Anda di halaman 1dari 4

Tugas Personal ke-2

(Minggu 7 / Sesi 11)

1. Isu dan tantangan apa yang biasanya dihadapi perusahaan saat beralih dari produksi
massal ke kustomisasi massal melalui Internet? Adakah industri spesifik dimana langkah
tersebut lebih mudah dilakukan daripada yang lain?
Jawaban:
Berikut issue yang biasanya ditemui:
1. Keterbatasan material yang dibutuhkan untuk produk yang kustomisasi
2. Adanya keterbatasan kustomisasi yang dapat dilakukan oleh perusahaan tersebut
3. Terbatasnya waktu yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan kustomisasi
4. Jumlah produk yang dapat dibuat terbatas, yang bergantung dari kesulitan dari
kustomisasi produk tersebut
Menurut saya, tidak semua industri bisa melakukan hal tersebut. Hanya beberapa
industry yang telah melakukan kustomisasi yang dapat melakukan hal tersebut. Sebagai
contoh: Industry Meuble, dimana produk yang dikerjakan beragam sesuai dari request
clientnya

2. Apa kontribusi Internet dan apa relevansinya dengan strategi e-marketing?


Jawaban:
Kontribusi internet terhadap E-Marketing diantaranya:
1. Wawasan tentang prefensi pelanggan
2. Informasi tentang ukuran segmen potensial
3. Penyebaran informasi yang mudah
4. Membangun persepsi image perusahaan yang menggunakan E-Marketing
5. Meningkatkan pelayanan.
Relevansinya terhadap E-Marketing adalah sebagai jembatan untuk mempermudah dari
marketing yang sebelumnya masih dilakukan secara tradisional dan mulai beralih ke
marketing yang lebih modern

3. Faktor apa yang akan mengatur kontribusi Internet yang ditetapkan untuk organisasi
tertentu?
Jawaban:

ISY6318 - E-Business Concept


Berikut faktor yang mengatur kontribusi internet bagi suatu perusahaan:
1. Concept
2. Innovation
3. Execution
4. Traffic
5. Financing
6. Profil

4. Aspek pemasaran e-marketing apa yang harus dipantau sebagai bagian dari pengendalian
e-marketing. Sebutkan tiga contoh bagaimana teknologi dapat digunakan untuk
membantu pemantauan.!
Jawaban:
Berikut adalah aspek pemasaran E-Marketing yang perlu dipantau:
1. Rencana Pemasaran
2. Penyusunan Marketing Plan
3. Strategi Pemasaran
Tiga contoh bagaimana Teknologi dapat digunakan sebagai pemantauan
a. Website Klikbca.com dapat digunakan untuk memantau kurs nilai mata uang asing
secara realtime dengan mengguanakan teknologi E-Rate
b. Website idx.co.id dapat digunakan untuk memantau perkembangan harga saham yang
ada di Indonesia Stock Exchange
c. Website Tokopedia, Bukalapak dan Blibli yang digunakan sebagai platform untuk
melakukan penjualan barang dan juga memantau harga pasaran dari barang yang
dijual di platform tersebut

5. Jelaskan pilihan strategis yang tersedia bagi perusahaan yang saat ini menjual sebagian
besar produknya di satu negara untuk penentuan posisi produk dan pasar.
Jawaban:
Berikut adalah hal yang perlu dipertimbangkan untuk menjual produk dalam suatu
Negara:
1. Segmentasi Geografis
Menentukan dimana daerah kita akan menjual produk tersebut, secara geografis kita
perlu menentukan lokasi yang tepat untuk pendistribusian produk yang dijual, dengan

ISY6318 - E-Business Concept


harapan dapat menjangkau konsumen pada negara tersebut dengan mudah dan
terdistribusi dengan baik dan merata.
2. Segmentasi Demografis
Demografis disini adalah usia, jenis kelamin, pendapatan dan gaya hidup dari
konsumen pada negara tersebut. Sebelum kita menjual produk pada negara tersebut
ada kalanya perlu melakukan riset mengenai konsumen yang ada pada negara
tersebut. Harapan dari melakukan strategi segmentasi ini untuk menentukan
konsumen yang tepat untuk produk yang akan kita jual.
3. Segmentasi Psikografis
Strategi ini lebih mengarah pada bagaimana gaya hidup dari konsumen yang akan
kita jadikan target pasar. Jika kita tidak mendapatkan target yang tepat maka ada
kemungkinan produk yang kita jual kepada konsumen tersebut tidak akan di adopt
dengan baik.
4. Segmentasi Perilaku
Perilaku disini adalah bagaimana prilaku konsumen menggunakan produk yang akan
kita jual. Hal ini kembali kepada segmentasi demografis yang telah kita
tentukan, dengan harapan 80% produk kita tepat sasaran

6. Apa kesamaan dan perbedaan antara konsep bisnis proses re-engineering (BPR) dan e-
business? Akankah konsep e-business ini memiliki kasus yang sama seperti BPR?
Jawaban:
BPR merupakan bagaimana bisnis melakukan perubahan model bisnis untuk membantu
meningkatkan customer service dan mengurangi biaya operasional. BPR (Business
Process Re-Engineering) mempunyai 5 nilai utama:
1. Refocus company values on customer needs
2. Redesign core processes, often using information technology to enable improvement
3. Reorganize a business into cross-functional teams with end-to-end responsibility for
a process
4. Rethink basic organizational and people issues
5. Improve business processes across the organization
E- Business didefinisikan di sini sebagai penggunaan sarana elektronik untuk melakukan
bisnis organisasi secara internal maupun eksternal. E- business dapat secara luas dibagi
menjadi kategori berikut:

ISY6318 - E-Business Concept


● Business to Business (B2B)

ISY6318 - E-Business Concept

Anda mungkin juga menyukai