Anda di halaman 1dari 18

LAPORAN HASIL PRAKTIKUM

SISTEM DIGITAL

NAMA : SUHARDI

NIM : 193030503050

KELAS : D

MODUL: IV (Flip Flop)

TUJUAN : 1. Mahasiswa dapat memahami karakteristik RS-FLIP


FLOP, JK-FLIP.
2. Mahasiswa dapat memahami fungsi Clock pada
Rangkaian Sekuensial.

Komposisi MAX Nilai

Sampul Depan 5

BAB I Tujuan dan Landasan Teori 30

BAB II Langkah Penyelesaian dan 30


Pembahasan Tugas Praktikum

Kesimpulan 25

Daftar Pustaka 10

Jumlah 100

Peni
Asiste
n Praktikum

Farhan Hidayat Ar Rachma

BAB I

TUJUAN DAN LANDASAN TEORI

I. TUJUAN
1. Mahasiswa dapat memahami karakteristik RS-FLIP FLOP, JK-FLIP FLOP
2. Mahasiswa dapat memahami fungsi clock pada rangkaian sekuensial

II. LANDASAN TEORI

FLIP FLOP
Flip flop merupakan suatu rangkaian sekuensial yang dapat menyimpan
data sementara (latch) dimana bagian outputnya akan merespons input dengan
cara mengunci nilai input yang diberikan atau mengingat input tersebut atau dapat
digunakan untuk menyimpan informasi. Sebuah flip flop merupakan
multivibrator-dwistabil. Sirkuit dapat dibuat untuk mengubah arus dengan sinyal
yang dimasukkan pada satu atau lebih input control dan akan memiliki satu atau
dua output. Ini merupakan elemen penyimpanan dasar pada logika sekuensial.
Flip flop dan latch merupakan bangunan penting dalam system elektronik digital
yang digunakan pada komputer, komunikasi dan tipe lain dari system.
Flip flop dan latch digunakan sebagai elemen penyimpan data seperti
penyimpanan data yang dapat digunakan untuk menyimpan memori, seperti
sirkuit yang dijelaskan pada logika sekuensial. Flip flop dapat digunakan secara
sederhana yaitu dengan menggunakan clock, sedangkan yang paling sederhana
dinamakan latch.
JENIS–JENIS FLIP FLOP
1. RS Flip-Flop
Flip flop SR merupakan rangkaian dasar untuk menyusun berbagai
jenis flip flop yang lainnya. Flip flop SR dapat disusun dari dua gerbang
NAND atau dua gerbang NOR.

RS Flip-Flop dengan gerbang NAND

RS- FLIP FLOP dengan gerbang NOR

2. RS flip flop dengan clock


RS flip flop dengan clock merupakan pengembangan dari RS flip flop
dengan menambahkan dua gerbang NAND pada RS flip flop dari gerbang
NAND dan gerbang AND pada RS flip flop dari gerbang NOR yang
bertujuan untuk masukan pemicu yang disebut dengan sinyal clock untuk
mengubah nilai yang ada.

RS flip flop dengan clock


3. JK-Flip Flop
Sebuah JK-FF adalah SR-FF yang telah dimodifikasi sedemikian rupa.
Pada SR-FF, jika kedua input S dan R-nya sama-sama beernilai 1, flip
floptidak mampu merespons kondisi output berikutnya (pelajari lagi sifR-
FF). Sebuah JK-FF dibentuk dari SR-FF dengan tambahan gerbang AND
pada sisi input R-nya. Dengan tambahan tersebut, apabila input J1 akan
membuat kondisi output berikutnya menjadi kebalikan dari kondisi output
sebeluumnya. Keadaan ini

JK-Flip Flop
4. D flip flop
Memiliki 1 input yang disebut D (data) serta 2 output yang disebut Q dan
Q pada dasarnya D flip flop diperoleh dari SR flip flop yang salah satu
inputnya didapat dengan mengkomplemenkan input yang lain yaitu
menambahkan satu gerbang NOT pada masukan.

D flip flop

1 Periode = Tt + Tr

I. ALAT DAN BAHAN


1. Digital Basic Trainer
2. Kabel-kabel pengubung

II. PROSEDUR PERCOBAAN

RS-FLIP FLOP
1. Rangkailah gerbang-gerbang logika pada Basic Trainer Kit sesuai dengan
gambar berikut

2. S dan R sebagai masukan, berilah input logika 1 dan 0 secara bergantian pada
masing-masing S dan R.
3. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut

S R LED 1 LED 2

0 0

0 1

1 0

1 1

4. Rangkailah gerbang-gerbang logika pada Basic Trainer Kit sesuai dengan


gambar berikut

5. S dan R sebagai masukan, berilah input logika 1 dan 0 secara bergantian pada
masing-masing S dan R.
6. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut

S R LED 1 LED 2

0 0

0 1

1 0

1 1

7. Jelaskan mengapa kondisi S=1 dan R=1 disebut dengan kondisi terlarang !
8. Buatlah kesimpulan dari percobaan SR-FLIP FLOP dengan gerbang NOR dan
NAND dan jelaskan perbedaan penggunaan kedua gerbang tersebut pada RS-
FLIP FLOP

JK FLIP FLOP
1. Rangkailah gerbang-gerbang logika pada basic trainer kit sesuai dengan
gambar berikut

2. J dan K sebagai masukan berilah input logika 1 dan 0 secara bergantian pada
masing-masing J dan K.
3. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut
SET RESET J K LED 1 LED 2 Keterangan

0 0

0 1
0 0
1 0

1 1

0 0

0 1
0 1
1 0

1 1

1 0 0 0

0 1

1 0
1 1

0 0

0 1
1 1
1 0

1 1

4. Berilah logika SET = 0 dan RESET = 0. Isikan data hasil percobaan pada tabel berikut
SIKLUS CLOCK J K LED 1 LED 2 Keterangan

0 1 1
1
1 1 1

0 1 1
2
1 1 1

5. Berdasarkan percobaan yang telah dilakukan :


a. Jelaskan fungsi SET dan RESET
b. Jelaskan kapan kondisi led 1 dan led 2 dalam kondisi Flip flop
c. Jelaskan fungsi clock pada rangkaian flip flop
d. Buatlah kesimpulan
BAB III
PEMBAHASAN

1. Pada percobaan pertama kita merangkai rangkaian RS-FLIP FLOP dengan


gerbang NOR seperti pada gambar berikut ini :

Pada rangkaian ini menggunakan dua buah gerbang NOR dengan dua
masukan yang dilambangkan dengan Q dan Q1, dan juga menggunakan dua buah
masukan yaitu S dan R juga dua buah keluaran yaitu di LED 1 dan LED 2. Input
di S dihubungkan dengan input 1 di gerbang NOR yang pertama atau gerbang
NOR-Q, output dari gerbang NOR-Q diinputkan lagi sebagai input 1 di gerbang
NOR yang kedua atau gerbang NOR-Q1. Sedangkan pada input di R digunakan
sebagai input 2 di gerbang NOR-Q1, output dari gerbang NOR-Q1 diinputkan
sebagai input 2 di gerbang NOR-Q. Output dari kedua gerbang tersebut selain
diinputkan ke masing-masing gerbang yang berbeda, juga digunakan sebagai
output yang dihubungkan ke LED 1 dan LED 2. Output dari gerbang Q sebagai
output untuk LED 1 dan output dari gerbang Q1 sebagai output untuk LED 2.
Kemudian diberi input logika 1 dan 0 secara bergantian pada masing-masing S
dan R dan mengisikan data hasil percobaan pada table berikut :
S R LED 1 LED 2 AWAL MULA

0 0 0 1 0 1

0 1 1 0 1 0

1 0 0 1 0 1

1 1 0 0 0 0
2. Pada rangkaian yang kedua ini adalah merangkai rangkaian RS FLIP FLOP
dengan gerbang NAND seperti pada gambar berikut :

Pada rangkaian ini menggunakan dua buah gerbang NAND dengan dua
masukan yang dilambangkan dengan U1 dan U2, dan juga menggunakan dua
buah masukan yaitu S dan R juga dua buah keluaran yaitu di LED 1 dan LED 2.
Input di S dihubungkan dengan input 1 di gerbang NAND yang pertama atau
gerbang NAND-U1, output dari gerbang NAND-U1 diinputkan lagi sebagai input
1 di gerbang NAND yang kedua atau gerbang NAND-U2. Sedangkan pada input
di R digunakan sebagai input 2 di gerbang NAND-U2, output dari gerbang
NAND-U2 diinputkan sebagai input 2 di gerbang NAND-U1. Output dari kedua
gerbang tersebut selain diinputkan ke masing-masing gerbang yang berbeda, juga
digunakan sebagai output yang dihubungkan ke LED 1 dan LED 2. Output dari
gerbang U1 sebagai output untuk LED 1 dan output dari gerbang U2 sebagai
output untuk LED 2.
Kemudian diberi input logika 1 dan 0 secara bergantian pada masing-masing S
dan R dan mengisikan data hasil percobaan pada table berikut :
S R LED 1 LED 2 AWAL MULA

0 0 1 1 1 1

0 1 1 0 1 0

1 0 0 1 0 1

1 1 0 1 0 1

Kondisi terlarang yaitu keadaan yang tidak diperbolehkan dimana kondisi


output Q sama dengan Q not yaitu pada saat S=0 dan R=0. Kondisi memori yaitu
saat S=1 dan R=1, output Q dan Q not akan menghasilkan perbedaan yaitu jika
Q=0 maka Q not=1 atau sebaliknya jika Q=1 maka Q not=0.
Dari kedua percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa pada rangkaian
RS-FLIP FLOP dengan gerbang NOR dan RS-FLIP FLOP dengan gerbang
NAND terdapat kesamaan pada keluaran yaitu pada saat S=0 dan R=1
menghasilkan LED 1= 1 dan LED 2= 0 dan pada saat S=1 dan R=0 menghasilkan
LED 1= 0 dan LED 2= 1.

3. Percobaan ketiga membuat rangkaian JK FLIP FLOP sesuai dengan gambar


berikut

Setelah di simulasikan rangkaian tersebut pada trainer kemudian di


berikan masukan 0 dan 1 pada masing-masing SET, RESET, J dan K secara
bergantian. Kemudian diisikan pada table hasil percobaan berikut ini

SET RESET J K LED 1 LED 2 Keterangan

0 0 0 0 1 1

0 1 1 1

1 0 1 1
1 1 1 1

0 0 1 0

0 1 1 0
0 1
1 0 1 0

1 1 1 0

0 0 0 1

0 1 0 1
1 0
1 0 0 1

1 1 0 1

0 0 0 1

0 1 0 1
1 1
1 0 0 1

1 1 0 1

Pada saat SET=0, RESET=0, Jdan K pada kondisi apapun maka LED 1
dan LED 2 bernilai 1. Sedangkan pada saat SET=1 dan RESET=1 keadaan
tersebut disebut keadaan terlarang dikarenakan Q dan Q’ bernilai sama.

4. Pada percobaan keempat yaitu membuat rangkaian JK-FLIP FLOP dengan


menggunakan masukan J, K dan clock, dan dengan output LED 1 dan LED 2. Pada
percobaan ini masukan J dan K sudah ditentukan dengan hanya menggunakan input
logika 1. Pada masukan clock diberi input 1 dan 0 secara bergantian.
SIKLUS CLOCK J K LED 1 LED 2 Keterangan

0 1 1 1 1
1
1 1 1 1 1

0 1 1 1 1
2
1 1 1 1 1

Pada siklus yang pertama pada saat clock=0 LED 1 akan bernilai 1 dan
LED 2 bernilai 0 dan pada saat clock=1 LED 1 akan tetap bernilai 1 dan LED 2
juga tetap bernilai 0. Pada siklus kedua pada saat clock=0 LED 1 akan bernilai 0
dan LED 2 bernilai 1 dan pada saat clock=1 LED 1 akan tetap bernilai 0 dan LED
2 juga tetap bernilai 1. Dari percobaan tersebut dapat disimpulkan bahwa LED 1
dan LED 2 akan mengalami flip flop pada saat clock bernilai 0.
Berdasarkan kondisi yang diujikan yaitu :
a. Set adalah suatu kondisi inputan yang mengakibatkan output Q
bernilai 1 saat dipicu, apapun kondisi sebelumnya.
b. Reset adalah suatu kondisi inputan yang mengakibatkan output Q
bernilai 0 saat dipicu, apapun kondisi sebelumnya.
c. Kondisi LED 1 dan LED 2 dalam keadaan FLIP FLOP pada SET=0
dan RESET=0.
d. Fungsi clock pada rangkaian FLIP FLOP adalah untuk
menyerempakkan inputan yang diberikan dan untuk memicu FLIP
FLOP bekerja.

BAB IV
KESIMPULAN

Flip flop merupakan suatu rangkaian sekuensial yang dapat menyimpan


data sementara (latch) dimana bagian outputnya akan merespons input dengan
cara mengunci nilai input yang diberikan atau mengingat input tersebut atau dapat
digunakan untuk menyimpan informasi. Sebuah flip flop merupakan
multivibrator-dwistabil. Sirkuit dapat dibuat untuk mengubah arus dengan sinyal
yang dimasukkan pada satu atau lebih input control dan akan memiliki satu atau
dua output. Ini merupakan elemen penyimpanan dasar pada logika sekuensial.
Flip flop dan latch merupakan bangunan penting dalam system elektronik digital
yang digunakan pada komputer, komunikasi dan tipe lain dari system.
Jenis–jenis flip flopadalah :
1. RS Flip-Flop
2. RS flip flop dengan clock
3. JK-Flip Flop
4. D flip flop
BAB V
DAFTAR PUSTAKA

Wikipedia. 2019. Flip-Flop.


https://id.wikipedia.org/wiki/Flip-flop. Diakses pada tanggal 22 Oktober
2019
Hayati, Mardhiyatul. 2015. Flip-Flop.

https://mardhiyatulhayati2015.wordpress.com/post/flip-flop/. Diakses pada


tanggal 22 Oktober 2019
Nalfrtzy, Salma. 2018. Laporan Flip-Flop.
http://salmanalfrtzy15.blogspot.com/2018/04/judul-laporan-rangkaian-flip-
flop-2.html. Diakses pada tanggal 17 Oktober 2019
LAMPIRAN

1. Percobaan pertama

Gambar 6.1 RS-FLIP FLOP dengan gerbang NOR

Gambar 6.2 RS-FLIP FLOP dengan gerbang NOR pada Trainer

S R LED 1 LED 2
0 0 0 1
0 1 1 0
1 0 0 1
1 1 0 0
Tabel Hasil Percobaan
2. Percobaan kedua
Gambar 6.3 RS-FLIP FLOP dengan Gerbang NAND

Gambar 6.4 RS-FLIP FLOP dengan gerbang NAND pada Trainer

S R LED 1 LED 2
0 0 1 1
0 1 1 0
1 0 0 1
1 1 0 1
Tabel Hasil Percobaan Kedua

3. Percobaan JK Flip Flop


Gambar 6.5 Input 0-0-0-0 Gambar 6.6 Input 0-0-0-1

Gambar 6.7 Input 0-0-1-0 Gambar 6.8 Input 0-0-1-1

Gambar 6.9 Input 0-1-0-0 Gambar 7.0 Input 0-1-0-1

Gambar 7.1 Input 0-1-1-0 Gambar 7.2 Input 0-1-1-1


SET RESET J K LED 1 LED 2 Keterangan

0 0 1 1

0 1 1 1
0 0
1 0 1 1

1 1 1 1

0 0 1 0

0 1 1 0
0 1
1 0 1 0

1 1 1 0

0 0 0 1

0 1 0 1
1 0
1 0 0 1

1 1 0 1

0 0 0 1

0 1 0 1
1 1
1 0 0 1

1 1 0 1

Tabel Hasil Percobaan

SIKLUS CLOCK J K LED 1 LED 2 Keterangan

0 1 1 1 1
1
1 1 1 1 1
0 1 1 1 1
2
1 1 1 1 1

Tabel Hasil Percobaan Ketiga