Anda di halaman 1dari 8

PELATIHAN DAN PENDIDIKAN

UNTUK PROSEDUR BARU,BAHAN


BERBAHAYA PERALATAN YANG
BARU
No Dokumen :
No Revisi :
SOP Tanggal Terbit :
Halaman :

PEMERINTAH KOTA BINJAI


DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS dr. Faridah
TANAH TINGGI NIP. 19690728 200604 2 002

1. Definisi Suatu kegiatan yang bertujuan menginformasikan kepada petugas laborat


guna penggunaan prosedur baru, bahan berbahaya atau alat baru .
2. Tujuan Guna menginformasikan tentang tata cara penggunaan prosedur baru,
bahan berbahaya ataupun peralatan yang baru.
3. Kebijakan Sebagai pedoman dalam pelaksanaan pelatihan dan pendidikan untuk
prosedur baru, bahan berbahaya dan peralatan yang baru,
Pelaksanaan pelatihan dan pendidikan untuk prosedur baru, bahan
berbahaya dan peralatan yang baru sesuai dengan SOP
4. Referensi Pedoman good laboratory practice
5. Prosedur 1. Ka Tu melaporkan kepada Kepala puskesmas bahwa akan ada
pelatihan dan pendidikan untuk prosedur, bahan yang berbahaya
ataupun alat yang baru bagi petugas laboratorium.
2. Kepala puskesmas mengintruksikan kepada petugas laboratorium
untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan untuk prosedur yang baru,
bahan berbahaya atau alat yang baru.
3. Petugas melaporkan kepada kepala puskesmas bahwa pelatihan dan
pendidikan untuk prosedur yang baru, bahan berbahaya dan alat yang
baru telah dilaksanakan.
4. Petugas membuat laporan hasil pelatihan pendidikan untuk prosedur
yang baru, bahan berbahaya dan alat yang baru
5. Petugas menyampaikan hasil pelatihan dan pendidikan melalui rapat
lokmin puskesmas.
6. Petugas membuat SOP penggunaan prosedur yang baru, bahan
berbahaya atau alat yang baru
7. Petugas menerapkan pelatihan pendidikan untuk prosedur yang baru,
bahan berbahaya dan alat yang baru melalui kegiatan pelayanan di
laboratorium.
8. Petugas berusaha meningkatkan kinerja pelayanan laborat di
puskesmas sesuai SOP.
9. Koordinator layanan klinis melakukan evaluasi pelaksanaan
penggunaan prosedur yang baru, bahan berbahaya atau alat yang baru
menggunakan daftar tilik.
10. Koordinator layanan klinis melaporkan kepada kepala puskesmas
bahwa telah dilakukannya evaluasi .

6. Rekaman Historis Perubahan


Tgl. Mulai
No Yang dirubah Isi Perubahan
diberlakukan
7. Diagram Alir Ka Tu melaporkan kepada Kepala puskesmas
bahwa akan ada pelatihan dan pendidikan untuk
prosedur, bahan yang berbahaya ataupun alat yang
baru bagi petugas laboratorium.

Kepala puskesmas mengintruksikan kepada


petugas laboratorium untuk mengikuti pelatihan
dan pendidikan untuk prosedur yang baru,
bahan berbahaya atau alat yang baru.

Petugas melaporkan kepada kepala puskesmas bahwa


pendidikan pelatihan dan pendidikan untuk prosedur
yang baru, bahan berbahaya dan alat yang baru
aksanakan

Petugas membuat laporan hasil pelatihan


pendidikan untuk prosedur yang baru, bahan
berbahaya dan alat yang baru

Petugas menyampaikan hasil pelatihan dan


pendidikan melalui rapat lokmin puskesmas.

Petugas membuat SOP penggunaan prosedur


yang baru, bahan berbahaya atau alat yang baru

Petugas menerapkan pelatihan pendidikan untuk


prosedur yang baru, bahan berbahaya dan alat yang
baru melalui kegiatan pelayanan di laboratorium.

Petugas berusaha meningkatkan kinerja pelayanan


laborat di puskesmas sesuai SOP.

Koordinator layanan klinis melakukan evaluasi


pelaksanaan penggunaan prosedur yang baru,
bahan berbahaya atau alat yang baru
menggunakan daftar tilik.

Koordinator layanan klinis melaporkan


kepada kepala puskesmas bahwa telah
dilakukannya evaluasi .
PELATIHAN DAN PENDIDIKAN
UNTUK PROSEDUR BARU,BAHAN
BERBAHAYA PERALATAN YANG
BARU
No Dokumen :

DAFTAR No Revisi :
TILIK Tanggal Terbit :
Halaman :

PEMERINTAH KOTA BINJAI


DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS dr. Faridah
TANAH TINGGI NIP. 19690728 200604 2 002

NO KEGIATAN YA TDK TB

1 Apakah Ka Tu melaporkan kepada Kepala puskesmas bahwa


akan ada pelatihan dan pendidikan untuk prosedur, bahan yang
berbahaya ataupun alat yang baru bagi petugas laboratorium.
2 Apakah Kepala puskesmas mengintruksikan kepada petugas
laboratorium untuk mengikuti pelatihan dan pendidikan untuk
prosedur yang baru, bahan berbahaya atau alat yang baru.
3 Apakah Petugas melaporkan kepada kepala puskesmas bahwa
pendidikan pelatihan dan pendidikan untuk prosedur yang baru,
bahan berbahaya dan alat yang baru telah dilaksanakan.
4 Apakah Petugas membuat laporan hasil pelatihan pendidikan
untuk prosedur yang baru, bahan berbahaya dan alat yang baru
5 Apakah Petugas menyampaikan hasil pelatihan dan pendidikan
melalui rapat lokmin puskesmas.
6 Apakah Petugas membuat SOP penggunaan prosedur yang baru,
bahan berbahaya atau alat yang baru
7 Apakah Petugas menerapkan pelatihan pendidikan untuk
prosedur yang baru, bahan berbahaya dan alat yang baru melalui
kegiatan pelayanan di laboratorium.
8 Apakah Petugas berusaha meningkatkan kinerja pelayanan
laborat di puskesmas sesuai SOP.
9 Apakah Koordinator layanan klinis melakukan evaluasi
pelaksanaan penggunaan prosedur yang baru, bahan berbahaya
atau alat yang baru menggunakan daftar tilik.
10 Apakah Koordinator layanan klinis melaporkan kepada kepala
puskesmas bahwa telah dilakukannya evaluasi .
Jumlah

Compliance rate (CR)

…………………….., ……………………
Observer Tindakan

NIP…………………
PELAPORAN PROGRAM DISAHKAN OLEH
KESELAMATAN DAN KEPALA PUSKESMAS
KEAMANAN LABORATORIUM WATUMALANG
No. Kode :
Terbitan :
SPO No. Revisi :
PUSKESMAS
Tgl. MulaiBerlaku :
WATUMALANG dr. Dian Hayu N
Halaman : NIP. 197807252008012018

1. Tujuan Guna melaporkan kegiatan keamanan dan keselamatan kerja di laboratorium.


2. Ruang Laboratorium Puskesmas WATUMALANG
Lingkup
3. Definisi Suatu kegiatan pelaporan kegiatan pelaksanaan program keselamatan dan
kesehatan kerja di laboratorium kepada pengelola program keselamatan kerja
4. Prosedur 1. Petugas membuat format pencatatan laporan hasil pelaksanaan
kegiatan kaselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium..
2. Petugas melakukan pencatatan tanda terima bahan berbahaya dan
beracun di laboratorium
3. Petugas melakukan pencatatan pengelolaan limbah medis.
4. Petugas melakukan pencatatan pembuangan limbah medis dan
limbah berbahaya.
5. Petugas mencatat secara rinci setiap kecelakaan kerja yang terjadi
di laboratorium
6. Petugas mendokumentasikan hasil pelaksanaan kegiatan K3
kepada Tim pengelola K3 di puskesmas
7. Petugas melaporkan kegiatan pelaksanaan K3 di puskesmas secara
rutin (bulanan ).
8. Petugas melaporkan secara khusus pelaksanaan program
keselamatan kepada tim K3 di puskesmas apabila terjadi
kecelakaan kerja di laboratorium
9. Petugas mencatat hasil verifikasi Tim K3 pada saat pelaporan
pelaksaan K3 di laboratorium.
10. Petugas menyimpan semua berkas dokumen yang telah
diverivikasi oleh pengelola K3 .

5. Referensi Pedoman good laboratory practice


6. Distribusi Petugas, Pengelola program K3.

7. RekamanHistorisPerubahan
Tgl.
No Yang dirubah Isi Perubahan
Mulaidiberlakukan
8. Diagram Alir Petugas membuat format pencatatan laporan
hasil pelaksanaan kegiatan kaselamatan dan
kesehatan kerja di laboratorium..

Petugas melakukan pencatatan tanda terima


bahan berbahaya dan beracun di laboratorium

Petugas melakukan pencatatan pengelolaan


limbah medis.

Petugas melakukan pencatatan pembuangan


limbah medis dan limbah berbahaya.

Petugas mencatat secara rinci setiap kecelakaan


kerja yang terjadi di laboratorium

Petugas mendokumentasikan hasil pelaksanaan


kegiatan K3 kepada Tim pengelola K3 di
puskesmas

Petugas melaporkan secara khusus pelaksanaan


program keselamatan kepada tim K3 di
puskesmas apabila terjadi kecelakaan kerja di
laboratorium

Petugas mencatat hasil verifikasi dari Tim K3


pada saat pelaporan pelaksaan K3 di
laboratorium.

Petugas menyimpan semua berkas


dokumen yang telah diverivikasi oleh
pengelola K3 .

PELAPORAN PROGRAM KESELAMATAN DAN


KEAMANAN LABORATORIUM
No. Kode :
Terbitan :
DAFTAR
No. Revisi :
PUSKESMAS TILIK
WATUMALANG Tgl. MulaiBerlaku :
Halaman :
NO KEGIATAN YA TDK TB
1 Apakah Petugas membuat format pencatatan laporan hasil pelaksanaan
kegiatan keselamatan dan kesehatan kerja di laboratorium ?

2 Apakah Petugas melakukan pencatatan tanda terima bahan berbahaya


dan beracun di laboratorium ?

3 Apakah Petugas melakukan pencatatan pengelolaan limbah medis ?


4 Apakah Petugas melakukan pencatatan pembuangan limbah medis dan
limbah berbahaya ?

5 Apakah Petugas mencatat secara rinci setiap kecelakaan kerja yang


terjadi di laboratorium ?

6 Apakah Petugas mendokumentasikan hasil pelaksanaan kegiatan K3


kepada Tim pengelola K3 di puskesmas ?

7 Apakah Petugas melaporkan kegiatan pelaksanaan K3 di puskesmas


secara rutin (bulanan ) ?

8 Apakah Petugas melaporkan secara khusus pelaksanaan program


keselamatan kepada tim K3 di puskesmas apabila terjadi kecelakaan
kerja di laboratorium?

9 Apakah Petugas mencatat hasil verifikasi Tim K3 pada saat pelaporan


pelaksaan K3 di laboratorium ?

10 Apakah Petugas menyimpan semua berkas dokumen yang telah


diverifikasi oleh pengelola K3 ?
Jumlah
Compliance rate (CR)
…………………….., ……………………
Observer Tindakan

NIP…………………