Anda di halaman 1dari 9

2.

1 Pengertian Laporan Keuangan


Bagi para analis, laporan keuangan merupakan media yang penting untuk menilai
prestasi dan kondisi ekonomi suatu perusahaan. Laporan keuangan juga menjadi bahan
sarana informasi bagi para analis dalam proses pengambilan keputusan karena laporan
keuangan dapat menggambarkan posisi keuangan perusahaan, hasil usaha perusahaan, dan
arus kas perusahaan dalam periode tertentu.
Dalam lingkup unit pelayanan kesehatan, Laporan keuangan adalah alat dimana
informasi yang dikumpulkan selama proses akuntansi dikomunikasikan kepada pihak yang
membuat keputusan yang mempengaruhi kegiatan ekonomi unit pelayanan kesehatan.
2.2 Tujuan Laporan Keuangan
Tujuan laporan keuangan adalah menyediakan informasi yang menyangkut posisi
keuangan, kinerja, serta perubahan posisi keuangan perusahaan yang bermanfaat bagi
pengguna dalam pengambilan keputusan ekonomi. Komponen laporan keuangan kesehatan
meliputi neraca, laporan laba rugi, laporan perubahan ekuitas, laporan arus kas, dan catatan
atas laporan keuangan. Acuan penyusunan laporan keuangan di pelayanan kesehatan yaitu :
1. Peraturan badan pengawasan pasar modal yang berhubungan dengan akuntansi dan
laporan keuangan.
2. Kerangka dasar penyususunan dan penyajian laporan keuangan, PSAK, dan interpretasi
PSAK.
3. Standarisasi akuntansi internasional, standarisasi akuntansi pendapatan, standarisasi
akuntansi sektor publik internasional, dan standarisasi pelaporan keuangan internasional.
4. Peratuaran perundang – undangan yang relevan dengan laporan keuangan.
2.3 Organisasi Pelayanan Kesehatan
Organisasi pelayanan kesehatan adalah lembaga atau institusi yang berbadan hukum
yang kegiatan operasionalnya adalah memberikan layanan kesehatan maupun memproduksi
obat. Organisasi pelayanan kesehatan terdiri dari :
1. Rumah sakit, adalah bagian integral dari suatu organisasi sosial dan kesehatan dengan
fungsi menyediakan pelayanan kesehatan paripurna, kuratif, dan prefentif kepada
masyarakat, serta pelayanan rawat jalan yang diberikannya guna menjangkau
keluarganya di rumah, serta pelayanan rawat jalan.
2. Puskesmas, adalah organisasi kesehatan fungsional yang memberikan pelayanan secara
menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya dalam bentuk pelayanan
kesehatan dasar dan melaksanakan pembinaan peran serta masyarakat dan upaya
pengembangan kesehatan dalam wilayah kerja tertentu.
3. Klinik / praktek dokter bersama, adalah lembaga atau organisasi yang terdiri dari
beberapa tenaga kesehatan yang bekerja dan membuka praktik pelayanan nkesehatan
dalam satu atap, termasuk pelayanan pemberian obat, pelayanan konsultasi kesehatan,
dan pelayanan pemeriksaan kesehatan.
4. Praktek dokter perseorangan, adalah jenis pelayanan kesehatan yang terdiri dari seorang
dokter didampingi beberapa tenaga kesehatan yang bekerja dalam pembukaan praktek
layanan kesehatan masyarakat yang bertujuan menyelenggarakan pelayanan kesehatan
bagi masyarakat secara luas, yang meliputi konsultasi kesehatan, pemeriksaan kesehatan,
pemberian obat, dan pemberian rujukan kelanjutan tindakan medis bagi pasien yang
memerlukan.
5. Apotek adalah bentuk layanan kesehatan masyarakat yang memberikan layanan berupa
penjualan obat.
2.4 Komponen Laporan Keuangan
Komponen laporan keuangan dalam pelayanan kesehatan dibagi menjadi dua yaitu basis kas
menuju akrual dan basis akrual.
2.5 Siklus dan Elemen Laporan Keuangan
Siklus akuntansi adalah proses penyediaan laporan keuangan organisasi untuk periode
tertentu. Tahapannya adalah :
1. Pencatatan
2. Pengikhisaran
3. Pelaporan.
Elemen laporan keuangan meliputi :
1. Elemen laporan posisi keuangan (neraca) kesehatan, merupakan laporan yang
memberikan gambaran utuh tentang entitas pada titik waktu, komponennya yaitu aktiva
kewajiban ekuitas.
2. Elemen laporan laba rugi/surplus/devisit kesehatan merupakan laporan yang
menggambarkan kinerja keuangan entitas dalam satu periode akuntansi, komponennya
antara lain pendapatan, biaya, surplus, defisit.
3. Elemen laporan arus kas kesehatan merupakan laporan yang menggambarkan perubahan
posisi kas dalam satu periode akuntansi, komponennya yaitu arus kas dari aktivitas
operasi, investasi dan pembiayaan.
2.5 Pengguna Laporan Keuangan
Laporan keuangan merupakan komoditi yang bermanfaat dan dibutuhkan oleh masyarakat,
karena dapat memberikan informasi yang dibutuhkan para pemakainya. Pengguna laporan
keuangan diantaranya yaitu :
1. Internal
Manajemen, untuk perencanaan, pengendalian, evaluasi, dan pengambilan keputusan.
2. Eksternal
a. Pemegang saham
Untuk mengetahui kondisi keuangan perusahaan, aset, utang, modal, hasil, biaya,
dan laba. Dari informasi ini pemegang saham dapat mengambil keputusan apakah ia
akan mempertahankan sahamnya, menjual atau menambahnya. Semua tergantung
pada kesimpulan yang diambil dari informasi yang terdapat dalam laporan
keuangan.
b. Investor
Akan melihat kemungkinan potensi keuntungan yang akan diperoleh dari
perusahaan yang dilaporkan.
c. Karyawan
Karyawan perlu mengetahui kondisi keuangan perusahaan untuk menetapkan apkah
ia masih terus bekerja distu atau pindah. Ia juga perlu mengetahui hasil usaha
perusahaan supaya bisa menilai apakah penghasilan yang diterimanya adil atau
tidak, juga ingin mengetahui cadangan dana pensiun, asuransi kesehatan dan
jamsostek.
d. Pemerintah
Pemerintah sangat membutuhkan laporan keuangan, karena ingin mengetahui
apakah perusahaan telah mengikuti peraturan yang telah ia tetapkan.
e. Peneliti/akademis/lembaga peringkat
Bagi mereka laporan keuangan sangat penting sebagai data primer dalam melakukan
penelitian terhadap topik tertentu yang berkaitan dengan laporan keuangan. Laporan
keuangan inilah yang menjadi bahan dasar yang diolah untuk mengambil
kesimpulan dari suatu hipotesis atau penelitian yang dilakukan.
2.6 Analisis Laporan Keuangan
Analisis laporan keuangan meliputi penelaahan tentang hubungan dan kecenderungan
atau trend untuk mengetahui apakah keadaan keuangan, hasil usaha, dan kemajuan keuangan
perusahaan memuaskan atau tidak memuaskan. Analisis dilakukan dengan mengukur
hubungan antara unsur-unsur laporan keuangan dan bagaimana perubahan unsur-unsur itu
dari tahun ke tahun untuk mengetahui arah perkembangannya.
Dalam menganalisis laporan keuangan masing-masing pihak mempunyai kepentingan
sendiri-sendiri. Perbedaan kepentingan akan membawa perbedaan dalam cara menganalisis
laporan keuangan dan perbedaan dalam tekanan-tekanan yang diberikan pada analisis
tersebut. Dengan kata lain penafsiran atas hasil analisis laporan keuangan suatu perusahaan
akan tergantung pada kedudukan dan kepentingan masing-masing pihak terhadap
perusahaan yang bersangkutan.
2.7 Contoh Laporan Keuangan
Contoh yang kami kutip yaitu Laporan Keuangan dari Rumah Sakit Haji Surabaya pada
tahun 2016.
1. Laporan Realisasi Anggaran
2. Neraca
3. Laporan Perubahan Ekuitas

4. Laporan Operasional
5. Laporan
DAFTAR PUSTAKA

Alimin. 2012. Manajemen Keuangan. Makassar : FKM-Universitas Hasanudin.

Arif. 2009. Laporan Keuangan. [internet] Bersumber dari http://dasar-


akuntansi.blogspot.com/2009/09/laporan-keuangan-dasar-dasar-akuntansi.html (Diakses pada
tanggal 17 Oktober 2019 pukul 12.09 WIB).

Bastian, Indra. 2012. Akuntansi Kesehatan. Jakarta : Garis buku.

Kementrian Kesehatan No. 1981/2010 Tentang Pedoman Akuntansi Rumah Sakit.

Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. 2016. Laporan Keuangan Tahun 2016. Surabaya. [internet]
Bersumber dari http://rsuhaji.jatimprov.go.id/images/download/LAPORAN-KEU-2016.pdf
(Diakses pada 17 Oktober 2019 pukul 18.00 WIB).

Anda mungkin juga menyukai