Anda di halaman 1dari 12

BAB I

PENDAHULUAN

Trabecular meshwork merupakan struktur penting yang terletak di sudut


kamera okuli anterior. Secara anatomi bentuknya menyerupai anyaman dengan
tingkat resistensi yang berbeda di setiap lapisannya. Pada potongan melintang
trabecular meshwork berbentuk segitiga, dengan batas yaitu garis Schwalbe di
apeks dan di bagian dasarnya terdapat skleral spur dan muskulus siliaris.1,2

Gonioskopi merupakan pemeriksaan gold standart untuk menilai


trabecular meshwork. Visibilitas trabecular meshwork pada pemeriksaan
gonioskopi akan menetukan jenis glaukoma.3

Trabecular meshwork memiliki tiga lapisan yaitu lapisan dalam yang


berhubungan langsung dengan kamera okuli anterior berupa uveal meshwork,
lapisan tengah berupa corneoscleral meshwork dan lapisan luar berupa
juxtacanalicular meshwork. Juxtacanalicular meshwork merupakan struktur yang
berdekatan dengan kanal Schlemm dan memiliki resistensi paling tinggi terhadap
aqueous humor outflow.1,2

Fisiologi trabecular meshwork antara lain sebagai jalur utama aliran


aqueous humor, fungsi fagositosis, fungsi sintesa, dan regenerasi. Jumlah sel
trabecular meshwork menurun seiring dengan bertambahnya usia dan kehilangan
sel trabecular meshwork ini secara progresif berkontribusi terhadap terjadinya
glaukoma.2,5

Jalur aqueous humor outflow yaitu trabecular outflow dan uveoscleral


outflow. Trabecular outflow merupakan jalur drainase utama aqueous humor yaitu
sekitar 85-90%. Jika terjadi peningkatan resistensi pada mekanisme aqueous
humor outflow ini, maka dapat terjadi peningkatan tekanan intra okular (TIO)
yang merupakan faktor risiko utama dari penyakit glaukoma.4,6
Pada makalah ini akan dibahas mengenai anatomi dan fisiologi trabecular
meshwork.

1
BAB II

ANATOMI DAN FISIOLOGI TRABECULAR MESHWORK

2.1. Anatomi Trabecular Meshwork

Trabecular meshwork terletak di sudut kamera okuli anterior, di antara


skleral spur di bagian posterior dan Schwalbe’s line di bagian anterior. Pada
potongan melintang trabecular meshwork berbentuk triangular dan strukturnya
menyerupai anyaman dan memiliki panjang sekitar 600 µm. Permukaan dalamnya
berbatasan dengan kamera okuli anterior dan sisi luar terletak berseberangan
dengan stroma kornea, sklera dan kanal Schlemm.1,2,3,7

Pada pemeriksaan gonioskopi trabecular meshwork tampak berwarna abu-


abu atau coklat. Gambar 1. memperlihatkan trabecular meshwork non fungsional
(di antara tanda panah warna hitam) tampak lebih pucat dari trabecular
meshwork fungsional (di antara tanda panah putih. Keduanya terletak di antara
garis Schwalbe dan skleral spur. Visibilitas trabecular meshwork pada
pemeriksaan gonioskopi menentukan jenis glaukoma, yakni sudut terbuka atau
sudut tertutup. 3

Gambar 1. Trabecular meshwork dilihat dengan gonioskopi.3

Sudut kamera okuli anterior secara histologis ditunjukkan pada Gambar 2.


Sudut ini dibentuk oleh garis Schwalbe (tanda panah biru), trabecular meshwork
(berada di antara tanda panah biru dan merah), skleral spur (tanda panah merah),
muskulus siliaris anterior dan iris. Bagian longitudinal dari muskulus siliaris

2
berinsersi pada skleral spur (di antara tanda panah hitam). Tanda panah hijau
merupakan dinding luar kanalis Schlemm.3

Gambar 2. Gambaran histologi sudut kamera okuli anterior.3

Trabecular meshwork terdiri dari 3 bagian yang berbeda secara struktur


yaitu uveal meshwork, corneoscleral meshwork dan juxtacanalicular meshwork.2

Gambar 3. Tiga lapisan trabecular meshwork.8

3
1. Uveal meshwork

Uveal meshwork merupakan bagian terdalam, bagian yang berdekatan ke


aqueous humor di kamera okuli anterior, dibentuk oleh pita atau jalinan seperti
tali yang terbentang dari pangkal iris, korpus siliaris ke kornea perifer. Uveal
meshwork tersusun atas cordlike trabekula dan memiliki sedikit jaringan elastis
dibandingkan corneoscleral meshwork. Trabekulositnya berisi granula pigmen,
dan lubang trabekulanya kurang bulat dan lebih besar dari corneoscleral
meshwork. Susunan pita trabekula membentuk saluran yang iregular dengan
ukuran diameter 25-75 µm pada potongan melintang. Ruang intertrabekula relatif
besar dan menimbulkan sedikit resistensi pada aqueous humor outflow.2,4,9,10.

Uveal meshwork tidak memiliki komponen yang signifikan dalam


resistensi aqueous humor outflow. Namun dalam beberapa kondisi mungkin
berpengaruh terhadap resistensi misalnya pada glaukoma kongenital atau
juvenil.11

2. Corneoscleral meshwork

Corneoscleral meshwork membentuk bagian tengah, terbentang dari


skleral spur ke dinding anterior sulkus sklera, terdiri dari 10-15 lembaran
trabekula yang ditembus oleh lubang berbentuk elips. Lubang-lubang ini mengecil
secara progresif mendekati kanalis Schlemm dengan diameter 5-50 µm. Tendon
muskulus siliaris longitudinal bagian anterior berinsersi pada skleral spur dan
bagian posterior ke corneoscleral meshwork. Susunan anatomi ini berperan
penting untuk persarafan kolinergik muskulus siliaris terhadap fungsi trabecular
meshwork. Ruang intertrabekula lebih kecil dibanding uveal meshwork.2,12

Corneoscleral meshwork terdiri dari serangkaian lembaran jaringan ikat


yang tipis, datar, berlubang tersusun dalam pola laminar. Setiap lembaran
trabecular ditutupi oleh selapis sel trabekuler tipis yang memperlihatkan banyak
vesikel pinositotik. Lamina basal dari sel-sel ini membentuk korteks luar lembaran
trabekular, bagian dalam inti terdiri dari kolagen I dan III serta serat elastis.2,7,12

4
Ultrastruktur uveal meshwork dan corneoscleral meshwork memiliki
komposisi yang sama yaitu disusun oleh 4 lapisan konsentris : 12,13

1. Lembaran trabekula atau lamella memiliki inti tengah berupa kolagen tipe
I dan III serta elastin, dengan ukuran 64 nm (640 Å).
2. Serat-serat elastis yang mengelilingi bagian inti berbentuk spiral dengan
ukuran 100 nm (1000 Å) bersifat lentur dan fleksibel.
3. Zona korteks dinamakan juga lapisan antara kolagen spiral dan endotel
membran basement, disebut juga “glassy membrane”, daerahnya luas,
mengandung kolagen tipe III, IV, V, laminin, fibronektin, proteoglikan
dan heparin sulfat, juga terdapat kolagen tipe VI dan VIII.
4. Lapisan sel endotel yang menutup lamela trabekula. Sel endotel trabekula
lebih besar, lebih ireguler dan dihubungkan oleh desmosom dan gap
junction. Celah interselulernya tempat aqueous humor bebas mengalir.

3. Juxtacanalicular meshwork

Juxtacanalicular meshwork secara histologis berbeda dengan uveal


meshwork dan corneoscleral meshwork dan disebut dengan berbagai nama seperti
jaringan juxtacanalicular, jaringan cribriformis, endotel meshwork, jaringan
perikanalikuler. Juxtacanalicular meshwork terletak diantara lapisan
corneoscleral meshwork dan lamina basalis dari dinding dalam kanal
Schlemm.9,12.

Juxtacanalicular meshwork merupakan bagian terluar trabecular


meshwork, berdekatan dengan kanalis Schlemm. Lapisan terluar endotel
membentuk dinding dalam kanalis Schlemm, lapisan dalam bersambungan
dengan sisa endotel trabekula. Jaringan juxtacanalicular berperan besar pada
resistensi aliran keluar akuos humor, tebalnya 2-20 µm pada mata normal.12

Secara ultrastruktural jaringan juxtacanalicular meshwork mempunyai 3


lapisan, yaitu: 12,13

1. Lapisan endotel trabekula (bagian dalam) bersambung dengan endotel


corneoscleral meshwork dan dianggap sebagai bagian dari lapisan ini.

5
2. Lapisan jaringan penyambung sentral yang ketebalannya bervariasi dan
tidak berpori dan mempunyai beberapa lapisan paralel berbentuk
kumparan, berisi kolagen tipe III dan tidak ada kolagen tipe I atau elastin.
3. Dinding endotel kanalis Schlemm (lebih dalam) bagian terluar trabecular
meshwork, jaringan terakhir yang dilewati aqueous humor sebelum masuk
kanalis Schlemm. Lapisan endotel ini memiliki morfologi yang khas
berbeda dengan endotel lain dari trabecula meshwork dan kanalis
Schlemm. Permukaannya bergelombang karena tonjolan nukleus,
vakuolanya seperti kista, dan penonjolan seperti jari yang menonjol ke
dalam kanal.

Jumlah sel trabekula menurun dengan bertambahnya usia, dan membran


basalnya menebal. Di beberapa mata, sel-sel trabekula mengandung banyak
butiran pigmen di sitoplasma, sehingga memberi tampilan warna cokelat pada
trabecular meshwork.2

2.2. Fisiologi Trabecular Meshwork

1. Saluran pengeluaran aqueous humor

Fungsi trabecular meshwork sebagai one way valve (katup satu arah) yang
memungkinkan cairan keluar dari mata dalam jumlah yang banyak tetapi
membatasi aliran pada arah sebaliknya. Karena mata banyak berisi jaringan
avaskuler, sirkulasi aqueous humor penting untuk suplai nutrisi dan
membersihkan produk sisa metabolisme. Ketika tekanan intra okuler rendah,
trabecular meshwork ditekan untuk mencegah sel darah merah dan plasma protein
memasuki kamera okuli anterior.2,4

2. Kemampuan sintesa

Penelitian pada mata manusia dan primata menunjukan bahwa epitel


siliaris dan trabecula meshwork memiliki kemampuan mensintesis campuran
heterogen glikosaminoglikan (mukopolisakarida asam) yang meliputi asam
hialuronat, kondroitin sulfat, dermatan sulfat, keratin sulfat dan heparin sulfat.4,13

6
3. Kemampuan Fagositosis

Sel-sel trabecular meshwork memiliki kemampuan fagositosis yang


penting sebagai mekanisme self-cleaning dari anyaman trabekular. Lamina basalis
dari sel-sel trabecular meshwork kaya akan kolagen tipe IV dan laminin.14,15

Pada observasi in vivo telah diperlihatkan sifat fagosit yang aktif dari
endotel trabecular meshwork dan hal ini memberi kesan bahwa outflow pathway
dapat berfungsi sebagai “self cleaning filter”. Trabecular meshwork
membersihkan aqueous humor dari partikel sel debris, molekul protein dan
mencegah obstruksi pada intertrabekula dan cribriform pathway. Sel endotel
trabekula telah terbukti mampu memfagosit dan mendegradasi benda asing atau
menelan debris yang bertumpuk pada aqueous humor outflow. Pada orang tua
biasanya ditemukan sel trabekulanya berisi pigmen granul. Granul sampai di
outflow channel pada sirkulasi akuos dan kemudian difagosit oleh sel
trabekula.2,4,15

4. Regenerasi dan selularitas

Sel trabecular meshwork manusia dapat berproliferasi pada kultur,


kapasitasnya untuk replikasi in situ terlihat menjadi terbatas atau tidak ada.
Stimulasi trabecular meshwork terhadap cedera ringan memperlihatkan
peningkatan pembelahan sel dan migrasi sel, untuk sementara mengisi kembali
jaringan yang cedera dengan sel-sel yang baru terbentuk.11
Trabecular meshwork manusia normal mengalami beberapa perubahan
seiring bertambahnya usia. Grieson dan Howes yang menghitung jumlah sel
trabecular meshwork pada umur 20 tahun diperkirakan 763.000 sel. Jumlah ini
berkurang pada umur 80 tahun menjadi 403.000 sel dengan taksiran kehilangan
6.000 sel per tahun. Pengurangan sel inti ini paling sedikit pada lapisan cribriform
dan paling besar pada daerah sentral dari trabecular meshwork. Kehilangan
jumlah sel ini secara progresif berkontribusi terhadap terjadinya glaukoma.5,16

7
2.3. Fisiologi Sistem Trabecular Outflow

Terdapat dua jalur untuk keluarnya aqueous humor, yaitu trabecular


outflow atau jalur konvensional, dimana sebagian besar aqueous humor keluar
melaluinya dan bergantung kepada tekanan intraokular. Yang kedua adalah jalur
uveoskleral yang tidak begantung tekanan.3,11,12

Aqueous humor diproduksi oleh korpus siliaris dan disekresikan ke kamera


okuli posterior kemudian melalui pupil ke kamera okuli anterior (COA). Aqueous
humor beredar di sekitar COA dan akhirnya mengalir ke sudut COA. Aqueous
humor mengalir dari sudut COA ke trabecular meshwork kemudian ke kanalis
Schlemm, selanjutnya berdrainase ke saluran kolektor (sekitar 25-35 saluran) dan
vena episcleral. Aqueous humor bermuara pada vena siliaris anterior dan vena
oftalmika superior. Pembuluh-pembuluh ini akhirnya akan bermuara ke dalam
sinus kavernosus. Trabecular outflow merupakan jalur drainase utama aqueous
humor yaitu sekitar 85-90%. Fasilitasi trabecular outflow pada mata yang normal
berkisar 0,1 – 0,4 µL/menit/mmHg.2,4,7,11

Aliran aqueous humor melalui trabecular meshwork tergantung pada


tekanan dan bertindak sebagai katup satu arah (one way valve), sehingga ada
aliran besar aqueous humor keluar dari mata tetapi aliran baliknya dibatasi. Aliran
keluar konvensional bersifat pasif dan titik resistensi maksimum untuk aliran
keluar adalah juxtacanalicular meshwork (yaitu, bagian dari trabecular meshwork
yang paling dekat dengan kanal Schlemm) dan dinding bagian dalam kanal
Schlemm itu sendiri. 3,11,17

Kanalis Schlemm sepenuhnya dilapisi oleh endotel yang tidak bertumpu


pada membran basement. Kanalis Schlemm adalah saluran tunggal dengan
diameter rata-rata 190-370 µm dan dilalui oleh tubulus. Resitensi utama terhadap
aliran aqueous humor dari kamera okuli anterior adalah lapisan endotel kanalis
Schlemm. Karena densitas tinggi dari pori-pori pada permukaannya, teori
memperkirakan lapisan ini menimbulkan 10% resistensi dari total resistensi pada
jalur aliran keluar konvensional.11,18

8
Gambar 4. Dinding kanal Schlemm (SC) dan jaringan trabecular meshwork yang berdekatan.2

Dinding bagian dalam kanal Schlemm berisi giant vacuola yang memiliki
hubungan langsung dengan ruang intertrabekular. Dinding luar sebenarnya adalah
satu lapisan sel endotel yang tidak mengandung pori-pori. Suatu sistem pembuluh
darah yang kompleks menghubungkan kanal Schlemm ke vena episcleral, yang
kemudian mengalir ke vena siliaris anterior dan vena oftalmika superior. Pada
akhirnya mengalir ke sinus kavernosa. Ketika tekanan intraokular rendah,
trabecular meshwork dapat kolaps, atau darah mungkin refluks ke dalam kanalis
Schlemm dan dapat terlihat pada gonioskopi.2,7,11,19
Trabecular meshwork dan outflow channel memiliki fungsi penting untuk
jalan keluar aqueous humor. Sebagian besar aqueous humor memasuki kanalis
Schlemm setelah melalui uveal meshwork, corneoscleral meshwork,
juxtacanaliculi tissue dan lapisan endotel kanalis Schlemm. Dari kanalis
Schlemm, aqueous humor akan di transfer oleh 20-30 kanal kolektor ke pleksus
vena intrasklera, yang berhubungan dengan pleksus episklera dan vena siliar
anterior. Kontraksi otot siliaris melalui insersinya ke dalam jalinan trabekula
memperbesar ukuran pori-pori di jalinan tersebut sehingga kecepatan drainase
aqueous humor juga meningkat.2,20

Diagram skematis aliran aqueous humor ditunjukkan pada Gambar 6.


Panah menunjukkan arah aqueous humor dari kamera okuli anterior menuju
kanalis Schlemm. Aqueous humor mengalir melalui ruang antar sel trabecular

9
meshwork dan melintasi dinding bagian dalam kanal Schlemm melalui dua
mekanisme yang berbeda yaitu rute interseluler dan rute transeluler. Resistensi
terhadap aliran aqueous humor meningkat secara progresif dari ruang anterior ke
kanalis Schlemm karena ruang antar selnya yang semakin sempit.21

Gambar 5. Skema aliran aqueous humor dari COA hingga kanal Schlemm.21

Beberapa teori tentang pengaturan drainase aqueous humor yang


berhubungan dengan trabecular meshwork antara lain :

1. Mekanisme kolinergik

Stimulasi muskarinik menyebabkan kontraksi otot siliaris longitudinal.


Otot ini berinsersi ke trabecular meshwork, membuka ruang intertrabekula dan
kanalis Schlemm sehingga menurunkan resistensi serta meningkatkan aqueous
humor outflow sebagaimana diperlihatkan pada Gambar 5. Selain itu, reseptor
muskarinik yang terdapat pada sel trabecular meshwork dapat menginduksi
perubahan kontraktil intraseluler yang meningkatkan aqueous humor outflow.7

10
Gambar 5. Stimulasi muskarinik pada otot siliaris.11

2. Mekanisme adrenergik

Reseptor β2 terdapat pada sel trabecular meshwork. Stimulasi oleh agonis


adrenergik menghasilkan peningkatan aliran trabecular outflow. Karenanya β-
blocker dapat mengurangi drainase trabecular meshwork. Secara klinis karena β-
blocker juga mengurangi pembentukan aqueous humor, jadi efek dari agen ini
adalah untuk menurunkan TIO.7

Selain dua mekanisme di atas, aqueous humor outflow pada trabecular


meshwork juga dipengaruhi oleh asam hialuronat, nitrat oksida, agonis adenosin,
cannabinoid dan antagonis angiotensin. Inhibitor Rho kinase mengubah
kontraktilitas seluler melalui perubahan pada matriks ekstraseluler dan
sitoskeleton sel aktin endotel sel trabecular meshwork, meningkatkan aliran
trabecular meshwork.7

11
BAB III

KESIMPULAN

1. Trabecular meshwork merupakan struktur yang berada di kamera okuli


anterior, berbentuk triangular dengan puncak di garis Schwalbe dan
dasarnya dibentuk oleh skleral spur dan badan silier.
2. Trabecular meshwork terdiri dari 3 lapisan yaitu uveal meshwork,
corneoscleral meshwork dan juxtacanalicular tissue. Resistensi paling
tinggi terhadap aliran aqueous humor berada di juxtacanalicular
meshwork.
3. Trabecular meshwork merupakan jalur utama aqueous humor outflow.
4. Trabecular meshwork juga memiliki fungsi lain seperti sintesis
glikosaminoglikan, fagositosis, dan regenerasi.
5. Pengaturan fisiologi trabecular outflow berjalan melalui mekanisme
kolinergik dan adrenergik.

12