Anda di halaman 1dari 26

Polusi Tanah : Pengertian, Penyebab, dan

Dampaknya
Polusi tanah merupakan polusi yang menyerang tanah. Polusi pada tanah ini sama halnya
polusi yang terjadi pada udara dan air. Polusi pada tanah merupakan kerusakan yang terjadi
pada lapisan tanah yang tipis dan mempunyai manfaat, yakni tanah produktif yang bertujuan
untuk menumbuhkan tanaman sebagai sumber makanan yang ada di Bumi.

Polusi tanah juga dapat dikatakan adanya bahan pencemar atau polutan yang ada di dalam
tanah. Dengan adanya arti yang demikian maka kita dapat mengetahui bersama bahwasannya
polusi tanah ini sangat bersifat merugikan. Polusi tanah ini dapat menyerang tanah yang
berada dimana saja. Seiring dengan kemajuan zaman dan semakin banyak aktivitas manusia,
maka polusi tanah ini akan semakin banyak terjadi.

Penyebab Polusi Tanah

Ada banyak hal yang menyebabkan terjadinya polusi, baik polusi udara, polusi air, maupun
polusi tanah. Penyebab polusi tanah ini bisa berasal dari aktivitas sehari- hari maupun dari
bencana alam yang tidak dapat diduga- duga datangnya. Beberapa hal yang menyebabkan
terjadinya polusi tanah ini antara lain sebagai berikut:

 Kebocoran limbah cair


 Kebocoran bahan kimia indistri atau fasilitas komersial
 Penggunaan pestisida secara berlebihan
 Masuknya air permukaan dari tanah yang tercemar ke dalam lapisan- lapisan sub permukaan
 Terjadinya kecelakaan kendaraan yang mengangkut minyak
 Air limbah dari penimbunan sampah dan juga limbah industri yang pembuangannya
langsung dibuang ke tanah

Itulah beberapa hal yang dapat menyebabkan terjadinya polusi pada tanah. Penyebab-
penyebab tersebut dapat terjadi dari aktivitas sehari- hari maupun dari berbagai peristiwa
yang tidak dapat diduga sebelumnya. Apabila terdapat zat- zat polutan atau zat yang
berbahaya telah mencemari permukaan tanah, maka tanah tersebut dapat menguap dan
akhirnya tersapu oleh air hujan dan masuk ke dalam tanah. Setelah mengendap ke dalam
tanah, kemudian zat tersebut berubah menjadi zat kimia yang beracun di dalam tanah. Ketika
ada zat beracun yang ada di dalam tanah, maka hal itu dapat mempengaruhi langsung kepada
manusia, tumbuhan, dan juga binatang ketika bersentuhan langsung dengan tanah dan juga
dapat mencemari udara yang ada di atasnya.

Bahan- bahan Penyebab Terjadinya Polusi pada Tanah

Polusi dapat disebabkan oleh berbagai macam bahan. Baik yang berbentuk padat, cair,
maupun gas. Begitu pula dengan polusi yang terjadi pada tanah ini. terjadinya polusi tanah ini
dapat disebabkan oleh berbagai macam bahan. Bahan- bahan yang menyebabkan terjadinya
polusi tanah ini bisa merupakan bahan yang tersimpan di dalam tanah sendiri, maupun bahan-
bahan yang berada di luar tanah sendiri. Setidaknya ada berbagai macam bahan yang dapat
menyebabkan terjadinya polusi tanah, antara lain adalah:
1. Zat radioaktif

Zat radioaktif merupakan zat- zat yang ihasilkan oleh PLTN. Zat- zat radioaktif ini akan
muncul dari reaktor atom maupun percobaan- percobaan lain. Zat radioaktif ini merupakan
zat yang berbahaya dan bersifat merugikan sehingga dapat menyebabkan terjadinya polusi
pada tanah dan pada akhirnya akan menyebabkan adanya kerugian.

2. Nitrogen, fosfat, dan garam mineral

Bahan yang dapat mencemari tanah antara lain juga terdiri dari nitrogen, fosfat, dan juga
garam mineral. Nitrogen, fosfat, dan garam mineral ini merupakan unsur- unsur yang sangat
diperlukan oleh tumbuh- tumbuhan untuk kepentingan pertumbuhan. Sebenarnya ketiga
unsur ini sangat baik dan diperlukan oleh tanah, namun apabila jumlah unsur- unsur tersebut
berlebihan, maka unsur- unsur tersebut akan dapat berubah menjadi racun bagi tumbuh-
tumbuhan.

3. Pestisida

Pestisida merupakan salah satu bahan yang sangat diperlukan untuk membasmi hama- hama
yang mengganggu pertanian. Hama- hama tersebut keberadaannya sangatlah merugikan,
maka dari itulah perlu dibasmi agar tidak mengganggu pertanian masyarakat. Demi
membasmi hama yang terkadang bersifat membandel, maka petani menggunakan pestisida.

Pestisida yang digunakan petani ini terbuat dari berbagai macam bahan kimia dan obat-
obatan. Keberadaan pestisida ini pada dasarnya sangat bermanfaat, namun ketika jumlahnya
berebihan maka hal itu akan menjadi masalah serius yang dapat menjadi pencemaran tanah.
Pada dasarnya, pestisida merupakan senyawa yang digunakan untuk membunuh berbagai
makhluk hidup yang dianggap mengganggu atau merugikan bagi manusia (bukan hanya di
bidang pertanian). Pestisida ini jenisnya ada bermacam- macam antara lain:

 Insektisida (pestisida yang digunakan untuk membunuh serangga)


 Rodentisida (pestisida yang digunakan untuk membunuh gulma atau tumbuh tumbuhan
yang mengganggu)
 Herbisida (pestisida yang digunakan untuk membubuh hewan- hewan pengerat
 Fungisisda (pestisida yang digunakan untuk membunuh jamur- jamur)

Itulah beberapa jenis dari pestisida. Semua jenis pestisida itu merupakan obat- obatan yang
apabila berlebihan akan menyebabkan polusi pada tanah.

4. Logam berat

Penyebab polusi tanah yang selanjutnya adalah logam berat. Logam- logam berat ini
merupakan bahan pencemar tanah yang dapat didapatkan dari sisa- sisa limbah industri.
Ketika ada limbah industri yang dibuang langsung ke dalam tanah maka limbah tersebut
terkadang masih mengandung senyewa logam berat yang dapat menyebabkan polusi pada
tanah. Beberapa logam berat yang dapat menyebabkan polusi pada tanah antara lain:

 Kadmium
 Timbal
 Kromium
 Tembaga
 Nikel
 Besi

5. Limbah padat

Bahan selanjutnya yang dapat menyebabkan polusi pada tanah adalah limbah padat. Limbah
padat ini merupkan limbah atau sisa yang mempunyai bentuk fisik yang dapat. Untuk limbah
yang mempunyai bentuk fisisk yang padat ini biasanya dikenal dengan sebutan sampah.
Dengan sebutan sampah, pasti kita lebih mengetahui dan familiar mengartikannya. Sampah
ini terdiri atas bermacam- macam jenis. Dari penyebabnya, sampah bisa disebabkan karena
adanya aktivitas- aktivitas rumah tangga maupun industri. Beberapa sampah yang dapat
menyebabkan terjadinya polusi pada tanah ini antara lain:

 Kertas
 Plastik
 Kayu
 Kaca
 Karet
 Limbah industri
 Limbah rumah sakit
 Limbah pasar
 Limbah rumah tangga

Itulah beberapa jenis dari limbah padat yang dapat menyebabkan terjadinya polusi pada
tanah. Limbah- limbah tersebut dapat diperoleh dari berbagai macam aktivitas sehari- hari
maupun murni dari kesalahan suatu praktik aktivitas tertentu.

6. Gas- gas pencemar udara

Kemudian polusi tanah juga dapat disebabkan kerana adanya berbagai macam gas- gas yang
menyebabkan polusi udara. Mengapa polusi udara dapat mempengaruhi polusi tanah? Hal ini
karena letak tanah dan udara yang berdekatan (karena udara sealu menempati ruang), maka
keduanya saling mempengaruhi.namun perlu kita ketahui bersama bahwasannya gas
pencemar udara yang dapat menyebabkan polusi pada tanah ini hanyalah gas yang dapat
terlarut oleh air hujan (baca: hujan meteor). Beberapa gas yang dapat menyebabkan
terjadinya polusi pada tanah antara lain adalah:

 Oksida Nitrogen atau NO fan NO2


 Oksida belerang atau SO2 dan SO3
 Oksida karbon atau CO dan CO2

Bahan- bahan tersebut akan menyebabkan terjadinya hujan asam yang pada akhirnya akan
merusak kesuburan pada tanah.

Itulah beberapa bahan- bahan yang bisa mneyebakan terjadinya polusi pada tanah. Bahan-
bahan tersebut merupakan bahan yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari- hari dan
berada di sekitar kehidupan kita sehari- hari.
Dampak Polusi pada Tanah

Semua hal yang telah mengalami polusi pasti pada akhirnya akan menimbulkan bermacam-
macam dampak negatif, tidak terkecuali tanah ini. Jika udara dan air yang terkena polusi akan
menimbulkan berbagai macam masalah, maka tanah pun juga demikian. Ada banyak dampak
negatif yang dapat timbul karena adanya polusi tanah ini. Beberapa macam dampak negatif
dari polusi tanah antara lain sebagai berikut:

1. Menyebabkan kematian berbagai tumbuhan dan makhluk hidup lainnya

Polusi tanah ini mempunyai dampak buruk, yakni tanah yang tercemar akan menjadi racun.
Hal ini akan berakibat pada masa hidup tanaman. Tamanan yang awalnya tumbuh dengan
subur, lama- kelamaan akan menjadi layu, bahkan akan mati. Selain tanaman, polusi pada
tanah ini juga akan berdampak pada makhluk hidup lainnya. Zat- zat polutan yang ada di
dalam tanah akan masuk ke dalam jaringan tumbuhan. Ketika tumbuhan tersebut dimakan
oleh manusia maupun binatang, maka efek negatifnya dapat tersalurkan pada binatang atau
manusia yang memakan tumbuhan tersebut.

2. Menyebabkan polusi pada udara

Polusi tanah akan berdampak pada polusi udara. Hal ini terjadi karena berbagai zat yang
mencemari tanah (misalnya sampah) dalam jangka waktu yang lama akan menyebabakan
udara yang berada di sekitarnya menjadi tercemar dan tidak sehat. Hal ini akan berakibat
udara menjadi tidak nyaman untuk dihirup etika bernafas. Lalu, apabila yang membuat polusi
tanah tersebut adalah sampah, ketika akan terjadi proses dekomposisi maka akan
menimbulkan bau yang begitu menyengat, inilah yang dimaksud dengan polusi udara.

3. Mengurangi kesuburan tanah

Polusi tanah jelas akan menyebabkan tanah menjadi tidak subur dan produktif. Kita semua
mengetahui bahwasannya tanah ini pada dasarnya mempunyai keunggulan. Salah satu
keunggulan tanah adalah mempunyai nilai kesuburan sehingga banyak tanaman bisa hidup
dengan subur. Namun ketika tanah ini sudah terkena polusi oleh berbagai macam zat yang
merugikan, hal ini akan menurunkan tingkat kesuburan tanah tersebut. Tanah akan menjadi
tidak subur karena zat- zat polutan sudah merusak jaringan kesuburan tanah tersebut.
Akibatnya, banyak tanaman yang tidak akan bisa tumbuh dengan baik.

4. Merusak ekosistem

Ekosistem merupakan interaksi antara makhluk hidup dengan lingkungan serta komponen-
komponen yang ada di dalamnya (baik komponen biotik maupun komponen abiotik). Tanah
ini merupakan komponen abiotik sehingga ketika tanah tercemar pastinya akan
menyebabkan menyebabakn ketidakseimbangan ekosistem. Akibatnya lingkungan menjadi
tidak nyaman dan banyak fungsi yang seharusnya didapatkan justru akan berubah menjadi
suatu wujud kerugian.

5. Menimbulkan wabah penyakit

Dampak polusi tanah yang selajutnya adalah timbulnya banyak bibit penyakit. Tanah yang
tercemar merupakan rumah yang sangat nyaman bagi organisme organisme patogen yang
menimbulkan banyak penyakit. Dan dalam jangka waktu yang tidak terlalu lama akan
menyebabkan berbagai penyakit datang dan akan menyerang makhluk hidup yang
menempati tanah yang tercemar tersebut. Penyekit ini pada akhirnya akan menyerang
manusia, binatang, dan juga tumbuh- tumbuhan.

6. Merusak keindahan atau estetika

Hal yang pasti terjadi selanjutnya akibat adanya polusi tanah adalah rusaknya nilai keindahan
atau estetika lingkungan. Keindahan lingkungan tidak hanya terdapat pada apa yang kita lihat
saja, namun juga apa yang kita dengar dan apa pula yang kita rasa. Polusi tanah akan banyak
sekali merusak nilai- nilai keindahan tersebut.

Tidak hanya itu saja, dan yang paling penting polusi tanah ini akan menyebabkan kondisi
lingkungan yang kita tempati menjadi tidak nyaman sama sekali. Terlebih apabila
pencemarah tanah tersebut disebabkan oleh sampah. Sampah- sampah akan membuat
berbagai macam kerugian bagi makhluk hidup. Selain tidak sedap dipandang mata, sampah
juga akan menyebabkan bau yang sangat menyengat. Ini sungguh tidak nyaman digunakan
sebagai tempat bermukim.

Itulah beberapa dampak dari polusi tanah yang akan kita rasakan. Selain dampak- dampat
tersebut masih banyak lagi dampak yang dapat kita rasakan baik kita sadari maupun tidak.
Oleh karena itulah kita sebagai manusia harus menjaga tanah dari berbagai bentuk polusi.

4 Lapisan Tanah dan Penjelasannya


anah merupakan bagian dari lapisan atmosfer kerak bumi yang terletak di posisi paling atas
dan menjadi bagian dari kehidupan organisme ataupun mikroorganisme serta tersusun atas
berbagai mineral dan material organik dan anorganik lainnya. Peranan tanah sangatlah vital
sebagai penunjang kehidupan bumi karena mendukung ketersediaan hara bagi tumbuhan
untuk berkembang, dan tumbuhan merupakan dasar dari rantai makanan.

Jadi dapat dikatakan bahwa tanah merupakan titik awal sumber kehidupan semua makhluk di
planet ini, tanpa adanya tanah maka tumbuhan tidak mampu bertahan hidup sehingga rantai
makanan tidak akan pernah ada. Tanah memiliki struktur yang sangat khas dengan
membentuk rongga yang umumnya mengandung udara sehingga memungkinkan bagi akan
tanaman untuk bernafas.

Dalam lapisan tanah terdapat beberapa jenis jenis tanah seperti :

 tanah aluvial
 tanah andosol
 tanah entisol
 tanah grumusol

Pengertian Lapisan Tanah

Lapisan tanah merupakan sebuah formasi atau susunan yang terbentuk dari beberapa tingkat
dan secara spesifik dapat dibedakan secara geologi, kimiawi dan biologis. Jika sebuah tanah
dipotong secara vertikal maka penampakan lapisan tanah akan terlihat sangat jelas karena
pada setiap tingkat atau lapisan memang berbeda karakteristiknya. Melalui penampakan
vertikal tersebut akan terlihat tahap tahap pembentukan sebuah tanah. Bisa dikatakan bahwa
setiap lapisan tanah membentuk sebuah periode yang mana pada lapisan tanah atas
merupakan hasil akhir dari pembentukan tanah, sedangkan lapisan tanah paling dalam yang
biasanya berupa batu keras merupakan awal sebelum tanah terbentuk.

Setiap jenis jenis tanah umumnya memiliki tiga hingga empat lapisan yang berbeda, yang
dapat dikelompokan berdasarkan penampakan fisik, warna dan tekstur tanah. Melalui tekstur
tanah dapat dilihat ukuran partikel tanah, apakah itu berpasir, liat, lempung, mengandung
kadar organik tinggi atau berupa endapan.

Secara umum lapisan tanah terbagi menjadi 4 tingkatan meliputi:

1. Lapisan Tanah Atas

Merupakan lapisan yang terletak hingga kedalaman 30 cm, sering disebut dengan istilah Top
Soil. Pada lapisan ini kaya dengan bahan bahan organik, humus dan menjadikannya sebagai
lapisan paling subur sehingga sangat cocok untuk pertumbuhan tanaman berakar pendek.
(baca : ciri ciri tanah humus)

Cara paling mudah untuk mengenali top soil adalah warnanya yang cenderung paling gelap
dibandingkan lapisan dibawahnya, terlihat lebih gembur dan semua mikroorganisme hidup
pada lapisan ini sehingga memungkinkan terjadinya proses pelapukan daun, sisa batang dan
bagian makhluk hidup lainnya.

2. Lapisan Tanah Tengah

Terletak tepat dibagian bawah dari top soil dengan ketebalan antara 50 cm hingga 1 meter.
Berwarna lebih cerah daripada lapisan diatasnya dan lapisan ini terbentuk dari campuran
pelapukan yang terletak di lapisan bawah dengan sisa material top soil yang terbawa air,
mengendap sehingga bersifat lebih padat dan sering disebut dengan tanah liat.

3. Lapisan Tanah Bawah

Merupakan lapisan yang mengandung batuan yang mulai melapuk dan sudah tercampur
dengan tanah endapan pada lapisan diatasnya atau tanah liat. Pada bagian ini masih terdapat
batuan yang belum melapuk dan sebagian sudah dalam proses pelapukan dari jenis batuan itu
sendiri dan berwarna sama dengan batuan penyusunnya atau asalnya. Berada cukup dalam
dan jarang dapat ditembus oleh akar akar pohon atau tanaman.

4. Lapisan Batuan Induk

Merupakan lapisan terdalam yang terdiri atas batuan padat. Jenis batuan pada lapisan ini
berbeda antara satu daerah dengan tempat lainnya sehingga menyebabkan produk tanah yang
dihasilkan juga berbeda. Batuan pada lapisan ini mudah pecah namun sangat sulit ditembus
oleh akar tanaman dan air, berwarna terang putih kelabu hingga kemerahan. Lapisan batuan
induk ini dapat dengan mudah terlihat pada dinding tebing terjal daerah pengunungan.
Horizon Tanah
Penjelasan mengenai 4 lapisan tanah seperti yang bahas sebelumnya berdasarkan
penampakan yang diambil secara umum, dan jika dijabarkan secara lebih terperinci maka
setiap lapisan tanah tersebut masih terbagi lagi menjadi beberapa bagian yang disebut horizon
tanah dan tersusun dalam kesatuan yang disebut dengan profil tanah. Setiap tanah dicirikan
oleh susunan horizon yang berbeda beda sehingga secara garis besar profil tanah biasanya
terdiri atas beberapa horizon yang mana dibedakan berdasarkan warna, sifat fisik, kimiawi
serta sifat morfologi lainnya.

Horizon tanah mineral yang telah mengalami perkembangan lanjutan biasanya memiliki
beberapa horizon yang dikelompokan berdasarkan lapisan tanah untuk menghindari erosi
tanah. Solum terbagi menjadi dua yaitu lapisan atas dan lapisan bawah, pada lapisan atas atau
top soil memiliki dua horizon yaitu horizon O dan horizon A, lapisan tanah bagian bawah
memiliki dua horizon juga yaitu horizon E dan B. Namun pada profil tanah dengan susuan
lengkap memiliki banyak horizon dengan sifat dan karakteristik yang unik atau khas.

Umumnya dari lapisan tanah paling atas hingga paling bawah terdiri atas horizon O, A, E, B,
C dan R yang penjelasan lengkapnya sebagi berikut:

Horizom O

Terletak bagian paling atas lapisan tanah, merupakan lapisan tanah yang mengandung bahan
organik hasil pelapukan dan hanya mengandung humus. Horizon ini sangat mudah ditemukan
pada hutan hutan alami yang belum terganggu manusia. Horizon organik merupakan tanah
yang mengandung bahan organik lebih dari 20 persen dari total keseluruhan penampang
tanah.

Horizon O terbagi lagi menjadi dua yaitu horizon O1 yang terbentuk dari sisa sia tanaman
yang masih terlihat berupa guguran bunga dan daun ataupun ranting pohon sedangkan
horizon O2 terletak dibawah O1 yang terbentuk dari sisa sisa jasad bagian tanaman yang
sudah tidak terlihat atau berbentuk lagi karena sudah mengalami pelapukan lanjutan.

Horizon A

Merupakan horizon yang masih berada dalam kesatuan top soil yang mengandung campuran
bahan organik hasil pelapukan dan mineral. Horizon A juga disebut sebagai horizon
pencucian bahan organik dan terbagi menjadi 3 bagian lagi meliputi:

 A1 merupakan horizon yang menjadi tempat pencampuran bahan organik dan mineral
tanah. Karena masih kaya akan bahan organik sehingga masih berwarna gelap. Bahan
organik pada horizon A1 ini membentuk partikel khas atau bahan organik yang
menyelimuti mineral.
 A2 merupakan horizon yang dikenal sebagai zona pencucian atau eluviasi, pada
lapisan ini bahan organik akan tercuci secama maksimal seperti kation organik dan
unsur seperti besi, mangan, aluminium atau zat basa lainnya telah tercuci sehingga
hanya menyisahkan bahan resisten yang bersifat kasar seperti kuarsa dan hal ini
menyebabkan warna horizon A2 terang, memiliki tekstur kasar dan struktur lebih
longgar daripada lapisan lain.
 A3 merupakan horizon peralihan antara A ke B atau C, memiliki warna yang hampir
sama dengan A2. Namun sering terjadi kondisi peralihan yang kurang jelas karena
 hanya memberikan tanda dan warna, oleh karena itu horizon A3 sering disebut
horizon AB jika beralih ke horizon B, atau disebut AC jika langsung beralih ke C.

Horizon E
Merupan horizon yang penampakan-nya hampir sama dengan A2 yakni berwarna terang,
memiliki kadar organik rendah tetapi kadar pasir debu kuarsa tinggi. Hal ini dapat terjadi
demikian karena horizon E juga merupakan zona eluviasi atau pencucian.

Horizon B

Berbeda dengan fungsi horizon A2 dan B yang merupakan zona pencucian, horizon B justru
merupakan tempat dimana terjadi penimbunan atau pengendapan, oleh karena itu pada
horizon ini terdapat akumulasi dari bahan bahan yang tercuci pada horizon diatasnya seperti
Fe, Al, Mn dan materi organik lainnya.

Ciri atau tanda horizon B yaitu terdapat konsentrasi residu debu kuarsa (sesquioksida) dan
lempung sebagai hasil dari pelarutan karbonat dan garam garam lainnya, selain itu terdapat
perubahan bahan bahan dari kondisi asalnya atau proses alterasi sehingga terbentuk gumpalan
(blocky), butiran (granule) dan dan tiang (prismatic).

Horizon B juga disebut sebagai horizon pencucian bahan organik dan terbagi menjadi 3
bagian lagi meliputi:

 B1 merupakn horizon yang berada didekat dengan horizon A sehingga memiliki tanda
tanda fisik yang hampir mirip dengan horizon A2 atau A3.
 B2 terletak dibawah horizon B1, merupakan horizon yang memiliki ciri paling
mencolok dari horizon B. Memiliki ciri atau tanda khas seperti warna paling kelam
dan massa jenis paling berat dan lebih padat dibandingkan dengan B1
 B3 merupakan peralihan antara horizon B dengan C atau R. Meskipun berada di zona
perbatasan, horizon B3 memiliki ciri ciri mendekati tanda horizon B secara umum.
Jika horizon peralihan ini sulit dibedakan dengan horizon lain maka bisa diberikan
simbol BC jika berbatasan dengan horizon C dan simbol BR jika berbatasan langsung
dengan horizon R.

Horizon C
Merupakan lapisan tanah yang bahan utama penyusunnya masih berupa batuan keras dan
belum terjadi perubahan baik secara fisik ataupun struktur kimiawi-nya. Tidak bisa ditembus
oleh akar-akar tanaman dan mengandung bahan organik yang sangat sedikit. Horizon C ini
tidak terbagi lagi karena hanya memiliki satu sifat yang benar benar berbeda dibandingkan
dengan horizon O, A dan B.

Horizon R

Merupakan lapisan terdalam yang masih berbentuk batuan induk yang sangat keras, tidak ada
aktivitas organik didalamnya. Tidak terdapat tanah lagi dibawah horizon R ini yang ada
hanyalah jenis jenis air tanah dalam atau artesis jika terus mengebor menembus batuan induk
ini. Namun lambat laun seiring berjalannya waktu batuan induk yang ada di horizon R ini
akan berangsur angsur menjadi tanah, namun memerlukan waktu ribuan hingga jutaan tahun,

Profil tanah terdiri atas beberapa horizon, diantara horizon tersebut ada batasan batasan yang
pengelompokan-nya terbagi menjadi 4 batas peralihan jika dilihat secara visual jika
seandainya penampang tanah dipotong secara vertikal yang penjelasan-nya sebagai berikut.

 Batas horizon secara nyata jika area peralihan memiliki ketebalan dibawah 2.5 cm
 Batas horizon jelas apabila area peralihan memiliki jarak atau ketebalan antara 2.5 cm
hingga 6.5 cm.
 Batas horizon berangsur apabila zona peralihan yang terjadi pada suatu lapisan tanah
dengan jarak berkisar antara 6.5 cm hingga 12.5 cm
 Batas horizon baur jika area peralihan terjadi pada jarak diatas 12.5 cm dan biasanya
sudah sulit membedakan diantara dua buah horizon karena batas yang samar.

Pentingnya tanah dalam kehidupan makhluk hidup

Tanah menjadi tempat bagi makhluk hidup untuk hidup dan bergerak diatasnya,
menjadi rumah bagi sebagian hewan darat. Menurut bidang Klimatologi dan letak
astronomis, tanah berperan dalam penyimpan cadangan air dan ada banyak air yang
tersimpan dalam lapisan tanah dan menurut para ahli jumlah air tawar pada lapisan
tanah hingga kedalaman 4000 meter lebih banyak daripada volume air tawar
permukaan seperti dari sungai dan danau. Selain bertindak penyuplai air, tanah juga
berperan sebagai gudangnya unsur hara seperti Nitrogen, Posfor, Kalium,
Magnesium, Calsium, Besi, Mangan dan lainnya. Kelak semua unsur hara tersebut
akan digunakan tumbuhan sebagai bahan untuk melakukan fotosintesis dan akan
menghasilkan zat tepung dan oksigen yang akhirnya digunakan oleh manusia dan
hewan sebagai penunjang kehidupan.

 Horizon tanah merupakan suatu sampel yang dapat memberikan petunjuk mengenai
kondisi dan karakteristik secara lengkap. Horizon tanah ibaratnya sebuah buku yang
berisikan sejarah perkembangan tanah, karena dari sanalah semua proses kimiawi dan
biologis tanah dapat diketahui. Selain itu horizon tanah juga memberikan petunjuk
mengenai tingkat kesuburan dan ketersediaan unsur hara didalamnya.
Polusi Air : Pengertian, Penyebab, dan
Dampaknya
Air merupakan sumber kehidupan yang ada di Bumi (baca: jenis-jenis air). Sebagai salah satu
planet di tata Surya, Bumi mempunyai kandungan air yang sangat banyak. Bahkan apabila
dilihat dari luar angkasa, kita akan mendapati warna biru pada Bumi cenderung lebih banyak
daripada warna yang lainnya. Hal ini menandakan bahwa perairan lebih luas dan lebih
banyak daripada daratan yang ada di Bumi.

Pengertian polusi air

Banyak sekali jenis sumber daya alam yang diperlukan sekaligus disediakan oleh alam di
Bumi ini. Ada air, cahaya matahari (baca: bagian-bagian matahari), tanah (baca: jenis tanah
di Indonesia), udara (baca: ciri-ciri udara bersih dan sehat), dan lain sebagainya. Salah satu
sumber daya alam yang sangat dibutuhkan adalah air. Namun sumber daya alam tersebut
ternyata tidak selalu tersedia dalam keadaan bersih. Seiring dengan meningkatnya teknologi
dan juga perkembangan zaman, kita akan menemukan banyak sekali sumber daya alam yang
kotor dan tercemar.

Salah satunya adalah air. Air yang tercemar atau terkontaminasi oleh bahan- bahan pencemar
ini kita kenal dengan sebutan polusi air (baca: pencemaran air). Polusi air merupakan suatu
perubahan keadaan di tempat- tempat yang menjadi penampungan air, baik itu sungai (baca:
manfaat sungai), macam- macam danau, macam- macam laut, waduk, rawa, dan lain
sebagainya yang diakibatkan karena adanya aktivitas manusia yang berlebihan. Tentunya
perubahan yang melanda sumber air ini merupakan perubahan yang kearah negatif dan dapat
merugikan banyak pihak.

Penyebab Polusi Air

Air pada dasarnya adalah sumber daya alam yang sangat murni dan berasal dari dalam Bumi
dengan keadaan yang masih bersih. Air yang tercemar merupakan air yang tidak murni lagi
karena tercampur oleh berbagai macam bahan- bahan sisa olahan atau limbah, serta bahan-
bahan kimia lainnya. Lalu, apa sih yang menyebabkan polusi air ini dapat terjadi? Berikut ini
merupakan beberapa hal yang dapat menyebabkan polusi air atau pencemaran pada air:

 Sampah

Penyebab pertama dari terjadinya polusi air adalah sampah. Sampah ini merupkan sebab yang
sangat umum dan seringkali terjadi di berbagai tempat. Sampah yang merupakan bahan sisa
pakai ini ditimbun dalam suatu tempat. Kemudian tempat tersebut secara sengaja digunakan
sebagai lahan untuk membuang sampah. Ketika sampah ini menumpuk dalam jumlah yang
sangat banyak, maka hal ini akan menyebabkan berbagi macam kerugian.

Diantaranya, tumpukan sampah tersebut ketika tekena hujan akan menyebabkan adanya air
yang kotor. Kemudian air tersebut bisa saja mengalir ke sumber air dan akan mencemarinya.
Selain itu, kasus sampah yang dibuang langsung ke sumber air juga akan menyebabkan
pencemaran pada air.
 Limbah

Selain sampah, limbah juga seringkali menjadi penyebab pencemaran air yang sangat umum
ditemukan. Limbah-limbah yang mencemari sumber ini berasal dari berbagai macam
kategori, seperti limbah pabrik, limbah pertokoan, atau limbah rumah tangga. Apapun jenis
limbah tersebut, namun yang namanya limbah tetap saja akan membawa dampak buruk dan
juga kotor. Sebenarnya untuk kategori limbah cair, bisa saja dibuang di dalam sumber air
yang mengalir seperti sungai maupun laut.

Namun limbah cair yang boleh dibuang ke sumber air mengalir ini adalah limbah yang sudah
diolah atau disaring sehingga sudah tidak terlalu berbahaya. Tetapi jika limbah cair yang
dibuang langsung ke sumber air tanpa adanya proses pengolahan terlebih dahulu, maka akan
menyebabkan berbagai dampak buruk.

 Penggunaan bahan peledak

Kemudian hal yang memicu terjadinya polusi air lainnya adalah penggunaan bahan peledak
pada saat mencari ikan. Hal- hal semacam ini biasanya dilakukan oleh nelayan- nelayan yang
tidak bertanggung jawab. Bahan peledak tersebut apabila digunakan akan dapat mematikan
banyak sekali biota laut. Bukan hanya ikan saja namun juga hewan laut lainnya dan
tumbuhan- tumbuhan laut lainnya.

 Penyebab alami

Polusi air selain disebabkan oleh berbagai bahan kimia dan juga aktivitas manusia, ternyata
juga dapat disebabkan oleh berbagai faktor alami. Penyabab alami yang menyebabkan polusi
air adalah seperti sisa metabolisme dari makhluk hidup yang diarahkan ke laut.
Meningkatkan tingkat nutrisi atau kandungan bahan- bahan organik sebagai hasil dari
metabolisme pencernaan akan mengakibatkan eutrofikasi.

 Kendaraan bermotor

Kendaran bermotor juga berperan dalam pembentukan polusi air, bukan hanya polusi udara
saja. Kendaraan bermotor yang menyebabkan asap beracun setiap hari ini, ketika dilepaskan
ke udara akan mengakibatkan terjadinya kontak dengan air dan akan berubah menjadi asam
korosif yang ringan seperti asam klorida ataupun sulfat. Setelah itu air akan turun ke Bumi
sebagai wujud hujan asam.

Asam tersebut kemudaian merembes melalui tanah dan akan bercampur dengan air tanah
(baca: ciri-ciri air tanah artesis). Air tanah yang tercemar ini kemudian akan digunakan untuk
kebutuhan konsumsi

Itulah beberapa benda yang dapat menyebabkan terjadinya polusi air. Selain benda- benda
yang telah disebutkan masih banyak lagi benda maupun aktivitas lain yang akan
menyebabkan terjadinya polusi air. Kitapun terkadang lupa atau tidak menyadarai bahwa
tindakan kita juga dapat menimbulkan polusi pada air.
Dampak Polusi Tanah
Segala sesuatu yang ada di Bumi apabila terkontaminasi zat- zat polutan pastinya akan mempunyai
berbagai macam dampak negatif, tidak terkecuali polusi air, berbagai mdampak dari adanya polusi
air ini antara lian sebagai berikut:

1. Menurunkan kadar oksigen yang ada di dalam tanah

Dampak dari adanya pencemaran air yang paling sering kita jumpai adalah menurunnya
kadar oksigen yang ada di dalam air. Lalu, mengapa oksigen ini penting keberadaannya di
dalam air? Karena oksigen digunakan oleh binatang- binatang air untuk bernafas dan juga
digunakan oleh tumbuhan- tumbuhan air untuk melakukan fotosintesis. Maka dari itu ketika
air hanya mengandung sedikit oksigen maka akan banyak binatang dan tumbuhan yang hidup
di dalam air menjadi mati.

2. Mengurangi cadangan air bersih

Dampak ini merupakan dampak yang pasti terjadi karena adanya polusi air. Bagaimanapun
juga polusi air akan menyebabkan air menjadi kotor sehingga cadangan air bersih yang ada di
Bumi akan berkurang karena banyak air yang tercemar. Hal ini tentu akan sangat merepotkan
dan juga merugikan bagi banyak pihak, terutama manusia sendiri.

3. Mengganggu keseimbangan ekosistem air

Polusi air juga akan mengganggu keseimbangan ekosistem air. Bagaimanapun air merupakan
komponen utama dan yang paling menonjol dari ekosistem air. Dalam ekosistem air, air
merupakan rumah bagi berbagai macam komponen biotik, sehingga apabila air yang menjadi
rumah tersebut tercemar, maka hal ini akan menyebabkan ketidakseimbangan ekosistem.

4. Menyebabkan erosi, banjir, dan tanah longsor

Polusi air juga akan menyebabkan berbagai macam peristiwa alam atau bencana terjadi.
Bencana yang berpotensi timbul akibat adanya polusi air antara lain adalah erosi (baca: erosi
tanah), banjir (baca: jenis-jenis banjir), maupun tanah longsor. Hal ini karena tanah yang
tercemar akan menyebabkan banyak tumbuhan mati. Dan ketika tumbuhan mati, maka akan
banyak bencana alam yang akan terjadi. Diantara bencana alam yang akan terjadi tersebut
adalah erosi, tanah longsor, dan juga banjir.

Itulah beberapa dampak dari polusi air. Setelah mengetahui banyak dampak yang
ditimbulkan, seharusnya kita harus lebih waspada dalam menjaga air.

Manfaat Air

Kita semua tidak bisa memungkiri bahwa air tidak bisa dipisahkan dalam kehidupan sehari-
hari. Manusia dan makhluk hidup lain sangat membutuhakan air untuk dapat memenuhi
kebutuhan hidupnya. Dalam tubuh manusia dan makhluk hidupnya lainnya sangat dibutuhkan
cairan, dan air lah yang mengisi kebutuhan cairan tersebut. Oleh karena itulah alasan
mengapa manusia dan hewan membutuhkan minum.
Bahkan manusia dan hewan bisa menahan lapar untuk beberapa hari namun tidak bisa
menahan minum untuk beberapa hari. Apabila manusia dan makhluk hidup lainnya tidak
minum untuk beberapa hari, bisa jadi mereka akan mati. Itulah dasyatnya fungsi air bagi
tubuh kita ini (baca: fungsi air hujan).

Selain untuk minum, air juga memiliki manfaat yang sangat banyak lainnya. Kita tidak akan
bisa menyebutkan secara lengkap manfaat air bagi kehidupan manusia dan juga alam karena
saking banyaknya manfaat air tersebut. Beberapa manfaat dari air yang dapat kita rasakan dan
alam rasakan diantaranya adalah sebagai berikut:

 Sebagai kebutuhan pokok

Air sebagai kebutuhan pokok sudah dijelaskan sebelumnya bahwa manusia dan makhluk
hidup lainnya sangat membutuhkan cairan utuk mengisi kebutuhan tubuhnya. Cairan yang
akan mengisi kebutuhan tubuh ini bisa didapat dari air dengan cara meminumnya. Air yang
diminum oleh manusia ini akan mengisi cairan di dalam tubuh manusia, sehingga bisa terasa
segar kembali, manusia mendapatkan konsentrasinya kembali dan juga merasa bersemangat
kembali.

 Air sebagai kebutuhan sekunder

Jika kita ditanyakan apakan fungsi primer dari air, tentu akam kita jawab bahwa air
digunakan untuk mengisi kebutuhan cairan yang ada di dalam tubuh. Namun apabila kita
ditaya apakan fungsi sekunder dari air, maka jawabanyya akan banyak sekali. Sebenarnya
yang dimaksud dengan fungsi sekunder ini adalah fungsi air dalam kehidupan sehari- hari.
Fungsi air untuk kebituhan sehari- hari sangatlah banyak, seperti untuk mandi, mencuci,
menyirami tanaman, sikat gigi, memasak, membersihkan perabotan, membersihkan sisa-sisa
kotoran (cebok), dan lain sebagainya.

4 Ciri-Ciri Air Tanah Artesis – Pengertian


dan Jenis Air tanah
Pengertian air tanah adalah air yang berada di dalam lapisan tanah atau celah-celah bebatuan
yang berada di bawah permukaan tanah, yang tergabung dalam pembentukan lapisan tanah
dan dikenal dengan sebutan akuifer. Lapisan tanah ini ada yang bersifat permeable, yaitu
dapat meloloskan air seperti lapisan pasir dan kerikil. Sedangkan yang tidak dapat
meloloskan air seperti lapisan lempeng disebut impermeable.

Air tanah terbentuk selain dari air hujan juga berasal dari dalam bumi sendiri yang memang
ada secara alami. Air hujan yang meresap ke dalam tanah dipengaruhi oleh beberapa faktor,
yaitu:

 Tingkat kelembaban tanah.


 Tingkat potositas tanah atau bebatuan di bawah permukaannya.
 Tingkat kemiringan lereng.
 Vegetasi (tumbuh-tumbuhan) penutup tanah.

manfaat air tanah


Air tanah merupakan salah satu sumber daya air, selain air hujan dan air sungai yang biasa
dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Meski demikian, keberadaannya yang terbatas serta
proses pemulihannya yang memakan waktu yang lama apabila terjadi kerusakan, harus juga
kita perhitungkan. Sehingga kita juga harus turut berperan dalam cara menjaga kelestarian
air, termasuk air tanah sendiri.

Air tanah merupakan salah satu faset dalam sistem daur hidrologi, yaitu peristiwa yang
berulang dari suatu urutan tahap yang dilalui air dari tataran atmosfer menuju bumi, hingga
kembali lagi ketataran lapisan atmosfer. Proses itu bias berupa penguapan air dari darat, laut
ataupun air pedalaman,pengembunan air hingga membentuk awan, dan proses lainnya
(Kamus Hidrologi, 1987).

Adapun ciri-ciri air tanah artesis (air tanah dalam) ialah sebagai berikut:

1. Pada bagian atas dan bawah yang memiliki kandungan air dibatasi oleh lapisan yang kedap
air (impermeable).
2. Letak lapisan yang memiliki kandungan air berada pada daerah sinklinal dari sebuah formasi
daerah lipatan.
3. Air artesis dapat memancar apabila memiliki tekanan yang kuat pada sinklinal-nya,
sebaliknya apabila tidak cukup kuat tekanannya, maka airnya akan mengalir naik seperti
biasa.
4. Air tanah dalam yang memiliki tekanan besar, maka memiliki kemampuan untuk memancar
ke permukaan tanah secara alami

Asal dan Jenis-jenis Air Tanah

Daur hidrologi tersebut dapat dipelajari dan dipahami bahwa air tanah terlibat interaksi
dengan air permukaan serta komponen atau material lainnya yang ikut dalam proses daur
hidrologi, termasuk bentuk topografi (pemetaan), pemakaian lahan, jenis batuan dan tanaman
penutup serta manusia sendiri yang berada dalam pemukiman.

Apabila ditinjau dari asalnya, air tanah akan terbagi menjadi dua, yaitu:

 Air tanah yang berasal dari tataran atmosfer, baik berupa dari proses terjadinya hujan
ataupun proses pengembunan udara. Air ini dikenal dengan sebutan meteoric water.
 Air tanah yang berasal dari dalam bumi, yaitu air tanah subur (connate water) adalah
air tanah yang tersimpan dalam bebatuan sedimen dan juvenile water adalah air tanah
yang naik dari magma apabila gasnya dibebaskan atau dilepaskan melalui mata air
panas yang ada di bumi.

Dan berdasarkan kedalamannya di dalam tanah, jenis jenis air tanah juga terbagi menjadi
dua, yaitu:

1. Air tanah dangkal – Air tanah dangkal atau disebut juga air tanah freatik adalah air tanah
yang terjadi akibat adanya hujan atau air hujan yang meresap ke dalam tanah dan berkumpul
di atas lapisan impermeable (susah meloloskan air atau kedap air) yang terdekat dari
permukaan tanah sehingga bisa menjadi penyebab erosi tanah.

Kedalaman air dangkal pada setiap tempat biasanya berbeda-beda. Apabila di daratan rendah,
pada umumnya permukaan airnya tergolong dangkal. Semakin tinggi permukaan tanah, maka
semakin dalam letak air tanahnya. Begitu juga sebaliknya. Hal ini yang dimaksudkan bahwa
ke dalaman di suatu tempat berbeda-beda. Perbedaan ini dimungkinkan juga akibat jenis dan
struktur tanah yang berbeda antara satu dan lainnya serta mungkin juga karena faktor cuaca
atau pembagian musim antara musim kemarau dan musim penghujan.

. Air tanah dalam – Air tanah dalam atau disebut juga air tanah artesis adalah air tanah yang
berada di bawah lapisan air tanah dangkal dan diantara dua lapisan impermeable (kedap air).
Air tanah dalam merupakan lapisan bawah yang biasanya dimanfaatkan sebagai sumber air
minum kawasan perkotaan, mulai dari penduduk, hotel maupun industri dan perkantoran
yang ada.

Sedemikian sehingga kenampakan akibat air tanah tersebut bisa berupa:

 Mata air, yaitu air yang keluar dari dalam tanah.


 Geyser (pancuran air panas), yaitu semburan air dari dalam tanah yang menyemprot
ke atas dan biasanya dapat terjadi jika didekatnya terdapat gas sehingga keadaannya
atau rasanya terasa panas. Biasa disebut juga dengan mata air panas, yang banyak
dijadikan sebagai pemandian air panas.
 Air artosis, yaitu suatu cekungan dan lapisan bebatuan yang bisa menahan air di
bawah tanah sehingga akan berkumpul dan bisa dijadikan cadangan air.

15 Fungsi Air Hujan Bagi Tanaman dan


Kehidupan Manusia
Air hujan yang turun di permukaan bumi akan mengalami banyak keuntungan bagi makhluk
hidup karena ketika air hujan turun semua keadaan akan menjadi lebih baik lagi terutama
bagi makhluk hidup yang segala sesuatu sangat bergantung pada air hujan.

Berikut adalam beberapa fungsi air hujan yang turun bagi kelangsungan makhluk hidup :

1. Air hujan berperan penting dalam bidang pertanian

Air hujan yang turun di permukaan bumi sangat memberikan dampak baik bagi kehidupan
petani. Tak heran jika petani sangat senang jika hujan turun, karena dapat memberikan
pengaruh baik bagi hasil panennya sehingga banyak petani yang sangat menunggu musim
hujan datang. Dan ketika musim hujan sudah datang banyak sekali para petani yang
melakukan pekerjaannya disawah untuk menanam padi atau menunggu hasil panennya
berhasil karena memiliki banyak keuntungan bagi para petani’

2. Air hujan berperan penting dalam kehidupan manusia

Air hujan yang turun dari langit sangat memiliki manfaat bagi kehidupan manusia untuk
memenuhi kebutuhan pokok dalam kehidupan sehari-harinya. Air hujan yang jatuh ke
permukaan bumi akan meresap ke dalam tanah kemudian akan menjadi air tanah. Dan
selanjutnya manusia akan memanfaatkan air tanah tersebut untuk dikelola kembali dalam
memenuhi kebutuhan hidupnya seperti :

 Untuk mencuci pakaian


 Untuk dimasak lalu dijadikan air minum
 Untuk mandi sehari-hari
 Untuk meyiram tanaman

3. Air hujan sangat berperan penting bagi perekonomian

Air hujan juga ikut berperan dalam perekonomian manusia karena air hujan juga memiliki
peran penting bagi pekerjaan manusia seperti pengolahan hutan, perikanan, dan pertanian.
Dan ketika pada musim kemarau manusia pasti akan merasakan kekurangan air begitu juga
dengan bidang yang mereka jadikan sumber pencarian ekonominya seperti gagal panen,
masalah dalam perikanan dan pohon-pohon di hutan yang mulai gugur akibatnya sangat
merugikan sekali bagi manusia yang hanya bergantung pada bidang perekonomian yang
sangat membutuhkan air.

. Air hujan sangat berperan penting di bidang perikanan

Air hujan sangat berperan penting di bidang perikanan karena ketika hujan datang air di laut,
sungai dan danau. sungai juga memiliki beberapa manfaat sungai bagi kehidupan manusia.
Dan akan mengalami kenaikan air yang mencukupi untuk ikan berkembang biak di dalam
permukaan air, tak heran jika di tempat laut, sungai dan danau dijadikan sumber kehidupan
manusia karena ikan juga bermanfat bagi kehidupan manusia untuk dikonsumsi sebagai
penambah protein. Air hujan memiliki peran sebesar 80% untuk kehidupan ikan di laut, jika
pada musim kemarau di bidang perikanan akan mengalami kerugian besar dalam pengelolaan
ikan di laut.

5. Air hujan sangat berperan penting dalam pelestarian lingkungan

Air hujan yang turun ke permukaan bumi sangat berperan penting dalam pelestarian
lingkungan, seperti untuk tumbuhan melakukan fotosintesis, penanaman pohon-pohon
dihutan maupun untuk ditanam sendiri. Karena jika air hujan turun semua tanaman atau
pohon-pohon akan tumbuh subur, lebat, indah dan mempercepat proses fotosintesis. Air
hujan juga sangat berperan dalam mempertahankan kehidupan alam dan pelestarian
lingkungan .

6. Air hujan sangat berperan penting untuk kelangsungan hidup hutan

Air hujan sangat berperan penting bagi kelangsungan hidup hutan. Karena di dalam hutan
banyak hewan-hewan, tumbuhan, pohon-pohon yang menggantungkan hidupnya pada air
semakin hujan turun yang ditentukan dalam kurun beberapa waktu pergantian musim semua
makhluk hidup yang hidup di hutan akan mengalami kestabilan dan seimbang karena pasokan
air yang cukup untuk memenuhi kebutuhan fotosintesis atau minum bagi hewan yang ada
dihutan.

7. Air hujan sangat berperan penting untuk menjaga sumber air tanah

Air hujan sangat berperan penting untuk menjaga sumber air tanah karen air hujan yang turun
dipermukaan bumi akan menyerap ke permukaan lapisan tanah sebagai cadangan air yang
disimpan dalam kedalaman tertentu. Dengan adanya air hujan yang menyerap ke air tanah,
manusia bisa memanfaatkan dengan cara menggali sumur bor dan air PAM yang air nya akan
dimanfaatkan untuk memasak, mencuci, menyiram tanaman dan kebutuhan lainnya.
8. Air hujan sangat berperan dalam mengurangi erosi tanah

Tanah adalah tempat yang menjadi kehidupan manusia sedangkan struktur tanah sangat
membutuhkan air untuk selalu dapat mempertahankan kekuatan tanah. Erosi dapat
menyebabkan kerusakan-kerusakan alam serta menimbulkan bencana yang sangat merugikan
manusia. Hal ini dilakukan karena penebangan hutan secara liar serta pembangunan rumah-
rumah yang permukaan tanahnya tidak cocok untuk dibangun rumah, Karena pada dasarnya
sistem kontruksi tanah dapat bertahan karena menerima air hujan yang turun dari langit
sehingga tidak akan mengalami kekeringan panjang dengan serapan air hujan yang cukup.

9. Air hujan sangat berperan penting dalam menjaga lingkungan dari bencana alam

Air hujan sangat berperan penting dalam menjaga kelestarian lingkungan agar tidak terjadi
bencana alam, air hujan yang turun ke permukaan bumi akan di serap oleh pohon-pohon
untuk menjaga kelangsungan hidup pohon selama bertahun-tahun dan pohon akan
memberikan peran penting bagi kehidupan manusia, dengan adanya pohon dapat melindungi
alam agar tiak terjadi bencana.

10. Air hujan sangat berperan penting dalam kecantikan wanita

Air hujan sangat memiliki peran dalam kecantikan wanita, ketika air hujan turun sebaiknya
kita ambil sedikit dari air hujan tersebut, karena air hujan dapat mengurangi rontok pada
rambut dengan kandungan zat yang sangat baik dan kadar garam dan ph netralnya yang
sangat baik dan bisa mempertahankan akar rambut sehingga tidak mudah untuk rontok.

11. Air hujan sangat berperan penting dalam memperbaiki kualitas udara bagi
manusia

Ketika air hujan turun dari langit air hujan dalam keadaan kotor, namun air hujan yang sering
turun akan membantu manusia merasakan hirupan udara yang lebih baik karena berbagai
jenis kandungna polutan dalam udara akan dibersihkan oleh air hujan sehingga ketikaa hujan
sudah berhenti, kita akan merasakan kesegaran kembali ketika kita menghirup udara.

Air hujan sangat berperan penting untuk air minum

Air hujan yang turun dari langit tidak langsung bisa dikonsumsi untuk diminum. Ada
beberapa pakar yang akan menangani dalam proses pemurnian air hujan yang akan
ditempatkan di penampungan atau galon setelah itu air hujan akan diteliti oleh para pakar
untuk di uji zat yang berbahaya, proses pemurnian ini dilakukan untuk menghilangkan zat
yang berbahaya yang terkandung dalam air hujan setelah air hujan sudah dibersihkan dari zat
yang berbahaya, manusia dapat menggunakan air minum tanpa harus dimasak karena sudah
tidak berbahaya lagi bagi kesehatan manusia

14. Air hujan sangat berperan penting bagi kesehatan

Air hujan befungsi sebagai ketenangan jiwa bagi manusia, walaupun belum teruji
kebenarannya air hujan dapat dijadikan obat secara alami yaitu ketika manusia mendengar
suara hujan akan merasakan ketenangan karena manusia bisa merasakan efek segar dari
keteduhan air hujan yang turun dari langit .
15. Air hujan sangat berperan penting bagi sumber energi untuk pembangkit listrik

Pembangkit listrik yang biasanya disebut dengan PLTA sangat bergantung sekali pada air
hujan, walaupun dalam proses pembuatan PLTA biasanya mengambil air dari danau, sungai
dan laut tetapi air hujan tetap menjadi kebutuhan utama bagi PLTA karena air hujan yang
akan turun ke laut, sungai atau danau menjadi pengaruh untuk proses PLTA.

Dan itulah berbagai manfaat dari turunnya air hujan untuk memenuhi kelangsungan hidup
manusia, hewan, dan tumbuhan.

10 Penyebab Pencemaran Udara dan


Dampaknya
Pencemaran udara merupakan masalah lingkungan yang sangat menganggu kegiatan sehari –
hari kita yang tinggal di lapisan atmosfer bumi ini. Pencemaran udara terjadi karena
masuknya polutan ke dalam atmosfer sehingga menurunkan kualitas dan fungsi udara.
Polutan merupakan suatu zat atau bahan yang melebihi ambang batas serta berada pada
waktu dan tempat yang tidak tepat sehingga berbahaya bagi lingkungan.

Pencemaran udara biasanya terjadi di kota-kota besar yang penuh dengan pabrik atau industri
dan kendaraan bermesin yang banyak hingga menimbulkan kemacetan. Semakin sempitnya
lahan hijau di daerah perkotaan juga memperburuk kondisi tersebut. Meskipun begitu, tidak
menutup kemungkinan kalau di pedesaan juga bisa terjadi pencemaran lingkungan, karena
pencemaran udara dapat terjadi dimana-mana.

Klasifikasi Bahan Penyebab Pencemaran Udara

Secara umum polutan penyebab terjadinya pencemaran udara dapat diklasifikasikan menjadi
dua jenis, yaitu primer dan sekunder.

 Polutan primer – Polutan primer adalah polutan yang merupakan hasil langsung dari
suatu proses atau substansi pencemar yang ditimbulkan langsung oleh sumber
pencemar. Contoh polutan yang dihasilkan oleh penyebab primer yaitu sulfur
dioksida yang dihasilkan oleh pabrik – pabrik serta karbon dioksida dan karbon
monoksida hasil pembakaran.
 Polutan sekunder – Sedangkan polutan sekunder merupakan polutan yang dihasilkan
oleh interaksi dari beberapa polutan primer di atmosfer seperti reaksi foto kimia.
Contohnya adalah disosiasi NO2 yang menghasilkan NO dan O.

Jika membahas tentang pencemaran udara mungkin yang terlintas di benak kita adalah akibat
ulah manusia, dan pernyataan itu bisa dikatakan benar, namun selain manusia pencemaran
udara juga dapat terjadi karena kejadian alam.

Berikut beberapa penyebab pencemaran udara yaitu:

1. Lalu lintas
Di era modern ini kendaraan merupakan kebutuhan yang penting untuk kegiatan sehari-hari
kita. Jika dahulu banyak orang yang masih menggunakan transportasi umum untuk
berpergian maka kini sebagian besar orang memilih untuk membeli kendaraan sendiri seperti
mobil dan motor. Dari tahun ke tahun jumlah kendaraan di Indonesia pun semakin meningkat
sehingga menimbulkan kemacetan di jalan raya seperti yang terjadi di Jakarta dan kota besar
lainnya. Tidak hanya berdampak pada kemacetan namun kendaraan bermesin yang semakin
banyak juga dapat menyebabkan terjadinya peningkatan polusi udara. Kendaraan bermesin
biasanya menggunakan bahan bakar diesel atau bensin untuk menghasilkan energi agar
kendaraan dapat beroperasi.

Secara teori dalam minyak bumi yang digunakan sebagai bahan bakar tersebut mengandung
senyawa hidrokarbon yang kemudian dibakar menghasilkan senyawa karbondioksida dan air.
Namun pada kenyataannya mesin tidak dapat membakar hidrokarbon hingga bersih sehingga
kenalpot kendaraan mengeluarkan zat-zat berbahaya yang menyebabkan pencemaran udara
lebih parah. Hasil pembakaran tidak sempurna tersebut menghasilkan senyawa Carbon
monoksida (CO) yang merupakan gas beracun, Nitrogen oksida dan senyawa organik volatil
(VOC). Zat – zat tersebut merupakan penyebab pencemaran udara yang berbahaya sehingga
udara menjadi berkabut coklat, biru atau hitam dan membentuk ozon. Ozon ini sangat
berbahaya bagi kesehatan karena dapat menganggu pernafasan yang serius dan dalam jangka
panjang dapat menimbulkan berbagai penyakit yang lebih akut.

2. Pembangkit listrik

Sebagian pembangkit listrik konvesional masih menggunakan bahan batu bara, gas dan
minyak untuk menghasilkan energi listrik. Seperti pada kendaraan bermesin dalam
prakteknya proses pembakaran pada pembangkit listrik terjadi secara tidak sempurna
sehingga menghasilkan gas berbahaya yang menyebabkan pencemaran udara. Gas berbahaya
tersebut adalah Sulfur dioksida, Nitrogen oksida, Carbon dioksida dan partikulat. Senyawa –
senyawa tersebut juga sangat berperan dalam terjadinya pemanasan global.

3. Letusan gunung berapi

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki banyak gunung berapi sehingga tidak
menutup kemungkinan terjadi bencana alam letusan gunung berapi. Salah satunya adalah
letusan gunung kelud yang terjadi pada tahun lalu. Letusan gunung kelud tersebut merupakan
salah satu letusan gunung berapi yang memberikan dampak letusan gunung berapi menjadi
pencemaran udara, banyak abu vulkanik yang bertaburan dimana-mana. Dalam abu vulkanik
tersebut diketahui mengandung logam seperti timah, tembaga, seng, krom besi dan silika. Gas
dan abu vulkanik akibat letusan gunung tersebut selain menganggu aktifitas sehari – hari juga
dapat menganggu kesehatan pernafasan kita.

4. Industri atau pabrik

Di era modern ini banyak sekali pabrik atau industri yang berdiri di setiap sudut kota.
Cerobong – cerobong asap pabrik berdiri kokoh mengepulkan asap sisa pembakaran setiap
harinya. Beberapa industri menghasilkan polutan yang sangat berbahaya, diantaranya adalah
industi pembuatan plastik, semen, alumunium, baja dan industri kimia sejenisnya. Karbon
monoksida, Hidokarbon dan senyawa organik merupakan polutan yang biasa dihasilkan oleh
pabrik yang akan mempercepat proses terjadinya efek rumah kaca.
5. Pertanian

Di zaman sekarang ini agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan sehat perlu diberikan
pupuk dan obat anti hama seperti insektisida dan pestisida. Akan tetapi penggunaan bahan-
bahan tersebut memiliki dampak yang tak baik bagi lingkungan. Pada insektisida, pestisida
dan pupuk pertanian di dalamnya mengandung amonia atau NH3 yang sangat berbahaya bagi
atmosfer. Dan tidak hanya menimbulkan pencemaran udara saja amonia tersebut juga dapat
menyebabkan polusi air. Amonia ini memiliki pengaruh tidak baik baik bagi kesehatan, salah
satu penyakit yang ditimbulkan karena amonia adalah bronkitis.

6. Kegiatan pertambangan

Pertambangan merupakan kegiatan mengambil mineral dalam bumi dalam jumlah besar serta
menggunakan peralatan besar. Tak jarang karena proses pertambangan mengeluarkan bahan
kimia dan debu yang kemudian menyebabkan pencemaran udara. Pencemaran udara tersebut
dapat menganggu kesehatan para pekerja tambang dan warga sekitar area pertambangan.

. Aktifitas rumah tangga

Terdapat beberapa kegiatan rumah tangga yang dapat menyebabkan polusi udara. Kegiatan
rumah tangga pertama yang dapat menyebabkan polusi udara adalah pembakaran sampah
atau proses memasak yang masih menggunakan kayu bakar. Kegiatan rumah tangga kedua
yang dapat menyebabkan pencemaran udara proses pengecatan rumah atau alat rumah tangga
lainnya. Kandungan zat kimia pada cat mengeluarkan bau yang menyengat serta dapat
menganggu kesehatan.

8. Kebakaran hutan

Kebakaran hutan merupakan fenomena alam yang dapat terjadi karena faktor kesengajaan
maupun tidak disengaja. Kebakaran hutan yang terjadi secara tidak sengaja biasa terjadi
karena kekeringan pada musim kemarau panjang. Sedangkan kebakaran hutan yang
disengaja biasanya dilakukan oleh peladang berpindah maupun perusahaan agroindustri yang
bertujuan untuk membuka lahan namun tak mau mengeluarkan banyak dana dan tenaga.

Dampak penebangan hutan secara liar dan kebakaran hutan yang tidak terkendali adalah
polusi udara yang dapat menganggu aktifitas sehari – hari dan juga berbahaya bagi kesehatan
pernafasan. Tidak jarang polusi udara menyebar ke daerah – daerah tetangga bahkan hingga
negara – negara tetangga.

9. Timbunan sampah

Timbunan sampah dapat menyebabkan berbagai masalah bagi kehidupan kita, baik secara
langsung maupun tidak langsung. Sebagian besar penduduk perkotaan membuang sampah
rumah tangga mereka ke tempat pembuangan akhir atau TPA. Sampah yang mengunung di
tak jarang TPA membuat daerah sekitarnya menjadi tidak nyaman karena pencemaran udara
yang ditimbulkannya. Sampah-sampah organik akan membusuk dan menghasilkan bau tidak
sedap karena gas metana.

10. Banyaknya illegal logging atau penebangan liar


Penebangan liar di Indonesia dari tahun ke tahun semakin meningkat dan menjadi perhatian
dunia. Hal ini seharusnya menjadi perhatian lebih bagi pemerintah, dampak akibat hutan
gundul tersebut menghasilkan banyak lahan-lahan kritis yang rawan terhadap kebakaran
karena tumpukan ranting maupun daun kering sisa penebangan liar yang tidak terurus. Selain
itu penebangan liar juga menyebabkan jumlah tanaman berkurang banyak sehingga resapan
polutan pun berkurang.

Dampak Buruk Pencemaran Udara

Setelah kita mengetahui mengenai penyebab pencemaran udara, kita juga akan membahas
mengenai dampak buruk pencemaran udara yang bisa terjadi disekililing kita, dan diperlukan
untuk mengantisipasi terjadinya pencemaran udara memiliki cara menjaga kelestarian udara.

Berikut adalah dampak buruk pencemaran udara :

a. Menganggu kesehatan

Substansi pencemar atau polutan yang terdapat di udara dapat masuk ke dalam tubuh kita
melalui sistem pernafasan. Menurut organisasi kesehatan dunia atau WHO, pencemaran
udara merupakan salah satu pembunuh terbesar di dunia. Pernahkah anda batuk ketika
menghirup udara yang kotor dan berdebu? Jika pernah itu merupakan bentuk pertahanan
tubuh anda dalam membuang kuman atau virus yang masuk dalam tubuh melalui udara kotor
yang anda hirup.

Namun tak jarang sistem kekebalan tubuh kita mengalamai penurunan, dan jika pada saat itu
keadaan udara penuh polusi maka tubuh akan mudah terserang infeksi pernafasan yang serius
seperti asma, bronkitis, silikosis dll. Partikulat berukuran besar kemungkinan akan tertahan di
saluran pernafasan bagian atas, sedangakan partikulat kecil atau gas akan masuk ke saluran
pernafasan bagian bawah hingga mencapai paru – paru dan itulah yang menyebabkan
tumbuhnya bibit penyakit.

b. Terjadinya hujan asam

Pencemaran udara dalam jangka panjang dapat menimbulkan hujan asam, yaitu ketika dalam
air hujan mengandung tingkat keasaman atau pH dibawah 5,5. Proses terjadinya hujan asam
ini bisa terjadi ketika belerang atau sulfur dan nitrogen bereaksi dengan oksigen diudara
sehingga menghasilkan nitrogen dioksida dan nitrogen dioksida yang kemudian bereaksi lagi
dengan uap air dan membentuk asam nitrat dan asam sulfat. Asam nitrat dan asam sulfat
tersebut selanjutnya berkondensasi membentuk awan yang akan menjadi hujan asam.

Hujan asam akan memberikan banyak efek negatif bagi kehidupan kita. Efek negatif hujan
asam tersebut adalah merusak sarana prasarana atau infrastruktur di bumi seperti
menyebabkan korosi bangunan, merusak ekosistem perairan seperti menyebabkan ikan – ikan
mati, menyebabkan tumbuhan layu, kering dan mati, dan yang terakhir adalah menganggu
pernafasan manusia.

Pemanasan global

Pemanasan global atau global warming adalah proses meningkatnya suhu rata-rata atmosfer
baik di udara, laut maupun di daratan bumi. Penyebab pemanasan global ini dapat terjadi
karena pada dasarnya permukaan bumi akan menyerap panas dari sinar matahari dan
memantulkan sebagian panas tersebut ke luar angkasa. Namun karena polusi udara yang tidak
terkendali menyebabkan panas yang seharusnya dipantulkan ke luar angkasa tapi justru
terperangkap oleh gas-gas karbon dioksida, metana, sulfur dioksida dan gas rumah kaca
lainnya.

Radiasi sinar matahari yang terperangkap dan dipantulkan kembali ke bumi tersebut
menyebabkan lapisan ozon semakin menipis dan bumi semakin lama semakin panas.
Meningkatnya suhu global berdampak pada terjadinya perubahan iklim yang semakin
ekstrim, mencairnya es di kutub, meningkatnya level permukaan air laut, habisnya gletser
sebagai sumber air bersih, gelombang panas yang semakin meningkat serta berpengaruh
terhadap hasil pertanian.

d. Menganggu pertumbuhan tanaman

Meskipun tanaman mampu mengurangi polusi udara namun kesehatan tanaman juga bisa
terganggu karena polusi udara, jadi keduanya saling mempengaruhi. Tanaman yang tumbuh
di daerah dengan cemaran lingkungan tinggi akan mudah terkena penyakit. Beberapa
penyakit yang mudah menyerang tanaman pada daerah berpolusi adalah klorosis, nekrosis
dan bintik hitam.

Solusi untuk Masalah Pencemaran Udara

1. Menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya udara bersih bebas polusi.


2. Menumbuhkan kesadaran para pengusaha agrobisnis agar menjalankan bisnisnya
dengan baik dan benar.
3. Penegakan peraturan perundang-undangan tentang lingkungan.
4. Mengurangi penggunaan bahan bakar fosil yang dapat menghasilkan polutan sehingga
berkontribusi dalam terjadinya pencemaran lingkungan.
5. Untuk pabrik atau industri sebaiknya melakukan penyaringan asap dengan terlebih
dahulu sebelum asap dikeluarkan ke udara bebas agar mengurangi potensi terjadinya
pencemaran lingkungan.
6. Mengalirkan gas buangan ke dalam air atau ke dalam larutan pengikat terlebih dahulu.
Atau cara lain dengan menurunkan suhu sebelum gas dibuang ke udara bebas.
7. Menggunakan alat dan bahan yang ramah lingkungan dalam aktifitas sehari-hari kita.
8. Mengurangi jumlah penggunaan kendaraan pribadi dan menggunakan bahan bakar
seefisien mungkin.
9. Tidak melakukan pengundulan hutan atau tebang liar dan sebaiknya melakukan cara
menjaga kelestarian hutan.
10. Membudidayakan tanaman hijau di sekitar kita terutama di pinggir jalan raya, karena
tanaman hijau atau pepohonan mampu membantu mengurangi polusi udara.
11. Mengembangkan teknologi yang ramah lingkungan.
12. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar kita, salah satunya dengan mengolah limbah
rumah tangga dengan sebaik mungkin.

Kandungan Berbahaya Penyebab Pencemaran Udara

 Carbon Dioksida – Carbon Dioksida atau CO2 merupakan gas kehidupan yang kita
hasilkan ketika bernafas. Carbon dioksida juga merupakan gas yang dihasilkan oleh
pabrik dan pembangkit listrik. Meskipun carbon dioksida berperan dalam proses
kehidupan seperti untuk proses sintesa pada tumbuhan namun dalam jumlah besar
Carbon dioksida dapat merugikan kita. Carbon dioksida berkontribusi dalam proses
terjadinya pemanasan global dan perubahan iklim.
 Carbon Monoksida – Carbon Monoksida atau CO merupakan gas yang sangat
berbahaya bagi proses kehidupan. Carbon monoksida biasa dihasilkan oleh pabrik,
kendaraan bermesin, kompor gas, dan alat pembakaran lainnya.
 Nitrogen Oksida – Nitrogen oksida atau NO adalah gas yang biasa dihasilkan oleh
kendaraan bermesin dan pabrik. Nitrogen oksida terbentuk ketika nitrogen dan
oksigen dalam udara saling bereaksi. Nitrogen oksida ini berperan penting dalam
pembentukan hujan asam, asap dan ozon serta berkontribusi dalam terjadinya
pemanasan global dan perubahan iklim.
 Senyawa Organik Volatil – Senyawa organik volatil atau VOC, yaitu karbon organik
yang mudah menguap baik di suhu biasa maupun pada suhu bertekanan tinggi
sehingga mudah berubah bentuk menjadi gas. Dalam jangka panjang penggunaaan
bahan/ benda yang mengandung senyawa organik volatil ini diketahui dapat
berkontribusi dalam pembentukan ozon dan asap. Beberapa barang rumah tangga
yang mengandung senyawa organik volatil adalah lilin, pernis dan cat.
 Partikulat – Partikulat merupakan bentuk simpanan jelaga yang menyebabkan polusi
udara dan dalam jaga panjang bisa menjadikan bangunan berubah warna menjadi
hitam.
 Hidrokarbon (HC) tidak terbakar – Minyak dan bahan bakar lainnya jika dibakar
dengan baik dan sempurna akan menghasilkan air dan karbon dioksida yang tidak
berbahaya. Namun jika pembakaran tidak sempurna maka akan membentuk karbon
monoksida yang terlepas ke udara kemudian berkontribusi dalam pembentukan asap
penyebab polusi udara.
 Chloro Fluoro Carbon – Chloro fluoro carbon atau CFC merupakan gas yang dapat
menyebabkan penipisan lapisan ozon. CFC biasa dihasilkan oleh peralatan rumah
tangga seperti kulkas, AC, alat pemadam kebakaran, pestisida dan aerosol.
 Timbal – Timbal atau Pb biasa dihasilkan oleh kendaraan bermotor. Pada mesin -
mesin kendaraan biasa diberi logam berat untuk meningkatkan pembakaran. Hasil
pembakaran tersebut salah satunya adalah timbal yang menjadi partikulat sehingga
menganggu pernafasan kita.

6 Lapisan Atmosfer : Pengertian, Fungsi,


dan Jenisnya
Lapisan Atmosfer merupakan lapisan gas yang berada di luar bumi sejak jarak 0 sampai
dengan lebih dari 800 kilo meter diatasnya. Lapisan ini juga banyak mengalami transisi di
antara pembatas lapisan satu dengan lapisan lainnya. Bukan berupa batas yang kaku dan
saklek, namun pembatas itu mulai pelan pelan, tipis dan lambat laun dengan ketinggian yang
lebih terjadi proses kimia yang lain. Sudah banyak sekali study yang meneliti adanya lapisan
atmosfer ini.

Mulai dari adanya proses ionisasi, terjadinya banyak muatan listik, adanya aurora, dan
fenomena alam lainnya menggambarkan bahwa adanya kejadian alam bukan hanya di bumi.
Atmosfer yang hanya kumpulan gas gas dan lapisan ini juga mampu menghasilkan fenomena
yang menggiurkan. Begitu pula yang ada di luar bumi, ada lapisan yang menyelimuti.
Lapisan tersebut di namakan atmosfer. Lapisan ini yang basanya di sebut dengan lapisan
pelindung planet. Anda pernah mendengar kasus ‘bolongnya lapisan ozon’? nah itu juga
merupakan salah satu bentuk masalah penyebab pemanasan global yang sekarang ini di
khawatirkan. Adanya lubang pada lapisan ozon ini akan sangat berbahaya bagi makhluk yang
tinggal di dalamnya.

Fungsi Atmosfer

Atmosfer memiliki tujuan khusus, yakni sebagai pelindung bumi sekaligus menjaga
kestabilan suhu, cuaca dan kelembaban udara yang ada di dalam bumi. Atmosfer juga mampu
menyeimbangkan dan menstabilkan keadaan yang di bumi dengan luar. Jadi ketika matahari
yang penyinarannya berada di atas bumi, dengan bantuan atmosfer bisa membantu
mengurangi cuaca panasnya matahari yang ekstrem.Selain itu atmosfer juga melindungi bumi
dari benturan atau jatuhan reruntuhan benda-benda dari sistem tata surya yang bebas tanpa
gravitasi di luar angkasa seperti meteor, batuan angkasa yang bebas berjalan-jalan. Akan
sangat berbahaya jika lapisan ini rusak, bahkan sampai berlubang hingga hancur. Manusia
dan makhluk hidup yang ada di bumi tidak akan bisa bertahan lama

Berikut ini adalah bentuk lapisan lapisan yang menyelimuti bumi :

Lapisan Troposfer

Lapisan yang berada pada jarak 0 sampai dengan 12 kilo meter dari muka bumi ini
merupakan lapisan yang paling dasar dan dekat dengan bumi. Maka lapisan inilah yang
paling menjaga dan menstabilkan keadaan bumi. Beberapa kegunaan dari lapisan ini adalah :

 Terjadi fenomena alam

Pada bagian lapisan yang paling dekat dengan bumi ini sangat memungkinkan terjadinya
peristiwa dan fenomena alam paling dekat. Misalnya terjadi angin yang kencang yang
mengakibatkan dampak akibat kerusakan hutan, hujan, halilintar, berawan. Banyak interaksi
manusia terjadi pada lapisan ini. Seperti aktivitas pesawat udara.

 Batas dengan tropopause

Setelah lapisan troposfer, terdapat lapisan penyeimbang yang menghubungkan dengan


lapisan atmosfer dalam tingkat lebih tinggi. Lapisan pembatas atau tropopause ini termasuk
lapisan atmosfer yang di nilai konstan. Namun pada lapisan ini, segala bentuk aktivitas udara
seperti oksigen dan karbondioksida sudah tidak ada. Otomatis mahluk hidup tak akan mampu
untuk tinggal lama di lapisan ini

 Suhu lapisan yang berbeda-beda

Bentuk bumi yang bulat, namun letaknya yang mirip dengan orang ruku’ juga menyebabkan
tingkat tingginya lapisan juga berbeda beda. Misalnya seperti jarak permukaan bumi dengan
daerah kutub, yakni hanya setinggi kurang lebih 8 kilo meter dengan suhu kelembaban udara
kurang lebih -46⁰ celcius. Lain lagi didaerah yang beriklim sedang memiliki jarak dengan
troposfer sebesar 11 kilo meter dengan suhu -50⁰ celcius. Lain lagi dengan daerah yang
berada di kawasan garis khayal ekuator atau khatulistiwa memiliki ketinggian sekitar 16 kilo
meter dengan suhu kurang lebih -50⁰ celcius.
 Keadaan temperature lapisan troposfer

Meski salah satu manfaat dari lapisan troposfer adalah menyeimbangkan suhu udara yang ada
di luar dengan di dalam bumi, ternyata temperature di lapisan ini tidak konstan. Inilah yang
menyebabkan perbedaan temperature di satu tempat dengan tempat lain berbeda beda. Jika
tempat tersebut memiliki posisi yang tinggi, maka temperaturnya rendah. Begitu pula
sebaliknya.

1. Sub lapisan troposfer :


2. Lapisan planet air yang berada di jarak 0 sampai 1 kilo meter dengan permukaan bumi
3. Lapisan konveksi yang berada di jarak 1 sampai 8 kilo meter dengan permukaan bumi
4. Lapisan tropopause yang berada pada ketinggian 8 sampai 12 kilo meter dari permukaan
bumi.

Lapisan Stratosfer

 ub bagian lapisan ionosfer :

1. Lapisan Kennelly Heavyside atau di kenal dengan lapisan E yang berada pada ketinggian 100
kilo meter sampai dengan 200 kilo meter dari permukaan bumi
2. Lapisan Appleton atau biasa di kenal dengan lapisan F yang berada pada jarak 200 kilo meter
sampai dengan 400 kilo meter dari permukaan bumi
3. Lapisan Atom yang berada pada jarak 400 kilo meter sampai dengan 800 kilo meter.

Lapisan Eksosfer

Inilah pelindung atau lapisan atmosfer terakhir yang menyelimuti bumi. Lapisan eksosfer,
menjadi lapisan atmosfer paling jauh dari bumi yang memiliki rentang jarak antara lain 800
kilo meter sampai dengan 3.260 kilo meter. Di lapisan inilah mulai terjadi banyak interaksi
dan hubungan antara gas-gas yang ada di dunia luar bumi, serta gas-gas yang membentuk
atmosfer bumi. Karena jaraknya yang teramat jauh dari permukaan bumi, maka kekuatan
gaya gravitasi bumi juga rendah.

Penjelasan diatas merupakan penjelasan mengenai lapisan-lapisan atmosfer. Dan selain


lapisan-lapisan atmosfer, terdapat beberapa kandungan gas di lapisan atmosfer.

Berikut adalah penjelasannya :

Kandungan Gas Atmosfer

Pada lapisan atmosfer bumi, bumi memiliki gas dengan kandungan gas yang terkandung di
lapisan atmosfer. Kandungan gas di bumi ini yang akan membantu melindungi lapisan
atmosfer.

Berikut adalah penjelasan mengenai kandungan gas di bumi :

1. Kandungan Gas

Bumi yang sekarang ini di tempati memiliki kandungan gas, antara lain :
 Gas nitrogen dengan kadar 78,17 %
 Gas oksigen (O2) sebesar 20,97 %
 Gas argon sebesar 0,9 %
 Gas karbon dioksida (CO2) sebanyak 0.0357 %
 Uap air dan beberapa gas pendukung lainnya yang memiliki kadar lebih rendah.

2. Komposisi penyusunan atmosfer

Sebenarnya apa sajakah gas gas yang menyusun atmosfer? Bagaimana bisa ia bekerja dengan
baik dalam menjaga bumi kita ini? Berikut adalah komposisi yang di butuhkan untuk
menyusun sebuah atmosfer bumi :

 Nitrogen (gas yang paling banyak berada di bumi)


 Oksigen (gas yang paling di butuhkan oleh manusia)
 Argon (gas yang banyak di gunakan sebagai pengisi lampu)
 Air (komponen yang paling banyak di bumi)
 Ozon (lapisan yang melindungi makhluk hidup dari bahaya radiasi sinar ultraviolet)
 Karbon doksida (gas yang paling di butuhkan oleh tumbuhan)

24 June,2016 http://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/tanah/polusi-tanah
1 December,2015 http://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/tanah/lapisan-tanah
24 June,2016 ilmugeografi.com/ilmu-bumi/hidrologi/polusi-air
23 November,2015 http://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/hidrologi/ciri-ciri-air-tanah-artesis
16 September,2015 http://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/hidrologi/fungsi-air-hujan
23 December,2015 http://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/udara/penyebab-pencemaran-udara
30 September,2015 http://ilmugeografi.com/ilmu-bumi/meteorologi/lapisan-atmosfer