Anda di halaman 1dari 6

Yukti Nurani / 1306370480

Tugas 3 – Material Komposit

3.4.2. Material yang digunakan


Pada bagian ini akan dibahas tentang material yang digunakan pada
autoclave moulding. Autoclave moulding berkaitan erat dengan prepreg material
yaitu memasukkan fibre yang diselimuti dengan resin ke dalam komponen yang
akan diproses. Resin ini sebagian mengalami curing pada B-stage dan diberikan
ke fabricator, yang menggunakan teknik lay-up pada pembentukan akhir
(finishing) dan disempurnakan dengan curing menggunakan panas dan tekanan.
Prepreg tersedia dalam bentuk Unidirectional dan Fabric, ditunjukkan pada
Gambar 1. Perbandingan teknologi prepreg dengan yang lain ditunjukkan pada
Gambar 2.

Gambar 1. Bentuk Prepreg

Gambar 2. Perbandingan proses fabrikasi


3.4.2.1. Fibre
Pada komposit continuous fibre reinforced, fibre berperan sebagai
pembawa beban penuh ke komposit, terutama kekuatan/strength dan
kekakuan/stiffness. Material fibre diklasifikasikan menjadi kaca, karbon, aramid,
fibre organic lain, boron, continuous silicon carbid / SiC, dan alumunium oxide.
3.4.2.1.1. Sifat fiber dan fabric
Material penguat (reinforcement) dituntut unggul dalam kekuatan,
kekakuan, termal, elektrikal, kimia, dan tidak lebih berat dari logam.
Perbandingan kualitas jenis fiber ditunjukkan pada Tabel 1.

Tabel 1. Perbandingan berbagai jenis fibre

3.4.2.1.2. Perbedaan gaya (style) fabric


Fabric paling sedikit terdiri dari dari 2 benang yang dianyam bersama,
yaitu warp dan weft. Gaya mengayam dapat divariasikan berdasarkan kerutan
(crimp) dan kemampuan menggantung seperti tirai (drapeability). Sedikit kerutan
memberikan efek mekanikal yang lebih baik karena fiber lurus mampu membawa
beban lebih baik. Fabric yang dapat menggantung (drapeable) lebih mudah
diproses lay-up dalam bentuk yang kompleks sekalipun.
Ada 4 jenis gaya anyaman, ditunjukkan pada Gambar 4.
Gambar 3. Gaya Anyaman

3.4.2.1.3. Faktor utama yang mempengaruhi pemilihan reinforcement


Material penguat hadir dalam berbagai macam bentuk dan setipa
bentuk tersebut menawarkan kelebihan masing-masing, seperti pada Tabel 2.
Tabel 2. Bentuk Material Penguat

3.4.2.2. Matrix
Peran matrik adalah untuk menyokong fiber dan mengikatnya dalam
komposit, menyalurkan beban ke fiber sehingga dapat menjaga fiber dalam posisi
dan orientasi tertentu, memberikan resistensi terhadap lingkungan dan
menentukan maksimum temperature yang mampu ditanggung oleh prepreg.
Ketika memilih prepreg, maksimum temperature merupakan kunci utama untuk
menentukan matriks prepreg.
Matriks resin diklasifikasikan menjadi 2 yaitu resin thermosetting dan
resin thermoplastic. Resin thermosetting terdiri dari Polyester and vinylester,
Epoxy, Bismaleimide, Polyimide, Phenolic, dan lainnya dalam pengembangan.
Resin thermoplastik terdiri dari PPS, PEEK, PEI, PAI dan lainnya. Resin
thermosetting yang umum digunakan pada industry prepreg yaitu epoxy, phenolic,
dan bismaeimide. Kelebihan dan aplikasi dari resin tersebut ditunjukkan pada
Tabel 3.
Tabel 3. Sistem Matriks

3.4.3. Analisis proses


Autoclave moulding merupakan prepreg yang mengandung fiber dalam
bentuk resin yang diobati (cured B-stage) sebagian. Umumnya, sebuah prepreg
mengandung ±42% berat resin. Untuk mengatasi kehilangan resin, dengan
pertimbangan 10% losses. cured laminate harus mengandung fiber sebanyak 50%
volume. Oleh karena itu, cure laminate aktual adalah 60% volume. yang
digunakan sebagai standar industry aerospace. Akan tetapi, trend terbaru,
kandungan resin bersih adalah 34% berat dengan toleransi 1-2% berat losses
selama percetakan. Trend ini menekankan bahwa tidak ada adsorpsi resin dari
prepreg.
3.4.3.1. Lay-up
lay-up dilakukan pada ruangan bersih yang didesain berdasarkan kelas
tertentu. Setiap kelas dikontrol jumlah partikel maksimum yang diperbolehkan
dalam ruanganbersih, temperature, dan kelembapan. Kelas paling umu yang
digunakan adalah Class 100.000 tetapi beberapa pabrik menggunakan Class
400,000 karena mudah dikontrol.
Vacuum baglay0up merupakan proses paling ideal untuk pembuatan
komponen aerospace dengan kualitas tinggi, ditunjukkan pada Gambar 4 dan
Tabel 4. Material prepreg dikeluarkna dari freezer. Lapisan (ply) dipotong dari
prepreg roll menjadi bentuk, ukuran, dan orientasi yang diinginkan dengan alat
pemotong, bisa berupa mat knife atau automatic nesting.

Gambar 4. Vacum bag lay up

Tabel 4. Tipikal vacuum bag