Anda di halaman 1dari 9

ASUHAN KEPERAWATAN BAYI BARU LAHIR PADA BY. NY.

T DENGAN
PERSALINAN SPONTAN 2 JAM PERTAMA DI KAMAR BERSALIN
RSU KABUPATEN TANGERANG

No.Reg : 00238941
Tanggal Masuk RS : Jumat, 11/10/2019
Hari/Tanggal Pengkajian : Jumat, 11/10/2019
Waktu Pengkajian : 09.15 WIB
Tempat Pengkajian : Kamar Bersalin

I. PENGKAJIAN
1. Pengumpulan Data
Identitas Klien : (Data Subjektif )
Nama bayi : By.Ny. T
Tanggal/jam lahir : 11/10/2019 (Pkl. 09.15)
Jenis kelamin : Laki - laki

BIODATA ISTRI SUAMI


Nama Ny. T Tn. S
Umur 29 tahun 32 tahun
Suku bangsa Sunda Sunda
Agama Islam Islam
Pendidikan Sarjana SMP
Pekerjaan Guru Buruh
Golongan darah O B
No. Medrec 00238941 -
Diagnosa Medis P2 A0 -
Alamat rumah Kp.Secang, Cisoka Kp. Secang, Cisoka
No.Telp/Hp - -
Status Perkawinan Menikah Menikah
Alamat kantor - -

26
A. Riwayat kehamilan dan persalinan
Ibu klien mengatakan kehamilannya 38 minggu, persalinan sekarang adalah
anak keduanya. Ibu klien mengatakan pada saat hamil sering memeriksa
kehamilannya ke Puskesmas terdekat dengan frekuensi 1 bulan sekali. Ibu klien
mengatakan tidak mempunyai riwayat penyakit menular ataupun keturunan apapun.
Pada saat persalinan ibu klien tidak memiliki kesulitan.

B. Komplikasi kehamilan
1. Perdarahan : ya ( ) tidak (√)
2. Preeklampsi : ya () tidak (√)
3. Eklampsi : ya ( ) tidak (√)
4. penyakit Menular seksual : ya ( ) tidak (√)
5. dll

C. Riwayat Persalinan
1. Jenis persalinan : Spontan
2. Masa gestase : 38 Minggu.
3. Ditolong oleh : Bidan dan Mahasiswa
4. Lama persalinan : kala I : 8 jam
kala II : 10 Menit
kala III: 10 Menit
kala IV : 2 Jam
5. Keadaan air ketuban : Warna : Jernih
Jumlah : 400ml
6. Keadaan plasenta : berat plasenta : 500 gram
diameter : 17 x 17 cm
jumlah cotiledon : 22 buah
warna plasenta : Merah segar
panjang tali pusat : 45 cm
diameter tali pusat : 2 cm
7. Komplikasi persalinan
Tidak ada komplikasi saat persalinan

27
8. APGAR score
Nilai 1 menit Nilai 5 menit
Warna kulit 1 1
Denyut jantung 2 2
Refleks 1 2
Aktivitas 1 2
Pernapasan 2 2
Jumlah 7 9

9. Trauma persalinan :
Tidak ada trauma selama persalinan

D. Pemberian Medikasi
Pada 1 jam pertama setelah lahir bayi diberikan salep mata antibiotik untuk
mencegah infeksi mata dari jalan lahir dan pemberian vitamin K1. Pada 2 jam
setelah lahir bayi diberikan sunik HbO di ruang perinatologi bawah.

E. Pemeriksaan Fisik
1. Keadaan Umum : Bugar
a. Denyut nadi : 140 x/menit
b. Pernapasan : 37 x/menit
c. Suhu : 36,70C
d. Aktivitas : sedikit gerakan di 1 menit setelah lahir dan menjadi aktif di 5
menit setelah lahir
e. Refleks
1) Rooting. : Positif (√) negatif ( )
2) Sucking : Positif (√) negatif ( )
3) Tonic neck : Positif (√) negatif ( )
4) Reflek palmar : Positif (√) negatif ( )
5) Reflek moro : Positif (√) negatif ( )
6) Reflek babinski : positif (√) negatif ( )

28
2. Pemeriksaan Sistematik
a. Kepala
Tidak ada caput sucsedanum, tidak ada cephal haematoma, tidak ada lesi
b. Mata
Mata simetris, tidak ada kelainan pada mata,kornea normal
c. Telinga
Bentuk simetris, daun telinga teraba lunak dan lembut
d. Mulut
Bentuk normal, tidak ada kelainan
e. Hidung
Bentuk simetris, septum utuh
f. Leher
Kekuatan leher lemah
g. Dada
Bentuk dada simetris,bunyi paru vesikuler, jantung normal,irama nafas
teratur, tidak ada pembesaran mamae
h. Abdomen
Bentuk simetris,tidak ada distensi abdomen,keadaan tali pusat tidak
terdapat perdarahan, bising usus 10x/menit
i. Punggung
Tidak terdapat kelainan pada punggung bayi
j. Ektermitas bawah
Pergerakan simetris, tidak terdapat polidaktili dan sidaktili, keadaan jari
terpisah dengan sempurna
k. Ektermitas atas
Pergerakan simetris, tidak terdapat polidaktili dan sidaktili, keadaan jari
terpisah dengan sempurna
l. Genitalia
Rugae pada skrotum ada, terdapat penurunan testis pada skrotum, dan
meatus urinaria normal.
m. Keadaan kulit
Tekstur kulit kencang, warna kulit tampak merah pada badan dan
ekstremitas kebiruan

29
3. Antropometri
a. Berat badan : 2800 gr
b. Panjang badan : 50 cm
c. Lingkar kepala : 34 cm
d. Lingkar perut : 31 cm
e. Lingkar dada : 34 cm
4. Eliminasi
a. BAB :
BAB berwarna hijau
b. BAK :
-

II. Analisa Data


No. Data Interpretasi data Masalah
1 DS : - Bayi baru lahir Resiko Hipotermi
DO :
- Bayi tampak Kehidupan bayi didunia luar
menangis kuat ketika
tidak dibedong Keterbatasan lemak
- Bayi berada dibawah subcutan,pemeriksaan tubuh
lampu sorot dengan luas
suhu hangat
- BB : 2800 gr Suhu lingkungan tubuh
- PB : 50 cm berubah
- N : 140 x/menit
- RR : 37 x/menit Resiko hipotermi pada bayi
- S : 36,7ºC baru lahir
2 DS : - Pemotongan tali pusat/ luka Resiko Infeksi
DO : tali pusat
- Tali pusat masih
basah, utuh, rapih Intervensi pada bayi yang
- N : 140 x/menit tidak steril
- RR : 37 x/menit
Perawatan tali pusat yang
tidak efektif

Kontak dengan organisme

Daya tahan tubuh masih


rentan
30
Proses penularan

Resiko infeksi

3 DS : - Bayi lahir spontan Resiko Perdarahan


DO :
- Bayi lahir secara Melewati jalan lahir
spontan
- BB : 2800 gr Resiko Perdarahan
- PB : 50 cm
- N : 140 x/menit
- RR : 37 x/menit
S : 36,7ºC

III. Diagnosa Keperawatan


a. Resiko Hipotermi
b. Resiko Infeksi
c. Resiko Perdarahan

IV. PERENCANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN


Diagnosa Perencanaan
No
Keperawatan Tujuan Intervensi Rasional
1. Resiko Setelah dilakukan tindakan 1. Observasi suhu 1. Untuk mengetahui
Hipotermi keperawatan selama 1 x 24 tubuh tanda-tanda
jam diharapkan bayi tidak hipotermi
mengalami hipotermi 2. Observasi vital 2. Mengetahui
dengan kriteria hasil : sign keadaan umum
1. Terhindar dari 3. Observasi kulit 3. Mengetahui tanda-
hipotermi bayi tanda hipotermi
a. S : 36,5-37,5ºC 4. Letakkan bayi 4. Lampu dapat
b. N : 120-140x/menit dibawah lampu menghangatkan
c. RR : 30-60x/menit sorot suhu tubuh
2. Warna kulit kemerahan 5. Bedong bayi 5. Menjaga suhu bayi
3. Bayi tidak kebiruan tetap hangat
2 Resiko Infeksi Setelah dilakukan tindakan 1. Observasi 1. Untuk mengetahui
keperawatan selama 1 x 24 tanda-tanda tanda dari infeksi
jam diharapkan bayi infeksi
terhindar dari infeksi 2. Cuci tangan 2. Mencegah
dengan kriteria hasil : sebelum dan masuknya

31
1. Tidak ada tanda-tanda sesudah tidakan mikroorganisme
infeksi ( Rubor, kalor, 3. Gunakan APD 3. Mencegah infeksi
dolor, tumor, fungsio saat menyentuh nasokomial pada
laesa) bayi bayi
2. Integritas kulit baik 4. Lakukan 4. Untuk mencegah
perawatan tali infeksi
pusat dengan 5. Untuk mencegah
teknik aseptik terjadinya infeksi
5. Lakukan pada mata pada
pemberian salep jalan lahir
mata 6. Untuk
6. Lakukan meningkatkan
pemberian status imunologi
Imunisasi HbO
3 Resiko Setelah dilakukan tindakan 1. Kaji adanya 1. Mengetahui
Perdarahan keperawatan selama 1 x 10 perdarahan adanya perdarahan
jam diharapkan bayi tidak 2. Lakukan 2. Mencegah
mengalami perdarahan pemberian terjadinya
dengan kriteria hasil : Vitamin K1 perdarahan
tidak ada trauma akibat
jalan lahir
tidak tampak perdarahan
internal dan eksternal

V. PELAKSANAAN TINDAKAN KEPERAWATAN & EVALUASI FORMATIF


No. Tanggal/Jam Diag.Kep. Tindakan keperawatan Paraf
1 Jumat II 1. Mencuci tangan sebelum dan sesudah
11/10/2019 tindakan
Hasil : perawat melakukan tindakan
09.15 mencuci tangan 6 langkah dengan
handwash
II 2. Menggunakan APD saat menyentuh bayi
Hasil : perawat menggunakan handscoon
dan masker
I 3. Meletakkan bayi di bawah lampu sorot
Hasil: Bayi tidak menangis, bayi hangat
(36,9ºC), suhu lampu ( 35,5ºC), bayi tidak
kebiruan
I 4. Mengobservasi suhu tubuh
Hasil : 36,90C
I 5. Mengobservasi vital sign
Hasil :

32
- Nadi : 142 x/menit
- Suhu : 36,90C
- Respirasi : 40 x/menit
I 6. Mengobservasi kulit bayi
Hasil : akral hangat, kulit berwarna
kemerahan
II 7. Melakukan pemberian salep mata
Hasil : tidak terjadi infeksi dan mata tidak
tampak memerah
III 8. Mengkaji adanya perdarahan
Hasil : tidak ada perdarahan
III 9. Melakukan pemberian Vitamin K1
Hasil : vitamin k1 disuntikan di paha kiri
II 10. Mengobservasi tanda-tanda infeksi
Hasil : tidak ada tanda-tanda infeksi pada
bayi maupun tali pusat
II 11. Melakukan perawatan tali pusat dengan
teknik aseptik
Hasil : tali pusat dibersihkan dan tidak ada
tanda-tanda infeksi
I 12. Membedong bayi
Hasil : bayi tidak mengalami kebiruan
13. Melakukan Pemberian HbO
II Hasil: HbO dimasukan secara Intarmuskular
II 14. Melepas handscoon setelah tindakan
II
15. Mencuci tangan setelah tindakan

VI. CATATAN PERKEMBANGAN (EVALUASI SUMATIF)


Tanggal/Jam Diag.Kep. Catatan Perkembangan Paraf
Jumat I S:-
11/10/2019 O:
- Bayi terlihat nyaman
09.30 - Bayi tertidur ditempat tidur
- S : 36,9ºC
A : Masalah Teratasi Sebagian
P : Pertahankan Intervensi
I:
- Mengobservasi Suhu
- Mengobservasi temperatur lingkungan bayi
Jumat II S:-
11/10/2019 O:

33
- Tidak ada tanda-tanda Infeksi
09.30 - Bayi terlihat tenang
- Vital sign
S : 36,9ºC
N : 142 x/menit
Rr : 40 x/menit
A : Masalah Teratasi Sebagian
P : Pertahankan Intervensi
I:
- Mengobservasi luka tali pusat
- Mengobservasi Lingkungan bayi
Jumat III S:-
11/10/2019 O:
- Tidak ada tanda-tanda perdarahan
09.30 - Vital sign
S : 36,8ºC
N : 142 x/menit
Rr : 40 x/menit
A : Masalah Teratasi Sebagian
P : Pertahankan Intervensi
I:
- Lakukan pemberian ASI
- Jika bayi dan ibu bugar lakukan rawat gabung

34