Anda di halaman 1dari 9

ANALISA DAN RANCANGAN SISTEM INFORMASI

PENJUALAN PARFUM BERBASIS E-COMMERCE PADA TOKO


SERUNI PARFUM

Deni Putra Jailani1), Hestya Patrie2)


1
Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Teknologi Informasi, Universitas Budi Luhur
1,2
Jl. Raya Ciledug, Petukangan Utara, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan 12260
Telp. (021) 5853753 ext.303, Fax. 5853489
E-mail : Deniputra848@gmail.com 1) , hestya.patrie@budiluhur.ac.id2)

Abstrak
Pemanfaatan perkembangan teknologi internet dalam dunia perdagangan atau yang lebih
dikenal dengan istilah e-commerce merupakan suatu langkah besar yang sangat bermanfaat. E-
commerce tidak hanya menyerdehanakan proses sistem informasi penjualan dari yang manual menjadi
terkomputerisasi, tetapi juga mengubah hubungan atau interaksi memesan, membayar, dan melihat
produk bahkan dapat mengetahui history transaksi kapanpun dan dimanapun. Karena itulah penulis
berusaha memanfaatkan ilmu yang sudah didapatkan dalam bangku kuliah untuk menganalisa dan
merancang E-commerce pada toko Seruni parfum. Analisa dan rancangan tersebut penulis susun pada
penelitian ini yang berjudul Seruni parfum adalah satu tempat bisnis yang menyediakan berbagai
macam merek parfum untuk itu Seruni parfum mempunyai pemikiran bisnis yang yang sangat luas untuk
memperkenalkan merek parfum dari dalam dan luar negri, seiring perkembangan jaman peminat parfum
semakin meningkat pada umumnya usaha dengan konsep penjualan parfum mengutamakan kebutuhan
untuk semua orang, penulis melakukan Analisa mengenai sistem penjualan tersebut, dimana sistem yang
sedang berjalan pada toko Seruni parfum menggunakan sistem berbasis web, seperti penjualan di toko
– toko parfum pada kebanyakan dan pembuatan laporan bulanan yang masih dilakukan dengan tulis
tangan. Begitupun dengan pengolahan data yang dihasilkan dari transaksi yang terjadi masih dengan
tulis tangan, sehingga ada kemungkinan terjadinya kesalahan atau kekeliruan pada saat penulisan dan
penghitunagan. Oleh Karena itu E-Commerce dibutuhkan untuk menunjang pekerjaan tersebut agar
dapat melakukan penjualan, dan pembuatan laporan.

Kata kunci: E-commerce, penjualan, Seruni parfum

1. PENDAHULUAN cakupan wilayah pemesanan hanya disekitar


Manusia adalah makluk sosisal yang kota dimana toko itu berada.
saling membutuhkan komunikasi antara satu Untuk mengatasi masalah tersebut maka
dengan yang lain. Didalam komunikasi tersebut dirancanglah sebuah website yang dapat
perlu diberikan kenyamanan dalam sebuah membantu memperluas pemesanan tanpa harus
percakapan. Banyak cara untuk memberikan membuka cabang sehingga memberi
kenyamanan kepada sesama agar betah keuntungan bagi konsumen dan toko tersebu
berinteraksi dengan kita. Salah satunya dengan Adapun permasalahan yang dihadapi
menggunakan Parfum. dalam proses penjualan produk Parfum
Parfum adalah produk yang sudah khususnya untuk penjualan pada toko seruni
tidak asing lagi dalam kehidupan sehari-hari. parfum adalah:
Apalagi saat ini aroma parfum yang ditawarkan a. Informasi promo pada toko seruni parfum
sudah beragam, baik untuk pria, wanita, tidak teralisasi dengan baik kepada
ataupun unuk keduanya. pelanggan.
Seruni parfum adalah sebuah toko b. Kesulitan dalam mencari produk yang
yang menjual berbagai jenis parfum. Saat ini akan dipesan dan tidak mengetahui
proses penjualan dilakukan dengan cara manual informasi stok produk yang sudah habis.
yaitu konsumen datang langsung ke toko untuk c. Kurang Optimalnya dalama melakukan
melihat koleksi yang tersedia dan selanjutnya pemesanan karena pelanggan hanya dapat
melakukan transaksi. Karena keadaan toko melakukan pemesanan ke toko.
yang tidak terlalu luas sehingga sering sekali d. Tidak adanya laporan transaksi secara
terjadi desakan pengunjung sedangkan untuk online misalnya laporan pemesanan,
membuka cabang dibutuhkan waktu dan biaya pembayaran, pengiriman dan laporan
yang besar. Disamping itu juga keuntungan rekapitulasi produk terlaris.
yang diperoleh tidak terlalu besar karena Ruang lingkup atau batasan pada
pembuatan analisa dan rancangan e-commerce

1
pada Seruni parfum khususnya untuk penjualan mereka yang membutuhkan yang telah
parfum secara ritel antara lain: penginputan ditentukan atas tujuan bersama.
master produk, pendaftaran pelanggan, b. Pengertian Penjualan Tunai
penginputan pemesanan oleh pelanggan, Sistem Informasi Penjualan diartikan
konfirmasi pesanan dan pembayaran, sebagai suatu pembuatan pernyataan
pencetakan laporan pesanan, pencetakan penjualan, kegiatan akan dijelaskan melalui
laporan per produk dibeli, pencetakan laporan prosedur-prosedur yang meliputi urutan
penjualan, pencetakan laporan user yang kegiatan sejak diterimanya pesanan dari
bertransaksi, dan pencetakan laporan kategori pembeli, pengecekan barang ada atau tidak
yang dibeli. ada dan diteruskan dengan pengiriman
Tujuan dan manfaat dari penulisan barang yang disertai dengan pembuatan
Penelitian ini adalah sebagai berikut : faktur dan mengadakan pencatatan atas Commented [G1]: Font harus sesuai dengan panduan
1) Rancangan e-commerce untuk Seruni penjualan yang berlaku.
parfum adalah sebagai pengembangan c. Pengertian Pemesanan Penulisan tugas akhir -> ganti-> penelitian
Perbaiki seluruhnya dalam jurnal ini
sistem penjualan pada Seruni parfum, pemesanan adalah proses, perbuatan,
karena penjualan Seruni parfum saat ini cara memesan atau memesankan.
menurun, dengan dirancangnya sebuah e- d. Pengertian Produk
commerce, dengan dirancanganya sebuah Pengertian produk (product) menurut
e-commerce untuk Seruni parfum ini, (Ummu, Habibah, 2016)[1], segala sesuatu
penjualan pada Seruni parfum dapat yang dapat ditawarkan kepasar untuk
meningkat. mendapatkan perhatian, dibeli digunakan,
2) Mempermudah dalam pencarian produk atau dikonsumsi yang dapat memuaskan
yang stoknya masih tersedia dan mencari keinginan atau kebutuhan. Secara
produk yang akan dikirim kepada konseptual produk adalah pemahaman
pelanggan. subyektif dari produsen atas sesuatu yang
3) Mempermudah dalam penyajian informasi bisa ditawarkan sebagai usaha untuk
yang dibutuhkan secara akurat dan tepat mencapai tujuan organisasi melalui
waktu serta dapat diakses dari mana saja pemenuhan kebutuhan dan kegiatan
baik pihak Seruni parfum maupun konsumen, sesuai dengan kompetensi dan
pelanggan. kapasitas organisasi serta daya beli pasar.
4) Dengan adanya e-commerce ini, stok lama e. Pengertian Retur Penjualan
yang tidak terjual oleh Seruni parfum Retur penjualan menurut (Ramdhany,
dapat ditampilkan informasinya kepada Tri, 2018)[2], adalah Perusahaan
pelanggan pada bagian Halaman Depan, mengembalikan/mengirim kembali barang
sehingga pelanggan dapat melihat dan yang dibeli kepada penjual dengan alasan
tertarik melihat produk yang disajikan tertentu.
oleh Seruni parfum melalui e-commerce. f. Definisi E-Commerce
Manfaat dari penelitian ini diharapkan Electronic Commerce (E-Commerce)
agar volume penjualan dapat meningkat, lebih adalah satu set dinamis teknologi, aplikasi
mudah dalam mencari informasi produk dan dan proses bisnis yang menghubungkan
jumlah pelanggan dapat meningkat. perusahaan, konsumen, dan komunitas
Untuk memperjelas cakupan tertentu melalui transaksi elektronik dan
permasalahan dalam penelitian ini maka penulis perdagangan barang, pelayanan dan
memberikan batasan masalah bahwa penelitian informasi yang dilakukan secara elektronik.
ini hanya terbatas tidak adanya retur produk, g. Tahap-Tahap Proses Transaksi E
untuk merancang dan membangun aplikasi commerce:
yang dibutuhkan oleh client dalam hal ini 1. Show. Penjual menunjukkan produk atau
pemilik Seruni parfum dengan berdasarkan layanannya di situs yang dimiliki,
requirement aplikasi yang diberikan. lengkap dengan detail spesifikasi Commented [G2]: Sesuaikan jenis font
produk dan harganya.
2. TINJAUAN PUSTAKA 2. Register. Komsumen melakukan
2.1. Teori Pendukung register untuk memasukkan data-data
a. Definisi Penjualan identitas, alamat pengiriman dan
penjualan adalah suatu proses pertukaran informasi login.
barang atau jasa antara penjual dan 3. Order. Setelah konsumen memilih
pembeli. Jadi dapat disimpulkan bahwa produk yang diinginkan, konsumen pun
penjualan adalah usaha yang dilakukan selanjutnya melakukan order
manusia untuk menyampaikan barang pembelian.
kebutuhan yang telah dihasilkan kepada 4. Payment. Konsumen melakukan
pembayaran.

2
5. Verification. Verifikasi data bisnis, kebutuhan SEO juga semakin
konsumen seperti data-data meningkat. Berada pada posisi teratas
pembayaran. hasil pencarian akan meningkatkan
6. Deliver. Produk yang dipesan peluang sebuah perusahaan pemasaran
pembeli kemudian dikirimkan oleh berbasis web untuk mendapatkan
penjual untuk konsumen. pelanggan baru. Peluang ini
dimanfaatkan sejumlah pihak untuk
2.2. Business Model Canvas (BMC) menawarkan jasa optimisasi mesin
Business Model Canvas (BMC) pencari bagi perusahaan - perusahaan
Merupakan metode yang efektif karna analisis yang memiliki basis usaha di internet
yang di gunakan mampu menjelaskan secara Langkah-langkah dari SEO
menyeluruh baik dari segi pemesanan, sumber untukmengembangkansuatuwebsite
daya manusia, keuangan, sampai dengan nilai yang diperlukanadalah:
maupun produk yang ditawarkan. sehingga a. Memilih nama domain yang tepat
perusahaan bias menentukan arah bergerak bagi terhadap barang yang dipasarkan
perusahaan serta mengetahui keunggulan serta pemberian meta tag
pesaing yang ada pada bisnis yang sedang di (deksripsiwebsite). Membuat
jalankannya. Selain itu, BMC memahami website tersebut paling mendekati
bagaimana setiap komponen berhubungan satu dengan keyword pencarian sehingga
sama lain. Dengan metode ini, bisnis terlihat website tersebut akan ditampilkan
dari gambaran namun tetap lengkap dan oleh SEO di posisi paling atas.
mendetail apa saja elmen-elmen kunci yang b. Melakukan research pemberian
terkait pada bisnis tersebut. Elemen-elemen nama merek dan pengembangannya,
tersebut adalah customer segment, value karena dalam mesin pencari keyword
propositions, channels, customer relationship, sangat berperan penting sekali untuk
revenue streams, key resources, key activites, membua twebsite tersebut terbaca
key partnership, dan cost structure. Dalam oleh mesin pencari.
penelitian ini, BMC digunakan untuk c. Melakukan Analisa keyword dengan
mengembangkan model bisnis berdasarkan keyword yang dimiliki oleh pesaing,
strategi yang paling tinggi prioritasnya dari sehingga bias memaksimalkan
hasil analisis AHP keyword yang kitamiliki agar bias
memenangkan persaingan.
2.3. Strategi SEO dan Marketing d. Membuatsitemap, yaitu gambaran
1. SEO besarnya dari website agar mesin
SEO (Search Engine Optimization) pencari dapat dengan mudah meraih
adalah serangkaian proses yang isi dari website tersebut.
dilakukan secara sistematis yang e. Melakukan pemasaran di sosial
bertujuan untuk meningkatkan volume media karena pertukaran
dan kualita straffic kunjungan melalui informasinya sangat cepat serta
mesin pencari menuju situs web tertentu menghubungkan sosial media
dengan memanfaatkan mekanisme kerja tersebut dengan website agar
atau algoritma mesin pencari tersebut. meningkatkan traffic pencarian
Keyword (kata kunci) merupakan satu keyword.
hal yang penting dari optimalisasi SEO, f. Membuat konten-konten yang
dengan memilih kata kunci yang tepat menarik dan berkualitas serta
maka website akan semakin banyak peletakan keyword yang tepat
memilliki pengunjung. Keyword sebagai didalam sosial media dan website.
subjek pencarian sebuah halaman g. Memantau perkembangan website
website. secara rutin dan berkala agar bias
Tujuandari SEO adalah selalu memantau pergerakannya
menempatkan sebuah situs web pada didalam mesin pencari serta terus
posisiteratas, atau setidaknya halaman melakukan inovasi agar dapat
pertama hasil pencarian berdasarkan meningkatkan penjualan secara
kata kunci tertentu yang ditargetkan. efektif.
Secaralogis, situs web yang menempati
posisi teratas pada hasil pencarian
memiliki peluang lebih besar untuk
mendapatkan pengunjung. Sejalan
dengan makin berkembangnya
pemanfaatan internet sebagai media

3
2.4. Studi Literatur a. Produksi proses mengubah bahan baku
menjadi bahan jadi atau menambah nilai
Studi literatur adalah cara yang
gunasuatu produk (barang maupun jasa).
dipakai untuk menghimpun data data
Tim marketing suatu perusahaan harus
atau sumber-sumber yang berhubungan
melakukan riset untuk mengetahui
dengan topik yang diangkat dalam suatu
produk apa yang sedang diminati oleh
penelitian. Studi literatur bisa didapat
pasar.
dari berbagai sumber, jurnal, buku,
b. Produk adalah sesuatu yang ditawarkan
dokumentasi, internet dan daftar
oleh perusahaan kepada khalayak.
pustaka.
Produk dapat dibedakan dalam 3
Adapun 3 (dua) penelitian yang
kategori, yaitu barang, jasa, dan
serupa digunakan oleh penulis diambil
gagasan/ ide. Semua konsumen
dari skripsi dan naskah publikasi dari
menginginkan produk yang berkualitas,
beberapa penelitian yang telah dilakukan
harga terjangkau, dan
sebelumnya dan memiliki korelasi yang
unik. Menghasilkan produk yang
searah dengan penelitian tugas akhir ini,
berkualitas tinggi menjadi hal yang
antara lain:
penting dalam proses marketing itu
1) Penelitian oleh (Suryanto,
sendiri. Tanpa adanya produk
Pattiasina and Soetarmono,
berkualitas maka dengan sendirinya
2017)[3] yaitu tentang perancangan
proses marketing akan sangat sulit
dan pengembangan toko online
dilakukan.
dengan metode interaction flow
c. Pemasaran adalah semua aktivitas yang
modeling language pada toko
dilakukan seseorang atau organisasi
winata tujuan penelitian ini
dalam upaya memenuhi permintaan
diharapkan mampu menciptakan
pasar. Kegiatan pemasaran ini meliputi
sarana yang lebih efektif pada toko
menciptakan produk bernila ijual,
winata untuk menggantikan sistem
penentuan harga, promosi, pelayanan
yang dipakai sebelumnya sehingga
pelanggan, dan lain-lain. Tujuan utama
mampu meningkatkan omset
dari pemasaran adalah untuk memenuhi
penjualan pada toko winata. Jurnal
kebutuhan suatu pasar. Dengan kata lain,
Teknika Vol.6, nomor 1,
kepuasan konsumen menja disesuatu
November 2017.
yang sangat penting dalam proses
2) Penelitian oleh (Ummy Hasanah
pemasaran.
М.А., 2017)[4] yaitu tentag
Penjualan Semua aktivitas produksi dan
perancangan sistem infrmasi
penjualan parfum berbasis web pemasaran pada akhirnya akan bermuara pada
pada toko diva depok tujuan angka penjualan produk. Semakin besar
penelitian membuat sistem angka penjualan maka idealnya keuntungan
perancangan komputerisasi usaha perusahaan juga akan semakin besar.
berbasis web pada usaha penjualan Kegiatan penjualan ini seringkali dilakukan
parfum toko diva depok. Jurnal dengan memberikan nilai tambah kepada
STMIK Nusa Mandiri Jakarta
konsumen. Misalnya dengan memberikan
vol.6, maret 2017.
3) Penelitian oleh(Rahmadian et al., bonus dengan jumlah pembelian tertentu yang
2016)[5] yaitu penerapan rancang pada akhirnya menambah angka penjualan Commented [G3]: justify
bangun e-commerce pada toko
madu sport. Tujuan dari penelitian 3. METODOLOGI PENELITIAN
ini yaitu mempermudah pembeli 3.1 Metode Pengumpulan Data
didalam melakukan proses Metode pengumpulan data merupakan
pembelian. jurnal nuansa langkah yang penting dalam penelitian. Data
informatika vol 11. No 1, yang terkumpul akan digunakan sebagai
September 2016. bahan analisis dan pengujian hipotesis yang
telah dirumuskan. Pengumpulan data harus
2. Marketing dilakukan dengan sistematis, terarah dan
Pengertian Marketing adalah suatu sesuai dengan masalah dalam penelitian ini.
rangkaian kegiatan yang bertujuan untuk Teknik pengumpulan data erat
memasarkan produk, baik barang atau pun hubungannya dengan masalah penelitian yang
jasa, dengan berbagai cara agar produk akan dicari solusinya. Pemilihan teknik dan
tersebut disukai dan digunakan oleh khalayak alat pengumpulan data yang sesuai perlu
luas. Konsep Marketing terbagi menjadi 4: diperhatikan. Penggunaan teknik dan alat
pengumpulan data yang sesuai perlu

4
diperhatikan. Penggunaan teknik dan alat penjualan Toko Seruni parfum untuk
pengumpulan data yang tepat dapat dapat dirumuskan solusi.
membantu pencapaian hasil (penyelesaian 4. Pengembangan Sistem
masalah) yang valid dan reliable. Pada tahap ini dilakukan
Sehingga dapat menghasilkan rancangan pengembangan sistem dengan
yang berkualitas dan sesuai dengan keinginan menggunakan model waterfall.
pengguna. Metode dalam menunjuk suatu 5. Pembuatan Laporan
Pada tahap ini dilakukan pembuatan
kata yang abstrak dan tidak diwujudkan dalam
laporan yang disusun berdasarkan hasil
benda, tetapi hanya dapat dilihat penelitian sehingga dapat memberikan
penggunaannya melalui: pengamatan, gambaran secara utuh tentang sistem yang
wawancara, survei, arsip dan lain-lain. sedang dibangun.
Penulis dapat menggunakan salah satu atau e. Metode Pengembangan Sistem
gabungan teknik tergantung dari masalah Metode pengembangan sistem menuju
yang dihadapi atau yang ditulis seperti pada kepada model waterfall atau yang sering
disebut juga dengan model air terjun, model
gambar 1 dibawah ini.
ini mengusulkan sebuah pendekatan
perangkat lunak yang sistematik dalam
sekuensial yang dimulai pada tingkat dan
kemajuan sistem pada seluruh analisis,
desain, kode, pengujian dan pemeliharaan
seperti pada gambar 2 dibawah ini.

Gambar 1.
Kerangka Kerja Penelitian

kerangka kerja penelitian yang telah Gambar 2.Metode Pengembangan Sistem


digambarkan di atas, maka dapat diuraikan
pembasan masing-masing tahap dalam
penelitian adalah sebagai berikut: 1) Analisis (Analysis)
1. Studi Literatur Analisis adalah tahap menganalisa hal-
Pada tahap ini dilakukan pencarian hal yang diperlukan dalam pelaksanaan
landasan-landasan teori yang diperoleh proyek pembuatan atau pengembangan
dari berbagai buku, jurnal, dan publikasi software.
ilmiah untuk menunjang dalam 2) Design
memperoleh data untuk melengkapi dalam Design adalah tahap penerjemah dari
penyusunan laporan yang berhubungan keperluan-keperluan yang dianalisis
dengan masalah yang akan dibahas. dalam bentuk yang lebih mudah
2. Pengumpulan Data dimengerti oleh pengguna.
Pada tahap ini dilakukan proses 3) Coding
pengumpulan data dengan metode Coding adalah tahap penterjamahan
observasi dan wawancara terhadap proses data atau pemecahan masalah software
yang sedang berjalan pada penjualan di yang telah dirancang dalam bahasa
Toko Seruni parfum untuk memperoleh pemograman.
data dan informasi yang dibutuhkan oleh 4) Testing
penelitian. Testing adalah tahap pengujian
3. Analisa Sistem terhadap program yang telah dibuat.
Pada tahap ini dilakukan indentifikasi Pengujian ini dilakukan untuk
masalah pada sistem yang sedang berjalan mengetahui fungsionalitas dari software
dengan menggunakan Use case, Activity yang telah dibuat dengan menggunakan
diagram, Business Model Canvas dan metode pengetesan block box testing.
Sequence Diagram sehingga diharapkan Black box testing adalah metode
dapat ditemukan permasalahan dan pengujian yang dilakukan hanya
kendala-kendala yang terjadi pada proses mengamati hasil eksekusi melalui data
uji dan memeriksa fungsional dari

5
perangkat lunak. Jadi dianalogikan a. Use Case Diagram
seperti kita melihat suatu kotak hitam, 1) Use Case package diagram
kita hanya bisa melihat penampilan Pada gambar 4 dibawah ini
luarnya saja, tanpa mengetahui ada apa menggambarkan tampilan menu utama
dibalik bungkus hitamnya, sama seperti pada website.
pengujian black box, mengevaluasi
hanya dari tampilan luarnya (Interface-
Master Transaksi Laporan
nya), fungsionalitasnya tanpa
mengetahui apa sesungguhnya yang
terjadi dalam proses detilnya (hanya Gambar 4. Use Case Package Diagram
mengetahui input dan output).
Keunggulan black box: Pada package diagram main terdapat 3
a. Dapat memilih subset test secara package, yaitu use case package master, use
efektif dan efisien. case package transaksi dan use case package
b. Dapat menemukan ketidak telitian laporan.
atau error.
c. Memaksimalkan testing investment. 2) Usacase package diagram Akun
Pada gambar 5 dibawah ini
Kelemahan black box: menggambarkan tampilan menu dari sisi
a. Tester tidak pernah yakin apakah admin.
perangkat lunak tersebut benar-benar
lulus uji.

4. PEMBAHASAN
4.1 Business Model Canvas
Business Model Canvas adalah suatu
kerangka kerja yang membahas model Bisnis
dengan disajikan dalam bentuk visual berupa
kanvas lukisan, agar dapat dimengerti dan
dipahami dengan mudah. Model ini digunakan
untuk menjelaskan, memvisualisasikan,
menilai, dan mengubah suatu model bisnis, agar
mampu menghasilkan kinerja yang lebih Gambar 5. Use Case Diagram
opimal. Master
Business Model Canvas dapat digunakan Pada use case diagram master
untuk semua lini bisnis tanpa terbatas sektor terdapat use case provinsi, use case kota,
usahanya. Business Model Canvas sangat use case ongkir, use case kurir, use case
membantu untuk mempercepat proses analisis bank, use case kaegori, use case promo,
kekuatan dan kekurangan bisnis. Dengan use case produk, dan use case view
mengetahui kekuatan dan kelemahan, maka pelanggan.
analisis kebutuhan dan profit dapat dilakukan
dengan cepat seperti pada gambar 3 dibawah 3) Use Case package diagram Master
ini. untuk admin
Pada gambar 6 dibawah ini
menggambarkan tampilan menu transaksi

Gambar 3. Business Model Canvas

4.2. Perancangan Sistem

6
Gambar 6.Use Case Diagram Transaksi

Pada use case diagram Transaksi untuk admin


terdapat use case pemesanan produk, use case
pembayaran, use case retur dan use case view
bukti pemesanan

4) Use Case diagram package master


Gambar 9.rancangan layar home admin
pelanggan.
Pada gambar 7 menggambarkan
tampilan pelanggan. 2. Rancangan layar produk admin
Proses pada gambar 10 dibawah ini
menggambarkan rancangan layar produk
admin.

Gambar 7.Use Case Diagram pelanggan

Pada use case diagram pelanggan


terdapat use case register

4.3. MODEL DATA Gambar 10. Rancangan layar produk admin


Pada gambar 8 dibawah ini
menggambarkan relasi pada class diagram. 3. Rancangan layar home pelangan
Proses pada gambar 11 Dibawah ini
menggambarkan rancangan layar home
pelanggan.

Gambar 11rancangan layar home pelanggan


Gambar 8.class diagram
5 Kesimpulan
Class diagram menjelaskan hubungan Berdasarkan dari pembahasan yang
antar class dalam sebuah sistem yang diuraikan, maka penulis dapat menarik
sedang dibuat dan bagaimana cara kesimpulan sebagai berikut:
mereka saling berkolaborasi untuk a. Kebutuhan akan informasi pesanan sulit
mencapai sebuah tujuan. dicari membuat pelayanan tersebut
menjadi lambat, dan dengan rancangan E-
4.4. RANCANGAN LAYAR Commerce, dapat dibuatkan modul
1. Rancangan layar home admin pesanan barang dan membantu staff untuk
Pada gambar 9 menggambarkan mengetahui pesanan yang sedang diproses.
rancangan layar home admin. b. Produk selalu tersimpan dalam gudang
sehingga dikhawatirkan rusak, dan dengan
rancangan E-Commerce, dapat dibuatkan

7
modul untuk menyimpan data produk atau
stok produk untuk membantu staff atau
pemilik mengetahui stok yang ada dan
tersimpan digudang.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Habibah, U. and Sumiati (2016)


‘Pengaruh Kualitas Produk Dan Harga
Terhadap Keputusan Pembelian Produk
Kosmetik Wardah Di Kota Bangkalan
Madura’, Jurnal Ekonomi dan Bisnis,
1(1), pp. 660–667.
[2] Ramdhany, T. and Krisdiawan, R. A.
(2018) ‘Pembelian Kredit ( Studi Kasus :
Pt Bersama Cipta Rasa Mulya )’, 3, pp. 6–
12 Commented [G4]: daftar pustaka yang disitasi dalam jurnal
[3] Suryanto, S. P., Pattiasina, T. J. and JOM minimal 5
Soetarmono, A. (2017) ‘Perancangan dan
Pengembangan Toko Online dengan
Metode Interaction Flow Modeling
Language (Studi Kasus Toko Winata)’,
Teknika, 6(1), pp. 7–18. doi:
10.34148/teknika.v6i1.60.
[4] Ummy Hasanah М.А. (2017)
‘Perancangan Sistem Informasi Penjualan
Online Berbasis Web Pada Toko Mimiy
Online’, Вестник Росздравнадзора, 6,
pp. 5–9.
[5] Rahmadian, R. et al. (2016)
‘RANCANG BANGUN E-
COMMERCE PADA TOKO MADU
SPORT Toko Madu Sport merupakan
toko perlengkapan olahraga , mulai
dari pakaian , sepatu , dan sebagainya
. saat ini penjualan hanya sebatas di
Kota Kuningan saja , dikarenakan
belum adanya media komunikasi
antara’, Jurnal Nuansa Informatika
Vol 11. No 1 September 2016 – Issn.
1858-3911, 11(1), pp. 7–15.

8
9

Anda mungkin juga menyukai