Anda di halaman 1dari 1

STRES PROSES TERJADINYA FAKTOR-FAKTOR YANG PEMANFATAN PEMROSESAN KIAT MENGURANGI LUPA

Kinerja otak akan DALAM BELAJAR


KELUPAAN DALAM BELAJAR MEMPENGARUHI PEMROSESAN INFORMASI DALAM
mencapai titik puncak, jika
berada dalam tingkat Berdasarkan tulisan Ahmad Fauzi, (1997: INFORMASI BELAJAR
stress memadai.
Menurut Muhibbin Syah
52-54) terdapat 4 proses terjadinya kelu- Menurut Lutfi Koto (academia.edu, Menurut Lutfi Koto (academia.edu, 2014)
Sebaliknya jika tingaktan (1996:160-164) yaitu:
paan, yaitu: 2014) beberapa faktor yang
stress sudah kronis maka beberapa pemanfaatan pemrosesan 1. Overlearning
akan menurunkan daya 1. Ingatan yang tidak pernah di gunakan mempengaruhi pemrosesan informasi, informasi dalam belajar, yaitu: Overlearning (belajar lebih)
ingat kembali, karena metabolism otak, yaitu:
ingatan tersebut akan hilang sendiri. artinya upaya belajar yang
1. Faktor internal (psikologis dan 1. Membantu terjadinya proses melebihi batas penguasaan
2. Ingatan yang tidak di gunak mengalami
perubahan, yaitu:
fisiologis) dan faktor eksternal pembelajaran sehingga individu dasar atas materi pelajaran
TEKANAN
Maksud tekanan adalah a. Penghalusan (media atau saluran komunikasi) mampu beradaptasi pada lingkungan tertentu
suatu kejadian yang sangat Ingatan berubah menjadi lebih 2. Memori yang kurang maksimal, yang selalu berubah. 2. Extra Study Time
menekan atau sederhana, namun tidak akurat hal ini disebabkan oleh individu 2. Menjadi stratergi pembelajaran Extra Study Time (tambahan
menimbulkan trauma
b. Penegasan yang kurang melatih memori dengan menggunakan cara berfikir waktu belajar) ialah upaya
sangat dalam yang terjadi
di masa lalu Hanya bagian ingatan yang secara maksimal. yang berorientasi pada proses lebih penambahan alokasi waktu
mencolok akan tetap di ingat 3. Proses internal yang tidak dapat menonjol. belajar materi tertentu berarti
c. Asimilasi 3. Kapasitas belajar dapat disajikan siswa menambah jam belajar
diamati secara langsung.
Hanya mengingat bentuk dari secara lengkap. 3. Mnemonic Device
KERUSAKAN 4. Tingkat kesulitan mengungkapkan
Kerusakan pada engram
penglihatan, seperti mengingat 4. Prinsip perbedaan individual yang Mnemonic device (muslihat
wajah orang namun lupa nama. kembali informasi-informasi yang
atau hubungan saraf yang terlayani. memori) yang sering juga
terjadi saat suatu kejadian 3. Saat mempelajari materi baru, materi telah disimpan dalam ingatan. disebut mnemonic itu berarti
direkam dalam pikiran lama berkemungkinan untuk tidak dapat 5. Kemampuan otak individu yang kiat khusus yang dijadikan
diingat kembali, maupun sebaliknya. tak sama. “alat pengait” mental untuk
4. Represi yaitu ketika menghadapi memasukkan item-item
kejadian tertentu yang mengerikan, informasi ke dalam sistem
GANGGUAN menakutkan, dsb, atau semua hal yang akal siswa.
Gangguan adalah 4. Pengelompokkan
tak dapat di terima hati nurani maka
rangsangan lain yang Maksud kiat pengelompokkan
akan dilupakan dengan sengaja
muncul bersamaan dengan (clustering) ialah menata
tahap pemrosesan ingatan, (sekalipun tidak di sadari atau di bawah ulang item-item materi
alam sadar) menjadi kelompok-kelompok
kecil yang dianggap lebih
TIDAK PENTING logis dalam arti bahwa item-
Maksud penting dalam
PEMROSESAN INFORMASI item tersebut memiliki
dunia ingatan adalah FAKTOR PENYEBAB LUPA DALAM signifikansi dan lafal yang
seberapa besar suatu LUPA BELAJAR DALAM BELAJAR sama atau sangat mirip.
informasi menarik minat. Menurut Mahmud (2010:164)
5. Latihan Terbagi
Dalam latihan terbagi siswa
melakukan latihan-latihan
DAFTAR PUSTAKA SENSASI ATENSI PERSEPSI MEMORI waktu-waktu istirahat.
Fauzi, Ahmad, (1997). Psikologi Umum, Bandung: Pustaka Setia.
Menurut Rakhmat (2005 : Menurut Jalaluddin 6. Pengaruh Letak Bersambung
Kato, Lutfi, (2014, 30 September). PEMROSESAN INFORMASI DALAM
Menurut Sumardi Menurut Syamsul
51) sensasi adalah suryabrata (2012; 14) Rahmat (1996:51) Untuk memperoleh efek
BELAJAR. Dikutip 3 Oktober 2019 dari Academia: Yusuf dan Nani M.
https://www.academia.edu/8554631/PEMROSESAN_INFORMASI_DALAM_BEL “pengalaman elementer atensi adalah pemusatan persepsi adalah
Sugandhi (2011 positif dari pengaruh letak
AJAR yang segera yang tidak tenaga psikis tertuju pengalaman tentang bersambung (the serial
Mahmud, (2010). Psikologi Pendidikan. Bandung: CV PUSTAKA SETIA ;89) mendefenisi-
memerlukan verbal, kepada suau objek. obyek, peristiwa,
Rakhmat, Jalaludin, (1996). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya kan memori se- position effect), siswa
simbolis atau konseptual Sumardi juga menyatakan atau hubungan-
Rakhmat, Jalaludin, (2005). Psikologi Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya
dan terutama sekali hubungan yang bagai daya ingat dianjurkan menyusun daftar
Suryabrata, Sumadi. (2012). Metodologi Penelitian. Jakarta: Rajagrafindo Persada. atensi adalah banyak
Syah, Muhibbin. 1996. Psikologi Pendidikan Suatu Pendekatan Baru. Bandung berhubungan dengan sedikitnya kesadaran diperoleh dengan terhadap informasi kata-kata (nama, istilah dan
:Remaja Rosdakarya. kegiatan alat indera”. yang menyertai sesuatu meyimpulkan yang telah lalu sebagainya) yang diawali dan
Yusuf, Syamsu dan Sugandhi, Nani M. (2011). Perkembangan Peserta Didik. Jakarta:
aktivitas yang dilakukan. informa-si dan diakhiri dengan kata-kata
Rajagrafindo Persada.
menafsirkan pesan.
yang harus diingat