Anda di halaman 1dari 2

PENATALAKSANAAN

PENGOBATAN LUKA BAKAR


GRADE I
No. : SOP/ /
Dokumen 35.07.103.102/2016
SOP No. Revisi :0
Tgl. Terbit : 20 Januari 2016 UPTD PUSKESMAS
Halaman :1/2 PUJON
KABUPATEN dr. Wiwit Wijayati
MALANG Nip.197501242006042015

1. Pengertian Luka bakar adalah luka yang terjadi akibat sentuhan permukaan
tubuh dengan benda-benda yang menghasilkan panas (misalnya :
api, air panas, listrik) atau zat-zat yang bersifat membakar
(misalnya : asam kuat dan basa kuat)
- Mencegah masukan kuman-kuman dan kotoran kedalam luka
- Mencegah sekresi yang berlebihan
- Mengurangi rasa sakit
- Mengistirahatkan bagian tubuh yang luka atau sakit
- Merawat semua derajat luka bakar sesuai dengan kebutuhan
2. Tujuan Sebagai acuan dalam melakukan pengobatan luka bakar
3. Kebijakan Keputusan Kepala UPTD Puskesmas Pujon Nomor 440/ /KEP/
35.07.103.102/2015 Tentang Kebijakan Pelayanan klinis di unit
Puskesmas Pujon
4. Referensi Buku Panduan Praktik Klinis bagi Dokter di Fasilitas Pelayanan
Kesehatan Primer Edisi I tahun 2013
PERSIAPAN ALAT STERIL :
1. Pinset anatomi 6. Kassa
2. Pinset chirurge 7. Kapas
3. Gunting 8. Hand scoen
4. Bengkok 9. Spuit
5. Kom kecil 10. NaCl

BAKI/POLEY BERISI ALAT NON STERIL :


1. Gunting balutan 4. SSD (silver sulfa diacin)
2. Plester 5. Tempat sampah
3. Verban
PELAKSANAAN :
1. Memberitahu pasien dan keluarga
2. Perawat cuci tangan
PENATALAKSANAAN
PENGOBATAN LUKA BAKAR
UPTD GRADE I
PUSKESMAS No. : SOP/ / dr. Wiwit Wijayati
PUJON Dokumen 35.07.103.102/2016 Nip.197501242006042016
SOP No. Revisi :0
Tgl. Terbit : 20 Januari 2016
Halaman :1/2

3. Mengatur posisi (perawat memakai hand scoen)


4. Perawat membersihkan luka bakar
5. Mendesinfektan luka dan sekitarnya dengan NaCl
6. Membersihkan jaringan yang mati (nekrose) dengan gunting,
kemudian diberi SSD
7. Mencatat kegiatan dan hasil observasi
8. Klien dirapikan
9. Alat dibereskan dan dibersihkan
10. Perawat cuci tangan
6. Unit Terkait 3. Rawat Inap
4. Ruang perawatan