Anda di halaman 1dari 14

Laporan Praktikum 2 Senin, 26 Agustus 2019

Mata Kuliah: Desain Kreatif Ekowisata

MENGENAL DAN MENGIDENTIFIKASI ASPEK MATERIAL


DAN IMMATERIAL DALAM SUATU BUDAYA
(Studi Kasus: Kalimantan Timur)

Disusun Oleh:
A/P2
Farah Haifa Nabilah J3B917141

Dosen:
Occy Bonanza, SP, MT

Asisten Dosen:
Ah Auval Hadzdzi, AMd

PROGRAM STUDI EKOWISATA


SEKOLAH VOKASI
INSTITUT PERTANIAN BOGOR
BOGOR
2019
i

DAFTAR ISI

Halaman
DAFTAR ISI i
DAFTAR GAMBAR i
DAFTAR TABEL ii
I. PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Tujuan 1
II. TINJAUAN PUSTAKA 2
2.1 Identifikasi 2
2.2 Material 2
2.3 Immaterial 2
2.4 Budaya 2
III. METODE PRAKTIKUM 3
3.1 Lokasi dan Waktu 3
3.2 Alat dan Bahan 3
3.3 Pendekatan Metode Praktikum 3
IV. HASIL DAN PEMBAHASAN 4
4.1 Elemen Desain 4
4.1.1 Elemen Desain Material 4
4.1.2 Elemen Desain Bersifat Immaterial 4
4.2 Karakteristik Elemen Desain 4
4.2.1 Karakteristik Elemen Desain Material 4
4.2.2 Karakteristik Elemen Desain Bersifat Immaterial 6
4.3 Respon Psikologis 7
4.3.1 Respon Psikologis Elemen Desain Bersifat Alami 8
4.3.2 Respon Psikologis Elemen Desain Bersifat Non Alami 8
4.4 Fungsi Pemanfaatan 8
4.4.1 Fungsi Pemanfaatan Elemen Desain Bersifat Alami 8
4.4.2 Fungsi Pemanfaatan Elemen Desain Bersifat Non Alami 9
V. KESIMPULAN 9
DAFTAR PUSTAKA 10

DAFTAR GAMBAR

No. Halaman
1. Teluk Kiluan, Lampung Error! Bookmark not defined.
2. Toko Buku AA Error! Bookmark not defined.
ii

3. Laguna Gayau Error! Bookmark not defined.


4. Pantai Teluk Kiluan Error! Bookmark not defined.
5. Bebatuan di Teluk Kiluan Error! Bookmark not defined.
6. Keranjang Belanja 6
7. Troli Belanja 7
8. Papan Nama 7

DAFTAR TABEL

No. Halaman
1. Alat dan Bahan 3
iii
1

I. PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Desain merupakan suatu bidang ilmu kreatif yang mencerminkan


keanekaan bentuk. Desain sebagai bentuk komunikasi visual yang menggunakan
teks atau gambar dalam menyampaikan informasi atau pesan. Desain membantu
proses pemecahan terhadap masalah komunikasi manusia. desain juga dikaitkan
dengan konfigurasi, komposisi, arti, nilai, dan tujuan dari fenomena hasil buatan
manusia.
Elemen desain adalah suatu hal yang berperan penting untuk merancang
sebuah desain. Elemen desain dapat diartikan sebagai bagian-bagian dasar yang
mendasari suatu desain. Elemen desain dipengaruhi oleh unsur-unsur dari alam
yang kemudian dikenal dengan elemen desain yang bersifat alami. Elemen desain
alami merupakan dasar dari segala desain. Modifikasi elemen alami dilakukan
untuk menyempurnakan penyampaian pesan. Sehingga tercipta elemen desain non
alami yang merupakan buatan dan modifikasi dari manusia.
Elemen desain alami dan non alami memberikan respon psikologis kepada
manusia. reaksi terhadap rangsang yang diterima oleh panca indera. Hal yang
menunjang dan melatar belakangi ukuran sebuah respon adalah sikap, persepsi,
dan partisipasi terhadap suatu elemen desain alami maupun non alami. Respon
dapat terlihat dari tingkah laku atau sikap yang berwujud yang dilakukan oleh
manusia.

1.2 Tujuan

Praktikum Mengenal dan Mengidentifikasi Elemen Desain yang Bersifat


Alami dan Non Alami memiliki tujuan. Tujuan disusun untuk mempermudah
dalam proses pencarian data, pembahasan, dan membuat kesimpulan. Tujuan
tersebut ialah sebagai berikut:
2

II. TINJAUAN PUSTAKA

2.1 Identifikasi

2.2 Material

2.3 Immaterial

2.4 Budaya
3

III. METODE PRAKTIKUM

3.1 Lokasi dan Waktu

Lokasi praktikum Mengenal Dan Mengidentifikasi Aspek Material dan


Immaterial dalam Suatu Budaya yang dilaksanakan berstudi kasus di Kalimantan
Timur. Kegiatan identifikasi dilaksanakandengan melakukan studi literatur.
Waktu dilaksanakannya kegiatan praktikum yaitu pada hari Jumat 23 Agustus
2019 pukul 14.00 WIB.

3.2 Alat dan Bahan

Praktikum Mengenal Dan Mengidentifikasi Aspek Material dan


Immaterial dalam Suatu Budaya dilaksanakan dengan menggunakan beberapa alat
dan bahan yang dapat mendukung proses kegiatan praktikum (Tabel 1).
Tabel 1 Alat dan Bahan
No. Alat dan Bahan Keterangan
1. Alat tulis Untuk mencatat hasil pengamatan
2. Laptop Untuk membuat laporan praktium
3. Handphone Untuk dokumentasi
4. Internet Sebagai alat bantu untuk mencari literatur
5. Printer Mencetak laporan

3.3 Pendekatan Metode Praktikum

Praktikum Mengenal Dan Mengidentifikasi Aspek Material dan


Immaterial dalam Suatu Budaya diselesaikan diselesaikan dengan menggunakan
beberapa tahapan dan metode praktikum. Tahapan dan metode dilakukan untuk
mempermudah dalam penyelesaian laporan. Tahapan dan metode praktikum
tersebut ialah:
1. Menentukan objek elemen desain bersifat alami dan non alami sebagai
objek kajian.
2. Mengidentifikasi elemen desain bersifat alami maupun non alami.
3. Mengidentifikasi dan melakukan studi literatur mengenai elemen desain
alami Teluk Kiluan dan melakukan observasi ke Toko Buku AA.
4. Mengidentifikasi karakteristik elemen yang terdapat pada setiap objek
yang bersifat alami maupun non alami.
5. Mengidentifikasi respon psikologis dan fungsi pemanfaatan pada elemen
desain alami dan non alami.
6. Merekap data dan membuat laporan hasil praktikum.
7. Membuat bahan presentasi dalam bentuk powerpoint.
4

IV. HASIL DAN PEMBAHASAN

Berdasarkan hasil identifikasi praktikum Mengenal Dan Mengidentifikasi


Aspek Material dan Immaterial dalam Suatu Budaya yang berstudi kasus di
Kalimantan Timur. Kalimantan Timur memiliki sumber kekayaan yang cukup
besar, baik berupa sumberdaya alam, pariwisata, kelautan, dan budaya. Kekayaan
sumberdaya di Kalimantan Timur terbagi menjadi dua aspek yaitu aspek material
dan immaterial. Terdapat empat hasil yang didapatkan melalui studi literatur yang
dilakukan. Hasil tersebut meliputi elemen desain, karakteristik elemen desain,
respon psikologis, dan fungsi pemanfaatan dari elemen desain yang bersifat
material dan immaterial..

4.1 Elemen Desain

4.1.1 Elemen Desain Material


Elemen desain yang bersifat material yang diidentifikasi berstudi kasus di
Kalimantan Timur. Elemen desain material yang terdapat
4.1.2 Elemen Desain Immaaterial
Elemen desain bersifat non alami merupakan delemen dasian yang muncul
akibat rekayasa manusia terhadap elemen alami. Elemen desai non alami biasanya
dibuat

4.2 Karakteristik Elemen Desain

4.2.1 Karakteristik Elemen Desain Material


Karakteristik elemen desain bersifat alami terdeiri dari karakteristik dari
objek alami yang terdapat di Teluk Kiluan. Elemen desain bersifat alami tersebut
diantaranya ialah Laguna Gayau, pasir pantai, dan bebatuan. Setiap elemen desain
tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
4.2.1.1 Sapei Sapaq (Pakaian Adat)
Sapei Sepaq merupakan pakaian adat yang digunakan oleh kaum pria dari
Suku Dayak Kenyah. Suku Dayak Kenyah biasanya bermukim di kawasan
Kalimantan Timur. Pakaian adat Sapei Sapaq memiliki corak yang berbeda
dengan busana Ta’a yang digunakan kaum wanita. Perbedaan terletak pada atasan
yang digunakan yang berbentuk seperti rompi ditambah dengan bawahan berupa
cawat yang disebut dengan abet kaboq. Bawahan ini semacam celana pendek yang
ketat ketat. Terdapat aksesori tambahan yaitu mandau yang diikat di bagian
pinggang. Corak pakaian adat Sapei Sapaq sangat beragam. Corak terdiri dari
gambar burung enggang, harimau atau tumbuhan. Pakaian adat yang
menggunakan corak burung enggang atau harimau menandakan pemakainya
adalah keturunan bangsawan, sedangkan corak tumbuhan menandakan
pemakainya adalah rakyat biasa. Pakaian adat ditambahkan dengan perisai dan
Mandau yang berfungsi sebagai bentuk perlindungan diri.
5

Gambar 1 Pakaian adat Sapei Sapaq untuk pria dan Ta’a untuk wanita
Sumber: bukubiruku.com, 2019
4.2.1.2 Sumpit (Senjata Tradisional)
Sumpit dikenal sebagai senjata tradisional suku Dayak di Kalimantan
Timur. Sumpit digunakan dengan cara ditiup. Senjata tradisional ini sering
digunakan untuk berburu dan digunakan sebagai senjata perang pada jaman
dahulu. Sumpit terbuat dari batang bilah bamboo sebagai batang atau pipa sumpit
dan anak panah atau damek yang terbuat dari bambu, lidi arena tau dirap. Selain
bahan pembuatannya yang berasal dari alam, Sumpit memiliki keunggulan pada
tingkat akurasi tembak yang mencapai sekitar 200 meter. Sumpit memiliki bentuk
bulat dengan panjang sekitar 1,5 sampai 2 meter dan berdiamter sekitar 2-3
centimeter.

Gambar 2 Senjata tradisional Sumpit


Sumber: pinterest.com
4.2.1.3 Sampe atau Sampek (Alat Musik)
Sampe atau sampek merupakan alat musik tradisional Suku Dayak yang
berasal dari Kalimantan Timur. Sampe yaitu sejenis gitar atau alat musik petik
dengan dawai berjumlah 3 atau 4. Sampek biasanya diberi hiasan atau ukiran khas
Suku Dayak. Sampe dalam bahasa lokal suku Dayak dapat diartikan “memetik
dengan jari". Seni musik dan alat-alat musik menjadi salah satu media yang
diperlukan dalam pelaksanaan upacara-upacara adat dan berfungsi sebagai sarana
hiburan dalam kehidupan sehari-hari orang Dayak.
6

4.2.2 Karakteristik Elemen Desain Bersifat Immaterial


Karakteristik elemen desain bersifat non alami terdiri dari karakteristik
dari objek non alami yang terdapat di Toko Buku AA. Elemen desain bersifat non
alami tersebut diantaranya ialah keranjang belanja, troli belanja, dan papan nama.
Setiap elemen desain tersebut memiliki karakteristik yang berbeda-beda.
4.2.2.1. Legenda Asal Usul Danau Lipan
Keranjang belanja merupakan benda yang memiliki desain elemen non
alami. Terdapat banyak keranjang belanja yang disediakan di Toko Buku AA
untuk keperluan pengunjng. Keranjang belanja yang disediakan memiliki bentuk
persegi panjang dengan ukuran yang tidak terlalu besar. Keranjang belanja
tersebut memiliki pegangan yang akan memudahkan ketika membawa keranjang
tersebut. Keranjang belanja yang tersedia memiliki tekstur halus karena terbuat
dari bahan plastik. Memiliki banyak lubang disetiap sisi keranjang. Keranjang
belanja tersebut memiliki ruang yang tidak terlalu besar tetapi cukup untuk
membawa barang belanja yang dibeli oleh pengunjung yang datang. Keranjang
belanja yang tersedia di Toko Buku AA memiliki warna merah dan biru. Warna
merah dan biru tersebut dipilih karena warna tersebut merupakan warna dasar
yang cukup menarik mata dan tidak mengganggu penglihatan.

Gambar 3 Keranjang Belanja


Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2019

4.2.2.2 Troli Belanja


Troli belanja merupakan benda yang termasuk kedalam elemen non alami
yang didesain oleh manusia untuk mempermudah kehidupan sehari-hari. Troli
belanja disediakan oleh Toko Buku AA untuk mempermudah pengunjung
membawa barang belanja. Berbeda dengan keranjang belanja, troli belanja ini
memiliki bentuk dan ukuran yang lebih besar. Selain itu, troli belanja yang
tersedia terbuat dari besi sehingga lebih kokoh. Besi tersebut membentuk rongga-
rongga pada troli belanja. Troli belanja juga lebih mudah dibawa karena terdapat
roda yang mempermudah penggunannya. Troli belanja memiliki warna merah
yang serasi dengan warna keranjang belanja yang disediakan.
7

Gambar 4 Troli Belanja


Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2019
4.2.2.3 Papan Nama
Papan nama yang terdapat di Toko Buku AA terletak di bagian depan
bangunan. Papan nama tersebut memiliki dua bentuk yang berbeda. Papan yang
pertama memiliki bentuk persegi panjang dan papan kedua membentuk huruf AA.
Papan nama yang tersedia terbuat dari besi tebal sehingga lebih kokoh. Selain itu,
kedua papan nama yang tersedia juga memiliki ukuran yang berbeda-beda.
Permukaan dari papan nama tersebut halus karena permukaan besinya. Peletakan
papan nama disimpan di bagian depan toko supaya terlihat oleh masyarakat yang
melintas. Pemilihan warna yang digunakan untuk papan nama cukup unik dan
menarik. Terdapat tiga warna diantaranya ialah warna merah, biru, dan kuning.
Ketiga warna tersebut merupakan warna-warna utama sehingga membuat papan
nama tersebut menjadi lebih menarik dengan tambahan aksen bintang di antara
huruf A.

Gambar 5 Papan Nama


Sumber: Dokumentasi Pribadi, 2019

4.3 Respon Psikologis

Respon merupakan istilah psikologi yang digunakan untuk menyebutkan


reaksi terhadap rangsang yang diterima oleh panca indera. Hal yang menunjang
dan melatar belakangi ukuran sebuah respon adalah sikap, persepsi, dan
partisipasi. Respon juga diartikan sebagai suatu tingkah laku atau sikap yang
berwujud baik sebelum pemahaman yang mendetail, penelitian, pengaruh atau
penolakan, suka atau tidak suka serta pemanfaatan pada suatu fenomena tertentu
(Sobur, 2003).
8

4.3.1 Respon Psikologis Elemen Desain Bersifat Alami


Terdapat respon psikologis yang diberikan oleh pengunjung terhadap
elemen desain bersifat alami yang terdapat di Teluk Kiluan. Elemen desain yang
terdapat pada Teluk Kiluan dapat mempengaruhi wisatawan untuk datang dan
berkunjung. Respon wisatawan yang datang terhadap elemen desain alami yang
terdapat di Teluk Kiluan adalah merasa senang dan bahagia. Respon tersebut
membuat wisatawan ingin melakukan berbagai macam kegiatan di teluk tersebut.
Kegiatan yang biasa dilakukan wisatawan tersebut biasanya ialah berenang,
berfoto, bermain pasir, menaiki peraha, dan snorkeling.
Selain itu, warna yang terdapat di sekitar teluk seperti warna air laut yang
biru dan warna pasir pantai yang putih kecoklatan membuat wisatawan merasa
nyaman dan relax ketika melihatnya. Kemudian, suara deburan ombak dan
hembusan angin yang menenangkan sehingga membuat wisatawan merasa betah
dan ingin berlama-lama di Teluk Kiluan. Hal tersebut membuat Teluk Kiluan
berdampak positif bagi wisatawan yang sedang merasa jenuh dan kelelahan
setelah bekerja dan beraktivitas.
4.3.2 Respon Psikologis Elemen Desain Bersifat Non Alami
Elemen desain bersifat non alami yang terdapat di Toko Buku AA dapat
memberikan respon psikologi terhadap sesorang yang melihatnya. Elemen-elemen
non alami yang terdapat di Toko Buku AA diantaranya ialah keranjang belanja,
troli belanja, dan papan nama. Respon psikologi yang diberikan oleh pengunjung
ketika melihat desain tersebut ialah pengunjung yang awalnya tidak akan
menggunakan keranjang maupun troli menjadi ingin menggunakannya.
Sedangkan untuk papan nama, respon psikologis yang diberikan ialah ketika
pengunjung melintas melewati Toko Buku AA yang awalnya tidak akan
mengunjungi toko tersebut menjadi datang untuk sekedar melihat-lihat ataupun
membeli sesuatu.

4.4 Fungsi Pemanfaatan

Fungsi pemanfaatan merupakan fungsi dari penggunaan elemen desain


bersifat alami dan non alami. Fungsi pemanfaatan tersebut dapat berkaitan dengan
lingkungan sekitar maupun manfaat bagi penggunanya. Elemen desain alami
maupun non alami biasanya memiliki fungsi untuk mempermudah aktivitas
manusia.
4.4.1 Fungsi Pemanfaatan Elemen Desain Bersifat Alami
Fungsi pemanfaatan terhadap elemen desain bersifat alami yang terdapat
di Teluk Kiluan diantaranya ialah sebagai tempat wisata dan rekreasi, untuk
menghilangkan kepenatan, dan menghabiskan waktu luang. Pemanfaatan dari
laguna, pasir pantai, dan bebatuan di Teluk Kiluan hamper sama. Ketiganya dapat
dimanfaatkan sebagai objek wisata oleh masyarakat sekitar. Laguna dimanfaatkan
oleh wisatawan maupun masyarakat setempat sebagai lokasi berenang yang aman
dikarenakan lokasinya yang terlindung dari ombaak.
Kemudian, untuk pasir pantai sendiri dapat bermanfaat sebagai lokasi
beristirahat dan melakukan aktivitas bagi wisatawan maupun masyarakat
setempat. Wisatawan yang datang dapat memanfaatkan pantai yang terdapat di
9

Teluk Kiluan untuk berjemur, bemain, ataupun untuk sekedar bersantai. Selain itu
juga pantai dapat dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar untuk lokasi usaha seperti
berjualan maupun menyewakan peralatan snorkeling.
Selanjutnya, untuk pemanfaatan bebatuan yang terdapat di sekitar Taluk
Kiluan dapat dimanfaat sebagai objek wisata yang unik dan juga sebagai spot foto.
Tetapi, wisatawan perlu berhati-hati ketika sedang melakukan kegiatan wisata di
sekitar bebatuan dikarenakan bebatuan yang tajam dan licin.
4.4.2 Fungsi Pemanfaatan Elemen Desain Bersifat Non Alami
Fungsi pemanfaatan terhadap elemen desain bersifat non alami yang
terdapat di Toko Buku AA ialah sebagai alat bantu ketika sedang berbelanja.
Elemen desain bersifat non alami yang terdapat di Toko Buku AA dapat
dimanfaatkan oleh pengunjung untuk digunakan selama berbelanja untuk menaruh
barang belanja. Pengunjung dapat memanfaatkan keranjang belanja maupun troli
belanja yang tersedia untuk lebih memudahkan. Pengunjung dapat memilih untuk
menggunakan troli maupun keranjang. Bagi pengunjung yang ingin berbelanja
arang banyak atau pun membawa anak kecil dapat menggunakan troli. Sedangkan,
bagi pengunjung yang hanya berbelanja sedikit dapat menggunakan keranjang
belanja. Kemudian untuk papan nama sendiri dapat bermanfaat sebagai penanda
atau pemberitahu lokasi toko buku tersebut sehingga pengunjung yang ingin
mengunjungi toko buku dapat mengetahui dengan mudah lokasinya.

V. KESIMPULAN

Berdasarkan hasil praktikum Mengenal dan Mengidentifikasi Elemen


Desain yang Bersifat Alami dan Non Alami yang sudah dilaksanakan memiliki
keseimpulan. Kesimpulan tersebut yaitu:
1. Elemen desain yang bersifat alami berlokasi di Teluk Kiluan. Teluk Kiluan
memiliki banyak elemen desain alami diantaranya ialah pantai, bebatuan, dan
laguan. Sedangkan elemen desain yang bersifat non alami berlokasi di Toko
Buku AA. terdapat tiga buah elemen desain non alami yang didapatkan
diantaranya ialah keranjang belanja, troli belanja, dan papan nama.
2. Elemen desain alami maupun non alami memiliki karakteristik yang sama.
Karalteristik tersebut terdiri dari garis, bentuk, tekstur, ruang,ukran, nilai, dan
warna. Karakteristik elemen desain alami memiliki warna dan tekstur yang
alami seperti bebatuan yang memiliki tekstur kasar dan memiliki warna gelap.
Kemudian warna air laut yang memiliki warna biru dan hijau. Sedangkan
untuk elemen desain non alami memiliki karakteristik warna yang lebih
10

beragam seperti papan nama yang memiliki perpaduan warna merah, biru,
dan kuning sehingga lebih menarik perhatian. Selain itu, desain non alami
memiliki bentuk yang dapat disesuaikan sesuai dengan kebutuhan.
3. Respon psikologis elemen desain alami dan non alami memiliki respon yang
berbeda. Respon psikologis dari elemen desain alami lebih terhadap rasa
nyaman dan rileks yang dirasakan. Sedangkan untuk respon psikologis dari
elemen desain non alami lebih kepada perasaan untuk menggunakan sesuai
dengan kegunaan dan fungsinya.
4. Elemen desain alami maupun non alami memiliki perbedaan fungsi
pemanfaatan. Fungsi pemanfaatan dari elemen desain alami yang terdapat di
Teluk Kiluan adalah dengan menjadikan elemen desain tersebut sebagai daya
tarik wisata, tempat rekreasi, dan spot foto. Sedangkan untuk fungsi dan
pemanfaatan dari elemen desain non alami yang terdapat di Toko Buku AA
ialah sebagai alat bantu untuk mempermudah pengunjung yang berbelanja
dan sebagai petunjuk lokasi.

DAFTAR PUSTAKA

Affadi. 1967. Perancangan Desain Web Dan Instagram Bisnis Online Undangan
Pernikahan “Anytime Wedding Invitation”
http://digilib.isi.ac.id/2378/7/JURNAL.pdf (Diakses pada: 25 Agustus
2019/08.24 WIB)
Archer, L. B., Baynes, K., & Langdon, R. 1976. Design in general Education:
Part one summary of findings. London: Royal College of Art, Department
of Design Research
William, B. 2014. Perancangan Buku.
http://kc.umn.ac.id/2359/3/BAB%20II.pdf (Diakses pada: 25 Agustus
2019/08.47 WIB)
Sobur, A. 2003. Psikologi Umum. Bandung: Pustaka Setia.