Anda di halaman 1dari 2

ETIKA AMBULANS DALAM PERJALANAN

HALAMAN :
NO. DOKUMEN:
NO. REVISI : 1/1
RSUD TRIKORA SALAKAN SPO/ 011.2 /ARK/RSUD-
00
TRIKORA

DITETAPKAN
DIREKTUR RSUD RIKORA
SALAKAN
STANDAR PROSEDUR TANGGAL TERBIT :
OPERASIONAL 30 JANUARI 2018
(SPO)
dr. JAMES H. D PINONTOAN
NIP: 197701200011007

PENGERTIAN : Etika Ambulan dalam perjalanan adalah tata cara mengemudikan


ambulan selama dalam perjalana sesuai dengan aturan yang berlaku
TUJUAN : Untuk menyelenggraakan pelayanan transportasi pasien yang aman
dan nyaman.
KEBIJAKAN : Surat Keputusan Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Trikora
Salakan tentang Panduan Pelayanan Ambulans Rumah Sakit Umum
Daerah Trikora Salakan Nomor 000/010/ARK/RSUD- TRIKORA
PROSEDUR : Operasional pada saat perjalanan
1. Pada saat menuju tempat pasien pengemudi boleh menggunakan
sirine dan lampu rotator.
2. Pada saat mengangkut pasien, pengemudi hanya boleh
mengunakan lampu rotator.
3. Pengemudi diwajibkan mentaati semua peraturan lalulintas
4. Pengemudi mengatur kecepatan maksimum 40 km / jam di jalan
biasa dan 80 km / jam di jalan bebas hambatan
5. Petugas memakai seragam dengan identitas yang jelas
6. Setelah selesai melakukan transportasi harus langsung menuju Rumah
Sakit

Operasional pada daerah bencana


1. Lakukan penilaian lokasi kejadian dengan cepat termasuk menentukan
area bahaya dan jalur evakuasi
2. Memarkir ambulans sekurangnya 30 meter dari lokasi kejadian
Jika ada tanda bahaya seperti nyala api atau kebocoran cairan
dan asap. Jika tidak ada tanda bahaya ambulans di parkir
sekurangnya 15 meter .
3. Menarik rem tangan dan sebaiknya di tambah penggajal roda
4. Jika ada kendaraan penolong yang pertama datang parkir di
belakang lokasi kejadian (dari arah datang). Sehingga lampu
ETIKA AMBULANS DALAM PERJALANAN

HALAMAN :
NO. DOKUMEN:
NO. REVISI : 1/1
RSUD TRIKORA SALAKAN SPO/ 011.2 /ARK/RSUD-
00
TRIKORA

DITETAPKAN
DIREKTUR RSUD RIKORA
SALAKAN
STANDAR PROSEDUR TANGGAL TERBIT :
OPERASIONAL 30 JANUARI 2018
(SPO)
dr. JAMES H. D PINONTOAN
NIP: 197701200011007
peringatan kita dapat memperingatkan kendaraan lain yang
mendekat sebelum tanda lain diletakkan
5. Jika lokasi kejadian telah di amankan, memarkir di depan lokasi
kejadian untuk mencegah ambulans anda tertabrak arus lalulintas
dari belakang.
6. Memastikan Ambulans tidak berjalan mundur, tetapi jika terpaksa
harus ada orang lain yang memandu, karena pengemudi
ambulans memiliki keterbatasan pandangan ke arah belakang.

UNIT TERKAIT : Transportasi