Anda di halaman 1dari 5

1.

Jika 𝑓(𝑥, 𝑦) = 𝑥 2 𝑦 − 𝑥𝑦 3 , hitunglah fungsi gradien medan skalar f, dan hitunglah nilai
gradien f di titik (3,2).
(Sumber : Prayudi. 2009. Kalkulus Lanjut Fungsi Banyak Variabel & Penerapannya. Yogyakarta :
Graha Ilmu. Page 233, Contoh 4.1.1)
Penyelesaian :
Dari, 𝑓(𝑥, 𝑦) = 𝑥 2 𝑦 − 𝑥𝑦 3 , diperoleh:
𝜕𝑓
𝜕𝑥
= 𝑓𝑥 (𝑥, 𝑦) = 2𝑥𝑦 − 𝑦 3
𝜕𝑓
= 𝑓𝑥 (𝑥, 𝑦) = 𝑥 2 − 3𝑥𝑦 2
𝜕𝑦

Menurut definisi gradien f di sembarang titik diberikan oleh,


∇𝑓(𝑥, 𝑦) = (2𝑥𝑦 − 𝑦 3 )𝒊 + (𝑥 2 − 3𝑥𝑦 2 )𝒋
Sehingga gradien f di titik (3,2) diberikan oleh :
∇𝑓(3,2) = [2(3)(2) − (2)3 ]𝒊 + [(3)2 − 3(3)(2)𝟐 ]𝒋
= 4𝐢 − 27𝐣
2. Prove div curl A = 0
(Sumber : Spiegel, Murray R. 1981. “Theory and Problems of Advanced Calculus” SI (metric)
Edition. Singapore : McGraw-Hill International Book Company. Hal 152, Nomer 39)
Penyelesaian :

𝒊 𝒋 𝒌
𝜕 𝜕 𝝏
𝑑𝑖𝑣 𝑐𝑢𝑟𝑙 𝑨 = ∇ ∙ (∇ × 𝑨) = 𝛁 ∙ | 𝜕𝑥 𝜕𝑦 𝝏𝒛
|
𝑨𝟏 𝑨𝟐 𝑨𝟏
𝝏𝑨 𝝏𝑨𝟐 𝝏𝑨 𝝏𝑨𝟑 𝝏𝑨 𝝏𝑨𝟏
= 𝛁 ∙ [( 𝝏𝒚𝟑 − 𝝏𝒛
)𝒊 + ( 𝝏𝒛𝟏 − 𝝏𝒙
)𝒋 + ( 𝝏𝒙𝟑 − 𝝏𝒚
) 𝒌]

𝝏 𝝏𝑨 𝝏𝑨𝟐 𝝏 𝝏𝑨 𝝏𝑨𝟑 𝝏 𝝏𝑨 𝝏𝑨𝟏


= 𝝏𝒙 ( 𝝏𝒚𝟑 − 𝝏𝒛
) + 𝝏𝒚 ( 𝝏𝒛𝟏 − 𝝏𝒙
) + 𝝏𝒛 ( 𝝏𝒙𝟑 − 𝝏𝒚
)

𝝏𝟑 𝑨𝟑 𝝏𝟐 𝑨𝟐 𝝏𝟐 𝑨𝟏 𝝏𝟑 𝑨𝟑 𝝏𝟑 𝑨𝟑 𝝏𝟐 𝑨𝟏
= − + − + −
𝝏𝒙𝝏𝒚 𝝏𝒙𝝏𝒛 𝝏𝒚𝒛 𝝏𝒚𝝏𝒙 𝝏𝒛𝝏𝒙 𝝏𝒛𝝏𝒚

=𝟎
3. Medan vektor pada 𝑅 2 didefinisikan oleh

𝑭(𝑥, 𝑦) = −𝑦 𝑖 + 𝑥 𝑗

Deskripsikan 𝑭 dengan mensketsakan beberapa vektor 𝑭(𝑥, 𝑦)

(Sumber : Streward, James.2003. Kalkulus. Jakarta : Erlangga. hlm 513-514)

Penyelesaian :

Misal (𝑥, 𝑦) = (1,0) , maka 𝑭(1,0) = −0 𝑖 + 1 𝑗

Karena 𝑭(1,0) = 𝒋, kita gambarkan vektor 𝒋 = 〈0,1〉 dimulai titik (0,1) dalam
Gambar.

Misal (𝑥, 𝑦) = (0,1) , maka 𝑭(0,1) = −1 𝑖 + 0 𝑗

Karena 𝑭(0,1) = −𝒊, kita gambarkan vektor 〈−1,0〉 dengan titik awal (0,1).

Dengan melanjutkan cara ini, kita gambar sejumlah vektor perwakilan untuk menyatakan
medan vektor dalam Gambar.

Nampak bahwa tiap anak-panah menyinggung lingkaran yang berpusat di titik


asal. Untuk membenarkan ini, kita ambil hasilkali titik dari vektor posisi x = 𝑥 𝒊 + 𝑦 𝒋
dengan vektor 𝑭 (x) = 𝑭(𝑥, 𝑦).

x . 𝑭 (x) = ( 𝑥 𝒊 + 𝑦 𝒋) . (−𝑦 𝒊 + 𝑥 𝒋)

= −𝑥𝑦 + 𝑦𝑥 = 0
Ini memperlihatkan bahwa 𝑭(𝑥, 𝑦) tegak lurus terhadap vektor posisi 〈𝑥, 𝑦〉 dan karena
itu menyinggung lingkaran yang berpusat di titik asal dan berjari-jari |x| = √𝑥 2 + 𝑦 2 .
Perhatikan pula bahwa | 𝑭(𝑥, 𝑦)| = √−𝑦 2 + 𝑥 2 = √𝑥 2 + 𝑦 2 =|x|

Sehingga besarnya vektor 𝑭(𝑥, 𝑦) sama dengan jari-jari lingkaran.

Sumber : Streward, James.2003. Kalkulus. Jakarta : Erlangga. (hlm 513-514)