Anda di halaman 1dari 8

BISNIS INTERNASIONAL

7 Dimensi Global PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk

ABSEN :27

OLEH :

I GUSTI NGURAH PUTRA WARMA RAJASA (1707522111)

JURUSAN MANAJEMEN
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS
UNIVERSITAS UDAYANA
TAHUN 2019
1. Produk

Proses produksi jamu di PT. Sido Muncul ini yang pertama adalah penerimaan bahan
baku, bahan baku yang datang segera dicek QC (Quality Control), setelah terbukti memenuhi
standar penerimaan dan standar penggunaan kemudian bahan baku dimasukkan ke dalam
gudang penyimpanan bahan baku. Bahan baku yang akan dipakai diambil dari gudang
penyimpanan bahan baku kemudian disortasi, setelah disortasi kemudian bahan baku dicuci,
dikeringkan, digiling, baru kemudian dicampur (mixing).

Dalam proses pencampuran bahan ini kami tidak diperkenankan untuk melihatnya
karena merupakan rahasia perusahaan. Sesudah proses pencampuran selesai kemudian hasilnya
dialirkan melalui pipa-pipa untuk dilakukan proses pengemasan primer (packaging primer)
menggunakan mesin dua line dan delapan line. Kemudian masuk ke proses pengemasan
sekunder (packaging sekunder), disini produk yang sudah jadi dicek kembali dengan cara uji
sampel. Setelah selesai proses pengemasan sekunder kemudian produk siap untuk
didistribusikan.

HASIL PRODUKSI

 Tipe serbuk : Kuku Bima, Kuku Bima Ginseng, Kuku Bima TL, Kuku Bima Plus
Ttribulus.
 Tipe saset : Tolak Angin, Tolak Angin Ekstra Hangat
 Tipe saset hisap : Tolak angin Permen
 Tipe Fls : Tolak angin Anak, Tolak Angin Flu
 Tipe Botol : Kuku Bima Ener-G

2. Pasar

Menjadi salah satu produsen jamu terbesar di Indonesia nampaknya belum cukup
memuaskan bagi PT Sido Muncul. Tahun ini, PT Sido Muncul akan merambah pasar ekspor
dengan menyasar negara-negara maju di Asia, Australia dan Eropa. Irwan Hidayat, Direktur
Utama Sido Muncul menjelaskan, ekspansi ke luar negeri ini berdasarkan pengalaman
pribadinya ketika berkunjung ke luar negeri. Menurutnya, seringkali ada permintaan untuk
memasarkan produknya ketika sedang berada di luar negeri. “Saya hanya ingin mengekspor ke
negara yang lebih maju dari Indonesia dan tidak ingin ke negara yang sama atau bahkan lebih
mundur levelnya dari negara kita,” ujarnya. Sido Muncul akan mengandalkan produk Tolak
Angin, minuman energi dan beberapa produk kopi jamu lainnya. Dari situ, Irwan mengatakan,
pasar dunia diperkenalkan secara bertahap berbagai jenis jamu lainnnya buatan Sido Muncul.
Meski tidak mau menyebutkan target peroduksinya, Irwan yakin produksi tahun ini akan naik
sekitar 30% dari 2011 lalu, yang mampu memproduksi 350 juta sachet jamu. Dari jumlah
tersebut pun, pihaknya akan tetap mengutamakan penjualan di dalam negeri. Ditanya
kemungkinan membangun pabrik di luar jawa, Irwan menegaskan, pihaknya masih
mengandalkan pabrik di Semarang, Jawa Tengah. “Untuk membangun pabrik itu butuh
laboratorium dan Sumber daya Manusia (SDM) yang kompeten dan itu masih jarang,”
jelasnya. Seperti diberitakan KONTAN sebelumnya, Gabungan Pengusaha (GP) Jamu
Indonesia memprediksi penjualan jamu mencapai Rp 11 triliun-Rp 12 triliun. Target ini
meningkat 10%-20% dari penjualan 2010 yang sebesar Rp 10 triliun. Untuk mencapai target
ini, GP Jamu akan memacu ekspor. Menurut Charles Saerang, Ketua Umum GP Jamu, nilai
ekspor jamu tahun lalu mencapai Rp 1 triliun, atau 10% dari total penjualan. Tahun 2011, GP
Jamu menaksir nilai ekspor bisa tumbuh 20% sehingga menyentuh Rp 1,2 triliun. Charles yakin
GP Jamu akan mencapai target tersebut. Pasar jamu di luar negeri memang terbuka lebar.
Setelah pasar Eropa dilanda resesi, produsen jamu kini melirik China, Asia Tenggara, Rusia,
dan Afrika Selatan. “Thailand dan Kamboja prospeknya bagus. Kalau Afrika kami
menawarkan produk slimming tea soalnya warga Afrika gemar karbohidrat dan berpotensi
terserang kolesterol,” lanjut Charles. Sementara itu, pasar China potensial karena Negeri Panda
itu tidak memiliki tanaman asli temulawak dan jahe. Beberapa produk jamu olahan yang
menjadi unggulan ekspor antara lain teh herbal, kopi jamu, dan aromatheraphy. Sementara
bahan baku unggulan jahe yang kerap diekspor terdiri dari temulawak, sambiloto, pegagan,
jahe, hingga kencur. Tolak Angin ada di mana-mana.” Begitu bunyi iklan yang kerap muncul
di layar kaca berbagai stasiun TV swasta. Ada di Hong Kong, Australia, Belanda, bahkan
Amerika Serikat. Penjualan ekspor Tolak Angin memberi kontribusi 5 persen terhadap total
penjualan. Bagaimana kisah Tolak Angin menjadi merek yang mampu menembus pasar
global? Irwan Hidayat, Direktur Utama PT Sido Muncul, memaparkannya kepada Niman Novi
Dwi Arini dari SWA Online Strategi yang kami pakai di Sido Muncul itu adalah dari kualitas
produknya. Menurut saya produk yang dicipatakan harus benar-benar bagus dan berkualitas.
Lalu ketika produk itu sudah dikenal dengan kualitasnya yang bagus maka di dalam negeri
sendiri produk itu akan digemari dan laku. Setelah itu baru bisa produk ini dibawa keluar negeri
tapi ini tentu tidak semua produk bisa seperti ini.
3. Promosi

PT. Jamu Sido Muncul selain mengunakan media iklan juga menggunakan strategi
Promosi Penjualan (Sales Promotion). Sales promotion yang merupakan kegiatan untuk
membujuk secara langsung yang menawarkan insentif atau nilai lebih untuk suatu produk pada
sales force, distributor atau konsumen langsung dengan tujuan utama yaitu menciptakan
penjualan yang segera. Promosi penjualan digunakan untuk menjaring konsumen baru dan
terciptanya penjualan yang meningkat dalam waktu dekat. Salah satu bentuk promosi yang
dilakukan oleh PT. Sido Muncul dalam memasarkan Jamu Tolak Angin adalah dengan
mengemas Jamu Tolak Angin dengan permen Tolak Angin dalam satu paket. Keuntungan yang
di dapat adalah Jamu Tolak Angin dapat terjual dan sekaligus mengenalkan produk baru PT.
Sido Muncul.

Bentuk lain promosi penjualan adalah sebagai Event Sponsorship. Dalam beberapa
event televisi Tolak Angin seringkali menjadi sposor utama seperti Realtiy Superstar pada awal
tahun 2000an di Indosiar dan sponsor acara musik Karnaval di SCTV. Sebagai sponsor utama
Tolak Angin mendapatkan banyak keuntungan, sebagai mana dilansir dalam Malang Post
dalam acara Karnaval SCTV di kota Malang pada tanggal 15 Mei 2010 dapat mengadakan
relaunching produk turunan Tolak Angin yang diperuntukkan bagi anak-anak Selain itu
keuntungan lain yang di dapatkan oleh Tolak Angin adalah mereka dapat menjual secara
langsung lewat stand-stand yang disediakan di tempat acara berlangusng dengan memberikan
doorprize dan hadiah-hadiah menarik lainnya.

4. Memberi nilai tambah kepada produk

A. Herbal Medicine

Sidomuncul memandang keanekaragaman hayati dengan flora dan fauuna indonesia


sebagi peluang besar untuk meningkatkan produksinya, dimana obat herbal merupakan obat
yang diproses sedimikian rupa, dengan minimnya efek samping pada obat-obatan herbal
tersebut.

Adapun Obat herbal yang ada pada sidomuncul adalah sebagai berikut :

a) Tolak Angin ( Tolak angin anak,cair,serbuk, flu dan serbuk)

b) Jamu (Pegal linu gingseng, pria perkasa ,sakit perut)


c) Jamu Komplit ( Jamu komplit sehat pria dan wanita, jamu komplit sakit pinggang)

d) Anak sehat

B. Energi Drink

Minuman energi sidomuncul ini ditunjukan untuk menambah energi seseorang yang
meminumnya, produk minuman ini mengandung perangsang yang dapat membahayakan tubuh
konsumennya , namun apabila dikonsumsi secara teratur hal itu tidak akan terjadi.

Adapun minuman energi yang ada pada sidomuncul adalah sebagai berikut:

a) Kuku bima energy

b) Cola Milk

C. Beverage & confectionary ( Minuman dan penganan)

Produk minuman dan penganan sidomuncul ini merupakan produk yang yang dapat
dinikmat pada saat sedang belajar baca koran atau sedang diperjalanan. Produk ini biasanya
seperti teman saat santai atu juga produk ini dapat dimannfaatkan pada saat kondisi badan
kurang fit.

Adapun produk minuman & penganan yang ada pada sidomuncul adalh sebagai berikut:

a) Permen tolak angin

b) Kopi jahe sidomuncul

D. Supplementn dan other ( suplemen dan lainnya)

Produk suplemen ini merupakan produk yang dipaki untuk melengkapi makanan ,
mengandung satu atau lebih dari bahan seperti vitamin, mineral tumbuhan diman produk ini
dimanffaatn untuk meningkatkan derajat kesehatan mencegah dan menyembuhkan penyakit.

Adapun produk suplemen yang ada pada sidomuncul adalah sebagai berikut :

a) sari kulit manggis

b) sari sirsak

E. Healty drink ( Minuman sehat)

Minuman sehat adalah satu jenis produk sidomuncul yang memiliki kandungan
optimal baik dan sehat yang dapa diperoleh jika meminumnya. Miniman ini seringkali
diasumsikan sebagai minuman yang mahal, padahal minuman seberapa mahalnya pun
minuman kesehatan, asal mendapatkan manfaat yang baik, itu tidak dijadikan alasan untuk
tidak membelinya

Adapun Produk minuman kesehatan yang ada pada sidomuncul adallah sebagai berikut :

a) Vitamin C 1000

b) Kunyit asam

c) Susu jahe sidomuncul

5. Strategi Kompetitif

PT. Jamu Sido Muncul sebagai perusahaan yang sudah mapan tentunya memiliki
strategi dalam memasarkan produk-produknya. Strategi pemasaran PT. Sido Muncul dalam
kegiatan pemasaran ditinjau dari sisi Integrated Marketing Communication adalah:

A.Periklanan
Iklan merupakan media informasi yang dibuat sedemikian rupa untuk menarik minat khalayak.
Dalam iklan diperlukan orisinal, karakteristik tertentu dan persuasif sehingga para konsumen
atau khalayak secara suka rela terdorong untuk melakukan sesuatu tindakan sesuai dengan yang
diinginkan pengiklan. Secara umum Rhenald Kasali (1995:159) menjelaskan iklan biasanya
dibangun atas empat komponen, yaitu:

a) Aspek perilaku, merupakan tindakan-tindakan yang diharapkan pada


b) calon pembeli,
c) Sikap yang diharapkan, yang menyangkut sikap atau keistimewaan produk,
d) Kesadaran, dalam mengembangkan produk-produk baru di pasaran merebut calon
pembeli,
e) Positioning, sasaran konsumen.

Tetapi bila ditinjau secara isi berita jenis iklan dapat dibedakan menjadi tiga yaitu iklan
yang bersifat informatif, persuasif dan pengingat (reminder). Kegiatan periklanan bila
dikaitkam dengan kasus Tolak Angin sebagai produk PT. Jamu Sido Muncul dapat dianalaisa
berdasarkan hal-hal di atas. Sangat jelas sekali bahwa PT. Jamu Sido Muncul dalam
memasarkan Tolak Angin menggunakan iklan melalui media massa terutam di Televisi.

Iklan Tolak Angin sangat dikenal dengan taglinenya Orang Pintar Tolak Angin. Dalam
iklan tolak angin ini ingin mempengaruhi khalayak bahwa dalam memilih obat masuk angin
perlu minum Tolak Angin. Tagline ini diperkuat dengan visual orang-orang yang sukses dan
memiliki otak yang cukup terkenal seperti Ronald Kasali seorang akademisi dan tokoh
pemasaran, Lula Kamal, seorang artis dan dokter, Agnes Monica yang dikenal orang
masyarakat sebagai muda berbakat dan memiliki prestasi akademik dan yang terakhir Anggito
Abimanyu, seorang akademisi yang gagal jadi menteri.

Iklan Tolak Angin saat ini tidak semata-mata bersifat persuasif semata tetapi di dalam iklan
Tolak Angin terdapat informasi-informasi yang menunujukkan bahwa Tolak Angin peduli
dengan budaya Indonesia. Hal ini cukup wajar karena secara posisi jamu Tolak Angin sudah
cukup dikenal oleh masyarakat Indonesia karena secara usia produk ini sudah lama, maka
iklan-iklan Tolak Angin ini sebenarnya lebih bersifat reminder (pengingat) kepada masyarakat.
Iklan Tolak Angin bukan lagi sebagai sarana utama untuk memasarkan produk tetapi menjadi
pengingat dan informasi apa saja yang dilakukan oleh Tolak Angin untuk menjaga loyalitas
konsumen. Iklan juga digunakan untuk memperkuat brand Tolak Angin, supaya nama Tolak
Angin ini melekat kuat di dalam benak khalayak.

6. Penggunaan Personil bukan dari Negara Asal

Karyawan merupakan aset berharga bagi perusahaan, sehingga sudah menjadi tanggung
jawab perusahaan untuk memperhatikan pengembangan kompetensi dan kesejahteraan
karyawan. Pengembangan kompetensi karyawan pada PT SidoMuncul sesuai dengan salah
satu pilar aktivitas CSR oleh Prince of Wales International Business Forum yaitu building
human capital secara internal. Dalam menciptakan SDM yang semakin baik, PT Sido Muncul
mengadakan pendidikan dan pelatihan terkait pada seluruh karyawannya. Salah satu pelatihan
yang terkait dengan kegiatan produksi perusahaan adalah pelatihan CPOB untuk perusahaan
jamu dengan standarisasi dari Balai POM sebagai pemegang sertifikat CPOB Dan CPOTB.
Pelatihan ini dilakukan hampir setiap hari, diikuti dari operator, ass. supervisor, supervisor,
kepala unit, manajer, maintenance, perawat gedung, dan lain-lain. Dalam meningkatkan
produknya PT Sido Muncul didukung oleh karyawan yang mempunyai keahlian sehingga
menjadikan perusahaan lebih berkonsentrasi dan inovatif . Untuk meningkatkan kemampuan
para karyawannya diberikan kesempatan mengikuti pelatihan kursus maupun seminar sehingga
seluruh karyawan dapat melakukan perbaikan dan pembaharuan. Saat ini karyawan Sido
Muncul berjumlah 4,720 pada Tahun 2018 dari Negara yang berbeda dengan tingkat
pendidikan bervariasi dan ditempatkan sesuai keahlian, kemampuan, dan kapasitas nya
masing-masing.Seperti manajer, super visor, karyawan produksi,dll.

7. Memperluas kepemilikan global dalam perusahaan

Dalam dunia persaingan yang semakin meningkat, pemasaran produk smart akan
menjamin kelangsungan hidup di pasar. SidoMuncul memiliki nama yang sangat baik dan setia
di seluruh Indonesia dan di daerah, dengan pengabdian yang sama untuk pemasaran smart
diharapkan bahwa produk perusahaan akan menemukan resepsi serupa di pasar dunia.
Pemasaran dilakukan dengan kebijakan dan penghormatan terhadap konsumen, seperti
pelayanan yang sesuai, berkualitas tinggi, dan terkenal produk herbalnya. Jamu, Minuman
Kesehatan, & Makanan Suplemen terkenal dan diandalkan di banyak negara, termasuk Rusia
& Eropa Timur Negara, Malaysia, Brunei, Singapura, Swiss, Jepang, Arab Saudi, Kuwait, Uni
Emirat Arab, Oman, Qatar, Bahrain , Aruba. Pasar baru terus dibuka, termasuk prospek di
Hongkong, Taiwan, Vietnam, Selandia Baru, Australia, Perancis, dan Inggris. Bagaimana
PT.SidoMuncul menembus pasar dunia dengan melakukan pemasaran global dengan tetap
memperhatikan faktor lingkungan sosial budaya.

Anda mungkin juga menyukai