Anda di halaman 1dari 65

Perguruan Tinggi Negeri Di Indonesia

1. Universitas Teuku Umar

Universitas Teuku Umar, disingkat UTU,


adalah perguruan tinggi negeri di Kota Meulaboh,
Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh, yang berdiri
pada 10 November 2006. yang diresmikan sebagai
universitas negeri oleh Presiden Susilo Bambang
Yudhoyono pada tanggal 1 April 2014.[1]

Sejarah
Tahun 1983 para ulama dan pemuka
masyarakat Aceh Barat bekerjasama dengan pemerintah Kabupaten Aceh Barat merintis
berdirinya suatu yayasan pendidikan dengan tujuan utama adalah mendirikan Perguruan
tinggi swasta. Sehingga, pada tahun 1984 berdirilah sebuah yayasan dengan nama “Yayasan
Pendidikan Teungku Dirundeng Meulaboh”.
Tepatnya tanggal 28 Agustus 1984 Yayasan tersebut resmi terbentuk dengan Badan Hukum
Akta Notaris Nomor 45 Tahun 1984 dengan Notaris Hamonongan Silitonga,SH di Banda Aceh.
Yayasan ini bercita-cita membangun suatu wadah Pendidikan Tinggi di Aceh Barat, yaitu
“Universitas Teuku Oemar Djohan Pahlawan”. Tentu cita-cita itu tidaklah mudah semudah
membalikkan telapak tangan, perlu persiapan yang matang untuk mewujudkan cita-cita
tersebut. Langkah awal yang diupayakan adalah mendirikan “ Sekolah Pembangunan
Pertanian “ pada tahun 1984 yang diiringi dengan mendirikan “Akademi Pertanian
Meulaboh“. Selanjutnya terjadi penataan kembali yayasan dengan Akta Perubahan AKTE
Perubahan No.32 Tahun 1986 Tgl. 16 Agustus 1986 Notaris Munir, SH
Pada Tahun 1993 dilakukan perubahan status Akademi Pertanian Meulaboh menjadi Sekolat
Tinggi Ilmu Pertanian (STIP) dengan SK DIRJEND DIKTI NO: 635/DIKTI/KEP/1993 Tanggal. 23
November 1993. Dalam perjalanannya STIP Teungku Dirundeng menjadi cikal bakal lahirnya
Universitas Teuku Umar, yang dimulai dengan keluarnya IZIN PRINSIP berdasarkan SK
DIRJEN DIKTI NO: 1318/D2/2002 Tanggal 25 Juli 2002. Selanjutnya diikuti dengan IZIN
OPERASIONAL berupa Perubahan Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian (STIP)Menjadi Universitas
Teuku Umar (UTU) berdasarkan SK DIRJEND DIKTI NO: 262/D/O/2006 Tgl. 10 November 2006
dan telah diubah dengan PERMENDIKNAS No:200/D/O/2009 Tanggal 31 Desember 2009.
Sesuai dengan UU No.16 Tahun 2001 Jo UU No.28 Tahun 2004 Tentang Yayasan selanjutnya
pada tahun 2009 Yayasan Pendidikan Teungku Dirundeng Meulaboh berubah menjadi
YAYASAN TEUKU UMAR JOHAN PAHLAWAN (YAPENTUJOPAH) AKTE No. 155 Tahun 2009
Notaris Azhar Ibrahim,SH
Seiring bejalannya waktu, Universitas Teuku Umar terus berbenah, mempersiapkan diri
sebagai Universitas Negeri. Mengingat, di wilayah Barat Selatan Aceh yang terdiri dari 7
Kabupaten/Kota Madya ( Aceh Barat, Aceh Jaya, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Kabupaten
Simeulue, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Kota Subulussalam) belum terdapat satu
pun Perguruan Tinggi Negeri. Selama ini kebanyakan masyarakat yang mendiami wilayah
Barat Selatan Aceh (BARSELA) bila ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi
Negeri harus ke pusat kota Provinsi Aceh, yaitu Kota Banda Aceh yang memiliki
dua Perguruan Tinggi Negeri iaitu Universitas Syiah Kuala dan Universitas Islam Negeri Ar-
Raniry, ataupun ke Universitas Malikussaleh yang terletak di Aceh Utara. Untuk menjangkau
ketiga Universitas tersebut, membutuhkan biaya yang besar, sedangkan perekonomian
masyarakat di wilayah Barat Selatan Aceh (Barsela) belumlah di kategorikan daerah maju,
artinya masih banyak masyarakat Aceh di Bersela yang hidupnya dibawah garis kemiskinan.
jangankan untuk melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri, ke Perguruan tinggi
swasta saja masih sangat terbatas. Maka atas dasar pertimbangan itulah, Pihak YAYASAN
TEUKU UMAR JOHAN PAHLAWAN (YAPENTUJOPAH) dengan di bantu oleh Pemerintah
Kabupaten Aceh Barat dan Pemkab sekitarnya bertekad untuk berusaha meningkatkan
status Universitas Teuku Umar menjadi Universitas Negeri. Sejak dikeluarkannya izin
Operasional pada tahun 2006, Universitas Teuku Umar sudah mendeklarasikan diri sebagai
Kampus Jantoeng Hatee Masyarakat Barat Selatan Aceh. Perjuangan menuju kampus Negeri
terus di suarakan, berbagai upaya dilakukan baik oleh Civitas Akademika UTU, Mahasiswa
maupun pemkab Aceh Barat sendiri.

Nama Universitas
Nama Teuku Umar diambil dari nama seorang Pahlawan nasional Indonesia yang berasal
dari Meulaboh Aceh Barat. Teuku Umar (1854 - 11 Februari 1899) adalah pahlawan
kemerdekaan Indonesia yang berjuang dengan cara berpura-pura bekerjasama dengan
Belanda. Ia melawan Belanda ketika telah mengumpulkan senjata dan uang yang cukup
banyak.
Sekilas Tentang Teuku Umar
Teuku Umar yang dilahirkan di Meulaboh Aceh Barat pada tahun 1854, adalah anak
seorang Ulèëbalang bernama Teuku Achmad Mahmud dari perkawinan dengan adik
perempuan Raja Meulaboh. Umar mempunyai dua orang saudara perempuan dan tiga
saudara laki-laki.
Nenek moyang Umar adalah Datuk Makhudum Sati berasal dari Minangkabau. Salah
seorang keturunan Datuk Makhudum Sati pernah berjasa terhadap Sultan Aceh, yang pada
waktu itu terancam oleh seorang Panglima Sagi yang ingin merebut kekuasaannya. Berkat
jasanya tersebut, orang itu diangkat menjadi Uleebalang VI Mukim dengan gelar Teuku Nan
Ranceh. Teuku Nan Ranceh mempunyai dua orang putra yaitu Teuku Nanta Setia dan Teuku
Ahmad Mahmud. Sepeninggal Teuku Nan Ranceh, Teuku Nanta Setia menggantikan
kedudukan ayahnya sebagai Uleebalang VI Mukim. la mempunyai anak perempuan
bernama Cut Nyak Dhien[2]. Teuku Umar dari kecil dikenal sebagai anak yang cerdas,
pemberani, dan kadang suka berkelahi dengan teman-teman sebayanya. Ia juga memiliki
sifat yang keras dan pantang menyerah dalam menghadapi segala persoalan. Teuku Umar
tidak pernah mendapakan pendidikan formal. Meski demikian, ia mampu menjadi seorang
pemimpin yang kuat, cerdas, dan pemberani.
Ketika perang Aceh meletus pada 1873 Teuku Umar ikut serta berjuang bersama pejuang-
pejuang Aceh lainnya, umurnya baru menginjak 19 tahun. Mulanya ia berjuang di
kampungnya sendiri, kemudian dilanjutkan ke Aceh Barat. Pada umur yang masih muda ini,
Teuku Umar sudah diangkat sebagai keuchik gampong(kepala desa) di daerah Daya
Meulaboh. Pada usia 20 tahun, Teuku Umar menikah dengan Nyak Sofiah, anak Uleebalang
Glumpang. Untuk meningkatkan derajat dirinya, Teuku Umar kemudian menikah lagi
dengan Nyak Malighai, puteri dari Panglima Sagi XXV Mukim. Pada tahun 1880, Teuku Umar
menikahi janda Cut Nyak Dhien, puteri pamannya Teuku Nanta Setia. Suami Cut Nya Dien,
yaitu Teuku Ibrahim Lamnga meninggal dunia pada Juni 1878 dalam peperangan melawan
Belanda di Gle Tarun. Keduanya kemudian berjuang bersama melancarkan serangan
terhadap pos-pos Belanda.
Februari 1899, Jenderal Van Heutsz mendapat laporan dari mata-matanya mengenai
kedatangan Teuku Umar di Meulaboh, dan segera menempatkan sejumlah pasukan yang
cukup kuat diperbatasan Meulaboh. Malam menjelang 11 Februari 1899 Teuku Umar bersama
pasukannya tiba di pinggiran kota Meulaboh. Pasukan Aceh terkejut ketika pasukan Van
Heutsz mencegat. Posisi pasukan Umar tidak menguntungkan dan tidak mungkin mundur.
Satu-satunya jalan untuk menyelamatkan pasukannya adalah bertempur. Dalam
pertempuran itu Teuku Umar gugur terkena peluru musuh yang menembus dadanya.
Jenazahnya dimakamkan di Masjid Kampung Mugo di Hulu Sungai Meulaboh. Mendengar
berita kematian suaminya, Cut Nyak Dhien sangat bersedih, namun bukan berarti
perjuangan telah berakhir. Dengan gugurnya suaminya tersebut, Cut Nyak Dhien bertekad
untuk meneruskan perjuangan rakyat Aceh melawan Belanda. Ia pun mengambil alih
pimpinan perlawanan pejuang Aceh.

Tujuan Khusus Universitas Teuku Umar[sunting | sunting sumber]

1. Pengembangan Universitas sebagai Perguruan Tinggi yang berada di Kawasan Pantai


Pesisir Barat Selatan Aceh, terkemuka yang bertaraf regional, nasional dan
internasional dalam penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni yang
berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta relevan dengan kebutuhan dan
tuntutan zaman.
2. Melaksanakan pendidikan untuk membentuk dan menghasilkan lulusan yang
berkarakter kepemimpinan yang bijaksana, berwawasan persatuan dan kesatuan
bangsa serta kemanusiaan, inovatif, mandiri, berjiwa wirausaha, mampu berperan di
Forum regional, nasional dan Internasional, serta unggul dalam kemampuan
akademik dan professional dalam disiplin ilmunya.
3. Menyelenggarakan proses pembelajaran yang produktif, efektif dan efisien, dengan
memberikan pendidikan yang optimal dan merata serta mewujudkan iklim dan
budaya akademik yang kondusif sesuai dengan pedoman tata nilai kejuangan Teuku
Umar.
4. Melaksanakan Pembinaan Mahasiswa dan alumni secara terpadu dan berkelanjutan
untuk menumbuhkan budaya kebanggaan dan cinta almamater serta kerjasama
antara mahasiswa, alumni dan sivitas akademika.
5. Membina Universitas yang berorientasi pada penelitian dengan mengembangkan
sumberdaya manusia.
6. Mengembangkan kerjasama dan kemitraan institusional yang saling memberi nilai
tambah dalam bidang pendidikan tinggi dengan lembaga pendidikan tinggi, dunia
industri dan Lembaga masyarakat baik di dalam maupun di luar negeri.
7. Menjaga keberlangsungan (sustainability) Universitas dengan meningkatkan
kemampuan manajemen dan kualitas sumberdaya pendidikan agar produktif,
profesional, efektif dan efesien, memenuhi persyaratan regional, nasional dan
internasional serta meningkatkan terwujudnya otonomi yang bertanggungjawab
untuk keberhasilan pencapaian tujuan Universitas secara optimal.

Filosofi Logo UTU[sunting | sunting sumber]


Arti Lambang[sunting | sunting sumber]
Lambang Universitas Teuku Umar mencerminkan suatu lembaga pendidikan sumber ilmu
pengetahuan dan teknologi. Lambang UTU berbentuk Segi delapan, yang berisi Kupiah
Meuketop, Buku terbuka dan Pena, padi dan kapas, dan tulisan UNIVERSITAS TEUKU UMAR.
Warna biru bersegi delapan melambangkan dalam bingkai islami; Gambar Kupiah Meuketop
menggambarkan Jiwa Kepahlawanan Teuku Umar Johan pahlawan; Gambar Buku terbuka
dan Pena menggambarkan UTU sebagai sumber ilmu pengetahuan dan mengamalkan
Tridharma Perguruan Tinggi dengan berlandaskan Pancasila; Gambar padi dan kapas
melambangkan keadilan, kesejahteraan dan kemakmuran dan nama yang bertuliskan
UNIVERSITAS TEUKU UMAR adalah resmi Universitas. Klik disini untuk lambang UTU
Bendera[sunting | sunting sumber]
Bendera Universitas Teuku Umar berwarna kuning dengan lambang UTU berwarna dasar
biru. Setiap Fakultas dalam Lingkup Universitas menggunakan lambang Universitas dengan
warna berbeda diatur dengan ketetapan senat fakultas dan dikukuhkan oleh keputusan
rektor. Bendera Fakultas berbentuk empat persegi

Rektor[sunting | sunting sumber]


Rektor pertama Universitas Teuku Umar adalah Drs. Alfian Ibrahim MS. Dia di angkat dengan
SK YAYASAN TEUKU UMAR JOHAN PAHLAWAN (YAPENTUJOPAH) Pada Tahun 2006.
Pada Tahun 2010, pihak Yayasan YAPENTUJOPAH menunjuk Ir.Rusdi Faizin sebagai
Pelaksana Jabatan (PJ) Rektor. Setahun kemudian, tepatnya pada tanggal 26 Agustus 2011,
Bupati Aceh Barat pada saat itu H.Ramli MS, melantik Ir. Malik Ali, M.Si sebagai Rektor
Universitas Teuku Umar secara definitif. Kemudian pada tahun 2013 Bupati Aceh Barat
Bapak DR (HC) H.T.Alaidinsyah kembali melantik Drs. Alfian Ibrahim MS, sebagai Rektor
Universitas Teuku Umar hingga mengantarkan Kampus Jantoeng Hatee Rakyat Barat Selatan
Aceh menjadi Universitas Negeri. Setelah UTU dinegerikan berdasarkan Perpres no. 25 Tahun
2014 tertanggal 2 April 2014, dan diresmikan oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudoyono di
Istana Negera 2 April 2014, maka 26 Mei 2014 dilantik Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf, SE,
MBA sebagai rektor UTU Perdana Negeri oleh Menteri Depdikbud di Jakarta.

Fakultas[sunting | sunting sumber]


Universitas Teuku Umar saat ini memiliki 6 Fakultas yang terdiri dari:
1. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik[sunting | sunting sumber]
Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) saat ini memiliki empat program studi, yaitu:
a. Program Studi Ilmu Komunikasi[sunting | sunting sumber]
Program Studi Ilmu Komunikasi merupakan bagian dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
yang berdiri sejak tahun 2006, melalui SK pendirian bernomor 262/D/O/tahun 2006
tertanggal 10 November 2006. Pejabat yang menandatangani SK pendirian tersebut adalah
Drs. Syuaban Muhammad, M.Si.
b. Program Studi Sosiologi[sunting | sunting sumber]
Prodi Sosiologi merupakan bagian dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik yang berdiri sejak
tahun 2016 melalui SK pendirian bernomor 262/D/O/tahun 2006 tertanggal 10 November
2006. Pejabat yang menandatangani SK pendirian tersebut adalah Drs. Syuaban
Muhammad, M.Si. Prodi Sosiologi pertama kali mendapat ijin operasional dengan nomor
2127/D/T/K-I/2009 bertanggal 29 April 2009. Bertindak sebagai Kaprodi pertama adalah Hj.
Arfriani Maifizar, M.Si, yang dilanjutkan pelaksana tugas yakni Triyanto, S.Sos. Pada saat
Triyanto, S.Sos berangkat untuk studi lanjut (akhir 2012), ketua prodi dijabat oleh Nurlian,
S.Sos. Periode berikutnya, kaprodi dijabat oleh M. Idris, M.Pd sampai pertengahan tahun 2015.
Berikut ini nama-nama Ketua Prodi Sosiologi sejak berdirinya Universitas teuku Umar
(swasta) sampai dengan penegerian.

1. Hj. Arfriani Maifizar, M.Si (2006 - 2011)


2. Triyanto, S.Sos (2011 - 2012)
3. Nurlian, S.Sos (2012 - 2013)
4. Muhammad Idris, M.Pd (2013 - 2015)
5. Triyanto, S.Sos., MA (2015 - sekarang)
Pada tahun 2012 Prodi Sosiologi mendapatkan status terakreditasi dengan peringkat C. Kini
semua civitas akademika sedang berjuang untuk meningkatkan peringkat akreditasinya,
diharapkan pada tahun 2017 Sosiologi benar-benar mendapatkan peringkat B, menyusul 2
(dua) prodi saudara kembarnya yakni prodi ilmu administrasi negara dan ilmu komunikasi.
Seiring penetapan visi misi Universitas, prodi sosiologi melalui proses panjang menerima
masukan para pakar, para alumni, mahasiswa, dosen dan segenap civitas akademika maka
menetapkan visi prodi menjadi:
Menjadi sumber inspirasi dan referensi bagi pengembangan ilmu sosiologi di sektor agro and
marine industry diperingkat regional (2025), nasional (2040), dan internasional (2060) melalui
riset yang inovatif kreatif dan berdaya saing tinggi.
Sedangkan misinya adalah:
1. Menyelenggarakan program pengembangan ilmu pengetahuan di bidang sosiologi melalui
penguasaan teknologi dan informasi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan baik
regional dan nasional.
2. Menyelenggarakan riset inovatif yang berdaya saing tinggi untuk menunjang
pembangunan dan pengembangan IPTEKS berlandaskan keilmuan sosiologi.
3. Menghasilkan dan menyebarkan hasil-hasil riset sebagai sumber inspirasi dan referensi
dalam pengembangan ilmu pengetahuan sosiologi.
4. Menghasilkan ilmu pengetahuan sosiologi dan SDM lulusan ilmu sosiologi yang relevan bagi
kebutuhan pasar.
5. Menghasilkan lulusan yang memiliki semangat tinggi dan keahlian berkarya serta berkarier
di dunia kerja.
Bulan Juli 2017, Visitasi peningkatan akreditasi dilakukan BAN PT dengan mengirimkan Dr.
Deny Setiawan, M.Si dari UNIMED dan Dr. Elfitra, M.Si yang juga didampingi pengawas dari
BAN PT menyatakan bahwa Prodi Sosiologi layak mendapatkan nilai B, menyusul 2 (dua)
prodi saudara kembarnya yakni prodi ilmu administrasi negara dan ilmu komunikasi.
Akhirnya pada tanggal 15 Agustus 2017 secara resmi BAN PT mengeluarkan SK Akreditasi
Prodi Sosiologi dengan nomor 2805/SK/BAN-PT/Akred/S/VIII/2017 dengan nilai B.
d. Program Studi Ilmu Administrasi Negara[sunting | sunting sumber]

2. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan[sunting | sunting sumber]


Hingga awal tahun 2017, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) memiliki tiga jurusan
yaitu Perikanan, Akukultur dan Manajemen Sumberdaya Perairan. Saat ini FPIK dipimpin
oleh dekan Dr. Edwarsyah, SP, MP.
3. Fakultas Kesehatan Masyarakat[sunting | sunting sumber]
adalah... ...
4. Fakultas Ekonomi[sunting | sunting sumber]
adalah ...

Kelembagaan[sunting | sunting sumber]


Lembaga[sunting | sunting sumber]
Organisasi UTU disusun berdasarkan ketentuan PP Nomor 9 Tahun 2009 Peraturan
Perundang – undangan Nomor: 9 tahun 2009 Tentang Badan Hukum Pendidikan, Undang –
Undang Nomor: 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, Peraturan Pemerintah
Nomor: 60 Tahun 1999 Tentang Pendidikan Tinggi, dan Statuta Universitas Teuku Umar
Tahun 2009, yang terdiri dari Dewan penyantun, Senat Universitas, Pimpinan Universitas,
Pelaksanaan Akademik, Pelaksana Administrasi, Unsur Penunjang, Mahasaiswa dan
Organisasi Kemahasiswaan.

 Dewan Penyantun
Universitas mempunyai dewan penyantun yang turut membantu Pimpinan Universitas dalam
memecahkan masalah yang dihadapi Universitas demi kemajuan dan Pengembangannya.
Anggota Dewan Penyantun adalah tokoh masyarakat formal maupun non-formal, yang
dinilai dapat membantu memecahkan permasalahan Universitas, yang jumlahnya sebanyak-
banyaknya tujuh orang. Anggota Dewan Penyantun diangkat dan diberhentikan oleh Rektor
setelah mendapat pertimbangan Senat Universitas. Ketua Dewan Penyantun dipilih oleh dan
antara para anggota Dewan Penyantun. Masa bakti anggota Dewan Penyantun ditetapkan
oleh Senat Universitas. Ketentuan mengenai keanggotaan, fungsi dan wewenang Dewan
Penyantun ditetapkan oleh Rektoojkopr dengan persetujuan Senat Universitas

 Senat Universitas
Senat Universitas merupakan Badan normatif dan Perwakilan Tertinggi dalam Universitas.
Senat Universitas terdiri atas anggota-anggota karena jabatan Struktural dan fungsional
sebagaimana disebutkan dalam Pasal 24 ayat (1) dan (2), dipimpin oleh Ketua yang dibantu
seorang Sekretaris Senat. Sekretaris Senat Universitas dipilih oleh Senat Universitas di antara
para anggota Senat, bukan Pejabat Struktural, untuk masa bakti empat tahun dan
sesudahnya dapat dipilih dan diangkat kembali, tetapi tidak boleh melebihi dua kali masa
bakti berturut-turut. Sekretaris Senat Universitas bertugas menyelenggarakan dan
mengkoordinasikan kegiatan Senat Universitas. Bilamana dalam sidang Senat Universitas
Ketua Senat Universitas berhalangan, sidang senat dipimpin oleh Sekretaris Senat.

 Pimpinan
Pimpinan Universitas terdiri dari Rektor dan Pembantu Rektor. Pimpinan Universitas sebagai
penanggung jawab utama, di samping melaksanakan kebijaksanaan umum atas dasar
keputusan Senat Universitas juga menetapkan peraturan, norma, dan tolok ukur
penyelenggaraan tugas-tugas universitas. Pembantu rektor empat orang dan dapat
ditambah sebanyak-banyaknya tiga orang lagi untuk membidangi tugas-tugas tertentu
sesuai dengan tuntutan perkembangan. Pada saat ini UTU hanya mempunyai tiga orang
pembantu rektor. Pembantu Rektor I bidang akademik, Pembantu Rektor II bidang
administrasi umum dan keuangan, dan Pembantu Rektor III bidang kemahasiswaan dan
alumni.

 Tenaga Kependidikan
Tenaga kependidikan terdiri dari dosen dan tenaga penunjang akademik yang diangkat atas
dasar tingkat pendidikan tinggi yang dicapai, pengetahuan, keahlian, dan kepribadian yang
dimiliki. Dosen menurut jenjang jabatan akademik terdiri dari Asisten Ahli, Lektor, Lektor
Kepala, dan Guru Besar. Tenaga penunjang akademik terdiri dari pustakawan, laboran, dan
teknisi.

 Pelaksana Akademik
Pelaksana Akademik terdiri dari Lembaga Penelitian, Lembaga Pengabdian Kepada
Masyarakat, Fakultas, Senat Fakultas, Pimpinan Fakultas, Majelis Jurusan, Jurusan, Pusat
Penelitian Fakultas, Satuan Pengabdian Kepada Masyarakat, Pusat Studi dan Program Studi.

 Pelaksana Administrasi
Pelaksana Administrasi terdiri dari Biro Administrasi dan Tata Usaha Fakultas.

 Unit Pelaksana Teknis


 Organisasi Kemahasiswaan

Lokasi Kampus[sunting | sunting sumber]


Kampus Universitas Teuku Umar terletak (+ 8 km) dari Kota Meulaboh. Tepatnya di Jalan
Meulaboh - Tapak Tuan (Gampong Gunoeng Kleng) Kecamatan Meureuboe, Kabupaten
Aceh Barat.
 Universitas Negeri Medan

Universitas Negeri Medan (disingkat UNIMED) adalah salah


satu perguruan tinggi negeri di Sumatera Utara, Indonesia.

Meskipun bernama Universitas Negeri Medan, kampus Universitas


Negeri Medan berlokasi di Jalan Willem Iskandar, Pasar V Medan
Estate, Percut Sei Tuan, Deli Serdang (dekat perbatasan Kota
Medan).

Sejarah[2][sunting | sunting sumber]


Universitas Negeri Medan berdiri pada 23 Juni 1963 dengan nama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan
(IKIP) Negeri Medan.

Pada tahun 1956 beberapa tokoh pendidikan di Sumatera Utara membuka Perguruan Tinggi Pendidikan
Guru (PTPG). Gagasan ini disponsori oleh Prof. Ani Abbas Manopo, SH., yang pada waktu itu
menjabat Dekan Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat Universitas Sumatera Utara (USU), G.
Sianipar, Kepala Inspeksi Pendidikan Masyarakat dan R.M. Simanjuntak, Direktur SMA Negeri 1 Medan.
Perubahan IKIP Medan menjadi Universitas dimaksudkan sebagai upaya peningkatan mutu penyelenggaraan
Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK). Perubahan ini pada gilirannya ditempatkan sebagai
upaya untuk meningkatkan mutu lulusan yang dipandang relevan untuk menjawab kebutuhan pembangunan
di berbagai bidang.

Perubahan kelembagaan menjadi Universitas Negeri Medan yang peresmiannya dilaksanakan pada bulan
Februari 2000 dengan SK Presiden No. 124 Tahun 1999, tanggal 7 Oktober 1999 memberikan perluasan
mandat (widen mandate) lembaga dari yang sebelumnya hanya mengelola bidang-bidang jurusan/program
studi kependidikan (Dik) yaituSarjana Pendidikan (S.Pd), setelah menjadi universitas juga menamatkan
sarjana non-kependidikan seperti Sarjana Sains (S.Si), Sarjana Ekonomi (S.E), Sarjana Sastra (S.S) dan
sebagainya sesuai dengan jurusan/program studi non kependidikan yang diikuti.

Mulai tahun ajaran 2000/2001, penyelenggaraan pendidikan di UNIMED dalam program kependidikan dan
non-kependidikan dilaksanakan dengan mengacu pada format kurikulum bersama untuk bobot enam
semester yang dinamai “Kurikulum Bersama Enam Semester Program Nonkependidikan dan Kependidikan”
yang telah dimulai pada T.A. 2000/2001. Dengan format seperti ini diharapkan akan terjadi peningkatan mutu
lulusan pada kedua jurusan/program studi terutama pada peserta program kependidikan (Sarjana
Pendidikan/S.Pd) karena mempunyai kemampuan bidang ilmu yang sama dengan peserta program non-
kependidikan.

Mahasiswa Unimed tidak hanya berasal dari Indonesia, namun juga dari negara tetangga khususnya
Malaysia.

Kampus[sunting | sunting sumber]


Lagu Almamater[sunting | sunting sumber]
Mars Universitas Negeri Medan[sunting | sunting
sumber] Hymne Universitas Negeri
Cipt.: Alm. Merlang Ginting Medan[sunting | sunting sumber]

Ciptaan: Theodora Sinaga


Universitas Negeri Medan,
Universitas kebanggaanku. Universitas Negeri Medan, aku menjunjungmu.
Universitas Negeri Medan tempat sandaran cita- Kau mengemban tugas yang luhur mulia.
citaku. Kau bertanggungjawab mencerdaskan kehidupan
Kibarkanlah bangsaku.
Kibarkanlah bendera karyamu. Jaya lah dikau.
Kibarkanlah. Universitas Negen Medan...
Kibarkanlah abdi nusa bangsa. misi dan juga visi mu yang sangat bermutu.
Universitas Negeri Medan. menghasilkan dan bertanggung jawab dan profesional.
Universitas kebanggaanku. Kumohon pada Tuhan, Kau diridhonya.
Universitas Negeri Medan, Jayalah kau...
mencerdaskan kehidupan bangsa Medan... Universitas Negeri Medan.
Mencerdaskan kehidupan bangsa.

Alamat Kampus[sunting | sunting sumber]


Kampus Universitas Negeri Medan)[sunting | sunting sumber]

Jalan Willem Iskandar Pasar V Medan Estate, Medan, 20221


Telp. +62-61-6613365,6613276
Fax. +62-61-6614002,6613319|}

Lambang[sunting | sunting sumber]

Logo Universitas Negeri Medan

Deskripsi Lambang
 Bentuk luar bunga teratai segi lima menggambarkan Falsafah Negara Pancasila
 Bentuk lambang menggambarkan bunga atau kembang yang sedang mekar dengan tujuh kelopak yang
dinamis bermakna Universitas Negeri Medan yang terdiri atas tujuh fakultas yang selalu responsif
terhadap perubahan dan tuntutan zaman dalam proses pencerdasan bangsa, sebagaimana yang
diamanatkan konstitusi UUD 1945.
 Tiga kelopak putih bunga diartikan sebagai wujud kepedulian Universitas Negeri Medan dalam proses
pencerdasan bangsa dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi.
 Matahari sebagai sumber penerangan diartikan sebagai sumber ilmu.
 Warna hijau, kuning, dan merah merupakan ciri khas ornamen Melayu Deli.

Akademik[sunting | sunting sumber]


Universitas Negeri Medan memiliki 7 Fakultas dan Sekolah Pascasarjana (SPs).

 Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)


 Fakultas Bahasa dan Seni (FBS)
 Fakultas Ilmu Sosial (FIS)
 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
 Fakultas Teknik (FT)
 Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)
 Fakultas Ekonomi (FE)

Fasilitas[sunting | sunting sumber]


Pusat Pembelajaran[sunting | sunting sumber]

 Ruang Kuliah
 Laboratorium Bahasa
 Laboratorium Biologi
 Laboratorium kimia
 Laboratorium fisika
 Laboratorium matematika
 Rumah Hewan
 Rumah Kaca
 Conseling Center
 Perpustakaan
 Digital Library
 Pusat Bahasa
 Unit Pelaksana Mata Kuliah Umum (UPMKU)
 Unit Pelaksana Program Pengalaman Lapangan Terpadu (UPPPLT)
Teknologi Informasi[sunting | sunting sumber]

 Pusat Komputer (PUSKOM) Universtas Negeri Medan


 Tim Information and Communication Technology (ICT) Universitas Negeri Medan
Layanan Mahasiswa[sunting | sunting sumber]

 Asrama
 Beasiswa
 Gelanggang Mahasiswa H. Anif
 Layanan Akses Intranet dan Internet Gratis untuk mahasiswa, staf akademik dan dosen di lingkungan
Unimed
 Layanan E-mail Gratis untuk seluruh civitas Universitas Negeri Medan
Sarana Umum[sunting | sunting sumber]

 Mesjid Baiturrahman
 Pusat Kesehatan Mahasiswa (Puskemah)
 ATM BNI '46
 ATM BRI
 ATM Bank Sumut
 Koperasi Pegawai Negeri (KPN)
 Kantin/Cafe
o Kantin Koperasi Pegawai Negeri (KPN)
o Kantin Fakultas
o Hans Cafe

Pimpinan[sunting | sunting sumber]


Rektor Universitas Negeri Medan untuk periode 2015-2019 adalah Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd.,
menggantikan Prof. Dr. Ibnu Hajar Damanik, M.Si. Untuk peride 2011-2015. Wakil Rektor I Bidang Akademik
adalah Prof.Dr. Abdul Hamid K., M.Pd., Wakil Rektor II Bidang Sarana dan Prasarana adalah Dr. Restu, MS.,
Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan adalah Prof.Dr. Sahat Siagian, M.Pd., dan Wakil Rektor IV Bidang
Kerjasama dan Sistem Informasi adalah Prof.Drs. Manihar Situmorang, M.Sc., Ph.D.

Fakultas, Jurusan, dan Program Studi[sunting | sunting sumber]


 Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP)

 Pendidikan Bimbingan dan Konseling


 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
 Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini
 Pendidikan Luar Sekolah

 Fakultas Bahasa dan Seni (FBS)

 Pendidikan Bahasa Inggris


 Pendidikan Bahasa Perancis
 Pendidikan Bahasa Jerman
 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia, dan Daerah
 Sastra Indonesia
 Sastra Inggris
 Pendidikan Seni Musik
 Pendidikan Seni Tari
 Pendidikan Seni Rupa

 Fakultas Ilmu Sosial (FIS)


rincian biaya kuliah s1

 Pendidikan Geografi
 Pendidikan Sejarah
 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
 Pendidikan Antropologi

 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)

 Pendidikan Matematika
 Pendidikan Kimia
 Pendidikan Fisika
 Pendidikan Biologi
 Bilingual Pendidikan Matematika
 Bilingual Pendidikan Kimia
 Bilingual Pendidikan Fisika
 Bilingual Pendidikan Biologi
 Matematika
 Fisika
 Kimia
 Biologi

 Fakultas Teknik (FT)


 Pendidikan Kesejahteraan Keluarga
 Pendidikan Tata Boga
 Pendidikan Tata Busana
 Pendidikan Tata Rias
 Pendidikan Teknik Elektro
 Pendidikan Teknik Mesin
 Pendidikan Teknik Otomotif
 Pendidikan Teknik Bangunan
 D3 Teknik Sipil
 D3 Teknik Mesin

 Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)

 Ilmu Olahraga
 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi
 Pendidikan Kepelatihan Olahraga

 Fakultas Bisnis (FE)

 Akuntansi
 Manajemen
 Pendidikan Kantor
 Pendidikan Ekonomi
 Pendidikan Akuntansi

 Program Pascasarjana

Galeri[sunting | sunting sumber]


 Digital Library Universitas Negeri Medan.jpg

Digital Library Universitas Negeri Medan

 Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Medan.jpg

Gedung Fakultas Bahasa Dan Seni Universitas Negeri Medan

 Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan.jpg


Gedung Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan

 Kolam Renang Universitas Negeri Medan.jpg

Kolam Renang Universitas Negeri Medan.jpg

Organisasi Kemahasiswaan
(ORMAWA)[sunting | sunting sumber]
Organisasi kemahasiswaan di Universitas Negeri Medan yang eksistensinya
mendapat pengakuan dari pimpinan UNIMED adalah sebagai berikut:

Tingkat Universitas[sunting | sunting sumber]

1. Senat Mahasiswa (SEMA)


2. Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), terdiri atas 12 unit:
1. Unit Kegiatan Mahasiswa Islam (UKMI) Ar-Rahman
2. Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen Kristen
Protestan (UKMKP)
3. Unit Kegiatan Kerohanian
Mahasiswa Katolik (UKKMK) Santo Martinus
4. Olahraga
5. Tarung Derajat
6. Pramuka Mahasiswa Gudep 13471-13472
7. Resimen Mahasiswa (MENWA)
8. Mahasiswa Pencinta Alam (MAPALA)
9. Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia (KSR PMI)
10. Unit Kegiatan Mahasiswa Teater LKK
11. Unit Mahasiswa Pers Kampus Kreatif
12. Unit Kegiatan Mahasiswa Marching Band
Tingkat Fakultas[sunting | sunting sumber]

1. Senat Mahasiswa Fakultas (SEMAF)


2. Badan Perwakilan Mahasiswa Fakultas (BPMF)
Tingkat Jurusan[sunting | sunting sumber]

1. Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ)


 Universitas Andalas

Universitas Andalas (biasa disingkat dengan Unand) adalah salah satu perguruan tinggi
negeri Indonesia yang terletak di Kota Padang, Sumatra Barat, Indonesia. Universitas ini merupakan
universitas tertua di luar Pulau Jawa yang dibuka secara resmi pada tanggal 23 Desember 1955 oleh Wakil
Presiden Mohammad Hatta. Pada saat itu, Unand adalah universitas keempat yang diresmikan
oleh Pemerintah Indonesia.[3]Universitas Andalas terdiri dari lima belas fakultas, dengan sebagian besar
terletak di Limau Manis, sekitar 12 km dari pusat Kota Padang. Rektor Universitas Andalas saat ini adalah
Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA.

Lambang[sunting | sunting sumber]


Akademik
Fakultas
Sejak awal berdirinya hingga sekarang ini, Universitas Andalas total telah memiliki lima belas (15) fakultas,
dan satu program pascasarjana, dengan rincian 44 program studi sarjana, 41 program studi magister (S2), 13
program studi doktor (S3), 12 program pendidikan dokter spesialis, 5 Profesi dan 4 program studi D3.[17]

Fakultas Dies Natalis Warna panji Program studi Sumber

17 Agustus
Fakultas Hukum Merah tua Ilmu Hukum, Pendidikan Profesi Kenotariatan [18]
1951

30 November Agribisnis, Agroekoteknologi, Ilmu Tanah, Proteksi


Fakultas Pertanian Hijau muda [19]
1954 Tanaman

7 September
Fakultas Kedokteran Hijau tua Pendidikan Dokter Umum, Psikologi, Kebidanan [20]
1955
7 September
Fakultas MIPA Kuning muda Kimia, Matematika, Fisika, Biologi [21]
1955

Ekonomi Pembangunan, Manajemen, Akuntansi,


program DIII (Pemasaran, Akuntansi, Kesekretariatan
7 September
Fakultas Ekonomi Abu-abu & Manajemen Perkantoran, Keuangan Perbankan, [22]
1957
Keuangan Negara & Daerah), Kampus II Payakumbuh
(Manajemen, Ekonomi Pembangunan)

Ilmu Peternakan, Ilmu Peternakan (Kampus II


Fakultas Peternakan 9 Oktober 1963 Ungu [23]
Payakumbuh)

Program Sarjana (S1): Ilmu Sejarah, Sastra Inggris,


Sastra Indonesia, Sastra Jepang, Sastra Minangkabau;
Fakultas Ilmu Budaya 7 Maret 1982 Putih [24]
Program Magister (S2): Linguistik, Sejarah, Sastra,
Kajian Budaya.

Teknik Industri, Teknik Elektro, Teknik Mesin,


Fakultas Teknik 13 Mei 1993 Biru tua [25]
Teknik Lingkungan, Teknik Sipil

Ilmu Politik, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu


Fakultas Ilmu Sosial
13 Mei 1993 Oranye Administrasi Negara, Ilmu Hubungan Internasional, [26]
dan Ilmu Politik
Ilmu Komunikasi

Fakultas Farmasi 15 Mei 2008 Emas Farmasi, Pendidikan Profesi Apoteker [27]

Fakultas Teknologi
15 Mei 2008 Biru laut Teknologi Hasil Pertanian, Teknik Pertanian [28]
Pertanian

Fakultas Kesehatan
13 Juli 2012 Indigo Ilmu Kesehatan Masyarakat, Ilmu Gizi [29]
Masyarakat

Fakultas Teknologi Biru Abu-abu


13 Juli 2012 Sistem Komputer, Sistem Informasi [30]
Informasi Terang

Kombinasi
Fakultas Keperawatan 13 Juli 2012 warna air laut Ilmu Keperawatan [31]

(Aqua Marine)
Fakultas Kedokteran
13 Juli 2012 Ungu Pendidikan Dokter Gigi
Gigi

17 September
Program Pascasarjana Biru langit Lihat daftar
1984

Pimpinan[sunting | sunting sumber]


Sejak didirikan pada tahun 1956, Unand sudah dipimpin oleh 11 (sebelas) rektor, yaitu:

No Foto Nama Periode Jabatan

1 Prof. dr. M. Syaaf 1956–1958 Presiden

2 Prof. dr. A. Roesma 1958–1964 Presiden

3 Prof. Drs. Harun Alrasjid Zain 1964–1968 Rektor

4 Prof. dr. Busyra Zahir 1968–1976 Rektor

5 Prof. Drs. Mawardi Yunus 1976–1984 Rektor

6 Prof. Dr. Ir. Jurnalis Kamil, MSc 1984–1993 Rektor


7 Prof. Dr. Ir. H. Fachri Ahmad, MSc 1993–1997 Rektor

8 Prof. Dr. H. Marlis Rahman, MSc 1997–2006 Rektor

9 Prof. Dr. Ir. H. Musliar Kasim, MS 2006–2011 Rektor

10 Prof. Dr. Werry Darta Taifur, SE, MA 2011-2015 Rektor

11 Prof. Dr. Tafdil Husni, SE, MBA[39] 2015-2019 Rektor

Lembaga penelitian[sunting | sunting sumber]


Lembaga Penelitian Universitas Andalas, Rektorat Unand Lt. 2, Kampus Unand Limau Manis, Padang.
Telepon: (0751) 72645, Faks: (0751) 72645 terdiri dari:

1. Lembaga Penelitian Bidang Ekonomi, terdiri:


1. Pusat Studi Keuangan Daerah (PSKD)
2. Lembaga Penelitian Ekonomi Regional (LPER)
3. Lembaga Pengkajian Ekonomi dan Pembangunan (LPEP)
4. Pusat Studi Kependudukan
5. Pusat Pengembangan Akuntansi (PPA)
6. Pusat Studi Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSPSDM)
7. Pusat Studi Wanita
2. Lembaga Penelitian Bidang Pertanian dan peternakan, terdiri dari:
1. Pusat Studi Irigasi
2. Pusat Penelitian Pemanfaatan Ilmu dan Teknologi Nuklir
3. Pusat Penelitian Kehutanan
4. Pusat Penelitian Pengembangan Hewan dan Sapi
3. Lembaga Penelitian Bidang Budaya dan Kemasyarakatan, terdiri dari:
1. Pusat Studi Otonomi Daerah
2. Pusat Studi Pengembangan dan Perubahan Sosial Budaya
3. Pusat Studi Budaya dan Masyarakat Minangkabau
4. Pusat Kajian Hukum Wilayah Barat
5. Pusat Studi Konstitusi
6. Pusat Pengembangan Pariwisata
7. Pusat Studi Pedesaan
8. Pusat Kajian Masalah Perkotaan
9. Pusat Studi Amerika
10. Pusat Studi Ilmu, Teknologi, dan Budaya Jepang
4. Lembaga Penelitian Bidang Sumber Daya Alam dan Lingkungan, terdiri dari:
1. Pusat Studi Lingkungan Hidup
2. Pusat Kajian Sumber Daya Alam
3. Pusat Studi Alam Sumatra
5. Lembaga Penelitian Bidang Kesehatan
1. Pusat Studi Tumbuhan Obat
2. Pusat Kajian Kesehatan
6. Lembaga Penelitian Di Bidang Energi
1. Pusat Studi Energi

Fasilitas[sunting | sunting sumber]


Kampus[sunting | sunting sumber]
Gerbang Universitas Andalas

Auditorium Universitas Andalas

Pada awalnya pembangunan kampus Unand direncanakan di Ulu Gadut, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota
Padang. Namun karena lokasi itu berdekatan dengan pabrik PT Semen Padang sehingga sangat berpeluang
terkena polusi. Jadi, diusulkan tiga alternatif lain sebagai gantinya, yaitu: Bukit Tambun Tulang (Padang
Pariaman), Tunggul Hitam (dekat Bandar Udara Tabing), dan Bukik Karamuntiang di Pauh, Padang. Adapun
yang yang paling memenuhi di antara ketiganya adalah Bukik Karamuntiang. Lokasi ini berada di
Kenagarian Limau Manis, Kelurahan Koto Panjang, Kecematan Pauh dan terletak sekitar 15 km sebelah timur
pusat Kota Padang. Pembangunan kampus Limau Manis ini secara simbolis dimulai pada tanggal 11 Maret
1986 dan diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 4 Desember 1995. Kampus Limau Manis ini
luasnya sekitar 500 hektare dan berada pada ketinggian ± 255 m di atas permukaan laut. Kampus ini
menghadap ke Kota Padang dengan pemandangan Samudera Hindia yang biru membentang di sebelah
barat. Pada bagian timur berjajarBukit Barisan. Sementara di sisi utara dan selatannya terdapat lembah yang
masing-masingnya dialiri oleh anak sungai. Bangunannya memiliki arsitektur yang unik: kombinasi dari model
atap tradisional Minangkabau (tanduk kerbau) dan struktur yang bergaya modern. Universitas sedang dalam
proses melengkapi fasilitas-fasilitasnya untuk mengakomodasi aktivitas akademik dan ekstrakurikuler. Hampir
semua fakultas terletak di Limau Limau Manis, kecuali Fakultas Kedokteran yang terletak di daerah Jati,
Padang, Fakultas Hukum Program Reguler Mandiri di daerah Parak Karambia (Jl. Pancasila), Padang, dan
Politeknik Pertanian serta Fakultas Ekonomi kampus II di Payakumbuh.

Perpustakaan[sunting | sunting sumber]


Universitas Andalas memiliki perpustakaan pusat yang terletak di lingkungan kampus Limau Manis. Sejak
tahun 2015 perpustakaan Universitas Andalas mendapat akreditasi A Perpustakaan Nasional Republik
Indonesia.

Pusat Kegiatan Mahasiswa[sunting | sunting sumber]


Universitas Andalas sejak bulan November 2001 telah memiliki gedung Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM)
yang diresmikan langsung oleh Wakil Presiden Republik IndonesiaMegawati Soekarnoputri. Di gedung ini
ditempatkan sekretariat Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) tingkat fakultas sampai BEM Keluarga Mahasiswa
(KM) Universitas Andalas, Dewan Legislatif Mahasiswa (DLM) fakultas sampai tingkat universitas. Selain itu di
gedung ini juga terdapat sekretariat Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan kantor cabang pembantu BNI,
dan Bank Nagari serta Anjungan Tunai Mandiri Bank Mandiri, BNI, Bank Nagari, dan Poliklinik.

Asrama mahasiswa[sunting | sunting sumber]


Asrama mahasiswa Unand merupakan unit layanan yang memberikan dukungan layanan hunian bagi
mahasiswa. Pada tahun 2012 terdapat enam bangunan asrama dengan beberapa fasilitas dasar seperti
masjid, kafetaria, ruang belajar, ruang televisi, pantry, mini market, dan fasilitas olahraga.

Mesjid[sunting | sunting sumber]

Mesjid Nurul Ilmi Universitas Andalas

Untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan warga kampus, telah dibangun satu buah masjid, yaitu Nurul
Ilmi. Di samping tempat ibadah, juga berkaitan dengan pengembangan rohani dan aktivitas sosial
kemasyarakatan lainnya.

Sarana olahraga[sunting | sunting sumber]


Unand dalam memicu dan meningkatkan aktivitas olahraga mahasiswa telah membangun berbagai sarana
olahraga, seperti:

 Lapangan sepak bola


 Lapangan tenis
 Lapangan bola basket
 Lapangan bulu tangkis
 Lapangan bola voli
 Lapangan futsal
 Sarana panjat tebing, dan sebagainya
Transportasi[sunting | sunting sumber]
Mengingat posisi Unand yang relatif jauh dari pusat kota Padang, yaitu ± 15 km, maka sejak bulan Februari
tahun 1992 pihak Unand telah menyediakan transportasi khusus bagi warga kampus dari kampus ke Kapalo
Koto dan Pasar Baru, begitu juga sebaliknya. Pada saat sekarang Unand telah memiliki armada bus kampus
sebanyak 40 buah. Sumber dana pengadaan bus kampus berasal dari berbagai pihak, termasuk sumbangan
mahasiswa sendiri.

Fasilitas pendukung lainnya[sunting | sunting sumber]


Untuk mendukung kegiatan ilmiah, Unand memiliki berbagai sarana dan prasarana pendukung yang cukup
memadai, di antaranya auditorium, aula di Jati, tempat seminar gedung E, F, mess di Fakultas Kedokteran di
Jati dan mess di Limau Manis. Unand juga telah membuat halaman situs sendiri yaitu www.unand.ac.id,
melalui situs ini mahasiswa bisa mengakses segala informasi yang berkaitan dengan Universitas Andalas.

Unit Kegiatan Mahasiswa[sunting | sunting sumber]


Unit Kegiatan Pers Mahasiswa Genta Andalas[sunting | sunting sumber]
Universitas Andalas memiliki Unit Kegiatan Pers Mahasiswa (UKPM) yang bernama Genta Andalas. Resmi
berdiri tanggal 16 Oktober 1986, Genta Andalas memiliki slogan Media Peduli Bangsa, Damai, dan Bermoral.
Genta Andalas mengelola penerbitan tabloid kampus yang biasa disebut Tabloid Genta Andalas yang terbit
satu kali dalam dua bulan. Selain tabloid, Genta Andalas juga rutin menyajikan informasi seputar kampus
melalui Portal Berita Gentaandalas.com. UKPM ini sempat memiliki stasiun radio dari 2001 - 2003 dengan
nama Radio Jingga [40]. Genta Andalas juga memiliki agenda rutin seperti Pekan Jurnalistik, Pelatihan
Jurnalistik Tingkat Dasar yang diadakan setiap tahun, hingga Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut.

Pada tahun 2005, Genta Andalas berhasil melakukan penerbitan untuk event tingkat nasional yaitu Pekan
Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) dimana Universitas Andalas sebagai tuan rumahnya. Tahun 2007,
Genta Andalas merupakan satu-satunya media mahasiswa yang pernah menjadi Official Media
Partner wilayah Sumatra untuk BBC World Service Siaran Indonesia pada tahun 2007-2009.. Tahun 2013
Genta Andalas dipercaya menjadi media partner Musabaqah Tilawatil Qur’an Mahasiswa Nasional (MTQ-MN)
XIII[40].

Unit Kegiatan Seni Universitas Andalas[sunting | sunting sumber]


Unit Kegiatan Seni Universitas Andalas (UKS Unand) merupakan unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di
bidang kesenian. Dibentuk secara resmi pada tanggal 11 Juli 1995. UKS Unand memiliki 5 divisi kesenian,
yaitu Divisi Vokal (Andalaswara), Divisi Teater (Teater Rumah Teduh), Divisi Musik (Harpa Music Studio),
Divisi Tari (Andalas Seruni Dance), dan Divisi Seni Rupa (Saroman). Selama berkegiatan dalam bidang
kesenian, UKS Unand sudah banyak mengharumkan nama Universitas Andalas, baik di tingkat regional,
nasional, maupun internasional dari berbagai event yang diikuti maupun diselenggarakan. Pada
kepengurusan periode 2015-2016, UKS Unand diarahkan oleh Pembina Prof. Dr. Ir. Nuraini, M.S. dengan
Ketua Umum Pungky R. Adhytama Kertamuda. Mengusung slogan "Dengan Seni Demi Kejayaan Bangsa",
UKS Unand terus aktif berkegiatan dan mengukir prestasi untik mengharumkan nama Universitas Andalas
dan turut serta dalam pengembangan dan pelestarian seni budaya di Sumatra Barat

Rabbani[sunting | sunting sumber]


UKM Rabbani berdiri seiring dengan perpindahan kampus Unand ke Limau Manis. Cikal bakalnya bermula
ketika terbentuknya pengurus Masjid Nurul Ilmi pada tahun 1991. Oleh karena itu, organisasi ini memusatkan
kegiatannya di masjid tersebut. UKM Rabbani memiliki koordinasi dengan Forum Studi Islam (FSI) di setiap
fakultas. UKM ini lebih menekankan kegiatannya pada pendalaman pemahaman ajaran Islam.

AIESEC Komite Lokal Universitas Andalas[sunting | sunting sumber]


AIESEC merupakan singkatan dari Association Internationale et Studiant Sociale Economic
Commerciale dengan tujuan untuk menggali potensi generasi muda. AIESEC didirikan pada tahun 1948 dan
sekarang tersebar pada 800 universitas dengan 650 Komite Lokal di 100 negara. Komite Lokal AIESEC di
Indonesia terdapat di 6 perguruan tinggi dan Komite Lokal Unand merupakan satu-satunya di luar Pulau
Jawa. Kegiatan Komite Lokal AIESEC Unand di antaranya adalah Exchange Program, Family
Gathering, National Conference I di Bukittinggi, dan lain-lain.

Unit Kegiatan Olahraga (UKO)[sunting | sunting sumber]


Kehadiran UKO di Unand berkembang seiring dengan perkembangan fasilitas olahraga. UKO memiliki
agenda tahunan sepak bola bernama LIGUNA (Liga Universitas Andalas) yang diikuti oleh semua fakultas.

Resimen Mahasiswa (Menwa)[sunting | sunting sumber]


Menwa didirikan pada tahun 1963 oleh Menteri Pertahanan dan Keamanan Jenderal A. H. Nasution. Menwa
Unand berada di bawah Menwa Maharuyung dengan pembinanya Ir. Ismet Iskandar, M.S. Kegiatan-kegiatan
Menwa, di samping melakukan latihan rutin, juga mengikuti latihan-latihan bela negara yang dilaksanakan
oleh TNI. Menwa menjadi andalan Unand dalam menjaga keamanan para tamu terhormat yang datang
berkunjung ke kampus Limau Manis.

Pramuka[sunting | sunting sumber]


Unand memiliki dua gugus depan, yaitu Gudep Padang 06.067 dan Gudep 06.068. Kegiatan pramuka lebih
banyak bersifat sosial, seperti donor darah, pengabdian masyarakat, pelatihan bencana, pelatihan survival,
manajemen administrasi, manajemen organisasi, kepemimpnan dan sebagainya. Selain itu, setiap tahunnya
UKM ini selalu terlibat dalam pengamanan kegiatan SNMPTN di Unand. Pramuka Unand juga mengadakan
Lomba Penegak se-Sumatra di Limau Manis setiap tahunnya yang lebih dikenal dengan nama FIESTA
(Festival Swarnadwipa Tahunan) UNAND. .

Mahasiswa Pencinta Alam[sunting | sunting sumber]


Mapala Unand didirikan pada 13 Desember tahun 1984. Keberadaan Mapala telah ikut mengharumkan nama
Unand dengan prestasi yang diukirnya, di antaranya: Cartenz Pyramid Expedition, mengikuti National
Adventure Competition MEPA UNS, Ekspedisi Pembukaan Jalur Wisata Gunung Malintang dan Danau
Tinggal, Penanggulangan Bencana Gempa di Solok, dan lain-lain. Mapala Unand dibina oleh Drs. Irsyad
Agus, M.S. Setelah dia meninggal dunia pada bulan Juli 2012, maka atas inisiatif dan keputusan dari rektor,
maka pembina Mapala Unand diganti dengan bapak Prof. Dr. Ir. Hermansyah MSc. Setelah kepengurusan
Mapala Unand pada masa Marwandi sebagai ketua dan Fardian sebagai sekjen nya mengalami kevakuman
kegiatan bebrapa tahun, maka pada tahun 1988 dikeluarkan kembali SK Kepengurusan Mapala Unand yang
dipimpin oleh Aldian sebagai Ketua dan Andry Bachtiar sebagai Sekretaris Jendral Mapala Unand.

Pandekar[sunting | sunting sumber]


UKM Pandekar bertujuan untuk mengembangkan kemampuan bela diri mahasiswa, khususnya silat
tradisional dan kombinasi bela diri lainnya. Pandekar merupakan UKM yang memiliki banyak cabang, di
antaranya pencak silat, karate, tarung derajat, taekwondo, wushu, tapak suci, dan lain-lain. Pembina UKM
Pandekar adalah Ir. Adlis Santoni, M.S.

Neo-Telemetri[sunting | sunting sumber]


UKM Neo-Telemetri merupakan organisasi mahasiswa yang memfokuskan kegiatannya untuk memahami dan
menguasai bidang teknologi dan informasi. Pada waktu didirikan tahun 2001, UKM ini bernama Telemetri,
kemudian berganti nama menjadi Neo-Telemetri pada tahun 2006. Moto yang diusung oleh UKM ini adalah IT
for future. Pembinanya adalah Dr. Yossyafra, S.T., M.Eng.Sc.

Pengenalan Hukum dan Politik (PHP)[sunting | sunting sumber]


UKM ini didirikan atas idealisme yang kuat: menjadi kekuatan netral dan berupaya untuk menjembatani
berbagai kepentingan yang ada di kalangan mahasiswa. Untuk itu, UKM ini bergiat dalam mengenalkan
hukum kepada mahasiswa. Selanjutnya, diharapkan akan muncul dan berkembang sensitivitas sosial dan
politik mahasiswa dalam melihat dan memahami fenomena kemasyarakatan.

Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (KSR PMI)[sunting | sunting sumber]


KSR PMI merupakan salah satu kesatuan dari organisasi PMI. UKM ini berdiri pada tahun 1999 dan menjadi
wahana untuk menghimpun anggota PMI dari perguruan tinggi. Sekarang, anggota KSR PMI Unand
berjumlah 178 orang dan memiliki 55 relawan. Melalui berbagai pelatihan dan kegiatan yang diadakan,
diharapkan para anggota mempunyai pengetahuan, keterampilan, kecakapan, sikap, dan jiwa kemanusiaan,
serta mampu menjiwai dan menjunjung nilai-nilai kepalangmerahan.

Koperasi Mahasiswa (Kopma)[sunting | sunting sumber]


Kopma adalah organisasi primer yang menyediakan kebutuhan pokok mahasiswa untuk menunjang proses
belajarnya. Bidang-bidang usaha Kopma Unand adalah unit simpan pinjam, unit foto kopi, unit usaha bursa
mahasiswa, warung kopma, dan wapostel. Berbeda dengan UKM lainnya, semua mahasiswa Unand
merupakan anggotanya, Kopma didirikan pada tahun 1982.

Penalaran (UKMP)[sunting | sunting sumber]


UKM Penalaran merupakan unit kegiatan mahasiswa yang bergerak di bidang penelitian dan penulisan ilmiah.
Kegiatan rutin dari UK
 Univesitas Riau Pekanbaru

Universitas Riau, disingkat UR, adalah perguruan tinggi negeri di Pekanbaru, Indonesia, yang berdiri
pada 25 September 1962.Rektor pada tahun 2014 hingga saat ini adalah Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, DEA.

Gedung Fakultas Kedokteran UR

Jembatan kabel dihalaman Universitas Riau

Bermula dari keinginan masyarakat dan pemerintah daerah Riau untuk memiliki Perguruan Tinggi Negeri.
Keinginan ini diwujudkan dengan membentuk Panitia Persiapan Perguruan Tinggi Riau (P3TR)
di Tanjungpinang. Namun setelah ibukota Provinsi Riau pindah ke Pekanbaru, maka Panitia ini
dipindahkan ke kota ini. Di antara pelopor pendirian itu ialah Kolonel Kaharuddin Nasution, Datuk Wan
Abdurrahman, Soesman Hs. dan Drs. Sutan Balia.
Dari usaha keras kepanitian itu dibentuklah Yayasan Universitas Riau, maka lahirlah perguruan tinggi ini
yang kelak diberi nama Universitas Riau pada tanggal 25 September 1962, selanjutnya diperkuat dengan
Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan No.123 tanggal 20 September 1963
yang berlaku sejak 1 Oktober 1962. Pada saat itu unversitas ini mempunyai dua fakultas, yaitu: Fakultas
Ketataniagaan dan Ketatanegaraan dan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Pada 1963 Satu tahun
berikutnya dibuka pula Fakultas Ekonomi dan Fakultas Ilmu Pasti dan Ilmu Alam. Kemudian pada tahun
1964 didirikan: Fakultas Perikanan, sehingga lengkaplah UR sebagai sebuah universitas dengan dua
fakultas eksakta dan tiga non-eksakta.
Pada tahun yang sama Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan memisahkan diri dan menjadi IKIP Jakarta
Cabang Pekanbaru. Namun empat tahun kemudian (1968) kembali bergabung dengan Universitas Riau
dan dilebur menjadi dua fakultas, masing-masing Fakultas Keguruan dan Fakultas Pendidikan, sehingga
saat itu Universitas Riau memiliki enam fakultas.
Tahun 1981 dibuka pula Fakultas Non Gelar Teknologi (FNGT) dengan Jurusan Penyuluhan Pertanian
dan Teknik Sipil, yang merupakan cikal bakal Fakultas Pertanian dan Fakultas Teknik. Dua tahun
berikutnya Fakultas Keguruan dan Fakultas Ilmu Pendidikan disatukan menjadi Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan. Tahun 1991 FNGT ditutup dan dibuka Fakultas Pertanian dan akhimya pada tahun 1994
berdirilah fakultas yang ketujuh, yaitu Fakultas Teknik.
Lembaran sejarah perguruan tinggi ini mengalami perubahan-perubahan, baik struktur dan bentuk maupun
personalnya. Sejak berdiri (1962) hingga 1978, UR memakai sistem presidium. Tercatat tokoh-tokoh yang
pernah duduk sebagai ketua presidium :Brigjen. H. Kaharuddin Nasution (1962-1967). Brigjen. H. Arifin
Achmad (1967-1978).
sejak 1978 hingga 1980 UR dapat dikatakan sebagai masa peralihan dari sistem presidium kepada sistem
rektor. Syahdan, ditunjuklah Drs. H.M.Farid Kasmy sebagai pejabat sementara Rektor UR. Baru tahun
1980 UR mempunyai rektor definitif. Saat ini rektor Universitas Riau adalah Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi,
DEA
Tercatat sebagai Rektor UR, yaitu:

1. Prof. Dr. Muchtar Lutfi (1980-1984, 1985 – 1989)


2. Prof. Drs. M. Bosman Saleh, MBA (1989 – 1993)
3. Dr. Mohammad Diah, M.Ed. (1993 – 1997)
4. Prof. Dr. Muchtar Ahmad (1997 – 2001, 2002 – 2006)
5. Prof. Dr. Ashaluddin Jalil, MS. (2006 – 2010, 2010 – 2014)
6. Prof. Dr. Ir. Aras Mulyadi, DEA (2014-sekarang)
UR senantiasa memainkan peranan menggalakkan pembangunan, memberikan sumbangan perkembangan
sosial, ekonomi, dan intelektual, untuk kemajuan bangsa. UR juga melibatkan diri dalam proyek-proyek
kemasyarakatan, baik dilakukan sendiri maupun menggalang kerja sama dengan pemerintah dan swasta

Lambang[sunting | sunting sumber]


Rupa Bentuk Lancang Kuning dalam lingkungan segi lima, dengan inti pengertian sebagai berikut:

 Segi Lima artinya Pancasila


 Warna dasar hijau lumut artinya potensi untuk tumbuh dan berkembang
 Daun-daun pohon hayat artinya tumbuh untuk hidup abadi
 Warna kuning emas artinya penuh kemuliaan dan keagungan
 Jumlah daun kecil pohon hayat satu, artinya tanggal satu
 Jumlah daun besar hayat sepuluh helai, artinya bulan Oktober
 Jumlah daun besar Teratai enam lembar artinya enam puluhan dan jumlah daun kecil teratai dua
lembar artinya angka satuan dua yang melambangkan tahun 1962
 Perahu warna kuning artinya bahtera perjuangan yang luhur
 Tiang layar kuning artinya pendirian yang kokoh dan kuat
 Daun-daun teratai (padma) warna putih bersih artinya kehalusan dan perikemanusiaan
 Laut samudera dan gelombang artinya menggambarkan fakultas-fakultas yang melaksanakan Tri
Dharma Perguruan Tinggi

Fakultas dan Program Studi[sunting | sunting sumber]


 Fakultas Kedokteran
o S1 Pendidikan Dokter

 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik


o S1 Administrasi Negara
o S1 Administrasi Niaga
o S1 Ilmu Pemerintahan
o S1 Ilmu Hubungan Internasional
o S1 Sosiologi
o S1 Ilmu Komunikasi
o D4 Pariwisata

 Fakultas Teknik
o S1 Teknik Sipil
o S1 Teknik Kimia
o S1 Teknik Mesin
o S1 Teknik Elektro
o S1 Teknik Lingkungan
o S1 Teknik Arsitektur
o S1 Teknik Informatika
o D3 Teknik Sipil
o D3 Teknik Kimia
o D3 Teknik Mesin
o D3 Teknik Elektro

 Fakultas Hukum
o S1 Ilmu Hukum

 Fakultas Ekonomi
o S1 Akuntansi
o S1 Manajemen
o S1 Ekonomi Pembangunan
o D3 Akuntansi
o D3 Perpajakan

 Fakultas Pertanian
o S1 Agroteknologi
o S1 Agribisnis
o S1 Teknologi Hasil Pertanian
o S1 Kehutanan

 Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam


o S1 Matematika
o S1 Fisika
o S1 Kimia
o S1 Biologi
o S1 Sistem Informasi
o D3 Manajemen Informatika
o D3 Kimia Terapan

 Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan


o S1 Teknologi Hasil Perikanan
o S1 Sosial Ekonomi Perikanan
o S1 Manajemen Sumberdaya Perairan
o S1 Budidaya Perairan
o S1 Pemanfaatan Sumberdaya Perairan
o S1 Ilmu Kelautan

 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan


o S1 Pendidikan Biologi
o S1 Pendidikan Fisika
o S1 Pendidikan Kimia
o S1 Pendidikan Matematika
o S1 Pendidikan Bahasa Inggris
o S1 Pendidikan Bahasa Indonesia
o S1 Pendidikan Bahasa Jepang
o S1 Pendidikan Ekonomi
o S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
o S1 Pendidikan Sejarah
o S1 Pendidikan Luar Sekolah
o S1 Pendidikan Konseling
o S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar
o S1 Pendidikan Anak Usia Dini
o S1 Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi
o S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga

 Program Studi Ilmu Keperawatan


o S1 Ilmu Keperawatan

 Pasca Sarjana
o Magister Manajemen
o Magister Sains Manajemen
o Magister Sosiologi
o Magister Ilmu Lingkungan
o Magister Ilmu Administrasi
o Magister Ilmu Politik
o Magister Akuntansi
o Magister Kimia
o Magister Manajemen Pendidikan
o Magister Agribisnis
o Magister Ilmu Pertanian
o Magister Matematika
o Magister Teknik Sipil
o Magister Teknik Kimia
o Magister Ilmu Kelautan
o Magister Ilmu Hukum

 Doktor
o Ilmu Lingkungan

Pranala luar[sunting | sunting sumber]


 Situs resmi Universitas Riau
 Sejarah Unri
 Universitas Maritim Raja Ali Haji

Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) adalah perguruan tinggi negeri di Tanjungpinang,
provinsi Kepulauan Riau, yang berdiri pada tanggal 1 Agustus 2007. Universitas ini merupakan gabungan dari
2 perguruan tinggi swasta, yaitu Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Fisabilillah
Tanjungpinang dan Politeknik Negeri Batam. UMRAH berlokasi di sebuah kampus baru di Pulau Dompak,
dengan rektor pertamanya adalah Prof. Dr. Maswardi M. Amin, M.Pd. Kini Rektor Umrah dijabat oleh Prof. Dr.
Syafsir Akhlus, M.Sc. Universitas ini baru menerima penerimaan mahasiswa baru lewat jalur SNMPTN pada
tahun 2012.[1]

Daftar isi

 1Sejarah
 2Fakultas
 3Referensi
 4Pranala luar

Sejarah[sunting | sunting sumber]


Universitas Maritim Raja Air Haji didirikan atas keinginan segenap warga Provinsi Kepulauan Riau untuk
memiliki Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang akan menjadi tempat para pemuda dan pemudi bumi segantang
lada ini memperoleh pendidikan tinggi dan ditempa menjadi pemimpin, wirausahawan, dan orang yang
berguna bagi Kepri pada masa depan. Setelah melalui rangkaian proses yang panjang dimulai dari terbit SK
Mendiknas No. 124/D/O/2007 tentang izin berdirinya UMRAH hingga terbitnya Peraturan Presiden No. 53
Tahun 2011 tentang Pendirian UMRAH sebagai perguruan tinggi negeri di Lingkungan Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, maka resmilah UMRAH menyandang status sebagai perguruan tinggi negeri
pertama di Kepulauan Riau.

UMRAH diawal berdirinya merupakan penggabungan dari STISIPOL Raja Haji dan Politeknik Negeri Batam,
dengan ditambah beberapa program studi baru. Kemudian STISIPOL Raja Haji dan Politeknik Batam
memutuskan untuk berdiri kembali sebagai perguruan tinggi mandiri. Sampai saat ini, UMRAH sudah memiliki
17 program studi yang tersebar di 5 fakultas.[2]

Fakultas[sunting | sunting sumber]


Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) pada saat ini memiliki 5 fakultas dan 20 Program Studi, yaitu:

1. Fakultas Ekonomi (FE)


1. Akuntansi / Akreditasi B
2. Manajemen
2. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
1. Ilmu Pemerintahan / Akreditasi B
2. Ilmu Administrasi Negara / Akreditasi B
3. Sosiologi / Akreditasi B
4. Ilmu Hukum
5. Hubungan Internasional
3. Fakultas Teknik (FT)
1. Teknik Elektro
2. Teknik Informatika
4. Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan (FIKP)
1. Ilmu Kelautan / Akreditasi B
2. Manajemen Sumber Daya Perairan / Akreditasi B
3. Teknologi Hasil Perikanan
4. Budidaya Perairan
5. Sosial Ekonomi Perikanan
5. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
1. Pendidikan Bahasa Indonesia / Akreditasi B
2. Pendidikan Bahasa Inggris
3. Pendidikan Biologi
4. Pendidikan Kimia
5. Pendidikan Matematika
6. Pendidikan Fisika
 Universitas Jambi

Universitas Negeri Jambi (disingkat UNJA) adalah perguruan tinggi negeri di Jambi, Indonesia, yang
berdiri pada 23 Maret 1963.Rektor pada saat ini adalah Prof. H. Johni Najwan, S.H., M.H., Ph.D.

Daftar isi

 1Sejarah
o 1.1Ketua Presidium
o 1.2Rektor
o 1.3Program
 2Atribut Identitas
o 2.1Lambang
o 2.2Jaket almamater
o 2.3Lagu
 3Kampus
 4Organisasi dan Tata Kelola
o 4.1Fakultas, dan Program
 5Fasilitas
o 5.1Perpustakaan
o 5.2Klinik Kesehatan
o 5.3Auditarium/Balairung
o 5.4Asrama Mahasiswa/Rusunawa
o 5.5Fasilitas dan sarana olahraga
 5.5.1Indoor
 5.5.2Outdoor
o 5.6Kantin
 6Kemahasiswaan
o 6.1Unit kegiatan mahasiswa
 7Pranala Luar

Sejarah[sunting | sunting sumber]


Pada tahun 1960, berdiri Akademi Perniagaan Djambi yang bernaung di bawah Jajasan Perguruan Tinggi
Djambi. Yayasan ini didirikan atas prakarsa tokoh-tokoh masyarakat dan Pemerintahan Jambi waktu itu dan
diketuai oleh R. Sudarsono yang waktu itu menjabat sebagai Wali kota Jambi. Selanjutnya pada tahun 1961,
Akademi Perniagaan Djambi berubah menjadi "Fakultas Ekonomi" bersamaan dengan pendirian Fakultas
Hukum, keduanya berafiliasi ke Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia. Berbekal dengan adanya dua
Fakultas tersebut, tokoh-tokoh masyarakat dan Pemerintah Daerah Jambi memperjuangkan berdirinya
sebuah perguruan tinggi di Jambi melalui Panitia Persiapan Pendirian Universitas Negeri Jambi. Dengan
Keputusan Menteri PTIP Nomor 105 Tahun 1962 tanggal 15 Agustus 1962 dibentuklah Panitia Persiapan
Pendirian Universitas Jambi. Panitia ini diketuai oleh Kolonel M.J. Singedekane, yang pada waktu itu
adalah Gubernur Provinsi Jambi.

Hasil kerja Panitia ini adalah berdirinya pada tanggal 1 April 1963 Universitas Negeri Jambi yang
dikukuhkan dengan Surat Keputusan Menteri PTIP Nomor 25 Tahun 1963 tanggal 23 Maret 1963. Panitia
Persiapan Pendirian Universitas Negeri Jambi kemudian membuka dua Fakultas Baru yaitu Fakultas
Pertanian dan Fakultas Peternakan, sehingga pada saat diresmikan tanggal 1 April 1963, Universitas Negeri
Jambi memiliki empat Fakultas yaitu Fakultas Ekonomi, Fakultas Hukum, Fakultas Pertanian dan Fakultas
Peternakan. Mulai saat itu, tanggal 1 April dijadikan sebagai tanggal Dies Natalis Universitas ini.

Dalam tahun 1966 keluar Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 148 yang menetapkan berdirinya
Universitas ini dengan nama Universitas Jambi. Namun karena suatu dan lain hal Surat Keputusan Presiden
tersebut tidak sampai di Jambi, maka selama bertahun-tahun hingga keluarnya Keputusan Presiden Nomor
41 Tahun 1982 Universitas ini bernama Universitas Negeri Jambi. Keputusan Menteri PTIP Nomor 25 Tahun
1963 di samping menetapkan berdirinya Universitas Negeri Jambi, menetapkan suatu Presidium yang
bertugas memimpin Universitas ini yaitu Kolonel M.J. Singedekane selaku Gubernur Jambi yang tadinya
menjabat Ketua Panitia Persiapan. Masa kepemimpinan Universitas dengan sistem presidium ini berjalan dari
awal berdirinya tahun 1963 sampai tahun 1977. Sistem ini berakhir dengan diangkatnya Drs. Kemas
Mohamad Saleh sebagai Pejabat Rektor oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia

Ketua Presidium[sunting | sunting sumber]


Sejarah mencatat nama-nama Ketua Presidium yang telah memimpin Universitas ini sebelum perubahan
tersebut.

 Kolonel M.J. Singedekane (1963-1966)


 H. A. Manap (1966-1968)
 R.M. Nur Atmadibrata (1968-1974)
 Djamaluddin Tambunan, S.H. (1974-1977)
Rektor[sunting | sunting sumber]
Pada tanggal 12 September 1980 Drs. Kemas Mohamad Saleh yang memangku jabatan Pejabat Rektor
diangkat selaku Rektor. Dan sejak itu berakhirlah masa transisi dalam kepemimpinan Universitas ini. Sejak
Januari 1985 telah pula diangkat Rektor yang kedua Universitas ini yaitu Ir. S.B. Samad dan berakhir pada
bulan Desember 1994. Maka dengan demikian Rektor Universitas Jambi adalah sebagai berikut:

 Drs. Kemas Mohamad Saleh (1977-1984)


 Ir. S.B. Samad (1985-1994)
 Prof.DR.Ir.H.Soedarmadi Hardjosuwignyo, M.Sc. (1994-1999)
 Prof.DR.Ir. Ali M.A. Rachman, M.A. (1999-2003).
 H. Kemas Arsyad Somad, S.H., M.H. (2003 – 2010)
 Prof. Dr. Drs. H. Aulia Tasman, M.Sc. (2010 - 2016)
 Prof. H. Johni Najwan, S.H., M.H., Ph.D. (2016 - sekarang)
Program[sunting | sunting sumber]
Program Diploma Kependidikan dibuka pada tahun 1980 yang kemudian berubah menjadi Fakultas Keguruan
dan Ilmu Pendidikan pada tahun 1982. Bersamaan dengan itu juga Universitas Negeri Jambi berubah nama
menjadi Universitas Jambi. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1982, tentang
Universitas Jambi menetapkan bahwa Universitas Jambi terdiri dari :

 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan


 Fakultas Ekonomi
 Fakultas Hukum
 Fakultas Pertanian
 Fakultas Peternakan

Pada tahun 1990 dibuka Program Diploma untuk pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) melalui proyek
Depdikbud (Dirjen Dikti) sampai dengan tahun 1996 dan dilanjutkan programnya setelah proyek selesai oleh
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) meliputi program PGSD (D2), PGSLTP (D3) dan PGSM (S1).

Pada tahun 1996 sesuai dengan keputusan Dirjen Pendidikan Tinggi Depdikbud No.211 tahun 1996 tanggal
11 Juli 1996 telah dibakukan nama Program Studi di Universitas Jambi yang terdiri dari 14 (empat belas)
Program Studi yaitu :

 Pendidikan Ekonomi
 Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah
 Pendidikan Bahasa Inggris
 Pendidikan Kimia
 Pendidikan Matematika
 Ilmu Hukum
 Ekonomi Pembangunan
 Manajemen
 Agronomi
 Ilmu Tanah
 Sosial Ekonomi Pertanian (Agrobisnis)
 Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian
 Nutrisi dan Makanan Ternak
 Produksi Ternak

Pada tahun 1996 itu juga dibuka Program Studi Akuntansi berdasar keputusan Dirjen Dikti
No.74/DIKTI/Kep/1996. Kemudiandisusul dengan pembukaan Program Ekstensi Fakultas Ekonomi yaitu
Program Studi Ekonomi Pembangunan dan Program Studi Manajemen sesuai dengan keputusan Dirjen Dikti
No.407/DIKTI/Kep/1996.

Tiga tahun kemudian pada tahun 1999 fakultas Pertanian membuka 2 (dua) Program Studi yaitu Program
Studi Teknologi Hasil Pertanian dan Program Studi Hama dan Penyakit Tumbuhan melalui keputusan Dirjen
Dikti No.281/DIKTI/Kep/1999 dan No.379/DIKTI/Kep/1999. Pada tahun itu juga pada Fakultas Keguruan dan
Ilmu Pendidikan (FKIP) dibuka Program Studi Pendidikan Fisika berdasarkan keputusan Dirjen Dikti
No.159/DIKTI/Kep/1999 dan Program Ektensi Program Studi Bimbingan Konseling sesuai SK Dirjen Dikti
No.42/DIKTI/Kep/1999.

Pada tahun 2001 dibuka lagi pada FKIP Program Studi Pendidikan Biologi dengan SK Dirjen Dikti
No.01/DIKTI/Kep/2001. Menyusul setelah itu terbit SK Dirjen Dikti tentang pembukaan Program Diploma (D3)
pada Fakultas Ekonomi yaitu Program Studi Pemasaran (SK Dirjen DiktiNo.110/DIKTI/Kep/2001) dan
Program Studi Akuntansi (SK Dirjen Dikti No.109/DIKTI/Kep/2001). Selanjutnya pada Fakultas Pertanian
dibuka Program Studi Agribisnis Pertanian (SK Dirjen Dikti No.2597/D/T/2001) dan pada FKIP Program Studi
Pendidikan Olah Raga Kesehatan (SK Dirjen Dikti No.3556/DIT/2001) dan Program Studi Pendidikan Guru
Taman Kanak-Kanak (PGTK) (SK Dirjen Dikti No.3547/DIT/2001).

Dalam tahun 2001 itu juga dibuka Program Studi S2 Magister Manajemen (SK Dirjen Depdiknas RI
No.51/DIKTI/Kep/2001) dan Program Studi S2 Magister Ekonomika Pembangunan (MEP) (SK Dirjen
Depdiknas RI No.2298/D/T/2001) pada Fakultas Ekonomi. Selanjutnya pada tahun 2002 dibuka program
Diploma III Program Studi Produksi dan Teknologi Pakan serta Program Studi Agribisnis Peternakan pada
fakultas Peternakan, sesuai dengan SK Dirjen Dikti No.3706/DIT/2002. Pada tahun itu juga dibuka Program
Studi Ektensi Fakultas Hukum berdasarkan SK Rektor No. 762 A/221/PP/2002. Setahun kemudian tepatnya
tahun 2003 dibuka Program Studi Sosial Ekonomi Peternakan jenjang sarjana (S1) dengan SK Dirjen Dikti
No.1623/DIT/2003.

Pada tahun 2004 dibuka Program Ektensi Program Studi Akuntansi pada Fakultas Ekonomi yang diperkuat
dengan izin operasional sesuai SK Rektor No.161/221/PP/2004. Disusul kemudian dengan keluarnya izin
Dirjen Dikti No. 3142/DIT/2004 tanggal 12 Agustus 2004 tentang izin penyelenggaraan program Diploma (D3)
Program Studi Perpajakan. Pada tahun yang sama Universitas Jambi menjalin kerjasama dengan Universitas
Negeri Jakarta membuka Program Magister (S2) untuk Program Magister Manajeman Pendidikan dan
Pendidikan Lingkungan Hidup.

Pada tahun 2005 dibuka kembali Program Studi Pendidikan Dokter jenjang program Sarjana (S1) dan
Pendidikan Olahraga dan Kesehatan jenjang program Sarjana (S1) sesuai dengan ijin penyelenggaran
Program Studi No.1369/D/T/2005 tanggal 10 Mei 2005. Pada tahun yang sama dibuka program studi Ilmu
Hukum (S2) dengan ijin penyelenggaraan program studi No. 3126/D/T/2005 tanggal 22 September 2005.

Dengan demikian sejak berdirinya Universitas Jambi pada tahun 1963 sampai tahun akademik 2006/2007 ini,
Universitas Jambi telah memiliki : 22 (dua puluh dua) Program Studi Jenjang Sarjana (S1), 10 (sepuluh)
Program Studi Jenjang Diploma (D2 dan D3) dan 4 (empat) Program Studi Jenjang Magister (S2) serta 4
(empat) Program Studi pada Program Ektensi (S1).
Atribut Identitas[sunting | sunting sumber]
Lambang[sunting | sunting sumber]
Lambang Universitas Jambi adalah seseokor angsa putih yang sedang mengembangkan sayapmnya didalam
segi lima dengan latar belakang warna dasar pinang masak dan berisikan tulisan Universitas Jambi, sebagai
wadah pengembangan Ilmu pengetahuan yang menjunjung tinggi moral dan etika. Menurut riwayatbnya ada
dua ekor angsa putih yang dipakai oleh Raja Jambi dahulu kala sebagai petunjuk tempat lokasi bagui pendiri
sebuah kota.

Konon oleh Raja, kedua angsa putih itu lepas di Sungai Batanghari, kemudian mendarat di suatu tempat
tertentu yang menurut legenda tempat tersebut adalah tempat dimana masjid Agung Al Falah sekarang ini
berada.

Di tempat tersebut kemudian dibangun sebuah kota, sebagai pusat kerajaan yang di beri nama Jambi. Konon
nama Jambi berasal dari kata “Jambe” yang berarti “Pinang” yang merupakan nama seorang Ratu yang
bertahta yaitu Puti Selaras Puinang Masak.

Unsur yang terdapat pada lambang mengandung makna:

1. Dasar lambang adalah segi lima beraturan yang melambangkan Pancasila;


2. Seekor Angsa Putih yang sedang mengembangkan sayapnya didalam segi lima, berarti sebagai
lambang penemuan sesuai dengan riwayat asal usul pendirian Kota Jambi;
3. Jumlah bulu sayap kiri Angsa Putih sebanyak delapan he;ai, berarti sebagai puncak Undang Nan
Delapan, Yaitu : undang-undang adat Jambi yang mengabndung pantangan/larangan;
4. Jumlah bulu sayap kanan Angsa Putih sebanyak sembilan helai, berarti sebagai Sepucuk Jambi
Sembilan Lurah, yaitu : adanya anak sungai yang m,engalir dibawah kekuasaan Jambi yaitu: Batang
Merangin, Mesumbai, Tabir, Pelepat, Asai, Tebo, Bungo, Jujuhan dan Tembesi;
5. Bulu badan dan Bulu penyambung berjumlah dua belas helai, berarti sebagai anak Undang Nan Dua
Belas dan Masyarakat Jambi yang terdiri dari dua belas Orang yang disebut juga dengan Perisai Dua
Belas;
6. Di paruh angsa putih terdapat sebilah keris Siginjai, berarti lambang kesatriaan;
7. Di bawah leher angsa putih terdapat tiga buah puncak yang menjadi satu dengan dasar sebuah
lengkung di bawahnya, pada puncak yang di tengah terdapat sebuah neraca yang berarti sebagai
Undang-Undang Hukum, yaitu Undang-Undang Adat Daerah Jambi yang menentukan berat
ringannya hukuman.
Jaket almamater[sunting | sunting sumber]
Jaket almamater UNJA dikenal dengan Jaket oranye, karena berwarna oranye.

Lagu[sunting | sunting sumber]


Berdikari
Kampus[sunting | sunting sumber]
UNJA memiliki 6 kampus yang letaknya tersebar di beberapa daerah.

1. UNJA Mendalo, UNJA Mendalo atau Kampus pinang masak adalah kampus utama Universitas Jambi
saat ini, yang meliputi areal seluas 100,1 Ha yang tidak saja terdiri dari bangunan / gedung
perkantoran atau perkuliahan, melainkan juga kawasan hutan dan kebun-kebun percobaan. Disinilah
penyelenggaran pendidikan semua fakultas pada umumnya dilaksanakan yang dimulai sejak tahun
1986. Letaknya berada di luar kota jambi, di Desa Mandalo Darat yaitu pada km 15 jalan raya dari
Kota Jambi ke Kota Muaro Bulian.
2. UNJA Pasar, Kampus ini merupakan kampus Universitas Jambi yang tertua yang terdiri dari areal
seluas 0,72 Ha dengan bangunan-bangunan tua yang bergaya klasik (peninggalan Belanda).
Letaknya di kawasan pasar (pusat bisnis dan perdagangan) Kota Jambi, di jalan Raden Mattaher
Kecamatan Pasar Jambi, dan karena itu lebih dikenal oleh masyakarat sebagai ”Kampus Unja Pasar”
Saat ini digunakan sebagai tempat pengelola proyek Pengembangan Perguruan Tinggi (P2T) dan
penyelenggaraan Universitas Terbuka.
3. UNJA Telanaipura, Kampus ini meliputi areal seluas 11,9 Ha, yang terdiri dari bangunan-bangunan
tempat penyelenggaraan perkuliahan, laboratorium, aula dan perumahan dosen dan pejabat
Universitas Jambi. Kampus yang berjaya pada tahun 70-an ini terletak di Kecamatan Telanaipura,
yaitu kawasan perkantoran Propinsi Jambi, dan lebih dikenal dengan sebutan ”Kampus Unja
Telanaipura”. Saat ini, digunakan untuk penyelenggaraan program Non Reguler dan pasca sarjana.
4. UNJA Muaro Bulian, Kampus unja Muaro Bulian terletak di Kota Muaro Bulian. Kampus ini digunakan
untuk program Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Prajabatan, yang dikelola oleh Fakultas
Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP).
5. UNJA Sarolangun, Kampus unja Sarolangun terletak di Kabupaten Sarolangun. Kampus ini baru
diresmikan pada tanggal 16 April 2007 oleh Dirjen Dikti. Pendirian Kampus ini atas kerjasama antara
Pemda Sarolangun dan Universitas Jambi.
6. UNJA Muara Sabak, Kampus unja Muara Sabak saat ini digunakan untuk penyelenggaraan Prodi
Teknologi Hasil Perikanan (D3).

Organisasi dan Tata Kelola[sunting | sunting sumber]


Universitas Indonesia adalah perguruan tinggi negeri berbadan hukum berdasarkan Peraturan Pemerintah
Nomor 68 Tahun 2013. Terdapat organ-organ universitas yang terdiri dari:

 Rektor
 Senat Akademik
 Dewan Guru Besar
Fakultas, dan Program[sunting | sunting sumber]
Saat ini, UNJA memiliki 14 fakultas, dan program pascasarjana yang menjalani seluruh kegiatan pengajaran,
pendidikan, dan penelitian. Setiap fakultas dan sekolah memiliki departemen, pusat penelitian, dan pusat
ventura. Setiap fakultas/sekolah/program dipimpin oleh satu dekan dan dibantu oleh tiga wakil dekan.

Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK)

 Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan


 Fakultas Kesehatan Masyarakat

Rumpun Sains-Teknologi (Saintek)

 Fakultas Sains dan Teknologi


 Fakultas Teknik
 Fakultas Teknologi Pertanian
 Fakultas Kehutanan
 Fakultas Ilmu Keolahragaan
 Fakultas Pertanian
 Fakultas Peternakan

Rumpun Sosial-Humaniora (Soshum)

 Fakultas Hukum
 Fakultas Ekonomi dan Bisnis
 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan
 Fakultas Ilmu Budaya

Program Pasca Sarjana

 Pascasarjana

Fasilitas[sunting | sunting sumber]


Perpustakaan[sunting | sunting sumber]
Keberadaan perpustakaan di Perguruan Tinggi merupakan indikator dari kemajuan suatu Perguruan Tinggi
tersebut, karena perpustakaan adalah unit yang menyediakan infrastruktur bagi perkembangan keilmuan,
buku dan informasi lainnya. Di dalam perpustakaan pusat Unja terdapat puluhan ribu judul buku, skripsi, tesis,
dan desertasi yang dapat menambah referensi bagi pengunjung.

Selain itu, untuk menambah kenyamanan pengunjung perpustakaan pusat Unja juga dilengkapi dengan
berbagai fasilitas seperti ruang baca yang nyaman dan luas, dan ruang baca bagi skripsi, tesis, dan desertasi
bagi mahasiswa yang sedang membutuhkan referensi penelitian. Untuk memberikan rasa aman dan
kenyamanan bagi pengunjung selama di dalam, perpustakaan ini juga dilengkapi tempat penitipan barang
bagi pengunjung. Ramah dan pelayanan cepat merupakan bentuk pelayanan dari pegawai terhadap
pengunjung.

Tidak hanya itu, untuk mempermudah pengunjung dalam mencari referensi di dunia maya, perpustakaan
pusat kampus pinang masak ini juga dilengkapi dengan komputer lengap dengan jaringan wifi. Perangkat
komputer itu sendiri merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh perpustakaan dan juga bentuk
layanan untuk mempermudah pengunjung dalam memperoleh informasi secara online dan mencari buku –
buku online. Dengan fasilitas ini pengunjungpun dapat membaca beberapa katalog online yang dimiliki oleh
perpustakaan, mempermudah mencari katalog online.

Untuk menambah wawasan mahasiswa tentang dunia perbankkan, perpustakaan pusat Unja telah menjalin
kerjasama dengan Bank Indonesia (BI). BI Corner merupakan alat atau media yang diadakan oleh pihak BI
Corner sebagai bentuk sosialisasi BI kepada mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan maupun masyarakat
umum, agar mereka dapat memahami dan mengenal dunia perbankkan melalui buku – buku yang disediakan
oleh BI di perpustakaan.

Klinik Kesehatan[sunting | sunting sumber]


Universitas Jambi (Unja) memiliki fasilitas poliklinik yang berada di gedung Fakultas Kehutanan. Poliklinik
begitu lengkap dengan 2 dokter dan 4 perawat yang siap memberi pelayanan kesehatan bagi civitas
akademika. Poliklinik buka pada hari Senin hingga Jumat sesuai jam kerja dari pukul 08.00 sampai pukul
16.00 WIB, khusus hari Jumat buka sampai pukul 16.30.

Fasilitas yang terdapat di poliklinik ini seperti obat-obatan ringan, tabung oksigen, cek darah, dan tuang bagi
pasien. Bagi mahasiswa yang igin melakukan tes narkoba, poliklinik ini juga menyediakan sarana tes narkoba
bekerjasama dengan puskesmas diluar kampus.

Auditarium/Balairung[sunting | sunting sumber]


Gedung serbaguna atau yang sering disebut Balairung merupakan gedung serbaguna yang dapat
dimanfaatkan oleh mahasiswa untuk menggelar berbagai kegiatan besar. Gedung berlantai dua yang dapat
menampung 1.500 mahasiswa dilantai atas dan 2.000 kursi bawah ini dilengkapi dengan soundsistem, kursi
atau tribun bagi peserta yang berada di lantai atas. Balairung Unja yang berlokasi di depan setelah memasuki
gerbang utama juga memiliki ruang VIP dibagian kanan dan kiri tepat setelah pintun masuk ruang Balairung.

Asrama Mahasiswa/Rusunawa[sunting | sunting sumber]


Universitas Jambi (Unja) memberikan fasilitas asrama bagi mahasiswa penerima beasiswa BIDIKMISI
Khususnya laki-laki. Asrama tersebut berada di dalam area kampus Unja Mendalo tepatnya di area belakang.
Untuk menuju ke asrama terdapat dua jalan, pertama dapat melalui jalan yang berada di sebelah kanan
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), kedua melalui jalan yang berada di Fakultas Hukum.

Asrama mahasiswa terdiri dari 4 lantai dengan 96 kamar, 1 kamar dapat dihuni 2 sampai 3 mahasiswa.
Fasilitas yang disediakan untuk kamar meliputi ranjang tempat tidur lengkap dengan kasur, bantal, guling,
meja belajar dan kursi. Fasilitas diluar kamar seperti kamar mandi, air bersih, dapur umum, area parkir motor,
dan penjagaan oleh satuan pengamanan 24 jam. Selain itu juga terdapat tempat ibadah yakni Masjid Jami
Assalam masjid terbesar di kampus Unja Mendalo tepatnya disebelah Asrama tersebut. Asrama yang mulai
difungsikan sejak September tahun 2015 diharapkan dengan diberikan fasilitas rusunawa ini agar mahasiswa
yang mendapat beasiswa bidikmisi dapat berkreasi dan berprestasi.

Untuk keamanan penghuni asrama tidak perlu kawatir, satuan pengaman (Satpam) berjaga 24 jam. Letaknya
yang tidak jauh dari tempat ibadah yakni Masjid Jami Assalam masjid terbesar di kampus Unja Mendalo
membuat penghuni asrama semakin tenang. Asrama yang mulai difungsikan sejak September tahun 2015
diharapkan dengan diberikan fasilitas rusunawa ini agar mahasiswa yang mendapat beasiswa Bidikmisi dapat
berkreasi dan berprestasi.

Fasilitas dan sarana olahraga[sunting | sunting sumber]


Disamping menyediakan sarana penunjang akademis, Universitas Jambi (Unja) senantiasa perhatian pada
perkembangan non akademis, salah satunya unit kegiatan di bidang olahraga. Untuk menunjang aktivitas
mahasiswa di bidang tersebut, Unja telah menyediakan beberapa fasilitas olahraga, antara lain:

Indoor[sunting | sunting sumber]

Infrastruktur olahraga di Gelanggang Olah Raga (GOR) yang berada di Fakultas Ilmu Keolahragaan menjadi
salah satu tenpat favorit mahasiswa untuk berolahraga. Di dalam GOR tersedia sarana sebagai berikut:

 lapangan futsal,
 bola voli,
 tenis meja,
 tenis lapangan,
 bulu tangkis,
 badminton,
 bola basket,
 dan bola takraw.

Tidak hanya itu, di dalam GOR juga tersedia ruangan untuk olahraga GYM. Perlengkapan GYM pun lengkap
seperti Pull up, skuart, trap mile, banc fresh, inclime fresh, sepeda, lap pull down.

Bagi mahasiswa yang ingin menjaga kebugaran atau ingin membentuk otot-otot tubuhnya dapat mengubungi
penanggung jawab ruangan GYM pada hari Senin, Rabu, dan Jumat pukul 16.00 sampai 18.00. Tarif yang
dikenakan bagi mahasiswa Rp. 40.000 sedangkan bagi mayarakat umum dikenakan tarif sebesar Rp. 50.000.

Outdoor[sunting | sunting sumber]

Lapangan yang berukuran pas dengan ukuran bola kaki terletak di depan Balairung kampus Universitas
Jambi (Unja) Mendalo. Mahasiswa sering memanfaatkan lapangan tersebut ketika sore hari untuk bermain
bola. Lapangan bola kaki tersebut juga diperuntukkan untuk mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK)
untuk tes atau ujian mata kuliah. Disamping lapangan bola kaki juga terdapat area untuk olahraga lempar
lembing.
 Universitas Sriwijaya

Universitas Sriwijaya (disingkat UNSRI) adalah sebuah Perguruan Tinggi Negeri di Sumatra
Selatan, Indonesia. Universitas Sriwijaya memiliki sepuluh fakultas dengan dua buah kampus yaitu di Bukit
Besar, Kota Palembang dan di Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir.

Jumlah Alumni Universitas Sriwijaya sampai dengan wisuda ke-114 pada 16 Oktober 2014 sebanyak 96.634
orang Alumni yang terdiri dari: S3 dan Spesialis S2 sebanyak 128 wisudawan, Program Pascasarjana S2/SP1
sebanyak 4.830 wisudawan, Sarjana Strata I sebanyak 73.690 wisudawan serta Program Diploma D3
sebanyak 17.989 wisudawan. Unsri mendapatkan akreditasi A (Amat Baik) yang diberikan oleh Badan
Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).[1] [2]

Daftar isi

 1Sejarah Universitas
 2Lambang Universitas
o 2.1Keterangan lambang
o 2.2Makna lambang
 3Lokasi kampus utama
 4Peringkat Universitas Sriwijaya
 5Pimpinan Universitas
 6Fakultas dan Program Studi Diploma - Sarjana
 7Program pascasarjana
o 7.1Program S2
o 7.2Program Double Degree S2
o 7.3Program S3
o 7.4Program studi Pendidikan Profesi
o 7.5Program Pendidikan Dokter Spesialis
 8Unit dan organisasi
 9Pusat unggulan riset
 10Fasilitas gedung
o 10.1Student Centre Unsri
 11Perhimpunan Mahasiswa Daerah
 12Tokoh mahasiswa dan alumni terkemuka
 13Referensi
 14Pranala luar
Sejarah Universitas[sunting | sunting sumber]

Gerbang Gapura Utama Universitas Sriwijaya Kampus Besar Indralaya.

Ide untuk memiliki sebuah perguruan tinggi di Sumatra Selatan telah ada sejak awal tahun 1950-an, yang
dicetuskan dalam suatu kesempatan resepsi perayaan hari Kemerdekaan tanggal 17 Agustus 1952.
Diprakarsai oleh beberapa pemuka masyarakat, menjelma menjadi kesepakatan untuk membentuk "Panitia
Fakulteit Sumatra Selatan". Menjelang akhir Agustus 1952, dengan berbagai pertimbangan, ditetapkan bahwa
yang pertama akan didirikan adalah Fakultas Ekonomi. Untuk itu dibentuklah "Panitia Fakultet Ekonomi
Sumatra Selatan" yang dikelola oleh suatu yayasan yang didirikan pada tanggal 1 April 1953 dengan nama
"Yayasan Perguruan Tinggi Sjakhjakirti".

Pembukaan Fakultet Ekonomi secara resmi di bawah Yayasan Perguruan Tinggi Sjakhjakirti ini dilakukan
pada tanggal 31 Oktober 1953 dalam suatu acara yang dihadiri oleh Mr. Hadi, Sekretaris Jenderal
Kementerian Pendidikan Pengajaran dan Kebudayaan (PPK), Drg. M. Isa (Gubernur Sumatra Selatan),
Letjen. TNI (Purn.) Bambang Utoyo (Panglima TT II Sriwijaya) dan Ali Gathmyr (Ketua DPRD Sumatra
Selatan).

Upaya melengkapi perguruan tinggi di Sumsel dilanjutkan oleh Yayasan Perguruan Tinggi Sjakhjakirti dengan
membentuk Panitia Penyelenggaraan Fakultas Hukum. Pada tanggal 1 November 1957, bertepatan dengan
perayaan Dies Natalis IV Fakultas Ekonomi, diresmikanlah fakultas tersebut dengan nama 'Fakultas Hukum
dan Pengetahuan Masyarakat".

Pengembangan kemudian dilanjutkan dengan bantuan Penguasa Militer Teritorial II Sriwijaya yang
memberikan bantuan keuangan unuk mendirikan gedung permanen Yayasan Perguruan Tinggi Sjakhjakirti di
Bukit Besar (kini Kampus Unsri Bukit Besar). Upacara peletakan batu pertamanya dilakukan pada tanggal 31
Oktober 1957.

Upaya selanjutnya adalah penegerian perguruan tinggi yang sudah ada tersebut. Dengan perjuangan gigih
tokoh masyarakat Sumsel ketika itu, antara lain Kolonel Harun Sohar (Panglima selaku Ketua Paperda TT II/
Sriwijaya) dan H.A. Bastari (Gubernur), hambatan yang masih ada untuk berdirinya universitas negeri di
Palembang dapat diatasi. Delegasi yang dikirim ke Jakarta bulan Desember 1959 menemui Menteri PPK (Mr.
Moh Yamin) berhasil memperoleh jaminan kesediaan pemerintah untuk mengambil alih Perguruan Tinggi
Sjakhjakirti menjadi suatu universitas negeri. Dengan Peraturan Pemerintah No. 42 Tahun 1960 tanggal 29
Oktober 1960 (Lembaran Negara Tahun 1960 No. 135) akhirnya berdirilah Universitas Sriwijaya yang
peresmiannya dilakukan pada tanggal 3 November 1960 dalam upacara penandatanganan piagam pendirian
oleh Presiden Soekarno dengan disaksikan oleh Menteri PPK (Mr. Priyono) dan beberapa Duta Besar negara
sahabat. Sebagai Presiden Universitas yang pertama diangkat Drg. M. Isa yang diangkat dengan Keputusan
Presiden No. 696/M tahun 1960 tanggal 29 Okober 1960.

Untuk memenuhi tuntutan perkembangan, Unsri kemudian merencanakan penambahan kampus, di luar Bukit
Besar yang sudah ada, dengan membebaskan tanah seluas 712 hektare, di Indralaya, Kabupaten Ogan
Komering Ilir (Sekarang Ogan Ilir), pada tahun 1982. Pembangunan kampus baru ini dimulai pada tahun 1983
dengan bantuan dana Asian Development Bank (ADB), yang secara fisik baru dimulai pada tahun 1989 dan
berakhir pada tanggal 31 Desember 1993. Gubernur Sumatra Selatan H. Ramli Hasan Basri memberikan
kuliah perdana menandai awal kegiatan akademik di kampus baru Indralaya ini pada tanggal 1 September
1993. Pemanfaatan sepenuhnya fasilitas di Kampus Indralaya dilaksanakan dengan Keputusan Rektor pada
bulan Januari 1995 dimana ditetapkan bahwa terhitung sejak tanggal 1 Februari 1995 semua kegiatan
administrasi dan sebagian besar kegiatan akademik diselenggarakan di Kampus Indralaya. Peresmian
Kampus Unsri Indralaya yang sesungguhnya baru dilaksanakan pada tanggal 6 Maret 1997 oleh
Presiden Soeharto.

Perkembangan Universitas Sriwijaya di luar Sumatra Selatan

Setelah Yayasan Pembina Perguruan Tinggi Lampung (YPPTL) dibentuk, maka didirikanlah Fakultas
Ekonomi, Hukum, dan Sosial (FEHS). YPPTL ditugasi membina FEHS tersebut dan mengupayakan status
negeri. Jalan yang ditempuh adalah dengan bekerjasama dengan Universitas Sriwijaya (Unsri) di
Palembang. Berdasarkan keputusan Presiden Unsri Nomor D-40-7-1961, tanggal 14 Februari 1961, terhitung
sejak 1 Februari 1961, FEHS Lampung ditetapkan sebagai Fakultas Ekonomi Cabang Unsri dan Fakultas
Hukum Cabang Unsri berkedudukan di Telukbetung, Lampung. Pada tanggal 23 September 1965, keluar
Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 195 tahun 1965, yang
meresmikan berdirinya Universitas Lampung sebagai universitas negeri di Lampung. Keputusan PTIP
tersebut dikukuhkan dengan Keputusan Presiden RI No. 73 tahun 1966. Sehingga dapat dikatakan bahwa
FEB dan FH merupakan fakultas tertua yang lahir bersamaan.

Lambang Universitas[sunting | sunting sumber]


Keterangan lambang[sunting | sunting sumber]

Bunga Melati merupakan bunga suci melambangkan kemurnian, keanggunan, keluhuran, wibawa dan
kesetiaan pada cita-cita. Pada lambang digambarkan lima mahkota bunga (corolla) dengan warna kuning
muda. Lima mahkota bunga melambangkan Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa Indonesia, sedangkan
warna kuning muda melambangkan warna Universitas.

Bunga Seruni sebagai lambang yang paling tua ditemukan dalam sejarah Sriwijaya. Pada lambang
digambarkan mahkota bunga (corolla) dari bunga yang terpilin (marginal flower), berjumlah 31, berwarna
kuning emas yang terpilin. Jumlah 31 melambangkan tanggal lahir Unsri pada tanggal 31 Oktober 1960 dan
warna kuning emas melambangkan keagungan Sriwijaya. Mahkota bunga yang terpilin ke kanan yang
mengakibatkan ujung kelopaknya mengarah ke kiri dimaksudkan bahwa Universitas ini berjalan seirama
dengan perputaran zaman.
Cahaya melambangkan ilmu pengetahuan, yang menerangi jagad, menunjukan bahwa hanya dengan ILMU
ketidaktahuan dapat ditiadakan. Ilmu digambarkan dengan cahaya (nur) sebanyak 60 pancaran sinar dengan
10 sinar besar, berarti bulan Oktober 1960.

Kata-kata "UNIVERSITAS SRIWIJAYA" ditulis dengan huruf putih di atas dasar hitam yang melingkar di
dalam bunga seruni. Hitam melambangkan ketidaktahuan. Dengan adanya cahaya, ketidaktahuan dapat
ditiadakan, yang dilambangkan dengan huruf putih pada kata-kata UNIVERSITAS SRIWIJAYA menandakan
Unsri sebagai gudang ilmu.

Motto "ILMU ALAT PENGABDIAN" ditulis dengan huruf berwarna emas di atas dasar hitam yang terletak
dalam selendang dibagian bawah lambang. Motto ini melambangkan bahwa manusia wajib mengabdi kepada
Tuhan, negara, bangsa, masyarakat, dan keluarga. Pengabdian yang tidak disertai dengan ilmu pengetahuan
tidaklah sempurna.

Makna lambang[sunting | sunting sumber]

Unsri sebagai sebuah kebangaan milik bangsa Indonesia yang berfalsafah hidup Pancasila selalu dengan
penuh daya dan dinamika meningkatkan ilmu pengetahuan guna memerangi ketidaktahuan yang merupakan
penghalang bagi masyarakat bangsa Indonesia untuk mencapai cita-cita masyarakat adil dan makmur serta
dalam ridho Tuhan Yang Maha Esa.

Lokasi kampus utama[sunting | sunting sumber]

Lokasi Kampus Utama UNSRI Indralaya (dilihat dari atas). Jl. Raya Palembang-Prabumulih KM 32 Indralaya, Ogan Ilir, Sumatra
Selatan, Indonesia.

Universitas Sriwijaya memiliki dua buah kampus utama, yaitu di Kota Indralaya (Kabupaten Ogan Ilir) dan di
kawasan Bukit Besar (Kota Palembang). Kampus Bukit Besar Palembang luasnya 32,5 hektare, dimanfaatkan
sebagai fasilitas pendidikan program S0 (D3), D4, S2 dan S3, serta beberapa program ekstensi S1 untuk
Kelas Palembang.
Kereta Mahasiswa 'Kertalaya' Universitas Sriwijaya.

Kampus Utama Indralaya dengan luas 712 hektare terletak 38 kilometer ke arah selatan kota Palembang,
merupakan Pusat Kegiatan Pendidikan untuk jenjang Sarjana (S1). Di kampus Indralaya juga terdapat Kantor
Pusat Administrasi (KPA), Perpustakaan Pusat, Lembaga Bahasa, Lembaga Penelitian, Lembaga
Pengabdian Kepada Masyarakat, Pusat Komputer, Pusat Kegiatan Mahasiswa, Pusat Kesehatan Komunitas,
Klinik Kesehatan, dan Stasiun Pemadam Kebakaran Universitas. meski belum tergarap secara penuh dan
maksimal, Kampus Indralaya dinobatkan sebagai kampus dengan luas pengembahan lahan terluas di
Indonesia bahkan di Asia Tenggara.

Unsri juga mempunyai Kebun Percobaan seluas 50 hektare di daerah Gelumbang, Muara Enim (62 kilometer
di selatan Palembang). Unsri juga memiliki Kampus Fakultas Kedokteran di Kompleks Rumah Sakit
Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang, Kampus FKIP di Jalan Srijaya KM. 5,5 Palembang, dan Kampus
Pascasarjana di Jalan Padang Selasa Bukit Besar Palembang.

Sebagai moda transportasi mahasiswa alternatif selain bus kuning milik UNSRI, yang melayani dari
Palembang-Indralaya dan sebaliknya, pemerintah juga telah menyediakan fasilitas Kereta Api Ekspress
"Kertalaya" yang diresmikan oleh Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal pada awal Februari 2009.
Nama ”Kertalaya” sendiri merupakan penggalan dari dua nama stasiun yang yang menjadi titik awal dan akhir
perjalanannya: Kertapati dan Indralaya. Rangkaian railbus ini terdiri dari 3 set kereta (gerbong) penumpang,
dengan kapasitas angkut masing-masing 110 orang duduk dan berdiri, dengan perbandingan duduk 36 orang
dan berdiri 74 orang. Hal ini menjadikan Universitas Sriwijaya sebagai satu-satunya kampus universitas di
Indonesia yang mahasiswanya dilayani secara khusus berangkat ke kampus dengan menggunakan gerbong
kereta api. tidak hanya itu pada tahun 2012 Universitas Sriwijaya juga dilayani oleh BRT Trans Musi yang
merupakan bus rapid transit yang menghubungkan kampus Bukit Besar Palembang dengan kampus utama
Unsri di Indralaya.

Peringkat Universitas Sriwijaya[sunting | sunting sumber]


Universitas Sriwijaya meraih satu prestasi lagi pada pemeringkatan perguruan tinggi dalam pemanfaatan TIK
untuk kegiatan pendidikan. Pada tanggal 1 Mei 2013 melalui acara Penganugerahan TeSCA Award 2013 di
Jakarta telah diumumkan hasil pemeringkatan perguruan tinggi yang melaksanakan atau memanfaatkan TIK
dalam kegiatan pendidikan di lingkungan kampus, dan Universitas Sriwijaya meraih peringkat pertama untuk
wilayah Sumatra atau peringkat 14 nasional dengan nilai indeks 4,091 (skala 5,000). Peningkatan prestasi ini
cukup signifikan, mengingat pada tahun 2011 Universitas Sriwijaya menempati ranking 24 nasional dalam
pemeringkatan TeSCA. TeSCA merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Telkom
Indonesia dan diselenggarakan bekerjasama dengan Ditjen Pendidikan Tinggi Kemdikbud, Asosiasi
Perguruan Tinggi Ilmu Komputer (Aptikom), Dewan Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (Detiknas),
serta PT Tempo Inti Media Tbk sebagai penyelenggara program. Program TeSCA bertujuan untuk mendorong
terjadinya percepatan dan peningkatan pemanfaatan TIK di perguruan tinggi di Indonesia. Metode
penghitungan dan pemeringkatan PT pada TeSCA 2012 menggunakan metode ZEN Smart Campus yang
mencakup suprastruktur kampus, infrastrutur teknologi, profil pemangku kepentingan, ragam pemanfaatan
aplikasi. Selain itu, penilaian juga memperhitungkan strategi pendidikan nasional, dampak dan manfaat
penerapan teknologi, komunitas eksternal, riset, e-Green (TIK ramah lingkungan), dan inovasi (pendidikan).
(*PS)

Beberapa Prestasi yang telah diraih oleh Universitas Sriwijaya


Masuk dalam jajaran 50 Universitas terbaik nasional versi Dikti

Kampus terluas di Asia Tenggara dengan luas kampus sebesar 712 hektar

Rektor Universitas Sriwijaya masuk dalam Top 100 educators versi majalah Campus Asia

Masuk Rangking Universitas dunia versi Webometrics

Peringkat 3 nasional paten HKI antar Perguruan Tinggi

Kordinator riset energi nasional - RUSNAS PEBT

Juara regional OSN 2010

Peringkat II ISMC ( Indonesia Student Mining Competition ) 2009 dan 2010

Peringkat Unsri versi Webometrics

Kota Palembang memiliki beberapa perguruan tinggi di antaranya Universitas Sriwijaya di Bukit Besar,
walaupun kampus utamanya yang memiliki luas 712 ha berada pada kawasan Inderalaya, Ogan Ilir, Sumatra
Selatan. saat ini menempati urutan ke-15 Universitas Terbaik di Indonesia versi Webometrics Juli 2010.
Peringkat Universitas Sriwijaya dalam pemeringkatan World Class University versi Webometrics terus
mengalami peningkatan sejak edisi Januari 2009 (peringkat ke-37), edisi Juli 2009 (peringkat ke-29) dan edisi
Juli 2010 (peringkat ke-15).

Pimpinan Universitas[sunting | sunting sumber]


Struktur pimpinan Universitas Sriwijaya untuk periode 2016-2020

Rektor: Prof. Dr. Ir. Anis Saggaf, M.S.C.E.

Pembantu Rektor I: Prof. Ir. Zainuddin Nawawi, Ph.D

Pembantu Rektor II: Hj. Rochmawati Daud, S.E., M.Si., Ak.

Pembantu Rektor III: dr. Syarif Husin, M.S.

Pembantu Rektor IV: Dr. Ir. A. Muslim, M.Agr.

Fakultas dan Program Studi Diploma - Sarjana[sunting | sunting sumber]


Universitas Sriwijaya memiliki sepuluh fakultas, yaitu:

1. Fakultas Ekonomi (FE)


o Ekonomi Pembangunan (S1)
o Manajemen (S1)
o Akuntansi (S1)
o Akuntansi (S0/D3)
o Kesekretariatan Negara (S0/D3)
2. Fakultas Hukum (FH)
o Ilmu Hukum (Kekhususan pada bidang Pidana, Perdata, Administrasi, Tata Negara,
Internasional) (S1)
3. Fakultas Teknik (FT)
o Teknik Sipil (S1)
o Teknik Pertambangan (S1)
o Teknik Kimia (S1)
o Teknik Elektro (S1)
o Teknik Mesin (S1)
o Arsitektur (S1)
o Teknik Geologi (S1)
4. Fakultas Kedokteran (FK)
o Pendidikan Dokter (S1)
o Ilmu Keperawatan (S1)
o Kedokteran Gigi (S1)
o Psikologi (S1)
5. Fakultas Pertanian (FP)
o Agronomi (S1)
o Ilmu Tanah (S1)
o Penyuluhan Dan Komunikasi Pertanian (S1)
o Sosial Ekonomi Pertanian (Agribisnis) (S1)
o Ilmu Hama Dan Penyakit Tumbuhan (S1)
o Teknik Hasil Pertanian (S1)
o Teknik Pertanian (S1)
o Peternakan (S1)
o Budidaya Perairan (S1)
o Teknologi Hasil Perikanan (S1)
o Agroekoteknologi (S1)
6. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP)
o Pendidikan Matematika (S1)
o Pendidikan Biologi (S1)
o Pendidikan Kimia (S1)
o Pendidikan Fisika (S1)
o Pendidikan Teknik Mesin (S1)
o Pendidikan Jasmani dan Kesehatan (S1)
o Pendidikan Pancasila & Kewarganegaraan (S1)
o Pendidikan Sejarah (S1)
o Bimbingan & Konseling (S1)
o Pendidikan Ekonomi (S1)
o Pendidikan Bahasa Indonesia, Sastra Indonesia dan Daerah (S1)
o Pendidikan Bahasa Inggris (S1)
o Pendidikan Guru Sekolah Dasar (S1)
o Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) (S1)
o Pendidikan Guru Taman Kanak-Kanak (D2)
o Program Kependidikan Guru dalam Jabatan (S1)
o Pendidikan Luar Sekolah (S1)
7. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP)
o Ilmu Administrasi Negara (S1)
o Sosiologi (S1)
o Ilmu Komunikasi (S1)
o Ilmu Hubungan Internasional (S1)
8. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA)
o Matematika (S1)
o Fisika (S1)
o Kimia (S1)
o Biologi (S1)
o Ilmu Kelautan (S1)
o Farmasi (S1)
9. Fakultas Ilmu Komputer (FASILKOM)
o Teknik Informatika (S1)
o Teknik Informatika (Kelas Bilingual S1)
o Sistem Komputer (S1)
o Sistem Komputer (Kelas Profesional S1)
o Sistem Informasi (S1)
o Sistem Informasi (Kelas Bilingual S1)
o Sistem Informasi (Kelas Profesional S1)
o Teknik Komputer (S0/D3)
o Teknik Komputer dan Jaringan (S0/D3)
o Manajemen Informatika (S0/D3)
o Komputerisasi Akuntansi (S0/D3)
10. Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM)
o Ilmu Kesehatan Masyarakat (S1)
o Ilmu Gizi (S1)
o Kesehatan Lingkungan (S1)

Program pascasarjana[sunting | sunting sumber]


Program S2[sunting | sunting sumber]

 Program Studi Ilmu Tanaman


 Program Studi Teknik Informatika
 Program Studi Agribisnis
 Program Studi Ilmu Ekonomi
 Program Studi Ilmu Hukum
 Program Studi Pendidikan Bahasa
 Program Studi Teknik Kimia
 Program Studi Ilmu Biomedik
 Program Studi Teknik Sipil
 Program Studi Pengelolaan Lingkungan
 Program Studi Administrasi Publik
 Program Studi Pendidikan Matematika
 Program Studi Teknologi Pendidikan
 Program Studi Kependudukan
 Program Studi Ilmu Manajemen
 Program Studi Sosiologi
 Program Studi Teknik Mesin
 Program Studi Teknik Pertambangan
 Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat
 Program Studi Fisika
 Program Studi Biologi
 Program Studi Kimia
 Program Studi Magister Manajemen
 Program Studi Magister Kenotariatan
Program Double Degree S2[sunting | sunting sumber]

 Double Master Degree Integrated Lowland Development And Management Planning (Dd-Ildm)
 Double Master Degree On Integrated Food Production And Management Planning (Dd-Ifp)
 Master of Management And Master of Business Administration
Program S3[sunting | sunting sumber]
 Program Studi Doktor Ilmu Pertanian
 Program Studi Doktor Ilmu Lingkungan
 Program Studi Doktor Ilmu Hukum
 Program Studi Doktor Ilmu Ekonomi
 Program Studi Doktor Ilmu Manajemen
 Program Studi Doktor MIPA
 Program Studi Doktor Ilmu Teknik
 Program Studi Doktor Administrasi Publik
Program studi Pendidikan Profesi[sunting | sunting sumber]

 Profesi Dokter (dr.)


 Profesi Dokter Gigi (drg.)
 Peofesi Keperawatan (Ns.)
 Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAk)
Program Pendidikan Dokter Spesialis[sunting | sunting sumber]

 Ilmu Kesehatan Anak (Sp. A)


 Ilmu Bedah (Sp. B)
 Ilmu Penyakit Mata (Sp. M)
 Ilmu Penyakit Dalam (Sp. PD)
 Ilmu Kebidanan dan Penyakit Kandungan (Sp. OG)
 Ilmu Patologi Anatomi (Sp. PA)
 Ilmu Penyakit Kulit dan Kelamin (Sp. KK)
 Ilmu Penyakit Saraf (Sp. PS)
 Ilmu Penyakit THT-KL (Sp. THT-KL)
 Ilmu Anestesiologi dan Reanimasi (Sp. An)
 Ilmu Penyakit Dalam Sp2 Konsultan Hematologi (Sp. PD-KHOM)
 Ilmu Penyakit Dalam Sp2 Konsultan Alergi (Sp. PD-KAI)
 Ilmu Penyakit Dalam Sp2 Konsultan Kardiovaskuler (Sp. PD-KKV)

Unit dan organisasi[sunting | sunting sumber]


 Biro Administrasi Umum dan Keuangan (BAUK)
 Biro Administrasi Akademis Kemahasiswaan (BAAK)
 Biro Administrasi Perencanaan dan Sistem Informasi (BAPSI)
 Unit Pelaksana Teknis Pusat Komputer (UPT PUSKOM)
 Unit Pelaksana Teknis Penjaminan Mutu
 Unit Pelaksana Teknis Lab Dasar Bersama
 Unit Pelaksana Teknis Klinik Kesehatan
 Unit Pelaksana Teknis Lembaga Bahasa
 Unit Pelaksana Teknis Perpustakaan
 Unit Pelaksana Teknis Penerbit dan Percetakan
 Unit Pelaksana Teknis Matakuliah Kepribadian (UPT MPK)
 Pusat Pengembangan Pendidikan (PUSBANGDIK)
 Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM)
 Lembaga Penelitian (LEMLIT)
 Pusat Pelayanan Jasa Ketenagakerjaan (PPJK)
 Career Development Center (CDC)
 Pusat Penelitian Lingkungan Hidup (PPLH)

Pusat unggulan riset[sunting | sunting sumber]


 Pusat Unggulan Riset Pengembangan Lahan Suboptimal
 Riset Unggulan Strategis Nasional

Fasilitas gedung[sunting | sunting sumber]


Student Centre Unsri[sunting | sunting sumber]
Student Centre yang berada di kampus Unsri Indralaya tepatnya di belakang stadion Unsri memiliki beberapa
keunggulan. Bangunan lima lantai yang merupakan bangunan termegah di Sumatra ini selain sebagai tempat
kegiatan mahasiswa juga sebagai tempat penginapan untuk civitas akademika Unsri atau tamu dari luar
Unsri. Fasilitas-fasiltas yang terdapat di Student Centre;

1. Kantin Higienes, Berpihak pada Mahasiswa

Pada Lantai satu student center, Dibawahnya terdapat beberapa ruangan. Ruangan itu diperuntukan bagi
ormawa-ormawa yang ada di Universitas Sriwijaya sebagai sekretariat. Selain itu juga ada ruangan besar
yang berada di ujung sebelah kanan untuk ruangan rapat. Dibawahnya lagi ada tonjolan belakang, Ruangan
ini dibuat kantin hieginis. Kantin ini mempunyai gizi yang bagus dan murah agar berpihak pada mahasiswa.

2. Hall Kapasitas 1000 orang

Menjelajahi ruangan di lantai lantai tiga, akan terlihat dua sayap besar yaitu sayap kanan dan sayap kiri. Pada
kedua sayap ini terdapat hall yang cukup besar dengan ukuran 50 x 40 meter atau 8 kali ruang rapat senat
rektorat yang biasa dipakai mahasiswa Unsri. Kapasitasnya pun cukup besar, hall ini dapat menampung
diatas 1000 orang. Bagian sayap kirinya sama seperti kanan namun bedanya, hall nya diberikan dinding
sekat bisa paralel 7 ruangan. Kegunaanya adalah untuk student training center, jika peserta training 1000
orang, hall student center bisa menjadi tempat yang cocok.

3. Penginapan Sekelas Hotel Berbintang


Di lantai dua, di bagian sebelah kiri dan kanan kanan ada kamar yang dibuat sekelas fasilitas yang biasa di
kamar hotel, jika naik lagi ke lantai empat dan lima, kedua lantai ini dibuat full kamar penginapan. di lantai
lima disediakan kamar eksekutif, bisa menampung 140 orang untuk bisa menginap.

4. Perpustakaan Digital, Berlangganan Jutaan Buku

Pada student Center ini lantai dua dibuat agak menjorok kebelakang, disinilah tempat perpustakaan digital
berada, yang isinya adalah 500 perangkat komputer yang dilinkan dengan inheriknya dikti, dengan
berlangganan jutaan buku yang dapat diakses oleh mahasiswa. 500 komputer akan dibagi menjadi tiga
bagian yaitu 150 khusus untuk mahasiswa ketik mengetik, ada 150 digunakan untuk keluar atau terkonek
pada web keluar. 200nya lagi untuk mendownload buku dan journal. Mahasiswa hanya tinggal membawa FD
saja dan tidak mebayar atau gratis.

5. Pusat Pelatihan ICT

Disamping digunakan untuk menampung kegiatan, Digunakan sebagai pusat pelatihan ICT. Info untuk saat ini
ICT Unsri sudah cukup bagus, akan mencapai 100 mega byte, 2009 masih 4 mega byte, terus naik 25,
sampai sekarang menjadi 100 Mega byte.

Perhimpunan Mahasiswa Daerah[sunting | sunting sumber]


Sebagai universitas terkemuka di Indonesia, Universitas Sriwijaya (UNSRI) memiliki perhimpunan mahasiswa
dari setiap daerah. Perhimpunan tersebut berfungsi sebagai pemersatu sesama daerah yang ada di
lingkungan Universitas Sriwijaya. Berikut Perhimpunan Mahasiswa dari setiap provinisi;

 Himpunan Mahasiswa Jambi (HIMAJA)


 Keluarga Mahasiswa Serasan Seandanan (KM SERSAN)
 Kesatuan Mahasiswa Lampung (KEMALA)
 Ikatan Pelajar Mahasiswa Riau (IPMR)
 Himpunan Mahasiswa Banten, Jakarta, dan Jawa Barat (HIMA BAJAJ)
 Persatuan Mahasiswa Tuah Sakato Padang (PERMATO)
 Silaturahmi Mahasiswa Aceh Nanggroe Darussalam (SAMAN)
 Ikatan Kekeluargaan Mahasiswa/Pelajar Indonesia Sulawesi Selatan (IKAMI SULSEL)
 Ikatan Mahasiswa Muslim Sumatra Utara (IMMSU)
 Himpunan Mahasiswa Tapanuli Utara
 Ikatan Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (IMATABAGSEL)
 Ikatan Mahasiswa Siantar (IKAN MAS)
 Mahasiswa Karo Sriwijaya (MAKASARI)
 Ikatan Mahasiswa Bangka Provinsi Bangka Belitung (ISBA)
 Ikatan Mahasiswa Bumi Raflesia -Bengkulu (IKMABIRA)
 Ikatan Mahasiswa Belitang (IMB)
 Keluarga Mahasiswa Ogan Ilir (KM OI)
 Ikatan Mahasiswa Kabupaten Muara Enim (Immeta)
 Keluarga Mahasiswa Prabumulih (KMP)
 Ikatan Keluarga Mahasiswa Silampari - Lubuklinggau
 Keluarga Mahasiswa Besemah Pagaralam (KMBP)
 Ikatan Keluarga Mahasiswa Lahat (Ikamala)
 Keluarga Mahasiswa Penukal Abab Lematang Ilir (KM PALI)
 Keluarga Mahasiswa Musi Banyuasin (KM Muba)
 Ikatan Kerukunan Mahasiswa Baturaja - Ogan Komering Ulu (IKMB)
 Himpunan Mahasiswa Martapura Ogan Komering Ulu Timur (HIMAPURA OKUT)

Tokoh mahasiswa dan alumni terkemuka[sunting | sunting sumber]


 Adib Ubaidillah (Direktur Niaga PT Bukit Asam (Persero))
 A. Patra M. Zen (Aktivis YLBHI)
 Ahmad Irfan (Direktur Utama Bank Bjb)
 Ahmad S. Natabaya [3] (Mantan Hakim Konstitusi)
 Ahmad Yulianto Nurmansyah (Praktisi Nasional Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), Advokat dan Managing
Partner pada Kantor Hukum Nurmansyah & Muzdalifah IP Advocates)[4]
 Agung Firman Sampurna (Auditoriat Keuangan Negara I ((Badan Pemeriksa Keuangan Republik
Indonesia))
 Alimarwan Hanan [5] (Menteri Koperasi dan UKM Republik Indonesia periode 2001-2004)
 Amzulian Rifai (Ketua Ombudsman Republik Indonesia)
 Antasari Azhar (Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK))
 Armando Mahler (Presiden Direktur PT. Freeport Indonesia (PTFI), periode 2006-2012)
 Askolani (Komisaris Bank Mandiri)

 Darmansyah Djumala (Duta besar Besar Republik Indonesia untuk Polandia)


 Darmawan Junaidi (Direktur Bank Mandiri)
 Djamilus Djamil (Pengusaha, Pendiri dan Pemilik Jaringan Restoran Sederhana Bintaro)
 Eddy Santana Putra (Wali kota Palembang 2003-2008, 2008-2013)
 Edy Yusuf (Wakil Gubernur Sumatra Selatan periode 2008-2013)
 Elfin Pertiwi Rappa (Runner-Up Putri Indonesia 2014, Top 10 Miss International 2014 & Miss National
Costume Award Winning on Miss International 2014) [6]
 Emil Ermindra (Direktur Keuangan PT Timah (Persero))
 Fahmi Idris (Direktur Utama PT. BPJS Kesehatan ) [7] (periode 2013-2018)
 Filius Yuliandi (Direktur Produksi PT Pupuk Sriwijaya Persero)
 Giri Ramanda Kiemas (Ketua DPRD Sumatra Selatan 2014-2019)
 Hardi (Pj. Bupati Belitung Tinur 2015-2016)
 Heri Amalindo (Bupati Pali, Sumatra Selatan periode 2013-2015)
 Irman (Gubernur Jambi periode 2015-2016)
 Ishak Mekki (Wakil Gubernur Sumatra Selatan Periode 2013-Sekarang)
 Joni Emirzon (Guru Besar Hukum Dagang Fakultas Hukum Universitas Sriwijay, Arbitrer)
 Josrizal Zain (Wali kota Payakumbu, Sumatra Barat periode 2002-2012)
 Joy Gabriel (praktisi teknologi Indonesia)
 Mahyuddin N.S (Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia,
Mantan Gubernur Sumatra Selatan ke-14)
 Marisa Sartika Maladewi (Runner-Up Putri Indonesia 2013)
 Marzuki Alie (Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia periode 2009-2014)
 M Romli (Direktur Komersil PT Pupuk Sriwijaya (Persero))
 Muhammad Awalludin (Direktur Utama PT Angkasa Pura II)
 Mukti Sulaiman (Mantan Sekretaris Daerah Sumatra Selatan)
 Munarman (Advokat, Mantan Ketua Umum YLBHI, Mantan Ketua Kontras, Praktisi HAM, Panglima
Komando Laskar Islam FPI)
 Mustafa Abdullah (Mantan Anggota Komisi Yudisial 2005-2010)
 Rahmaniar [8] (Barisan Industri Palembang pada seksi standardisasi dan sertifikasi (2005-sekarang),
Komisi Pengawasan Sistem Mutu pada LS Pro BIPA Palembang (2004-sekarang)
 Ridwan Mukti (Gubernur Bengkulu Ke-9 Periode 2016-Sekarang)
 Romi Herton (Mantan Wali kota Palembang)
 SN Prana Putra Sohe (Wali kota Lubuklinggau)
 Syahrial Oesman (Gubernur Sumatra Selatan ke-13, periode 2003-2008)
 Taufiq Kiemas (Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia ke 13, periode 2009-2014)
 Thontowi Herijum Eka Permana [9] (Sastrawan).
 Yusuf Kohar (Wakil Wali kota Bandar Lampung)
 Zulkarnaen Karim (Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republi
 Universitas Lampung

Universitas Bangka Belitung (disingkat UBB) adalah perguruan tinggi negeri di Bangka
Belitung, Indonesia. Rektor UBB saat ini adalah Dr. Ir. Muhammad Yusuf, M.Si

Sejarah[sunting | sunting sumber]


Universitas Bangka Belitung resmi berdiri pada tanggal 12 April 2006. Pendirian ini berbekal
Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor : 52/ /O/ 2006 tertanggal 12 April 2006.
Pendirian UBB merupakan hasil "penyatuan" dari Politeknik Manufaktur Timah (Polman Timah), Sekolah
Tinggi Ilmu Pertanian (STIPER Bangka), dan Sekolah Tinggi Teknik Pahlawan 12 (STTP 12). Ketiga lembaga
tinggi ini sebelumnya memang telah lama berdiri di Kabupaten Bangka Provinsi Bangka Belitung.

Pada tanggal 21 November 2010, Universitas Bangka Belitung resmi menjadi Perguruan Tinggi Negeri.
penandatanganan prasasti penegerian UBB oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dilakukan di
aula Universitas Cendrawasih, Jayapura dalam acara temu BEM Se Nusantara sekaligus peresmian lima
Perguruan Tinggi Negeri termasuk Universitas Bangka Belitung. Penegerian Universitas Bangka
Belitung mengacu pada Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2010 tentang
PendirianUniversitas Bangka Belitung, Universitas Borneo Tarakan, dan Universitas Masamus Merauke

Pada Januari 2011, UBB sempat masuk ke dalam peringkat 50 Besar Universitas seluruh Indonesia versi 4
International Colleges and Universities . sebuah web yang sering memberikan update tentang peringkat
peringkat webranking seluruh Universitas di seluruh belahan dunia

Rektor[sunting | sunting sumber]


Rektor merupakan pimpinan lembaga perguruan tinggi, sebagaimana Undang-Undang Sistem Pendidikan
Nasional 2009, Rektor adalah pimpinan tertinggi perguruan tinggi yang berkewajiban memajukan ilmu
pengetahuan di masing-masing institusi melalui pendidikan dan penelitian, serta memberikan kontribusi
maksimal kepada hal layak luas.

Pada tahun 1950-an dipakai istilah Presiden Universitas untuk menyebut pemimpin
universitas namun Presiden RI saat itu, Soekarno, merasa keberatan karena menurutnya hanya ada
satu Presiden di Indonesia, yakni Presiden RI sehingga kemudian istilah yang dipakai secara umum
adalah Rektor.
Berikut adalah Rektor UBB, sejak dari berdirinya sampai dengan sekarang :

No Foto Nama Dari Sampai Keterangan

1 Prof. DR. Bustami Rahman, MSc. 2006 2016 -

2 Dr. Ir. Muhammad Yusuf, M.Si 2016 sekarang

Fakultas[sunting | sunting sumber]


Universitas Bangka Belitung sampai tahun 2016 memiliki 5 Fakultas dan 18 Program Studi

No Fakultas Jurusan

 Jurusan Akuntansi
1 Fakultas Ekonomi  Jurusan Manajemen
 Jurusan Ilmu Ekonomi

 Jurusan Teknik Elektro


 Jurusan Teknik Mesin
 Jurusan Teknik Sipil
2 Fakultas Teknik
 Jurusan Teknik Pertambangan
 Jurusan Kimia
 Jurusan Fisika

3 Fakultas Hukum  Jurusan Ilmu Hukum

 Jurusan Ilmu Sosiologi


4 Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik  Jurusan Ilmu Politik
 Jurusan Sastra Inggris

5 Fakultas Pertanian, Perikanan, dan Biologi  Jurusan Agribisnis


 Jurusan Agroteknologi
 Jurusan Biologi
 Jurusan Budidaya Perairan
 Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan
 Jurusan Ilmu Kelautan

Fasilitas[sunting | sunting sumber]

Maket Kampus Terpadu UBB Cluster I

Jumlah mahasiswa yang menuntut ilmu di UBB sampai tahun ajaran 2013/2014 berjumlah lebih dari 3000
orang. Kampus UBB terletak di Kawasan Balun Ijuk, Merawang Kabupaten Bangka yang terdiri dari Fakultas
Teknik (FT), Fakultas Hukum (FH) , Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Fakultas Ekonomi (FE) serta
Fakultas Pertanian , Perikanan dan Biologi (FPPB). Sementara Rektorat beralamat di Jl.
Merdeka Pangkalpinang , Bangka Belitung

Fakultas Teknik UBB pada tahun 2010

UBB didukung 153 tenaga pengajar (dosen), sekitar 25% diantaranya berpendidikan S3. Mereka adalah
alumni Perguruan Tinggi terkemuka di Indonesia dan luar negeri seperti Universitas Gadjah Mada,,Institut
Teknologi Bandung, Institut Pertanian Bogor, Belanda, Inggris, dan Australia. Total jumlah karyawan UBB
termasuk staff mencapai 274 orang hingga 2007. Selain itu rencana strategis masa mendatang adalah
penerapan Good University Governance dan penerapan sistem jaminan mutu pendidikan untuk
seluruh fakultas.

Selain itu dalam waktu dekat, akan degera dibangun gedung baru yang berfungsi sebagai gedung rektorat,
nantinya gedung ini akan didirikan di kawasan kampus terpadu Balun Ijuk Merawang

Maket rektorat UBB

Laboratorium[sunting | sunting sumber]

 Sistem Tenaga Listrik

 Sistem Elektronis

 Sistem Instrumentasi dan Kendali

 Sistem Telekomunikasi

 Sistem Komputer dan Informatika

 Studio Gambar Perancangan

 Lab. Hidro

 Lab. Struktur

 Lab. Mekanika Tanah

 Lab. Fisika Terpadu

 Bengkel Mekanik

 Lab. Akuntansi
 Lab. Bahasa

 Lab. Budi Daya Ikan

 Lab. MIPA Terpadu dan Praktik Lapang

 Lab. Botani

 Lab. Mikrobiologi

 Lab. Zoologi
Gedung Perkuliahan[sunting | sunting sumber]
Saat ini UBB memiliki 2 cluster gedung perkuliahan yang representatif untuk menampung jumlah mahasiswa
yang ada. Masing-masing cluster terdiri dari 6 gedung hingga saat ini UBB memiliki 12 Gedung

 Cluster I
o Gedung Babel I - Babel IV
o Gedung Timah I - Timah II

 Cluster II
o Gedung A - Gedung F
Perpustakaan[sunting | sunting sumber]
Perpustakaan UBB merupakan unit yang berfungsi memberikan pelayanan informasi kepada mahasiswa,
dosen dalam melaksanakan tugas-tugas Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup
pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat. Perpustakaan UBB dilengkapi dengan beragam
bahan pustaka yang terdiri dari buku literatur baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa
Inggris, majalah, jurnal ilmiah serta buku ilmu pengetahuan lainnya. Fasilitas Perpustakaan Universitas
Bangka Belitung digunakan oleh mahasiswa, dosen, karyawan dan alumni Universitas Bangka Belitung.
Sadar bahwa buku adalah gudang ilmu, Universitas Bangka Belitung berusaha untuk menunjukkan
pentingnya buku dengan terus mengembangkan perpustakaan pada setiap fakultas yang tentunya diharapkan
dapat mendukung proses belajar mahasiswa.

Sarana Olah Raga[sunting | sunting sumber]


Hal ini menjadi sangat penting untuk sebagai salah satu sarana untuk mengembangkan minat bakat
bidang olahraga dan kesehatan. Ada beberapa sarana olahraga yang UBB siapkan, antara
lain Futsal Outdoor, bulu tangkis, Basket, Tenis Meja, dll.

Gedung Serba Guna[sunting | sunting sumber]


Gedung Serba Guna adalah gedung terluas yang berada di dalam kampus UBB dialokasikan untuk kegiatan
besar, antara lain : Wisuda Sarjana, Seminar, Pameran, keberadaan Gedung Serba Guna sering kali disewa
untuk berbagai kegiatan. Namun keberadaan gedung serba guna masih dalam tahap pembangunan. Sudah
berlangsung selama 5 tahun lebih.

Teknologi Informasi[sunting | sunting sumber]


Menggunakan sistem jaringan terpadu (Wide Area Network) antar fakultas dan rektorat, dan
beberapa Hotspot yang telah digunakan pada masing-masing fakultas sehingga diharapkan baik mahasiswa
maupun para dosen Universitas Bangka Belitung dapat terus mengakses internet pada Hotspot yang sudah
disiapkan (Wireless Systems) untuk jaringan internet dan e-mail secara online yang dapat digunakan
oleh dosen dan mahasiswa.

UPT Pusat Bahasa[sunting | sunting sumber]


Dilengkapi dengan laboratorium bahasa dengan peralatan mutakhir sehingga diharapkan dapat lebih
meningkatkan kemampuan para mahasiswa untuk Bahasa Asing. Menyediakan test TOEFL ITP dan TOEFL
Prediction untuk kalangan umum dan mahasiswa. UPT Pusat Bahasa juga menyediakan pelayanan short
course untuk persiapan TOEFL ITP, kursus General English, serta kursus Bahasa Mandarin dan Bahasa
Arab.

Kantin[sunting | sunting sumber]


Kantin yang bersih dan rapi berada di tiap kampus dan menyajikan menu-menu yang bervariasi dengan harga
terjangkau.

Bus Kampus[sunting | sunting sumber]


Transportasi antar kampus Universitas Bangka Belitung telah disediakan beberapa bus dan kendaraan
operasional yang siap melayani mahasiswa dan dosen sehingga akses mahasiswa juga dosen untuk ke
kampus akan semakin mudah dan semakin murah.

Unit Kegiatan Mahasiswa[sunting | sunting sumber]


Untuk mendukung kegiatan dan aktivitas mahasiswa, Universitas Bangka Belitung menyediakan berbagai
jenis Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) sesuai dengan bakat dan minat mahasiswa.

 Lembaga Pers Mahasiswa (LPM)


 Lembaga Dakwah Kampus (LDK)
 Lembaga Kerohanian Mahasiswa
 KOMPAS (Komunitas Mahasiswa Pecinta Alam)
 Paduan Suara Serumpun Melodi
 Marching Band Laskar Bahana Nusantara
 PDC (Pinguin Diving Club)
 KSR (Korps Sukarelawan)
 KOPER (Komunitas Fotografer)
 Bola Basket
 Bola Voli
 Karate
 Pencak Silat
 Sepak Bola
 Diving
 Futsal Putra
 Futsal Putri
 Panjat Tebing
 Seni Tari
 Seni Drama
 Seni Musik
 Seni Teater

Organisasi Kemahasiswaan[sunting | sunting sumber]


Organisasi kemahasiswaan Universitas Bangka Belitung adalah wahana dan sarana pengembangan diri
mahsiswa untuk menanamkan sikap ilmiah, pemahaman tentang arah profesi dan sekaligus meningkatkan
kerjasama serta menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan. Selain itu sebagai wahana untuk menyalurkan
aktivitas penalaran dan keilmuan, minat dan bakat/kegemaran mahasiswa.

Pada prinsipnya, organisasi kemahasiswaan diselenggarakan dari, oleh, dan untuk mahasiswa dengan
memberikan peranan dan keleluasaan lebih besar kepada mahasiswa sesuai dengan Keputusan Menteri
Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia nomor 155/U/1998 pasal 2. Akan tetapi keleluasaan yang
dimaksud tetap merupakan penanggung jawab segala kegiatan perguruan tinggi dan atau yang
mengatasnamakan perguruan tinggi.

Pada Universitas Bangka Belitung hanya ada satu organisasi kemahasiswaan intra perguruan tinggi yang
menaungi semua aktivitas kemahasiswaan. Dan dibentuk pada tingkat Universitas, Fakultas/Politeknik,
Jurusan/Program Studi.

Kedudukan organisasi mahasiswa merupakan kelengkapan non struktural yang memiliki fungsi:

 (1) Perwakilan Mahasiswa tingkat perguruan tinggi untuk menampung dan menyalurkan aspirasi
mahasiswa, menetapkan garis-garis besar program dan kegiatan kemahasiswaan.
 (2) Pelaksanaan kegiatan kemahasiswaan.
 (3) Komunikasi antar mahasiswa.
 (4) Pengembangan potensi jati diri mahasiswa sebagai insan akademis, calon kemahasiswaan dan
intelektual.
 (5) Pengembangan pelatihan ketrampilan organisasi, manajemen dan kepemimpinan mahasiswa.
 (6) Pembinaan dan pengembangan kader-kader bangsa yang berpotensi dalam melanjutkan
kesinambungan pembangunan nasional.
 (7) Untuk memelihara dan mengembangkan ilmu dan teknologi yang dilandasi oleh norma-norma agama,
akademik, etika, moral dan wawasan kebangsaan.
Badan Eksekutif Mahasiswa[sunting | sunting sumber]

 BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Universitas Bangka Belitung


 BEM Fakultas Teknik Universitas Bangka Belitung
 BEM Fakultas Hukum Universitas Bangka Belitung
 BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bangka Belitung
 BEM Fakultas Ekonomi Universitas Bangka Belitung
 BEM Fakultas Pertanian , Perikanan dan Biologi Universitas Bangka Belitung
Himpunan Mahasiswa[sunting | sunting sumber]

 HIMA (Himpunan Mahasiswa) masing-masing jurusan (Total 13 Hima)


Dewan Permusyawaratan Mahasiswa[sunting | sunting sumber]

 DPM Dewan Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Bangka Belitung


 DPM masing-masing Fakultas

Lagu[sunting | sunting sumber]


Dua lagu yang dijadikan lagu wajib di Universitas Bangka Belitung berjudul Himne UBB dan Mars Universitas
Bangka Belitung. Lagu-lagu ini biasa dinyanyikan pada acara-acara resmi universitas, penyambutan
mahasiswa baru, dan wisuda.

Logo dan Atribut[sunting | sunting sumber]


Logo[sunting | sunting sumber]

Logo UBB

Universitas Bangka Belitung memiliki logo, merupakan satu-satunya lambang yang berlaku dan mencakup
keseluruhan dinamika kehidupan keilmuan di UBB, yang bagian-bagian pentingnya terdiri atas tiga batang
pena berdiri tegak yang terbuat dari timah dan bermata pena emas; kubah pelindung, bulatan dunia, dan/atau
topi toga kebesaran akademik; samudera yang dalam dan luas yang tergambar dalam lima lapisan.

Pemahaman filosofinya digambarkan sebagai berikut :

 Tiga batang pena yang berdiri tegak melambangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi di Indonesia yang
didasari oleh tiga nilai keunggulan visi UBB : Intelektualitas, Moralitas dan Mentalitas yang tinggi,
menembus batas-batas kelokalan untuk menggapai peradaban kemanusiaan yang mendunia.

 Tiga batang pena terbuat dari timah melambangkan sejarah masa keemasan timah sejak berabad-
abad yang lampau.

 Mata Pena Emas melambangkan kejayaan masa depan bagi kehidupan kemanusiaan.

 Samudera yang luas dalam melambangkan persepsi manusia tentang keluasan dan kedalaman ilmu
pengetahuan. Persepsi manusia itu memperoleh signifikansinya dikala dihadapkan kepada kekuasaan
Tuhan, karena dengan tinta seluas dan sedalam samudera pun tidaklah cukup untuk menulis keseluruhan
ilmu pengetahuan yang dikaruniai oleh-Nya. Kelima lapisan samudera melambangkan kelima sila dasar
Negara Republik Indonesia yang kita cintai.

 Bulatan kubah pelindung adalah lambang kerendahan hati. Betapapun tinggi cita-cita yang ingin diraih,
namun pada akhirnya tiba pada keterbatasan kemanusiaannya sendiri. Kebijakan atas landasan
kebijaksanaan menuntun UBB meraih cita-citanya.

 Bulatan menggambarkan juga bola dunia yang melambangkan visi UBB yang ingin melepaskan diri dari
keterbatasan lokal, tetapi tetap berlandaskan pada nilai-nilai lokal yang mulia.

 Bulatan juga menggambarkan topi toga kebesaran akademik. Simbol ini melambangkan kebesaran dan
kemuliaan ilmu pengetahuan, yang dengan itu manusia mampu mencapai derajat kemanusiaan yang
tinggi di muka bumi.

 Warna dasar biru dan kuning melambangkan keluasan dan kedalaman, serta kemuliaan ilmu
pengetahuan.
 Universitas