Anda di halaman 1dari 6

ASUHAN KEBIDANAN PADA

ABORTUS IMMINENS
No. Dokumen :
/UKP/PKMSTRJ/II/2019

SOP No. Revisi :0


Tanggal Terbit :02 Februari 2019
Halaman :1dari 2
PUSKESMAS Dr.Hj.R.Deti Rahmawati,MH Kes.
SITURAJA NIP. 19651231 200212 2 010
1. Pengertian  Abortus Imminens adalah perdarahan bercak hingga
sedang yang terjadi pada usia kehamilan kurang dari 20
minggu yang menunjukan ancaman terhadap kelangsungan
suatu kehamilan dimana serviks masih tertutup dan tinggi
fundus uteri sesuai dengan usia kehamilan
 Asuhan kebidanan pada abortus imminens adalah asuhan
kebidanan yang diberikan secara menyeluruh kepada ibu hamil
dengan abortus imminens
2. Tujuan Mempertahankan kehamilan dan mencegah terjadinya abortus insipien
3. Kebijakan SK Kepala Puskesmas Nomor : 440/-STRJ/1/2019 tentang abortus imminens
4. Referensi  Prawirohardjo, Sarwono. 2000. Buku Acuan Nasional Pelayanan
Kesehatan Maternal dan Neonatal. Jakarta : YBP-SP
 Varney, H. 2007. Buku Ajar Asuhan Kebidanan. Edisi 4 Jakarta : EGC
5. Langkah - a. Petugas memberikan informasi kepada ibu tentang tindakan atau
Langkah pemeriksaan yang akan dilakukan
b. Petugas mencuci tangan secara efektif
c. Petugas melakukan anamnesa atau pengkajian data subjektif secara
lengkap yang meliputi :
1) Identitas klien
2) Alasan kunjungan dan keluhan utama
3) Riwayat kesehatan yang lalu, sekarang dan riwayat kesehatan
keluarga
4) Riwayat obstetri : riwayat kehamilan, persalinan, nifas yang
lalu dan riwayat kehamilan sekarang
d. Petugas melakukan pemeriksaan umum meliputi :
1) Keadaan umum
2) Kesadaran
3) Mengukur tanda vital : tekanan darah, nadi, suhu, pernafasan
4) Berat badan
5) Tinggi badan \
6) LiLA
e. Petugas melakukan pemeriksaan fisik, meliputi :
1) Rambut : kebersihan, mudah rontok / tidak
2) Mata : edema, konjungtiva merah muda / pucat, sclera
ikterik
/tidak, pandangan kabur / tidak
3) Hidung : polip, edema mukosa, secret
4) Mulut : gigi (kebersihan, caries), stomatitis, ginggivitis,
lidah,
tonsil / faring
5) Telinga : simetris / tidak, serumen, tanda-tanda infeksi
termasuk pengeluaran secret
6) Leher : pembesaran kelenjar limfe, pembesaran kelenjar
tyroid,
pembesaran vena jugularis
7) Dada dan mamae : sesak nafas, retraksi otot pernafasan,
pembesarankelenjar limfe di ketiak,benjolan pada mamae,nyeri tekan
8) Abdomen : luka bekas operasi, pembesaran hepar, limfe,
nyeri daerah ginjal
9) Ekstermitas
a) Atas : oedema, sianosis dibawah kuku, bekas-bekas
suntikan jarum
b) Bawah : oedema, varises, sianosis dibawah kuku, human
sign
10) Genetalia eksternal dan anus : ada tidaknya lecet, memar
danlesi lain (herpes, kondiloma /kutil) pada kulit genetalia,edema
vulva, abses kelenjar bartolini dan skene, anus hemoroid
f. Petugas melakukan pemeriksaan obstetric meliputi :
1) Inpseksi
a) Muka : cloasma gravidarum
b) Mamae : tegang, hiper pigmentasi areola, papilla
menonjol /datar / masuk
c) Abdomen : membesar sesuai umur kehamilan / tidak,
melintang /memanjang, linea nigra, linea alba,
striaelivida, striae albicans
d) Genetalia : pengeluaran pervaginam, catat karakteristiknya
(warna, bau)
2) Palpasi
a) Leopod I – IV
b) TFU
3) Pemeriksaan dalam : vulva / uretra, porsio, pembukaan
4) Perkusi : Refleks patela
g. Petugas melakukan pemeriksaan penunjang jika diperlukan meliputi
pemeriksaan USG dan laboratorium
h. Petugas melakukan identifikasi terhadap diagnosa yang benar
berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan
i. Petugas memberikan informasi kepada ibu dan keluarga tentang hasil
pemeriksaan yang telah dilakukan serta hasil identifikasi diagnosa abortus
imminens pada ibu
j. Petugas merencanakan asuhan kebidanan pada ibu dengan abortus
imminens :
1) Menganjurkan pada ibu untuk tidak melakukan aktifitas fisik
secara berlebihan atau melakukan hubungan seksual
2) Menjelaskan pada ibu bahwa keadaan ini tidak diperlukan
pengobatan khusus ataupun tirah baring total
3) Menjelaskan pada ibu jika perdarahan berhenti lakukan
pemeriksaan kehamilan secara teratur, dan jika perdarahan berulang
untuk segera kontrol ke fasilitas kesehatan
k. Petugas melakukan evaluasi apakah ibu dan keluarga sudah benar-
benar mengetahui tentang apa yang telah disampaikan oleh petugas
l. Petugas melengkapi dokumentasi kebidanan dan pencatatan

6. Bagan Alir
Petugas memberikan Petugas mencuci tangan
informasi secara efektif

Petugas melakukan Petugas melakukan


pemeriksaan umum anamnesa

Petugas melakukan Petugas melaukan

pemeriksaan fisik pemeriksaan obstetric

Petugas melakukan
Petugas melakukan
identifikasi terhadap
pemeriksaan penunjang
diagnosa
jika diperlukan

Petugas memberikan Petugas merencanakan


informasi kepada ibu dan asuhan kebidanan pada
keluarga tentang hasil ibu dengan abortus
pemeriksaan imminens

Petugas melakukan evaluasi


apakah ibu dan keluarga
Petugas melengkapi sudah benar-benar
dokumentasi mengetahui tentang apa saja
7. Hal Yang Perlu
Diperhatikan
8. Unit Terkait  KIA
 PONED
9. Dokumen
Terkait
10. Rekam Historis No Yang Dirubah Isi Perubahan Tanggal Mulai Diberlakukan
Perubahan
ASUHAN KEBIDANAN PADA
ABORTUS IMMINENS
No. Dokumen :
/UKP/PKMSTRJ/II/2018
DAFTAR
No. Revisi :0
TILIK
Tanggal Terbit :02 Februari 2018
Halaman :1dari 2
PUSKESMAS Dr.Hj.R.Deti Rahmawati,MH
SITURAJA Kes.
NIP. 19651231 200212 2 010
No Kegiatan Ya Tidak Tidak Berlaku
1. Apakah Petugas memberikan informasi kepada ibu tentang
tindakan atau pemeriksaan yang akan dilakukan ?
2. Apakah Petugas mencuci tangan secara efektif ?
3. Apakah Petugas melakukan anamnesa atau pengkajian data
subjektif secara lengkap ?
4. Apakah Petugas melakukan pemeriksaan umum ?
5. Apakah Petugas melakukan pemeriksaan fisik ?
6. Apakah Petugas melakukan pemeriksaan obstetric ?
7. Apakah Petugas melakukan pemeriksaan penunjang jika
diperlukan meliputi pemeriksaan USG dan laboratorium ?
8. Apakah Petugas melakukan identifikasi terhadap diagnosa
yang benar berdasarkan data-data yang telah dikumpulkan ?
9. Apakah Petugas memberikan informasi kepada ibu dan
keluarga tentang hasil pemeriksaan yang telah dilakukan
serta hasil identifikasi diagnosa abortus ?
10.Apakah Petugas merencanakan asuhan kebidanan pada ibu
dengan abortus imminens ?
11.Apakah Petugas melakukan evaluasi apakah ibu dan keluarga
sudah benar-benar mengetahui tentang apa yang telah
disampaikan oleh petugas ?
12.Apakah Petugas melengkapi dokumentasi kebidanan dan
pencatatan ?