Anda di halaman 1dari 3

Smouth Jazz Smouth Jazz

Prahara Takkan ada cinta yang lain

Pertama kali berjumpa Haruskah kuulangi lagi


Denganmu kekasihku Kata cintaku padamu
Dunia seolah kan runtuh Yakinkan dirimu
Makanpun tak enak Masihkah terlintas di dada
Tidurkupun tiada nyenyak Keraguanmu itu
Selalu teringat oh dirimu Susahkan hatimu

Inikah oh namanya Tak akan ada cinta yang lain


Insan sedang jatuh cinta Pastikan cintaku hanya untukmu
Mengapa semua begitu indah dilihat Pernahkah terbersit olehmu
Begitu sedap dipandang Aku pun takut kehilangan dirimu
Seolah kuingin selalu tersenyum Ingatkah satu bait kenangan
Tapi ah aku malu Cerita cinta kita
Padamu
Tak mungkin terlupa
Aku malu. Buang semua angan mulukmu itu
Aku malu... Percaya takdir kita
Aku malu... Aku cinta padamu

Tiap kata kau ucapkan terasa indah saja Tak akan ada cinta yang lain
Selalu teringat dan tak lupa Pastikan cintaku hanya untukmu
Kau katakan kau sayang padaku oh Pernahkah terbersit olehmu
kasihku Aku pun takut kehilangan dirim
Masih banyak lagi rayuanmu
Inikah oh namanya

Insan sedang jatuh cinta


Mengapa semua begitu indah dilihat
Begitu sedap dipandang
Seolah kuingin selalu tersenyum
Tapi ah aku malu
Padamu
Kasihku...
Bosas Bosas
Kasih Pasrah

Malam ini kasih teringat aku padamu Lama kurasa sepinya hati tanpa dirimu
Seakan kau hadir disisi menemaniku Lama terasa rindu yang dalam menyiksa
Kuyakinkan diri ini agar tiada sepi jiwaku
Kulewatkan hari didalam mimpiku Lamanya daku kian menahan rasa gelisah
Yang selama ini selalu saja datang
Seandainya mungkin ku mampu terbang menggoda
ke awan
Detik ini juga ku akan melayang kesana Dua purnama tanpa terasa berlalu sudah
Kan kubawa pula dirimu yang slalu ku Namun tiada pernah kudengar kabarmu oh
sayang sayang
Bersama, berdua kita bahagia Mungkin dirimu telah bersama dengan
yang lain
Kasih dengarlah hatiku berkata Hingga diriku begitu saja engkau lupakan
Aku cinta kepada dirimu sayang
Kasih percayalah kepada diriku Dimana lagi kemana lagi harus kucari
Hidup matiku hanya untukmu tempat untuk bertanya
Anginpun tiada burungpun tiada semua
tiada bawa berita
Kalau begini terus begini aku tak tahu
bagamanakah lagi
Biarlah semua akan kupasrahkan padanya
Illahi
Akustik
Perempuan sedang dalam pelukan

Tak terasa gelap pun jatuh


Diujung malam menuju pagi yang dingin
Hanya ada sedikit bintang malam ini
Mungkin karena kau sedang cantik-
cantiknya

Lalu mataku merasa malu


Semakin dalam ia malu kali ini
Kadang juga ia takut
Tatkala harus berpapasan ditengah
pelariannya

Di malam hari
Menuju pagi
Sedikit cemas
Banyak rindunya
Uuuu.
Uuuuuuuu...