Anda di halaman 1dari 6

7 LANGKAH CUCI TANGAN

GLASGOW COMA SCALE (GCS)


Skala yang dipakai untuk menilai derajat kesadaran pasien

Eye (Respon membuka mata)  E Verbal (Respon verbal)  V

(4)  membuka mata spontan. (5)  orientasi baik.

(3)  membuka mata dengan rangsangan (4)  mampu membentuk kalimat, bingung,
suara (memberi perintah kepada bicara meracau, disorientasi tempat dan
pasien untuk membuka mata). waktu, isi percakapan membingungkan.

(2)  membuka mata dengan rangsangan (3)  kata-kata jelas tapi tidak membentuk
nyeri (berikan rangsang nyeri agar kalimat yang jelas.
pasien membuka mata< missal: cubitan, (2)  kata-kata tidak dapat dimengerti
menekan kuku jari). (mengerang).
(1)  tidak ada respon. (1)  tidak ada respon.
GLASGOW COMA SCALE (GCS)
Skala yang dipakai untuk menilai derajat kesadaran pasien

Eye (Respon membuka mata)  E Verbal (Respon verbal)


 V

(4)  membuka mata spontan. (5)  orientasi baik.

(3)  membuka mata dengan rangsangan (4)  mampu membentuk kalimat, bingung,
suara (memberi perintah kepada bicara meracau, disorientasi tempat dan
pasien untuk membuka mata). waktu, isi percakapan membingungkan.

(2)  membuka mata dengan rangsangan (3)  kata-kata jelas tapi tidak membentuk
nyeri (berikan rangsang nyeri agar kalimat yang jelas.
pasien membuka mata< missal: cubitan, (2)  kata-kata tidak dapat dimengerti
menekan kuku jari). (mengerang).
(1)  tidak ada respon. (1)  tidak ada respon.
www.puskesmasngadirojo.com

Motorik (Respon motorik)  M

(6)  mampu melakukan perintah untuk menggerakkan anggota badan dengan benar.

(5)  melokalisir nyeri (menjangkau dan menjauhkan stimulus saat diberi rangsang nyeri).

(4)  dapat menghindari rangsang nyeri dengan menarik atau menjauhi stimulus saat diberi
rangsang nyeri (withdrawal).

(3)  hanya dapat melakukan gerakan fleksi saat diberi rangsang nyeri (fleksi abnormal).

(2)  hanya dapat melakukan gerakan ekstensi saat diberi rangsang nyeri (ekstensi abnormal).

(1)  tidak ada respon.


Interpretasi total skor GCS Derajat kesadaran

14-15  compos mentis Sadar : dapat berorientasi dan komunikasi.


(kesadaran
Apatis : tidak tidur, acuh tak acuh, tidak bicara dan pandangannya hampa.
penuh).
Somnolent : dapat digugah dengan berbagai stimulasi, bereaksi secara motorik /
12-13  apatis.
verbal kemudian terlelap lagi. Gelisah / tenang.
11-12  somnolent.
Stupor : gerakan spontan, menjawab rangsang nyeri secara reflex.
8-10  stupor. Verbalisasi mungkin terjadi tapi terbatas pada satu atau dua kata
saja. Non verbal dengan menggunakan kepala.
<5  koma.
Koma : tidak bereaksi terhadap stimulus.