Anda di halaman 1dari 2

INISIASI MENYUSUI DINI

NO.DOKUMEN NO. REVISI Halaman


SPO. RBYT-014 00 1/2
Ditetapkan :
Standar Tanggal Terbit
Prosedur
8 April 2019
Operasional dr. Putu Ieke Kurniasari
Direktur RS BaliMéd Buleleng

Pengertian Pemberian ASI dilakukan segera setelah bayi lahir.


Tujuan 1. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi
2. Untuk menghangatkan dan mempererat hubungan kasih
antara bayi dan ibu.
Kebijakan Keputusan Direktur Nomor 006/RSBMB/SK/III/2019 tentang
kebijakan pelayanan di Rumah Sakit BaliMéd Buleleng
Prosedur A. Fase Pra Interaksi :
Persiapan diri :
1. Periksa kerapihan pakaian seragam
2. Periksa kelengkapan atribut
Persiapan alat :
1. Kom
2. Kapas air hangat

B. Fase Interaksi :
1. Mengucapkan salam, menyebutkan nama dan
departemen/ unit kerja serta menyebutkan maksud dan
tujuan kedatangan
2. Untuk bayi petugas meminta ijin pada orang tua/
keluarga/ penunggu sambil petugas mencocokkan
Identitas dengan melihat gelang bayi
3. Petugas mencuci tangan dengan handrub.
4. Semua bayi baru lahir harus dirawat dalam satu ruangan
dengan ibu kecuali ada indikasi medis.
5. Semua bayi lahir normal di susukan 30 menit pertama.
6. Petugas membantu dan memberi petunjuk pada ibu saat
pemberian ASI.
7. ASI dapat diberikan setiap saat sesuai dengan
INISIASI MENYUSUI DINI

NO.DOKUMEN NO. REVISI Halaman


SPO. RBYT-014 00 2/2
Ditetapkan :
Standar Tanggal Terbit
Prosedur
8 April 2019
Operasional dr. Putu Ieke Kurniasari
Direktur RS BaliMéd Buleleng

kebutuhan.
8. Ibu mendapat penjelasan tentang ASI setiap diperlukan.
9. Sebelum ibu pulang diberi penjelasan tentang
perawatan payudara,manfaat ASI, Gizi, Imunisasi,
10. Pada rawat gabung partial ASI tetap diberikan dengan
membawa bayi ke ibunya atau ke ruang bayi

C. Fase Terminasi :
1. Bereskan peralatan
2. Perawat mencuci tangan dengan handrub
3. Dokumentasikan tindakan yang dilakukan
Instalasi Terkait 1. Bayi Terpadu
2. VK
3. Rawat Inap