Anda di halaman 1dari 9

MAKALAH

TEKNOLOGI INFORMASI DI ERA INDUSTRI 4.0

Disusun untuk memenuhi tugas matakuliah Teknologi Informasi di era industri 4.0 yang
ditempuh oleh :
Urnika Mudhifatul Jannah, S.Kom, M.Pd

Disusunoleh :

Kholed abdulloh

PROGAM STUDI SISTEM INFORMASI


FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM RADEN RAHMAT MALANG
YAYASAN PERGURUAN TINGGI ISLAM RADEN RAHMAT
KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah Swt atas segala rahmat, taufiq, serta hidayah
– Nya, sehingga say adapat menyelesaikan penulis makalah, Teknologi Informasi di Era 4.0 ini
dengan baik guna memenuhi tugas matakuliah konsep sistem informasi semester satu di
Universitas Islam Raden Rahmat Malang.
Makalah ini saya buat berdasarkan pengetahuan, artikel, dan berbagai sumber refrensi
yanag saya peroleh melalu internet. Penyusunan makalah ini saya buat sedemikian rupa sehingga
dapat di terima dan dipahami oleh pembaca. Dari makalah ini saya harap pembaca dapat
menambah wawasan mengenai, Teknologi Informasi di Era industry 4.0.
Saya berterima kasih kepada Ibu Urnika Mudhifatul Jannah, S. Kom, M. Pd selaku dosen
sistem informasi, tidak lupa juga saya berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
dalam mengerjakan makalah ini.
Semoga dengan tersusun nya makalah ini dapat bermanfaat bagi saya dan pembaca. Saya
menyadari dalam penyusunan makalah ini jauh dari kata sempurna, untuk itu saya mengharapkan
kritik dan saran untuk membangun supaya menjadi lebih baik lagi kedepanya.

2017Semarang, 21 September
malang, 10 Oktober 2019

Penyusun,

i
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .......................................................................................................... I


DAFTAR ISI ........................................................................................................................ II
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang.........................................................................................................1
1.2 Rumusan Masalah....................................................................................................1
1.3 Tujuan......................................................................................................................1
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Perkembangan Teknologi Informasi ......................................................................2
2.2 Institusi yang Terkait dalam Bidang Informasi .....................................................2
2.3 Peranan Teknologi dan Informasi ..........................................................................3
2.5 Dampak Teknologi dan Informasi .........................................................................3
BAB III PENUTUP
3.1 Kesimpulan...............................................................................................................4
3.2 Saran.........................................................................................................................4
DAFTAR PUSTAKA

ii
BAB I
LATAR BELAKANG

1.1 Pendahuluan
Revolusi industri 4.0 merupakan fase keempat dari perjalanan sejarah revolusi industri
yang dimulai pada abad ke-18. Menurut Prof Schwab, dunia mengalami empat revolusi industri.
Revolusi industri 1.0 ditandai dengan penemuan mesin uap unutk mendukung mesin produksi,
kerat api dan kapal layar. Berbagai peralatan kerja yang semula bergantung pada tenaga manusia
dan hewan kemudian digantikan degan tenaga mesin uap. Ditemukan energi listrik dengan
konsep pembagian tenaga kerja untuk menghasilkan produksi dalam jumlah besar pada awal
abad 19 telah menandai lahirnya revolusi 2.0. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi
yang semakin pesat pada awal abad ke-20 telah melahirkan teknologi informasi dan proses
produksi yang dikendalikan secara otomatis. Mesin industri tidak lagi dikendalikan oleh tenaga
manusia tetapi menggunakan sistem otomatis berbasis komputer. Dampaknya, biaya produksi
menjadi semakin murah. Teknologi informasi juga semakin maju diantaranya teknologi kamera
yang terintegrasi dengan mobile phone dan semakin berkembangnya industri kreatif.
Revolusi industri mengalami puncaknya saat ini dengan lahirnya teknologi digital yang
berdampak pasif terhadap hidup manusia di seluruh dunia. Revolusi industri terkini atau generasi
keempat mendorong sistem otomatis di dalam semua proses aktivitas. Teknologi internet yang
semakin masif tidak hanya menghubungkan jutaan manusia di seluruh dunia tetapi juga telah
menjadi basis bagi transaksi perdagangan dan transportasi secara online. Munculnya bisnis
transportasi online seperti Gojek, Uber dan Grab menunjukkan integrasi aktivitas manusia
dengan teknologi informasi dan ekonomi menjadi semakin meningkat.

1.2 Rumusan Masalah


1.1 Bagaimana perkembangan teknologi informasi yang mengarah pada era industri 4.0?
1.2 Bagaimana institusi / provider yang terkait dengan perkembangan teknologi informasi di
era industri 4.0?
1.3 Bagaimana keterkaitan dan dampak teknologi informasi komunikasi di era industri 4.0?

1.3 Tujuan Masalah


1.1 Untuk mengetahui perkembangan teknologi informasi yang mengarah pada era industri
4.0
1.2 Untuk mengetahui institusi / provider yang terkait dengan perkembangan teknologi di era
industry 4.0
1.3 Untuk mengetahui keterkaitan dan dampak teknologi informasi komunikasi di era industri
4.0

1
BAB II
PEMBAHASAN

2.1 Perkembangan Teknologi Informasi

Revolusi industri pertama terjadi di Inggris pada tahun 1784 di mana penemuan mesin
uap dan mekanisasi mulai menggantikan pekerjaan manusia. Revolusi yang kedua terjadi pada
akhir abad ke-19 di mana mesin-mesin produksi yang ditenagai oleh listrik digunakan untuk
kegiatan produksi secara masal. Penggunaan teknologi komputer untuk otomasi manufaktur
mulai tahun 1970 menjadi tanda revolusi industri ketiga. Saat ini, perkembangan yang pesat dari
teknologi sensor, interkoneksi, dan analisis data memunculkan gagasan untuk mengintegrasikan
seluruh teknologi tersebut ke dalam berbagai bidang industri. Hal tersebut yang dimaksud adalah
industri 4.0. Idustri 4.0 merupakan otomatisasi sistem produksi dengan memanfaatkan teknologi.
Teknologi informasi merupakan segala teknologi apapun yang membantu manusia dalam
membuat, mengubah, menyimpan, mengomunikasikan dan/atau menyebarkan informasi. Contoh
teknologi informasi adalah komputer, telepon, televisi, handphone, dan alat lain yang merupakan
alat elektronik. Teknologi informasi (TI) turut berkembang sejalan dengan perkembangan
peradaban manusia. Perkembangan teknologi informasi meliputi perkembangan infrastruktur TI,
seperti hardware, software, teknologi penyimpanan data (storage), dan teknologi komunikasi

Teknologi informasi sangat berpengaruh di era industri 4.0 karena di era industri 4.0
mengandalkan teknologi informasi dalam segala bidang, dari ekonomi, pendidikan, kesehatan,
pemerintahan dan lain-lain. Karena teknologi informasi sangat memudahkan manusia dalam
memproduksi, mengolah data dan menyebarkan informasi. Sehingga teknologi informasi di era
ini sangat cepat perkembangannya. Semakin berkembangnya teknologi informasi sehingga
tenaga kerja manusia bisa beralih menjadi tenaga mesin. Selain dari kecepatannya tenaga mesin
juga lebih terjamin keakuratan serta keberhasilannya dalam bekerja. Teknologi juga mempunyai
dampak negatif yaitu banyaknya penipuan melalui sms, akun media sosial yang dibobol dan
banyak hal negatif lainnya yang dapat ditimbulkan dari perkembangan teknologi informasi.
Berdasarkan uraian tersebut maka sebagai manusia yang pandai agar berhati-hati dalam
menggunakan teknologi informasi dan menanggapi isu atau hoak.

2.2 Institusi yang Terkait dalam Bidang Informasi

Dalam perkembangan teknologi informasi dalam bidang Informasi erat hubungannya degan
kegiatan sehari-hari. Hal ini berupa peralatan informasi yang semakin canggih seperti,
handphone. perusahaan / institusi yang mengeluarkan antar lain: nokia, sony erecsson, Motorola,
Samsung, lg,benq,blackberry, appel, asus, nexsian, dll. Provider yang terkait antara lain: Xl,
indosat, telkomsel, 3, esia, dll.

2
Fingerpoint (absensi elektronik ) Prusahaan / institusi yang mengeluarkan ini: keico, finger,
hitachi, dll. Provider yang terkait dan menggunakan fasilitas ini: sekolah, kantor – kantor
pemerintah atau swasta, universitas, dll. Kemera DSLR perusahan yang mengelurkan produk ini:
Nikon, canon, Panasonic, sony, dll. Provider yang terkait dan menggunakan teknologi ini: harian
surat kabar, fotografer, insitut, pemerintahan atau swasta, dll.

2.3 Dampak Teknologi informasi dan komunikasi


Hubungan dengan komunikasi adalah sama – sama bergerak dalam bidang informasi.
Dan teknologi informasi merupakan bagian dari sistem informasi karena sistem informasi bisa
tersunsun dari beberapa teknologi informasi. Efek keterkaitan dengan sistem informasi dan
komunikasi yaitu: ketergantungan, violance and gore, anti social behavior, pornografi, dll.

Dalam perkembangan di bidang industri 4.0 bukan hanya merevolusi proses manufaktur,
tetapi juga berdampak kuat pada model globalisasi, dengan mengubah tenaga kerja dan
meningkatkan kemudahan akses ke layanan. Pekembangan industri memiliki tiga dampak besar
yakni, globalisasi, mengaburkan batasan, dan kompetisi internasional. Globalisasi terjadi akibat
Perkembangan teknologi, baik di dalam maupun di luar pabrik, telah berdampak pada globalisasi
industri manufaktur – proses di mana bisnis dan organisasi lain mengembangkan pengaruh
internasional atau mulai beroperasi secara internasional. Sejak revolusi industri pertama,
industrialisasi telah berdampak pada bisnis internasional. Secara khusus, kemajuan dalam
transportasi dan telekomunikasi memiliki dampak yang sangat besar. Dengan meningkatnya
perdagangan dan komunikasi, semakin banyak perusahaan memperluas jangkauan mereka di
darat dan laut. Bahkan, rantai suplai manufaktur modern berpusat di sekitar globalisasi. Setiap
hari, barang-barang dipindahkan ke seluruh dunia pada jalur pelayaran, ekspedisi kargo dan
melalui udara. Kegiatan bisnis, termasuk outsourcing logistik, manajemen fasilitas, layanan
profesional dan pemeliharaan, semua bisa menjadi proses internasional.

Mengaburkan batas terjadi pada awal Industri 4.0, perusahaan menggunakan rantai
pasokan dan jaringan data yang lebih kompleks di seluruh dunia dalam operasi mereka.
Konektivitas fisik sedang diganti dengan peningkatan jumlah tautan digital – banyak yang
disimpan di cloud. Kolaborasi internasional yang lebih besar lebih dimungkinkan daripada
sebelumnya. Menggunakan perangkat lunak berbasis cloud, setiap anggota staf di lokasi
geografis dapat berkontribusi untuk desain. Fungsi ini semakin banyak ditawarkan dalam
perangkat lunak CAD (Computer Aided Design), membuat desain proses yang lebih kolaboratif.
Namun, globalisasi tidak hanya memperbaiki proses desain. Bisnis bisa mendapatkan hasil
maksimal dari talent pool mereka atau jaringan pemasok internasional menggunakan
konektivitas digital, karena keahlian dapat ditawarkan dari jarak jauh dan secara real-time. Di
banyak perusahaan internasional, pemasok atau anggota staf bekerja dalam kelompok kecil untuk
meningkatkan aliran ide, yang dapat menyebar lebih luas dengan menggunakan cloud.
Penyimpanan dan transfer data murah akan meningkatkan desentralisasi dan fleksibilitas untuk

3
bisnis. Beroperasi dengan cara ini dapat berarti perusahaan internasional masa depan tidak
membutuhkan kehadiran fisik yang signifikan di seluruh dunia, tetapi dapat beroperasi hanya
dari beberapa kelompok.

Kompetisi internasional terjadi akibat Peningkatan konektivitas berarti perusahaan kini


harus kompetitif dalam skala global dan tidak dapat mengandalkan lokasi fisik mereka untuk
memenangkan bisnis. Ini berarti bahwa perusahaan harus fokus pada memenuhi tuntutan
konsumen yang selalu berubah. Menjaga produksi dan produksi yang fleksibel dan
menggabungkan teknologi otomatis dapat mengurangi waktu produksi dan memungkinkan
perusahaan untuk merespon lebih cepat, meningkatkan keunggulan kompetitif. Logistik telah
datang jauh sejak penerbangan pertama di seluruh saluran. Industri 4.0 telah merevolusi operasi
bisnis baik di dalam maupun di luar pabrik, meningkatkan hubungan antara bisnis internasional
dan mendorong proses globalisasi ke depan.

4
BAB III
KESIMPULAN DAN SARAN

Kesimpulan
Revolusi industry saat ini memasuki fase keempat. Perkembangan ilmu pengetahuan dan
teknologi yang sangat pesat memberikan dampak yang besar Terhadap kehidupan manusia.
Banyak kemudahan dan inovasi yang diperoleh dengan adanya dukungan teknologi digital.
Layanan menjadi lebih cepat dan efisien serta memiliki jangkauan koneksi yang lebih luas
dengan sistem online. Hidup menjadi lebih mudah dan murah. Namun demikianm, digitalisasi
progam juga membawa dampak negatif. Peran manusia setahap demi setahap diambi alih oleh
mesin otomatais. Akibatnya, jumlah jumlah pengangguran semakin meningkat. Hal ini tentu saja
akan menambah beban masalah lokal maupuan nasioanal.

Saran
Dengan adanya perkembangan Teknologi informasi yang ada pada saat ini diharapkan
mampu membantu kegiatan dalam segala bidang di kehidupan sehari-hari. Untuk pengguna
Teknologi informasi yang semakin canggih diharapkan mampu menggunakan teknologi
informasi sebaik mungkin, sehingga dengan adanya perkembangan teknologi informasi ini
pengguna semakin bijak dan dapat berfikir secara kritis.

5
Daftar Pustaka

http://iradewa.com/perkembangan-teknologi-informasi-dan-komunikasi.htm
http://id.wikipedia.org/wiki/Teknologi_Informasi_Komunikasi
https://digitalentrepreneur.id/revolusi-industri-4-0/
http://www.testindo.com/article/464/industri-40