Anda di halaman 1dari 19

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)

Disusun untuk Memenuhi Salah Satu Tugas

Mata Kuliah: Praktek Mengajar II

Disusun Oleh :

Siti Khalimatus sa’diah


NIM. 1601112087

INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI PALANGKARAYA

FAKULTAS TARBIYAH DAN ILMU KEGURUAN

JURUSAN TARBIYAH

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM

1441 H/2019
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

Sekolah : MA Miftahul Jannah


Mata Pelajaran : Al-Qur’an Hadits
Kelas/Semester : X /Ganjil
Materi Pokok : Menjadikan Al-Qur’an Sebagai sumber hukum dalam
sehari-hari
Alokasi Waktu : 1 Minggu x 2 Jam pelajran @45 Menit

A. Kompetensi Inti:
K1- Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya

K-2 Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan
keberadaannya

K-3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual dan prosedural) berdasarkan rasa


ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata

K-4 Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,


mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak
(menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai
dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain yang semua dalam
sudut pandang/teori
B. Kompetensi Dasar
2.4 Menunjukkan perilaku yang menjadikan al-Qur’an sebagai sumber hukum
dalam kehidupan sehari-hari.
C. Indikator Pembelajaran
1. Perilaku yang menjadikan al-Qur’an sebagai sumber hukum dalam
kehidupan sehari-hari.
D. Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan pengamatan, menanya, mengeksplorasi, mengasosiasidan
mengkomunikasi diharapkan:
1. Peserta didik dapat menunjukkan perilaku yang menjadikan al-Qur’an
sebagai sumber hukum dalam kehidupan sehari-hari
E. Materi Pembelajaran
Al-Qur`an adalah wahyu Allah Swt. terakhir kepada umat manusia.
Kitab suciini mengandung semua kunci untuk membuka pengetahuan Allah

1
Swt. yang tidak terbatas (Q.S. Al-Kah􀂿 [18]:109). Al-Qur`an adalah petunjuk
Allah Swt. Bagi orang yang bertakwa dan tidak ada keraguan di dalamnya.
(QS. Al-Baqarah [2]:2).
Orang yang menjadikan al-Qur’an sebagai pedoman dalam hidupnya
selalu mempelajari al-Qur’an. Dengan mempelajari al-Quran, seseorang akan
terlepasdari kebodohan dan kesesatan dalam mengarungi kehidupan ini.
Dengan al-Quran, hati akan lembut dan terhindar dari penyakit-penyakit hati
atau ruhani. Dada akan senantiasa lapang dan luas dalam menerima petunjuk-
petunjuk dantitah-titah ketuhanan. Akal pikiran menjadi cerdas dan terbebas
dari kesesatan berpikir picik dan dangkal. Perilaku akan terhindar dari gerak
jiwa yang dapat mendatangkan petaka dan kerugian bagi diri, orang lain
maupun linkungannya. Seluruh aktivitas diri akan senantiasa terarah dari dan
menuju kebenaran. Rasulullahsaw. bersabda : “Sebaik-baik manusia adalah
siapa yang belajar al-Qurandan mengajarkannya kepada orang lain”. (H.R.
Bukhari dari Usman ibn `AffanRa)
Al-Qur’an merupakan jaring yang di tebarkan oleh Yang Maha Tunggal
untuk menarik kaum pria dan wanita yang tersesat di dalam dunia ini agar
kembali kepada sumber Ilahi mereka. Al-Qur`an adalah peta dan petunjuk
kehidupan. Hidup dalam sinaran petunjuk al-Qur’an dan mematuhi ketentuan-
ketentuannya merupakan kunci untuk mendapatkan keselamatan dan
kebahagiaan, baik di duniamaupun di akhirat.
Untuk bisa hidup dalam sinaran petunjuk al-Quran, manusia haruslah
melakukan iqra’. Iqra` terambil dari akar kata qara`a yang berarti
“menghimpun”, sehingga tidak harus selalu diartikan “membaca teks tertulis
dengan aksara tertentu”.Dari “menghimpun” lahir aneka ragam makna, seperti
menyampaikan,menelaah, mendalami, meneliti, mengetahui ciri sesuatu , dan
membaca, baikteks tertulis maupun tidak.
Melakukan iqra` terhadap al-Quran berarti kita melakukan aktivitas
membaca,menelaah, menganalisa, memahami, mendalami, menyelami,
mengamalkan danmengambil hikmah dalam kehidupan. Aktivitas ini
merupakan perpaduan antara kinerja qalbu (hati) dan akal. Membaca teks al-

2
Quran adalah aktivitas awal dan fondasi awal dalam melakukan iqra`. Aktivitas
ini meliputi mengenal huruf al-Qur’an dan cara mengucapkannya ;cara
membacanya, memanjangkan yang seharusnya dibaca panjang dan
memendekkan yang seharusnya dibaca pendek (tajwid al-Qur’an).Aktivitas
membaca teks yang sudah benar mengantarkan pembacanya untuktahapan
selanjutnya yaitu menelaah, memahami, menganalisa, dan mendalami al-
Quran. Aktivitas ini dimulai dengan mempelajari makna kata-kata al-
Quran,atau apa yang biasa disebut dengan belajar tarjamah al-Quran. Setelah
mengerti makna tiap-tiap kata dari ayat al-Quran, maka langkah selanjutnya
adalah mencoba menafsirkankan dengan bantuan atau rujukan kepada kitab-
kitab tafsir yang ada sebagai upaya dari proses “menelaah, memahami,
menganalisa, dan mendalami”al-Qur’an.
Setelah proses pertama dan kedua selesai, maka proses ketiga adalah
mengamalkandan menjadikannya akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Proses
ini sering disebut sebagai upaya untuk “membumikan” al-Quran. Al-Quran
tidak lagi hanya kumpulan teks atau 􀂿rman Tuhan yang terdiri dari 30 Juz dan
114 Surah, tetapimerupakan sumber inspirasi dan pedoman hidup manusia
dalam mengarungi kehidupan mereka. Al-Quran tidak lagi hanya sebagai
ajaran yang melangit tetapisudah membumi lewat umat Islam yang akhlak dan
perilakunya sesuai dengan ajaran al-Qur’an.

3
F. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Scientific Learning
2. Model Pembelajaran : Cooperative learning
3. Metode : Ceramah, Tanya jawab , Diskusi
G. Media Pembelajaran Media:
Papan tulis, Spidol,Laptop
H. Sumber Belajar
1. Buku siswa Qur’an Hadits Kemenag
2. Buku Guru Qur’an Hadits Kemenag
3. Akses Internet yang sesuai kebutuhan
4. Sumber lain yg menunjang

4
I. Langkah-langkah Pembelajaran
Kegiatan Pendahuluan (15 Menit)

Guru:
Orientasi
 Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur
kepada Tuhan YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran.
 Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin.
 Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan
pembelajaran.

Apersepsi

 Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan


dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan
sebelumnya.
 Mengingat kembali materi prasyarat dengan bertanya.
 Mengajukan pertanyaan yang ada keterkaitannya dengan pelajaran yang
akan dilakukan.

Motivasi

 Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan


dipelajari dalam kehidupan sehari-hari.
 Apabila materi tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh
ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan
tentang materi: Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
 Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung.
 Mengajukan pertanyaan.

Pemberian Acuan

 Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat


itu.

5
 Memberitahukan tentang kompetensi inti, kompetensi dasar, indikator, dan
KKM pada pertemuan yang berlangsung.
 Pembagian kelompok belajar.
 Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan
langkah-langkah pembelajaran.

Kegiatan Inti (60 Menit)

Sintak Model Kegiatan Pembelajaran


Pembelajaran
Stimulation KEGIATAN LITERASI
(stimulasi/pem Peserta didik diberi motivasi atau rangsangan untuk
berian memusatkan perhatian pada topik materi Menjadikan Al-Qur’an
rangsangan? sebagai pedoman hidup dengan cara:
 Melihat (tanpa atau dengan alat)
Menayangkan gambar/foto/video yang relevan.
 Mengamati

 Lembar kerja Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman


hidup
 Pemberian contoh-contoh materi Menjadikan Al-Qur’an
sebagai pedoman hidup untuk dapat dikembangkan
peserta didik, dari media interaktif, dsb.
 Membaca
Kegiatan literasi ini dilakukan di rumah dan di sekolah
dengan membaca materi dari buku paket atau buku-buku
penunjang lain, dari internet/materi yang berhubungan
dengan Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
 Menulis
Menulis rangkuman dari hasil pengamatan terkait
Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup Mendengar

6
Pemberian materi Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman
hidup oleh guru.
 Menyimak
Penjelasan mengantar kegiatan secara garis besar/global
tentang materi pelajaran mengenai materi: Menjadikan Al-
Qur’an sebagai pedoman hidup untuk melatih rasa syukur,
kesungguhan dan kedisiplinan, ketelitian, mencari
informasi.

Problem CRITICAL THINKING (BERFIKIR KRITIK)


statemen Guru memberikan kesempatan pada peserta didik untuk
(pertanyaan/id mengidentifikasi sebanyak mungkin pertanyaan yang berkaitan
entifikasi dengan gambar yang disajikan dan akan dijawab melalui
masalaha) kegiatan belajar, contohnya:
 Mengajukan pertanyaan tentang materi:
 Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup Isi Al-
Qur’an Yang tidak dipahami dari apa yang diamati atau
pertanyaan untuk mendapatkan informasi tentang apa
yang diamati (dimulai dari pertanyaan faktual sampai ke
pertanyaan yang bersifat hipotetik) untuk
mengembangkan kreativitas, rasa ingin tahu, kemampuan
merumuskan pertanyaan untuk membentuk pikiran kritis
yang perlu untuk hidup cerdas dan belajar sepanjang
hayat.

Data collection KEGIATAN LITERASI


(pengumpulan Peserta didik mengumpulkan informasi yang relevan untuk
data) menjawab pertanyaan yang telah diidentifikasi melalui kegiatan:
 Mengamati obyek/kejadian
Mengamati dengan seksama materi Menjadikan Al-Qur’an
sebagai pedoman hidup yang sedang dipelajari dalam

7
bentuk gambar/video/slide presentasi yang disajikan dan
mencoba menginterprestasikannya.
 Membaca sumber lain selain buku teks
Secara disiplin melakukan kegiatan literasi dengan
mencari dan membaca berbagai referensi dari berbagai
sumber guna menambah pengetahuan dan pemahaman
tentang materi Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman
hidup.
 Aktivitas
Menyusun daftar pertanyaan atas hal-hal yang belum dapat
dipahami dari kegiatan mengamati dan membaca yang akan
diajukan kepada guru berkaitan dengan materi Menjadikan
Al-Qur’an sebagai pedoman hidup sedang dipelajari.
 Wawancara/tanya jawab dengan narasumber
Mengajukan pertanyaan berkaitan dengan materi
Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang telah
disusun dalam daftar pertanyaan kepada guru.

COLLABORATION (KERJASAMA)

Peserta didik dibentuk dalam beberapa kelompok untu:

 Mendiskusikan
Peserta didik dan guru secara bersama-sama membahas
contoh dalam buku paket mengenai materi Pokok-Pokok Isi
Al-Qur’an
 Mengumpulkan Informasi
Mencatat semua informasi tentang materi Menjadikan Al-
Qur’an sebagai pedoman yang telah diperoleh pada buku
catatan dengan tulisan yang rapi dan menggunakan bahasa
Indonesia yang baik dan benar.

8
 Mempresentasikan Ulang
Peserta didik mengkomunikasikan secara lisan atau
mempesentasikan materi dengan rasa percaya diri materi
Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup Saling
tukar informasi tentang materi:
 Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup

Dengan ditanggapi aktif oleh peserta didik dari kelompok


lainnya sehingga diperoleh sebuah pengetahuan baru yang
dapat dijadikan sebagai bahan diskusi kelompok kemudian,
dengan menggunakan metode ilmiah yang terdapat pada
buku pegangan peserta didik atau pada lembar kerja yang
disediakan dengan cermat untuk mengembangkan sikap
teliti, jujur, sopan, menghargai pendapat orang lain,
kemampuan berkomunikasi, menerapkan kemampuan
mengumpulkan informasi melalui berbagai cara yang
dipelajari, mengembangakn kebiasaan belajar dan belajar
sepanjang hayat.

Data COLLABORATION (KERJASAMA) dan CRITICAL


processing THINKING (BERPIKIR KRITIK)
(pengolahan Peserta didik dalam kelompoknya berdiskusi mengolah data
data) hasil pengamatan dengan cara:
 Berdiskusi tentang data dari materi:
 Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
 Mengolah informasi dari materi Menjadikan Al-Qur’an
sebagai pedoman hidup yang sudah dikumpulkan dari hasil
kegiatan/pertemuan sebelumnya maupun hasil dari
kegiatan mengamati dan kegiatan mengumpulkan
informasi yang sedang berlangsung dengan bantuan
pertanyaan-pertanyaan pada lembar kerja.

9
 peserta didik mengerjakan beberapa soal mengenai materi
Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup

Verefication CRITICAL THINKING (BERPIKIR KRITIK)


(pembuktian) Peserta didik mendiskusikan hasil pengamatannya dan
memverifikasi hasil pengamatannya dengan data-data atau teori
pada buku sumber melalui kegiatan:
 Menambah keluasan dan kedalaman sampai kepada
pengolahan informasi yang bersifat mencari solusi dari
berbagai sumber yang memiliki pendapat yang berbeda
sampai kepada yang bertentangan untuk mengembangkan
sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras,
kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berfikir
induktif secara deduktif dalam membuktikan tentang
materi:
 Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
Antara lain dengan: peserta didik dan guru secara
bersama-sama membahas jawaban soal-soal yang telah
dikerjakan oleh peserta didik.

Generalization COMMUNICATION (BERKOMUNIKASI)


(menarik Peserta didik berdiskusi untuk menyimpulkan
kesimpulan)  Menyampaikan hasil diskusi tentang materi Menjadikan
Al-Qur’an sebagai pedoman hidup berupa kesimpulan
berdasarkan hasil analisis secara lisan, tertulis, atau media
lainnya untuk mengembangkan sikap jujur, teliti, toleransi,
kemampuan berpikir sitematis, mengungkapkan
pendapat dengan sopan.
 Mempresentasikan hasil diskusi kelompok secara klasikal
tentang materi: Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman
hidup

10
 Mengemukakan pendapat atas presentasi yang dilakukan
tentang materi Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman
hidup dan ditanggapi oleh kelompok yang
mempresentasikan.
 Bertanya atas presentasi tentang materi Menjadikan Al-
Qur’an sebagai pedoman hidup yang dilakukan dan peserta
didik lain diberi kesempatan untuk menjawabnya.

CREATIVITY (KREATIVITAS)

 Menyimpulkan tentang point-point penting yang muncul


dalam kegiatan pembelajaran yang baru dilakukan berupa:
Laporan hasil pengamatan secara tertulis tentang materi:
 Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
 Menjawab pertanyaan tentang materi Menjadikan Al-
Qur’an sebagai pedoman hidup isi yang terdapat pada buku
pegangan peserta didik atau lembar kerja yang telah
disediakan.
 Bertanya tentang hal yang belum dipahami, atau guru
melemparkan beberapa pertanyaan kepada siswa berkaitan
dengan materi Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman
hidup yang akan selesai dipelajari.
 Menyelesaikan uji kompetensi untuk materi Cemerlangnya
Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang
terdapat pada buku pegangan peserta didik atau pada
lembar kerja yang telah disediakan secara individu untuk
mengecek menguasaan siswa terhadap materi pelajaran.

Catatan: selama pembelajaran Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup


berlangsung, guru mengamati sikap siswa dalam pembelajaran yang meliputi sikap:
nasionalisme, disiplin, rasa percaya diri, berperilaku jujur, tangguh menghadapi
masalah tanggungjawab, rasa ingin tahu dan peduli lingkungan.

11
Kegiatan Penutup (15 Menit)

Peserta didik:

 Membuat resume (CREATIVITY) dengan bimbingan guru tentang point-


point penting yang muncul dalam kegiatan pembelajaran tentang materi
Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup yang baru dilakukan.
 Mengagendakan pekerjaan rumah untuk materi pelajaran Menjadikan Al-
Qur’an sebagai pedoman hidup yang baru diselesaikan.
 Mengagendakan materi atau tugas projek/produk/portofolio/unjuk kerja
yang harus mempelajari pada pertemuan berikutnya di luar jam sekolah
atau dirumah.

Guru:

 Memeriksa pekerjaan siswa yang selesai langsung diperiksa untuk materi


pelajaran Menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
 Peserta didik yang selesai mengerjakan tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja dengan benar diberi paraf serta
diberi nomor urut peringkat, untuk penilaian tugas
projek/produk/portofolio/unjuk kerja pada materi pelajaran Menjadikan
Al-Qur’an sebagai pedoman hidup
 Memberikan penghargaan untuk materi pelajaran Menjadikan Al-Qur’an
sebagai pedoman hidup kepada kelompok yang memiliki kinerja dan
kerjasama yang baik.

J. Penilaian Hasil Pembelajaran


1. Penilaian Skala Sikap
Berilah tanda “centang” (√) yang sesuai dengan kebiasaan kamu terhadap
pertanyaan-pertanyaan yang tersedia !

12
Kebiasaan

Tidak
No Pertanyaan
Selalu Sering Jarang Pernah

Skor 4 Skor 3 Skor 2 Skor 1

Saya memiliki motivasi dalam


1 diri saya sendiri selama proses
pembelajaran
Saya bekerjasama dalam
2 menyelesaikan tugas kelompok
Saya menunjukkan sikap
3 konsisten dalam proses
pembelajaran
Saya menunjukkan sikap disiplin
4 dalam menyelesaikan tugas
individu maupun kelompok
Saya menunjukkan rasa percaya
5 diri dalam mengemukakan
gagasan, bertanya, atau
menyajikan hasil diskusi
Saya menunjukkan sikap
6 toleransi dan saling menghargai
terhadap perbedaan
pendapat/cara dalam
menyelesaikan masalah
Saya menunjukan sikap positip
7 (individu dan social) dalam
diskusi kelompok
Saya menunjukkan sikap ilmiah
8 pada saat melaksanakan studi
literatur atau

pencarian informasi
Saya menunjukkan perilaku dan
9 sikap menerima, menghargai,
dan melaksanakan kejujuran,

13
kerja keras, disiplin dan tanggung
jawab

Nilai akhir = Jumlah skor yang diperoleh peserta didikx 100


Skor tertinggi 4

2. Penilaian Diskusi
Peserta didik berdiskusi tentang materi Al-Qur’an Sebagai Pedoman Hidup.
Aspek dan rubrik penilaian:
1) Kejelasan dan ke dalaman informasi:
a) Jika kelompok tersebut dapat memberikan kejelasan dan ke
dalaman informasi lengkap dan sempurna, skor 100.
b) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke
dalaman informasi lengkap dan kurang sempurna, skor 75.
c) Jika kelompok tersebut dapat memberikan penjelasan dan ke
dalaman informasi kurang lengkap, skor 50.
d) Jika kelompok tersebut tidak dapat memberikan penjelasan dan ke
dalaman informasi, skor 25.

Contoh Tabel:
Aspek yang Tindak
dinilai Ketuntasan Lanjut
Nama Peserta Jumlah Nilai
No Kejelasan dan T TT R R
didik Skor
. Kedalaman
Informasi

dst

14
2) Keaktifan dalam diskusi
a) Jika kelompok tersebut berperan sangat aktif dalam diskusi, skor
100.
b) Jika kelompok tersebut berperan aktif dalam diskusi, skor 75.
c) Jika kelompok tersebut kurang aktif dalam diskusi, skor 50.
d) Jika kelompok tersebut tidak aktif dalam diskusi, skor 25.

Contoh Tabel:

Aspek yang Tindak


dinilai Ketuntasan Lanjut
Nama Peserta Jumlah Nilai
No Keaktifan T TT R R
didik Skor
. dalam Diskusi

dst

3) Kejelasan dan kerapian presentasi/resume


a) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan
sangat jelas dan rapi, skor 100.
b) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan
jelas dan rapi, skor 75.
c) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan
sangat jelas dan kurang rapi, skor 50.
d) Jika kelompok tersebut dapat mempresentasikan/resume dengan
kurang jelas dan tidak rapi, skor 25.

Contoh Tabel:

15
Aspek yang Tindak
dinilai Ketuntasan Lanjut
Nama Peserta Jumlah Nilai
No Kejelasan dan T TT R R
didik Skor
. Kerapian
Presentasi

dst

3. Pengayaan
Dalam kegiatan pembelajaran materi Cemerlangnya Ilmuan Muslim Dinasti
Abbasiyah bagi peserta didik yang sudah menguasai materi dengan baik,
peserta didik dapat melanjutkan proses pengayaan yang telah disiapkan oleh
guru berupa tugas-tugas atau pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan
materi pembelajaran.
4. Remedial
Bagi peserta didik yang belum menguasai materi Cemerlangnya Ilmuan
Muslim Dinasti Abbasiyah guru dapat menjelaskan kembali materi tersebut.
Remedial dilaksanakan pada waktu dan hari tertentu yang disesuaikan,
seperti: boleh pada saat pembelajaran apabila masih ada waktu atau di luar
jam pelajaran, pada umumnya 30 menit setelah pulang sekolah.
Usahakan guru dapat menjelaskan dan menekankan kembali materi tentang
Cemerlangnya Ilmuan Muslim Dinasti Abbasiyah dan melakukan penilaian
kembali dengan soal yang sejenis (yang telah diujikan) atau yang
dikembangkan dan setara bobotnya, sesuai dengan situasi yang
berkembang.
5. Interaksi Guru dengan Orang Tua

16
Interaksi guru dengan orang tua perlu dilakukan dengan menggunakan buku
penghubung kepada orang tua tentang perubahan perilaku peserta didik
setelah mengikuti kegiatan pembelajaran atau berkomunikasi langsung,
dengan pernyataan tertulis atau lewat telepon tentang perkembangan
kemampuan memahami peserta didik, terkait dengan materi

Palangka Raya, Oktober 2019

Mengetahui,
Guru Pamong Mahasiswa Praktikum

Dra. Hj SITI RUKAYA. SITI KHALIMAUS SA’DIAH


NIP.19650309200003 2001 NIM. 1601112087

Dosen Pembimbing Kepala Madrasah Aliyah Miftahul Jannah

SYAHMIDI, S. Th.I., M.Pd.I ISRA A. HADY, S.Pd.


NIP.198403072018090422 NIP. -

17
18