Anda di halaman 1dari 15

FENOBARBITAL

MATERI KULIAH PENGAYAAN


PPDS-1 ILMU KESEHATAN ANAK
FK UNS / RSUD DR MOEWARDI
1
EPILEPSI

• Epilepsi adalah sindroma gangguan susunan saraf


pusat, yang timbul spontan dan berulang, dengan
episode singkat, disertai dengan kesadaran bisa
normal, menurun sampai menghilang.
• Penyerta bangkitan, berupa:
a. Kejang (konvulsi)
b. Hiperaktivitas otonom
c. Gangguan sensoris akut
d. Gambaran letupan EEG yang abnormal dan
eksesif.

2
KLASIFIKASI BANGKITAN EPILEPSI

Bangkitan
Bangkitan Bangkitan lain
parsial atau
umum primer – lain
fokal atau lokal

Parsial
Tonik klonik Kejang demam
sederhana

Lena / petit Parsial Status


mal / absens kompleks epileptikus

Lena tidak khas Parsial


, tonik, klonik, berkembang
atonik, infantil menjadi umum

3
OBAT ANTI EPILEPSI

Golongan hidantoin

Golongan barbiturat

Golongan oksazolidindion

Golongan suksinimid

Golongan asetil urea

4
MEKANISME OBAT ANTI EPILEPSI

Inhibisi kanal Na+ pada membran sel akson

Inhibisi kanal Ca2+ tipe T pada neuron


talamus (sebagai pacemaker bangkitan
letupan listrik umum di korteks)

Peningkatan inhibisi GABA

Penurunan eksitasi glutamat

5
INHIBISI KANAL NA+

6
INHIBISI KANAL CA2+

7
PENINGKATAN INHIBISI GABA

8
PENURUNAN EKSITASI GLUTAMAT

9
GOLONGAN BARBITURAT

Barbiturat bekerja dengan menghambat tahap akhir


oksidasi mitokondria, sehingga mengurangi
pembentukan fosfat berenergi tinggi, sehingga
dapat mengontrol sintesis neurotransmitter, dan
repolarisasi membran sel neuron.

Jenis golongan barbiturat ada 2:

•Fenobarbital
•Primidon

10
FENOBARBITAL

Fenobarbital adalah obat anti epilepsi yang terlama.

Termasuk OAE yang aman, tetapi memiliki efek sedatif.

Mekanisme kerja :
•Meningkatkan peran inhibisi GABAergik , dengan menempati
reseptor GABA A, sehingga memperpanjang terbukanya kanal Cl-
sehingga terjadi depolarisasi muatan neuron.
•Menghambat peran eksitatorik GLUTAMATergik , dengan mengeblok
reseptor AMPA, sehingga mengeblok kanal Ca2+, dan Na+

11
FENOBARBITAL

Indikasi Fenobarbital :
•Sebagai regimen pilihan pada kejang pada
neonatus.
•Epilepsi umum tonik klonik, parsial, kejang
demam.

Dosis:
• Untuk kejang demam anak : loading dose 6-8
mg/kgBB, ditambah dosis rumat 3-4 mg/kgBB.
• Untuk kejang akut dan status epileptikus : 20
mg/kgBB IV dosis maksimal 1000 mg, bisa
ditambahkan 5 – 10 mg / kgBB.

12
FENOBARBITAL

Kadar plasma optimal 10-40 ug


/ ml

Penghentian secara bertahap


untuk menghindari bangkitan
kejang lagi.

Efek samping : sedatif, psikosis


akut, agitasi, hiperaktivitas.

13
FENOBARBITAL

Interaksi dengan obat lain diperhatikan, karena


meningkatkan aktivitas enzim mikrosom hati.

Kombinasi dengan asam valproat akan


meningkatkan kadar fenobarbital 40 %.

14
TERIMAKASIH

15