Anda di halaman 1dari 7

1

LEMBAR KERJA PESERTA


DIDIK
(LKPD)

PELUANG KEJADIAN SALING LEPAS

Tujuan Pembelajaran:
Melalui pembelajaran discovery learning dipadukan dengan metode diskusi
kelompok dan pendekatan saintifik, peserta didik dapat:
1. Menjelaskan konsep peluang kejadian majemuk
1. Menentukan peluang kejadian saling lepas
2. Menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan peluang kejadian saling lepas

Petunjuk:

Baca dan pahamilah LKPD berikut dengan cermat, Kelompok : ........................................


Diskusikan dengan teman kelompokmu dalam menentukan jawabanNama yang paling : tepat,
....................................................
Yakinkan bahwa setiap anggota sekelompok mengetahui dan memahami jawabannya,
Jika dalam kelompokmu mengalami kesulitan dalam mempelajari....................................................
LKPD ini, coba tanyakan pada gurumu.
....................................................
....................................................
....................................................
2

Masalah
Dua dadu satu merah dan satu hijau dilambungkan bersama-sama.
Tentukan:
Banyaknya kejadian munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan genap atau prima ?
Banyaknya kejadian munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan 5 atau 10 ?

Daftarkan kejadian-kejadian tersebut dalam diagram venn berikut:


Penyelesaian :
Berdasarkan data dari diagram venn, maka :
A1. ∩Daftarkan ruangmuncul
B = kejadian sampel jumlah
dari kejadian
kedua dua
matadadu
dadudilempar bersamaan
sama dengan genappada tabel
dan prima
A ∩ B = {( ……………………..
berikut:
n(A ∩ B ) = ……..
Sesuai denganHurutan penyelesaian1 maka banyaknya
2 3 anggota4dari himpunan
5 A atau
6 B adalah:
M
n(A B) = n(…..)
1 + n(…..) –(1,1)
n(….. (1,2)
∩ ……) (1,3) (1,4) (1,5) (1,6)
2 (2,1) ....... ....... ....... ....... .......
3 (3,1) ....... ....... (3,4) ....... .......
4 ....... ....... ....... ....... ....... .......
5 ....... ....... ....... ....... ....... .......
b. Kejadian
6 munculnya
.......jumlah kedua mata
....... ....... dadu.......
sama dengan
....... 5 atau
(6,6)10
Dinotasikananggota
n(S) = banyaknya dengansampel
A B dibaca “A…….
, n(S) = atau B”
dibacaberikut,
2. Daftarkan anggota-anggota dari kejadian “A gabung B” nyatakan hubungannya
kemudian
misalkan B adalah kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan 5
dalam diagram venn. C adalah kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan 10
a. Kejadian munculnya
B = kejadian munculjumlah
jumlahkedua
keduamata
matadadu
dadusama
samadengan
denganbilangan
5 genap atau
prima B ={(1,4),(….., …..),(……,……),( ……,…..),(…….,……)}
Misalkan:
n(B)A=adalah kejadian
banyaknya muncul
anggota jumlah
kejadian A ;kedua
n(B) mata
= …….dadu sama dengan bilangan
genap
C = kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan 10
B adalah
C = {(4,6), kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan
( …..,……),(…….,……)}
prima
n(C)= banyaknya anggota kejadian C; n(C) = ……
Dinotasikan dengan A ∪ B dibaca “A atau B” , bisa juga dibaca “A

gabung B”
A = kejadian munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan Genap
A = {(1,1) ,(1,3), (1,5), (….,…..),(2,4),(…..,…..),(3,1),(….,…),(….,….),(….,
….),
(4,4),(….,….),(5,1),(….,….),(….,….),(….,….),(….,….), (6,6)}
n(A) = banyaknya anggota kejadian A; n(A) = …….
B = kejadian munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan prima
3

Ingat !!
A B dibaca “ A dan B” , “ A irisan B” , artinya himpunan A dan himpunan B memiliki anggota yang s

Ingat !!
Rumus gabungan dua himpunan

Daftarkan kejadian-kejadian tersebut dalam diagram venn berikut:

Berdasarkan data dari diagram venn, maka :


B ∩ C = kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan5 dan 10
B ∩ C = {( ……………………..
n(B ∩ C ) = ……..
Sesuai dengan urutan penyelesaian maka banyaknya anggota dari himpunan A atau B
adalah:
n(B C) = n(…..) + n(…..) – n(….. ∩ ……)
n(B C) = n(…..) + n(…..)
4

B C

Ingat !
Jika anggota himpunan A dan himpunan B tidak ada yang sama maka B C himpunan kosong atau } a

Berdasarkan penyelesaian nomor 2a menyatakan bahwa himpunan A dan himpunan B


mempunyai anggota yang sama.Irisan dari himpunan A dan himpunan B bukan himpunan
kosong, ditulis A B .
Sehingga kejadian A atau B merupakan dua kejadian yang ……………………lepas.

Banyaknya anggota dari himpunan A atau B adalah:


n(A B) = n(A) + n(B) – n(A ∩ B)
¿
Ingatdengan
Sedangkan banyak anggota ruang sampel S adalah n(S), !! cara membagi kedua ruas
dengan n(S) diperoleh Rumus peluang kejadian sederhana:
P(A) =
n( A ∪B) n( A) n (B) n( A ∩ B)
= + −
n( S) … … …
↔ P ( A ∪ B )=…+ …−…
5

Dan penyelesaian nomor 2b menyatakan bahwa himpunan B dan himpunan C tidak


mempunyai anggota yang sama, artinya kejadian B dan C tidak mungkin terjadi bersama
atau irisan dari himpunan B dan himpunan C adalah himpunan kosong, ditulis
B C=
Sehingga kejadian B ∪ C merupakan dua kejadian yang ……………..lepas.
Banyaknya anggota dari himpunan B atau C adalah:
n(B C) = n(…..) + n(…..)
¿
Sedangkan banyak anggota ruang sampel
IngatS!! adalah
Rumusn(S), dengan
peluang cara sederhana
kejadian membagi P(A)
kedua=
ruas dengan n(S) diperoleh
n(B∪ C ) n( B) n(C)
= +
n(S ) … …
↔ P ( B∪C )=…+…

Misalkan A dan B adalah kejadian-kejadian dalam ruang sampel S dengan kejadian A dan B tidak mempunyai anggota yang
lepas.
Dengan rumus :
P ( = …………………

Peluang kejadian yang …………..lepas

Dari masalah pada halaman 2 yakni:


Dua dadu satu merah dan satu hijau dilambungkan bersama-sama.
Berapakah peluang munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan genap atau prima ?
Berapakah peluang munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan 5 atau 10 ?
6

Ingat !!
A B dibaca “ A dan B” ,
Penyelesaian: “ A irisan B” , artinya himpunan A dan himpunan B memiliki anggota yang sama
Diketahui:
n(S) = ……….
Kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan genap atau prima
A = kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan genap
n(A) = ……
B = kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan prima
n(B) = …..
A B = kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan genap dan prima
n(A B) = …..
Kejadian munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan 5 atau 10
A = kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan 5
n(A) = ….
B = kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan 10
n(B) = …..
A B = kejadian muncul jumlah kedua mata dadu sama dengan 5 dan 10
n(A B) = …..
Ditanya:
Berapakah peluang munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan genap atau
prima ?
Berapakah peluang munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan 5 atau 10 ?
Penyelesaian:
Peluang munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan bilangan genap atau prima
7

Peluang munculnya jumlah kedua mata dadu sama dengan 5 atau 10

Sebuah kartu diambil secara acak dari 1 set kartu bridge. Berapa peluang yang terambil itu adalah kartu bergambar sekop
merah?
Penyelesaian:
n(S) = …… ( tanpa joker )
A = kartu bergambar skop ; n(A) = ….

B = kartu berwarna merah; n(B) = ….

A B = kejadian terambil kartu bergambar skop dan kartu berwarna merah ; n(A B) = …..

Peluang terambil kartu bergambar sekop atau kartu berwarna merah