Anda di halaman 1dari 4

Journal Review

MANAJEMEN MARKETING STRATEGI


STRATEGI SEGMENTASI

Oleh
Dunga Dwi Barinta 196020200111018
Muhammad Ilyas 196020200111020
Febrian Nur Hidayat 196020200111025

Jurusan Manajemen Program Pascasarjana


Fakultas Ekonomi dan Bisnis
Universitas Brawijaya
2019
Jurnal Review

Judul Penelitian : Green supply chain collaborative innovation, absorptive capacity and
innovation performance: Evidence from China

Peneliti : Jiangtao Hong , Ruyin Zheng , Hepu Deng , Yinglei Zhou


Judul Jurnal : Journal of Cleaner Production
Latar Belakang : Dengan pesatnya perkembangan informasi dan komunikasi teknologi dan
meningkatnya globalisasi ekonomi dunia, inovasi kolaborasi rantai pasokan
hijau (GSCCI) adalah menjadi semakin populer di organisasi untuk secara
memadai mengatasi tantangan yang muncul untuk melindungi yang
memburuk lingkungan sambil memuaskan perubahan permintaan
konsumen sepanjang rantai pasokan. Hubungan antara GSCCI, daya serap
dan kinerja inovasi ini sangat berpengaruh untuk meningkatkan daya saing
produk dan kinerja ekonomi organisasi perdagangan asing, yang pada
akhirnya mengarah pada pengembangan organisasi yang berkelanjutan.
Berdasarkan situasi tersebut, maka peneliti tertarik memahami lebih lanjut
apa itu GSCCI , dampak GSCCI pada kinerja inovasi, dan mekanisme untuk
pengembangan GSCCI dalam organisasi.

Tujuan Penelitian : Tujuan dari penelitian ini adalah pertama untuk menyelidiki hubungan
Apakah GSCCI positif terkait dengan kinerja inovasi. Kedua untuk
menyelidiki apakah daya serapnya kapasitas memiliki efek mediasi antara
GSCCI dan inovasi kinerja?

Gap Penelitian : Penelitian sebelumnya terutama berfokus pada faktor-faktor kritis


pasokan hijau rantai berdasarkan teori pemangku kepentingan atau teori
kelembagaan. Namun, penelitian sebelumnya belum mendalami mengenai
hubungan antara GSCCI, daya serap dan kinerja inovasi ini.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Proses pengukuran
kuantitatif pada umumnya menggunakan kuesioner. Desain kuesioner
didasarkan pada skala tipe Likert 5 poin berdasarkan literatur yang ada
pengumpulan data dari organisasi perdagangan luar negeri Cina di daerah
yang berbeda. Sebanyak 639 kuesioner telah dikirim. 218 kuesioner telah
dikembalikan, termasuk 206 kuesioner yang valid.
Pengukuran hubungan dan analisis jalur pada penelitian ini
menggunakan perangkat lunak SPSS. Tahapan yang dilalui pada proses
pengukuran meliputi pengujian Validitas dan Reliabilitas, Analisis
Korelasi, Analisis Regresi Berganda.

Hasil & Diskusi : Hasil diskusi penelitian ini dibagi kedalam empa point. Pertama,
hubungan antara GSCCI dan kinerja inovasi ini menunjukkan bahwa
kinerja inovasi PT organisasi dapat ditingkatkan ketika inovasi kolaboratif
antara organisasi perdagangan luar negeri Cina dan para peserta di rantai
pasokan hijau meningkat. Studi ini menunjukkan bahwa jenis organisasi
perdagangan asing dan penjualan tahunan organisasi memiliki dampak
berbeda pada hubungan antara GSCCI dan kinerja inovasi. Itu
mengungkapkan bahwa jenis organisasi perdagangan luar negeri tidak
memiliki pengaruh signifikan terhadap hubungan antara GSCCI dan kinerja
inovasi. Kedua, hubungan antara GSCCI dan kapasitas penyerapan ini
menunjukkan bahwa pengaruh inovasi kolaboratif antara organisasi dan
pemerintah pada daya serap adalah tidak signifikan. Ini mungkin
disebabkan oleh kenyataan bahwa pemerintah mendukung organisasi dalam
inovasi terutama dengan menyediakan modal dan kebijakan industri untuk
menciptakan lingkungan yang sesuai dengan inovasi dalam inovasi
kolaboratif antara organisasi dan pemerintah. Ini berarti bahwa pemerintah
menyediakan lebih sedikit sumber pengetahuan dalam proses inovasi
kolaboratif, oleh karena itu memiliki pengaruh yang tidak signifikan pada
kapasitas daya serap. Ketiga, hubungan antara daya serap dan inovasi
kinerjamenunjukkan kapasitas daya serap yang kuat dari organisasi
perdagangan asing meningkatkan kinerja inovasi mereka. Ini menandakan
kuatnya itu daya serap dapat memungkinkan organisasi untuk mendapatkan
lebih banyak sumber dan saluran untuk memperoleh pengetahuan, oleh
karena itu meningkat akumulasi pengetahuan inovatif mereka. Keempat,
memediasi pengaruh kapasitas serap penelitian ini menunjukkan bahwa
GSCCI mempengaruhi kinerja inovasi organisasi melalui mediasi kapasitas
serap. Itu artinya daya serap memainkan peran mediasi parsial dalam
hubungan antara inovasi kolaboratif organisasi-organisasi dan kinerja
inovasi dan antara inovasi dan inovasi kolaborasi antar lembaga.

KESIMPULAN : Penelitian ini berhasil untuk menyelidiki hubungan antara GSCCI, daya
serap dan kinerja inovasi. Kontribusi teoritis dari penelitian ini adalah tiga
kali lipat. Pertama, penelitian sebelumnya terutama berfokus pada faktor-
faktor kritis pasokan hijau rantai berdasarkan teori pemangku kepentingan
atau teori kelembagaan. Ada beberapa studi tentang mekanisme penggerak
pasokan hijau rantai dari perspektif inovasi kolaborasi. Pelajaran ini
mengisi celah itu dengan menggabungkan rantai pasokan hijau dan
kolaboratif inovasi. Ini menunjukkan bahwa penelitian ini kondusif untuk
pendalaman dan memperkaya konotasi teoritis dan ruang lingkup penelitian
rantai pasokan hijau. Kedua, penelitian ini menambah daya serap sebagai
variabel mediasi ke dalam kerangka penelitian hubungan antara GSCCI dan
kinerja inovasi. Studi tentang hubungan timbal balik dan tindakan di antara
tiga variabel mengungkapkan mekanisme internal yang mempromosikan
kinerja inovasi melalui inovasi kolaboratif dan daya serap meningkat.

Keterkaitan Materi :