Anda di halaman 1dari 5

CRITICAL JURNAL REVIEW (CJR)

EKONOMI KREATIF

DOSEN PENGAMPU :
Putri Kemala dewi Lubis. S.E., M.Si., Ak

DISUSUN:
RESNITA SINAGA
7172141017

PENDIDIKAN EKONOMI
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS NEGERI MEDAN
2019
KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah SWT yang selalu melimpahkan rahmat, taufiq, dan hidayah-Nya,
sehingga saya dapat menyelesaikan Critical jurnal Review (CJR) Mata kuliah “Ekonomi Kreatif”.

CJR ini dibuat untuk memenuhi tugas Bank dan Lembaga Keuangan Bukan Bank, dengan
tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mahasiswa. Dalam penulisan CJR ini, tidak
lepas dari petunjuk dan bimbingan serta masukan dari semua pihak. Untuk itu, kami mengucapkan
terima kasih kepada Ibu Putri Kemala dewi Lubis. S.E., M.Si., Ak selaku Dosen Mata kuliah
Ekonomi Kreatif yang telah membantu dan memberi pengrahan kepada kami dalam belajar dan
mengerjakan tugas, dan juga semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian CJR ini
sehingga CJR ini dapat selesai tepat waktu.
CJR ini berusaha saya susun selengkap-lengkapnya. Akan tetapi, saya menyadari bahwa
CJR ini jauh dari sempurna, karena keterbatasan dan kekurangan pengetahuan serta minimnya
pengalaman yang dimiliki. Oleh karena itu, kritik dan saran dari pembaca sangat kami harapkan
demi pembuatan CJR berikutnya.

Semoga CJR ini dapat bermanfaat khususnya bagi penyusun dan pembaca pada
umumya. Amin.

Medan, Oktober 2019

Penulis
REVIEW JURNAL

PENGEMBANGAN WIRAUSAHA MUDA EKONOMI


Judul KREATIF BERBASIS BUDAYA DI DAERAH ISTIMEWA
YOGYAKARTA
Jurnal Ekonomi Kreatif
Download www.googlescholar.com
Volume ,Halaman dan Vol. 4 No. 2. 13 hlm
Tahun September 2015
Penulis Lak Lak Nazhat El Hasanah
Reviewer Resnita Sinaga
Tanggal Oktober 2019

Untuk meningkatkan setiap ide kreatif yang dapat membuka


sebuah usaha (wirausaha) yang juga membantu pemerintah dalam
mengurangi tingkat pengangguran di angkatan kerja produktif.
Karena semakin banyak anak muda yang berkecimpung di dunia
Tujuan Penelitian wirausaha, semakin banyak pula produktivitas yang dihasilkan
sehingga berdampak pula pada meningkatnya perkembangan
ekonomi nasional. Analisis SWOT yang lakukan menghasilkan
kegiatan pengembangan wirausaha muda dalam ekonomi kreatif
berbasis budaya melalui program pelatihan, pengembangan serta
pemodalan.
Subjek Penelitian Daerah Istimewa Yogyakarta
Assesment Data Data kuantitatif
metode purposive sampling yaitu pengambilan sampel ditentukan
Metode Penelitian
berdasarkan tujuan studi yang telah dirumuskan.
Hasil penelitian yaitu Pengembangan wirausaha muda ekonomi
Hasil Penelitian
kreatif berbasis budaya diarahkan untuk mendorong tumbuhnya
inisiatif, inovatif, kreativitas dan kerjasama dalam memecahkan
masalah-masalah yang dihadapi baik teknis, sosial maupun
ekonomi. Oleh karena itu, perlu dilakukan pelatihan untuk
menumbuhkembangkan jiwa kewirausahaan mereka disertai
peningkatan keterampilan teknis, dan peningkatan manajemen dan
kepemimpinan. Program penumbuhan, pengembangan, dan
pembinaan wirausaha muda ekonomi kreatif berbasis budaya
diarahkan untuk meningkatkan potensi dan peran pemuda dalam
pengembangan industri kreatif sehingga menjadi pengusaha yang
profesional. Beberapa strategi yang dapat ditempuh antara lain;
1. Mengenalkan dunia industri kreatif untuk menghasilkan
pemuda yang cinta akan seni dan budaya serta berminat
melestarikannya;
2. Mengembangkan kompetensi untuk mengoptimalkan potensi
wirausaha muda ekonomi kreatif berbasis budaya dalam
pengembangan industri kreatif;
3. Meningkatkan akselerasi wirausaha muda ekonomi kreatif
berbasis budaya untuk mengoptimalkan potensi sumberdaya yang
dimiliki;
4. Mengintegrasikan dan mensinergikan program pengembangan
wirausaha muda ekonomi kreatif berbasis budaya dalam Program

Pemberdayaan wirausaha muda ekonomi kreatif berbasis budaya


dilaksanakan melalui kegiatan penguatan kelembagaan,
peningkatan nilai tambah dan daya saing produk, dan peningkatan
aksesibilitas sumber permodalan dan pasar. Untuk itu diperlukan
koordinasi, sosialiasi, dan advokasi program di antara para
pemangku kepentingan. Program penumbuhan dan pembinaan
wirausaha muda ekonomi kreatif berbasis budaya difokuskan
untuk meningkatkan kompetensi teknis, akselerasi, pemberdayaan,
integrasi, dan sinergi.
Masalah yang diangkat cukup bagus dan penting untuk diteliti. Hal
ini sejalan dengan tuntutan masyarakat yang mengharapkan atau
membangkitakan setiap ide-ide generasi muda untuk
Kekuatan Penelitian meningkatkan kalitas mutu generassi sekranag. Maka dari itu
segala jenis kegiatan dilakukan dan disampaikan kepada
masyarakat. Terlebih lagi agar masyarakat dapat berpartisipasi
dalam membangun Indonesia.
Adanya penggunaan kata yang rumit yang kurang dimengerti oleh
Kelemahan Penelitian
pembaca. Sistematika penulisan juga kurang rapi.
Berdasarkan kajian yang telah dilakukan dapat dirumuskan
beberapa kesimpulan sebagai berikut:
1. Pengembangan industri kreatif berbasis budaya di Daerah
Istimewa Yogyakarta memiliki potensi yang besar karena
didukung oleh kekayakan budaya yang melimpah, akan tetapi
dalam pengembangan tersebut masih menghadapi sejumlah
kendala seperti keterbatasan SDA yang produktif dan keterbatasan
bahan baku.
Kesimpulan
2. Keterampilan wirausaha muda ekonomi kreatif berbasis budaya
harus ditingkatkan dari sekedar penguasaan industri kreatif
menjadi penguasaan di bidang inovasi dan pemasaran hasil.
3. Untuk itu diperlukan program penumbuhan, pengembangan, dan
pembinaan wirausaha muda ekonomi kreatif berbasi budaya
dilaksanakan melalui kegiatan penguatan kelembagaan,
peningkatan nilai tambah dan daya saing produk, dan peningkatan
aksesibilitas sumber permodalan dan pasar.

Anda mungkin juga menyukai