Anda di halaman 1dari 11

CRITICAL BOOK REVIEW

BIOLOGI UMUM
PRODI S1 PK-FMIPA

Penyebaran Spesies Dalam Komunitas

Skor Nilai:

NAMA MAHASISWA : SALSABILA HIRZA

NIM : 4191131031

DOSEN PENGAMPU : Widya Ningsih,S.Pd.,M.Pd.

MATA KULIAH : BIOLOGI

PROGRAM STUDI S1 PENDIDIKAN KIMIA


FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU
PENGETAHUAN ALAM-

UNIVERSITAS NEGERI MEDAN

SEPTEMBER 2019
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah Tuhan Yang Maha Esa yang telah senantiasa memberkati dalam
menyelesaikan Critical Book Report (CBR), adapun tugas ini dikerjakan untuk memenuhi mata
kuliah Biologi Umum. Saya telah menyusun CBR ini dengan sebaik-baiknya tetapi mungkin
masih ada kekurangan-kekurangan untuk mencapai kesempurnaan. Saya selaku penulis
menerima berbagai kritik yang sifatnya membangun agar CBR ini menjadi lebih baik lagi.
Selanjutnya, saya berharap semoga CBR ini bisa memberikan manfaat serta menambah
wawasan bagi para pembaca. Semoga CBR ini dapat dipahami bagi siapapun yang
membacanya. Sebelumnya saya mohon maaf apabila terdapat kesalahan dan kata-kata yang
kurang berkenan.

Medan, 25 September 2019

SALSABILA HIRZA

i
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR……………………………………………………………………….i
DAFTAR ISI………………………………………………………………………………....ii
BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………………………….1
BAB II RINGKASAN BUKU……………………………………………………………….3
BAB III PEMBAHASAN……………………………………………………………….…...6
BAB IV PENUTUP………………………………………………………………………......8

ii
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
Critical book adalah hasil kritik/bandingan tentang suatu topik materi yang pada
umumnya di perkuliahan terhadap buku yang berbeda. Penulisan critical book ini pada
dasarnya adalah untuk membandingkan buku biologi karangan Masdiana Sinambela,dkk
dan Eugene P. Odum dengan 2 buku yang akan dijadikan sumber referensi. Setiap buku
yang dibuat oleh penulis tertentu pastilah mempunyai kekurangan dan kelebihan masing-
masing. Kelayakan suatu buku dapat kita ketahui jika kita melakukan resensi terhadap buku
itu dengan perbandingan terhadap buku lainnya. Suatu buku dengan kelebihan yang lebih
dominan dibandingkan dengan kekurangan nya artinya buku ini sudah layak untuk dipakai
dan dijadikan sumber referensi bagi khalayak ramai.

B. RUMUSAN MASALAH
1. Apa ringkasan dari kedua buku?
2. Apa kelebihan dari masing-masing buku?
3. Apa kekurangan dari masing-masing buku?

C. TUJUAN
1. Untuk mengetahui isi buku.
2. Untuk mengetahui kelebihan masing-masing buku.
3. Untuk mengetahui kekurangan masing-masing buku.

D. IDENTITAS BUKU
A. Identitas Buku 1
Judul : Biologi Umum
Pengarang : Masdiana Sinambela, dkk.
Penerbit : Unimed Press
Tahun terbit : 2018
Cetakan :-
Halaman :-
ISBN :- 2
B. Identitas Buku 2
Judul : Dasar- Dasar Ekologi
Pengarang : Eugene P. Odum
Penerbit : Gajah Mada University Press
Tahun terbit : 1993
Cetakan : Pertama
Halaman : 690
ISBN : 979-420-284-3

3
BAB II
RINGKASAN BUKU
1. Buku 1

Bab VI Biodiversitas dan Degredasi Lingkungan


A. Biodiversitas Flora dan Fauna Global dan Indonesia
Indonesia dikenal sebagai salah satu pusat biodiversitas flora dan fauna global atau
dunia. Biodiversitas ataupun keanekaragaman hayati dalam hal ini adalah istilah yang
digunakan untuk menunjukan variasi semua hewan, tumbuhan, dan mikroorganisme
yang terdapat di bumi Indonesia, yang dapat dibedakan menjadi tiga tingkatan yaitu
pada tingkat gen maupun DNA, jenis atau spesies, habitat atau ekosistem.

B. Peranan dan Manfaat Biodiversitas


Indonesia memasuki era revolusi industry 4.0 dimana industri ini berinovasikan
dengan memanfaatkan bahan biologi/ makhluk hidup. Oleh karena itu sering disebut
dengan bioekonomi (bio based economy), yakni suatu inovasi dimana proses itu
berkaitan dengan produk pangan, papan, sandang, pakan, energy, farmasi ,
perlindungan lingkungan. Untuk memenuhi semua itu disinilah biodiversitas berperan
untuk kelangsungan hidup manusia Indonesia pada saat ini maupun dimasa mendatang.

C. Degredasi Kualitas Lingkungan


Seiring dengan meningkatnya populasi manusia, peningkatan kebutuhan dasarnya
pun akan terjadi, baik itu kebutuhan primernya maupun kebutuhan sekunder. Untuk
memenuhi kebutuhan tersebut, lingkungan beserta sumber daya alam yang ada didalam
nya akan menjadi sasarannya/ dimanfaatkan. Salah satu akibatnya banyak sistem
pengelolaan limbah yang tidak bersahabat di buang ke laut sehingga memperburuk
kualitas lingkungan perairan laut. Pembukaan hutan untuk kepentingan pertambangan
juga akan menyebabkan hilangnya sejumlah biodiversitas yang ada di kawasan hutan
dalam arti menyebabkan degredasi lingkungan.

Oleh karena itu, kita harus menjadi manusia yang peduli dengan lingkungan ,
sehingga lingkungan tidak hanya menjadi lingkungan yang mampu menopang
kehidupan manusia generasi masa kini akan tetapi juga manusia generasi mendatang.

4
2. Buku 2
Bab VII Asas-Asas dan Konsep-Konsep Mengenai Organisasi pada Taraf
Komunitas
1. Konsep Komunitas Biotik
Komunitas biotik adalah kumpulan populasi-populasi apa saja yang hidup dalam daerah
atau habitat fisik yang telah ditentukan, hal tersebut merupakan satuan yang diorganisir
sedemikian bahwa dia mempunyai sifat-sifat tambahan terhadap komponen-komponen
individu dan fungsi-fungsi sebagai suatu unit melalui transformasi metabolik yang
bergandengan.hal ini menegaskan bahwa keanekaragaman jenis organisme biasanya hidup
bersama di dalam cara yang beraturan, tidak hanya begitu saja tersebar di atas bumi seperti
yang bebas tidak tergantung yang lain.

2. Klasifikasi Intra Komunitas, dan Konsep Dominan Ekologi

Tidak semua organisme dalam komunitas sama artinya atau pentingnya dalam
menentukan alam dan gawai dari seluruh komunitas. Dari ratusan atau ribuan organisme
yang mungkin terdapat dalam komunitas, relative sedikit jenis saja atau golongan jenis
yang umumnya melakukan pengaruh pengendali utama berdasarkan jumlahnya. Klasifikasi
primer yang paling wajar pada tingkat ini adalah berdasarkan pada tingkat makanan atau
fungsional lainnya.

3. Analisis Komunitas

Komunitas dapat disebut dan diklasifikasikan menurut

1. Bentuk atau sifat struktur utama seperti misalnya, jenis dominan, bentguk-bentuk
hidup atau indicator-indikator.
2. Habitat fisik dari komunitas
3. Sidfat-sifat atau tanda-tanda fungsional seperti misalnya system metabolism
komunitas.

Sifat-sifat fungsional memberikan dasar yang lebih baik untuk membandingkan semua
komunitas dalam habitat yang sangat berlainan, misalnya, daratan, laut, atau air tawar.

5
4. Keaneka Ragaman Jenis dalam Komunitas
Dari seluruh jumlah jenis di dalam komponen trofik, atau dalam suatu
komunitas sebagai keseluruhan, secara relatif persen yang kecil biasanya banyak dan
persen besar adalah jenis jarang. Sementara sedikit jenis yang umum, atau dominan,
sebagian besar bertanggung jawab terhadap arus energy di dalam tiap kelompok trofik,
dan itu merupakn jumlah besar dari jenis jenis yang langka yang sebagian besar
menentukan keanekaragaman jenis dari kelompok-kelompok trofik dan seluruh
komunitas.
5. Pola dalam Komunitas-Komunitas

Pola-pola dalam komunitas antara lain yaitu :

1. Pola stratifikasi
2. Pola-pola zonasi
3. Pola-pola kegiatan
4. Pola-pola jaring-jaring
5. Pola reproduktif
6. Pola-pola social
7. Pola-pola koaktif
8. Pola-pola stochastic

6. Ekotone dan Konsep Mengenai “Pengaruh Tepi”

Ekotone adalah peralihan antara dua atau lebih komunitas yang berbeda, misalnya
antara hutan dan tanah rumput atau antara komunitas dasar habitat laut yang lunak dan yang
keras. Daerah ini adalah daerah pertemuan atau “jalur ketegangan” yang dapat terbentang
luas tetapi lebih sempit daripada komunitas sekitarnya itu sendiri.

7. Palaeoekologi : Struktur Komunitas dalam Abad-Abad yang Telah Silam


Pengetahuan mengenai komunitas-komunitas masa lalu dan iklim-iklimnya
telah memberikan sumbangan yang besar sekali kepada pengertian kita tentang
komunitas-komunitas masa sekarang. Dan ini merupakan sasaran dari palaentologi,
suatu bidang pada garis batas antara ekologi dan palaentologi yang telah didefenisikan
oleh Stanley Cain (1994) sebagai “kaji biologi masa lalu pada dasar konsep-konsep dan
metode-metode ekologi sejauh hal itu dapat diterapkan”.

6
BAB III
PEMBAHASAN
No Yang Dikritisi Uraian
Buku 1 Buku 2
1. Deskripsi/Uraian Deskripsi uraian lebih ke Deskripsi uraian
kejadian/aktivitas lokal menggunakan wawasan
yang terjadi dalam yang luas, tidak terpaku
lingkup Indonesia. pada satu daerah atau
satu lingkungan saja.
2. Analisis Umum Analisis umum di Analisis umum terkait
fokuskan pada keadaan dengan ekosistem atau
yang terjadi di Indonesia. ruang lingkup yang
wawasan nya luas.
Hipotesis,atau Hipotesis lebih mengarah Hipotesis lebih kearah
dugaan kepada dampak yang proses berlangsungnya.
akan ditimbulkan.

Analisis Data Analisis data pendukung Data yang diambil


Pendukung dan Bukti dengan menggunakan banyak, dan setiap data
tabel dan melampirkan tersebut dilampirkan
sumber dari tabel sumber nya.
tersebut.

3. Membandingkan Buku 1 kurang Buku 2 memberikan


mendeskripsi kan lebih lebih banyak penjelasan
detail tentang topik yang dengan membagi
dibahas. penjelasan menjadi 2
yaitu berdasarkan
pernyataan ahli dan
berdasarkan pengamatan
penulis.
4. Mengkaji, Indonesia merupakan Populasi telah
kesimpulan,implikasi salah satu pusat didefenisikan sebagai
dan konsekuensi biodivitas. Biodivitas kelompok kolektif
menjadi bahan baku organisme-organisme
dasar dalam kehidupan dari spesies yang sama.
masyarakat Indonesia. Namun, dalam populasi
Penggunaan biodivitas alam, sering kali sukar
yang kurang bijaksana atau tidak mungkin
akan mengakibatkan mengukur semua tanda-
dampak yang buruk bagi tanda dari faktor-faktor
keanekaragaman hayati populasi . dengan
dan juga kelangsungan melakukan penelitian
hidup manusia. ekologi, sedikit-sedikit
hal tersebut dapat diatasi.

9
BAB IV
PENUTUP
A. KESIMPULAN
Dari kritik buku yang saya lakukan , dapat disimpulkan bahwasannya kedua
buku memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing, dilihat dari aspek isi
materi, buku 2 adalah buku yang bagus karena menampilkan detail tentang materi yang
dibahas.

B. SARAN
Setelah menganalisis kedua buku, saya menyarankan pembaca untuk membaca
buku yang ke 2, karena seperti yang saya katakana di kesimpulan, buku tersebut
memiliki aspek isi materi yang bagus, dengan wawasan yang luas, dapat memudah kan
pembaca untuk lebih memahami materi yang disampaikan.

C. LAMPIRAN
Buku 1 Buku 2