Anda di halaman 1dari 23

PANDUAN PELAYANAN GERIATRI

RSU MITRA PARAMEDIKA


JL. RAYA NGEMPLAK KEMASAN WIDODOMARTANI
NGEMPLAKSLEMAN
YOGYAKARTA

i
KATA PENGANTAR

Rasa syukur yang tak terhingga kami panjatkan kepada Allah Yang Maha Esa, yang telah
membukakan pintu rahmat- Nya.Berkat bantuan dari berbagai pihak, pembuatan Panduan
Pelayanan Geriatri Di RSU Mitra Paramedika ini dapat diselesaikan. Untuk itu penyusun
menyampaikan terimakasih kepada yang terhormat dr. Ichsan Priyotomo selaku Direktur Rumah
Sakit Umum Mitra Paramedika.
Dalam meningkatkan kesehatan di Indonesia, khususnya pada usia geriatri di Rumah
Sakit Umum Mitra Paramedika agar terciptanya masyarakat yang sehat.
Penyusun menyadari bahwa penyusunan Panduan Pelayanan Geriatri di RSU Mitra
Paramedika ini masih jauh dari kesempurnaan.Oleh sebab itu penyusun mengharapkan saran dan
kritik yang bersifat membangun guna perbaikan penulisan laporan selanjutnya.Semoga dalam
Panduan Pelayanan Geriatri ini bermanfaat dan memberi sumbangan positif terhadap semua
pembaca.

Sleman, 01 Februari 2019

TIM GERIATRI

ii
DAFTAR ISI

Halaman
HALAMAN JUDUL i
KATA PENGANTAR ii
DAFTAR ISI iii
SK DIREKTUR TENTANG BUKU PANDUAN PELAYANAN GERIATRI iv
BAB I. DEFINISI 1
BAB II. RUANG LINGKUP 2
BAB III. TATA LAKSANA 4
BAB IVDOKMENTASI 16
BAB V PENUTUP 17

iii
PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MITRA PARAMEDIKA
TENTANG
PANDUAN PELAYANAN GERIATRI DI RSU MITRA PARAMEDIKA
NOMOR : 001/PER-DIR/RSUMP/II/2019

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM MITRA PARAMEDIKA

Menimbang :
a. bahwa rumah sakit umum mitra paramedika perlu untuk selalu meningkatkan
pelayanan kepada pelanggan melalui peningkatan mutu secara
berkesinambungan;
b. bahwa akreditasi rumah sakit merupakan salah satu instrumen peningkatan
mutu berkelanjutan dan kewajiban bagi rumah sakit sesuai ketentuan
pemerintah;
c. bahwa dalam pelaksanaan dan persiapan akreditasi diperlukan berbagai
panduan.
Mengingat :
1. Undang - Undang No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan;
2. Undang- Undang No. 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit;
3. Undang- Undang No. 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran.
4. PERMENKES RI No 79 Tahun 2014 Tentang Penyelengaraan Pelayanan
Geriatri di Rumah Sakit
MEMUTUSKAN
Menetapkan :
KESATU : PANDUAN PELAYANAN GERIATRI DI RSU MITRA
PARAMEDIKA.
KEDUA : Panduan Pelayanan Geriatri di RSU Mitra Paramedika sebagaimana
terlampir dalam surat keputusan ini dimaksud dalam Diktum pertama
harus dijadikan acuan dalam memberikan pelayanan di Rumah Sakit
Umum Mitra Paramedika.
KETIGA : Peraturan ini berlaku sejak ditetapkannya dan apabila dikemudian
hari ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan
perbaikan sebagaimana mestinya.

iv
Ditetapkan di:Sleman
Pada Tanggal: 01 Februari 2019
Direktur

dr. Ichsan Priyotomo


NIK : 8710.1302.042.1

v
BAB I
DEFINISI

1. Gerontologi adalah cabang ilmu yang membahas/menangani tentang proses penuaan/masalah


yang timbul pada orang yang berusia lanjut.
2. Pasien Geriatri adalah orang tua berusia diatas 60 tahun yang memiliki penyakit lebih dari
dua/ majemuk/multipatologi akibat gangguan fungsi jasmani dan rohani, dan atau kondisi
sosial yang bermasalah.
3. Konsep/ pengertian secara bertingkat dari mundurnya kemandirian lansia yaitu:
a. Hambatan (impairment) adalah setiap kehilangan atau kelainan, baik psikologik,
fisiologik, maupun struktur atau fungsi anatomic;
b. Disabilitas adalah semua restriksi atau kekurangan dalam kemampuan untuk melakukan
kegiatan yang dianggap dapat dilakukan oleh orang normal.
c. Handicap adalah ketidakmampuan seseorang sebagai akibat impairment/ disabilitas
sehingga membatasi nya untuk melaksanakan peranan hidup secara normal
(berhubungan erat dengan usia, jenis kelamin, dan faktor-faktor sosial budaya).
4. Assessment Geriatri adalah suatu proses pendekatan multidisiplin untuk menilai aspek
medic, fungsional, psikososial, dan ekonomi penderita usia lanjut dalam rangka menyusun
program pengobatan dan pemeliharaan kesehatan yang rasional.
5. Tim Geriatri adalah suatu tim multidisipliner yang bekerja secara multidisipliner,
interdisipliner untuk menangani masalah kesehatan usia lanjut.
6. Pelayanan geriatric adalah pelayanan kesehatan usia lanjut dengan pendekatan interdisiplin
yang mencakup aspek medik promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif serta aspek sosial
dan psikologik pada pasien usia lanjut.
7. Pelayanan Geriatri Sederhana adalah suatu bentuk pelayanan geriatri yang mempunyai
kegiatan hanya berupa paling sedikit rawat jalan dan kunjungan rumah (home care).

1
BAB II
RUANG LINGKUP

A. Ruang Lingkup Pelayanan di RSU Mitra Paramedika termasuk dalam kategori Pelayanan
Geriatri tingkat sederhana yang meliputi :
1. Dokter spesialis penyakit dalam;
2. Dokter spesialis lainnya sesuai dengan jenis penyakit Pasien Geriatri;
3. Dokter umum yang telah mendapat pelatihan geriatric;
4. Perawat yang telah mengikuti pelatihan keperawatan gerontik atau pelatihan
keterampilan inteligensia;
5. Apoteker;
6. Tenaga gizi;
7. Tim rehabilitasi medic, minimal fisioterapis.
8. Pelayanan Kesehatan Warga lanjut usia di Masyarakat berbasis rumah sakit berupa
edukasi dan homecare .

B. Yang Perlu Mendapatkan Pelayanan Geriatri


1. Menderita lebih dari satu penyakit kronis atau degenerative dengan atau tanpa disertai
penyakit akut.
2. Menghadapi kesulitan untuk berjalan (instability), mengalami jatuh (falls), atau
imobilisasi (bedridden);
3. Menghadapi masalah untuk merawat diri sendiri (self care). Seperti kesulitan makan atau
berpakaian.
4. Mengalami penurunan daya ingat (memory) dini atau gangguan tingkah laku (behavior)
dini;

5. Masalah kesehatan lain seperti osteoporosis, penyakit Parkinson, arthritis, gangguan


berkemih (inkontinensia urine), atau gangguan buang air besar.

C. Prinsip - Prinsip Pelayanan Geriatri sebagai berikut:


1. Pendekatan menyeluruh (biopsikososialspiritual);
2. Orientasi terhadap kebutuhan klien;
3. Diagnosis secara terpadu;
4. Team work (koordinasi);
5. Melibatkan keluarga dalam pelaksanaan nya.

2
D. Kriteria Pelayanan Lansia :
1. Komperhensif, adanya dukungan financial yang adekuat, perawatan sehari-hari,
pelayanan kesehatan yang memadai, pendidikan kesehatan, perawatan keluarga,
kebutuhan rekreasi dan aktifitas fisik dan pelayanan transportasi.
2. Adanya kerjasama/terkoordinasi lintas program/sektoral;
3. Mudah dijangkau;
4. Memperhatikan kualitas pelayanan.

3
BAB III
TATA LAKSANA

A. PELAYANAN GERIATRI
1. Pelayanan Pasien Geriatri di RSU Mitra Paramedika
a. Setiap pasien geriatri yang akan memperoleh pelayanan di RSU Mitra Paramedika
wajib melakukan pendaftaran di loket pendaftaran rawat jalan, dengan prosedur
sebagaimana ditetapkan.
b. Setelah mendaftar pasien ditriase di setiap poliklinik/ UGD
c. Dilakukan asessment geriatri komperhensif oleh tim terpadu geriatri
Masalah geriatri :
1) Kondisi medis umum
2) Status fungsional psikiatri, status mental, fungsi kognitif.
3) Sosial dan lingkungan
d. Rencana tata laksana komperhensif oleh tim terpadu poli geriatri
e. Rawat jalan :
1) Asessment dan konsultasi
2) Kuratif
3) Intervesi psikososial
4) Rehabilitasi
f. Homecare
2. Jenis Pelayanan Geriatri Rawat Jalan
a. Klinik Geriatri
1) Tempat ini memberikan jasa pengadaan assesmen,
2) Tindakan kuratif sederhana dan konsultasi bagi penderita rawat jalan,
b. Kegiatan pelayanan warga lansia di masyarakat berbasis rumah sakit berupa tindakan
promotif,preventif,kuratif sederhana, dan konsultasi berupa:
1) Edukasi
Kordinasi tim PKRS dalam penyelengaarannya
2) Homecare
3. Assesment Geriatri
Assesment Geriatri di RSU Mitra Paramedika meliputi:
a. pendekatan multidisiplin untuk menilai aspek medic, fungsional, psikososial, dan
ekonomi penderita usia lanjut.
b. menyusun program pengobatan dan pemeliharaan kesehatan yang rasional.
c. Asessement ini bersifat tidak sekedar multi-disiplin tetapi juga interdisiplin dengan
koordinasi serasi antar disiplin dan lintas pelayanan kesehatan.

4
4. Tata Laksana Assesment Lansia :
Assessment Lansia adalah suatu rangkaian kegiatan proses keperawatan yang:
a. Ditujukan kepada usia lanjut;
b. Meliputi kegiatan pengajian, dengan memperhatikan kebutuhan fisik,psikologis,
sosial dan spiritual;
c. Menganalisis masalah dan merumuskan diagnosis keperawatan;
d. Membuat perencanaan;
e. Melaksanakan implementasi dan melakukan evaluasi.
5. Tujuan Assesment Usia Lanjut:
a. Menegakkan :
1) Diagnosis kelainan fisik/psikis yang bersifat fisiologik;
2) Diagnosis kelainan fisik/psikis yang bersifat patologik;
3) Dan melakukan terapi atas kelainan tersebut.
b. Menegakkan adanya gangguan organ/sistem, ketidakmampuan dan ketidakmampuan
sosial untuk dapat dilakukan terapi dan/atau rehabilitasi.
c. Untuk mengetahui sumber daya sosial ekonomi dan lingkungan yang dapat digunakan
untuk penatalaksanaan penderita tersebut.
6. Formulir Assessment Medis Geriatri

FORMAT PENGKAJIAN LANSIA


ADAPTASI TEORI MODEL CAROL A MILLER
STIKES SURYA MITRA HUSADA KEDIRI

Nama wisma : Tanggal Pengkajian :

1. IDENTITASKLIEN :
Nama : ...................................................................................................................................
Umur : ...................................................................................................................................
Agama : ...................................................................................................................................
Alamat asal : ...................................................................................................................................
Tanggal datang : .......................................... Lama Tinggal di Panti ...................................................
2. DATA :
KELUARGA
Nama : ..................................................................................................................................
Hubungan : ..................................................................................................................................
Pekerjaan : ..................................................................................................................................
Alamat : ...................................................................Telp : ...................................................
3. STATUS KESEHATAN SEKARANG :
Keluhan utama:

Pengetahuan, usaha yang dilakukan untuk mengatasi keluhan:

5
Obat-obatan:

4. AGE RELATED CHANGES(PERUBAHAN TERKAIT PROSES MENUA) :

FUNGSI FISIOLOGIS

1. Kondisi Umum
Ya Tidak
Kelelahan :
Perubahan BB :
Perubahan nafsu makan :
Masalah tidur :
Kemampuan ADL :
KETERANGAN : ......................................................................................................
......................................................................................................

2. Integumen
Ya Tidak
Lesi / luka :
Pruritus :
Perubahan pigmen :
Memar :
Pola penyembuhan lesi :
KETERANGAN : ..........................................................................................................
..........................................................................................................

3. Hematopoetic
Ya Tidak
Perdarahan abnormal :
Pembengkakan kel. :
limfe
Anemia :
KETERANGAN : .....................................................................................................

4. Kepala
Ya Tidak
Sakit kepala :
Pusing :
Gatal pada kulit kepala :
KETERANGAN : ...............................................................................................................................
...............................................................................................................................

5. Mata
Ya Tidak
Perubahan :
penglihatan
Pakai kacamata :
Kekeringan mata :

6
Nyeri :
Gatal :
Photobobia :
Diplopia :
Riwayat infeksi :
KETERANGAN : .........................................................................................................................
.........................................................................................................................

6. Telinga
Ya Tidak
Penurunan pendengaran :
Discharge :
Tinitus :
Vertigo :
Alat bantu dengar :
Riwayat infeksi :
Kebiasaan membersihkan telinga :
Dampak pada ADL : ..........................................................................................
KETERANGAN : ..........................................................................................
..........................................................................................

7. Hidung sinus
Ya Tidak
Rhinorrhea :
Discharge :
Epistaksis :
Obstruksi :
Snoring :
Alergi :
Riwayat infeksi :
KETERANGAN : ...................................................................................................................
...................................................................................................................

8. Mulut, tenggorokan
Ya Tidak
Nyeri telan :
Kesulitan menelan :
Lesi :
Perdarahan gusi :
Caries :
Perubahan rasa :
Gigi palsu :
Riwayat Infeksi :
Pola sikat gigi : ........................................................................................................

7
KETERANGAN : ........................................................................................................
........................................................................................................

9. Leher
Ya Tidak
Kekakuan :
Nyeri tekan :
Massa :
KETERANGAN : .........................................................................................................................
.........................................................................................................................

10. Pernafasan
Ya Tidak
Batuk :
Nafas pendek :
Hemoptisis :
Wheezing :
Asma :
KETERANGAN : ...................................................................................................................
...................................................................................................................

11. Kardiovaskuler
Ya Tidak
Chest pain :
Palpitasi :
Dipsnoe :
Paroximal nocturnal :
Orthopnea :
Murmur :
Edema :
KETERANGAN : ...............................................................................................................
...............................................................................................................

12. Gastrointestinal
Ya Tidak
Disphagia :
Nausea / vomiting :
Hemateemesis :
Perubahan nafsu makan :
Massa :
Jaundice :
Perubahan pola BAB :
Melena :
Hemorrhoid :
Pola BAB : ...........................................................................................................
KETERANGAN : ...........................................................................................................
...........................................................................................................

8
13. Perkemihan
Ya Tidak
Dysuria :
Frekuensi : .......................................................................................................
Hesitancy :
Urgency :
Hematuria :
Poliuria :
Oliguria :
Nocturia :
Inkontinensia :
Nyeri berkemih :
Pola BAK : ...........................................................................................................
KETERANGAN : ...........................................................................................................
...........................................................................................................

14. Reproduksi (laki-laki)


Ya Tidak
Lesi :
Disharge :
Testiculer pain :
Testiculer massa :
Perubahan gairah sex :
Impotensi :

Reproduksi (perempuan)
Lesi :
Discharge :
Postcoital bleeding :
Nyeri pelvis :
Prolap :
Riwayat menstruasi : ..............................................................................................
Aktifitas seksual :
Pap smear :
KETERANGAN : ...........................................................................................................
...........................................................................................................

15. Muskuloskeletal
Ya Tidak
Nyeri Sendi :
Bengkak :
Kaku sendi :
Deformitas :
Spasme :
Kram :

9
Kelemahan otot :
Masalah gaya berjalan :
Nyeri punggung :
Pola latihan : ............................................................................................
Dampak ADL : ..................................................................................................
KETERANGAN : ...........................................................................................................
...........................................................................................................

16. Persyarafan
Ya Tidak
Headache :
Seizures :
Syncope :
Tic/tremor :
Paralysis :
Paresis :
Masalah memori :
KETERANGAN : ...........................................................................................................
...........................................................................................................

5. POTENSI PERTUMBUHAN PSIKOSOSIAL DAN SPIRITUAL :


Psikososial YA Tidak
Cemas :
Depresi :
Ketakutan :
Insomnia :
Kesulitan dalam mengambil :
keputusan
Kesulitan konsentrasi :
Mekanisme koping : ................................................................................
................................................................................
Persepsi tentang kematian :...............................................................................................................
................................................................................................................
Dampak pada ADL
:.........................................................................................................................
.........................................................................................................................
Spiritual
 Aktivitas ibadah :................................................................................................................
................................................................................................................
 Hambatan :................................................................................................................

..................................................................................................................

10
KETERANGAN .............................................................................................................................
...........................................................................................................................................................

6. LINGKUNGAN :

 Kamar
:..........................................................................................................................................

 Kamar mandi
:...............................................................................................................................

 Dalam rumah.wisma
:...................................................................................................................

 Luar rumah
:.................................................................................................................................

7. NEGATIVE FUNCTIONAL CONSEQUENCES

1. Kemampuan ADL
Tingkat kemandirian dalam kehidupan sehari-hari (Indeks Barthel)
No Kriteria Dengan Mandir Skor
Bantuan i Yang
Didapat
1 Makan 5 10
2 Berpindah dari kursi roda ke tempat tidur, atau 5-10 15
sebaliknya
3 Personal toilet (cuci muka, menyisir rambut, gosok 0 5
gigi)
4 Keluar masuk toilet (mencuci pakaian, menyeka 5 10
tubuh, menyiram)
5 Mandi 0 5
6 Berjalan di permukaan datar (jika tidak bisa, dengan 0 5
kursi roda )
7 Naik turun tangga 5 10
8 Mengenakan pakaian 5 10
9 Kontrol bowel (BAB) 5 10
10 Kontrol Bladder (BAK) 5 10

2. Aspek Kognitif

MMSE (Mini Mental Status Exam)

N Aspek Nilai Nilai Kriteria


o Kognitif maksima Klie
l n
1 Orientasi 5 Menyebutkan dengan benar :
Tahun : ............................. Hari
:................................................
Musim : ............................ Bulan :
.............................................
Tanggal :
2 Orientasi 5 Dimanasekarangkitaberada ?

11
Negara: …………………… Panti :
………………………………..
Propinsi: ………………….. Wisma :
……………………………..
Kabupaten/kota :
…………………………………………………
….
3 Registrasi 3 Sebutkan 3 namaobyek (misal : kursi, meja,
kertas), kemudian ditanyakankepadaklien,
menjawab :
1) Kursi 2). Meja 3). Kertas
4 Perhatiandankalkula 5 Meminta klien berhitung mulai dari 100 kemudia
si kurangi 7 sampai 5 tingkat.
Jawaban :
1). 93 2). 86 3). 79 4). 72 5). 65
5 Mengingat 3 Mintaklienuntukmengulangiketigaobyekpadapoi
nke- 2 (tiappoinnilai 1)
6 Bahasa 9 Menanyakan pada klien tentang benda (sambil
menunjukan benda tersebut).
1). ...................................
2). ...................................
3). Minta klien untuk mengulangi kata berikut :
“ tidak ada, dan, jika, atau tetapi )
Klien menjawab :

Minta klien untuk mengikuti perintah berikut


yang terdiri 3 langkah.
4). Ambil kertas ditangan anda
5). Lipat dua
6). Taruh dilantai.
Perintahkan pada klien untuk hal berikut (bila
aktifitas sesuai perintah nilai satu poin.
7). “Tutup mata anda”
8). Perintahkan kepada klien untuk menulis
kalimat dan
9). Menyalin gambar 2 segi lima yang saling
bertumpuk

Total nilai 30
Interpretasihasil :
24 – 30 : tidakadagangguankognitif
18 – 23 : gangguankognitifsedang
0 - 17 : gangguankognitifberat
Kesimpulan :…………………………………………………………………………………..

3. Tes Keseimbangan
Time Up Go Test
No Tanggal Pemeriksaan Hasil TUG (detik)
1

12
Rata-rata Waktu TUG

Interpretasi hasil

Interpretasi hasil:
Apabila hasil pemeriksaan TUG menunjukan hasil berikut:
>13,5 detik Resiko tinggi jatuh
>24 detik Diperkirakan jatuh dalam kurun waktu 6
bulan
>30 detik Diperkirakan membutuhkan bantuan dalam
mobilisasi dan melakukan ADL
(Bohannon: 2006; Shumway-Cook,Brauer & Woolacott: 2000; Kristensen, Foss & Kehlet:
2007: Podsiadlo & Richardson:1991)
4. Kecemasan, GDS
Pengkajian Depresi
Jawaban
No Pertanyaan
Ya Tdk Hasil
1. Anda puas dengan kehidupan anda saat ini 0 1
2. Anda merasa bosan dengan berbagai aktifitas dan kesenangan 1 0
3. Anda merasa bahwa hidup anda hampa / kosong 1 0
4. Anda sering merasa bosan 1 0
5. Anda memiliki motivasi yang baik sepanjang waktu 0 1
8. Anda takut ada sesuatu yang buruk terjadi pada anda 1 0
7. Anda lebih merasa bahagia di sepanjang waktu 0 1
8. Anda sering merasakan butuh bantuan 1 0
9. Anda lebih senang tinggal dirumah daripada keluar melakukan 1 0
sesuatu hal
10. Anda merasa memiliki banyak masalah dengan ingatan anda 1 0
11. Anda menemukan bahwa hidup ini sangat luar biasa 0 1
12. Anda tidak tertarik dengan jalan hidup anda 1 0
13. Anda merasa diri anda sangat energik / bersemangat 0 1
14. Anda merasa tidak punya harapan 1 0
15. Anda berfikir bahwa orang lain lebih baik dari diri anda 1 0
Jumlah
(Geriatric Depressoion Scale (Short Form) dari Yesafage (1983) dalam Gerontological
Nursing, 2006)
Interpretasi :Jika Diperoleh skore 5 atau lebih, maka diindikasikan depresi
5. Status Nutrisi

Pengkajian determinan nutrisi pada lansia:


No Indikators score Pemeriksaan
1. Menderita sakit atau kondisi yang mengakibatkan perubahan 2
jumlah dan jenis makanan yang dikonsumsi

13
2. Makan kurang dari 2 kali dalam sehari 3
3. Makan sedikit buah, sayur atau olahan susu 2
4. Mempunyai tiga atau lebih kebiasaan minum minuman 2
beralkohol setiap harinya
5. Mempunyai masalah dengan mulut atau giginya sehingga tidak 2
dapat makan makanan yang keras
6. Tidak selalu mempunyai cukup uang untuk membeli makanan 4
7. Lebih sering makan sendirian 1
8. Mempunyai keharusan menjalankan terapi minum obat 3 kali 1
atau lebih setiap harinya
9. Mengalami penurunan berat badan 5 Kg dalam enam bulan 2
terakhir
10. Tidak selalu mempunyai kemampuan fisik yang cukup untuk 2
belanja, memasak atau makan sendiri
Total score
(American Dietetic Association and National Council on the Aging, dalam Introductory
Gerontological Nursing, 2001)
Interpretasi:
0 – 2 : Good
3 – 5 : Moderate nutritional risk
6 ≥ : High nutritional risk
(Yang di centangaja yang dijumlah)

6. Hasil pemeriksaan Diagnostik


No Jenis pemeriksaan Tanggal Hasil
Diagnostik Pemeriksaan

7. Fungsi sosial lansia

APGAR KELUARGA DENGAN LANSIA


Alat Skrining yang dapat digunakan untuk mengkaji fungsi sosial lansia
NO URAIAN FUNGSI SKORE
1. Saya puas bahwa saya dapat kembali pada keluarga (teman- ADAPTATION
teman) saya untuk membantu pada waktu sesuatu
menyusahkan saya
2. Saya puas dengan cara keluarga (teman-teman)saya PARTNERSHI
membicarakan sesuatu dengan saya dan mengungkapkan P
masalah dengan saya

14
3. Saya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya GROWTH
menerima dan mendukung keinginan saya untuk melakukan
aktivitas / arah baru
4. Saya puas dengan cara keluarga (teman-teman) saya AFFECTION
mengekspresikan afek dan berespon terhadap emosi-emosi
saya seperti marah, sedih/mencintai
5. Saya puas dengan cara teman-teman saya dan saya RESOLVE
meneyediakan waktu bersama-sama
Kategori Skor: TOTAL
Pertanyaan-pertanyaan yang dijawab:
1). Selalu : skore 22). Kadang-kadang : 1
3). Hampir tidak pernah : skore 0
Intepretasi:
< 3 = Disfungsi berat
4 - 6 = Disfungsi sedang
> 6 = Fungsi baik
Smilkstein, 1978 dalam Gerontologic Nursing and health aging 2005
ANALISA DATA
NO DATA ETIOLOGI MASALAH
KEPERAWATAN

DIAGNOSA KEPERAWATAN :

15
BAB IV
DOKUMENTASI

1. Assessment Medis Geriatri


2. SPO Pelayanan Pasien Geriatri

16
BAB V
PENUTUP

Panduan Pelayanan Geriatri di Rumah Sakit Umum Mitra Paramedika ini disusun agar
menjadi acuan dalam pengembangan kegiatan geriatric dan pengembangan Akreditas Rumah
Sakit yang berhubungan dengan pelayanan kesehatan. Panduan ini merupakan bagian yang tidak
terpisahkan dengan upaya meningkatkan mutu dan kualitas pelayanan Rumah Sakit.

17
18