Anda di halaman 1dari 47
Manusia Makhluk Individu dan Sosial Membentuk dan Dibentuk oleh Bahasa

Manusia Makhluk Individu dan Sosial Membentuk dan Dibentuk oleh Bahasa

https://www.youtube.com/watch?

v=7CgzsqGZvIk

Kebudayaan sebagai sebuah sistem (sistem kebudayaan) yang ditopang oleh proses pembelajaran dalam kehidupan masyarakat yang diarahkan oleh

Sistem Kemasyarakatan (patembayan – paguyuban)

Mahasiswa mampu menerangkan dirinya sebagai bagian dari suatu sistem yang disebut system kebudayaan

Tujuan

Mahasiswa mampu memahami dan memberikan contoh bahwa manusia memelihara kebudayaan dengan cara berkomunikasi (diteruskan) dan melalui proses belajar.

Bahasa adalah alat komunikasi manusia yang utama, edukasi untuk membicarakan masa lalu dan masa depan dan pengalaman-pengalaman mereka.

Alat menurunkan dan memelihara kebudyaan

Koentjaraningrat (1923-1999 ):

kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan, dan hasil karya manusia dalam rangka kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Koentjaraningrat melihat kebudayaan memiliki 7 unsur universal yaitu: sistem peralatan dan perlengkapan hidup/teknologi, sistem mata pencaharian hidup, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, dan religi (yang paling sulit berubah)

hidup, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian, sistem pengetahuan, dan religi (yang paling sulit berubah) Definisi

Definisi

Sistem Mata Pencaharian
Sistem Mata
Pencaharian
Sistem Mata Pencaharian

Bagan: Diadopsi dari Koentjaraningrat

Bagan: Diadopsi dari Koentjaraningrat kompleks ide, gagasan, nilai Unsur-unsur Kebudayaan gagasan, teknologi/

kompleks ide, gagasan, nilai

Unsur-unsur

Kebudayaan

gagasan,

teknologi/

penemuan,

peralatan,

pendangan

gaya

dunia,

hidup,

kepercayaan,

inovasi,

dsb

temuan

Kebudayaan

kepercayaan, inovasi, dsb temuan Kebudayaan Kompleks kelakuan berpola dalam masyarakat Kepercayaan,

Kompleks kelakuan berpola dalam masyarakat

Kepercayaan, agama, masyarakat, globalisasi, inovasi

Kompleks kelakuan berpola dalam masyarakat Kepercayaan, agama, masyarakat, globalisasi, inovasi Benda hasil karya manusia

Benda hasil karya manusia

Menurut Abdul Chaer dapat diamati dan dilihat lewat kacamata :

1. Deskriptif dengan menerangkan pada unsur-unsur kebudayaan.

2. Historis yakni dengan menekankan bahwa kebudayaan itu diwarisi secara

kemasyarakatan.

3. Normatif, menekankan hakekat kebuadayaan sebagai aturan hidup dan tingkah

laku.

4. Psikologis, menekankan pada kegunaan kebudayaan dalam menyesuaikan diri

kepada lingkungan, pemecahan persoalan dan belajar hidup.

5. Struktural definisi yang menekankan sifat kebudayaan sebagai suatu sistem

yang berpola teratur.

6. Genetik yang menekankan pada terjadinya kebudayaan sebagai hasil karya

manusia. Secara genetis manusia memiliki akal, mereka harus berkarya dan bergerak untuk hidup.

1.

Dengan demikian kebudayaan adalah segala sesuatu yang dipelajari dan dialami bersama secara sosial, oleh para anggota suatu masyarakat. Sehingga suatu kebudayaan bukanlah hanya akumulasi dari kebiasaan dan tata kelakuan tetapi suatu sistem perilaku yang terorganisasi. Dan kebudayaan melingkupi semua aspek dan segi kehidupan manusia, baik itu berupa produk material atau non material.

2.

Budaya merupakan keseluruhan pengetahuan yang dimiliki oleh manusia sebagai mahluk sosial

3.

Isinya adalah perangkat– perangkat model pengetahuan yang secara selektif dapat digunakan untuk memahami dan menginterpretasikan lingkungan yang dihadapi serta mendorong menciptakan tindakan–tindakan yang diperlukannya

4.

Suatu pedoman atau pegangan yang digunakan untuk mengadaptasikan dirinya dalam menghadapi lingkungan alam, sosial dan budaya agar mereka dapat tetap melangsungkan kehidupannya dan hidup dengan tentram.

Tingkah Laku/Adab yang Diajarkan :

Membedakan dengan Makhluk Lain

1. Sebagian besar kelakuan manusia dikuasai oleh akal

2. Sebagian kelakuan manusia diperolehnya melalui kebiasaan dan belajar.

3. Manusia mempunyai bahasa yang menyimpan seluruh tata kelakuan itu dalam lambang–lambang (lisan maupun tulisan).

4. Sistem pembagian kerja dalam masyarakat manusia jauh lebih kompleks dari pada sistem pembagian kerja pada kumpulan binatang.

5. Masyarakat manusia beraneka ragam.

Sistem kebudayaan adalah interaksi dari berbagai unsur kebudayaan.

Sistem kebudayaan adalah interaksi dari berbagai unsur kebudayaan.

Sistem sosial:

Sederetan hubungan berpola yang ada antar individu, kelompok dan lembaga dan menjadi suatu kesatuan/Kelompok atau lembaga (institusi) yang bekerja bersama membentuk suatu kesatuan.

dan lembaga dan menjadi suatu kesatuan/Kelompok atau lembaga (institusi) yang bekerja bersama membentuk suatu kesatuan.

Bagaimana hubungan sosial dalam sebuah kelompok berlangsung?

Bagaimana hubungan sosial dalam sebuah kelompok berlangsung?
Tiap kelompok (baik dua atau jutaan orang) adalah suatu sistem sosial. Artinya : setiap bagian

Tiap kelompok (baik dua atau jutaan orang) adalah suatu sistem sosial. Artinya : setiap bagian dihubungkan, dan bergantung pada bagian yang lainnya.

Pada gilirannya, cara seorang individu dalam kelompok bertingkah laku mempengaruhi tiap individu lain di dalam

Pada gilirannya, cara seorang individu dalam kelompok bertingkah laku mempengaruhi tiap individu lain di dalam kelompok itu.

Orang saling terkoneksi dan membentuk kelompok yang lebih luas / hubungan-hubungan ini berkontribusi kepada kelompok/lembaga/insti tusi yang lebih luas

Keterhubungan dan (saling) ketergantungan ini menghasilkan pola tingkah laku yang sama di mana anggota kelompok
Keterhubungan dan (saling) ketergantungan ini menghasilkan pola tingkah laku yang sama di mana anggota kelompok
Keterhubungan dan (saling) ketergantungan ini menghasilkan pola tingkah laku yang sama di mana anggota kelompok

Keterhubungan dan (saling) ketergantungan ini menghasilkan pola tingkah laku yang sama di mana anggota kelompok berharap sama dari anggota lainnya.

Zoon Politicon • Zoon Politicon merupakan sebuah istilah yang digunakan oleh Aristoteles untuk menyebut makhluk

Zoon

Politicon

Zoon Politicon merupakan sebuah istilah yang digunakan oleh Aristoteles untuk menyebut makhluk sosial. Kata Zoon Politicon merupakan padanan kata dari kata Zoon yang berarti "hewan" dan kata politicon yang berarti "bermasyarakat". Secara harfiah Zoon Politicon berarti hewan yang bermasyarakat. Dalam pendapat ini, Aristoteles menerangkan bahwa menusia dikodratkan untuk hidup bermasyarakat dan berinteraksi satu sama lain, sebuah hal yang membedakan manusia dengan hewan.

Sedangkan menurut Adam Smith, ia menyebut istilah mahkluk sosial dengan Homo Homini socius, yang berarti manusia menjadi sahabat bagi manusia lainnya. Bahkan, Adam Smith menyebut manusia sebagai makhluk ekonomi (homo economicus), makhluk yang cenderung tidak pernah merasa puas dengan apa yang diperoehnya dan selalu berusaha secara terus menerus dalam memenuhi kebutuhannya.

Sedangkan Thomas Hobbes menggunakan istilah Homini Lupus untuk menyebut manusia sebagai makhluk sosial, yang berarti manusia yang satu menjadi serigala bagi manusia lainnnya.

Sumber : Wikipedia

Hidup ini lebih mudah dan lebih efisien jika kita tahu apa yang diharapkan orang dari kita, dan apa yang kita harapkan dari orang lain

mudah dan lebih efisien jika kita tahu apa yang diharapkan orang dari kita, dan apa yang

Tujuan membangun masyarakat

Untuk mempertahankan kehidupan, mencari makan, mempertahankan diri, melangsungkan jenis Membangun makna hidup dan identitas, seorang hanya mempunyai arti setelah ia menjadi bagian dalam kelompok. Kerjasama, manusia tidak bisa hidup sendiri, ketergantungan yang berkaitan dengan kepedulian sosial.

Fungsi Masyarakat

Masyarakat suatu tipe sistem sosial dapat dianalisis dari empat fungsinya yang diperlukan yakni:

Fungsi pemeliharaan pola. Fungsi ini mempertahankan prinsip-prinsip tertinggi masyarakat sambil menyediakan dasar dalam berprilaku menuju realitas yang tinggi. Fungsi interaksi. Khususnya yang berkaitang dengan kontribusi unit-unit pada organisasi dan fungsinya unit-unit terhadap keselurahan sistem. Fungsi untuk tujuan/pencapaian tujuan, fungsi ini mengatur hubungan antar masyarakat sebagai sistem sosial dengan subtansi kepribadian. Fungsi ini tercemin dalam penyusunan skala prioritas dari segala tujuan yang hendak dicapai dan menentukan bagaimana suatu sistem mobilitas sumber daya serta tenaga yang bersedia untuk mencapai tujuan tersebut. Fungsi adaptasi, menyangkut hubungan antara masyarakat dengan sistem sosial dengan subsistem organisasi tindakan dengan alam psiko-organik. Secara umum fungsi ini menyangkut hubungan kemampuan masyarakat menyesuaikan diri terhadap lingkungan hidup.

Gemeinschaft & Gesselschaft

Gemeinschaft & Gesselschaft

Klasifikasi organisasi sosial:

Tönnies, 1887

Paguyuban (Gemeinschaft)

Masyarakat komunal/ tradisional

Patembayan (Gesellschaft)

Masyarakat asosiasional

( Gemeinschaft ) – Masyarakat komunal/ tradisional • Patembayan ( Gesellschaft ) – Masyarakat asosiasional

Tönnies : 2 jenis kelompok sosial

Gemeinschaft community (paguyuban)— adalah kelompok-kelompok yang berbasis rasa kebersamaan dan saling terikat, yang dianggap sebagai tujuan yang harus dijaga oleh seluruh anggotanya.

Gesellschaft society (patembayan)— adalah kelompok yang keberadaannya didukung oleh anggota yang bersifat instrumen (alat) bagi tujuan individual tiap anggotanya.

Paguyuban atau patembayan ?

Slide

mahasiswa di kampus

Social Media

Social Media

Cultural system

Jadi……….

Manusia adalah mahkluk sosial

Dia hidup dalam sebuah kelompok, komunitas, masyarakat, dlsb

Manusia tidak bisa hidup secara manusiawi tanpa masyarakat

Tanpa masyarakat emosi, kepandaian, kedewasaan, pemenenuhan kebutuhan kehidupan dan kebebasannya tidak berkembang.

Hubungan antara individu dan masyarakat lebih dari sekedar fisik, keterikatan sosial, organik atau sistematik, tetapi lebih dari itu.

Masyarakat tidak hanya mengendalikan arah gerak hidup kita tetapi juga identitas, pikiran dan emosi kita.

Tima Ti'i Woso

Tima Ti'i Woso