Anda di halaman 1dari 6

III.

Alat dan Bahan


Alat yang digunakan : Bahan yang digunakan :

1. Mortit dan stamper


2. Spatula
3. Gelas kimia 100 mL, 500 mL
4. Labu takar 250 mL, 100 mL
5. Gelas ukur 100 mL
6. Pipet tetes
7. Pipet volum 10 mL
8. Pipet ukut 5 mL, 10 mL
9. Corong gelas
10. Batang pengaduk
11. Botol semprot
12. Kuvet Shimadzu 1. Tablet vitamin C (Vitacimin)
13. Spektrofotometer UV-Vis Shimadzu 2. Aquades
14. Neraca analitik 3. Asam askorbat

IV. Prosedur Kerja


1. Pembuatan Kurva Standar

2. Penentuan Kadar Vitamin C


3. Data dan Perhitungan
 Pengujian Statistik dengan SPSS (aras keberartian 5%)

Model Summary

Std. Error
R Adjusted R of the
R Square Square Estimate
Model

.983 .978 .03583


1 .992a

Koefisien korelasi R = 0,992 > dari 0,95 Dengan demikian


grafik linear tesebut sangat bagus karena mendekati 1,00

ANOVAa

Sum of Mean
Squares df Square F Sig.
Model

.230 1 .230 178.742


Regression .001b

.004 3 .001
Residual

.233 4
1 Total

Nilai F hitung = 178,742 dan nilai F tabel sebesar 6,60

Dengan melihat nilai F hitung > daripada F table berarti H0 ditolak sehingga grafik
linear tersebut dapat diterima Selain itu nilai signifikannya kurang dari 0,05 yakni
sebesar 0,001 sehingga grafik dapat diterima

Coefficientsa

Standardize
d 95.0%
Unstandardize Coefficient Confidence
d Coefficients s Interval for B

Lowe Uppe
r r
Std. Boun Boun
B Error Beta t Sig. d d
Model

-
.03 - .34
1 .028 1.124 3 -.120 .057
(Constant)

.03 13.36 .00


Konst_vitC_pp 8 .003 .992 9 1 .029 .047
1 m
Persamaan regresi yang diperoleh adalah y = 0,038x-0,031

 Pengujian Pencilan (outlier)

 Perhitungan kadar vitamin C dalam sampel


Absorbansi sampel : 0,596
y = 0,0379x – 0,0312
0,506 = 0,0379x – 0,0312
0,5372 = 0,0379x
x = kadar vit. C = 14,17 ppm
Konsentrasi vitamin C dalam sampel sebenarnya :
= pengenceran x konsentrasi
= 200 x 14,17 ppm = 2834 ppm
Konsentrasi sampel = 8000 ppm
Kadar vitamin C dalam sampel :
=(konsentrasi vitamin C dalam sampel/konsentrasi sampel) x 100%
= (2834/8000) x 100% = 35,43 %