Anda di halaman 1dari 2

KERANGKA ACUAN KEGIATAN

MONITORING DAN EVALUASI PASCA PEMICUAN STBM


DI WILAYAH KERJA UPT PUSKESMAS ONAN GANJANG
TAHUN 2019

A. PENDAHULUAN
Pembangunan kesehatan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan, dan
kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang
setinggi-tinggi, sebagai investasi bagi pembangunan sumber daya manusia yang produktif
secara sosial dan ekonomis. Salah satu permasalahan pembangunan kesehatan di Indonesia
adalah masalah kesehatan lingkungan.
Permasalahan kesehatan lingkungan yang mendominasi adalah masalah sanitasi.
Tantangan pembangunan sanitasi di Indonesia adalah sosial budaya dan perilaku penduduk
yang terbiasa buang air besar di sembarang tempat, khususnya ke badan air yang juga
digunakan untuk mencuci, mandi dan kebutuhan lainnya. Pemerintah terus berusaha untuk
mengatasi masalah sanitasi, terutama akses penduduk terhadap jamban sehat. Pada tahun 2008
Kementerian Kesehatan RI mengeluarkan Kepmenkes RI nomor 852/Menkes/SK/IX/2008
tentang Strategi Nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang kemudian
diperkuat dengan Permenkes RI nomor 3 tahun 2014 tentang Sanitasi Total Berbasis
Masyarakat

B. LATAR BELAKANG
Cakupan jamban di wilayah kerja UPT Puskesmas Onan ganjang masih sangat rendah
baru mencapai 84%, yang artinya masih banyak masyarakat Onan Ganjang yang BAB
sembarang dan di tahun 2018 dari 12 desa di Kecamatan Onan Gajang belum ada yang ODF.
Melihat kondisi tersebut, sesuai dengan Visi UPT Puskesmas Onan Ganjang yaitu
“Terwujudnya Kecamatan Onan Ganjang Sehat Menuju Humbang Hasundutan Sehat” serta
berpegang teguh terhadap Tata Nilai UPT Puskesmas Onan Ganjang yaitu “ Optimal dalam
memberikan pelayanan yang terbaik” maka UPT Puskesmas Onan Ganjang berusaha untuk
mengatasi permasalahan kesehatan lingkungan dalam hal memberantas perilaku BAB
semabrangan dengan melakukan pemicuan di setiap desa guna meningkatkan kesadaran dan
ada pemberdayaan masayarakat dalam membangun jamban sehat. Salah satu kegiatan
mempermudah upaya miningkatkan akses sanitasi masyarakat yang lebih baik serta mengubah
dan mempertahankan keberlanjutan budaya hidup bersih dan sehat yaitu dengan
dilaksanakannya monitoring dan evaluasi pasca pemicuan STBM.
C. TUJUAN UMUM DAN TUJUAN KHUSUS
1. Tujuan Umum
Untuk mengetahui/ perkembangan perubahan perilaku masyarakat pasca pemicuan
2. Tujuan Khusus
a. Melakukan Pemantauan terhadap peserta yang terpicu membangun jamban keluarga
b. Melakukan pencatatan terhadap masyarakat yang sudah atau sedang membangun jamban.

D. KEGIATAN POKOK DAN RINCIAN KEGIATAN


1. Pedataan terhadap masyarakat yang membangun jamban keluarga
2. Memonitoring dan Mengevaluasi ulang terhadap masyarakat yang terpicu membangun jamban
keluarga
3. Membuna kembali masyarakat yang belum merubah perilaku BAB Sembarangan.

E. CARA MELAKSANAKAN KEGIATAN


1. Mengunjungi Masyarakat yang terpicu membangun jamban keluarga
2. Memantau perkembangan pembangunan jamban keluarga terhadap masyarakat yang terpicu
3. Mencatat kemajuan pembangunan jamban keluarga terhadap masyarakat yang terpicu

F. SASARAN
1. Masyarakat yang terpicu untuk membangun jamban keluaga
2. Masyarakat yang mau berubah perilaku
G. JADWAL PELAKSANAAN KEGIATAN
Kegiatan dilaksanakan mulai dari bulan Januari sampai dengan bulan desember tahun 2019

H. EVALUASI PELAKSANAAN KEGIATAN


Evaluasi pelaksanaan secara rutin,tahunan dan dilakukan oleh tenaga Pengelola Program.

I. PENCATATAN, PELAPORAN DAN EVALUASI KEGIATAN


Kegiatan di dokumentasikan pada waktu pelaksanaan dan dilaporkan ke Dinas Kesehatan