Anda di halaman 1dari 2

LEMBAR PENGESAHAN

Semarang, 25 Semptember 2019

Praktikan 1 Praktikan 2

Qonita Mumtazati Jihan Khansa Nabila

NIM 24030117130097 NIM 24030117130098

Praktikan 3 Praktikan 4

Nanda Annisa NQ Hasan Muhtar

NIM 24030117130099 NIM 24030117130100

Asisten,

Sri Handayani

NIM 24030116120036
VII. PENUTUP

7.1 Kesimpulan
Hasil uji unsur-unsur yang terkandung dalam urine orang yang berpuasa
sebagai berikut :
7.1.1 Senyawa Organik dalam Urine :
a. Uji Positif : pemecahan ureum oleh urease pada sampel urine (jingga),
tes adanya keratinin pada urine metode JAFFE (jingga) & WEYL
(kembali ke warna awal), tes adanya asam urat dan garamnya
percobaan muroksid (kuning kecoklatan) & reduksi perak (bercak
hitam).
b. Uji Negatif : pemecahan ureum oleh urease pada akuades (putih keruh),
tes adanya gula pereduksi (endapan biru tua), tes adanya kreatinin uji
JAFFE pada akuades (kuning), tes adanya keton (tidak berubah warna),
tes adanya protein (tidak ada endapan).
7.1.2 Senyawa Anorganik dalam Urine :
a. Uji Positif : tes adanya klorida (larut), tes adanya kalsium (putih keruh),
dan tes adanya sulfat (endapan).
b. Uji Negatif : tes adanya ammonia (tidak ada warna merah muda) dan
tes adanya fosfat (hijau).
7.2 Saran

7.2.1 Variasi sampel urin bisa diperbanyak misalkan dengan penambahan urin
24 jam, urin malam, maupun urin siang.
7.2.2 Variasi uji kandungan urine yang lain seperti uji kuantitatif kadar
kandungan pada urine.