Anda di halaman 1dari 20

LKPD TITRASI ASAM BASA

PETUNJUK UNTUK PESERTA DIDIK

1. Baca tujuan pembelajaran dan indikator keberhasilan belajar yang


tercantum dalam LKPD.
2. Dengan bimbingan guru, diskusikan materi prasyarat yang tercantum
pada kolom Orientasi.
3. Setiap peserta didik dalam kelompok masing-masing mengeksplorasi
(mencermati dan mendiskusikan dalam kelompok) tentang model yang
diberikan dalam LKPD, guru bertindak sebagai fasilitator.
4. Berdasarkan pemahaman terhadap model dan informasi serta
pengalaman hidup, maka jawablah pertanyaan-pertanyaan yang
diberikan dalam topik pertanyaan kunci.
5. Peserta didik yang telah menemukan jawaban dari suatu pertanyaan,
bertanggung jawab untuk menjelaskan jawabannya kepada teman yang
belum paham dalam kelompoknya.
6. Peserta didik yang tidak mampu menjawab suatu pertanyaan,
diharuskan membuat satu atau lebih pertanyaan dengan kalimat yang
baik (kalimat sendiri, jelas dan ringkas) kepada anggota kelompok yang
lain.
7. Untuk memperkuat ide-ide yang telah terbangun dan berlatih
menerapkan ide-ide pada situasi yang baru, maka kerjakanlah sejumlah
latihan dan soal aplikasi yang diberikan.
8. Setiap kelompok diharuskan menyampaikan kesimpulan hasil kinerja
kelompoknya dan kelompok lain diminta untuk menanggapi, sedangkan
guru melakukan penguatan sesuai dengan tujuan pembelajaran.

311
LKPD TITRASI ASAM BASA

A.TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui model pembelajaran inkuiri terbimbing dengan menggali


informasi dari berbagai sumber belajar, penyelidikan sederhana dan
mengolah informasi, diharapkan siswa terlibat aktif selama proses belajar
mengajar berlangsung, memiliki sikap ingin tahu, teliti dalam
melakukan pengamatan dan bertanggung jawab dalam menyampaikan
pendapat, menjawab pertanyaan, memberi saran dan kritik, serta dapat
menganalisis data hasil berbagai jenis titrasi asam-basa dan
menyimpulkan hasil analisis data percobaan titrasi asam-basa.

B. KOMPETENSI DASAR

3.13 Menganalisis data hasil berbagai jenis titrasi asam-basa


4.13 Menyimpulkan hasil analisis data percobaan titrasi asam-basa

C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI (IPK)

3.13.1 Menyimpulkan pengertian titrasi


3.13.2 Menentukan titik ekivalen dan titik akhir titrasi melalui data percobaan
titrasi asam-basa
3.13.3 Menentukan indikator yang tepat untuk digunakan pada percobaan titrasi
asam-basa berdasarkan data pengamatan percobaan titrasi asam-basa
3.13.4

312
LKPD TITRASI ASAM BASA

E. MATERI AJAR

Materi Baru Sesuai Indikator ORIENTASI


(Pengetahuan Awal yang
Diperlukan)
Fakta a. Indikator asam dan basa memberikan a. pH asam < 7 ; pH basa >
warna yang berbeda pada range pH yang 7 ; dan pH Netral = 7
berbeda b. HCl, H2SO4, CH3COOH
merupakan contoh asam
c. NaOH, NH4OH,
Ca(OH)2 merupakan
contoh basa

Konsep a. Indikator merupakan suatu zat yang mampu a. Asam menurut Arhenius adalah
berubah warna yang berlainan dengan zat yang dalam larutan air yang
adanya analit atau titran secara berlebih akan memperbesar konsentrasi
b. Larutan standar merupakan suatu larutan dari ion hydronium, H3O+.
yang konsentrasinya telah ditetapkan b. Basa menurut Arhenius adalah zat
(diketahui) dengan akurat. yang akan memperbesar
konsentrasi ion OH-
c. Titran merupakan larutan yang telah
c. Garam, jika dilarutkan ke
diketahui konsentrasinya
dalam air akan menghasilkan
d. Titrat merupakan larutan yang belum
ion-ion yang terdiri atas kation
diketahui konsentrasinya
basa dan anion asam.
e. Titrasi merupakan suatu teknik yang
d. Larutan asam dapat terionisasi
digunakan untuk penentuan konsentrasi
di dalam air menjadi ion H+
suatu larutan.
dan anion (ion -) sisa asam.
f. Standarisasi merupakan proses dimana
e. Larutan basa dapat terionisasi
konsentrasi suatu larutan ditetapkan dengan
di dalam air menjadi kation
akurat.
(ion +) dan ion OH-.
g. Titrasi asam basa adalah titrasi yang
f. Senyawa ion terdiri dari kation
melibatkan asam dan basa atau titrasi yang
(ion +) dan anion (ion -).
didasarkan reaksi penetralan asam dan basa.
g. Larutan elektrolit merupakan
h. Titik ekivalen adalah keadaan pada saat
larutan yang dapat
asam dan basa tepat habis bereaksi atau
menghantarkan arus listrik
jumlah mol asam sama denganjumlah mol
karena kandungan ion-ion di
basa.
dalamnya.
i. Titik akhir titrasi adalah titik dalam suatu
h. Larutan asam dan basa
reaksi dimana suatu indikator berubah
merupakan laruutan elektrolit.
warna
i. Indikator merupakan suatu zat
yang mampu berubah warna
yang berlainan dengan adanya
analit atau titran secara
berlebih
j. Molaritas merupakan jumlah
mol dalam satu liter larutan

313
LKPD TITRASI ASAM BASA

k. Normalitas adalah banyaknya


ekivalen zat terlarut per liter
larutan.
Prinsip Kurva titrasi bergantung pada kekuatan asam
dan basa yang direaksikan

Prosedur Langkah-langkah melakukan titrasi asam


basa:
a. Siapkan larutan yang akan ditentukan
konsentrasinya. Pipet larutan tersebut
dengan tepat menggunakan pipet volume
dan masukan ke dalam erlenmeyer.
b. Tambahkan beberapa tetes larutan
indikator. Untuk memudahkan
pengamatan, pemilihan indikator
disesuaikan dengan trayek pH dan
perubahan warna indikator.
c. Penambahan zat pentiter (larutan dalam
buret) harus setetes demi setetes dan labu
erlenmeyer harus selalu digoyangkan agar
reaksi sempurna.
d. Sesekali pinggiran labu erlenmeyer harus
dibilas dengan aquades agar zat yang
bereaksi tidak menempel di dinding
erlenmeyer
e. Ketika mendekati titik ekivalen,
penambahan zat peniter dilakukan dengan
cara setengah tetes. Caranya, buka sedikit
kran buret, zat peniter yang keluar jangan
sampai menetes, tetapi tempelkan ke
dalam labu erlenmeyer, kemudian dibilas
dengan aquades dan digoyangkan.
Percobaan titrasi sebaiknya dilakukan dua
atau tiga kali agar teliti.

314
LKPD TITRASI ASAM BASA

Indikator 1 : Menyimpulkan pengertian titrasi

Indikator 2 : Menentukan titik ekivalen dan titik akhir titrasi asam-basa dari model

INFORMASI
Prinsip titrasi asam basa adalah pencampuran larutan asam dan basa yang dilakukan
secara bertahap. Proses pencampuran ini akan mengubah konsentrasi asam atau basa karena
terjadi reaksi netralisasi. Terjadinya reaksi netralisasi dapat digunakan untuk menentukan
konsentrasi asam atau basa dalam suatu sampel.
Titrasi asam basa dilakukan dengan meneteskan larutan standar atau larutan titran atau
pentiter ke dalam larutan analit atau titrat. Larutan standar atau titran (pentiter) adalah larutan
penitrasi yang terdapat di dalam buret yang sudah diketahui konsentrasinya baik itu asam
maupun basa. Larutan titrat adalah larutan yang akan dianalisa kadar atau konsentrasinya yang
terdapat di dalam erlenmeyer. Adapaun alat-alat yang digunakan dalam titrasi sederhana yaitu
buret, buret clam, batang statif, dan erlenmeyer seperti yang terlihat di bawah ini:
Gambar 1. Rancangan Alat Titrasi Asam Basa

Fungsi dari alat-alat titrasi asam basa :

1. Buret sebagai tempat titran.


2. Klem buret untuk memegang buret
yang digunakan untuk titrasi
3. Erlenmeyer sebagai tempat larutan
titrat.
Batang
statif 4. Batang Statif dipakai untuk
menahan buret (meletakkan buret)
Keran buret
pada waktu titrasi.
5. Keran buret untuk mengatur tetesan
larutan pentiter ke dalam dalam
erlenmeyer

315
LKPD TITRASI ASAM BASA

Untuk menentukan konsentrasi suatu larutan analit (titrat) dapat menggunakan rumus
di bawah ini:

Mol ekivalen asam = Mol ekivalen basa Mol ekivalen = jumlah mol x n

(Mol x n) asam = (Mol x n) basa

(M x V x n ) asam = (M x V x n ) basa Mol = M x V

Keterangan :

M = Konsentrasi/Molaritas (mol/L)
V = Volume (L)
n = bilangan bulat yang menyatakan jumlah ion H+ dalam larutan asam atau jumlah ion
OH- dalam larutan basa. Contoh: larutan H2SO4 memiliki n = 2, Larutan NaOH n = 1.

316
LKPD TITRASI ASAM BASA

MODEL 1. Titrasi Sederhana Asam Kuat (HCl) Oleh Basa Kuat (NaOH)

Larutan NaOH 0,1 M, 50 mL

Larutan HCl (25 mL)

Penambahan Saat Titrasi dilakukan Titrasi dihentikan


Indikator Fenolftalein

317
LKPD TITRASI ASAM BASA

PERTANYAAN KUNCI

1. Berperan sebagai apakah NaOH pada model 1?


Jawab:
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
2. Berdasarkan model 1, berapakah volume NaOH yang digunakan untuk mentitrasi
larutan HCl sampai titrasi dihentikan?
Jawab :
..........................................................................................................................................
.........................................................................................................................................
3. Berdasarkan model 1, berperan sebagai apakah larutan HCl?
Jawab :
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
4. Berdasarkan model 1 diatas konsentrasi zat titrat belum diketahui konsentrasinya,
sehingga perlu dilakukan titrasi untuk menentukan konsentrasi zat titrat tersebut.
berdasarkan hal tersebut maka simpulkanlah pengertian titrasi?
Jawab :

..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
5. Dari model 1 dan informasi di atas, hitunglah berapa konsentrasi asam klorida (HCl)
setelah dititrasi!
Jawab :
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
..........................................................................................................................................
........................................................................................................................................

318
LKPD TITRASI ASAM BASA

MODEL 2. TITiK EKIVALEN DAN TITiK AKHIR TITRASI

a. Awal Titrasi b. Saat dititrasi c. Saat Titik d. Titrasi


ekivalen dihentikan

Keterangan:

Dalam buret larutan NaOH (basa) ditulis OH-


Dalam erlenmeyer larutan HCl (asam) ditulis H+

319
LKPD TITRASI ASAM BASA

PERTANYAAN KUNCI

1. Berdasarkan model 2 a (awal titrasi),


a. Berapa jumlah ion H+ pada erlenmeyer?
b. Berapa ion OH- pada buret?
c. Bagaimana warna larutan dalam erlenmeyer?
d. Bagaimana sifat lalrutan dalam erlenmeyer?
Jawab:

a. ..............................................................................................................................
b. ..............................................................................................................................
c. ..............................................................................................................................
d. ..............................................................................................................................

2. Berdasarkan model 2 b (saat titrasi),


a. Berapa jumlah ion H+ pada erlenmeyer?
b. Mengapa jumlah ion H+ berkurang dari jumlah awal titrasi?
c. Molekul baru apa yang terdapat dalam erlenmeyer?
d. Bagaimana warna larutan dalam erlenmeyer?
Jawab:

a. .................................................................................................................
b. .................................................................................................................
c. .................................................................................................................
d. .................................................................................................................
3. Berdasarkan model 2 c (saat titik ekivalen titrasi),
a. Berapa jumlah ion H+ pada erlenmeyer?
b. Berapa jumlah ion OH- pada erlenmeyer?
c. berdasarkan jawaban pertanyaan a dan b, jelakan mengapa hal tersebut dapat
terjadi?
d. Bagaimana warna larutan dalam erlenmeyer?
e. Berdasarkan model 2 c, Molekul apa yang terdapat dalam erlenmeyer?
f. Apakah sama jumlah ion H+ dan ion OH- dalam molekul H2O yang terbentuk
dalam erlenmeyer?
g. Berdasarkan jawaban dari pertanyaan e dan f, kondisi inilah yang di sebut
dengan tiitk ekivalen. Jadi, coba ananda simpulkan apa itu tiitk ekivalen?
Jawab:
a. .................................................................................................................
b. .................................................................................................................
c. .................................................................................................................
d. .................................................................................................................
e. .................................................................................................................

320
LKPD TITRASI ASAM BASA

f. ..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
4. Berdasarkan model 2b (saat titrasi berlangsung) dan 2d (saat titrasi dihentikan),
a. Pada saat titrasi berlangsung, bagaimana warna larutan dalam erlenmeyer?
b. Pada saat titrasi dihentikan, bagaimana warna larutan dalam erlenmeyer?
c. Berdasarkan jawaban pertanyaan a dan b, kondisi tersebut disebut sebagai titik
akhir titrasi. Jadi, menurut ananda apa itu titik akhir titrasi?
Jawab :
a. ..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
b. ..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
c. ..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

321
LKPD TITRASI ASAM BASA

LATIHAN SOAL

1. Apa yang dimaksud dengan titrasi?


Jawab:
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
2. Apa perbedaaan titik ekivaeln dan titik akhir titrasi?
Jawab :
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................
..............................................................................................................................

KESIMPULAN

1. TITRASI
.................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................

2. TITIK AKHIR TITRASI


.................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
..............................................................................................................................................
3. TIITK EKIVALEN TITRASI
.................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
.................................................................................................................................................
...........................................................................................................................................

322
LKPD TITRASI ASAM BASA

Indikator 3: Menentukan indikator yang tepat untuk digunakan pada percobaan


titrasi asam-basa berdasarkan data pengamatan percobaan titrasi asam-
basa

Informasi

Indikator yang tepat digunakan dalam titrasi adalah indikator yang perubahan
warnanya mendekati sesuai sekitar titik ekuivalennya. Batas-batas pH ketika indikator
mengalami perubahan warna di dalam larutan disebut trayek perubahan warna indikator.
Perubahan warna indikator dalam larutan, tergantung pada sifat larutan dan pH dari
larutan garam asam basa. Di bawah ini merupakan beberapa trayek perubahan warna
indikator dan Sifat-sifat larutan garam asam basa dan pH nya.

Tabel 1. Trayek pH dan Perubahan Warna yang Digunakan Dalam Titrasi


Indikator Trayek pH Perubahan warna
Fenolftalein 8.3 - 10 Bening-merah muda
Metil Jingga 2.9 - 4.0 Merah-kuning
Metilen Merah 4.2 - 6.3 Merah-kuning

Tabel 2. Sifat-sifat larutan garam asam basa dan pH nya:


Larutan Garam Sifat Garam pH
Larutan garam dari asam kuat dan basa kuat Netral 7
Larutan garam dari asam kuat dan basa lemah Asam <7
Larutan garam dari asam lemah dan basa kuat Basa >7

323
LKPD TITRASI ASAM BASA

MODEL 2. Tabel Pengamatan Hasil Percobaan Penentuan Indikator Titrasi Asam


Basa

Tabel Pengamatan Percobaan

1. Titrasi Asam Kuat oleh Basa Kuat

Indikator Volume HCl Volume NaOH 0,1 M Perubahan pH larutan


No
0,1 M ketika warna berubah warna campuran

1 Fenolftalein 20 ml 20 ml Merah muda 8

2 Metil Jingga 20 ml 20 ml Kuning 4

3 Metil Merah 20 ml 20 ml Kuning 7

2. Titrasi Asam Lemah oleh Basa Kuat

Volume NaOH 0,1 Perubahan pH larutan


Volume
No Indikator M ketika warna warna campuran
CH3COOH 0,1 M
berubah

1 Fenolftalein 20 ml 20 ml Merah muda 10

2 Metil Jingga 20 ml 20 ml Kuning 4

3 Metil Merah 20 ml 20 ml Merah 4

3. Titrasi Basa Lemah oleh Asam Kuat

Volume Volume HCl 0,1 M Perubahan warna pH larutan


No Indikator NH4OH 0,1 ketika warna berubah campuran
M

1 Fenolftalein 20 ml 20 ml Merah muda 8

2 Metil Jingga 20 ml 20 ml Kuning 5

3 Metil Merah 20 ml 20 ml Merah 6

324
LKPD TITRASI ASAM BASA

PERTANYAAN KUNCI

1. Berdasarkan tabel pengamatan percobaan 1 (titrasi asam kuat oleh basa kuat),
a. Bagaimana perubahan warna larutan pada masing-masing indikator setelah
tercapai titik akhir titrasi?
Jawab :
Indikator Fenolftalein : ..............................................................................................
Indikator Metil Jingga : ..............................................................................................
Indikator Metil Merah : ..............................................................................................
b. Berapakah pH larutan campuran pada masing-masing indikator setelah tercapai
titik akhir titrasi ?
Jawab :
Indikator Fenolftalein : ..............................................................................................
Indikator Metil Jingga : ..............................................................................................
Indikator Metil Merah : ..............................................................................................
c. Berdasarkan tabel 2. pada informasi, berapakah pH larutan garam yang dibentuk
dari asam kuat dan basa kuat?
Jawab:
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

d. Berdasarkan jawaban b dan c di atas indikator apa yang tepat digunakan dalam
titrasi asam kuat oleh basa kuat ?
Jawab :
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

2. Berdasarkan tabel pengamatan percobaan 2 (titrasi asam lemah oleh basa kuat),
a. Bagaimana perubahan warna larutan pada masing-masing indikator setelah
tercapai titik akhir titrasi?
Jawab :
Indikator Fenolftalein : ..............................................................................................
Indikator Metil Jingga : ..............................................................................................
Indikator Metil Merah : ..............................................................................................
b. Berapakah pH campuran pada masing-masing indikator setelah tercapai titik akhir
titrasi ?
Jawab :
Indikator Fenolftalein : ..............................................................................................
Indikator Metil Jingga : ..............................................................................................
Indikator Metil Merah : ..............................................................................................

325
LKPD TITRASI ASAM BASA

c. Berdasarkan tabel 2. pada informasi, berapakah pH larutan garam yang dibentuk


dari asam lemah dan basa kuat?
Jawab:
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
d. Berdasarkan jawaban b dan c di atas indikator apa yang tepat digunakan dalam
titrasi asam lemah oleh basa kuat ?
Jawab:
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
3. Berdasarkan tabel pengamatan percobaan 3 (titrasi basa lemah oleh asam kuat),

a. Bagaimana perubahan warna larutan pada masing-masing indikator setelah


tercapai titik akhir titrasi?
Jawab :
Indikator Fenolftalein : ..............................................................................................
Indikator Metil Jingga : ..............................................................................................
Indikator Metil Merah : ..............................................................................................
b. Berapakah pH campuran pada masing-masing indikator setelah tercapai titik akhir
titrasi ?
Jawab :
Indikator Fenolftalein : ..............................................................................................
Indikator Metil Jingga : ..............................................................................................
Indikator Metil Merah : ..............................................................................................
c. Berdasarkan tabel 2. pada informasi, berapakah pH larutan garam yang dibentuk
dari basa lemah oleh asam kuat?
Jawab:
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

d. Berdasarkan jawaban b dan c di atas indikator apa yang tepat digunakan dalam
titrasi basa lemah oleh asam kuat ?
Jawab:
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................
....................................................................................................................................

326
LKPD TITRASI ASAM BASA

1. Di bawah ini merupakan tabel trayek pH dan perubahan warna dari beberapa
indikator.
Indikator Trayek pH Perubahan warna
Fenolftalein 8.3 – 10 Bening-merah muda
Metil Jingga 2.9 - 4.0 Merah-kuning
Metilen Merah 4.2 - 6.3 Merah-kuning

a. Jika Seorang murid SMA hendak melakukan titrasi 10 mL larutan asam asetat
(CH3COOH) dengan larutan Natrium Hidroksida (NaOH) 0,1 M. Dari tabel
trayek pH di atas, indikator apa yang tepat digunakan oleh murid SMA
tersebut?
b. Jika Seorang murid SMA hendak melakukan titrasi 10 mL larutan asam klorida
(HCl) dengan larutan Natrium Hidroksida (NaOH) 0,1 M. Dari tabel trayek pH
di atas, indikator apa yang tepat digunakan oleh murid SMA tersebut?
c. Jika Seorang murid SMA hendak melakukan titrasi 10 mL larutan asam kolrida
(HCl) dengan larutan Amonium Hidroksida (NH4OH) 0,1 M. Dari tabel trayek
pH di atas, indikator apa yang tepat digunakan oleh murid SMA tersebut?
Jawab :
a. ......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
b. ......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................

c. ......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................

327
LKPD TITRASI ASAM BASA

KESIMPULAN

Berdasarkan pembelajaran di atas dapat disimpulkan bahwa:

indkator yang tepat untuk jenis titrasi:

a. Titrasi Asam Kuat oleh Basa Kuat


..............................................................................................................................................
..............................................................................................................................................
..............................................................................................................................................
b. Titrasi Asam Lemah oleh Basa Kuat

..............................................................................................................................................
..............................................................................................................................................
..............................................................................................................................................

c. Titrasi Basa Lemah oleh Asam Kuat


..............................................................................................................................................
..............................................................................................................................................
..............................................................................................................................................

328
LKPD TITRASI ASAM BASA

EVALUASI
1.

pH larutan 9

Gambar 1. Kevin sedang melakukan titrasi

Kevin adalah seorang murid SMA yang sedang duduk di kelas XI. Kevin akan melakukan
praktikum titrasi 25 mL larutan asam cuka (CH3COOH) 0,01 M dengan larutan kalium
hidroksida (KOH) 0,01 M . Volume KOH di dalam buret sebelum titrasi adalah 50 mL. Pada
saat titrasi dihentikan volume larutan titran menjadi 30 mL dan warna larutan menjadi berwarna
merah muda serta pH larutan = 9.
a. Apa saja peralatan utama yang diperlukan Kevin untuk melakukan titrasi?
b. Larutan apa yang menjadi titrannya?
c. larutan apa yang menjadi titratnya?
d. Berapakah volume KOH yang digunakan dalam titrasi tersebut?
e. Dari ion H+ dan ion OH- dalam larutan selama titrasi berlangsung, ion apa yang
jumlahnya lebih dominan sebelum titrasi mencapai titik ekivalen?
f. Apa warna larutan dan berapa pH larutan saat titik ekivalen dan tititk akhir titrasi?

2. Tabel trayek pH dan perubaahan warna dari beberapa indikator.


Indikator Trayek pH Perubahan warna
Fenolftalein 8.3 - 10 Bening-merah muda
Metil Jingga 2.9 - 4.0 Merah-kuning
Metilen Merah 4.2 - 6.3 Merah-kuning
Berdasarkan Tabel trayek pH dan perubahan warna dari beberapa indikator di atas,
a. Jika Seorang murid SMA hendak melakukan titrasi 10 mL larutan asam cuka
(CH3COOH) dengan larutan Natrium Hidroksida (NH4OH) 0,1 M. Dari tabel
trayek pH di atas, indikator apa yang tepat digunakan oleh murid SMA
tersebut?
b. Jika Seorang murid SMA hendak melakukan titrasi 10 mL larutan asam cuka
(CH3COOH) dengan larutan Natrium Hidroksida (NaOH) 0,1 M. Dari tabel
trayek pH di atas, indikator apa yang tepat digunakan oleh murid SMA
tersebut?

329
LKPD TITRASI ASAM BASA

DAFTAR PUSTAKA

Brady, James E. 2000. Kimia Universitas Asas dan Struktur. Jakarta: Binarupa Aksara

Chang, Raymond. 2010. Chemistry, Tenth Edition. USA: The McGraw-Hill Companies, Inc.

Johari dan Rachmawati.2007.Kimia 2.Jakarta:Esis

Purba, Michael. 2007. Kimia : untuk SMA/ MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga

Sudarrmo, Unggul. 2013. Kimia Untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Erlangga

Sutresna, Nana; Didin Sholehudin: Tati Herlina.2016. Buku Siswa Aktif dan Kreatif
Kimia 2.Bandung:Grafindo Media Pratama

Syukri. 1999. Kimia Dasar 2. Bandung : ITB

330