankan suatu kode program haruslah disertai dengan format penulisan
yang tepat. Dibawah ini format penulisan untuk menyalin suatu file dengan nama ‘surat’
menjadi ‘laporan’ menggunakan command prompt adalah… .
a. Copy surat.doc laporan.xls
b. Copy surat.doc laporan.doc
c. Copy laporan.doc surat.doc
d. Copy laporan.xls surat.doc
e. Copy surat.doc surat.doc
4. Seseorang akan mendapatkan manfaat setelah mempelajari suatu materi/topic tertentu.
Manfaat yang didapatkan setelah mempelajari logika adalah… .
a. Menjaga otak untuk selalu berpikir banyak
b. Menggali topic dari topic yang telah ditentukan

14
c. Membuat setiap orang untuk selalu memikirkan orang lain
d. Membuat setiap orang untuk berkomunikasi dengan yang lainnya
e. Meningkatkan cinta kebenaran dan menghindari kesesatan bernalar
5. Penarikan kesimpulan secara deduktif adalah penarikan kesimpulan yang bergerak dari
pernyataan benar umum ke khusus. Diberikan pernyataan seperti dibawah:
Umum : Semua siswa SMK melaksanakan upacara setiap hari Senin
Khusus : Dede adalah siswa SMK
Kesimpulan yang tepat dari pernyataan diatas adalah… .
a. Dede siswa SMK
b. Siswa SMK salah satunya Dede
c. Siswa SMK yang bernama Dede
d. Dede melaksanakan upacara setiap hari senin
e. Dede adalah salah siswa SMK yang melaksanakan upacara

2. Soal Uraian

1. Dalam kehidupan sehari-hari manusia selalu berhubungan dengan logika dan algoritma.
Jelaskan yang dimaksud dengan logika dan algoritma!
2. Perkembangan teknologi saat ini membuat seseorang memiliki beberapa akun media
social. Buatlah algoritma untuk memposting suatu berita (status) di media social
facebook melalui sebuah computer!
3. Terdapat berbagai alasan bagi seseorang untuk menggunakan flowchart, antara lain… .
4. Penulisan algoritma dapat dilakukan secara deskriptif maupun menggunakan flowchart.
Sebutkan dan jelaskan 3 simbol flowchart disertai nama, gambar, dan fungsinya!
5. Buatlah algoritma ‘membuat postingan suatu berita di media social facebook ‘ dalam
bentuk flowchart!
6. Buatlah latihan flowchart berangkat sekolah
7. Buatlah program flowchart tentang lampu merah
Soal uraian

15
MATERI PEMBELAJARAN KD.3.2 DAN 4.2
A. KOMPETENSI INTI (KI)
KI 3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

KI 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolahsecara mandiri, dan mampu melaksanakan
tugas spesifik dibawah pengawasan langsung.

A. Kompetensi Dasar 3.2 dan 4.2


3.2 Menerapkan metode peta- minda
4.2 Membuat peta minda
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.2.1 Menjelaskan metode peta-minda
3.2.2 Menguraikan menu- menu perangkat lunak peta-minda
3.2.3 Menentukan alternatif solusi pemecahan masalah
4.2.1 Mengoperasikan perangkat lunak peta-minda
4.2.2 Membuat peta- minda dari hasil pengembangan ide berdasarkan alternatif solusi
B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah dilakukan diskusi peserta didk dapat menjelaskan metode peta-minda
2. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menguraikan menu-menu perangkat lunak
peta minda
3. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menentukan alternative solusi pemecahan
masalah
4. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat mengoperasikan perangkat lunak peta-
minda
5. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat membuat peta minda dari hasil
pengembangan ide berdasarkan alternative solusi
C. MATERI PEMBELAJARAN
1. Metode peta-minda untuk penguraian masalah
2. Perangkat lunak peta- minda

1. Materi Pembelajaran.
Salah satu cara untuk memvisualkan proses berpikir adalah dengan menggunakan peta
minda (peta minda). Peta Minda dibuat oleh Tony Buzan tahun 1974 berdasarkan cara kerja
otak kita dalam menyimpan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa otak kita
menyimpan informasi dalam selsel saraf dalam bentuk cabang-cabang, sehingga bila dilihat
sekilas akan tampak seperti bentuk pohon dengan cabang dan rantingnya. Peta minda
membantu kita untuk memahami suatu hal yang komplekss, cukup dengan satu gambar.
Sifatnya yang divergen, dan membentuk cabang dan ranting dalam bentuk hierarki, membantu
kita secara alami dan pelan-pelan membuat peta pemikiran tentang suatu hal. Peta minda
dapat dibuat dengan atau tanpa perangkat lunak. Jika memanfaatkan perangkat lunak,
beberapa perangkat lunak yang dapat diinstall pada komputer dan berlisensi open source, yaitu
FreeMind atau XMind.

16
1. Apakah itu peta minda?
a. Peta pikiran adalah metode pembelajaran terbaru yang dapat membantu siswa
mengingat subjek secara efektif.
b. Ini adalah salah satu cara visual-spatial dalam bentuk kecerdasan beragam (Multiple
Intellenges) yang kini diterapkan dalam system pembelajaran di sekolah-sekolah.
2. Siapakah yang patut menggunakan peta pikiran?
a. Semua siswa dianjurkan menguasai teknik ini setelah mempelajari sesuatu bab untuk
mengingat dan mengupas kembali pemahaman siswa dalam bab ini.
b. Banyak yang menganggap teknik ini sulit diaplikasikan. Sebenarnya teknik ini akan lebih
memudahkan siswa untuk mengingat fakta-fakta penting jika teknik ini dapat dikuasai
sepenuhnya.
3. Kapan waktu yang tepat untuk menggunakan peta pikiran?
a. Peta pikiran sesuai digunakan pada setiap saat baik di awal persekolahan maupun di saat
akhir menghadapi ujian.
b. Namun, siswa didorong berlatih teknik ini dari awal pembelajaran lagi untuk
memudahkan siswa menguasai semua subjek dengan baik dan cemerlang.
4. Mengapa peta pikiran penting?
a. Menghemat waktu belajar dan mengulang
b. Memfasilitasi pembelajaran
c. Memperkuat ingatan
d. Memungkinkan siswa menginterpretasikan semua pelajaran yang dipelajari.

Peta Minda Jenis Tulang Ikan

Peta Minda Jenis Cabang

17
Peta Minda Jenis Kitaran

Carta Minda Jenis Carta Alir

18
Peta Minda Jenis Pokok

Mind Mapping adalah sebuah metode visualisasi ide, pikiran, atau rencana kedalam
bentuk diagram yang saling berhubungan antara satu dan lainnya. Model pembelajaran mind
mapping memang sudah terbukti bisa mempermudah kita dalam menyelesaikan berbagai hal.
Kita bisa memanfaatkan metode mind mapping untuk memvisualisasikan pikiran dan rencana
kita, mengatur alur kerja project kita, membuat project timeline, membuat diagram flowchart,
membuat peta pikiran, bahkan membuat diagram brain storming. Namun tentu saja, cara
memuat mind map sangatlah sulit jika kita menggambarnya secara manual. Namun dengan
bantuan mind mapping software, anda bisa membuat mind map dengan cepat dan mudah.
Apapun profesi anda: pelajar, manager, penulis, mahasiswa, pengusaha, atau profesi-
profesi lainnya, anda bisa mengambil banyak manfaat dari penggunaan metode mind mapping
ini untuk meraih kesuksesan.
Ada banyak sekali Mind Mapping software yang bisa anda gunakan secara gratis, berikut
ini adalah 4 software mind mapping terbaik menurut versi pusatgratis, lengkap dengan contoh
mind map nya :

1. XMind

Xmind merupakan mind mapping software yang memiliki fitur lengkap. Software ini sangat
mudah untuk digunakan. Walaupun XMind merupakan versi gratis dari XMind Pro, namun
fiturnya terbilang paling lengkap dari software mind mapping gratis lainnya. Dengan XMind,
anda bisa membuat Mind Map, Fishbone Diagram, serta spreadsheet. Dilengkapi dengan fitur
markers, inline notes, serta hyperlink/attachments..XMind sangat mempermudah anda dalam
melakukan brainstorming. Setelah anda selesai membuat mind map, anda bisa mengupload
mind map anda di xmind share. Anda juga bisa mengembed mind map anda di situs atau blog
yang anda miliki. Selain itu, mind map yang anda buat di XMind juga bisa anda ekspor ke format
software mind mapping populer lainnya seperti FreeMind atau MindManager. XMind tersedia
dalam versi Windows, Mac OS, Debian/Ubuntu, serta versi portabel.

2. FreeMind

19
Banyak para profesional yang menggunakan FreeMind sebagai software mind map mereka. Hal
ini tidaklah mengherankan karena fungsi dan fitur dari FreeMind sangatlah lengkap. Namun
demikian, memang secara tampilan software ini masih lebih sederhana jika dibandingkan
software mind map gratis lainnya.
Software mind map yang sangat populer ini didownload oleh lebih dari 4000 orang setiap
harinya. Hal ini membuktikan bahwa FreeMind bisa menjadi software mind mapping gratis
andalan anda. Anda bisa mendownload FreeMind disini. FreeMind tersedia dalam versi
Windows, Linux, Mac OS, serta binary untuk sistem operasi lainnya.

3. Edraw MindMap

Cara membuat mind map dengan Edraw MindMap tergolong sangat mudah. Hal ini karena
Edraw MindMap merupakan software pembuat mind map instan yang dilengkapi dengan fitur
Smart Drawing Guide. Dilengkapi dengan banyak sekali template, style, efek dan banyak contoh
mind map dalam berbagai topik, membuat Edraw MindMap menjadi software Mind Mapping
yang cocok bagi pemula.Selain karena kemudahannya, Edraw MindMap juga sering dipilih
karena sudah terintegrasi dengan Microsoft Office. Anda bisamendownload Edraw
MindMap disiniatau disini. Sayangnya, Edraw MindMap hanya tersedia dalam versi Windows
saja.

4. MindMeister

20
Sebenarnya MindMeister bukanlah sebuah software, tetapi merupakan sebuah web aplikasi
yang menyediakan layanan Mind Mapping online. Dengan mendaftarkan diri anda secara gratis,
anda bisa menikmati fitur import, collaborate, share serta layanan MindMeister hingga 3 mind
map.Kelebihan layanan Mind Map online dibandingkan dengan software Mind Map adalah
kemampuannya untuk mengkolaborasikan Mind Map dengan teman atau tim kerja anda.
MindMeister mendukung juga untuk beberapa perangkat mobile seperti iPad, iPhone serta
Android.
Bagi anda yang ingin menikmati layanan mind mapping online dari MindMeister, cukup
daftarkan diri anda di layanan MindMeister Basic disini.

2. Latihan Soal
1. Peta minda memiliki beberapa manfaat dalam berbagai bidang termasuk bidang
pendidikan. Sebutkan manfaat 3 peta minda dalam bidang pendidikan!
2. Sebelum membuat peta minda, diperlukan langkah-langkah yang benar agar seseorang
mudah memahami peta minda yang telah dibuat. Sebutkan langkah-langkah dalam
membuat peta minda… .
3. Membuat peta minda dapat dilakukan melalui beberapa perangkat lunak yang
dikhususkan untuk pembuatan peta minda. Sebutkan tiga perangkat lunak yang dapat
digunakan untuk membuat peta minda!
4. Untuk membuat tampilan lebih menarik dan mudah dipahami fungsinya, peta minda
memiliki beberapa macam bentuk. Sebutkan macam-macam bentuk peta minda!
5. Untuk menemukan sebuah ide seseorang perlu melakukan beberapa hal untuk dapat
menemukan ide/gagasan tersebut. Jelaskan tahap untuk menggali sebuah ide…

21
MATERI SIMULASI DIGITAL KD.3.3 DAN KD.4.3
A. KOMPETENSI INTI (KI)
KI 3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

KI 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolahsecara mandiri, dan mampu melaksanakan
tugas spesifik dibawah pengawasan langsung.

A. Kompetensi Dasar
3.3 Mengevaluasi paragraf deskriptif, argumentatif, naratif, dan persuasif.
4.3 Menyusun kembali format dokumen pengolah kata
B. Indikator Pencapaian Kompetensi
3.3.1 Menganalisis ciri-ciri paragraf deskriptif
3.3.2 Menganalisis ciri-ciri paragraph argumentatif
3.3.3 Menganalisis ciri-ciri paragraf naratif
3.3.4 Menganalisis ciri-ciri paragraf persuasif
3.3.5 Membandingkan paragraf deskriptif, argumentatif, naratif, dan persuasif
4.3.1 Memodifikasi dokumen karya tulis menggunakan perangkat lunak pengolah kata
4.3.2 Membuat karya tulis
4.3.3 Mengembangkan dokumen karya tulis menggunakan perangkat lunak pengolah
kata
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menganalisis cirri-ciri paragraph deskriptif

22
2. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menganalisis cirri-ciri paragraph
argumentative

3. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menganalisis cirri-ciri paragraph naratif

4. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menganalisis cirri-ciri paragraph persuasive

5. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat membandingkan paragraph


argumentative, naratif, dan persuasive.
6. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat memodifikasi dokumen karya tulis
menggunakan perangkat lunak pengolah kata

7. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat membuat karya tulis


8. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat mengembangkan dokumen karya tulis
menggunakan perangkat lunak pengolah kata

D. MATERI
1. Jenis-jenis paragraph (deksriptif, argumentatif, naratif, persuasif)
2. Pemformatan dokumen karya tulis menggunakan perangkat lunak pengolah kata
E. MATERI PEMBELAJARAN
Kebutuhan setiap orang terhadap informasi mengakibatkan perubahan perilaku pemenuhan
kebutuhan ke arah digital. Dahulu buku menjadi sumber utama untuk memperoleh informasi.
Pada saat ini naskah digital menjadi salah satu sumber dalam memperoleh informasi. Dalam
menyusun naskah digital yang baik, kemampuan seseorang dalam mengolah data perlu
dikembangkan. Dengan pengetahuan tersebut, diharapkan seseorang mampu mengubah
format file teks menjadi naskah digital, bahkan menambahkan video dan suara dalam naskah
digital tersebut.
Perkembangan digital memungkinkan mewujudkan naskah “nirkertas” bahkan naskah “maya”
yang memberi kemudahan untuk dibawa, disimpan dan dibaca ketika diperlukan. Teks yang
menjadi hakikat buku dapat disimpan dalam bentuk digital.
Pengelolaan Informasi Digital memuat materi tentang bagaimana pengolahan informasi digital
yang didapat dari hasil pencarian mesin pelacak, menyimpan hasil pelacakan,
mengolah/memformatnya menggunakan perangkat lunak pan golah kata dan pengolah angka,
kemudian melakukan persiapan untuk mengomunikasikannya menggunakan perangkat lunak
pengolah presentasi, dan penyampaian pengololaan informasi dengan teknik presentasi.
Berdasarkan kepemilikan dan hak pemakaian, perangkat lunak dapat digolongkan menjadi 2
kelompok, yaitu perangkat lunak yang dilindungi hak cipta (proprietary software) dan perangkat
lunak sumber terbuka (open source).
Perangkat lunak yang dilindungi hak cipta (proprietary software) atau lazim disebut perangkat
lunak berbayar adalah perangkat lunak dengan pembatasan terhadap penggunaan, penyalinan,
dan modifikasi yang diterapkan oleh proprietor atau pemegang hak. Open source software
adalah jenis perangkat lunak yang kode sumbernya terbuka untuk dipelajari, diubah,
ditingkatkan, dan disebarluaskan dengan catatan, bahwa tiap perubahan mewajibkan
pengembang memberitahukan hal yang dilakukan kepada penciptanya.
Program Aplikasi atau perangkat lunak yang umum digunakan dalam mengolah data ini adalah
paket aplikasi perkantoran (office suite). Paket aplikasi perkantoran yang paling dominan saat ini
23
adalah Microsoft Office, yang tersedia untuk sistem operasi Microsoft Windows dan Macintosh.
Paket aplikasi perkantoran seperti Microsoft Office atau Lotus Smart Suite merupakan contoh
proprietary software. Sedangkan beberapa paket perkantoran lainnya seperti OpenOffice,
Kingsoft Office 2013, atau Libre Office adalah contoh aplikasi perangkat lunak terbuka (open
source). Pada pembelajaran ini akan digunakan aplikasi perkantoran Microsoft Office 2013.

1. Paragraf Deskripsi
Paragraf deskripsi adalah sebuah paragraf yang menggambarkan atau melukiskan sebuah objek
tertentu melalui kata-kata yang bisa merangsang panca indera sehingga pembaca seolah-olah
melihat atau merasakan sendiri benda objek yang dideskripsikan oleh penulis
Ciri-ciri Paragraf Deskripsi :
a. Menggambarkan atau melukiskan suatu objek seperti benda, tempat, atau suasana
tertentu.
b. Melibatkan panca indra (pendengaran, penglihatan, penciuman, pengecapan, dan
perabaan).
c. Menjelaskan ciri-ciri fisik dan sifat objek tertentu seperti warna, ukuran, bentuk, dan
kepribadian secara terperinci.
d. Banyak ditemukan kata-kata atau frase yang bermakna keadaan atau kata sifat.
e. Jenis Paragraf Deskripsi :
f. Deskripsi Spatial
g. Paragraf ini menggambarkan atau melukiskan suatu objek yang berupa ruang atau
tempat.
h. Deskripsi Subjektif
i. Paragraf ini berisi gambaran atau lukisan objek yang didasarkan tafsiran atau kesan
perasaan penulisnya. Penulis menggambarkan objek tersebut dengan opini atau kesan
pribadinya.
j. Deskripsi Objektif
k. Deskripsi objektif adalah suatu paragraf yang menggambarkan atau melukiskan suatu
objek tertentu secara apa adanya sehingga pembaca dapat membayangkan keadaan
yang sebenarnya pada objek tersebut. Paragraf ini tidak disertai dengan opini atau kesan
penulis.

2. Paragraf Argumentasi
Paragraf argumentasi adalah sebuah paragraf yang gagasan utamanya dikembangkan dengan
cara menjabarkan pendapat, ulasan, bahasan, atau ide pribadi penulisnya. Tujuan dari paragraf
ini adalah untuk menyakitkan, atau mempengaruhi pembaca agar memiliki pendapat yang sama
dengan pendapat penulis.
Ciri-ciri Paragraf Argumentasi
a. Berisi pendapat, pandangan, atau keyakinan penulis terhadap suatu permasalahan.
b. Memiliki data-data faktual yang digunakan untuk meyakinkan pembaca.
c. Menjabarkan suatu permasalahan dengan cara menganalisa dan menganalogikan.
d. Diakhiri dengan kesimpulan berupa pendapat yang lebih luas bukan merupakan
penegasan kembali topik utama.
e. Jenis-jenis Paragraf Argumentasi
24
f. Paragraf Argumentasi Sebab-Akibat
g. Paragraf ini diawali dengan pendapat-pendapat yang berupa sebab-sebab dari suatu
permasalahan tertentu yang pada akhirnya diarahkan pada satu kesimpulan umum yang
disebut juga dengan akibat dari sebab-sebab tersebut.
h. Paragraf Argumentasi Akibat-Sebab
i. Paragraf argumentasi ini diawali dengan pendapat-pendapat yang berupa akibat dari
suatu permasalahan tertentu dan pada bagian akhir paragraf dijabarkan apa yang
menjadi penyebab akibat-akibat tersebut.
3. Paragraf Naratif
Pengertian paragraf naratif adalah jenis karangan yang mengungkapkan suatu kisah,
peristiwa, atau pengalaman pribadi berdasarkan urutan-urutan kejadian atau peristiwa.
Paragraf naratif merupakan paragraf yang berisi tentang pemaparan suatu kejadian yang
dirangkai dalam kesatuan waktu.
Ciri-ciri Paragraf Naratif
a. Ada tokoh, tempat, waktu, dan suasana yang diceritakan
b. Mementingkan urutan waktu maupun urutan peristiwa
c. Tidak hanya terdapat dalam karya fiksi (cerpen, novel, roman) tetapi juga terdapat
dalam tulisan nonfiksi (biografi, cerita nyata dalam surat kabar, sejarah, riwayat
perjalanan).
d. Jenis-jenis Paragraf Naratif
e. Paragraf Naratif Urutan Waktu
f. Paragraf naratif urutan waktu menonjolkan sisi urutan waktu terjadinya peristiwa. Hal ini
sering disebut dengan istilah kronologi.
g. Paragraf Naratif Urutan Tempat Kejadian
h. Paragraf naratif urutan tempat menonjolkan tempat atau lokasi terjadinya peristiwa.
4. Paragraf Persuasif
Paragraf persuasif adalah paragraf yang isinya berusaha untuk merebut perhatian
pembaca. Paragraf ini disajikan secara menarik, meyakinkan mereka bahwa pengalaman yang
disiratkan itu merupakan suatu hal yang amat penting. Karena itu, terkadang paragraf persuasi
sering digunakan sebagai paragraf propaganda oleh lembaga kesehatan, pemerintah, dan lain-
lain.
Ciri-Ciri Paragraf Persuasif
a. Penulis memahami bahwa pendirian dan pemahaman pembaca dapat diubah.
b. Berusaha menjelaskan dan menarik kepercayaan pembaca
c. Berusaha menciptakan kesepakatan atau penyesuaian melalui kepercayaan antara
penulis dengan pembaca.
d. Berusaha menghindari konflik agar kepercayaan tidak hilang dan supaya kesepakatan
pendapatnya tercapai.
e. Menunjukkan fakta-fakta dan data untuk menguatkan argumentasi atau dalil

Jenis-jenis Paragraf Persuasif


a. Persuasi politik
Sesuai dengan namanya, persuasi politik dipakai dalam bidang politik oleh orang-orang
yang berkecimpung dalam bidang politik dan kenegaraan. Para ahli politik dan
25
kenegaraan sering menggunakan pesuasi jenis ini untuk keperluan politik dan
negaranya. Kita akan bisa memahami persuasi politik lebih baik lagi, bila kutipan berikut
ini kita kaji dengan teliti. Naskah persuasi politik berikut ini berkombinasi dengan
eksposisi.
b. Persuasi pendidikan
Persuasi pendidikan dipakai oleh orang-orang yang berkecimpung dalam bidang
pendidikan dan digunakan untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan. Seorang guru,
misalnya, bisa menggunakan persuasi ini untuk mempengaruhi anak supaya mereka giat
belajar, senang membaca dan lain-lain. Seorang motivator atau inovator pendidikan bisa
memanfaatkan persuasi pendidikan dengan menampilkan konsep-konsep baru
pendidikan untuk bisa dilaksanakan oleh pelaksana pendidikan. Kutipan artikel berita ini
dapat dijadikan bahan menelaah karangan persuasi pendidikan.
c. Persuasi advertensi
Persuasi iklan dimanfaatkan terutama dalam dunia usaha untuk memperkenalkan suatu
barang atau bentuk jasa tertentu. Lewat persuasi iklan ini diharapkan pembaca atau
pendengar menjadi kenal, senang, ingin memiliki, berusaha untuk memiliki barang atau
memakai jasa yang ditawarkan. Karena itu,advertensi diberi predikat jalur komunikasi
antara pabrik dan penyalur, pemilik barang dan publik sebagai konsumen. Iklan itu
beraneka ragam, ada yang sangat pendek, ada pula yang panjang.
d. Persuasi propaganda
Objek yang disampaikan dalam persuasi propaganda adalah informasi. Tentunya tujuan
persuasi tidak hanya berhenti pada penyebaran informasi saja. Lebih dari itu, dengan
informasi diharapkan pembaca atau pendengar mau dan sadar untuk berbuat sesuatu.
Persuasi propaganda sering dipakai dalam kegiatan kampanye. Isi kampanye biasanya
berupa informasi dan ajakan. Tujuan akhir dari kampanye adalah agar pembaca atau
pendengar menuruti isi ajakan kampanye tersebut. Pembuatan informasi tentang
seseorang yang mengidap penyakit jantung yang disertai dengan ajakan pengumpulan
dana untuk pengobatannya, atau selebaran yang berisi informasi tentang situasi
tertentu yang disertai ajakan berbuat sesuatu adalah contoh persuasi propaganda.

4.3 Menyusun kembali format dokumen pengolah kata


Pada pembahasan kali ini kita akan belajar membuat dokumen secara sederhana
dengan Microsoft Word 2013. Pembuatan dokumen sederhana meliputi pembuatan dokumen
baru, menyimpan dokumen, pengaturan teks dan paragraph, edit teks, dan pengaturan
halaman.
A.Membuat Dokumen Sederhana
1.Membuat Dokumen Baru
Jika kita baru memulai mengoperasikan Microsoft Word , biasanya akan langsung
ditampilkan dokumen kosong yang siap untuk ditulisi. Namun,jika computer tidak secara
otomatis tidak menyediakan dokumen kosong, cara berikut ini bias menjadi alternatif dalam
membuat dokumen baru :

a. Klik tombol Microsoft Office – lalu klik New,


b. Maka keluar kotak dialog New,
c. Pada kotak dialog new document, di bawah menu Templates, terdapat beberapa pilihan
seperti :
1. Blank document, untuk dokumen yang kosong.
26
2. Installed Template, untuk membuat dokumen dari beberapa template yang disertakan
dalam paket Microsoft Word.
3. My Template, untuk dokumen dari template buatan.
4. New From Existing, untuk membuat dokumen dari beberapa template yang terdapat
pada file yang telah disimpan.
5. Jika computer yang sedang digunakan terhubung ke internet, kita juga dapat
menggunakan template yang disediakan opada Microsoft Office Online.
d. Jika sudah dipilih, klik Create,
Atau bisa juga menggunakan cara alternatif yaitu dengan klik tombol New Document
yang ada pada toolbar Quick Access (jika sudah dibuat).
Selain menggunakan kedua alternatif di atas, bisa juga dengan langsung menekan
tombol Ctrl+N di keyboard, maka dokumen baru akan ditampilkan di layar.

2.Menyimpan Dokumen
a. Menyimpan Dokumen Baru
Untuk pertama kalinya menyimpan dokumen yang baru saja kita buat ke bentuk file dokumen
pada sistem Microsoft Office Word 2007 adalah :
1. Klik tombol Microsoft Office,
2. lalu klik Save As. (atau tekan Ctrl+S untuk perintah di keyboard).
3. Ketiganya akan menampilkan kotak dialog Save As.
4. Pada pilihan Save in tentukan folder atau drive yang akan dijadikan tempat penyimpanan.
5. Ketikkan nama file dokumen pada kotak file name, lalu klik Save.
b. Menyimpan Setelah Melakukan Perubahan
Untuk menyimpan dokumen yang baru saja dirubah di file asalnya (file itu juga), caranya tinggal
Klik tombol Microsoft Office , lalu klik Save. Atau tekan Ctrl+S di keyboard.
c. Menyimpan Dokumen dengan Nama Lain
Untuk menyimpan dokumen yang sudah disimpan pada sistem Microsoft Office 2007, dan ingin
disimpan dengan nama lain (tidak disatukan dengan dokumen asli), maka :
1. Klik tombol Office button, lalu klik Save As atau tekan F12 di keyboard.
2. Keduanya akan menampilkan kotak dialog Save As.Ketikkan nama file dokumen baru
(tidak boleh sama dengan nama sebelumnya) pada kotak file name,lalu Save.
d. Menyimpan Dokumen Ke Format Lain
Secara default, Microsoft Word 2007 memiliki ekstensi (akhiran) docx. Untuk menyimpan
dokumen baru saja kita buat pada sistem Microsoft Office 2007 ke format lain caranya :
1. Klik tombol Microsoft Office, lalu klik Save As. (atau tekan F12). Maka akan muncul kotak
dialoh Save As.
2. Pada pilihan save in tentukan folder atau drive yang akan dijadikan tempat
penyimpanan.
3. Pada kotak File name,masukkan nama baru (jika namanya ingin dirubah).
4. Pada pilihan Save As Type, klik format file dokumen yang diinginkan.
5. Klik Save.

27
B. Pengaturan Teks dan Paragraf
1. Menentukan Jenis, Ukuran, dan Style Huruf
Untuk memperindah tampilan dokumen, kita dapat mengganti jenis, ukuran dan style
huruf dengan cara sebagai berikut :
a. Menggunakan Perintah Singkat (Ikon)
Dengan menggunakan metode ini kita dapat melakukan pengaturan terhadap jens, ukuran,
style huruf dan sebagainya. Caranya :
1. Tandai terlebih dahulu teks yang ingin kita rubah atau dapat dilakukan sebelum memulai
mengetik.
2. Untuk merubah jenis huruf, klik item front (pada gambar panah) yang terdapat pada tab
Home dan Grup Font, sehingga muncul daftar huruf dengan preview bentuknya. Lalu klik
huruf yang akan dipilih.
3. Untuk merubah ukuran huruf, kliklah item Font Size yang di sebelah item Font kemudian
kliklah ukuran huruf yang diinginkan.
4. Untuk membuat huruf cetak tebal, klik ikon Bold yang berada di bawah item font klik
Bold [B]. Atau bisa juga dengan menekan Ctrl+B di keyboard.
5. Untuk membuat huruf miring, klik ikon italic [I] di sebelah kanan ikon bold.
6. Untuk menggaris bawahi huruf klik ikon underline [U] di sebelah kanan ikon italic.
7. Untuk membuat huruf naik misalnya perpangkatan (m2) klik ikon [X2].
8. Untuk membuat huruf naik misalnya pada kimia (O2) KLIK IKON [X2].
9. Untuk merubah warna huruf klik ikon [A].
10. Untuk merubah bentuk misalnya dari huruf capital ke huruf biasa dan sebaginya klik
ikon lalu pilihlah bentuk yang diinginkan.

b. Kotak Dialog Fonts


caranya sebagai berikut :
1. Pertama-tama tandai teks yang akan diubah atau bisa dilakukan sebelum mengetik.
2. Pada tab home,klik perintah untuk menapilkan kotak dialog font pada grup Font atau
tekan Ctrl+D.
3. Maka keluar kotak dialog Font.
Keterangan :
1. Font : untuk memilih jenis huruf yang telah ditandai
2. Font Style : untuk pengatur model huruf,apakah cetak tebal, miring, atau standar.
3. Size : untuk menetukan ukuran huruf yang telah ditandai.
4. Font Color : untuk menentukan warna huruf yang telah ditandai.
5. Underline Style : untuk menentukan jenis garis bawah.
6. Underline Color : untuk menentukan warna garis bawah yang telah ditandai.
7. ffects : untuk memberikan efek khusus terhadap teks.Terdapat beberapa pilihan sbb:
8. Strikethrough (coret tengah),
9. Double Strikethrough (coret tengah dua kali),
10. Superscript (2 �� 2),
11. Subscript (2 �� 2),
28
12. Shadow (sshhaaddooww),
13. Outline (outline),
14. Emboss (eeemmmbbbooossssss),
15. Engrave (eeennngggrrraaavvveee),
16. Smallcaps (SMALLCAPS),
17. All Caps (ALL CAPS),
18. Hidden ().

2. Menentukan Spasi Antarbaris


Untuk menentukan jarak spasi baris, ikuti langkah langkah berikut :
a. Pilih paragraph yang akan dirubah.
b. Klik Home, pada grup paragraph, klik Ikon Line Spacing.
c. Klik format paragraph yang diinginkan.
3. Menentukan Spasi Sebelum atau Sesudah Paragraf
a. Pilih paragraph yang akan dirubah
b. Klik Page Layout pada grup Paragraf, klik tanda panah Spacing Before atau Spacing After
dan masukkan nilai yang diinfinkan.
4.Menentukan Perataan Paragraf
a. Pilih paragraph yang akan dirubah.
b. Klik Home, pada grup paragraph, klik perataan yang diinginkan misalnya :
1. Align Text Left : untuk membuat teks rata di kiri saja
2. Align Center : untuk membuat teks rata di tengah saja
3. Align Text Right : untuk membuat teks rata di kanan saja
4. Align Justify : untuk membuat teks rata di kiri dan kanan.
5.Membuat Bullet
Bulletin adalah gambar-gambar kecil yang berfungsi untuk mempercantik tampilan dari
suatu rincian atau urutan tertentu yang otomatis dilakukan oleh computer.Langkah-langkah
membuat bulletin adalah sbb :
a. Pilihlah paragraph yang akan diberikan bullet,
b. Klik tab Home,pada grup Paragraf,klik tanda panah bullet,
c. Klik gambar bullet yang diinginkan.Namun apabila gambar tersebut tidak ada dalam
pilihan,maka klik Define New Bullet,kemudian klik Symbol atau Picture,
d. Maka keluar kotak dialog Symbol,
e. Klik salah satu symbol atau gambar yang diinginkan,lalu klik OK lalu klik OK kembali.
6.Membuat Bingkai dan Warna Belakang pada Paragraf
Untuk lebih memperindah lembar kerja/dokumen kita,terkadang harus menambahkan
bingkai dan warna belakang paragraph dengan cara :
a. Tandai teks yang akan diberi bingkai,
b. Klik menu Page Layout lalu klik Page border pada grup Page Background yang akan
menampilkan kotak dialog border and shading,

29
c. Untuk memberi bingkai klik tab Borders lalu tentukan :
1. Pada kotak pilihan style, pilihlah jenis garis yang ingin digunakan,
2. Pada kotak pilihan Color, pilihlah warna garis yang diinginkan,
3. Pada kotak pilihan Widht, pilihlah lebar garis yang diinginkan,
4. Pada kotak pilihan Apply to: tentukan kemana penerapan yang akan digunakan
misalnya teks atau paragraph,
5. Pastikan pada setting yang terpilih bukan pilihan “none” (bias Box.Shadow,dll) lihatlah
hasilnya pada preview.
d. Untuk memberi warna belaknag paragraph, masih di kotak dialog Border And Shading,
klik tab Shading lalu tentukan warna yang ingin digunakan pada kotak pilihan fill atau
patterns, kemudian pada kotak pilihan Apply to; tentukan kemana penerapan yang akan
digunakan misalnya teks atau paragraph, lihatlah hasilnya pada preview. Apablia sudah
ditentukan klik OK dengan catatan kita bisa melakukan pengaturan pada border saja atau
shading saja maupun kedua-duanya.
C.Edit Teks
1.Menandai Teks
Menandai teks bias diistilahkan dengan menyorot teks,memilih teks atau juga memblok
teks.Cara memilih teks,bias menggunakan mouse,keyboard atau gabungan keduanya
a. Menggunakan Keyboard
Tombol Fungsi
Shift+→ Menandai satu karakter di sebelah kanan kursor
Shift+← Menandai satu karakter di sebelah kiri kursor
Shift+↑ Menandai satu baris ke atas
Shift+↓ Menandai satu baris ke bawah
Ctrl+Shift+→ Menandai satu kata di sebelah kanan kursor
Ctrl+Shift+← Menandai satu kata di sebelah kiri kursor
Ctrl+Shift+↑ Menandai sampai ke-awal paragraph
Ctrl+Shift+↓ Menandai sampai ke-akhir paragraph
Shift+End Menandai sampai ke akhir baris
Shift+Home Menandai sampai ke awal baris
Shift+PgUp Menandai sampai satu layar ke atas
Shift+PgDwn Menandai sampai satu layar ke bawah
Ctrl+Shift+Home Menandai sampai ke awal dokumen
Ctrl+Shift+End Menandai sampai ke akhir dokumen
Ctrl+A Menandai seluruh teks yang ada pada dokumen

b. Menggunakan Mouse
Tombol Fungsi Menandai
* Klik tahan (drag) geser pada teks yang diinginkan * Sem barang teks
* Klik dua kali pada satu kata yang diinginkan * Satu kata

30
* Klik tiga kali pada bagian paragraph yang diinginkan * Satu paragraph
* Klik di luar garis margin di tepi baris yang diinginkan * Satu baris

c. Menggunakan mouse dan Keyboard


Lakukan Fungsi, untuk memilih
Tekan CTRL lalu klik kalimat yang diinginkan Satu kalimat
Tekan ALT lalu drag mouse ke posisi yang diinginkan Berbentuk kolom

2.Memindahkan Teks
Untuk memindahkan teks ke lokasi baru pada dokumen yang sedang dikerjakan,langkah-
langkahnya adalah sbb:
a. Pilihlah teks yang akan dipindahkan,
b. Klik Home,pada grup Clipboard,klik ikon Cut (atau Ctrl+X di keyboard) bias juga dengan
klik kanan pada teks yang terpilih lalu klik Cut,
c. Tentukan lokasi baru tempat menyimpan teks yang kita ambil tadi,
d. Masih di tab Home,klik ikon Paste (atau Ctrl+V di keyboard) bias juga dengan klik kanan
pada tempat baru klik Paste.

3.Menyalin Teks
Untuk menyalin teks ke lokasi baru pada dokumen yang sedang dikerjakan, langkah-
langkahnya adalah sbb :
a. Pilihlah teks yang akan dipindahkan,
b. Klik tab Home lalu klik ikon Copy (atau Ctrl+C di keyboard) bias juga dengan klik kanan
pada teks yang terpilih lalu klik Copy,
c. Tentukan likasi baru tempat menyimpan teks yang kita ambil tadi,
d. Masih di tab Home,klik ikon Paste (atau Ctrl+V di keyboard) bisa juga dengan klik kanan
pada tempat baru klik Paste.
4.Undo dan Repeat/Redo
Undo adalah untuk membatalkan perintah yang baru saja diberikan pada Microsoft
Word.Caranya dengan menekan ikon Undo pada Quick Access Toolbar atau dengan menekan
Ctrl+Z di keuboard.
Repeat adalah untuk mengulang perintah yang baru saja diberikan pada Microsoft
Word.Caranya dengan menekan ikon Repeat pada Quick Access Toolbar atau dengan menekan
Ctrl+Y di keyboard.
Ketikan menekan ikon Undo, maka tombol Repeat berubah menjadi tombol Redo
begitupun pada fungsinya yaitu untik membatalkan perintah Undo.

5.Menemukan Kata pada Dokumen yang Tersebar


Untuk menemukan sebuah kata pada dokumen yang tidak terlalu banyak/terdiri dari
beberapa halaman, memang mudah tapi coba bayangkan apabila harus menemukan satu kata
31
pada dokumen yang terdiri puluhan bahkan ratusan halaman,alangkah repotnya dan akan
menyita banayk waktu.Oleh karena itu,gunakanlah fasilitas “find” yang ada di Word 2007
dengan cara :
a. Klik tab Home lalu cari grup editing dan klik Find maka muncul kotak dialog Find and
Replace,
b. Pada kotak pilihan Find what,tulislah teks yang akan dicari,
c. Lalu klik Find Next untuk mencari per kata. Atau klik Find in dan lanjutkan dengan
mengklik Main Document untuk mancari seluruh kata.

6.Mengganti Kata pada Dokumen


Untuk mengganti beberapa kata yang sama pada dokumen yang terdiri dari banyak
halaman alangkah tidak efisien apabila harus ditemukan dahulu dab diganti satu persatu dan
diketik secara manual.Maka untuk menanggulanginya ikuti langkah-langkah berikut :
a. Klik tab Home lalu cari grup Editing dan klik Replace maka muncul kotak dialog Find
and Replace,
b. Pada kotakpilihan Replace with,tulislah kata yang baru,
c. Klik Replace untuk mengganti satu persatu atau klik Replace All untuk mengganti
kata yang dimaksud.

7.Menghapus Teks
a. Pilih teks yang akan dihapus,
b. Tekan Delete di keyboard
c. Maka steks tersebut akan terhapus.

D.Pengaturan Halaman
1.Menentukan Ukuran Kertas
Klik tab Page Layout, Klik perintah size di grup Page SetUp untuk menentukan ukuran kertas.
Apabila tidak ditemukan ukuran yang diinginkan klik more peper size yang akan memunculkan
kotak dialog Page Setup.

2.Menentukan Orientasi Kertas


a. Masih di tab Page Layout dan Page Setup,klik perintah Orientation,
b. Lalu klik di salah satu pilihan orientasi meliputi portrait untuk tegak dan landscape untuk
orientasi mendatar.
3.Menentukan Batas Pinggir Kertas (Margin)
a. Masih di tab Page Layout dan Page Setup,klik perintah Margin lalu klik ukuran margin yang
dikehendaki,
b. Apabila tidak ditemukan ukuran yang diinginkan klik custom margin yang akan
memunculkan kotak dialog Page Setup. Lalu tentukan :
1) Pada kotak pilihan Top tentukan lebar margin atas,
2) Pada kotak pilihan Bottom tentukan lebar margin bawah,
3) Pada kotak pilihan Left tentukan lebar margin kiri,

32
4) Pada kotak pilihan Right tentukan lebar margin kanan,
5) Pada kotak pilihan Gutter tentukan lebar penjilidan,
6) Pada pilihan Apply to: tentukan penerapan yang akan digunakan apakah
seluruh dokumen atau dari halaman aktif sampai akhir. Lalu klik OK.
4.Membuat Bingkai Pada Halaman
Untuk mempercantik dokumen,kita bias menambahkan bingkai dengan cara :
1. Tandai teks yang akan diberi bingkai,
2. Klik menu Page Layout lalu klik Page border pada grup Page Background
yang akan menampilkan kotak dialog border and shading,
3. Klik tab Page Border,
4. Lakukan pengaturan pada :
* Kotak pilihan Style, adalah untuk memilih jenis garis yang ingin digunakan, *
Kotak pilihan Color, adalah untuk memilih warna bingkai yang diinginkan,
* Kotak pilihan Widht, adalah untuk memilih lebar bingkai yang diinginkan,
* Kotak pilihan Art, adalah untuk memilih jenis bingkai lain,
* Pastikan pada setting yang terpilih bukan pilihan none lihatlah hasilnya pada
preview.
* Klik OK

5.Header dan Footer


Header (catatan kepala) adalah teks yang khusus diletakkandi bagian atas halaman yang
akan selalu tampil pada setiap halaman. Sedangkan Footer (catatan kaki) adalah kebalikan dari
Header. Header dan Footer ini sering digunakan untuk memberikan keterangan dari naskah
yang diketik.
1. Klik tab Insert,
2. Klik perintah Header/Footer pada Grup Headre & Footer lalu pilih format yang
diinginkan sehingga insertion point otomatis berada pada bagian atas (untuk header)
atau bawah (untuk footer) dokumen dan muncul tab design pada Ribbon,
3. Ketikkanteks yang untuk header/footer sesuai debgan keinginan kita.
4. Untuk pindah ke footer (ketika membuat header) klik perintah go to footer.Lalu ketikkan
teks unruk footer,
5. Untuk pindah ke header (ketika membuat footer) klik perintah go to headter.Lalu
ketikkan teks unruk header,
6. Setelah selesai klik close Header and Footer atau klik ganda di luar kotak Header and Footer
untuk keluar dari format ini,
7. Untuk mengedit header/footer tinggal klik perintah Header/Footer pada Grup Header &
Footer lalu klik edit header/footer,
8. Dan untuk menghapusnya,klik perintah kembali Header/Footer pada Grup Header &
Footer lalu klik Remove header/footer.

33
Contoh Soal.
Plihan Ganda
1. paragraf yang berisikan penggambaran keadaan atau suatu peristiwa dengan memakai kata-kata
sehingga pembacanya seolah-olah dapat merasakan, melihat, serta mengalami langsung kejadian
tersebut disebut paragrapf… .
a. Naratif
b. Persuasif
c. Deskriptif
d. Ekspresif
e. Argumentatif
2. Program aplikasi yang digunakan untuk pengolahan kata seperti membuat makalah, surat , skripsi
disebut….
a. wordart
b. wordpard
c. microsoft excel
d. microsoft word
e. microsoft power point
3.Dalam menggunakan perangkat lunak pengolah kata terdapat beberapa menu yang dapat digunakan
untuk membantu menyelesaikan suatu pekerjaan. Menu page setup berfungsi untuk…
a. mengatur halaman
b. mencetak kertas
c. keluar dari tampilan
d. membuka lembar kerja
e. memprint data
4. Untuk menentukan batas atau posisi naskah pada lembar kerja, maka pada menu page setup dapat
dipilih perintah…
a. Margin
b. Page size
c. Spacing
d. Indent
e. Other pages
5. Penulisan langkah-langkah dalam suatu dokumen menggunkan format penomoran untuk menjelaskan
urutan. Format penomoran dalam dokumen pengolah kata dapat menggunakan menu… .
a. Bullets
b. Margins
c. Symbols
d. Spacing
e. Numbering
6. Terdapat bebrapa jenis pemformatan paragraph dalam perangkat lunak pengolah kata. Menu yang
berfungsi untuk mengatur text menjadi rata kiri-kanan adalah… .
a. Center
b. Justify
c. Align-rigt
d. Align-left
e. Line-spacing
7.Untuk memudahkan mengingat letak suatu materi dalam dokumen, seseorang dapat menambahkan
nomor halaman pada dokumen yang tersebut. Langkah-langkah yang tepat untuk menambhakan
nomor halaman pada perangkat lunak pengolah kata adalah… .
a. Insert  page number
b. Insert  header
c. Insert  footer
d. Insert  image
e. Insert  number

34
8.Fitur yang digunakan untuk membuat sebuah dokumen (surat) yang isinya sama untuk penerima yang
berbeda secara cepat dan mudah adalah… .
a. Send
b. Email
c. Writer
d. Mail marge
e. Send to note
9. Setelah membuat dokumen dalam pengolah kata, langkah terakhir yang dilakukan adalah
menyimpan dokumen tersebut. Tombol pintas (shortcut) yang digunakan untuk menyimpan
dokumen adalah… .
a. Ctrl+O
b. Ctrl+N
c. Ctrl+P
d. Ctrl+A
e. Ctrl+S
10. Menu yang berfungsi untuk mengatur baris pertama saja dalam paragraph agar menjorok ke dalam
disebut… .
a. Hanging indent
b. First line indent
c. First line hanging
d. First hanging indent
e. Hanging left indent

Penilaian Keterampilan

Buatlah dokumen di Microsoft Word sesuai dengan format yang ditentukan !

Lampiran tugas menyusun kembali teks

SYARAT PEMBAYARAN DAN PENYERAHAN BARANG

Jual beli merupakan suatu persetujuan antara pihak yang mengikat diri untuk menyerahkan
suatu benda dan pihak lain untuk membayar harga yang telah dijanjikan. Antara penjual dan pembeli
terdapat kata sepakat mengenai hal-hal berikut ini:

1. Barangnya
2. Harga barang
3. Jumlah barang
4. Cara pembayaran
5. Penyerahan barang
6. Lain-lain yang diperbolehkan undang-undang

SYARAT-SYARAT PEMBAYARAN

Untuk menjelaskan mengenai syarat-syarat pembarayan haruslan dijelaskan waktu dan tempat
pembayaran.

Waktu Pembayaran

Beberapa kemungkinan mengenai waktu pembayaran adalah sebagai berikut:

1. Pembayaran dimuka, yaitu pembeli membayar harga yang dibelinya sebelum barang tersebut
diterima. Ini berarti, pembeli member kepercayaan atau member kredit kepada penjual.
Kredit ini disebut kredit pembeli
2. Reimburse (cash on delivery), artinya barang yang dikirimkan dari tempat penjual ke tempat
pembeli hanya dapat diterima pembeli jika harganya sudah dibayar
3. Pembayaran tunai (kontan), yaitu pembeyaran yang dilakukan dengan uang tunai setelah
barang diterima. Dalam praktek perdagangan bersar, pembayaran dianggap kontan/tunai jika
dilakukan tidak lebih dari tiga puluh hari (30 hari) setelah barang diterima. Pembayaran yang

35
dilakukan dengan cek juga dianggap sebagai pembayaran tunai.
4. Pembayaran kemudian, yaitu pembayaran yang dilakukan beberapa lama kemudian setelah
barang diterimanya. Dalam hal ini, penjual member kepercayaan atau kredit kepada pembeli,
kredit ini disebut kredit penjual.

MATERI PEMBELAJARAN KD.3.4 DAN KD.4.4


A. KOMPETENSI INTI (KI)
KI 3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.
KI 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolahsecara mandiri, dan mampu melaksanakan
tugas spesifik dibawah pengawasan langsung.
KD. 3.4 Menerapkan logika dan operasi perhitungan data
4.4 Mengoperasikan perangkat lunak pengolah angka
IPK. 3.4.1 Menjelaskan urutan kerja operasi matematika
3.4.2 Mengurutkan operasi matematika
3.4.3 Menentukan penggunaan fungsi logika IF, AND, OR, ELSE pada perhitungan berkondisi
3.4.4 Menyalin nilai berdasarkan referensi nilai sel dan referensi alamat sel
3.4.5 Memodifikasi sel
4.4.1 Menggunakan formula pada pemrosesan data
4.4.2 Menampilkan data dalam bentuk grafis

B. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menjelaskan urutan kerja operasi
matematika
2. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat mengurutkan operasi matematika

36
3. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menentukan penggunaan fungsi logika IF,
AND, OR, ELSE pada perhitungan berkondisi
4. seteah dilakukan diskusi peserta didik dapat menyalin nilai berdasarkan referensi nilai sel
dan referensi alamat sel
5. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat memodifikasi sel
6. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menggunakan formula pada pemrosesan
data
7. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat meampilkan data dalam bentuk grafis

C. MATERI
1. Operasi perhitungan matematika
2. Perangkat lunak pengolah angka
3. Fungsi logika pada perangkat lunak pengolah angka
4. Referensi berdasarkan sel
5. Referensi berdasarkan nilai
6. Grafik dan diagram

D. Materi pembelajaran

1. Operator Matematika
Dalam pemrograman kita tidak hanya sekedar mempelajari bahasa pemrogramannya saja, banyak
hal yang harus dipelajari seperti salah satunya adalah Operator Matematika. Dalam bahasa
pemrograman Operator Matematika dapat diartikan sebagai symbol yang digunakan untuk melakukan
operasi terhadap nilai data. Operator dalam bahasa pemrograman dapat berupa karakter ataupun
berupa kata khusus yang melambangkan satu operasi tertentu, misalnya operator untuk operasi
penjumlahan (+), pengurangan(-),pembagian(/),perkalian(*) dan sebagainya.

1.Operator Aritmatika
Operator Matematika yaitu operator yang digunakan untuk operasi matematis terhadap suatu nilai data.
Ada beberapa operator aritmatika yang dapat digunakan dalam pemrograman antara lain :
a. Pangkat ( Eksponen)
Pemangkatan atau eksponen banyak digunakan dalam operasi komputer, eksponen mempunyai
operator carret(^) dan sintaksnya adalah sebagai berikut :
Eksponen = bilanngan1^bilangan2
Contoh :
Eksponen = 5^2 hasilnya = 25
Eksponen = 3^2 hasilnya = 9 Eksponen = 2^-
2 hasilnya = 0,25
B. Perkalian
Perkalian digunakan untuk mengalikan dua buah bilangan atau lebih, simbolnya (*) dan sintaksnya
dalam pemrograman adalah :
Perkalian = bilangan1 * bilangan2
Contoh :
Perkalian = 2 * 2 hasilnya = 4 Perkalian = 5 *
5 hasilnya = 25

37
C. Pembagian
Pembagian digunakan untuk melakukan operasi pembagian terhadap bilangan, simbolnya (/) dan
sintaksnya : Pembagian = bilangan1 / bilangan2
Contoh :
Pembagian = 4 / 2 hasilnya = 2
Pembagian = 5 / 2 hasilnya = 2,5
d. Penjumlahan
Penjumlahan (+) digunakan untuk melakukan operasi penjumlahan pada bilangan, sintaksnya :
Penjumlahan = bilangan1 + bilangan2
Contoh :
Penjumlahan = 4 + 2 hasilnya = 6 Penjumlahan = 5 + 5
hasilnya = 10
e. Pengurangan
Pengurangan (-) digunakan untuk melakukan operasi pengurangan terhadap bilangan, sintaksnya :
Pengurangan = bilangan1 – bilangan2
Contoh :
Pengurangan = 4 – 2 hasilnya = 2 Pengurangan = 5 – 2
hasilnya = 3

2. Operator Logika
Operator Logika adalah operator yang digunakan untuk membandingkan suatu perbandingan tertentu,
simbol-simbol yang digunakan antara lain :
Dan = Operasi bernilai True jika kedua syarat benar
Or = Operasi bernilai True jika salah satu syarat benar
Not = Kebalikan dari, Misalkan jika A = True maka Not A = False
a.Operator Perbandingan
Operator Perbandingan digunakan untuk membandingkan nilai-nilai data, antara lain :
Samadengan ( = )
Tidak Samadengan ( )
Lebih Kecil ( )
Lebih Kecil Samadengan ( = )
b. Operator Matematika dalam Rumus Excel
1. Setiap penulisan rumus Excel harus diawali dengan tanda (=) atau bisa jugadengan tanda (+)
2. Penggunaan tanda baca pemisah antar syarat harus memperhatikan se ingpengaturan bahasa pada
Control Panel anda, apabila se ingnya bahasa Indonesian maka menggunakan tanda titik koma ( ; ),
sedangkan bila se ingnya adalah English (United States) maka menggunakan tanda koma ( , )
Berikut adalah operator matematika yang digunakan dalam penulisan rumus dalam Excel

38
Demikianlah daftar operator matematika yang akan digunakan dalam penulisan rumus Excel, sebaiknya
kita memahami dulu operator tersebut sebelum melangkah ke penggunaan rumus.
3.Menentukan penggunaan fungsi logika IF, AND, OR, ELSE pada perhitungan berkondisi
a. Menggunakan IF dengan fungsi AND, OR dan NOT
Fungsi IF memungkinkan Anda membuat perbandingan logika antara nilai dan apa yang diharapkan
dengan menguji kondisi dan mengembalikan hasil jika kondisi tersebut True atau False.
=IF(Sesuatu adalah Benar, lakukanlah sesuatu, jika tidak lakukanlah hal lain)
Namun bagaimana jika Anda perlu untuk menguji beberapa kondisi, ketika anggaplah semua kondisi
harus True atau False (AND), atau hanya satu kondisi harus True atau False (OR), atau jika ingin
memeriksa jika suatu
kondisi NOT (tidak) memenuhi kriteria Anda? Ketiga fungsi dapat digunakan sendiri-sendiri, tetapi
rumus-rumus tersebut lebih umum dipasangkan dengan fungsi IF.
Detail Teknis
Berikut gambaran umum tentang cara menyusun
fungsi AND, OR dan NOT secara individu. Ketika Anda menggabungkan masingmasing rumus dengan
pernyataan IF, rumus dibaca seperti ini:
AND – =IF(AND(Sesuatu adalah True, Sesuatu yang lain adalah True), Nilai jika True, Nilai jika False)
OR – =IF(OR(Sesuatu adalah True, Sesuatu yang lain adalah True), Nilai jika
True, Nilai jika False)
NOT – =IF(NOT(Sesuatu adalah True), Nilai jika True, Nilai jika False)
Contoh
Berikut contoh beberapa pernyataan IF(AND()), IF(OR()) dan IF(NOT()) bertumpuk yang umum. Fungsi
AND dan OR dapat mendukung hingga 255 kondisi individu, tetapi hal ini bukan merupakan praktik yang
baik untuk menggunakan lebih dari beberapa karena menjadi kompleks, rumus bertumpuk akan sangat
sulit dibuat, diujikan dan dipertahankan. Fungsi NOT hanya mengambil satu kondisi.
39
Berikut rumus yang dieja sesuai dengan logikanya:

Rumus Deskripsi
=IF(AND(A2>0,B2<100),TRUE, FALSE) IF A2 (25) lebih besar dari 0, AND (dan) B2
(75) lebih kecil dari 100, lalu mengembalikan
TRUE, jika tidak mengembalikan FALSE. Dalam
ha ini, kedua kondisi adalah benar, sehingga
TRUE dikembalikan.

=IF(AND(A3=”Red”,B3=”Green”),TRUE,FALSE) Jika A3 (“Biru”) = “Merah”, AND (dan) B3


(“Hijau”) sama dengan “Hijau” lalu
mengembalikan TRUE, jika tidak mengembalikan
FALSE. Dalam hal ini hanya kondisi pertama yang
benar, maka FALSE dikembalikan
=IF(OR(A4>0,B4<50),TRUE, FALSE) IF A4 (25) lebih besar dari 0, OR (atau) B4 (75)
lebih kecil dari 50, lalu mengembalikan TRUE, jika
tidak mengembalikan FALSE. Dalam hal ini,hanya
kondisi pertama yang TRUE, namun karena OR
hanya memerlukan satu argumen yang benar,
rumus mengembalikan TRUE.
=IF(OR(A5=”Red”,B5=”Green”),TRUE,FALSE) IF A5 (“Biru”) sama dengan “Merah”,OR (atau) B5
(“Hijau”) sama dengan“Hijau” lalu
mengembalikan TRUE, jika tidak mengembalikan
FALSE. Dalam hal ini, argumen kedua adalah
True, sehingga rumus mengembalikan TRUE.
=IF(NOT(A6>50),TRUE,FALSE) IF A6 (25) NOT (tidak) lebih besar dari 50, lalu
mengembalikan TRUE, jika tidak
mengembalikan FALSE. Dalam hal ini, 25 tidak
lebih besar dari 50, sehingga rumus
mengembalikan TRUE.
=IF(NOT(A7=”Red”),TRUE,FALSE) IF A7 (“Biru”) NOT (tidak) sama dengan
“Merah”, lalu mengembalikan TRUE, jika tidak
mengembalikan FALSE.
KD 4.4 Mengoperasikan perangkat lunak pengolah angka.
4.4.1 Menggunakan formula pada pemrosesan data.
A. Formula
Formula adalah rumus yang berisi kombinasi penambahan, pengurangan, perkalian, pembagian, dan
sebagainya yang dapat kita buat sendiri. Sebuah formula harus diawali dengan tanda “sama dengan”
(=). Pada program excel operator matematis yang sering digunakan untuk membuat formula adalah
sebagai berikut :
Lihat Tabel di bawah ini :

40
Cara membuat formula pada Microsoft excel
langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1. Tempatkan kursor pada alamat sel yang diinginkan
2. Ketik tanda “sama dengan” (=)
3. Ketik formulanya
4. Tekan enter.
Mengedit Formula
Ada kalanya kita salah ketik pada saat membuat formula, sehingga hasil yang didapat tidak sesuai
dengan harapan kita. Misalkan yang seharusnya kita memasukkan formula =d5+d7+d8 tetapi salah ketik
menjadi =d5+d7+d9. Ini tentu excel akan menampilkan hasil penjumlahan yang salah.
Untuk mengedit formula caranya adalah :
1. Klik sel dimana terdapat formula
2. Tekan F2 tombol keyboard
3. Lakukan pembetulan yang salah ketik
4. Tekan enter
B. Fungsi
Fungsi adalah formula-formula yang sudah disediakan oleh program Microsoft excel dan siap untuk
digunakan. Biasanya terdiri atas nama fungsi dan satu atau lebih alamat sel.
Contoh fungsi salah satunya adalah =AVERAGE , yaitu fungsi untuk mencari ratarata. Bagi sekolah, fungsi
AVERAGE dipergunakan untuk menentukan Nilai ratarata.
4.4.2 Menampilkan data dalam bentuk grafis.

41
Latihan Soal
NO SOAL
1 Dalam melakukan pengelolaan informasi digital terdapat beberapa perangkat lunak yang
dapat digunakan sesuai dengan keperluan. Perangkat lunak yang digunakan untuk
pengolah angka adalah… .

a. Ms. Word
b. Ms. PowerPoint
c. Ms. Excel
d. Notepad
e. Wordpad
2 Seseorang dapat membuat table dalam Ms. Excel dengan cara menggabungkan beberapa
sel sesuai dengan format yang dibutuhkan. Menu yang digunakan untuk menggabungkan
beberapa sel menjadi kolom atau baris disebut… .

a. Table
b. Formula

42
c. Wrap text
d. Format cells
e. Marge and center
3 Sebagai perangkat lunak pengolah angka, Ms. Excel memiliki beberapa macam format
nomor yang dapat disesuaikan dengan data yang akan ditambahkan, salah satunya format
‘currency’ yang digunakan untuk… .

a. Teks
b. Pecahan
c. Mata uang
d. Angka decimal
e. Tanggal dan jam
4 Salah satu fitur yang paling hebat di Excel adalah kemampuan untuk menghitung informasi
numeric menggunakan rumus (formula). Operator yang digunakan untuk operasi perkalian
di Excel adalah… .

a. +
b. –
c. *
d. /
e. ^
5 Untuk mengoperasikan suatu data di Excel disediakan beberapa rumus (fungsi) yang dapat
digunakan sehingga dapat mempercepat waktu pengerjaan. Fungsi yang digunakan untuk
menentukan nilai terendah suatu data adalah… .

a. SUM
b. MIN
c. MAX
d. AVERAGE
e. COUNT
6 Untuk mengoperasikan suatu data di Excel disediakan beberapa rumus (fungsi) yang dapat
digunakan sehingga dapat mempercepat waktu pengerjaan. Fungsi yang digunakan untuk
menentukan banyaknya data numeric pada suatu range adalah… .

a. SUM
b. MIN
c. MAX
d. AVERAGE
e. COUNT
7

Penulisan yang benar untuk menghitung nilai rata-rata siswa yang bernama ‘Delta Arlintha’
adalah… .

a. =SUM(C5:C10)
b. =SUM(C7:G7)
c. =AVERAGE(C5:C10)
d. =AVERAGE(C7:G7)
e. =AVERAGE(C7-G7)

43
8

Untuk menetukan nilai tertinggi dari semua data numeric yang terdapat pada table
adalah… .

a. =MIN(C5:G10)
b. =MIN(C5-G10)
c. =COUNT(C5:G10)
d. =MAX(C5-G10)
e. =MAX(C5:G10)
9

Matematika
B. Inggris
B. Indonesia
Simdig
IPA
TA G A Z AN
ESI EN TH O NO AID W
G N Y
D A LI AH AW ETI A
I NA HA AR I C L M S
AL
V
RI
D
E LTA
SR AFI E DI
D K D

Penyajian data di Excel dapat dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai jenis
diagram. Jenis diagram yang sesuai dengan contoh diatas adalah… .

a. Batang
b. Kolom
c. Donat
d. Garis
e. Pie
10 Fungsi logika yang digunakan untuk melakukan pemilihan berdasarkan kondisi tertentu
adalah… .

a. OR
b. IF
c. AND
d. ELSE
e. NAN
Penilaian Keterampilan

Buatlah table seperti contoh dibawah ini !

3. Buatlah table yang terdiri dari 6 kolom dengan menggunakan menu “Marge and Center”!
4. Isilah table sesuai dengan jumlah anggota kelas!
5. Isilah sel yang diberi warna merah menggunakan fungsi dasar yang ada di dalam excel!
6. Simpan file dan beri nama sesuai kelompok!

44
45
Buatlah diagram berdasarkan table yang telah kalian buat sebelumnya. Diagram menunjukkan nilai dari
setiap siswa (lihat contoh)!

1. Buka kembali file excel yang telah dibuat


2. Pilih 10 data (nama, uts, uas, praktikum dan jumlah nilai) yang akan dijadikan tampilan diagram !
3. Pilih diagram yang diinginkan dan edit legend yang terdapat pada diagram!

A. KOMPETENSI INTI (KI)

46
KI 3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural
dalam ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan
kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah.

KI 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolahsecara mandiri, dan mampu melaksanakan
tugas spesifik dibawah pengawasan langsung.

B. KOMPETENSI DASAR (KD)

3 . 5 Menganalisis fitur yang tepat untuk pembuatan slide


4.5 Membuat slide untuk presentasi
C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)
3.5.1 Menjelaskan fitur- fitur untuk pembuatan slide
3.5.2 Menentukan fitur yang digunakan pada perangkat lunak pembuatan slide
3.5.3 Menganalisis slide sesuai dengan pesan yang disampaikan
4.5.1 Menggunakan fitur perangkat lunak pembuatan slide
4.5.2 Membuat slide presentasi dilengkapi dengan transisi dan animasi

c. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menjelaskan fitur-fitur untuk pembuatan slide

2. Setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menentukan fitur yang digunakan pada perangkat
lunak pembuatan slide

3. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menganalisis slide susuai dengan pesan yang
disampaikan

4. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat menggunakan fitur perangkat lunak pembuatan slide

5. setelah dilakukan diskusi peserta didik dapat membuat slide presentasi dilengkapi dengan transisi
dan animasi

d. MATERI PEMBELAJARAN
1. Fitur-fitur perangkat lunak pembuatan slide
2. Teknik pembuatan slide

E.MATERI PEMBELAJARAN

47