Anda di halaman 1dari 21

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) menjadi yang terutama saat
seseorang menjadi bagian dari suatu pekerjaan, apapun pekerjaannya.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) ini diatur dalam Undang-undang
Republik Indonesia nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.
Keselamatan kerja berlaku pula untuk pekerja di bidang kesehatan, dimana
petugas pelayanan kesehatan setiap hari dituntut untuk bekerja dengan aman
dalam lingkungan yang membahayakan.
Rumah Sakit adalah industri kompleks yang bergerak di bidang
pelayanan kesehatan yang tujuan utamanya memberikan pelayanan jasa
terhadap masyarakat sebagai usaha meningkatkan derajat kesehatan. Rumah
Sakit merupakan tempat kerja yang sangat sarat dengan potensi bahaya
kesehatan dan keselamatan pekerjanya. Potensi bahaya di Rumah Sakit,
selain kontak dengan darah dan cairan tubuh sewaktu perawatan pasien,
terdapat juga potensi bahaya-bahaya lain yang mempengaruhi situasi dan
kondisi di Rumah Sakit, yaitu kecelakaan (ledakan, kebakaran, kecelakaan
yang berhubungan dengan instalasi listrik dan sumber-sumber lainnya),
radiasi serta bahan-bahan kimia yang berbahaya.
Alat Pelindung Diri (APD) adalah suatu alat yang mempunyai
kemampuan untuk melindungi seseorang yang fungsinya mengisolasi
sebagian atau seluruh tubuh dari potensi bahaya di tempat kerja. Saat ini,
APD ini adalah kelengkapan wajib yang harus disediakan tempat kerja serta
digunakan oleh pekerja, termasuk pekerja dalam bidang kesehatan sesuai
dengan bahaya dan resiko kerja yang dihadapi untuk menjaga keselamatan
pekerja sekaligus pasien.
Petugas medis yang menerapkan penggunaan APD tentu memiliki
resiko yang lebih rendah terpajan penyakit dibandingkan dengan petugas
medis yang sama sekali tidak menggunakan APD sebelum memberikan

1
intervensi kepada pasien. Kesadaran yang tinggi akan keselamatan diri turut
memotivasi petugas medis untuk memperlengkapi diri dengan APD sebelum
bersentuhan dengan pasien.
RSU Liung Paduli adalah RS milik Pemerintah Daerah Kabupaten
Kepulauan Sangihe yang berdiri sejak tanggal 15 Januari 2019. Sebagai RS
yang baru dan masih dalam tahap persiapan untuk pelayanan kesehatan
perdana, dimana baik sarana dan prasarana, Sumber Daya Manusia (SDM)
dan sistem pelayanan yang dirasakan belum sesuai dengan Standar
Pelayanan Minimal (SPM) serta dalam rangka menghadapi penilaian
akreditasi sesuai Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS), maka
RSU Liung Paduli masih membutuhkan pengembangan untuk ke depan,
khususnya untuk pengembangan Sumber Daya Manusia yang berhubungan
langsung dengan pelayanan kesehatan.

1.2 Tujuan dan Manfaat


Tujuan dari kegiatan aktualisasi ini dapat meningkatkan pengetahuan
dan pemahaman petugas medis khususnya di RSU Liung Paduli tentang
penggunaan APD.
Manfaat dari kegiatan aktualisasi ini membuat petugas medis, baik
dokter, perawat dan petugas kesehatan lainnya menjadi lebih memahami
serta meningkatkan kesadaran tentang pentingnya APD dalam melaksanakan
tugas, sehingga baik petugas medis maupun pasien aman dan dapat terhindar
dari bahaya.

1.3 Ruang Lingkup


Ruang lingkup rancangan kegiatan aktualisasi dan habituasi
dilaksanakan di RSU Liung Paduli dengan penerapan Nilai ANEKA
khususnya dalam upaya peningkatan pengetahuan penggunaan APD bagi
petugas medis RSU Liung Paduli.

2
Kegiatan yang dilakukan mencakup:
1. Mengikuti rapat koordinasi bersama pimpinan dan manajemen Rumah
Sakit, terkait penyusunan SOP tentang penggunaan APD dan rencana
pelatihan penggunaan APD bagi petugas medis di RSU Liung Paduli.
2. Membuat panduan penggunaan APD.
3. Melakukan pre tes tentang pengetahuan penggunaan APD
4. Melakukan pelatihan penggunaan APD bagi petugas medis di RSU
Liung Paduli.
5. Melakukan evaluasi akhir tentang pengetahuan penggunaan APD.

3
BAB II
DESKRIPSI LOKUS

2.1 Kedudukan Rumah Sakit


RSU Liung Paduli dibentuk berdasarkan Peraturan Bupati nomor 4
tahun 2019. Lokasi Rumah Sakit terletak di Jalan Raya Naha – Petta Kampung
Naha, Kecamatan Tabukan Utara, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Propinsi
Sulawesi Utara. RSU Liung Paduli merupakan Rumah Sakit dengan klasifikasi
D Pratama.

2.2 Visi dan Misi

Visi: Rumah Sakit dengan Pelayanan Kesehatan yang Maju, Profesional,


Bermutu, dan Berdaya Saing.
Misi:
1. Meningkatkan kuantitas dan kualitas sumber daya manusia di
lingkungan Rumah Sakit menjadi SDM yang profesional, disiplin,
berintegritas dan berkomitmen kuat untuk melayani sesama manusia
dengan kasih;
2. Meningkatkan ketersediaan peralatan kesehatan modern dan canggih
untuk menunjang kapasitas diagnostik serta meningkatkan kuantitas
dan kualitas fasilitas penunjang pelayanan medik dan non medik di
Rumah Sakit;
3. Menyelenggarakan tata kelola Rumah Sakit yang baik dan sistem
manajemen Rumah Sakit yang modern, transparan, dan akuntabel;
4. Mewujudkan pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu melalui
proses akreditasi secara berkesinambungan;
5. Menetapkan rencana peningkatan kelas Rumah Sakit secara berjenjang.

4
2.3 Struktur Organisasi
Berikut merupakan Struktur Organisasi RSU Liung Paduli Kabupaten
Kepulauan Sangihe:
DIREKTUR

KELOMPOK
SUB
JABATAN
BAGIAN
FUNGSIONAL
TATA

KEPALA SEKSI KEPALA SEKSI


PELAYANAN MEDIS PENUNJANG MEDIS

2.4 Nilai-nilai Organisasi


Motto Rumah Sakit Umum Liung Paduli adalah: “Kepuasan dan
Keselamatan Pasien adalah Yang Utama”. Sedangkan janji pelayanan di
Rumah Sakit Umum Liung Paduli adalah “PADULI”.
Penjelasan masing-masing janji pelayanan sebagaimana dimaksud
dalam adalah:
P= Pelayanan kesehatan yang memuaskan;
A= Aman bagi pasien dan petugas;
D= Dilaksanakan sesuai standar akreditasi;
U= Unggul dan berdaya saing;
L= Layanan kesehatan yang tidak pilih kasih dan dilandasi ketulusan hati;
I = Integritas, Transparan dan Akuntabel.

2.5 Tugas dan Fungsi Unit


2.5.1 Tugas
RSU liung Paduli merupakan unsur pendukung tugas Kepala daerah
bidang pelayanan kesehatan yang memberikan pelayanan kepada masyarakat,
mempunyai tugas: Melaksanakan upaya pelayanan kesehatan secara

5
paripurna, pendidikan dan pelatihan termasuk melakukan penelitian,
pengembangan serta penapisan teknologi di bidang kesehatan.

2.5.2 Fungsi
Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana tugas tersebut di atas,
RSU Liung Paduli mempunyai fungsi:
a. Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan perorangan melalui pelayanan
kesehatan paripurna tingkat sekunder dan tersier;
b. Pelaksanaan pendidikan dan pelatihan tenaga kesehatan;
c. Pelaksanaan penelitian dan pengembangan serta penapisan teknologi bidang
kesehatan; dan
d. Pelaksanaan administrasi.

6
BAB III
IDENTIFIKASI ISU DAN NILAI-NILAI DASAR

3.1 Penetapan Isu


1. Kurangnya pengetahuan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) petugas
medis RSU Liung Paduli.
2. Belum tersedianya kartu registrasi pasien di RSU Liung Paduli.
3. Belum optimalnya pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSU
Liung Paduli.

No. Isu U S G Total


1. Kurangnya pengetahuan penggunaan Alat 4 5 5 14
Pelindung Diri (APD) petugas medis RSU
Liung Paduli.
2. Belum tersedianya kartu registrasi pasien di 3 4 4 11
RSU Liung Paduli.
3. Belum optimalnya pelayanan Instalasi Gawat 3 4 5 12
Darurat (IGD) di RSU Liung Paduli.

Ketiga isu diatas dianalisis menggunakan teknik analisis USG (Urgency,


Seriousness dan Growth) untuk menentukan kualitas isu. Isu dengan nilai tertinggi
dipilih menjadi isu yang diangkat. Berdasarkan analisis USG di atas, maka isu yang
diangkat adalah: Kurangnya pengetahuan penggunaan Alat Pelindung Diri
(APD) petugas medis RSU Liung Paduli.

Keterangan:
1. Analisis USG terdiri dari: Urgency (seberapa mendesak suatu isu harus
dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti), Seriousness (seberapa serius suatu
isu harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang ditimbulkan), dan Growth
(seberapa besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani
sebagaimana mestinya)

7
2. Perhitungan nilai menggunakan skala likert:
Angka 1 : sangat kecil atau rendah pengaruhnya
Angka 2 : kecil pengaruhnya
Angka 3 : sedang atau cukup pengaruhnya
Angka 4 : besar atau tinggi pengaruhnya
Angka 5 : sangat tinggi pengaruhnya

3.2 Keterkaitan Nilai-Nilai Dasar Profesi PNS dengan Isu

Identifikasi isu
Pengertian Isu secara umum adalah sebuah masalah yang belum
terpecahkan yang siap diambil keputusannya. Isu dapat diartikan sebagai suatu
hal yang terjadi baik di dalam maupun di luar organisasi yang apabila tidak
ditangani secara baik akan memberikan efek negatif terhadap organisasi dan
berlanjut pada tahap kritis.

Nilai-Nilai Dasar
Pembentukan seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) dituntut untuk
dapat mengubah mindset sebagai pelayan masyarakat. Oleh karena itu untuk
menerapkan pola baru, ASN diharapkan mampu menginternalisasikan nilai-
nilai dasar profesi PNS yakni Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik,
Komitmen Mutu, dan Anti Korupsi (ANEKA).
1. Akuntabilitas
Akuntabilitas adalah kewajiban pertanggungjawaban yang harus dicapai.
Akuntabilitas merujuk pada kewajiban setiap individu, kelompok, atau
institusi untuk memenuhi tanggung jawab yang menjadi amanahnya.
2. Nasionalisme
Nasionalisme adalah pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan. Dengan
cara menanamkan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila yang
terkandung di dalamnya.

8
3. Etika Publik
Etika publik adalah refleksi tentang standar/norma yang menentukan
baik/buruk, benar/salah perilaku, tindakan, dan keputusan untuk
mengarahkan kebijakan publik dalam rangka menjalankan tanggung jawab
pelayanan publik.
4. Komitmen Mutu
Standar penjaminan mutu pada setiap organisasi tentulah tidak sama
mengingat visi dan arah yang akan dituju berbeda tetapi ada beberapa nilai
yang harus ada pada komitmen mutu seperti:
a. Efektif
b. Efisien
c. Inovatif
d. Berorientasi mutu
5. Anti Korupsi
Menurut Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, korupsi adalah tindakan
melawan hukum dengan melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri
atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara
atau perekonomian Negara.

9
3.3 Rancangan Aktualisasi
Unit Kerja : Rumah Sakit Umum Liung Paduli
Identifikasi Isu : Pelayanan Publik
Isu yang Diangkat : Kurangnya pengetahuan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) petugas medis RSU Liung
Paduli.
Gagasan Pemecahan Isu : Peningkatan pengetahuan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) petugas medis RSU Liung
Paduli melalui pelatihan penggunaan Alat Pelindung Diri

Kontribusi
Keterkaitan Substansi Penguatan Nilai
No. Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/Hasil terhadap Visi dan
Mata Pelatihan Organisasi
Misi Organisasi
1. Mengadakan rapat - Bertemu dengan pimpinan - Terlaksananya konsultasi - Akuntabilitas (Tanggung Jawab) Rapat koordinasi Koordinasi dengan
koordinasi bersama RSU Liung Paduli untuk dengan pimpinan terkait Adanya rasa tanggung jawab terhadap dengan pimpinan dan pimpinan dan pihak
pimpinan dan manajemen melakukan konsultasi dan kegiatan aktualisasi yang pimpinan mengenai kegiatan yang pihak manajemen manajemen
Rumah Sakit terkait meminta izin terkait akan dilaksanakan. akan dilaksanakan. menggambarakan menguatkan nilai
penyusunan panduan rencana pelaksanaan - Daftar uraian kegiatan - Nasionalisme penyelenggaraan tata organisasi dalam
tentang penggunaan APD kegiatan aktualisasi dan - Mendapatkan persetujuan (Hormat menghormati) kelola Rumah Sakit hal ini RSU Liung
dan rencana pelatihan serta menyampaikan uraian dari pimpinan. Konsultasi awal dan meminta izin yang baik dan sistem Paduli yang
penggunaan APD bagi rencana kegiatan. - Undangan kepada pimpinan untuk melaksanakan manajemen Rumah berintegritas,
petugas medis di RSU - Mengikuti rapat bersama - Daftar hadir kegiatan aktualisasi. Sakit yang modern, transparan dan
Liung Paduli. pimpinan dan manajemen - Notulen - Etika Publik (Sopan) transparan, dan akuntabel.
tentang penyusunan - Dokumentasi Melaksanakan pertemuan dengan akuntabel.
panduan penggunaan APD pimpinan dan manajemen dilakukan
dan rencana pelatihan bagi dengan sopan santun.

10
petugas medis di RSU - Komitmen Mutu (Orientasi Mutu)
Liung Paduli. Rencana kegiatan yang akan
dilakukan harus berorientasi mutu,
agar dapat mencapai hasil yang
berkualitas.
- Anti Korupsi (Disiplin)
Melakukan tahapan kegiatan secara
disiplin sesuai rencana kegiatan.
2. Membuat panduan - Mengadakan pertemuan - Undangan - Akuntabilitas (Kepemimpinan) Penyusunan panduan Panduan yang
penggunaan APD. dengan unit-unit terkait - Daftar Hadir Adanya jiwa kepemimpinan untuk berdasarkan Standar dibuat sesuai
tentang pembuatan - Notulen pelaksaaan pertemuan. Pelayanan Minimal standar akreditasi
panduan penggunaan APD - Dokumentasi - Nasionalisme (Musyawarah) RS turut serta dan diharapkan
di RSU Liung Paduli Mengadakan musyawarah untuk menyelenggarakan menghasilkan
menghasilkan suatu keputusan atau tata kelola RS yang pelayanan
aturan. baik dan sistem kesehatan yang
- Etika Publik (Hormat) informasi manajemen memuaskan serta
Hormat kepada sesama peserta RS yang modern, aman bagi pasien
pertemuan selama melakukan diskusi transparan, dan dan petugas.
terutama dalam menyampaikan akuntabel dalam
pendapat. rangka mewujudkan
- Komitmen Mutu (Orientasi Mutu) pelayanan kesehatan
Hasil yang diperoleh dari diskusi yang aman dan
harus berorientasi mutu agar tercapai bermutu.
pelayanan berkualitas.

11
- Anti Korupsi (Adil)
Seluruh peserta pertemuan diberikan
kesempatan untuk menyampaikan
pendapat.
3. Mengumpulkan - Mempersiapkan materi - Tersedianya materi untuk - Akuntabilitas (Jujur) Evaluasi awal yang Evaluasi (pre tes)
informasi awal tentang pengumpulan infromasi pengumpulan informasi Tingkat pemahaman dan pengetahuan dilakukan untuk yang dilakukan
pengetahuan penggunaan awal. awal . petugas medis dapat diketahui dengan mengukur dan menghasilkan SDM
APD. - Melaksanakan kegiatan - Daftar hadir. memberikan informasi secara benar mempersiapkan RSU Liung Paduli
pengumpulan informasi. - Dokumentasi. dan jujur. sumber daya manusia yang berintegritas,
- Nasionalisme (Tidak diskriminatif) yang berkualitas, transparan dan
Pengumpulan informasi dilakukan profesional, disiplin, akuntabel.
kepada semua petugas medis tanpa berintegritas dan
terkecuali. berkomitmen kuat.
- Etika Publik (Cermat)
Cermat dalam menyiapkan materi dan
dalam mengumpulkan informasi.
- Komitmen Mutu (Efisiensi dan
Efektifitas)
Dengan mengumpulkan informasi,
pengetahuan petugas medis dapat
diukur dengan efisien sehingga hasil
yang dicapai dapat efektif.
- Anti Korupsi (Tanggung jawab)
Mengumpulkan informasi sebagai
bentuk tanggung jawab terhadap tugas

12
yang diberikan guna mengukur tingkat
pengetahuan petugas medis di Rumah
Sakit.
4. Melakukan pelatihan - Menyiapkan materi - Materi APD dan daftar - Akuntabilitas (Tanggung jawab) Meningkatkan Kegiatan pelatihan
penggunaan APD bagi pelatihan alat yang digunakan Mengikuti kegiatan pelatihan sebagai kualitas sumber daya menghasilkan SDM
petugas medis di RSU - Melakukan pelatihan cara dalam penggunaan APD bentuk tanggung jawab pekerjaan manusia di unggul dan berdaya
Liung Paduli penggunaan APD kepada - Undangan sebagai petugas medis. lingkungan Rumah saing.
seluruh petugas medis RSU - Daftar hadir - Nasionalisme (Persamaan derajat) Sakit menjadi SDM
Liung Paduli. - Dokumentasi Pelatihan diikuti oleh seluruh petugas yang profesional,
- Mempraktekan hasil medis tanpa terkecuali. disiplin, berintegritas
pelatihan dengan - Etika Publik (Cermat) dan berkomitmen
mensimulasikan Memberikan materi dengan cermat kuat untuk melayani
penggunaan APD dan terampil serta mudah di mengerti sesama manusia
oleh petugas medis yang lain. dengan kasih.
- Komitmen Mutu (Orientasi mutu)
Dengan adanya pelatihan dapat
meningkatkan pemahaman
penggunaan APD sehingga pelayanan
dapat dilaksanakan dengan maksimal.
- Anti Korupsi (Peduli)
Ikut sertanya petugas medis dalam
kegiatan pelatihan merupakan bentuk
kepedulian akan upaya untuk
meningkatkan kualitas pelayanan.

13
5. Melakukan evaluasi - Menyiapkan materi dalam - Undangan - Akuntabilitas (Kejelasan Target) Penyusunan SPO Adanya
akhir tentang evaluasi akhir berupa post - Daftar Hadir Dengan adanya post tes membuat berdasarkan Standar peningkatan tentang
pengetahuan penggunaan tes - Materi kegiatan dapat di ukur pencapaiannya Pelayanan Minimal pengetahuan
APD. - Melaksanakan post tes - Notulen sehingga terlihat kejelasan targetnya. RS turut serta petugas medis
- Dokumentasi - Nasionalisme (Adil) menyelenggarakan tentang penggunaan
Evaluasi dan hasil post test di lakukan tata kelola RS yang APD sehingga para
secara adil. baik dan sistem petugas medis dan
- Etika Publik (Jujur) informasi manajemen pasien aman dalam
Tingkat pemahaman dan pengetahuan RS yang modern, bertugas serta
petugas medis dapat diketahui dengan transparan, dan pelayanan
melakukan evaluasi secara benar dan akuntabel dalam kesehatan akan
jujur. rangka mewujudkan memuaskan dan
- Komitmen Mutu (Orientasi mutu) pelayanan kesehatan berkualitas.
Dengan dilakukannya post tes dapat yang aman dan
diukur mutu pemahaman dan bermutu.
pengetahuan petugas-petugas medis
setelah dilakukan sosisalisasi dan
simulasi.
- Anti Korupsi (Tanggung Jawab)
Mempertanggung jawabkan apa yang
sudah diperoleh dalam melaksanakan
tugas melalui kegiatan sosialisasi dan
simulasi sebelumnya.

14
15
3.4 Rencana aktualisasi

Jadwal Aktualiassi
Nama Peserta : dr. Grat Imanuel Hamel
Instansi : RSU Liung Paduli
Isu : Kurangnya pengetahuan penggunaan Alat Pelindung
Diri (APD) petugas medis RSU Liung Paduli.
Tempat Aktualisasi : RSU Liung Paduli

Tanggal
No. Kegiatan Nilai Dasar Output
Pelaksanaan
1. Mengadakan rapat - Akuntabilitas 28-10-2019 - Terlaksananya
koordinasi bersama Tanggung Jawab konsultasi dengan
pimpinan dan - Nasionalisme pimpinan terkait
manajemen Rumah Hormat menghormati kegiatan aktualisasi
Sakit terkait - Etika Publik yang akan
penyusunan panduan Sopan dilaksanakan.
tentang penggunaan - Komitmen Mutu - Daftar uraian kegiatan
APD dan rencana Orientasi Mutu - Mendapatkan
pelatihan penggunaan - Anti Korupsi persetujuan dari
APD bagi petugas Disiplin pimpinan.
medis di RSU Liung - Undangan
Paduli. - Daftar hadir
- Notulen
- Dokumentasi
2. Membuat panduan - Akuntabilitas 30-10-2019 - Undangan
penggunaan APD. Kepemimpinan - Daftar Hadir
- Nasionalisme - Notulen
Musyawarah - Dokumentasi
- Etika Publik
Hormat
- Komitmen Mutu
Orientasi mutu
- Anti Korupsi
Adil

16
3. Melakukan pre tes - Akuntabilitas 4-11-2019 - Tersedianya materi
tentang pengetahuan Jujur untuk pre tes.
penggunaan APD - Nasionalisme - Daftar hadir.
Tidak diskriminatif - Dokumentasi.
- Etika Publik
Cermat
- Komitmen Mutu
Efisiensi dan Efektifitas
- Anti Korupsi
Tanggung jawab
4. Melakukan pelatihan - Akuntabilitas 4-11-2019 - Materi APD dan
penggunaan APD Tanggung jawab daftar alat yang
bagi petugas medis di - Nasionalisme digunakan dalam
RSU Liung Paduli Persamaan derajat pengguaan APD
- Etika Publik - Undangan
Cermat - Daftar hadir
- Komitmen Mutu - Dokumentasi
Orientasi mutu
- Anti Korupsi
Peduli
5. Melakukan evaluasi - Akuntabilitas 7-11-2019 - Memfasilitasi
akhir tentang Kejelasan target perlengkapan APD
pengetahuan - Nasionalisme - Daftar Hadir
penggunaan APD. Adil - Materi
- Etika Publik - Dokumentasi
Jujur
- Komitmen Mutu
Orientasi mutu
- Anti Korupsi
Tanggung jawab

17
A. Jadwal Konsultasi Dengan Coach
Nama Peserta : dr. Grat Imanuel Hamel
Instansi : Rumah Sakit Umum Liung Paduli
ISU : Kurangnya pengetahuan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) petugas medis RSU Liung Paduli
Tempat Aktualisasi : Rumah Sakit Umum Liung Paduli
Media komunikasi yang
No. Tanggal Isu/Kegiatan Output digunakan (telepon/ Paraf
SMS/email/fax/dll.
1 27-10-2019 Mengadakan rapat koordinasi bersama - Terlaksananya konsultasi dengan Email, whatsapp dan telepon
pimpinan dan manajemen Rumah Sakit pimpinan terkait kegiatan aktualisasi
terkait penyusunan panduan tentang yang akan dilaksanakan.
penggunaan APD dan rencana pelatihan - Daftar uraian kegiatan
penggunaan APD bagi petugas medis di - Mendapatkan persetujuan dari pimpinan.
RSU Liung Paduli. - Undangan
- Daftar hadir
- Notulen
- Dokumentasi
2 29-10-2019 Membuat panduan penggunaan APD. - Undangan Email, whatsapp dan telepon
- Daftar Hadir
- Notulen

18
- Dokumentasi
3 3-11-2019 Melakukan pre tes tentang pengetahuan - Tersedianya materi untuk pre tes. Email, whatsapp dan telepon
penggunaan APD - Daftar hadir.
- Dokumentasi.
4 3-11-2019 Melakukan pelatihan penggunaan APD - Materi APD dan daftar alat yang Email, whatsapp dan telepon
bagi petugas medis di RSU Liung digunakan dalam pengguaan APD
Paduli - Undangan
- Daftar hadir
- Dokumentasi
5 6-11-2019 Melakukan evaluasi akhir tentang - Memfasilitasi perlengkapan APD Email, whatsapp dan telepon
pengetahuan penggunaan APD. - Daftar Hadir
- Materi
- Dokumentasi

19
B. Jadwal Konsultasi Dengan Mentor
Nama Peserta : dr. Grat Imanuel Hamel
Instansi : Rumah Sakit Umum Liung Paduli
ISU : Kurangnya pengetahuan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) petugas medis RSU Liung Paduli
Tempat Aktualisasi : Rumah Sakit Umum Liung Paduli

No Tanggal Isu/Kegiatan Output Paraf Mentor

1 26-10-2019 Mengadakan rapat koordinasi bersama pimpinan dan manajemen - Terlaksananya konsultasi dengan
Rumah Sakit terkait penyusunan panduan tentang penggunaan pimpinan terkait kegiatan aktualisasi
APD dan rencana pelatihan penggunaan APD bagi petugas yang akan dilaksanakan.
medis di RSU Liung Paduli. - Daftar uraian kegiatan
- Mendapatkan persetujuan dari
pimpinan.
- Undangan
- Daftar hadir
- Notulen
- Dokumentasi
2 28-10-2019 Membuat panduan penggunaan APD. - Undangan
- Daftar Hadir
- Notulen

20
- Dokumentasi
3 1-11-2019 Melakukan pre tes tentang pengetahuan penggunaan APD - Tersedianya materi untuk pre tes.
- Daftar hadir.
- Dokumentasi.
4 1-11-2019 Melakukan pelatihan penggunaan APD bagi petugas medis di - Materi APD dan daftar alat yang
RSU Liung Paduli digunakan dalam pengguaan APD
- Undangan
- Daftar hadir
- Dokumentasi
5 5-11-2019 Melakukan evaluasi akhir tentang pengetahuan penggunaan - Memfasilitasi perlengkapan APD
APD. - Daftar Hadir
- Materi
- Dokumentasi

21