Anda di halaman 1dari 8

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

KIMIA ANALISIS TERAPAN

Sekolah : SMK Negeri 1 Cerme


Kelas/Semester : X/I
Mata Pelajaran : KAT
Topik :3.2. Menganalisis teknik penentuan kadar air
4.2. Melaksanakan analisis penentuan kadar air

Pertemuan ke- : 1, 2, 3, 4, 5
Alokasi waktu : 6 X 40 menit

A. Kompetensi Inti
1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati perilaku (jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli, santun, ramah
lingkungan, gotong royong, kerjasama, cinta damai, responsif dan pro-aktif)
dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
bangsa dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia.
3. Memahami,menganalisis serta menerapkan pengetahuan faktual,
konseptual, dan metakognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan
kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab
fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk
memecahkan masalah.
4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak
terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara
mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar
3.2 Menganalisis teknik penentuan kadar air

RPP Kimia Analisis Terapan SMKN 1 Cerme Gresik Page 1


4.2 Melaksanakan analisis penentuan kadar air

C. Indikator Pencapaian Kompetensi


1. Mengetahui jenis dan sifat air
2. Mengetahui jenis alat ukur gelas
3. Mengetahui jenis bahan untuk analisis air
4. Prinsip dasar analisis air
5. Metode penentuan kadar air
6. Perhitungan analisis air

D. Tujuan Pembelajaran

Melalui studi archival/kajian buku dan internet, field study atau pengamatan, guided note
take it, tanya jawab, dan presentasi siswa dapat:
1. Menjelaskan jenis dan sifat air
2. Menyebutkan jenis alat ukur gelas
3. Menyebutkan jenis bahan untuk analisis air
4. Menyebutkan prinsip dasar analisis air
5. Meyebutkan metode penentuan kadar air
6. Mampu menghitung analisis air

E. Materi Ajar
1. Jenis dan sifat air
Menurut derajat keterikatan air, air terikat dibagi atas:
a. Air monolayer (lapisan tunggal)/Air tipe I
Air monolayer adalah air yang terikat dalam bahan secara kimia (ikatan hidrogen).
Molekul air yang terikat pada molekul-molekul lain melalui suatu ikatan hidrogen
yang berenergi besar. Molekul air membentuk hidrat dengan molekul-molekul lain
yang mengandung atom-atom O dan N seperti karbohidrat, protein atau garam. Air
tipe ini tidak dapat membeku pada proses pembekuan tetapi sebagian air ini dapat
dihilangkan dengan pengeringan biasa, sehingga air monolayer ini terikat kuat dan
sering disebut air terikat.
b. Air multilayer (lapisan banyak)/Air tipe II
Air multilayer adalah air yang terikat pada molekul air monolayer. Air tipe ini lebih
mudah dihilangkan dengan penguapan atau pengeringan dibandingkan air
monolayer.
c. Tipe III
Air tipe III merupakan air yang secara fisik terikat dalam jaringan matriks bahan
seperti membran, kapiler, serat dan lain-lain. Air tipe III inilah yang disebut air
bebas. Sifatnya mudah menguap dan dapat dimanfaatkan pertumbuhan mikroba dan
media bagi reaksi-reaksi kimia. Apabila air tipe III diuapkan sleuruhnya maka
kandungan air bahan berkisar 12 – 25% dengan aktivitas air (aw) kira-kira 0,8

RPP Kimia Analisis Terapan SMKN 1 Cerme Gresik Page 2


tergantung jenis bahan dan suhu.
d. Tipe IV
Air tipe IV tidak terikat jaringan suatu bahan atau air murni dengan sifat air
biasa dan keaktifan penuh. (F.G. Winarno, 1999 : 3 – 14)

Berdasarkan keberadaan air dalam pangan, terdapat tiga jenis air yang dimaksud, yaitu:
a. Air bebas yaitu air pada ruang-ruang antar sel dan inter granular dan pori-pori yang
terdapat pada bahan. Air terikat lemah yaitu air yang terserap (teradsorpsi) pada
permukaan koloid makromolekuler seperti protein, pektin, pati, selulosa dan air yang
terdispersi diantara koloid dan merupakan pelarut zat-zat dalam sel. Air ini
mempunyai sifat air bebas dan dapat dikristalkan dalam pembekuan. Ikatan antar air
dan koloid adalah ikatan hidrogen
b. Air terikat kuat yaitu air yang membentuk hidrat. Ikatan bersifat ionik sehingga
relatif sukar dihilangkan atau diuapkan. Air ini tidak membeku pada suhu 0C.
Air dalam bentuk bebas dapat membantu terjadinya proses kerusakan bahan
pangan misalnya proses mikrobiologis, kimiawi, enzimatik atau aktivitas serangga
perusak. Sedangkan air dalam bentuk lainnya tidak turut dalam proses tersebut.
(F.G. Winarno, 1999 : 3 – 14). 102
c. Air imbibisi dan air kristal. Air imbibisi merupakan air yang masuk ke dalam bahan
pangan dan akan menyebabkan pengembangan volume tetapi air tersebut bukan
merupakan komponen penyusun bahan tersebut. Contohnya air dengan beras saat
dipanaskan membentuk nasi atau pembentukan gel dari bahan pati. Air kristal adalah
air terikat dalam semua bahan baik pangan maupun non pangan yang berbentuk
kristal seperti gula, garam CuSO4 dan lain-lain.

2. Prinsip dasar analisis air


Analisis kadar air dengan cara pengeringan, prinsipnya adalah menguapkan air yang
ada dalam bahan dengan cara pemanasan. Bahan ditimbang hingga berat konstan
yang dapat diartikan semua air sudah teruapkan.

3. Metode penentuan kadar air


Kadar air dalam bahan makanan dapat di tentukan dengan berbagai cara sebagai berikut :
1. Metoda pengeringan (Thermogravimetri)
2. Metoda destilasi (Thermovolumetri)
3. Metoda khemis
4. Metoda fisis
5. Metoda khusus misalnya dengan kromatografi; nuclear magnetic resonance

F. Media dan Sumber Belajar :


 Buku sumber tentang alat-alat analisis
 White board/papan flanel
 Handout
 LCD
RPP Kimia Analisis Terapan SMKN 1 Cerme Gresik Page 3
 Internet

G. Pendekatan, Model dan Metode Pembelajaran


Pendekatan : Saintifik
Model : Pembelajaran langsung
Metode : Tanya jawab, diskusi,

H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan ke-2
Hari/Tanggal :

Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
Pendahuluan  Menjelaskan tujuan pembelajaran, menginformasi latar belakang 10 menit
pembelajaran.
 Mempersiapakan siswa untuk belajar.
 Menyampaikan langkah-langkah pembelajaran.
Inti 200
Mengamati : menit
 Mencari informasi tentang penentuan kadar air

Menanya
 Diskusi kelompok tentang kaitan penentuan kadar air

Mengeksplorasikan
 Eksplorasi penentuan kadar air melalui eksperimen

Mengasosiakan :
 Memaknai data pengamatan hasil percobaan pratikum analisis air,
menyimpulkan dan interpretasi data hasil analisis air.

Mengomunikasikan
 Presentasi kelompok hasil ekplorasi penentuan kadar air.

Penutup  Siswa dibantu guru menyimpulkan 15 menit


 Guru melakukan evaluasi formatif
 Guru memberi tugas untuk pertemuan berikutnya
 Guru memberikan pesan moral “ Perlu menghargai pendapat dan
hasil kerja teman dalam team “.

I. Evaluasi Hasil Pembelajaran

1. Tes Tulis
Pertemuan ke -1
Jawablah pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas !

RPP Kimia Analisis Terapan SMKN 1 Cerme Gresik Page 4


1. Jelaskan tiga bentuk air dalam suatu makanan !
2. Penentuan kadar air dapat ditentukan dalam lima cara, sebutkan !
3. Jelaskan yang dimaksud dengan termogravimetri !
4. Jelaskan yang dimaksud dengan termovolumetri !

Kunci jawaban

No Jawaban skor
1. Bentuk air dalam suatu makanan : 2,5
Air bebas : terdapat dalam ruang antar sel dan pori-pori.
Air terikat lemah : air yang terserap, contohnya protein, pectin,
selulosa
Air terikat kuat : air yang dalam bentuk hidrat.
2. Penentuan kadar air : 2,5
1. Thermogravimetri
2. Thermovolumetri
3. Khemis
4. Fisis
5. Metode khusus, missal kromatografi
3. Thermogravimetri : menguapkan air yang ada dalam bahan 2,5
dengan cara pemanasan.

4. Thermovolumetri : penentuan kadar air dengan cara destilasi. 2,5


Menguapkan air dengan pembawa cairan kimia yang mempunyai
titik didih lebih tinggi dari pada air dan tidak dapat campur
dengan air serta mempunyai berat jenis lebih rendah.
JUMLAH 10

 Pedoman penilaian

Jumlah skor yang diperoleh

Nilai yang diperoleh= ---------------------------------------- X 10

Jumlah skor total

2. Penilaian sikap
Lembar penilaian aktifitas siswa :
Aspek yang diamati
No Nama Tanggung
Keaktifan Perhatian Kerjasama
jawab

RPP Kimia Analisis Terapan SMKN 1 Cerme Gresik Page 5


DESKRIPTOR PENILAIAN AKTIVITAS SISWA
1. KEAKTIFAN
a. Menyatakan pendapat
b. Mengajukan pertanyaan
c. Mengerjakan tugas dengan baik
d. Menjawab pertanyaan
2. PERHATIAN
a. Menyimak penjelasan guru dengan sungguh-sungguh
b. Menunjukkan antusias dalam pembelajaran
c. Menunjukkan ketertarikan dalam pembelajaran
d. Menunjukkan peran aktif dalam pembelajaran
3. KERJASAMA
a. Memberi bantuan pada orang lain
b. Menghargai pendapat orang lain
c. Menunjukkan kekompakan
d. Menunjukkan peran aktif dalam kelompok
4. TANGGUNG JAWAB
a. Bertanggung jawab pada tugas
b. Tidak mengganggu teman lain
c. Melaksanakan tugas dengan rasa senang
d. Melaksanakan tugas dengan antusias

KETERANGAN PENILAIAN
4 (Amat Baik) : Jika semua indikator dilaksanakan
3 (baik) : Jika hanya 3 indikator yang dilaksanakan
2 (Cukup) : Jika hanya 2 indikator yang dilaksanakan
1 (Kurang) : Jika hanya 1 Indikator yang dilaksanakan
0 (Sangat Kurang) : Jika tidak ada indicator yang dilaksanakan

Nilai Afektif siswa =

3. Lembar Penilaian Keterampilan


Skor skor perolehan
Maks
No Aspek no.absen

1 Perencanaan

RPP Kimia Analisis Terapan SMKN 1 Cerme Gresik Page 6


- Persiapan alat 5
- Persiapan bahan 5
2 Keterampilan Analisis
- Membersihkan neraca 5
- memeriksa kedataran neraca 5
- Menggunakan neraca 5
- melakukan pengeringan cawan 5
- mengeringkan cawan pada desikator 5
- cara memegang cawan 5
- Preparasi sampel 5
- Pelaksanaan analisis 5
- Penyajian hasil pengamatan 5
- cara perhitungan 5
- ketepatan hasil pengamatan 5
- ketepatan waktu 5
3 Sikap
- Aktif 5
- Teliti 5
- Hati-hati 5
- Jujur 5
- Kerjasama 5
- Objektif 5
- Kritis 5
4 Laporan praktikum
- Sistematika 5
- Kelengkapan bukti fisik 5
TOTAL SKOR 115
Nilai

Skala penilaian dibuat dengan rentangan dari 1 s/d 5


Penafsiran angka :
1. sangat kurang,
2. kurang,
3. cukup,
4. baik,
5. amat baik

RPP Kimia Analisis Terapan SMKN 1 Cerme Gresik Page 7


RPP Kimia Analisis Terapan SMKN 1 Cerme Gresik Page 8