Anda di halaman 1dari 22

LEMBAR KERJA

PESERTA DIDIK

Disusun Oleh:
Kurniati Maulany, S.Pd
BIOLOGI KELAS XI MIPA
SMA NEGERI 59 JAKARTA

KELOMPOK : ____________ KELAS : __________

NAMA ANGGOTA :
1. _____________________
2. _____________________
3. _____________________
4. _____________________
5. _____________________
6. _____________________
1
Page

PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG) DALAM JABATAN


UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2019
Kompetensi Dasar

3.3 Menganalisis keterkaitan antara struktur sel pada jaringan


tumbuhan dengan fungsi organ pada tumbuhan

4.3 Menyajikan data hasil pengamatan struktur jaringan dan


organ pada tumbuhan

INSTRUKSI

1. Setiap peserta didik baik individu maupun kelompok harus


membaca LKPD ini dengan seksama dan mengerjakan
pertanyaan-pertanyaan sesuai dengan instruksi yang diberikan.
2. Carilah informasi seputar struktur dan fungsi jaringan penyusun
organ pada tumbuhan dari berbagai sumber literatur.
3. Diskusikan persoalan atau permasalahan yang terdapat di dalam
LKPD ini dengan teman dalam kelompok.
4. Apabila terdapat hal yang tidak dimengerti atau sulit dipahami
mintalah bantuan kepada guru untuk menjelaskannya.
2
Page
LKPD - 1
Jaringan Tumbuhan
TUJUAN PEMBELAJARAN

Dengan berdiskusi dan menjawab pertanyaan di LKPD-1, peserta didik mampu


menjelaskan ciri dan fungsi struktur jaringan tumbuhan serta membandingkan
struktur berbagai jaringan tumbuhan.

TEORI SINGKAT
Jaringan tumbuhan adalah sekelompok sel yang mempunyai struktur dan fungsi yang sama.
Pada awal perkembangan tumbuhan semua sel melakukan pembelahan diri, akan tetapi pada
pertumbuhan dan perkembangan lebih lanjut, pembelahan sel menjadi terbatas hanya di bagian
khusus dari tumbuhan. Jaringan khusus tersebut tetap bersifat embrionik (selalu membelah).
Jaringan embrionik ini disebut meristem. Pada dasarnya, pembelahan sel dapat pula berlangsung
pada jaringan lain selain meristem, seperti pada korteks batang, tetapi jumlah pembelahannya
sangat terbatas. Sel-sel meristem akan tumbuh dan mengalami spesialisasi membentuk berbagai
macam jaringan yang tidak lagi mempunyai kemampuan untuk membelah diri dan jaringan ini
disebut dengan jaringan dewasa atau permanen.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN
1. Buatlah kelompok yang terdiri dari 6 orang. (kelompok asal)
2. Tentukanlah anggota kelompok yang akan mempelajari:
a. Jaringan meristem
b. Jaringan epidermis (jar. pelindung)
c. Jaringan parenkim (jar. dasar)
d. Jaringan kolenkim dan sklerenkim (jar. penyokong)
e. Jaringan xilem dan floem (jar. pengangkut)
f. Jaringan felem dan feloderm (jar.g)
3. Masing-masing anggota akan bergabung dengan anggota dari kelompok lain yang
memilih materi sama sesuai dengan pilihan yang akan membentuk kelompok ahli.
4. Kelompok ahli akan mendiskusikan materi sesuai dengan pilihan dan menjawab
beberapa pertanyaan dari LKPD.
5. Setelah berdiskusi dengan kelompok ahli, masing-masing anggota akan kembali ke
kelompok asal dan secara bergiliran menjelaskan materi yang sudah dipelajari
bersama dengan kelompok ahli, sehingga semua anggota kelompok asal dapat
memahami materi tentang struktur & fungsi dari jaringan tumbuhan secara
keseluruhan.

BAHAN DISKUSI
Jaringan tumbuhan dapat dibedakan menjadi jaringan meristem dan jaringan permanen.
Jelaskan dan berilah contoh dari masing-masing jaringan tersebut!
3
Page
JARINGAN MERISTEM

1. Jelaskan yang dimaksud dengan jaringan meristem!

2. Berdasarkan asal pembentukannya, jaringan meristem dapat dibedakan menjadi tiga macam
yaitu promeristem, meristem primer, dan meristem sekunder. Jelaskan masing-masing dari
ketiga macam jaringan meristem berdasarkan asal pembentukannya!

3. Perhatikan gambar berikut!

Tentukan dan jelaskan tiga macam jenis jaringan meristem berdasarkan letaknya!
4
Page
JARINGAN EPIDERMIS

1. Perhatikan gambar berikut ini!

Tentukan letak jaringan epidermis pada gambar penampang melintang akar dan penampang
membujur daun di atas!

2. Tuliskan empat ciri struktur dari jaringan epidermis!

3. Tuliskan fungsi dari jaringan epidermis!

4. Tuliskan dan gambarkan beberapa modifikasi epidermis yang terdapat pada akar, batang, dan
daun!
AKAR BATANG DAUN
Modifikasi Gambar Modifikasi Gambar Modifikasi Gambar
5
Page
JARINGAN PARENKIM

1. Perhatikan gambar berikut ini!

Tentukan letak jaringan parenkim pada penampang melintang batang monokotil di atas!

2. Mengapa jaringan parenkim dikatakan sebagai jaringan dasar?

3. Tuliskan enam ciri struktur dari jaringan parenkim yang membedakan dengan jaringan lain!

4. Terdapat beberapa jenis jaringan parenkim. Berdasarkan fungsinya, jaringan parenkim dapat
dibedakan menjadi lima macam. Jelaskan jenis-jenis parenkim tersebut dengan melengkapi
tabel di bawah ini!
No. Jenis Parenkim Penjelasan Fungsi Letak

1 Parenkim asimilasi

2 Parenkim makanan

3 Parenkim air

4 Parenkim udara

Parenkim
5
pengangkut

5. Apakah parenkim dapat bersifat merismatik?


6
Page
JARINGAN KOLENKIM DAN SKLERENKIM

1. Perhatikan gambar berikut!

Tunjukkan letak jaringan parenkim, kolenkim, dan sklerenkim!

2. Mengapa jaringan kolenkim dan sklerenkim disebut dengan jaringan penyokong?

3. Jelaskan ciri, fungsi, dan letak keberadaan dari jaringan kolenkim!

4. Jelaskan ciri, fungsi, dan letak keberadaan dari jaringan sklerenkim!

5. Jelaskan dua macam dari jaringan sklerenkim!


7
Page
JARINGAN XILEM DAN FLOEM

1. Perhatikan gambar berikut!

Lengkapilah bagian-bagian yang ditunjuk pada gambar!

2. Jelaskan komponen jaringan penyusun xilem!

3. Tuliskan tiga ciri dan fungsi dari jaringan xilem!

4. Jelaskan komponen jaringan penyusun floem!

5. Tuliskan tiga ciri dan fungsi dari jaringan floem!

6. Tuliskan perbedaan antara xilem dan floem dengan melengkapi tabel di bawah ini!
Perbedaan Xilem Floem
Tersusun atas sel yang
bersifat
Bahan penyusun dinding sel
Permeabilitas dinidng sel
8
Page

Arah pengangkutan
JARINGAN GABUS

1. Perhatikan gambar berikut!

Deskripsikan jaringan gabus sesuai dengan gambar di atas!

2. Jelaskan perbedaan antara felogen, felem, dan feloderm!

3. Sebutkan fungsi dari jaringan gabus!

4. Jaringan gabus terdapat pada tumbuhan yang masih muda atau tumbuhan tua? Mengapa?

5. Apakah jaringan gabus merupakan bagian dari pertumbuhan sekunder? Jelaskan arah
pertumbuhan dari kambium gabus!
9
Page
LKPD - 2
Organ Tumbuhan
TUJUAN PEMBELAJARAN

Dengan berdiskusi dan menjawab pertanyaan di LKPD-1, peserta didik mampu


menentukan jenis-jenis jaringan penyusun organ pada tumbuhan, menjelaskan
perbedaan anatomi tumbuhan monokotil dan dikotil, dan menganalisis keterkaitan
antara struktur sel pada jaringan dengan fungsi organ pada tumbuhan

TEORI SINGKAT
Organ adalah kumpulan jaringan yang secara bersama-sama melakukan tugas
tertentu. Organ tumbuhan terdiri atas akar, batang, daun, bunga, dan buah. Akar adalah
bagian tumbuhan berbiji yang berada di dalam tanah dan bentuknya meruncing sehinga
lebih mudah menembus tanah. Batang adalah salah satu organ tumbuhan berpembuluh
yang berfungsi sebagai penyangga. Daun adalah organ tumbuhan yang memiliki fungsi
utama untuk membuat makanan melalui proses fotosintesis.

LANGKAH-LANGKAH KEGIATAN
1. Buatlah kelompok yang terdiri dari 6 orang.
2. Diskusikanlah materi tentang organ tumbuhan sesuai dengan bahan diskusi yang
disajikan dalam LKPD serta Tabel Karpel Anatomi Tumbuhan yang diberikan oleh
guru.
3. Gunakanlah berbagai literatur baik dari buku maupun online, untuk menambah
wawasan. Salah satu sumber literatur tentang organ pada tumbuhan dapat diakses
melalui Scan QR code di bawah dengan menggunakan aplikasi QR Code Reader yang
dapat diunduh dari google play atau app store yang ada pada smartphone.

4. Tuliskan hasil diskusi kelompok pada kolom dan lembar karpel anatomi tumbuhan
yang telah disediakan!
5. Presentasikan hasil diskusi kalian di depan kelas!
6. Selama kegiatan berlangsung, dilarang membuka aplikasi yang tidak berkaitan dengan
pembelajaran!
10
Page
AKAR

1. Tuliskan tiga ciri-ciri dari akar yang membedakan dengan organ tumbuhan lainnya!

2. Tuliskan lima fungsi dari akar!

3. Dilihat dari morfologinya, akar dibedakan menjadi dua yaitu akar serabut dan akar
tunggang. Gambarkan dan jelaskan struktur dari dua jenis akar tersebut!
Pembeda Gambar Akar Keterangan

Tumbuhan
Monokotil

Tumbuhan
Dikotil

4. Organ akar terdiri dari berbagai struktur jaringan yang menyusunnya. Tentukan
bagian-bagian anatomi akar secara garis besar melalui gambar di bawah ini!
Pembeda Gambar Akar Keterangan
Tumbuhan 1.
…….. 2.
3.
4.
5.
6.
Tipe Pembuluh 7.
Angkut
…………………………

Tumbuhan A.
……..
B.

C.

Tipe Pembuluh D.
Angkut
………………………… E.
11
Page
BATANG

1. Tuliskan tiga ciri-ciri dari batang!

2. Tuliskan empat fungsi dari batang!

3. Gambarkan morfologi batang monokotil dan dikotil dan tuliskan perbedaan di antara
keduanya!

4. Organ batang terdiri dari berbagai struktur jaringan yang menyusunnya. Tentukan
bagian-bagian anatomi batang secara garis besar melalui gambar di bawah ini!
Pembeda Gambar Batang Keterangan
Tumbuhan 1.
……..
2.

3.

4.

5.

Tumbuhan A.
……..
B.

C.

D.

E.
12
Page
DAUN

1. Tuliskan lima fungsi dari daun!

2. Tentukan bagian-bagian daun pada gambar di bawah ini!

B
D

C E

3. Tentukan bagian-bagian anatomi daun secara garis besar melalui gambar di bawah ini!
Pembeda Gambar Daun Keterangan
Tumbuhan 3 2 1 1
……..
2

4 5 6

Tumbuhan 1
……..
2

5
13
Page
KUNCI JAWABAN
LKPD - 1
BAHAN DISKUSI
Jaringan meristem merupakan jaringan yang aktif membelah. Terdapat pada ujung-ujung
tumbuhan baik di bagian pucuk batang maupun ujung akar, namun adapula yang terdapat di
jaringan kambium.
Jaringan permanen merupakan jaringan yang sudah tidak aktif membelah. Terdapat di sebelah
atas atau bawah dari jaringan meristem. Contohnya jaringan epidermis, parenkim
(beberapa),kolenkim, sklerenkim, xilem, dan floem.

JARINGAN MERISTEM

1. Jaringan meristem dapat diartikan sebagai sekumpulan sel dengan bentuk dan fungsi yang
sama serta memiliki sifat meristematik.
2. Berdasarkan asal pembentukannya, jaringan meristem dapat dikelompokkan menjadi 3
macam, yaitu :
a. Promeristem adalah jaringan meristem yang telah ada ketika tumbuhan masih dalam
tingkat embrio.
b. Meristem primer merupakan jaringan meristem yang ditemukan pada tumbuhan dewasa
serta biasa ditemukan pada ujung batang (yang mengakibatkan tumbuhan bertambah
tinggi) dan ujung akar (yang mengakibatkan akar bertambah dalam/panjang).
c. Meristem sekunder yaitu jaringan meristem yang berasal dari jaringan yang telah
mengalami diferensiasi. Contoh : kambium (keluar membentuk kulit, ke dalam membentuk
kayu)
3. Meritem apikal
Meristem lateral
Meristem interkalar
Meristem apikal

Berdasarkan letaknya, jaringan meristem dibedakan menjadi 3 macam, yaitu :


a. Meristem apikal, terdapat pada ujung batang dan ujung akar yang kelak menghasilkan
pemanjangan batang dan akar. Meristem apikal mengalami pertumbuhan yang dikenal
sebagai pertumbuhan primer, dan menghasilkan jaringan yang dikenal dengan jaringan
primer.
b. Meristem lateral, menghasilkan pertumbuhan ke arah samping. Hasilnya yang Anda lihat
adalah batang dan akar semakin membesar/menebal. Pertumbuhan ini dinamai
pertumbuhan sekunder.Contoh : kambium vaskuler dan kambium gabus. Kambium
vaskuler berperan dalam penebalan selama pertumbuhan sekunder sedangkan kambium
gabus menghasilkan lapisan pelindung yang disebut periderm.
c. Meristem interkalar, Meristem interkalar dapat tetap aktif, tetapi dalam waktu yang lama
setelah sel-sel di ruas atas menjadi dewasa sepenuhnya. Pertumbuhan sel yang dilakukan
oleh meristem interkalar menyebabkan munculnya bunga.
14
Page
JARINGAN EPIDERMIS

1. Sesuai gambar
2. Epidermis memiliki beberapa ciri antara lain :
 terdiri dari sel-sel hidup
 berbentuk persegi panjang
 sel-selnya rapat tanpa ruang antarsel
 tidak memiliki klorofil kecuali sel penjaga stomata
 mampu membentuk modifikasi jaringan epidermis

3. Fungsi lapisan epidermis adalah melindungi bagian dalam organ bersangkutan dari keadaan
seperti hilangnya air karena penguapan, kerusakan mekanik, perubahan suhu, dan hilangnya
zat-zat makanan
4. Modifikasi Epidermis
AKAR BATANG DAUN
Modifikasi Gambar Modifikasi Gambar Modifikasi Gambar
Rambut Duri palsu Stomata
akar
Kaliptra Lentisel Trikoma
Kutikula

JARINGAN PARENKIM

1. Sesuai gambar
2. Jaringan Parenkim disebut juga jaringan dasar karena jaringan ini menyusun sebagian besar
jaringan baik pada akar, batang, daun, maupun buah
3. Ciri-ciri jaringan parenkim yang membedakanya dengan jaringan lain adalah :
 sel-selnya merupakan sel hidup yang berukuran besar dan tipis, serta umumnya berbentuk
segi enam
 memiliki banyak vakuola
 letak inti sel mendekati dasar sel
 mampu bersifat merismatik karena dapat membelah diri
 memiliki ruang antar sel yang banyak sehingga letaknya tidak rapat
4. Jenis-Jenis Parenkim
No. Jenis Parenkim Penjelasan Fungsi Letak
Parenkim asimilasi
terdiri dari sel-sel
yang mengandung
banyak plastida Tempat berlangsungnya Palisade dan
1 Parenkim asimilasi
kloroplas sehingga fotosintesis bunga karang
disebut juga
klorenkim, misalnya
pada daun.
akar, umbi,
Parenkim makanan
Tempat menyimpan umbi lapis,
2 Parenkim makanan mengandung
cadangan makanan dan akar
plastida amiloplas
rimpang.
15
Page
Parenkim yang
Tumbuhan
memiliki vakuola Parenkim yang dapat
3 Parenkim air kaktus,buah
yang dapatmengikat menyimpan air
semangka
air secara aktif
Parenkim udara
mempunyai ruang- alat
pengapung
ruang antarsel yang
4 Parenkim udara Menyimpan udara tumbuhan dan
cukup besar dan di tangkai daun
dalamnya terdapat Canna sp.
udara
Parenkim
pengangkut terdiri
Parenkim atas sel-sel Menyimpan cadangan Xilem dan
5
pengangkut memanjang dengan makanan floem
letak menurut arah
pengangkutan

JARINGAN KOLENKIM DAN SKLERENKIM

1. Sesuai gambar
2. Karena jaringan kolenkimdan sklerenkim memiliki penebalan selulosa dan lignin pada dinding
selnya sehingga bersifat sangat kuat
3. Ciri, fungsi , dan letak jaringan kolenkim
Ciri-Ciri Kolenkim
 Sel-selnya hidup dengan protoplasma aktif, bentuk sel sedikit memanjang
 Umumnya memiliki dinding dengan penebalan tidak teratur
 Tidak memiliki dinding sel sekunder tetapi memiliki dinding primer yang lebih tebal
daripada sel-sel parenkim
 Lunak, lentur dan tidak berlignin.
 Isi sel dapat mengandung kloroplas makin sederhana diferensiasinya semakin banyak
kloroplasnya, sehingga menyerupai parenkim, juga dapat mengandung tanin.

Fungsi Kolenkim
 Kolenkim menjadi jaringan mekanik yang disesuaikan teristimewa untuk memperkuat,
menunjang atau menyokong organ muda yang sedang tumbuh maupun pada herba agar
dapat berdiri dengan kokoh dan kuat. Dinding yang tebal dan erat membuatnya menjadi
penyokong yang kuat. Keistimewaan pertumbuhan dan strukturnya dindingnya
menyebabkan mampu menyesuaikan terhadap pemanjangan organ tanpa kehilangan
kekuatan.
 Sel kolenkim mempunyai kemampuan dalam peningkatan permukaan dan ketebalan
dindingnya, oleh karena itu dapat mengembangkan dinding tebal sementara organ tempat
kolenkim berada sedang memanjang.
 Kolenkim dapat menjadi pengganti sklerenkim jika tumbuhan tempat kolenkim berada
tidak berdifirensiasi menjadi sklerenkim. Penebalan dinding sel kolenkim yang lebih tebal
terpengaruh oleh tekanan mekanik (angin, dan beban pada ranting).

Lokasi kolenkim pada tumbuhan


 Jaringan kolenkim dapat ditemukan pada batang, daun, serta pada bagian bunga dan buah.
Pada batang, kolenkim bisa membentuk silinder penuh atau tersusun menjadi berkas yang
memanjang sejajar sumbu batang. Pada daun, kolenkim terdapat di kedua sisi tulang daun
16

utama atau pada satu sisi saja, serta terdapat pula sepanjang tepi daun. Jarang terdapat
pada bagian akar yang berada dalam tanah. Hanya kadang-kadang tumbuhan yang akarnya
Page

menjulang di atas tanah didapati jaringan kolenkim, karena pembentukan jaringan


kolenkim terjadi jika terkena sinar cahaya matahari. Dan biasanya kolenkim terdapat
langsung di bawah epidermis.

4. Ciri, fungsi , dan letak jaringan sklerenkim


Ciri-ciri jaringan sklerenkim
 Sel-selnya telah mati dengan dinding sel yang tebal
 Dinding sekunder yang tebal, umumnya terdiri dari zat lignin
 Bersifat kenyal, pada umumnya tidak lagi mengandung kloroplas
 Sel-selnya lebih kaku daripada kolenkim, sel sklerekim tidak dapat memanjang

Fungsi: Sebagai penyokong tumbuhan dan untuk menghadapi segala tekanan sehingga dapat
melindungi jaringan-jaringan yang lebih lemah serta sebagai penguat, karena mengandung zat
lignin (zat kayu)

Letak: bagian korteks batang, akar, tempuung kelapa, dan sabut kelapa

5. Jenis Jaringan sklerenkim


a. Serat-Serat Sklerenkim (Fibers)
Serat-serat sklerenkim terdiri atas sel-sel yang berukuran panjang ± 2 mm dan samping
yang ujungnya runcing. Serat-serat sklerenkim merupakan sel-sel yang sudah mati.
Dinding selnya mengalami penebalan dari zat kayu dan mengandung lamela-lamela
selulosa sehingga lumen selnya sempit. Serat ini berbentuk poligon, yaitu segi lima atau
segi enam. Noktah-noktahnya sempit yang berbentuk bagai saluran-saluran sempit miring.
Serat-serat sklerenkim pada tumbuh-tumbuhan terbentuk bersamaan dengan saat-saat
terhentinya pertumbuhan organ-organ pada tumbuhan.
Serat-serat sklerenkim terdapat dalam bentuk untaian yang terpisah-pisah atau dalam
bentuk lingkaran di dalam korteks dan floem, dalam kelompok-kelompok yang tersebar
dalam xilem dan floem. Pada Gramineae, serat-serat sklerenkim tersusun dalam suatu
sistem berbentuk lingkaran berlekuk-lekuk yang dihubungkan dengan epidermis.
b. Sel-Sel Batu (Sklereid)
Sklereid terdapat pada bagian tumbuhan, antara lain di dalam korteks, floem, buah, dan
biji. Dinding sklereid tersusun atas selulosa yang mengandung zat lignin yang tebal dan
keras. Pada beberapa tumbuhan, kadangkadang ditemukan pula zat suberin dan kutin. Sel-
selnya mempunyai noktah yang sempit dan celahnya bundar, membentuk saluran yang
disebut saluran noktah. Lumen sel sangat sempit karena adanya penebalan-penebalan
dinding sel.
Sklereid mungkin bisa dijumpai dalam bentuk tunggal atau kelompok kecil di antara sel-
sel, misalnya butiran seperti pasir pada daging buah jambu biji atau suatu masa sinambung
seperti pada tempurung kelapa yang keras.

JARINGAN XILEM DAN FLOEM

1. Sesuai gambar
2. Xilem tersusun dari:
Trakeid, yaitu sel yang memanjang berujung runcing, protoplasmanya segera mati setelah
selnya terbentuk
Trakea, yaitu pembuluh yang sebenarnya. Trakea adalah sekumpulan sel-sel yang dinding sel
lateralnya mengalami penebalan oleh lignin (zat kayu) sedangkan bagian ujung atas dan
bawahnya mengalami perforasi (perlubangan) sehingga berhubungan dengan sel-sel sejenis di
17

atas dan bawahnya membentuk pipa kapiler memanjang.


Serabut sklerenkim
Page
Sel-sel parenkim
3. Floem tersusun dari:
Pembuluh, terdiri dari sel tapis dan pembuluh tapis yang berupa berkas-berkas memanjang
yang masing-masing merupakan bagian dari pembuluh dan dihubungkan oleh satu atau lebit
tapisan, biasanya terletak di ujung sel.
Sel-sel pengiring, adalah sel-sel pembuluh yang diiukuti oleh sel parenkim khusus.
Parenkim floem, secara fungsional sel parenkim ini berintegrasi dengan sel pengiring. Bentuk
selnya memanjang dan sumbu panjangnya sejajardengan sumbu berkas pengangkut.

JARINGAN GABUS

1. Jaringan gabus terbentuk dari pembelahan dari kambium gabus yaitu felogen. Ke arah luar
membentuk felem dan ke arah dalam membentuk floem
2. Felogen merupakan kambium gabus yang sifatnya aktif membelah. Feloderm merupakan
terdiri dari sel-sel hidup. Felem terdiri dari sel-sel mati.
3. Jaringan gabus berfungsi sebagai pelindung yang menggantikan fungsi dari epidermis yang
sudah telah rusak saat tumbuhan sudah mengalami pertumbuhan sekunder.
4. Tumbuhan tua, karenna menggantikan fungsi dari epidermis yang sudah telah rusak saat
tumbuhan sudah mengalami pertumbuhan sekunder.
5. Iya, Kambium gabus akan membelah ke arah luar membentuk felem dan ke arah dalam
membentuk feloderm.

LKPD - 2

AKAR

1. Ciri Akar:
 Biasanya terdapat di dalam tanah
 Tidak berbuku-buku atau tidak beruas
 Warna tidak hijau, biasanya keputih-putihan atau kekuning-kuningan
 Bentuk ujungnya sering kali meruncing, sehingga lebih mudah untuk menembus tanah

2. Fungsi Akar:
 Menyerap air dan zat hara
 Menunjang berdirinya tumbuhan
 Sebagai alat pernapasan
 Sebagai tempat menyimpan cadangan makanan
 Alat perkembangbiakan vegetatif
18
Page
3. Morfologi Akar
Pembeda Gambar Akar Keterangan
Akar Serabut, tidak
memiliki akar pokok
Tumbuhan
namun memiliki serabut-
Monokotil
serabut akar yang pada
umumnya ukurannya
sama yang berasal dari
satu titik

Akar Tunggang, memiliki


Tumbuhan akar pokok dan
Dikotil percabangan akar yang
berasal dari akar pokok

4. Anatomi Akar
Pembeda Gambar Akar Keterangan
Tumbuhan 1. Epidermis
Monokotil 2. Perisikel
3. Korteks
4. Endodermis
5. Xilem
6. Empulur
7. Floem

Tumbuhan A. Epidermis
Dikotil
B. Korteks

C. Endodermis

D. Xilem

E. Floem

BATANG

1. Ciri Batang
 Umumnya berbentuk panjangbulat seperti silinder atau dapat pula mempunyai bentuk lain
 Terdiri atas ruas-ruas yang masing-masing dibatasi olehbuku-buku dan pada buku-buku
19

inilah terdapat daun


 Biasanya tumbuh ke atas menuju cahaya atau matahari
Page
 Selalu bertambah panjang di ujungnya
 Umumnya tidak berwarna hijau, kecuali tumbuhan yang berumur pendek, misalnya
rumput dan waktu batang masih muda
2. Fungsi Batang
 Menghasilkan dan menyangga daun
 Tempat menyimpan makanan, misalnya tebu dan sagu
 Alat perkembangbiakan secara vegetatif
 Alat transportasi zat makanan dari akar ke daun, dan hasil asimilasi dari daun ke seluruh
bagian tumbuhan

3. Morfologi Batang

Batang Dikotil Batang Monokotil


 Batang dapat mengalami percabangan  Batang tidak dapat melakukan
 Memiliki nodus namun tidak jelas percabangan
 Biasanya batang tumbuhan berbentuk  Memiliki nodus atau ruas-ruas buku yang
kerucut akibat dari aktivitas kambium jelas
 Diameter dari pangkal sampai ujung
batang pada umumnya sama

4. Anatomi Batang
Pembeda Gambar Batang Keterangan
Tumbuhan 1. Epidermis
Monokotil
2. Pembuluh angkut

3. Floem

4. Xilem

5. Korteks
20
Page
Tumbuhan A. Floem
Dikotil
B. Pembuluh angkut

C. Xilem

D. Kambium

E. Empulur

DAUN

1. Fungsi Daun
 Tempat berlangsungnya fotosintesis
 Tempat menyimpan bahan makanan
 Pada tumbuhan tertentu sebagai alat perkembangbiakkan vegetatif
 Alat tranpirasi
 Tempat pertukaran udara (stomata)

2. Morfologi Daun

A. Helaian daun
B. Tangkai daun
C. Pelepah daun
D. Helaian daun
E. Tangkai daun

3. Anatomi Tumbuhan
Pembeda Gambar Daun Keterangan
21
Page
Pembeda Gambar Daun Keterangan
Tumbuhan 3 2 1 1. Xilem
Monokotil
2. Stomata

3. Epidermis

4. Mesofil

5.Stomata

6. Floem

4 5 6

Tumbuhan 1. Epidermis
Dikotil
2. Mesofil palisade

3. Pembuluh angkut

4. Mesofil bunga karang

5. Stomata

22
Page

Anda mungkin juga menyukai