Anda di halaman 1dari 12

BAB I

Pendahuluan
A. LATAR BELAKANG

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 tahun 2005 mengamanatkan bahwa


guru harus memiliki kompetensi professional, pedagogik, kepribadian dan social sesuai
dengan bidang studi dan keilmuan yang terkait. Dalam rangka menyiapkan calon guru yang
memiliki kompetensi tersebut perlu dilakukan upaya peningkatan, antara lain peningkatan
awal siswa baru, peningkatan kompetensi guru, pengembangan isi kurikulum, peningkatan
kuaalitas pembelajaran dan penilaian hasil belajar siswa , penyediaan bahan ajar yang
memadai, dan penyediaan sarana belajar. Dari semua cara tersebut, peningkatan kualitas
pembelajaran melalui peningkatan kualitas pendidik menduduki posisi yang sangat sentral
dan akan berdampak positif. Dampak positf tersebut berupa :

1. Peningkatan kemampuan dalam menyelesaikan masalah pendidikan dan


pembelajaran yang dihadapi secara nyata ;
2. Peningkatan kualitas masukan, proses dan hasil belajar ;
3. peningkatan keprofesionalan pendidik ;
4. Penerapan prinsip pembelajaran berbasis penelitian.

Salah satu upaya dalam mencapai hal tersebut perlunya program pengembangan
melalui magang mahasiswa disekolah mitra dengan cara mengamati kultur / budaya sekolah,
mengamati peserta didik dalam proses pembelajaran. Program Magang ke Sekolah Kejuruan
tampaknya perlu diapresiasi oleh semua pihak Universitas Negeri Medan. Dengan
terselenggaranya kegiatan ini diharapkan mahasiswa peserta magang memiliki sikap
pemahaman, penghayatan, motivasi dan keterampilan sebagai calon pendidik yang pada
saatnya memiliki kompetensi guru yang berkualifikasi profesional, cerdas, unggul, dan
beribawa.

Dasar Pelaksanaan Program Magang

Mata kuliah Magang merupakan mata kuliah wajib di Universitas Negeri Medan yang terdiri
dari mata kuliah Magang 1, Magang 2, Magang 3 yang harus ditempuh mahasiswa setiap
tahapannya yang ditetapkan berdasarkan :

1. Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan


Nasional
2. Undang-Undang Republik Indonesia No. 14 Tahun 2006 tentang Guru dan Dosen
3. Undang-Undang Republik Indonesia No. 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
4. PP No. 74/2008 tentang Guru
5. Peraturan Mentri (Permen) RI No. 19 Tahun 2005, tentang Standar Nasional
Pendidikan
Pengembangan Program Magang pada prinsipnya ada 4 hal penting, yaitu

1) Program Magang pada Program S-1 Kependidikan dilaksanakan tiga kali ( Magang I,
Magang II, Magang III) dengan waktu dan tujuan program yang berbeda.
2) Masing-masing Program Magang memiliki bobot SKS yang sudah ditentukan oleh
Program Studi yang bersangkutan
3) Kegiatan Program Magang dilaksanakan pada komunitas sekolah
4) Pembimbing dilakukan oleh Dosen Pembimbing Magang (DPM) yang memenuhi
persyaratan sebagaimana yang ditentukan.

Adapun konsep dasar pelaksanaan kegiatan Program Magang sebagai berikut :

1. Kegiatan Program Magang merupakan kegiatan yang memberikan pengalaman awal


kegiatan untuk membangun jati diri pendidik, memantapkan kompetensi akademik
kependidikan dan bidang studi, memantapkan kemampuan awal mahasiswa calon
guru, mengembangkan perangkat pembelajaran dan kecakapan pedagogis dalam
membangun bidang keahlian pendidikan.
2. Kegiatan Program Magang merupakan satu program kegiatan yang realisasi
kegiatannya dikelola secara bersama oleh dosen dari Prodi Kependidikan Universitas
Negeri Medan.
3. Kegiatan program magang lebih memfokuskan pada bidang manejerial dan
pembelajaran di sekolah.
4. Kegiatan program magang merupakan kegiatan akademis dan praktis yang
diharapkan pula dapat mengembangkan kreativitas peserta dalam bidang akademik
dan profesi.

Pengertian Program Magang

Program magang merupakan kegiatan akademik yang tercantum dalam kurikulum semua
program studi yang ada dilingkungan Universitas Negeri Medan, yaitu Prodi Pendidikan.

Program magang yang terdiri dari Magang I, Magang II, Magang III, Program ini adalah
suatu kegiatan belajar sambil melakukan Learning By Doing dalam rangka pembentukan
pengetahuan , keterampilan dan sikap.

B. TUJUAN MAGANG 1

Adapun tujuan program magang I dapat dikategorikan sebagai berikut :

1. Mengimplementasikan kompetensi dasar pedagogic, kepribadian dan social


2. Memperkuat pemahaman peserta didik melalui observasi proses belajar mengajar dan
aktivitas siswa disekolah.
3. Membangun landasan jati diri pendidik dengan langsung merasakan kultur pendidikan
dilapangan dengan mengamati interaksi guru murid.
4. Memantapkan kompetensi pedagogic melalui observasi dan refleksi langsung
dilapangan.
5. Implementasi kompetensi akademik kependidikan seperti pemahaman peserta didik,
pengelolaan kelas, kemampuan komunikasi pembelajaran yang mendidik.

Mamfaat Program Magang

a. Bagi Mahasiswa
1) Menambah pemahaman dan penghayatan tentang proses pendidikan dan
pembelajaran disekolah.
2) Memperolah pengalaman tentang cara berfikir dan bekerja secara interdisipliner ,
sehingga dapt memahami adanya keterkaitan ilmu dalam mengatasi permasalahan
pendidikan yang ada disekolah.
3) Memperoleh daya penalaran dalam dalam melakukan penelaahan, perumusan dan
pemecahan masalah pendidikan yang ada disekolah
4) Memperoleh pengalaman dan keterampilan untuk melaksanakan pembelajaran dan
kegiatan manajerial di sekolah.
5) Memberi kesempatan untuk dapat berperan sebagai motivator, fasilitator,
dinamisator, dan membantu pemikiran sebagai problem solver.
b. Bagi Sekolah
1) Memperoleh kesempatan untuk ikut dalam menyiapkan calon guru yang
berdedikasi dan professional
2) Mendapat bantuan pemikiran, tenaga, ilmu dan teknologi dalam merencankana
serta melaksanakan pengembangan sekolah.
c. Bagi Universitas Negeri Medan
1) Memperoleh umpan balik dari pelaksanaan Program Magang di Sekolah, guna
mengembangkan kurikulum perguruan tinggi yang disesuaikan dengan kebutuhan
masyarakat.
2) Memperoleh berbagai sumber belajar dan menemukan berbagai permasalahan
untuk mengembangkan penelitian dan pendidikan.
3) Terjalain kerjasama yang baik dengan pemerintah daerah , intansi daerah, intansi
terkait dan sekolah untuk pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Tempat dan waktu pelaksanaan

a. Tempat
Tempat magang dilaksanakan di SMP NEGERI 1 MERANTI, , di Jl. Karya No. 95
Meranti, Kode Pos 11264, Kecamatan MERANTI.
b. Waktu
Kegiatan magang disekolah mitra dilaksanakan selama 5 hari dari hari Selasa sampai
dengan hari Sabtu ( 5-6 jam / hari ), yaitu dari tanggal 27 Februari 2015 sampai dengan
31 Februari 2015.
BAB II
Informasi Umum Sekolah Tempat Magang
Lokasi observasi dari mata kuliah magang ini yaitu:

Nama Sekolah : SMKN 1 Percut Sei Tuan


NPSN :10214028
NSS :321076001004
Akreditasi :A
Jenjang : SMK (Sekolah Menengah Kejuruan)
Status : Negeri
Situs : smkn1-pst.sch.id
Lintang : 3,6008625827145924
Bujur : 98,7207444988251
Waktu Belajar : Sekolah Pagi
Alamat : Jalan Kolam No. 03 Medan Estate, 20371
Telp / Fax : 061 – 7357932
Kota : Kab. Deli Serdang
Propinsi : Sumatera Utara
Kecamatan : Percut Sei Tuan
Rekapitulasi Sekolah : - 1543 siswa
- 194 guru
- 14 jurusan
- 73 kelas
- 1480 pelajaran
- 14 jurusan
- 9 ekstrakurikuler

A. VISI, MISI, DAN TUJUAN SEKOLAH

1. Visi SMK NEGERI 1 Percut Sei Tuan

Berkomitmen tinggi dalam menyelenggarakan pendidikan dan latihan untuk menghasilkan


sumber daya manusia (SDM) yang menguasai Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK)
serta berakhlaq mulia dan mampu bersaing mengisi pasar kerja secara global.

2. Misi SMK N 1 Percut Sei Tuan


a. Melaksanakan kebijakan pemerintah untuk mewujudkan SMK yang mempunyai
nilai-nilai karakter bangsa guna menghasilkan tamatan yang memiliki kemampuan :
 Kompetensi sesuai pasar kerja
 Penguasaan Bahasa Inggris dengan Pola TOEIC ≥ 300
 Berdisiplin, jujur, loyal, patuh dan mempunyai etos kerja yang baik serta
berjiwa wirausaha
 Menjadi warga Negara yang produktif, adaptif, kreatif dan inovatif
 Mendapat sertifikat kompetensi berstandar nasional dan industry
b. Peningkatan kompetensi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan
c. Peningkatan pelayanan prima terhadap pelanggan
d. Peningkatan hubungan kerja sama dengan Dunia Usaha/ Dunia Industri dalam
melaksanakan praktek industry dan pemasaran tamatan
e. Mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, hijau, tertib, aman dan kondusif
f. Memaksimalkan pemanfaatan fasilitas praktek untuk kegiatan unit produksi dan
pelatihan siswa dan mahasiswa
g. Peningkatan pembinaan siswa dalam kegiatan Lomba Keterampilan Siswa tingkat
Kabupaten, Provinsi, Nasional dan Internasional
h. Peningkatan pembinaan siswa dalam kegiatan ekstra kurikuler, paskibra, palang
merah dll.
3. Tujuan dan Sasaran SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan
a. Tujuan
 Memberi arah dan landasan kerja bagi semua warga sekolah
 Memberi dorongan/ motivasi pelaksanaan kerja yang lebih baik dalam rangka
peningkatan profesionalisme dan efektifitas serta efisiensi
 Menunjang tercapainya tujuan pendidikan nasional dan peningkatan mutu
pendidikan
 Menetapkan kegiatan-kegiatan yang relevan
 Menjadi tolok ukur keberhasilan pelaksanaan program-program yang telah
dilaksanakan sekolah
b. Sasaran
 Meningkatkan dan mengembangkan sumber daya manusia
 Meningkatkan dan mengembangkan sarana dan prasarana
 Meningkatkan dan mengembangkan organisasi dan manajemen sekolah
 Meningkatkan dan mengembangkan konsep dan metode pencapaian hasil
belajar peserta didik
 Meningkatkan hubungan kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industry
 Mewujudkan lingkungan sekolah yang asri
 Menghasilkan tamatan yang berkualitas dan mampu bersaing dalam pasar
kerja global

B. ORGANISASI SEKOLAH / EKSTRAKURIKULER

Organisasi sekolah merupakan sebuah perserikatan yang berada di bawah


manajemen sekolah yang bertujuan untuk membantu menciptakan sebuah kondisi yang
efektif dari kegiatan sekolah. Manajemen sekolah berkaitan dengan kelancaran fungsi
sekolah secara menyeluruh. Sedangkan organisasi sekolah adalah tentang organisasi sumber
daya, peristiwa, dan personil sekolah.

Konsep Organisasi Sekolah

Sebuah konsep organisasi sekolah juga mencakup unsur karakteristik yang ideal, seperti :

1. Kesederhanaan. Hal ini mengandung arti bahwa sebuah organisasi sekolah harus ada
kejelasan peran, tugas, tanggung jawab dan kekuasaan pada masing-masing warga di
sekolah. Hal ini bertujuan untuk menghindari kebingungan dan kekacauan yang
mengarah ke organisasi yang lebih baik dari kegiatan sekolah.
2. Dinamisme / Fleksibilitas. Sebuah organisasi sekolah yang ideal adalah di mana setiap
jenis perubahan dapat terjadi tanpa mengganggu kegiatan lainnya. Aturan dan
peraturan harus fleksibel untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
3. Stabilitas. Sebuah organisasi sekolah harus dinamis tetapi tidak berarti bahwa itu
harus dalam kondisi tanpa norma atau peraturan yang standar. tujuannya adalah untuk
mencapai keseimbangan antara kekakuan dan fleksibilitas.
4. Kejelasan tentang kekuasaan dan Tugas. Dalam sebuah organisasi sekolah harus ada
pemahaman yang jelas tentang kekuasaan dan tugas setiap individu yang bekerja
bersama-sama di sekolah. Hal ini diperlukan untuk menghindari kebingungan atas
tanggung jawab masing-masing anggota. Selain itu juga harus ada pembagian
kekuasaan dan tugas yang seimbang pada masing-masing anggota.
5. Koordinasi. Koordinasi antara kegiatan yang berbeda dan juga koordinasi antara
sumber daya fisik dan sumber daya manusia harus ada dalam sebuah Organisasi
sekolah yang ideal. Sekolah harus dapat menyatukan semua unsur untuk mewujudkan
tujuan.
6. Sumber daya manusia. Sebuah organisasi sekolah yang ideal harus memiliki sumber
daya manusia. semua personil harus bebas untuk mengekspresikan perasaan mereka,
pendapat, mengutarakan saran konstruktif untuk membawa perubahan yang sehat di
sekolah.
7. Pengendalian. Pengendalian adalah unsur yang menempatkan jeda untuk kegiatan dan
kemudian mengevaluasi hasil. Hal ini diperlukan untuk menjaga agar tidak terjadi
penyalahgunaan kekuasaan di sekolah.

Manfaat Organisasi Sekolah

1. Memastikan kelancaran fungsi sekolah.


2. Menghindari penyalahgunaan pemanfaatan sumber daya sekolah dengan memastikan
penggunaan yang optimal dan bijaksana.
3. Untuk membantu mengembangkan kemampuan personil sekolah sesuai dengan
bidang keahlian dan pengalaman mereka.
4. Dapat menghemat waktu, meningkatkan kejelasan dan efisiensi kerja. Hal ini
dikarenakan adanya kejelasan tugas dan tanggung jawab yang harus dilakukan
personil sekolah.
5. Membantu untuk mencapai tujuan dan sasaran sekolah secara lancar.
6. Menciptakan citra profesional sekolah.
7. Membangun hubungan antara personil sekolah sehingga membantu meningkatkan
rasa saling percaya dan saling ketergantungan yang diperlukan untuk membangun
semangat tim personil sekolah.
8. Dengan mengikuti organisasi sekolah, seorang siswa akan lebih memiliki kemampuan
dalam menyelesaikan suatu masalah. Siswa yang terbiasa mengikuti organisasi akan
memiliki kecenderungan tidak shock ketika mendapatkan / menghadapi suatu
masalah. Ia dapat menanggapi setiap masalah dengan lebih tenang.
9. Dalam organisasi, seorang siswa dilatih untuk lebih pandai dalam memilah masalah,
mana yang harus diutamakan dan mana masalah yang bisa ditunda penyelesaiannya.
Dengan begitu, kemampuan siswa dalam menentukan pilihan terbaik akan lebih
tertempa.
10. Dengan berorganisasi, dapat membantu siswa untuk menemukan teman maupuun
sahabat yang baru. Banyak pertemanan dan persahabatan akrab berawal dari sebuah
organisasi. Hal ini dikarenakan adanya intensitas diskusi, sharing, dan komunikasi.
Hal inilah yang nantinya akan memunculkan ikatan pertemanan, ikatan emosional,
dan persahabatan.
11. Organisasi sekolah bisa menjadi sarana bagi siswa untuk belajar menyampaikan
pendapat, ide, dan gagasan-gagasan mereka dengan musyawarah. Manfaat
musyawarah sendiri kita ketahui sangat penting untuk masa depan anak sekolah.
12. Dengan mengikuti organisasi sekolah, para siswa dapat mempelajari bagaimana cara
untuk mengelola, prosedur, serta struktur ilmu administrasi.
13. Bertemu, saling berkomunikasi, dan berdiskusi yang biasa dilakukan dalam sebuah
organisasi merupakan sebuah wadah untuk lebih saling mengenal karakter dari
sesama anggota yang berasal dari kalangan yang berbeda-beda.
14. Organisasi merupakan suatu tempat dimana siswa dapat mengasah jiwa
kepemimpinan agar semakin matang. Karena seseorang yang meskipun mampu
menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri belum tentu mampu untuk memimpin orang
lain ataupun organisasi.
15. Dengan mengikuti organisasi sekolah, seorang siswa tentu akan lebih dikenal oleh
orang lain, hal ini tentunya akan berpengaruh pada popularitanya di mata umum.
16. Dengan mengikuti organisasi sekolah, seorang siswa mampu belajar tentang cara
berdiplomasi, bernegosiasi, maupun melobi serta mempengaruhi orang lain secara
otodidak. Hal ini tentu saja akan berdampak pada masa depannya kelak setelah lulus
dari sekolah.

Berikut adalah organisasi sekolah yang ada pada SMKN 1 Percut Sei Tuan

Organisasi
Sekolah/ Deskripsi Status
Ekstrakurikuler
Basket Melalui kegiatan ekstrakurikuler basket, diharapkan bisa Aktif
mengairahkan siswa untuk hidup sehat.
Karate Agar para siswa mempunyai mental dan fisik yang kuat untuk Aktif
menghadapi tantangan.
Renang Melalui olahraga renang dapat menumbuhkan semangat dan Aktif
percaya diri.
Futsal Melalui olahraga futsal interprestasi siswa terakomodir. Aktif
Paduan Suara Agar olah vokal senantiasa dapat terpelihara dan Aktif
membanggakan.
Seni Tari Seni tari merupakan wahana yang mengembirakan sert dapat Aktif
menyalurkan bakat siswa yang kreatif.
Imtaq Islam Agar siswa senantiasa berkepribadian luhur dan selalu Aktif
beriman.
Imtaq Kristen Agar siswa senantiasa berkepribadian luhur dan selalu Aktif
beriman.
Seni Baca Agar siswa dapat membaca Al-Quran dengan baik. Aktif
Alquran
C. SUMBER DAYA MANUSIA DI SEKOLAH (Guru, Siswa, dan tenaga
kependidikan)

Siswa 1543 siswa

Guru 194

Jurusan 14

73 kelas

Ekstrakurikuler 9

D. SARANA DAN PRASARANA

SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan memiliki sarana dan prasarana :

1. Ruang teori 20 ruangan


2. Ruang Laboratorium Bahasa
3. Ruang gambar bangunan Auto CAD
4. Ruang Laboratorium komputer/ jaringan 4 ruang
5. Ruang praktek Teknik Bangunan, Teknik Pemesinan, Teknik Mekanik Otomotif,
Teknik Audio Video, Teknik Pendingin dan Tata Udara, Teknik Instalasi Tenaga
Listrik dan Teknik Komputer Jaringan
6. Ruang Kepala Sekolah, ruang Wakil Kepala Sekolah dan ruang meeting

Sarana dan Prasarana Penunjang

(1) Ruang Aula


(2) Mesjid
(3) Kantin
(4) Ruang UKS, Ruang OSIS
(5) Ruang Perpustakaan, Ruang Lab Bahasa

Sarana Olahraga

a. Lapangan basket
b. Lapangan volley
c. Lapangan badminton
d. Lapangan tennis meja
e. Sanggar seni budaya

Unit Produksi (UP)

SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan telah lama membuat program unit produksi di setiap jurusan
untuk memenuhi atau melayani dari masyarakat sekitar maupun bekerja sama dengan pihak
industri. Adapun jenis layanan yang dihasilkan antara lain :
1. Prodi Keahlian Pemesinan
 Pekerjaan Bubutan
 Pekerjaan Roda Gigi
 Pekerjaan Pengelasan
2. Bidang Keahlian otomotif
 Pekerjaan Tune Up
 Pekerjaan Overhaul
 Pekerjaan Engine Stand
 Pekerjaan Doorsmeer
3. Prodi Keahlian Komputer Jaringan
 Pekerjaan Install Komputer
 Pekerjaan Service computer
 Pekerjaan Jaringan LAN

E. PRESTASI SEKOLAH DAN KEGIATAN PENUNJANG

Selama masa kepemimpinan bapak Kasni, M.Pd. SMK Negeri 1 Percut Sei Tuan telah
memperoleh banyak prestasi. Adapun prestasi tersebut adalah :

No. Tahun Uraian


1. 2010 Juara I Welding LKS Tingkat Provinsi Sumatera Utara
2. 2010 Juara I Electronica LKS Tingkat Provinsi Sumatera Utara
3. 2010 Juara I Automotive LKS Tingkat Provinsi Sumatera Utara
4. Juara I Software Application Juara I Electronica LKS Tingkat
2010
Provinsi Sumatera Utara
5. 2010 Juara I ICT OST Tingkat Provinsi Sumatera Utara
6. 2010 Juara I Biologi Terapan OST Provinsi Sumatera Utara
7. 2010 Juara I Basket Putra Gebyar Prestasi Siswa Provinsi Sumatera Utara
8. 2011 Juara I OST Provinsi Sumatera Utara
9. 2011 Juara I Matematika Teknologi OST Provinsi Sumatera Utara
10. 2011 Juara I Seni Tari OST Provinsi Sumatera Utara
11. 2011 Juara II Basket dan GBPN dalam kejuaraan OST
12. 2011 Juara III Refrigeration LKS Tingkat Nasional
13. 2011 Juara III Elektronika LKS Tingkat Nasional
14. 2011 Juara I Electronica Application LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
15. 2011 Juara I Electrical Installation LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
16. 2011 Juara I Automotive Technology LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
17. 2011 Juara I Machinerry LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
18. 2011 Juara I Welding LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
19. 2011 Juara I Auto CAD LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
20. 2011 Juara I Web Design LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
21. 2011 Juara I ICT LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
22. 2011 Juara I Software Application LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
23. 2011 Juara I Networking Support LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
24. 2011 Juara I Bangunan (Keramik) LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
25. 2011 Juara I Refrigeration LKS Tingkat Kabupaten Deli Serdang
26. 2011 Juara I Fisika Terapan OST Tingkat Kabupaten Deli Serdang
27. 2011 Juara I Biologi Terapan OST Tingkat Kabupaten Deli Serdang
28. 2011 Juara I Biologi Terapan OST Tingkat Kabupaten Deli Serdang
29. 2011 Juara I Matematika Non Teknologi OST Tingkat Kabupaten Deli Serdang
30. 2011 Juara I Matematika Teknologi OST Tingkat Kabupaten Deli Serdang
31. 2011 Juara I Debat Bahasa Inggris OST Tingkat Kabupaten Deli Serdang
32. 2011 Juara I Seni Tari OST Tingkat Kabupaten Deli Serdang
33. 2011 Juara I Electronica Application LKS Tingkat Provinsi Sumatera Utara
34. 2011 Juara I Automotive Technology LKS Tingkat Provinsi Sumatera Utara
35. 2011 Juara I Welding LKS Tingkat Provinsi Sumatera Utara
36. 2011 Juara I Machinery LKS Tingkat Provinsi Sumatera Utara
37. 2011
38. 2011
39. 2012
40. 2012
41. 2012
42. 2012
43. 2012
44. 2012
45. 2012
46. 2012

BAB III

Hasil Kegiatan Magang 1

A. Observasi Kultur dan Manajemen Sekolah


1. Perilaku siswa di dalam dan di luar kelas

2. Kebiasaan yang sedang dibudayakan atau sudah membudaya

3. Upaya-upaya pembinaan guru dan siswa

B. Observasi Kompetensi Utama Pendidik


1. Kompetensi pedagogik

2. Kompetensi kepribadian
3. Kompetensi Sosial

4. Kompetensi profesional

C. Observasi Pemahaman Peserta Didik


1. Hasil identifikasi karakteristik peserta didik
2. Tingkat pertisipasi peserta dalam proses pembelajaran
3. Pengaturan kelas
4. Problem dan solusi penyimpangan perilaku peserta didik
5. Pengembangan potensi peserta didik
D. Observasi Proses Pembelajaran
1. Persiapan pembelajaran
2. Membuka pembelajaran
3. Inti pembelajaran
E. Refleksi

BAB IV

Penutup

A. Kesimpulan
B. Saran

KEPUSTAKAAN