Anda di halaman 1dari 3

Nama : Vindi Safitri

Nim : 1805095004

Kelas : BK (A) /2018

Mata kuliah : Bimbingan dan Konseling Belajar

Summary : Bimbingan Kelompok Belajar

Bimbingan kelompok merupakan layanan yang diberikan untuk


menyampaikan infomasi dalam suatu kelompok,untuk membantu mereka
menyusun rencana, membuat keputusan, atau keperluan lain. Kemudian seseorang
yang memberikan informasi disebut dengan pemimpin dalam kelompok. (Prayitno
& Amti, 2015).

Materi yang biasanya dibahas dalam layanan bimbingan kelompok, itu


biasanya berupa topik tugas dan topik bebas. Topik tugas, yaitu materi yang
diberikan oleh guru pembimbing kemudian dibahas bersama, sedangkan topik
bebas, yaitu topik pembahasan yang dikemukakan dengan bebas oleh anggota
kelompoknya secara bergiliran. (Ulul Azam, 2016).

Adapun tahap pelaksanaan bimbingan kelompok terbagi atas beberapa tahap,


yaitu:1) tahap orientasi, untuk mengetahui identitas masing-masing anggota
kelompok dan mengembangkan kepercayaan kelompok;2) tahap pembinaan
norma dan tujuan kelompok;3) tahap mengatasi pertentangan dalam kelompok;4)
tahap produktifitastahap ini adalah bertambahnya kuatnya hubungan antara
anggota kelompok; dan 5) tahap pengakhiran kelompok atau tahap terminasi.

Selanjutnya juga terdapat bentuk teknik-teknik khusus dalam layanan


bimbingan kelompok, antara lain:1) home room program, yaitu kegiatan yang
dilakukan oleh guru pembimbing dengan membuat suasana dalam kelompok
seperti serasa berada di rumah sendiri;2) melakukan karyawisata sambil
mengadakan peninjauan pada objek-obejek yang berhubungan dengan materi
yang diajarkan;3) melakukan diskusi kelompok umntuk memecahkan masalah
secara bersama-sama;4) melakukan kegiatan kelompok yang dibentuk, seperti
kelompok belajar, kelompok berbain dan lain-lain;5) membentuk organisasi
siswa, dalam kegiatan organisasi tersebut dapat melatih kepemimpinan, tanggung
jawab, harga diri siswa dan sebagainya; dan 6) melakukan kegiatan bermain peran
atau sosiodrama, teknik memecahkan masalah sosial dengan memainkan peran
sesuai permasalahan yang diahadapi siswa.(Romlah, 2013).

Selanjutnya terdapat empat tahap dalam pelaksanaan layanan bimbingan


kelompok, menurut Prayitno (dalam Ulul Azam, 2016) antara lain:1) tahap
pembentukan, pada tahap ini terjadinya penerimaan anggota kelompok secara
terbuka, melakukan pengenalan antara anggota kelompok dan pemimpin
kelompok, menentukan tujuan kelompok, melakukan kesepakatan waktu dengan
anggota kelompok, serta melakukan ice breaking;2) tahap peralihan, pada tahap
ini membahas suasana yang dirasakan dalam kelompok dan menanyakan kesiapan
anggota kelompok terhadap kegiatan yang akan dilakukan;3) tahap kegiatan,
mengimplementasikan bentuk layanan bimbingan kelompok dan membahas
materi layanan bimbingan kelompok;dan 4) tahap pengakhiran, pada tahap ini
anggota menyampaikan kesimpulan hasil kegiatan kelompok dengan jelas.

Sumber Rujukan:
Azam, U. (2016). Bimbingan dan Konseling Perkembangan di Sekolah Teori dan
Praktik. Deepublish.

Prayitno, & Amti, E. (2015). Dasar-dasar Bimbingan dan Konseling. Jakarta:


Rineka Cipta.

Romlah, T. (2013). Teori dan Praktek Bimbingan Kelompok (ke-3 ed.). Malang:
Universitas Negeri Malang.